All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Overwatch 2 Jadi Game Terburuk Sepanjang Masa di Steam!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Tanggal 10 Agustus menjadi momen dimulainya season 6 dari Overwatch 2 yang bertajuk Invasion. Season tersebut sekaligus menjadi update terbesar. Pada tanggal yang sama, game FPS itu menjadi game Blizzard pertama yang rilis di Steam. Tentunya, pengguna platform milik Valve itu bisa menulis review sama seperti game lain.

Sayangnya, baru dua hari rilis di Steam, Overwatch 2 sudah penuh review bomb. Bahkan, dalam 48 jam saja, game FPS besutan Blizzard itu menjadi game terburuk di Steam sepanjang masa! Apa yang membuat pemain beramai-ramai memberi komentar negatif?

Penuh Review Bomb, Overwatch 2 Jadi Game Steam Terburuk Sepanjang Masa!

Overwatch 2 steam gameplay

Peluncuran Overwatch 2 mendapat sambutan buruk di Steam. Banyak dari review dari pengguna berfokus pada satu hal, yaitu monetisasi kontroversialnya. Kontroversi ini dimulai dari peluncurannya sebagai free-to-play dan menjadikan Overwatch 1 tidak bisa dimainkan lagi.

Blizzard pun sempat menjanjikan PvE Hero Mode akan hadir di Overwatch 2. Pada akhirnya, tim pengembang memilih untuk membatalkannya dan menggantikannya dengan Story Mission. Batalnya PvE Hero Mode menjadi pemicu amarah penggemar yang mempertanyakan keberadaan sekuel itu. Terlebih, penggemar merasa Story Mission yang dibanderol US$15 tidak sepadan dengan harganya.

Baca juga:

Per tulisan ini, Overwatch 2 mencapai skor 9 persen di Steam, menandakan Overwhelmingly Negative. Terdapat total keseluruhan review 87.344, berarti hanya 9 persen dari total keseluruhan review itu positif.

Bahkan lebih mengejutkannya lagi, Steam250 mencatat Overwatch 2 menduduki peringkat puncak chart game Steam terburuk sepanjang masa (saat artikel ini ditulis)! Game besutan Blizzard itu berhasil mengalahkan pemegang rekor sebelumnya, yaitu War of the Three Kingdom. Namun, perhitungan review di Steam250 tergolong sedikit lambat, maka Overwatch 2 bisa mencopot gelar yang memalukan itu.

Angka Pemain Aktif Justru Cukup Baik

Meski mendapat sambutan negatif, ternyata Overwatch 2 berhasil mencapai angka pemain yang cukup baik. Pada 11 Agustus 2023 pukul 21:00 WIB, game besutan Blizzard itu berhasil mencapai angka pemain tertingginya sebesar 75.361.

Ini menandakan masih banyak pengguna Steam yang setidaknya memainkan game FPS itu. Mungkin tidak sebesar yang diperoleh Baldur’s Gate 3 baru-baru ini, tetapi setidaknya ini pertanda angka pemain aktif Overwatch 2 di Steam masih tergolong baik.

Baca juga:

Season 6, Invasion, menjadi update terbesarnya yang sudah dipromosikan besar-besaran. Update besar itu menjadi peluang agar Blizzard bisa merebut kembali perhatian pemain game FPS itu yang tengah melesu. Bahkan, pihaknya berkolaborasi dengan John Cena hanya untuk keperluan promosi. Tentunya, tersedianya di Steam bisa mengundang pemain baru yang belum sempat mencobanya. Overwatch 2 kini tersedia di Steam.

Destiny 2: Keith David Ambil Alih Peran Commander Zavala

GAMEFINITY.ID, Bandung – Kabar wafatnya Lance Reddick tentu mengejutkan semua pihak, termasuk penggemcar Destiny 2. Banyak dari mereka bertanya-tanya tentang nasib Commander Zavala yang diperankan oleh Reddick. Bungie kini mengumumkan Keith David akan mengambil alih peran tersebut mulai dari expansion The Final Shape dan berbagai konten mendatang.

