All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Anime Urusei Yatsura Season 2 Tayang Perdana Januari 2024

GAMEFINITY.ID, Bandung – Urusei Yatsura, anime reboot adaptasi dari manga karya Rumiko Takahashi, akan kembali dengan season kedua. Komite produksi telah merilis visual terbaru yang menampilkan beberapa karakternya sekaligus menetapkan season kedua akan mulai tayang Januari 2024.

Serial anime Urusei Yatsura versi reboot pertama kali tayang di blok Noitamina Fuji TV pada Oktober 2022. Season pertama tersebut berlangsung selama dua cour tanpa break hingga Maret 2023. Versi reboot tersebut akan mengadaptasi beberapa cerita dari serial manga-nya dan berlangsung selama empat cour (46 episode).

Urusei Yatsura Kembali ke Layar Kaca Januari 2024

Urusei Yatsura Anime

Season kedua dari Urusei Yatsura dipastikan akan tayang perdana pada Januari 2024 di blok Noitamina di Fuji TV, sama seperti season pertamanya. Sambil merayakan pengumuman jadwal penayangannya, pihak komite produksi juga sudah merilis visual baru yang menampilkan Lum dan teman-temannya seakan melayang, termasuk beberapa karakter yang belum muncul di anime-nya.

Tentu saja, David Production bertanggung jawab dengan produksi season keduanya, dengan Takahiro Kamei menjadi sutradara dan Yuko Kakihara sebagai penulis naskah. Masaru Yokohama bertanggung jawab dalam pembuatan musik,

Sumire Uesaka akan kembali mengisi suara Lum, tokoh utama perempuan yang merupakan oni. Sementara Hiroshi Kamiya kembali berperan sebagai Ataru, tokoh utama laki-laki.

Baca juga:

Diangkat dari Manga Klasik Karya Rumiko Takahashi

Bagi yang belum tahu, Urusei Yatsura berawal dari serial manga klasik karya Rumiko Takahashi. Serial manga tersebut merupakan yang pertama bagi Takahashi sebelum menulis Ranma ½, Inuyasha, dan Rin-ne.

Urusei Yatsura pertama kali debut pada September 1978 di majalah Weekly Shonen Sunday terbitan Shogakukan sebelum berakhir pada Februari 1987. Serial anime pertamanya yang diproduksi Pierrot dan Studio Deen tayang pada 1981 hingga 1986 dan memiliki 195 episode.

Urusei Yatsura season 2 akan tayang perdana pada Januari 2024 di blok Noitamina di Fuji TV di Jepang. Pihak komite produksi akan membagikan detail lebih lanjut tentang tanggal penayangan perdana secara pasti. Kamu bisa catch-up semua episode season 1-nya di Bstation.

Valorant Ungkap Map Sunset yang Terinspirasi Los Angeles

GAMEFINITY.ID, Bandung – Valorant Champions 2023 memang sudah berakhir, tapi Riot Games mengumumkan satu lagi kejutan. Pihaknya sudah menambah map baru yang bertajuk Sunset di game FPS besutannya itu. Map terbaru itu mengambil latar Los Angeles dan telah hadir di Episode 7 Act 2 yang rilis pada 29 Agustus 2023.

Sebelum Sunset, Lotus menjadi map terbaru yang hadir di Episode 6 Act 1 pada Januari lalu. Sunset akan menjadi map ke-10 di Valorant.

Sunset, Map Baru Valorant yang Berlatar di Los Angeles

Pertama kali diperkenalkan saat Grand Final Valorant Champions 2023, Sunset merupakan map baru yang mengambil latar Los Angeles, kota yang menjadi rumah Gekko, salah satu Agent terpopuler dalam game. Map berukuran besar itu tidak memiliki gimmick tertentu, melainkan hanya fokus untuk mengontrol mid area.

“Sunset memiliki sebuah [area] mid yang cukup sulit untuk dikontrol dan tidak terlalu menguntungkan tim manapun; [map] ini sangat bagus untuk jarak rifle dan membuka banyak kesempatan bagi tim yang bisa memanfaatkannya. Kami berharap kedua tim bisa menjadikan mid control sebagai bagian penting strateginya di Sunset,” ucap Lead Map Designer Valorant Joe Lansford dilansir dari One Esports.

Valorant Sunset Map Poison Pit

Sunset juga akan memiliki beberapa fitur dari map lain. Contohnya pintu buka tutup dari Ascent dan airlock dari Lotus. Lansford menyebut Sunset akan memiliki poison pit yang menjadi ciri khasnya. Siapapun yang jatuh ke poison pit akan mulai menerima damage.

