All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Apex Legends: Mengenal Karakter Wattson, Guide Gameplay

GAMEFINITY.ID, Bandung Wattson merupakan Legend Controller di Apex Legends yang terkenal dengan kemampuan defensive-nya. Ia pertama kali diperkenalkan pada season 2 yang bertajuk Battle Charge. Sebelum season 2, hanya Gibraltar yang menjadi Legend dengan kemampuan defensive tinggi. Berkat ability-nya, Wattson bisa menjadi andalan untuk melindungi squad-nya selama bertarung.

Wattson cocok bagi pemain yang tidak terlalu mahir melakukan kill. Namun, ia bisa mengamankan defense dengan mengontrol area di sekitar untuk squad-nya.

Wattson sebenarnya bernama asli Natalie Paquette, putri dari Luc Pauette, ketua insinyur listrik Apex Games.  Natalie mulai tertarik dengan listrik yang menenangkan sifat hiperaktifnya. Ia pun tertarik dengan dunia insinyur. Ia membantu ayahnya untuk membuat Modified Containment Ring untuk kompetisi.

Sayangnya, ayahnya meninggal dunia saat Ring tersebut diperkenalkan pada Apex Games. Setelah berlama-lama di balik layar, ia memutuskan untuk berpartisipasi dalam permainan hidup dan mati berkat ajakan para kompetitor.

Mengenal Ability Wattson di Apex Legends

Passive Ability: Spark of Genius

Apex Legends Wattson Spark of Genius

Spark of Genius menjadi Passive Ability milik Wattson. Ability ini mengandalkan Ultimate Accelerant me-recharge gauge Ultimate Ability. Ia dapat memegang dua Ultimate Accelerant di slot inventory-nya. Ability ini bisa menjadi andalan untuk segera menggunakan Ultimate Ability.

Passive Ability ini juga membuat Wattson healing 1 Shield Point selama dua detik jika tidak terkena damage selama dua detik. Memang terdengar lambat, tapi jika tidak dalam situasi bertarung, ia bisa menghemat battery dan shield cell untuk me-recharge shield. Namun, pemain tidak boleh selalu bergantung dengan Passive Ability ini untuk me-recharge shield.

Tactical Ability: Perimeter Security

Apex Legends Wattson Perimeter Security

Perimeter Security merupakan Tactical Ability Wattson yang membuatnya menaruh node. Jika menempatkan setiap node saling berdekatan, ia bisa membuat pagar listrik yang memicu damage dan memperlambat musuh. Namun, jika ia atau rekan squad melewatinya, pagar itu akan nonaktif selama 0,4 detik.

Ability ini memiliki cooldown 15 detik per node-nya, sementara Wattson hanya bisa memegang empat node pada waktu yang bersamaan. Ia dapat menempatkan maksimal 12 node di map untuk membentuk pagar listrik.

Mengingat benda ini mudah sekali hancur akibat tembakan, sebaiknya tempatkan node di dalam sebuah gedung dan sembunyikan dengan baik. Alternatifnya, jika sedang dalam kejaran musuh, buat pagar listrik untuk memperlambat mereka. Ditambah lagi, Wattson akan mengingatkan squad-nya tentang lokasi pagar listrik yang ia tempatkan.

Ultimate Ability: Interception Pylon

Apex Legends Wattson Interception Pylon

Terakhir, Ultimate Ability-nya, Interception Pylon, membuatnya menempatkan sebuah pylon listrik mematikan. Pylon tersebut membuat setiap granat dan serangan udara hancur serta tidak berguna. Pada saat yang sama, Pylon ini juga melakukan healing Shield Point.

Ability ini memiliki cooldown tiga menit. Namun, hanya satu Pylon yang bisa ditempatkan di map hingga hancur. Pylon tersebut memiliki 150 Health Point dan bisa me-recharge 1 Shield Point selama 0,2 detik hingga total 250 Shield Point bagi semua Legend di sekitarnya, baik rekan atau musuh. Terlebih, Pylon tersebut bisa me-recharge Tactical Ability milik Wattson lebih cepat. Jika mengombinasikan ketiga ability milik Wattson, pemain bisa membuat pertahanan tingkat tinggi dalam waktu cepat.