Keith David, Pengganti Lance Reddick untuk Memerankan Commander Zavala di Destiny 2

Destiny 2 Commander Zavala Keith David

“Tahun ini, kita kehilangan Lance Reddick, pengisi suara Commander Zavala dalam bahasa Inggris. Hasrat dan profesionalisme yang Lance bawa pada perannya selama dekade terakhir sangat dicintai dan tidak diragukan lagi oleh semuanya. Suara ikonik Lance membawa kita melelaui momen-momen intens dalam sejarah Destiny dan pengaruhnya pada Guardian kami, kumunitas kami, dan Bungie tidak akan terlupakan,” tulis Bungie melalui laman resminya.

Baca juga:

Bungie menyebut Commander Zavala sebagai tokoh penting dalam cerita semenjak Destiny pertama. Mereka mengumumkan perjalanan tokoh itu akan berlanjut dengan Keith David sebagai pengisi suara barunya dalam bahasa Inggris mulai dari expansion The Final Shape.

“Saya terhormat untuk melanjutkan hasil kerja keras Lance Reddick sebagai Zavala. Lance menangkap rasa integritas karakternya sangat indah. Aku akan meneruskan kerjanya,” ungkap Keith David.

Keith David tentu sudah tidak asing bagi Bungie. Ia pernah berperan sebagai The Arbiter di seri Halo 2 dan Halo 3 sebelum kembali di Halo 5: Guardians besutan 343 Industries. Peran lainnya di industri game antara lain Spawn di seri Mortal Kombat dan David Anderson di seri Mass Effect.

Di luar industri game, ia pernah berakting di sederetan Hollywood terkenal seperti Armageddon, Cloud Atlas, dan Nope. David juga pernah sebagai tokoh utama serial Greenleaf yang tayang di Oprah Winfrey Network.

Semua Dialog Rekaman Lance Reddick Takkan Dihapus

Bungie juga memastikan mereka tidak akan mengganti dan membuat ulang dialog yang sudah direkam oleh Lance Reddick. Mereka memastikan semua dialog yang diisi suara Reddick takkan tersentuh untuk berbagai perilisan yang akan datang.

Baca juga:

Lance Reddick sendiri telah meninggal dunia pada Maret lalu. Penggemar Destiny 2 berkumpul di hadapan Zavala sebagai bentuk penghormatan. Bahkan, PlayStation juga sebuah memorial untuk Reddick di Horizon: Forbidden West Burning Shores expansion.

Bungie sendiri sudah mengumumkan akan menerapkan berbagai perubahan besar mulai season 22. Season terbaru itu tampaknya akan memulai groundwork untuk expansion The Final Shape. Lebih menarik lagi, pihaknya akan menambah beberapa mode PvP baru yang menarik.

Untuk detail lebih lanjut tentang expansion terbaru Destiny 2, The Final Shape, Bungie akan menggelar Destiny Showcase pada 22 Agustus 2023.

Overwatch 2 Resmi Keluar dari Masa Early Access mulai Season 6

GAMEFINITY.ID, Bandung – Overwatch 2 baru saja memulai season 6-nya yang bertajuk Invasion pada 10 Agustus 2023. Season terbaru itu sekaligus menjadi update yang terbesar dengan menghadirkan deretan konten menarik seperti Story Mission baru, hero support baru, dan tentunya dua map baru.

Blizzard kini mengatakan season 6 sekaligus menjadi pertanda game FPS besutannya itu keluar dari early access. Tidak hanya itu, pemain PC kini bisa men-download Overwatch 2 di Steam. Tersedianya di Steam tentunya bisa membuat game live service itu menjangkau lebih banyak pemain.

Invasion Jadi Titik saat Overwatch 2 Keluar dari Early Access

Overwatch 2 out of early access

Jared Neuss selaku produser eksekutif berbicara pada reporter sebelum perilisan season 6. Sebagaimana yang dilaporkan IGN, Neuss menetapkan season terbaru tersebut menjadi titik bagi Overwatch 2 untuk keluar dari masa early access menjadi sebuah game live service secara utuh.

“Invasion jadi pertanda kami beralih dari early access. Bagi saya, ini bukanlah tentang banyaknya konten dan lebih ke sebuah pertanyaan, apakah kami menjalankan game yang kami inginkan? Apakah struktur, irama, dan banyak hal yang kami bisa buat saat perilisan membuat kami berpikir bisa keluar dari periode pembelajaran, dan juga ini, benar-benar mengoperasikan sebuah game dalam tingkat utuh? Bagi saya, Overwatch 2 Invasion jadi momen itu,” ungkap Neuss.

