All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Rainbow Six eSports Berubah Format Mulai 2023

GAMEFINITY.ID, Bandung – Ubisoft sudah mengumumkan terdapat perubahan format kompetisi Rainbow Six eSports mulai 2023. Kabar itu diberitakan dalam sebuah acara live stream dan juga press release. Perubahan format tersebut meliputi penyesuaian jadwal dan juga penambahan negara serta benua.

Kerjasama dengan BLAST eSports, Format Kompetisi Rainbow Six eSports Berubah

Ubisoft menyebutkan mereka sudah bermitra dengan BLAST eSports untuk mengubah format kompetisi Rainbow Six eSports Global Circuit. Kerjasama ini akan berlangsung selama beberapa tahun.

Perubahan format kompetisi ini akan melibatkan 9 region (negara atau benua). Tujuannya untuk membangun kesempatan untuk semua tim dari berbagai penjuru dunia. Format ini akan mulai diterapkan pada 2023 mendatang.

Rainbow Six eSports regions
Rainbow Six eSports akan melibatkan 9 region

Rainbow Six eSports Global Circuit akan melibatkan 9 region, di antaranya Amerika Utara, Amerika Latin Hispanik, Brazil, Eropa, Timur Tengah dan Afrika Utara, Asia, Jepang, Korea Selatan, dan Australia.

Stage 1 & 2: Program Regional

Kompetisi Rainbow Six eSports Global Circuit akan berlangsung mulai Maret dan dijadwalkan berakhir Februari tahun berikutnya. Pertama, kompetisi ini akan dimulai dengan program regional. Program ini terbagi menjadi dua stage, masing-masing untuk memperebutkan kualifikasi ke babak Six Major pada akhir stage. Konsep program regional ini adalah kombinasi kompetisi terbuka dan tertutup.

Stage pertama akan berlangsung Maret hingga Mei, sementara stage kedua berlangsung September hingga November. Keduanya akan diakhiri dengan Six Major.

Masing-masing region akan menggelar program regional tersendiri dalam dua stage ini, dengan Six Major menjadi kompetisi untuk memperebutkan tiket menuju Six Invitational. Program regional ini merupakan kompetisi terbuka, berarti semua tim berkesempatan berkompetisi dengan tim profesional.

Kompetisi tertutup juga akan digelar di region masing-masing demi memperebutkan tiket menuju Six Major. Namun, Ubisoft baru menyebut format dari kompetisi tertutup dari region berikut:

  • Eropa: Kompetisi tertutup dengan jumlah kompetitor hingga 10 tim
  • Amerika Utara: Kompetisi tertutup dengan jumlah kompetitor hingga 10 tim
  • Brazil: Kompetisi tertutup dengan jumlah kompetitor hingga 10 tim
  • Japan: Kompetisi tertutup dengan jumlah kompetitor hingga 10 tim
  • South Korea: Kompetisi tertutup dengan jumlah kompetitor hingga 8 tim
  • Kompetisi tertutup dengan jumlah kompetitor hingga 8 tim.

Six Major

Ubisoft memperbaharui format Six Major mengingat kesembilan region akan mengirim timnya masing-masing. Six Major akan menambah satu lagi babak sebelum Group Stage dan Playoff. Detail dari babak ini akan terungkap di Six Invitational 2023 mendatang.

Group Stage babak Six Major akan melibatkan 16 tim yang akan terbagi menjadi grup. Delapan grup yang lolos dari Group Stage akan kembali bersaing di Playoff, di mana para pemenang Six Majors akan ditentukan.

Baca juga: Rainbow Six Siege Dukung Crossplay Di Konsol

Sistem Poin Baru dalam Kualifikasi menuju Six Invitational

Sistem poin pun turut diperbaharui oleh Ubisoft untuk kompetisi musim 2023, terutama untuk kualifikasi terbuka di stage 1 dan 2. Tim harus mendapat poin sebanyak mungkin selama di kompetisi regional dan internasional. Ubisoft menyebut sistem poin akan lebih menguntungkan bagi tim yang konsisten melakukan performa baik di event internasional. 20 tim teratas di Global Standings pada akhir musim akan lolos ke Six Invitational.

