All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

National Treasure TV Series Resmi Dihentikan Disney+

GAMEFINITY.ID, Bandung – National Treasure TV series, National Treasure: Edge of History, telah resmi dihentikan Disney+ setelah satu season. Kabar ini telah terungkap dua bulan setelah episode terakhirnya tayang di layanan streaming milik Disney itu.

Mengenal National Treasure: Edge of History

National Treasure: Edge of History merupakan ekspansi dari franchise film National Treasure. Bedanya, serial TV ini mengambil sudut pandang tokoh utama perempuan. Serial ini berfokus pada petualangan Jess (Lisette Olivera), seorang perempuan yang ingin mencari tahu tentang keluarganya. Ia menjadi pemburu harta karun dan mulai bertualang untuk mencari tahu kebenaran tentang masa lalunya dan menyelamatkan sebuah harta karun yang hilang.

Baca juga:

Selain Olivera, Catherine Zeta-Jones, Zuri Reed, Jake Austin Walker, dan Jordan Rodrigues juga membintangi serial ini. Justin Bartha dan Harvey Keitel juga memerankan kembali perannya dari franchise film. Serial ini diproduksi oleh Jerry Bruckheimer Television dan ABC Signature.

Di episode terakhir season pertama, agen Hendrick (Armando Riesco) dari FBI mengungkap bahwa dirinya sebagai Salazar dari Cras Est Nostrum, sebuah gelar bagi seorang “wizard” di balik layar dan diam-diam menyabotase perburuan harta karun.

National Treasure Edge of History key art
Key art National Treasure: Edge of History key art

Walau Disney+ tidak membagikan angka penonton secara pasti, The Hollywood Reporter mencatat National Treasure: Edge of History mencapai posisi kesembilan pada peringkat streaming Nielsen minggu 16-22 Januari 2023. Ini menjadikannya satu dari dua serial original Disney+ yang berhasil masuk ke peringkat tersebut tanpa terikat Marvel dan Star Wars. The Santa Clause menjadi serial original lain yang ikut mencapai prestasi tersebut.

Ikuti Jejak Berbagai Serial TV yang Dihentikan Disney+ akhir-akhir ini

Tentunya ini menjadi satu lagi serial TV tidak terkait dengan Marvel dan Star Wars yang dihentikan setelah satu atau dua season akhir-akhir ini. Sebut saja contohnya The Mysterious Benedict Society yang dibintangi Tony Hale, Big Shot yang dibintangi John Stamos, dan The Mighty Ducks: Game Changers yang dibintangi Lauren Graham sekaligus menjadi ekspansi dari The Mighty Ducks.

Baca juga:

Tampaknya Disney+ memang akan berfokus pada franchise Marvel dan Star Wars akhir-akhir ini. Pasalnya, mereka sudah mengumumkan deretan serial Star Wars yang akan datang saat Star Wars Celebration, seperti Ashoka dan The Acolyte.

National Treasure: Edge of History masih dapat disaksikan eksklusif di Disney+.

Boys Planet Episode Akhir Umumkan 9 Anggota Boyband ZB1

GAMEFINITY.ID, Bandung – Boys Planet telah berakhir pada Kamis, 20 April 2023. Idol survival show yang tayang di Mnet itu akhirnya mengumumkan hasil akhir top 9, kesembilannya menjadi anggota resmi boy band global yang akan diasuh Wake One Entertainment, yaitu ZB1 atau ZeroBaseOne.

Seperti yang sudah diketahui, Boys Planet merupakan versi male trainee dari survival show Girls Planet 999 yang tayang pada tahun 2021 di Mnet. Kali ini, terdapat 98 trainee laki-laki yang bersaing untuk menjadi sembilan anggota dari boy band baru. Dalam babak final, terdapat 18 trainee yang lolos dari berbagai babak sebelumnya setelah mendapat voting terbanyak.

Baca juga:

ZB1 (ZeroBaseOne) Jadi Nama Boy Band-nya

Boys Planet ZB1
ZB1 menjadi nama boy band jebolan Boys Planet

Hwang Minhyun, mantan anggota NU’EST dan Wanna One (dari Produce 101 season 2), menjadi pembawa acara dalam babak final tersebut. Ia mengungkap nama dari boy band tersebut, yaitu ZeroBaseOne atau ZB1.

“Apa kalian merasakan kemungkinan tidak terbatas yang diisi dari nol? Mohon terus tunjukkan dukungan untuk ZB1,” ungkap Minhyun dilansir dari Kbizoom.

Baca juga:

Inilah Top 9 Boys Planet yang Jadi Anggota ZB1!

Sembilan anggota pun terpilih dari sembilan peserta teratas berdasarkan kombinasi dukungan penggemar selama beberapa minggu terakhir dan juga episode terakhir yang disiarkan langsung. Dukungan selama episode terakhir tersebut menjadi dua kali lipat untuk skor akhirnya.