Baca juga:

Rekomendasi Legend untuk Kombinasi Wattson di Apex Legends

Wattson menjadi Legend yang berfokus pada defense dan bisa membat area aman untuk squad-nya. Tentunya, semua ability-nya itu tidak terlalu cocok bagi squad yang ingin mengandalkan serangan dalam battle. Kelemahan terbesarnya terlihat saat situasi combat, ia tidak bisa menggunakan ability-nya secara efisien.

Namun, ia bisa menjadi berguna dan sangat kuat jika ia berhasil bertahan lama hingga beberapa ronde terakhir selama match. Inilah mengapa Ultimate Ability-nya bisa menjadi sangat berguna saat momen-momen terakhir match untuk healing Shield Point setiap rekan squad-nya.

Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, berikut adalah rekomendasi komposisi tim untuk Wattson di Apex Legends:

  • Caustic dan Rampart: Bagi yang ingin squad penuh defensive, Caustic dan Rampart cocok untuk menjadi rekan squad Caustic dapat menggunakan perangkap gasnya untuk bertahan, sementara Ultimate milik Wattson bisa melindungi ability Rampart dari berbagai senjata peledak. Tentunya, Ultimate milik Caustic memiliki kemampuan offensive untuk melakukan penyerangan. Tactical Ability ketiganya bisa memperlambat atau menghalangi musuh yang menyerang.
  • Caustic dan Lifeline: Alternatifnya, Rampart bisa diganti dengan Lifeline. Caustic masih bisa menguasai area dengan perangkap gasnya bersama dengan ability Tidak hanya ability defensive Wattson dan Caustic, drone healing milik Lifeline bisa dikombinasikan dengan shield regeneration dari Wattson demi membantu menghemat sumber daya. Selama bisa menguasai sebuah bangunan, terutama zona terakhir, komposisi tim ini akan bersinar.

Apex Legends Season 17 Tidak Sesuai Harapan secara Finansial

GAMEFINITY.ID, Bandung – EA telah menyebut bahwa Apex Legends season 17 ternyata tidak memenuhi ekspektasi secara finansial. Meski game battle royale besutan Respawn Entertainment itu dapat mempertahankan 18 juta pemain aktif bulanan, nyatanya target keuntungan tidak tercapai.

Biasanya, EA membanggakan performa Apex Legends secara finansial di seiap earning call-nya. Kali ini, mereka cukup kecewa dengan situasi yang dialami saat season 17. Apa yang terjadi?

EA Akui Apex Legends Season 17 Tidak Memenuhi Harapan

Apex Legends Season 17 Revenant

Apex Legends Season 17 yang bertajuk Arsenal pertama kali telah dimulai pada 9 Mei 2023. Season terbaru itu menghadirkan Ballistic sebagai Legend baru. Selain itu, beberapa perubahan pun diterapkan, khususnya pada map World’s Edge, Firing Range, dan Ranked Mode. Season ini sekaligus memperkenalkan sistem Weapon Progression.

Meski sudah dinantikan penggemar, ternyata season 17 dari Apex Legends kurang begitu memenuhi ekspektasi. Tidak sedikit pemain uamg menilai berbagai perubahan pada Ranked Mode sangat buruk. EA mengecap hal ini memicu kurangnya engagement dan pemasukan ekonomi.

“Apex Legends merupakan IP original yang sangat sukses bagi EA dengan komunitas pemain setia kuat.Pada kuartal ini, penghasilan netto dibawah ekspektasi karena season 17 tidak memenuhi harapan,” ungkap Stuart Canfield selaku CFO EA dalam earning call EA.

“Tim [Respawn] telah membuat beberapa perubahan inovatif, kreatif, dan sangat menarik di season 17 yang sayangnya tidak memenuhi ekspektasi. Ini juga berkaitan untuk menguatkan bahwa kami berada di kuartal sangat kompetitif. Tim [Respawn] telah bekerja sangat keras untuk membuat perubahan cepat dan merespon feedback serta reaksi komunitas,” tutur Andrew Wilson selaku CEO EA.

Baca juga:

Apa Selanjutnya di Season 18?

Setelah kekecewaan pada season 17, Apex legends akan memulai season 18 pada 8 Agustus. Sama seperti season 16, season terbaru itu tidak akan menghadirkan Legend baru. Meski begitu, Revenant akan di-rework sebagai Revenant Reborn. Sebuah trailer bertajuk Kill Code Part 2 sudah menunjukkan Revenant telah memiliki penampilan dan ability baru.