Karena berbagai perubahan yang telah disebutkan, Ubisoft memutuskan untuk menghapus babak Last Chance Qualifier. Mereka ingin Six Invitational menjadi perayaan bagi tim yang konsisten melakukan performa baik selama musim kompetisi berlangsung.

Rekap Jadwal Rainbow Six eSports Global Circuit Mulai 2023

Rainbow Six eSports new schedule
Jadwal format baru Rainbow Six eSports
  • Maret hingga Mei: Stage 1, diakhiri dengan Six Major
  • Juni hingga Agustus: Off-season
  • Agustus hingga Oktober: Stage 2, diakhiri dengan Six Major
  • Desember hingga Februari: Off-season
  • Februari: Six Invitational

Format baru ini akan dimulai Maret 2023 mendatang sementara Ubisoft masih mengerjakan detail lain bersama BLAST eSports. Semuanya akan terungkap dalam acara Six Invitational 2023 pada 17-19 Februari mendatang.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Apex Legends Dirumorkan Akan Tambah Hardcore Mode

GAMEFINITY.ID, Bandung – Apex Legends kemungkinan akan mendapat Hardcore mode, menurut beberapa leak yang beredar akhir-akhir ini. EA dan Respawn Entertainment dikabarkan berencana mengungkap mode tersebut Januari ini. Keduanya sama sekali tidak berkomentar tentang ini. Jika rumor ini benar, Hardcore mode dapat menjadi cara baru bagi pemain untuk menikmati Apex Legends.

Leaker Membagikan Apex Legends Akan Menghadirkan Hardcore Mode

Apex Legends Hardcore Mode 2
Menurut leaker, Apex Legends kemungkinan akan hadirkan Hardcore Mode

GameRant membagikan bahwa YouTuber dan leaker Thordansmash mendapati Apex Legends akan dapat Hardcore battle royale mode. Ia sama sekali tidak memberi sumber untuk membuktikan klaimnya. Meski begitu, ia berani membagikan detail tentang hardcore mode yang kemungkinan hadir di game battle royale besutan EA itu.

Thordansmash membagikan bahwa hardcore mode di Apex Legends memiliki fitur yang lebih menantang daripada mode biasanya. Menurutnya, mode hardcore tersebut tidak akan menampilkan HUD. Terlebih, loot selama gameplay mode itu akan lebih sedikit. Berarti, health item dan ammo drop akan lebih sedikit. Peluru tembakan tentu akan memberi damage lebih banyak.

Dalam videonya, Thordansmash mengungkap mode hardcore kemungkinan akan hadir tanggal 10 Januari 2023 sebagai bagian dari patch versi 15.1. Ia mengingatkan tanggal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Hardcore Mode di Game Lain

Hardcore mode bukanlah sesuatu yang baru di game multiplayer. Sebenarnya sudah banyak game yang menambah mode tersebut. Salah satunya adalah Call of Duty: Modern Warfare II pada 16 November 2022.

Dalam mode Tier I Hardcore di Modern Warfare II, pemain memiliki health lebih sedikit, UI terbatas, dan dapat melakukan friendly fire secara utuh. Hal ini memicu pemain dapat mengalami death lebih cepat daripada biasanya. Mode tersebut menjadi tantangan bagi pemain setia Call of Duty.

Baca juga: CoD: Modern Warfare II Jadi Game Terlaris di AS Tahun 2022

EA dan Respawn Entertainment belum merespon kebenaran rumor tersebut atau memberikan petunjuk. Meski Hardcore mode di Apex Legends masih hanya sekadar desas-desus meski berpotensi menjadi angin segar bagi pemainnya.

Sementara itu, Apex Legends sedang menggelar Wintertide Collection Event sejak 6 Desember 2022. Event tersebut menampilkan kembali LTM Winter Express dan juga menjajakan koleksi skin bertema musim dingin. Event tersebut akan berakhir 27 Desember 2022.