Baca juga:

Kental dengan Budaya Los Angeles

Secara artistik, map Sunset tampak berupaya untuk mereplikasi latar Los Angeles dan memiliki beberapa hal yang berkaitan dengan budayanya. Mulai dari food truck, jalan raya penuh kemacetan, mural graffiti karya seniman lokal, hingga toko bubble tea atau boba.

Valorant Sunset Map Los Angeles

“Kami mengambil banyak inspirasi artistik dari sini di halaman belakang. Kamu akan menemukan ciri khas dari budaya LA yang beragam di sekitar map. Semuanya dari food truck, macet lalu lintas, dan arsitektur art deco hingga neon sunsets,” tambah Lansford.

Seperti namanya, map Sunset berlatar waktu menjelang malam. Tidak heran neon sunset memberi map itu kesan sore hari yang hangat penuh cara, menjadikannya sebuah ciri khas dibanding map lain.

Map Sunset kini sudah hadir sebagai bagian dari Valorant Episode 7 Act II yang rilis 29 Agustus 2023.

Elon Musk Hadir di Valorant Champions 2023, Disambut Makian

GAMEFINITY.ID, Bandung – Elon Musk, miliarder yang terkenal sebagai CEO Tesla sekaligus pemilik X atau Twitter, ternyata hadir di Grand Final Valorant Champions 2023 di Los Angeles. Sayangnya, kehadirannya itu justru menuai sambutan negatif dan makian dari penonton.

Hadir di Final Valorant Champions 2023, Elon Musk Justru Dimaki Penonton!

Elon Musk booed Valorant Champions

Elon Musk menjadi salah satu selebriti yang menonton Grand Final Valorant Champions 2023. Ini tidak begitu mengejutkan mengingat Los Angeles menjadi tuan rumah championship turnamen dunia Valorant. Penonton juga bisa melihat tokoh terkenal lainnya seperti Ben Affleck.

Dalam klip stream yang dibagikan Jake Lucky, penampilan Elon Musk di Valorant Champions 2023 ternyata disambut oleh hujatan penonton. Banyak dari mereka menyerukan agar mengembalikan platform media sosial X kembali menjadi Twitter. Netizen merespon reaksi penonton terhadap Musk sambil berdiskusi tentang perubahan kebijakan kontroversial dari Twitter menjadi X.

Pemilik Tesla itu sudah menuai kritik dan kontroversi semenjak resmi mengakuisi Twitter pada akhir 2022. Ia menerapkan sederetan perubahan kontroversial yang memicu amarah netizen.

Baca juga:

Reaksi dari Deretan Streamer Terkenal

Penampilan tersebut menuai komentar dari kalangan streamer terkenal. Mereka terkejut menyaksikan pemilik Tesla itu hadir sebagai penonton Grand Final Valorant Champions 2023.

“Apa?! Di mana itu? Uh-oh … pemilik X? Itukah dia? Kami mencoba untuk menghadirkan Elon di stream. Tapi dia bilang dia terlalu keren untuk kami. Esports, bro! Please!” sahut Tarik, mantan pro player CS:GO yang sedang menggelar watch party bersama Jeremy “Disguised Toast”.

“Oh tunggu! Mereka menampilkan Elon Musk. Oh … Ada makian. Oh Tuhan. Tokoh yang sangat kontroversial. Oh tidak, sekarang dia dihujat, dia tidak akan berinvestasi di Valorant,” tambah Disguised Toast dalam membalas komentar Tarik.

Imane “Pokimane”, streamer asal Kanada, juga ikut berkomentar tentang kemunculan Elon Musk. Dirinya mengaku penasaran dengan kehadiran pemilik Tesla itu.

“Elon! Dia sedang bersama siapa? Selain anak itu. Mungkin dia hanya bersama anaknya. Yo, itu tadi, sedikit hujatan,” komentar Pokimane.

Valorant Champions 2023: Evil Geniuses Rebut Juara Dunia!

GAMEFINITY.ID, Bandung Valorant Champions 2023 akhirnya berakhir dengan kemenangan Evil Geniuses dalam menghadapi Paper Rex di pertandingan Grand Final! Tim asal Amerika Serikat itu mengejutkan semua pihak saat mencetak sebuah kemenangan bersejarah setelah sempat kesulitan dalam turnamen Valorant dari awal tahun.