Selama babak final berlangsung ke-18 trainee harus menyelesaikan misi terakhir, Final 9 Battle. Misi tersebut adalah membawakan dua lagu, Jelly Pop dan Hot Summer.

Pada akhir acara, top 9 dari Boys Planet sekaligus anggota ZB1 terungkap. Mulai dari posisi kedelapan yang jatuh pada Kim Jiwoong. Kim Gyuvin dari Yuehua Entertainment berada di posisi ketujuh. Kim Tarae dari Wake One Entertainment pun dapat duduk di posisi keenam.

Baca juga:

Park Gunwook dari Jellyfish Entertainment yang berhasil memukau berkat keahlian dance-nya berhasil berada di posisi kelima. Ricky, juga dari Yuehua Entertainment, pun berada di posisi keempat. Seok Matthew, trainee dari MNH Entertainment, berhasil menduduki posisi ketiga.

Sung Hanbin dan Zhang Hao diumumkan sebagai dua trainee dengan vote terbanyak sepanjang acara. Pada akhirnya, Zhang Hao dari Yuehua Entertainment berhasil berada di posisi puncak, menjadikannya center non-Korea pertama yang debut di idol survival show Mnet. Sementara itu, Sung Hanbin dari Studio GL1DE harus puas menduduki di posisi kedua meski sering berada di posisi pertama pada beberapa episode.

Akhirnya, Han Yujin dari Yuehua Entertainment, terungkap sebagai anggota terakhir sekaligus berada di posisi kesembilan.

Secara keseluruhan, berikut adalah kesembilan anggota ZB1:

Boys Planet number 1

1. Zhang Hao
Boys Planet number 2

2. Sung Hanbin

Boys Planet number 3
3. Seok Matthew

Boys Planet number 4

4. Ricky

Boys Planet number 5

5. Park Gunwook

Boys Planet number 6

6. Kim Taerae

Boys Planet number 7

7. Kim Gyuvin

Boys Planet number 8

Baca juga:

8. Kim Jiwoong

9. Han Yujin

Bagaimana menurut kamu, Akan seperti apa ya Zero Base One atau ZB1? Dari para membernya kamu bias siapa?

The Twilight Saga Bakal Di-reboot sebagai TV Series?

GAMEFINITY.ID, Bandung – Satu lagi franchise film favorit kemungkinan akan mendapat reboot. Kali ini, franchise The Twilight Saga dari Lionsgate dan Summit Entertainment dilaporkan akan di-remake. Seperti Harry Potter dari Warner Bros., franchise adaptasi dari seri novel karya Stephenie Meyer itu akan di-reboot sebagai serial TV.

Twilight sendiri merupakan franchise terbesar bagi Lionsgate. Film pertamanya rilis pada 2008 oleh Summit Entertainment sebelum diakuisisi oleh Lionsgate. Film terakhirnya, Breaking Dawn Part 2, rilis akhir 2012. Franchise tersebut membesarkan nama Kristen Stewart, Robert Pattinson, dan Taylor Lautner di kalangan aktor papan atas saat itu.

Baca juga:

Belum Begitu Banyak Detail tentang The Twilight Saga sebagai TV Series

The Twilight Saga actors
Franchise film The Twilight Saga melambungkan popularitas Kristen Stewart, Robert Pattinson, dan Taylor Lautner

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh The Hollywood Reporter. Tampaknya Twilight sebagai serial TV masih dalam pengembangan awal dan belum ada platform yang dipastikan akan menayangkannya. Lionsgate, pemegang hak franchise tersebut, dilaporkan berencana untuk mengembangkannya sebelum menawarkannya pada platform saluran televisi atau layanan streaming. Tentunya, Lionsgate Television akan memproduksi serial televisi tersebut.

Sinead Daly dipercaya akan menulis naskah reboot serial televisi tersebut. Daly sebelumnya pernah menulis naskah untuk berbagai serial televisi lain seperti The Walking Dead: World Beyond, Raised by Wolves, dan The Get Down.

Saat ini belum diketahui apakah reboot tersebut akan mengikuti persis seperti seri novelnya atau mengambil pendekatan berbeda.

Stephenie Meyer Akan Lebih Terlibat dalam Pembuatan TV Series?

The Hollywood Reporter juga melaporkan Stephenie Meyer, pengarang novel The Twilight Saga, akan terlibat dalam pembuatan serial televisi tersebut. Wyck Godfrey, produser filmnya, dan Erik Feig, mantan presiden Lionsgate, juga akan menjadi produser eksekutif.

Stephenie Meyer sendiri sebelumnya menjadi produser eksekutif film The Host, satu lagi film adaptasi dari novelnya. The Host rilis pada tahun 2013 oleh Open Road Films dan mendapat sambutan negatif dari kritikus.