Armored Core, Franchise FromSoftware sebelum Dark Souls

GAMEFINITY.ID, Bandung – Banyak orang yang kenal FromSoftware sebagai pionir genre soulslike dengan Demon’s Souls dan franchise Dark Souls. Sejak saat itu, genre soulslike seakan sudah menjadi ciri khasnya, terlihat dari game selanjutnya seperti Bloodborne, Sekiro, dan Elden Ring. Sebelum melahirkan genre soulslike, FromSoftware sudah terkenal terlebih dahulu dengan seri Armored Core.

Armored Core merupakan seri third person shooter bertema mecha. Dalam game tersebut, pemain akan membangun dan mengendarai sebuah mecha.

Entri pertamanya, Armored Core, rilis pada 1997. Sedangkan entri terbarunya, Armored Core V, rilis pada 2012. Ditambah, FromSoftware sudah mengumumkan Armored Core VI: Fires of Rubicon akan rilis 2023 mendatang.

Armored Core Sudah Di-reboot Dua Kali

Secara teknis, Armored Core sudah mengalami reboot, tidak hanya sekali, melainkan dua kali. Seri buatan FromSoftware itu memiliki tiga timeline utama, masing-masing menceritakan versi post-apocalypse masing-masing di mana pemain dapat mengandalkan mecha-nya.

Timeline pertama menjadi latar waktu dua game pertamanya. Dalam timeline ini, disebutkan bahwa sebuah Great Destruction menghancurkan umat manusia. Bahkan perusahaan korporat mulai lebih berkuasa daripada pemerintah, mengakibatkan pekerjaan kotor lebih marak.

Armored Core 3 menjadi reboot pertama dari seri game ini. Kali ini, umat manusia menderita akibat perang nuklir global. Perusahaan korporat masih menguasai dunia, dengan sebuah AI bernama Controller ikut mengontrol umat manusia.

Armored Core IV
Armored Core IV menjadi reboot kedua dalam franchise

Reboot kedua yang tergambar di Armored Core 4 menceritakan perusahaan korporat mulai memperebutkan wilayah demi menguasai dunia. Persaingan ini turut mengancam umat manusia karena memicu polusi saat perang.

Saat ini, Armored Core memiliki total 13 judul utama dan 7 spin-off.

Baca juga: Elden Ring Tambah DLC Colosseum untuk PvP!

Kustomisasinya Melimpah, Tapi Berdampak pada Combat

Armored Core V customization
Kustomisasi di Armored Core V

Saat ini, kustomisasi menjadi elemen penting untuk menikmati sebuah game, terutama game dari FromSoftware seperti Elden Ring. Armored Core tentu menerapkan kustomisasi yang cukup melimpah sejak game pertamanya. Namun, pemain harus bijak dalam membuat mecha-nya sendiri dengan kustomisasi, hal ini berdampak pada kemampuan mecha selama bertarung.

Setelah mendesain mecha-nya sendiri, pemain harus melakukan sebuah test drive. Momen inilah saat mereka menyadari keputusan apapun yang mereka buat berpengaruh pada kemampuan mecha. Contohnya seberapa cepat boost yang dapat diterapkan, mampu untuk melakukan jump atau tidak, dan apakah mudah mengalami overheat.

Sebelum Soulslike, Genre Mecha Jadi Salah Satu Ciri Khas FromSoftware

Sebelum menjadikan soulslike sebagai ciri khasnya melalui Dark Souls dan Elden Ring, FromSoftware sempat menjadikan genre mecha sebagai kepandaiannya. Selain Armored Core, mereka sempat membuat game mecha lain, di antaranya Frame Gride (1999), Murakumo: Renegade Mech Pursuit (2002), Metal Wolf Chaos (2004), dan franchise Another Century’s Episode (2005-2010).

Tidak hanya mecha, genre RPG juga menjadi ciri khas dari FromSoftware, dimulai dari game dan franchise pertamanya King’s Field yang menjadi inspirasi untuk Demon’s Souls dan Dark Souls.