Selain memenangkan Valorant Champions 2023, Evil Geniuses juga memperoleh hadiah uang tunai US$1 juta.

Evil Geniuses sempat Kalah dari Paper Rex saat Upper Bracket Final

Sebelum mencapai babak final, perjuangan Evil Geniuses bisa dikatakan sempat mengalami rintangan. Mereka menjadi tim pertama dari grup B yang lolos ke babak playoff. Tim asal Amerika Serikat itu mengalahkan Edward Gaming di Upper Bracket Quarterfinal (2-1) dan DRX di Upper Bracket Semifinal.

Langkah Evil Geniuses sempat terhalang saat mereka harus bertekuk lutut pada Paper Rex di Upper Bracket Final dengan skor 2-1. Meski begitu, mereka kembali berjaya saat melawan LOUD di Lower Bracket Final dan kembali berhadapan dengan Paper Rex di Grand Final.

Paper Rex asal Singapura juga berjaya besar di grup A sehingga menjadi tim pertama yang lolos ke playoff. Mereka mampu menghantam FUT Esports saat Upper Bracket Quarterfinal. Lebih mengejutkannya saat Upper Bracket Semifinal, Paper Rex berhasil mengalahkan LOUD, juara bertahan Valorant Champions tahun lalu.

Baca juga:

Grand Final Valorant Champions 2023 Berlangsung Sengit!

Evil Geniuses dan Paper Rex kembali bertemu pada babak Grand Final Valorant Champions 2023 pada 26 Agustus 2023. Paper Rex memulai pertandingan secara agresif pada babak pertama di map Split, mengakhiri first half dengan skor 8-4. Namun, Evil Geniuses mengubah keadaan dan memenangkan babak pertama dengan skor 13-10.

Babak kedua di map Ascent masih berawal dari serangan agresif dari Paper Rex. Tim asal Singapura itu berakhir memimpin dengan skor 7-5 first half. Meski sempat hhampiur tersusul oleh Evil Geniuses, mereka masih berjaya dan mengakhiri babak kedua dengan skor 13-11.

Tidak seperti dua babak sebelumnya, Evil Geniuses mendominasi awal babak ketiga di map Bind, mengakhiri first half dengan skor 9-3. Paper Rex sempat memenangkan dua ronde pertama di second half, pada akhirnya Evil Geniuses masih menjadi dominan dan mengakhirinya dengan skor 13-5.

Pada babak keempat, Paper Rex yang mengincar comeback di map Lotus, sempat memimpin dengan skor 7-5 I first half. Sebaliknya pada second half, Evil Geniuses bangkit kembali dengan memenangkan empat ronde pertama berturut-turut. Paper Rex kembali membalikkan keadaan menjadi imbang dengan skor 9-9. Akhirnya, Evil Geniuses berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Paper Rex pada ronde ke-23 dan merebut gelar juara dunia Valorant!

Valorant Champions 2023 Evil Geniuses won grand final trophy

Evil Geniuses berhak membawa pulang uang tunai US$1 juta, sedangkan Paper Rex yang berada di posisi runner-up memperoleh US$400 ribu. Kemenangan Evil Geniuses juga menjadi momen bersejarah, bukan hanya sebagai tim Amerika Utara yang merebut gelar juara dunia. Pelatihnya, Christine “potter” Chi menjadi perempuan pertama yang membawa timnya menang Valorant Champions. Terlebih, Demon1 berhasil debut secara membanggakan, memenangkan kejuaraan dunia Valorant pada tahun pertamanya di VCT.

VCT season berikutnya diharapkan akan dimulai pada Januari 2024.

Starfield Diklaim Jadi Game Bethesda Bug Paling Sedikit

GAMEFINITY.ID, Bandung – Apakah Starfield akan meluncur penuh dengan bug? Pertanyaan itu terpikirkan oleh penggemar menjelang perilisannya. Terlebih, Bethesda sudah memiliki reputasi merilis game yang penuh bug seperti Fallout 76 dan Redfall. Tampaknya, game sci-fi karya Todd Howard itu bisa saja menjadi game dengan bug paling sedikit yang dirilis Bethesda.

Xbox sudah Klaim Starfield jadi Game Bethesda dengan Bug Paling Sedikit

Starfield fewest buggy game from bethesda

Klaim bahwa Starfield bisa menjadi game Bethesda paling minim bug pertama kali terlontar oleh kepala Xbox Game Studios Matt Booty melalui sebuah wawancara dengan Giant Bomb Juni lalu. Ia secara berani menjanjikan game sci-fi action RPG itu tidak akan memiliki banyak bug seperti game first-party Bethesda lain saat peluncuran.