Baca juga:

Sementara itu, Lionsgate juga memiliki franchise film The Hunger Games. Mereka akan mengekspansi franchise tersebut dengan spin-off The Ballad of Songbirds and Snakes yang akan rilis November.

Lionsgate Television sejauh ini menolak berkomentar tentang pembuatan reboot The Twilight Saga sebagai serial televisi.

The Day Before Bakal Gelar Beta, Janji Akan Balik ke Steam

GAMEFINITY.ID, Bandung – Setelah sederetan kontroversi dan penundaan karena alasan yang konyol, tampaknya masih ada harapan bagi penggemar yang menantikan The Day Before. Fntastic baru-baru ini berjanji bahwa game besutannya yang kontroversial itu akan segera kembali ke Steam. Mereka juga mengumumkan akan menggelar beta test.

Beta Test Segera Digelar dalam Waktu Dekat

Dilansir dari IGN, Fntastic, melalui administrator Discord resmi The Day Before, mengumumkan game survival MMO besutannya itu akan mendapat beta. Walau faktanya game tersebut sedang lenyap di Steam, pihaknya berjanji bahwa beta test akan digelar tahun ini.

Baca juga:

“Ini akan memberi kesempatan bagi pemain untuk mencoba game-nya sebelum rilis dan memberi feedback berharga yang dapat kami gunakan untuk mengembangkan hasil finalnya. Kami akan menyediakan detail lebih lanjut tentang beta test selagi mendekati perilisannya,” tulis Kentain, administrator Discord resmi The Day Before.

The Day Before beta announcement Discord
Pengumuman beta test di Discord resmi The Day Before

Saat ini, belum ada detail lebih lanjut tentang kapan beta test akan digelar secara pastinya.

Fntastic Berjanji Tidak Akan Menunda Perilisan The Day Before Lagi!

Semenjak menjadi game yang paling banyak di-wishlist di Steam, posisi The Day Before pun dipertanyakan setelah sederetan kontroversi. Mulai dari penggunaan relawan, penundaan karena alasan trademark yang konyol, hingga cuplikan gameplay yang dianggap menjiplak sederetan game lain. Setelah ditarik dari Steam, banyak netizen mempertanyakan apakah game besutan Fntastic itu benar adanya.

Bersamaan dengan pengumuman beta-nya, Fntastic berjanji The Day Before akan rilis 10 November 2023 tanpa penundaan lagi. Mereka juga memastikan game besutannya itu akan segera kembali di Steam.

Baca juga:

Ini mungkin menjadi kabar gembira bagi yang sudah menantikan game survival MMO itu. Semenjak trailer perdananya yang memukau netizen sampai menjadikannya sebagai game terbanyak di-wishlist di Steam, ekspektasi pun tetap sangat tinggi walau cuplikan gameplay-nya pada Februari mendapat cibiran.

Akankah versi beta-nya akan menjadi layak ditunggu oleh penggemarnya? Netizen yang mengikuti kabar kontroversial Fntastic selama ini hanya bisa menunggu. The Day Before akan rilis 10 November 2023 di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.

Yu-Gi-Oh! World Championship Kembali Digelar Tahun Ini!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Yu-Gi-Oh! World Championship akhirnya kembali juga tahun ini setelah empat tahun vakum. Konami baru-baru ini mengumumkan turnamen Yu-Gi-Oh! terbesar di dunia itu akan kembali sebagai acara langsung di Tokyo, Jepang pada Agustus mendatang. Tidak hanya versi trading card fisiknya, versi game digitalnya juga akan dijadikan event turnamen.

Kembalinya Yu-Gi-Oh! World Championship dengan Tiga Kategori

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ini menjadi bentuk kembalinya Yu-Gi-Oh! World Championship sebagai event langsung semenjak pandemi COVID-19. Event tersebut akan digelar pada 5-6 Agustus 2023 di Tokyo International Exhibition Centre.

Baca juga:

Kali ini, Konami membagi event ini menjadi tiga kategori atau bisa dikatakan turnamen terpisah. Pertama adalah turnamen trading card fisik atau Yu-Gi-Oh! Trading Card Game (TCG). Dua kategori lainnya adalah dari game Yu-Gi-Oh sendiri, yaitu Duel Links dan Master Duel. Master Duel sendiri menjadi kategori baru yang berjudul Master Duel World Championship.

Yu-Gi-Oh! World Championship
#image_title

Duel Links dan Master Duel memiliki format dan aturan yang masing-masing berbeda. Master Duel sendiri merupakan game yang menggunakan format dari trading card game fisik sendiri. Sementara itu, Duel Links menggunakan format speed duel dengan beberapa perubahan dari format aslinya.