Armored Core dapat dikatakan sebagai salah satu franchise terkenal sepanjang masa dari FromSoftware. Sama seperti soulslike, franchise game mecha ini dapat dikatakan memiliki basis penggemar setia yang tidak kalah banyak.

Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

CoD: Modern Warfare II Jadi Game Terlaris di AS Tahun 2022

GAMEFINITY.ID, Bandung – Meski baru rilis resmi akhir Oktober lalu, Call of Duty: Modern Warfare II ternyata berhasil menjadi game dengan penjualan terbanyak di Amerika Serikat pada 2022. Tidak mengherankan bahwa game besutan Activision itu mengundang animo tinggi sejak rilis.

Depak Elden Ring, Call of Duty: Modern Warfare II Berhasil Jadi Game dengan Penjualan Terbanyak 2022 di Amerika Serikat

Call of Duty: Modern Warfare II berhasil memuncaki tangga penjualan game di Amerika Serikat pada Oktober 2022 versi NPD Group (dilansir dari VGC). Game FPS itu tetap berada di posisi puncak pada November. Hal ini cukup mengejutkan mengingat pada November terdapat judul game besar yang mendapat hype cukup besar seperti God of War Ragnarok, Sonic Frontiers, dan Pokemon Scarlet and Violet.

Elden Ring dethroned by Call of Duty: Modern Warfare II
Elden Ring berhasil didepak oleh Call of Duty: Modern Warfare II sebagai game dengan penjualan terbanyak di AS tahun 2022

Tidak hanya berhasil merajai tangga penjualan game pada bulan November, Call of Duty: Modern Warfare II mendepak Elden Ring sebagai game dengan penjualan terbanyak 2022 di Amerika Serikat. Sebelumnya, entri terbaru Call of Duty itu berhasil memecahkan rekor penjualan sepanjang franchise, mencapai total US$1 miliar dalam sepuluh hari, mengalahkan Black Ops 2 yang berhasil mencapai angka itu dalam 15 hari pada 2012.

Baca juga: Modern Warfare 2 Pecahkan Rekor Penjualan Franchise CoD

Activision telah melakukan promosi besar-besaran untuk Modern Warfare II. Mereka mengundang selebriti terkenal seperti Pete Davidson dan Steve Aoki untuk membintangi teaser-nya. Ditambah lagi, pemain bisa bermain campaign seminggu sebelum peluncuran resminya. Mode DMZ yang pertama kali hadir turut mengundang perhatian pemain dan banyak komentar positif.

Apa Selanjutnya?

Activision masih belum selesai dengan Modern Warfare II. Pasalnya, mereka tidak berencana untuk merilis entri baru Call of Duty hingga 2024 mendatang. Mereka sudah berencana untuk mendukung Modern Warfare II dengan berbagai konten hingga akhir 2023.

Call of Duty Modern Warfare 2 Atomgrad Raid
Atomgrad Raid akan hadir di Call of Duty: Modern Warfare II pada 14 Desember 2022

Update besarnya akan hadir 14 Desember 2022 mendatang. Salah satu konten dari patch itu adalah fitur sosial berupa pembuatan grup beranggotakan hingga 5000 pemain. Modern Warfare II juga akan menghadirkan Atomgrad Raid, di mana tiga pemain akan menyusup ke dalam markas musuh berbenteng kuat.

Tampaknya Call of Duty: Modern Warfare II sudah dipastikan akan menjadi game dengan penjualan terbanyak di Amerika Serikat tahun ini. Tentunya, Activision sudah memastikan berbagai konten fresh akan segera hadir di dalam game FPS itu.

Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Elden Ring Menang GOTY di The Game Awards 2022

GAMEFINITY.ID, Bandung The Game Awards akhirnya kembali digelar pada 9 Desember 2022 dengan meriah. Meski God of War: Ragnarok memenangkan lebih banyak kategori penghargaan, Elden Ring ternyata berhasil memenangkan penghargaan terbesar yaitu Game of the Year.

Elden Ring Memenangkan Game of the Year!