Respawn juga berjanji akan menerapkan perubahan pada Ranked System. Harapannya, engagement penggemar akan meningkat. Dengan begitu, penghasilan akan naik. Apex Legends season 18 akan dimulai pada 8 Agustus 2023.

EP Terbaru NewJeans, Get Up, Debut di No. 1 di Billboard 200

GAMEFINITY.ID, Bandung – NewJeans telah berhasil mencetak sejarah di chart Billboard 200 dengan EP terbaru, Get Up. Tidak hanya itu, tiga lagu dari EP terbarunya itu berhasil masuk chart Billboard Hot 100, menjadikannya sebagai artis K-pop perempuan yang memegang prestasi itu dalam sejarah chart lagu terbesar di Amerika Serikat itu.

Get Up merupakan EP atau minialbum kedua dari NewJeans setelah kesuksesan besar EP sebelumnya, OMG. Terdapat tiga single dari EP tersebut, yaitu Super Shy, Cool with You, dan ETA. Tidak heran ketiganya menuai perhatian besar dari penikmat musik.

EP Terbaru NewJeans, Get Up, Capai Posisi Puncak di Billboard 200!

NewJeans Get Up EP debuted at no1 on Billboard 200

Melalui laman resminya, Billboard mengumumkan EP Get Up oleh NewJeans mencapai nomor satu di chart Billboard 200. Ini menjadi kali pertama bagi girl group asuhan ADOR itu berhasil muncul di chart album terbesar di Amerika Serikat tersebut. Tidak hanya itu, prestasi ini sekaligus menandakan album nomor satu pertama mereka.

Billboard menyebut Luminate (sebelumnya Nielsen Music) Get Up telah mencapai angka total skor 126,500 unit album pada periode 21-27 Juli 2023. Total skor itu terdiri dari 101.500 album yang terjual dan 24.500 ekuivalen streaming album.

Baca juga:

Prestasi ini menjadikan NewJeans sebagai girl group kedua yang mencapai nomor satu dalam setahun terakhir setelah Blackpink dengan Born Pink pada September lalu. Sebelum Blackpink, sebuah girl group mencapai posisi puncak Billboard 200 terakhir kali adalah Danity Kane dengan album Welcome to the Dollhouse pada April 2008.

Jika menghitung boy band atau artis laki-laki, NewJeans menjadi artis K-pop keenam yang mencapai posisi puncak di Billboard 200. Selain Blackpink, keempat grup K-pop yang mencapai prestasi serupa di antaranya BTS, SuperM, Stray Kids, dan TXT.

Tiga Lagunya Berhasil Masuk Chart Billboard Hot 100!

NewJeans Get Up EP on Billboard 200

Sementara itu, dua single terbaru NewJeans dari EP Get Up. Cool with You dan ETA, berhasil masuk chart Billboard Hot 100. Cool with You berhasil debut di posisi ke-93, sementara ETA masuk di posisi ke-81.

Baca juga:

Super Shy, pre-release single-nya, berhasil naik ke posisi ke-48 pada minggu ketiganya di Hot 100. Ini menjadikannya single NewJeans dengan peringkat tertinggi sejauh ini. Hasil ini, bersama dengan Cool with You dan ETA, menjadikan NewJeans sebagai artis K-pop perempuan yang berhasil masuk Hot 100 dengan tiga lagu dalam satu minggu.

EP terbaru NewJeans, Get Up, kini sudah bisa diperdengarkan di berbagai layanan streaming.

Game Battlefield Berikutnya Jadi Reimagination Franchise

GAMEFINITY.ID, Bandung – EA akhirnya mulai membocorkan detail tentang entri terbaru Battlefield. Saat ini, franchise FPS militer itu bisa dibilang cukup meredup karena Battlefield 2042 tidak memperoleh angka penjualan sesuai target perusahaan. Penggemar menginginkan entri berikutnya itu jauh lebih baik dan sukses daripada sebelumnya.

EA Sebut Battlefield Selanjutnya sebagai Reimagination untuk Franchise

Next Battlefield reimagination

Pada earning call EA untuk kuartal pertama tahun 2024, Andrew Wilson selaku CEO memberikan bocoran tentang game terbaru Battlefield. Ia mengaku game tersebut akan menjadi reimagination bagi franchise sekaligus akan memiliki “ekosistem yang benar-benar terhubung”.