“Bekerja dengan Todd [Howard] dan timnya, aku melihat hitungan bug, haya beberapa, jika dirilis hari ini, bisa saja ini jadi game Bethesda dengan bug paling sedikit dalam peluncuran,” sebut Booty.

Klaim ini memicu skeptisme dari netizen mengingat Bethesda sudah memiliki reputasi meluncurkan game dengan penuh bug. The Elder Scrolls V: Skyrim saja menjadi salah satu contoh terkenalnya meski disambut positif oleh kritikus. Fallout 76 menjadi bukti besar untuk menguatkan reputasi tersebut. Terlebih, Redfall, game besutan Arkane, dikritik habis-habisan karena penuh bug. Reputasi inilah yang membuat penggemar sempat khawatir terhadap nasib Starfield saat peluncuran.

Baca juga:

Benarkah Jadi Game yang Paling Minim Bug dari Bethesda?

Insider Gaming telah berbicara dengan beberapa sumber anonim. Pihaknya mendapati lima sumber mengaku tidak menemukan banyak bug dalam game. Faktanya, mereka mengaku hanya menemukan satu atau dua bug selama berjam-jam menikmati gameplay.

Tyler McVicker, seorang jurnalis yang dapat memainkan Starfield lebih awal, ikut menyebut di Discord bahwa ia sudah memainkannya selama 15 jam. Dirinya mengaku tidak mendapati bug selama gameplay.

Tampaknya hal ini menjadi pertanda positif bahwa Xbox dan Bethesda akan memenuhi janji tentang peluncuran Starfield. Saking masifnya, memolesnya menjadi game yang minim hingga tidak ada bug menjadi sangat penting agar memuaskan pemain.

The Idol Resmi Dihentikan HBO setelah Satu Season!

GAMEFINITY.ID, Bandung – HBO telah resmi menghentikan serial The Idol setelah satu pertama. Artinya, serial buatan Sam Levinson dan Abel “The Weeknd” Tesyafe tidak akan kembali untuk season kedua. Kabar ini tidak begitu mengejutkan mengingat serial original HBO itu disebut-sebut sebagai salah satu serial terkontroversial sepanjang masa.

Jadi Serial Terkontroversial, The Idol Dihentikan HBO!

The Idol HBO cancelled

“The Idol menjadi salah satu program original HBO terprovokatif, dan kami puas dengan tanggapan penonton yang kuat. Setelah banyak pertimbangan, HBO, dan juga creator serta produser sudah memutuskan tidak melanjutkannya ke season kedua. Kami berterima kasih pada kreator, pemeran, dan kru atas kerja yang luar biasa,” tulis perwakilan HBO dilansir dari Variety.

Serial yang juga dibintangi Lily-Rose Depp itu tayang perdana di HBO pada 4 Juni 2023 dan langsung menjadi sorotan. Selama penayangan season pertama yang memiliki lima episode, kritikus dan penonton beramai-ramai mengkritik serial tersebut sebagai cabul dan membosankan. Faktanya, The Idol menjadi serial original HBO dengan rating terburuk di Rotten Tomatoes.

Baca juga:

Terlebih, The Idol juga sudah memicu kontroversi bahkan sebelum tayang perdana. Rolling Stone melaporkan pada Maret 2023 terdapat dugaan ketidaknyamanan pada lokasi syuting. Deadline juga menyebut syuting ulang secara ektensif dilakukan menyusul hengkangnya sutradara Amy Seimetz. Jumlah episode season pertama ikut berkurang dari enam hingga lima.

Kontroversi Picu Turunnya Angka Penonton?

HBO hanya merilis data angka penonton dua episode pertamanya. Episode perdananya menarik 913 ribu penonton di HBO dan Max pada hari penayangannya, sementara episode keduanya sedikit turun hingga 800 ribu penonton.

Episode perdananya kemudian mencapai angka 3,6 juta penonton setelah seminggu di Max. HBO mengaku episode tersebut melampaui episode pertama dari The White Lotus (3 juta pada 2021) dan Euphoria (3,3 juta pada 2019) pada jangka waktu yang sama. Sayangnya, tidak seperti The White Lotus dan Euphoria, tampaknya resepsi penonton terhadap The Idol berdampak besar pada angka penonton.

Semua episode dari The Idol bisa di-stream secara utuh eksklusif di HBO Go di Indonesia.