Elden Ring The Game Awards 2022 winner
Meski bersaing ketat dengan God of War Ragnarok, Elden Ring berhasil menjadi Game of the Year

Pertarungan antara Elden Ring dan God of War: Ragnarok dalam memperebutkan Game of the Year dipastikan menjadi bahan pembicaraan utama selama The Game Awards 2022 berlangsung. Persaingan pun berakhir saat Elden Ring akhirnya diumumkan sebagai pemenang Game of the Year.

Meski muncul God of War: Ragnarok sebagai pesaing utama, Elden Ring sebelumnya masih diprediksi dapat merebut gelar Game of the Year. Pasalnya, game soulslike RPG besutan FromSoftware itu sudah mendapat berbagai pujian dan kritikus dan pemain sejak rilis pada Februari 2022.

Elden Ring juga berhasil mengalahkan A Plague Tale: Requiem, Horizon: Forbidden West, Stray, dan Xenoblade Chronicles dalam kategori Game of the Year. Game besutan FromSoftware itu juga berhasil merebut Best Game Direction, Best Art Direction, dan Best Role Playing Game.

Baca juga: Elden Ring Tambah DLC Colosseum untuk PvP!

God of War: Ragnarok Memimpin dengan Memenangkan Enam Penghargaan!

God of War Ragnarok win Best Performance against Elden Ring
Christopher Judge, pemeran Kratos di God of War Ragnarok, memenangkan Best Performance

Meski Elden Ring memenangkan kategori terbesar, God of War: Ragnarok merebut penghargaan terbanyak di The Game Awards 2022. Game besutan Santa Monica Studio itu berhasil memenangkan total enam penghargaan.

Christopher Judge, pemeran Kratos, memenangkan Best Performance pada awal acara. Kemudian, God of War: Ragnarok menyabet Best Narrative, Best Audio Design, Best Score & Music, Innovation in Accessibility, dan Best Action/Adventure Game. God of War: Ragnarok berhasil mengalahkan Elden Ring dalam kategori Best Narrative, Best Audio Design, dan Best Score & Music.

Daftar Lengkap Pemenang The Game Awards 2022

  • Game of the Year: Elden Ring
  • Best Game Direction (Penyutradaraan Terbaik): Elden Ring
  • Best Narrative (Naratif terbaik): God of War Ragnarok
  • Best Art Direction (Pengarahan Seni Terbaik): Elden Ring
  • Best Score & Music (Musik Terbaik): God of War Ragnarok
  • Best Audio Design (Desain Audio Terbaik): God of War: Ragnarok
  • Best Performance (Performa Terbaik): Christopher Judge (God of War Ragnarok)
  • Games for Impact (Game untuk Pengaruh): As Dusk Falls
  • Best Ongoing Game (Game Ongoing Terbaik): Final Fantasy XIV
  • Best Indie Game (Game Indie Terbaik): Stray
  • Best Mobile Game (Game Mobile Terbaik): Marvel Snap
  • Best Community Support (Layanan Komunitas Terbaik): Final Fantasy XIV
  • Innovation in Accessibility (Inovasi dalam Aksesibilitas): God of War Ragnarok
  • Best AR/VR Game (Game AR/VR Terbaik): Moss Book II
  • Best Action Game (Game Action Terbaik): Bayonetta 3
  • Best Action/Adventure Game (Game Action/Adventure Terbaik): God of War Ragnarok
  • Best Role Playing Game (Game Role Playing Terbaik): Elden Ring
  • Best Fighting Game (Game Fighting Terbaik): MultiVersus
  • Best Family Game (Game Keluarga Terbaik): Kirby and the Forgotten Land
  • Best Sim/Strategy Game (Game Simulasi/Strategi Terbaik): Mario + Rabbids: Spark of Hope
  • Best Sports/Racing Game (Game Sports/Racing Terbaik): Gran Turismo 7
  • Best Multiplayer Game (Game Multiplayer Terbaik): Splatoon 3
  • Best Debut Indie Game (Debut Game Indie Terbaik): Stray
  • Best Adaptation (Adaptasi Terbaik): Arcane: League of Legends (Netflix)
  • Most Anticipated Game (Game yang Paling Dinanti): The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom
  • Players’ Choice (Pilihan Pemain): Genshin Impact
  • Best eSports Game (Game eSports Terbaik): Valorant
  • Best eSports Athlete (Atlet eSports Terbaik): yay (Cloud9)
  • Best eSports Team (Tim eSports Terbaik): Loud (Valorant)
  • Best eSports Coach (Pelatih eSports Terbaik): BZKA (Loud)
  • Best eSports Event (Acara eSports Terbaik): 2022 League of Legends World Championship
  • Content Creator of the Year: Ludwig