Jadwal Kualifikasi dan Formatnya

Konami akan menggelar semua babak kualifikasi untuk ketiga turnamen tahun ini. Kategori Trading Card Game dan Duel Links mengikuti format standar sebelumnya. Kategori Master Duel menggunakan format yang jauh berbeda dibandingkan kedua turnamen sebelumnya. Babak final Master Duel akan memakai format Team Battle.

Dalam format Team Battle di Master Duel, setiap pemain yang lolos ke Master Duel Championship Series sebagai Regional Representative atau Top Duelist harus membawa dua pemain lain dari region yang sama untuk membentuk tim beranggotakan tiga orang. Alhasil, turnamen ini menjadi duel tiga lawan tiga dengan setiap duelnya digelar secara terpisah. Tim yang menang adalah tim yang mencapai kemenangan terbanyak.

Berikut adalah jadwal kualifikasi untuk Yu-Gi-Oh! World Championship tahun ini:

  • MASTER DUEL 1st Stage –16-29 Mei
  • MASTER DUEL Regional Qualifiers – 26-29 Mei
  • DUEL LINKS 1st Stage –30 Mei-12 Juni
  • DUEL LINKS Regional Qualifiers – 9-12 Juni

Baca juga:

Khusus kualifikasi TGC, pemain yang berminat mengikuti World Championship harus hadir di venue tertentu untuk berpartisipasi. Misalnya, kualifikasi untuk menentukan Duelist wakil Asia akan digelar di Shanghai, China pada 17 Juni. Kualifikasi untuk tujuh negara Asia lainnya akan digelar di Raffles City Convention Centre, Singapura pada 1 Juli 2023. Kedelapan pemenang kualifikasi itu berhak melaju ke TCG World Championship 2023.

Untuk informasi lebih detail tentang Yu-Gi-Oh! World Championship 2023, pemain dapat kunjungi laman resmi Yu-Gi-Oh! oleh Konami.

Harry Potter: Quidditch Champions Diumumkan, Mulai Playtest

GAMEFINITY.ID, Bandung – Menyusul kesuksesan Hogwarts Legacy, Warner Bros. Games dan Portkey Games mengumumkan satu lagi game berdasarkan franchise Wizarding World, yaitu Harry Potter: Quidditch Champions. Ini menjadi kabar gembira bagi pemain yang ingin menikmati Quidditch di game menyusul absen di Hogwarts Legacy.

Game yang juga dibesut oleh Unbroken Studios itu sudah dalam pengerjaan selama beberapa tahun terakhir. Walau belum mengumumkan tanggal rilisnya, pemain dapat berpartisipasi dalam playtest-nya sebentar lagi.

Baca juga:

Harry Potter: Quidditch Champions Ajak Pemain Nikmati Permainan Quidditch!

Harry Potter Quidditch Champions match
Pemain akhirnya dapat menikmati permainan Quidditch!

Melalui laman FAQ-nya, Warner Bros. Games mengajak pemain untuk berpartisipasi dalam cabang olahraga ikonik dari Wizarding World, yaitu Quidditch, di Harry Potter: Quidditch Champions. Disebutkan pula pemain dapat bertualang menggunakan sapu terbang. Gmae ini merupakan game kompetitif dan online multiplayer.

Laman FAQ-nya juga menyebut J.K. Rowling tidak terlibat dalam pembuatan Quidditch Champions. Tentunya, game ini bukan adaptasi langsung dari buku atau film Harry Potter. Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Rowling sudah picu kontroversi karena pandangan transfobianya. Walau begitu, Rowling sudah dipastikan terlibat dalam reboot serial televisi Harry Potter yang akan tayang di layanan streaming Max, nama baru HBO Max.

Baca juga:

Playtest Dimulai 21 April

Warner Bros. Games juga mengumumkan mereka akan menggelar playtest untuk pemain yang ingin mencoba Quidditch Champions mulai 21 April. Selama playtest berlangsung, pemain dapat bermain sendiri atau membentuk tim dengan teman atau orang lain online. Tidak hanya bermain Quidditch, pemain juga dapat membuat karakter dan mengustomisasinya sesuai selera.

Saat ini, Warner Bros. sudah membuka pendaftaran playtest-nya di laman resmi Quidditch Champions. Namun, bukan berarti pemain sudah pasti mendapat kesempatan untuk mencicipi game-nya begitu mendaftar. Setidaknya, setiap pemain yang mendaftar mendapat peluang untuk menikmati game-nya lebih awal.

Baca juga:

Harry Potter: Quidditch Champions bukanlah game pertama yang hanya berfokus pada Quidditch. Harry Potter: Quidditch World Cup oleh EA pertama kali rilis pada 2003 di Game Boy Advance, GameCube, PlayStation 2, dan Xbox. Setidaknya, pemain dapat menikmati Quidditch lebih mutakhir dalam game untuk mendapat kepuasan lebih.