Mei lalu, pada briefing perusahaan sebelumnya, Wilson mengatakan Battlefield akan kembali dengan cara baru yang gahar. Sama seperti sebelumnya, EA masih bungkam membocorkan lebih banyak detail tentang entri terbaru itu.

Baca juga:

Gamespot mencatat bahwa EA sedang membuat beberapa pengalaman Battlefield. Hal ini sudah termasuk sebuah single-player campaign dari Ridgeline Studios, studio baru di bawah pimpinan Marcus Lehto, kreator Halo. DICE juga sedang membuat pengalaman multiplayer baru. Satu lagi studio, Ripple Effect, sedang membuat penngalaman franchise baru yang disebut akan melengkapi dan membangun pondasi franchise. Ada kemungkinan ketiga hal ini bisa disebut sebagai “ekosistem yang benar-benar terhubung”.

Jadi Harapan Baru setelah Kesuraman yang Dialami Franchise?

Next Battlefield reimagination

Sudah menjadi rahasia umum bahwa peluncuran Battlefield 2042 penuh bencana. Mulai dari minim konten dan fitur, masalah teknis, hingga beberapa perubahan signifikan pada gameplay. Hal ini memicu game FPS besutan DICE itu sebagai salah satu game terburuk di Steam. Bahkan, EA mengakui penjualan game tersebut tidak mencapai target yang diharapkan.

Baca juga:

Terlebih, Battlefield Mobile, game mobile dari franchise, ikut batal rilis. EA bahkan menutup developer game mobile tersebut, Industrial Toys. Pengumuman ini muncul bersama dengan penutupan Apex Legends Mobile yang ditutup awal Mei lalu.

Setidaknya, penggemar mengakui Battlefield 2042 sudah lebih baik dari sebelumnya. Namun, entri terbaru franchise FPS itu telah memasuki tahun kedua perilisan. GameRant menyebut biasanya EA meluncurkan entri terbaru Battlefield setiap dua atau tiga tahun. Berarti entri selanjutnya kemungkinan besar akan meluncur paling lambat pada 2024.

EA sudah menyebut pihaknya percaya diri dengan arah baru Battlefield pada entri terbarunya. Penggemar pastinya berharap banyak franchise FPS ikonik itu bisa bangkit kembali dan sesuai harapan.

Deretan Game Xbox di Booth Terbesarnya di Gamescom 2023

GAMEFINITY.ID, Bandung – Microsoft telah mengungkap rencana Xbox di event Gamescom 2023. Pihaknya berjanji akan menggelar booth terbesar yang pernah mereka buat di event game terbesar tersebut. Penggemar tentunya akan semakin menikmati deretan game yang akan datang di booth tersebut.

Gamescom 2023 sendiri akan digelar di Cologne, Jerman pada 23-27 Agustus. Sebelumnya, Gamescom Opening Night Live, showcase pembuka yang dibawakan Geoff Keighley, akan digelar pada hari sebelumnya, 22 Agustus. Deretan publisher besar lain seperti Nintendo akan ikut tampil dan menjajakan booth masing-masing di event game itu.

Xbox Janjikan Booth di Gamescom 2023 Menjadi yang Terbesar!

Melalui laman resminya, Microsoft memastikan booth Xbox akan menjadi terbesar yang mereka pernah gelar di Gamescom. Booth tersebut akan memamerkan lebih dari 30 judul game yang tersebar di lebih dari 150 gaming station dan pengalaman. Mereka juga akan mempromosikan beberapa game-nya di sebuah teater berkapasitas 300 tempat duduk. Xbox FanFest juga dipastikan akan kembali selama event ersebut.

Microsoft juga akan menggelar event livestream Xbox: Live from the Showfloor bagi yang tidak bisa datang ke Gamescom 2023 secara langsung. Event tersebut akan menampilkan wawancara dengan tim developer dan deep dive gameplay.

Contoh Game yang Akan Tampil di Booth

Xbox on Gamescom 2023 with Starfield and Forza Motorsport

Xbox mengumumkan terdapat deretan game yang akan tampil. Pertama, Starfield besutan Bethesda Game Studios yang sudah dinanti akan tampil dengan exclusive theatre presentation. Begitu juga dengan Forza Motorsport (Turn 10 Studios), Ara: History Untold (Oxide Games), dan Towerborne (Stoic).