The Game Awards 2022 Jadi Umumkan 5 Game Besar akan Rilis

GAMEFINITY.ID, Bandung – Selain menjadi ajang penghargaan game terbesar, The Game Awards juga menampilkan berbagai pengumuman judul game yang akan datang. Meski sering sekali dikritik, setidaknya The Game Awards menjadi salah satu momen bagi pemain untuk mengetahui judul game yang akan rilis.

Tahun ini, terdapat cukup banyak judul game yang diumumkan di ajang penghargaan game terbesar di dunia itu. Gamefinity hanya dapat merangkum dan memilih 5 judul game yang menarik perhatian. Berikut adalah 5 game besar yang diumumkan di The Game Awards 2022.

Star Wars Jedi: Survivor

Star Wars Jedi Survivor The Game Awards 2022
Star Wars Jedi: Survivor

EA akhirnya menampilkan cuplikan gameplay Star Wars Jedi: Survivor, sekuel dari Star Wars Jedi: Fallen Order. Ini adalah kali pertama bagi EA dan Respawn Entertainment memamerkan cuplikan gameplay yang tentunya akan menantang setiap pemain. Pemeran Cal Kestis, Cameron Monaghan, turut tampil untuk mempromosikan game tersebut di The Game Awards 2022.

Star Wars Jedi: Survivor mengambil latar waktu lima tahun setelah akhir dari Jedi: Fallen Order. Cuplikan gameplay yang ditampilkan menampilkan Cal menghadapi berbagai musuh menggunakan gaya bertarung menggunakan lightsaber khas dan juga ability Force tambahan. Lebih banyak area berukuran besar juga dipastikan akan hadir

Star Wars Jedi: Survivor akan rilis 17 Maret 2023 di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.

Death Stranding 2 (Pertama Terungkap di The Game Awards 2022)

Death Stranding 2 The Game Awards 2022
Death Stranding 2

Hideo Kojima telah merilis berbagai teaser dari proyek game selanjutnya. Mulai dari teaser berupa poster bertajuk “Who Am I?” yang misterius. Setelah penantian lama, akhirnya Kojima sendiri tampil di The Game Awards 2022 untuk mengumumkan sekuel dari Death Stranding.

Reveal trailer-nya menampilkan Fragile (Lea Seydoux) melarikan diri dari sosok misterius berbahaya sambil membawa seorang bayi. Pada akhir trailer, Sam Bridges (Norman Reedus), sang tokoh utama, tampil. Kojima mengaku bahwa pandemi COVID-19 memicunya untuk menulis ulang sekuel Death Stranding dari awal.

Meski belum ada tanggal rilis resminya, Death Stranding 2 (masih working title) sudah dipastikan akan hadir di PlayStation 5. Game tersebut juga akan dibintangi oleh Elle Fanning dan Troy Baker.

Blue Protocol

Blue Protocol The Game Awards 2022
Blue Protocol

Bandai Namco mengumumkan mereka akan bekerja sama dengan Amazon Games untuk merilis game MMORPG-nya secara global. Game tersebut adalah Blue Protocol, sebuah game bergaya anime yang akan menjadi free-to-play.

Trailer tersebut menampilkan campuran adegan cinematic dan cuplikan gameplay. Sistem combat yang terlihat juga penuh dengan aksi dan fleksibel. Sesuai tradisi MMORPG, game ini akan menampilkan quest, boss battle, dan raid besar, semuanya dapat dikerjakan solo atau bersama sesama pemain lainnya.