Neuss mengaku timnya sudah mengetahui cara lebih baik untuk mengenali jumlah player investment, mempelajari banyak hal tentang kompetitif dan menyesuaikannya.

“Bagi saya, ini menjadi saat kami beralih dari masa early access dan menjadi masa operasi live game secara utuh,” tambah Neuss.

Baca juga:

Masuk Early Access pada Awal Perilisan

Overwatch 2 pertama kali dirilis pada 4 Oktober 2023 sebagai game free-to-play dan sekuel sekaligus pengganti pendahulunya. Game besutan Blizzard itu berhasil menjangkau lebih dari 35 juta pemain yang menikmatinya pada bulan pertama.

Lambat laun, Overwatch 2 mengalami sederetan kontroversi, termasuk di antaranya batalnya mode PvE sesuai rencana awal dan menggantinya dengan Story Mission. Sebelum season 6 dimulai, Blizzard sempat mengaku player investment menurun. Tentunya, mereka berharap season terbaru itu bisa merebut kembali perhatian pemain.

Overwatch 2 kini sudah keluar dari early access. Season 6-nya, Invasion, kini sudah dimulai.

Overwatch 2: Invasion Season 6, Ilari Hadir Sebagai Hero Baru!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Setelah penantian lama penggemar, Overwatch 2 season 6 yang bertajuk Invasion akhirnya sudah dimulai pada 10 Agustus 2023. Sebelum dimulainya season terbaru itu, Blizzard akhirnya mengungkap Ilari, hero Support yang sudah lama dinanti-nantikan penggemar.

Season tersebut sekaligus menjadi update terbesar bagi game FPS besar itu. Pasalnya, Blizzard memperkenalkan tiga PvE Story Mission pertama di Overwatch 2. Terdapat pula mode baru Flashpoint dan deretan skin baru yang menjadi reward di Battle Pass. Tentunya, Blizzard mengungkap roadmap yang berisi berbagai event, limited-time mode, dan item kosmetik lain.

Ilari, Hero Support Baru di Overwatch 2

Sebelum season 6 dari Overwatch 2 dimulai, Blizzard merilis trailer untuk memperkenalkan hero Support barunya yang telah lama di-tease. Tim pengembang kemudian merilis sebuah laman blog untuk memperkenalkan lebih lanjut tentang hero terbaru tersebut, Ilari.

Overwatch 2 Ilari new support hero

Blizzard mengatakan Ilari sangat berbeda daripada hero Support lain. Hal itu karena ia memiliki toolkit yang berfokus pada damage pada musuh sekaligus bisa melakukan heal rekan timnya.

Senjatanya, Solar Rifle, bisa menembakkan sebuah sunlight beam yang bisa memicu burst damage dalam jarak jauh. Ia juga dapat menggunakan senjata itu untuk melakukan heal setiap rekan di sekitarnya.

Overwatch 2 Ilari ability

Ia memiliki Healing Pylon untuk memberi burst HP pada rekannya. Ability Outburst-nya akan mendorong mundur seorang musuh dan membantunya keluar dari bahaya. Selain itu, ia bisa menembakkan energi sinar matahari dalam bentuk bola raksasa dengan Captive Sun sebagai Ultimate Ability-nya. Jika terkena Ultimate tersebut, musuh akan mengalami Sun Struck sehingga sangat rapuh pada ledakan mematikan jika terkena terlalu banyak damage.

Pemain bisa meng-unlock Ilari dengan tiga cara. Mereka bisa mencapai tier 45 di Free Battle Pass. Jika tidak sabar ingin menggunakannya, pemain bisa membeli Premium Battle Pass. Kalau masih belum cukup, Overwatch 2 Complete Hero Collection yang sudah termasuk semua hero tersedia di In-Game Shop.

Roadmap di Season 6 Tampilkan Deretan Konten Menarik!

Overwatch 2 Season 6 roadmap

Blizzard juga merilis roadmap sebelum season 6 dimulai. Roadmap tersebut berisi sederetan konten yang sudah dan akan hadir selama season 6 berlangsung di Overwatch 2.

Overwatch 2 Season 6 story missions

Salah satunya adalah PvE Story Mission yang sudah bisa dinikmati. Terdapat tiga Story Mission yang bisa diakses, yaitu Resistance (Rio de Janeiro), Liberation (Toronto), dan Ironclad (Gothenburg).