Namun, tampaknya demo untuk Starfield, Forza Motorsport, dan Ara: History Untold tidak akan tersedia selama event, sementara demo Towerborne justru disebut tersedia. Konten terbaru dari The Elder Scrolls Online dan Microsoft Flight Simulator akan ikut dipamerkan.

Baca juga:

Berbagai game dari pengembang pihak ketiga juga akan menyediakan demo di booth Xbox. Contoh dari deretan game tersebut di di antaranya sebagai berikut:

  • Armored Core VI: Fires of Rubicon (From Software dan Bandai Namco)
  • Cyberpunk 2077: Phantom Liberty (CD Projekt Red)
  • Payday 3 (Overkill Software dan Starbreeze Studio)
  • Persona 5 Tactica (Sega Atlus)
  • Stalker 2 (GSC GameWorld)

Gamescom 2023 akan dimulai dengan Gamescom Opening Night Live pada 22 Agustus 2023. Event game terbesar itu dijadwalkan berakhir pada 27 Agustus.

Nintendo Switch 2, Konsol Generasi Baru Nintendo

GAMEFINITY.ID, Bandung – Detail terbaru tentang konsol next-gen Nintendo atau saat ini lebih dikenal sebagai Nintendo Switch 2 telah terungkap menurut rumor. Konsol terbaru Nintendo itu disebut-sebut akan rilis pada 2024. Namun, ini baru desas-desus yang telah beredar, pasalnya detail spesifiknya masih menjadi rahasia bagi perusahaan.

Selama enam tahun terakhir, Nintendo Switch berhasil mencapai kesuksesan gemilang sebagai salah satu konsol terlaris sepanjang masa. Keberhasilan ini berkat deretan game eksklusifnya seperti Mario Kart 8 Deluxe, Animal Crossing: New Horizons, dan The Legend of Zelda: Breath of the Wild.

Nintendo Switch 2 Disebut Akan Rilis 2024

Nintendo Switch 2 leak 2024

VGC melaporkan beberapa orang dalam menyebut konsol next-gen Nintendo atau lebih dikenal sebagai Nintendo Switch 2 akan rilis pada paruh kedua 2024. Disebutkan pula bahwa beberapa studio yang menjadi mitra kunci sudah memiliki development kit untuk konsol tersebut.

Dipercaya pula Nintendo ingin memastikan stok konsol next-gen besutan mereka itu tersedia sangat banyak sebelum siap dirilis tepat pada waktunya. Tujuannya agar menghindari masalah serupa saat awal perilisan PlayStation 5 dan Xbox Series X|S yang memiliki masalah sumber daya, terutama suku cadang.

Detail Konsol Next-Gen Nintendo Sejauh Ini Menurut Rumor

Dua sumber membeberkan pada VGC mengenai detail konsol next-gen Nintendo. Mereka menyebut Nintendo Switch 2 bisa saja menggunakan layar LCD alih-alih Premium OLED seperti pendahulunya. Keputusan ini dipercaya demi mengurangi anggaran pembuatan.

Tentunya, konsol next-gen Nintendo itu masih memiliki fitur ‘Portable Mode’, persis seperti Switch. Nintendo Switch 2 juga masih memiliki slot cartridge untuk memainkan game fisik.

Saat ini, belum diketahui apakah Nintendo Switch 2 akan mendukung backward compatibility untuk game Switch, baik fisik dan digital. Hal ini masih menjadi kekhawatiran semua pihak apakah konsol baru Nintendo itu masih bisa digunakan untuk bermain game dari Switch. Publisher pihak ketiga mengungkap kekhawatirannya bahwa legacy support untuk game Switch mereka bisa berdampak buruk penjualan judul untuk konsol next-gen.

Baca juga:

Sejauh ini, Nintendo masih memiliki beberapa game yang akan rilis di Switch setelah kesuksesan besar The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom. Nintendo Direct Juni lalu mengungkap sederetan game yang akan hadir, yakni Detective Pikachu Returns, Super Mario RPG remake, dan Super Mario Wonder.

Sejauh ini, Nintendo enggan membeberkan detail lebih lanjut tentang konsol next-gen mereka itu.

Editor: Zeinal Wujud