Blue Protocol dipastikan akan meluncur secara global pada 2023 di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S. Versi Jepangnya akan rilis terlebih dahulu pada musim semi 2023 setelah menggelar beta test terakhirnya Januari ini.

Armored Core VI: Fires of Rubicon (Pertama Terungkap di The Game Awards 2022)

Armored Core VI The Game Awards 2022
Armored Core VI: Fires of Rubicon

Sukses besar dengan Elden Ring, FromSoftware dirumorkan tengah menggarap judul game selanjutnya. Banyak yang menebak bahwa game yang tengah dikerjakan adalah Armored Core selanjutnya. FromSoftware akhirnya membenarkan rumor tersebut di The Game Awards 2022. Armored Core VI: Fires of Rubicon akan menjadi game selanjutnya.

Ini menjadi comeback seri Armored Core setelah absen 10 tahun dengan Armored Core V. Reveal trailer-nya menampilkan berbagai robot raksasa saling bertarung dan berkeliling di sekitar sebuah area. Belum diketahui apakah game ini juga akan menjadi soulslike seperti seri Dark Souls dan Elden Ring.

Armored Core VI: Fires of Rubicon akan meluncur 2023 di PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, dan Xbox Series X|S.

Final Fantasy XVI

Final Fantasy XVI The Game Awards 2022
Final Fantasy XVI

Sebelum Game of the Year diumumkan, Naoki Yoshida turut tampil di The Game Awards 2022 untuk memperkenalkan trailer terbaru Final Fantasy XVI bertajuk “Revenge”. Tidak tanggung-tanggung, awal trailer tersebut menampilkan adegan berdarah, berarti entri Final Fantasy ini sudah dipastikan akan memiliki rating Mature.

Cuplikan gameplay turut ditampilkan, salah satunya saat Clive, sang tokoh utama, melakukan summon Ifrit pada akhir trailer. Final Fantasy XVI juga akan menawarkan dua pilihan mode, “Action” dan “Story”. “Story” dikhususkan bagi pemain yang ingin berfokus pada cerita dengan mudah, sementara “Action” menjadi tantangan pemain yang ingin mendapat pengalaman kontrol aksi kompleks.

Final Fantasy XVI akan rilis di eksklusif di PlayStation 5 pada 22 Juni 2022. 6 bulan kemudian, game ini kemungkinan akan rilis di PC setelah masa ekslusivitas di PlayStation 5 berakhir.

Baca juga: Final Fantasy XVI Tidak Hadirkan Kulit Hitam

Honorable Mentions

Diablo IV The Game Awards 2022
Diablo IV

Selain kelima game yang sudah disebut, terdapat tiga game yang turut mencuri perhatian selama The Game Awards 2022. Pertama, Diablo IV akhirnya mengumumkan tanggal rilisnya setelah penampilan musik spesial dari Halsey. Diablo IV akan rilis pada 6 Juni 2023. Pemain yang sudah melakukan pre-order nantinya akan mendapat akses open beta.

Horizon Forbidden West Burning Shores The Game Awards 2022
Horizon Forbidden West Burning Shores

Horizon: Forbidden West akan mendapat DLC expansion bertajuk Burning Shores. Kali ini, Aloy, sang tokoh utama, pergi ke Los Angeles yang kini penuh ancaman berbahaya. Horizon: Forbidden West Burning Shores akan rilis eksklusif di PS5 pada 19 April 2023.

Cyberpunk 2077 Phantom Liberty The Game Awards 2022
Cyberpunk 2077: Phantom Liberty

Sukses mencuri perhatian akhir-akhir ini, Cyberpunk 2077 merilis trailer kedua untuk DLC expansion-nya, Phantom Liberty. Trailer tersebut mengungkap Idris Elba turut memerankan karakter baru, Solomon Reed, yang akan membantu V dan Johnny Silverhand (Keanu Reeves). Cyberpunk 2077 Phantom Liberty akan rilis 2023 di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.

Itulah 5 game besar yang diumumkan di The Game Awards 2022. Game manakah yang paling pemain nantikan? Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.