Baca juga:

Overwatch 2 Season 6 Underworld

Sebuah co-op event baru yang berjudul Underworld juga sudah dimulai saat season 6 meluncur. Dalam event ini, pemain harus bekerja sama dengan rekannya untuk menyelamatkan Omnic yang terperangkap di Underworld sebelum Null Sector bisa menjangkaunya. Mode tersebut akan ter-update per minggu dari 10 Agustus hingga 5 September 2023. Segmen mode pertama itu mengambil latar di map King’s Row.

Overwatch 2 season 6 flashpoint

Flashpoint kini menjadi mode PvP baru. Dalam mode ini, pemain harus menguasai setiap Flashpoint yang tersebar di map. Jika berhasil menguasai tiga Flashpoint sebelum terjangkau oleh musuh, tim itu akan menang. Flashpoint tersedia di Quick Play dan bisa dimainkan eksklusif di limited-time arcade mode.

Baca juga:

Pada 5 September 2023, misi Hero Mastery akan tersedia bagi pemain Overwatch 2. Hero Mastery akan memberi pemain deretan tantangan khusus hero tertentu agar membantu mereka mempelajari untuk memainkan setiap karakter dalam game.

Terakhir, Overwatch 2 akan merayakan hari jadinya yang pertama. Maka, Blizzard akan menggelar sebuah event anniversary mulai 19 September dengan deretan limited-time mode dan item kosmetik. Pada minggu pertama, event Battle for Olympus akan kembali, sementara Starwatch akan muncul lagi pada minggu kedua. Ditambah, Mischief and Magic atau Prop Hunt akan kembali pada minggu ketiga.

Overwatch 2 season 6, Invasion, kini sudah dimulai sejak 10 Agustus 2023.

Taylor Swift Resmi Umumkan Album 1989 (Taylor’s Version)!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Satu lagi kabar gembira dari Taylor Swift yang mengejutkan penggemarnya! Swift resmi mengumumkan ia akan merilis 1989 (Taylor’s Version) sebagai album re-record berikutnya! Ia pertama kali mengumumkannya pada penonton konser di Los Angeles pada hari terakhir leg Amerika Serikat pertama dari The Eras Tour.

Ia kemudian mengumumkan melalui media sosialnya sambil mengunggah sambul album tersebut. Swift menyebut 1989 (Taylor’s Version) akan rilis pada 27 Oktober 2023.

Spekulasi dan Easter Egg 1989 (Taylor’s Version) Akan Diumumkan

Menurut Hello! Magazine, terdapat spekulasi penggemar bahwa Taylor Swift diperkirakan akan mengungkap album versi rerecord dari 1989 pada 9 Agustus. Hal ini didapat dari dua angka terakhir dari nama album itu, 89, sebagai tanggal pengungkapan tersebut.

Tanggal tersebut sekaligus menandakan delapan tahun, sembilan bulan, dan 13 hari semenjak perilisan asli 1989 pada 27 Oktober 2014. Secara spesifik, waktu tersebut menandakan 3.208 hari. Jika dijumlahkan, hasilnya menjadi angka 13. Tentunya, angka 13 menjadi angka favorit Swift. Terlebih, tanggal perilisan Taylor’s Version itu merupakan tanggal yang sama, 27 Oktober 2023.

Pada music video I Can See You yang rilis 7 Juli 2023, tanggal yang sama saat perilisan Speak Now (Taylor’s Version), terdapat cukup banyak easter egg yang menunjukkan 1989 menjadi album rerecord berikutnya. Contohnya, sebuah momen saat penampilannya di iHeartRadio Music Festival 2014 dan sebuah mobil dengan tanda bertuliskan 1989 TV.

Baca juga:

Taylor Swift Akhirnya Resmi Umumkan 1989 (Taylor’s Version)!

Album 1989 menandakan arah baru bagi Taylor Swift saat perilisan awal pada 2014. Bisa terlihat ia saat itu semakin berfokus pada genre musik pop dari country yang menjadi genre khasnya.

Taylor Swift blue dress 1989 (Taylor's Version)

Swift pertama kali mengumumkan 1989 (Taylor’s Version) saat sesi akustik menjelang akhir konser. Saat itu, ia mengenakan gaun biru. Ia menyebut 1989 menjadi album yang mengubah hidupnya berkali-kali.

“Ini adalah rekaman TERFAVORIT yang pernah kulakukan, karena 5 lagu From The Vault benar-benar gila. Aku tidak percaya lagu-lagu itu ditinggalkan. Tapi tidak lagi!” tulis Taylor Swift di media sosialnya.

Ketiga album re-record sebelumnya telah mencapai posisi puncak di Billboard 200 dan Official UK Albums Chart. Terlebih, All Too Well yang berdurasi 10 menit juga berhasil menduduki nomor satu di Billboard Hot 100.

Sebelum pengumuman 1989 (Taylor’s Version), Swift sempat merilis dua lagu dari album itu. Pertama, Wildest Dreams (Taylor’s Version) setelah lagu aslinya viral di TikTok pada 2021. Setelah itu, lagu This Love (Taylor’s Version) muncul di trailer The Summer I Turned Pretty, serial original Amazon Prime Video.

1989 (Taylor’s Version) akan rilis pada 27 Oktober 2023. Albuum tersebut sudah tersedia untuk di-preorder melalui laman resmi Taylor Swift, termasuk format kaset dan vinyl berwarna Crystal Skies Blue.

Sunny SNSD Umumkan Hengkang dari SM Entertainment, Ada Apa?

GAMEFINITY.ID, Bandung – Setelah menjadi spekulasi, Sunny SNSD (Girls’ Generation) resmi mengumumkan dirinya hengkang dari SM Entertainment setelah 16 tahun bersama. Pengumuman itu terungkap melalui akun Instagram pribadinya. Sunny menjadi anggota kelima yang hengkang dari agensi setelah Jessica, Tiffany, Seohyun, dan Sooyoung.

Sunny SNSD Tulis Surat untuk Penggemar

Sunny SNSD SM Entertainment

Sunny SNSD atau lebih dikenal dengan nama asli Lee Soon-kyu menyampaikan sebuah surat melalui akun Instagram resminya. Dirinya secara personal mengumumkan keluar dari agensi yang sudah membesarkan namanya itu pada 8 Agustus 2023 pada penggemar.

“Hari ini, Aku ingin mengucapkan terima kasih pada SM Entertainment yang telah memberi bantuan besar jadi Lee Soon-kyu yang berusia 19 tahun bisa debut sebagai Sunny Girls’ Generation,” tulis Sunny melalui surat yang diterjemahkan oleh Soompi.

Ia juga berterima kasih pada penggemar telah mendukung dirinya semenjak debut sebagai anggota Girls’ Generation atau Sonyeo Shidae. Kini, Girls’ Generation tengah merayakan hari jadi debutnya ke-16. Mereka debut dengan single Into the New World pada Agustus 2007.

“Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada para manajer yang sudah bekerja sama dan berbagi suka serta duka sambil melakukan promosi di industri hiburan selama 16 tahun, juga pada semua karyawan yang sudah membantu kita menyebarkan energi positif melalui musik bagus dan sisi baik kami melalui beragam pertunjukan dan konten,” lanjut Sunny SNSD.

Sunny menjadi anggota kelima anggota Girls’ Generation yang keluar dari SM Entertainment. Jessica menjadi anggota pertama yang hengkang dari agensi dan juga grup pada 2015.

Selanjutnya, Tiffany, Sooyoung, dan Seohyun menjadi anggota selanjutnya yang keluar dari agensi tanpa meninggalkan grup. Ketiganya masih terlibat dalam album Forever 1 yang rilis pada Agustus 2022. Album tersebut menjadi comeback terbaru dari Girls’ Generation sebagai girl group beranggotakan delapan orang.

Baca juga:

Sooyoung SNSD dan BoA Beri Dukungan

Hengkangnya Sunny SNSD tentu mendapat sambutan dan dukungan dari penggemar. Tentunya, hal ini termasuk sesama public figure seperti Sooyoung SNSD dan BoA.

“Sunny, aku akan selalu mendukungmu, dan aku akan selalu bersamamu,” tulis Sooyoung.

“Kami akan mendukung Sunny di manapun,” komentar BoA.

Saat ini, masih belum diketahui apakah Sunny akan tetap menjadi anggota SNSD setelah hengkang dari SM Entertainment.