All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Stumble Guys Segera Rilis di Konsol! Xbox Dapat Duluan!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Stumble Guys, game battle royale obstacle course yang mengikuti formula Fall Guys, telah mengejutkan semua orang dengan popularitasnya. Baru-baru ini, Kitka Games dan Scopely mengumumkan game besutan mereka itu akan merambah ke konsol, dengan konsol Xbox kebagian terlebih dahulu.

Meski pada awalnya dicap sebagai clone Fall Guys, Stumble Guys berhasil bersinar dan menjangkau audiens lebih luas. Kitka Games memanfaatkan game besutan mereka itu dalam platform PC dan mobile serta free-to-play (Fall Guys awalnya rilis sebagai game berbayar hingga 2022 saat menjadi free-to-play dan saat ini belum tersedia di mobile).

Baca juga:

Stumble Guys Akan Rilis di Konsol Xbox dengan Fitur Cross-Play dan Cross-Progression!

Terungkap saat ID@Xbox Showcase, sebuah event showcase game indie yang akan datang di Xbox, Stumble Guys dipastikan akan mendapat versi konsolnya. Konsol Xbox One dan Xbox Series X|S menjadi konsol pertama yang kebagian, sementara konsol lain seperti PlayStation dan Nintendo Switch akan menyusul.

Kabar baiknya lagi, Stumble Guys versi Xbox akan menyediakan fitur cross-platform. Pemain yang sebelumnya menikmati versi PC dan mobile-nya bisa menggiring progession-nya saat bermain di versi konsolnya. Sementara itu, fitur cross-play akan tersedia setelah peluncuran, maka pemain PC, mobile, dan konsol bisa bermain bersama secara online.

Popularitas Tetap Meroket, Apa yang Membedakannya dengan Fall Guys?

Stumble Guys on Xbox

Dilansir dari Polygon, Scopely mengaku Stumble Guys konsisten memiliki total puluhan ribu pemain aktif per minggunya. Mereka menyebut kesuksesan itu berkat matchmaking yang cepat dan setiap round-nya berdurasi 90 detik. Keunggulan lainnya adalah tersedianya di mobile, sesuatu yang menjadi kekurangan bagi Fall Guys.

Awalnya, Stumble Guys sering sekali disebut sebagai clone Fall Guys secara konsep dan tone wacky-nya. Namun, Kitka Gams dan Scopely telah berupaya keras untuk membuat game besutan mereka itu berbeda dan memiliki ciri khas. Mereka menambah sederetan minigame unik ke dalam playlist seperti kart racing dan first-person shooter. Lebih menariknya lagi, terdapat fitur Tournament di mana pemain dapat saling bersaing demi memenangkan grand prize berupa Gems.

Stumble Guys akan segera tersedia di Xbox One dan Xbox Series X|S. Bagi pemain Xbox yang berminat, kalian bisa melakukan pre-register di laman resminya dan dapatkan kesempatan mendapat keuntungan seperti akses beta serta reward.

Zombieverse, Reality Show Survival Bertema Zombie Tayang Agustus!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Netflix telah merilis teaser dari Zombieverse, reality show survival Korea Selatan bertema Zombie berlata di Seoul. Reality show original Netflix itu akan rilis dengan semua episode sekaligus pada 8 Agustus 2023. Cast dari reality show itu berisi para selebriti yang berperan sebagai survivor di sebuah zombie apocalypse.

Zombieverse, Reality Show Survival Korea Berkonsep Zombie Apocalypse

Teaser yang dirilis Netflix memperlihatkan para cast atau kontestan berupaya untuk melarikan diri dari gerombolan zombie di Seoul. Sambil menghindari gigitan zombie, mereka juga harus mencari makanan, transportasi, tempat berlindung, dan lainnya untuk bertahan. Jika mereka tergigit, mereka akan gugur. Ada juga misi harian yang harus mereka selesaikan.

Reality show ini menggunakan trope dan format yang terinspirasi dari deretan serial televisi bertema zombie seperti The Walking Dead dan All of Us Are Dead. Tentu ini bukan pertama kali sebuah reality show berkonsep zombie apocalypse muncul. Deadline memberi contoh I Survived a Zombie Apocalypse sempat tayang di BBC Three di Inggris pada 2015.

“Akan ada para zombie baru, survivor, dan deretan adegan unik, semuanya belum pernah terlihat dalam proyek bertema zombie yang sudah ada,” sebut sutradara Zombieverse Park Jin-kyung.

Zombieverse sebenarnya pertama kali diumumkan tahun lalu oleh Netflix. Hingga kini, detail tentang reality show ini belum begitu terdengar.

Baca juga:

Melibatkan Selebriti Korea sebagai Cast

Zombieverse cast

Zombieverse akan melibatkan sederetan selebriti terkenal Korea sebagai cast atau survivor yang harus bertahan. Kontestan tersebut sudah termasuk Tsuki dari girl group Billlie, pemeran Sweet Home Lee Si-young, komedia Park Na-rae, mantan pitcher baseball Yoo Hee-kwan, rapper dan bintang 2 Days 1 Night DinDin, dan Kim Jin-young dari Single’s Inferno 2.

Di balik layar, tim art di balik All of Us Are Dead dan tim koreografer Kingdom juga terlibat dalam produksi. Tim produser juga termasuk Park Jin-kyung, kreator My Little Television, dan Moon Sang-don, kreator Hey! First Time in Korea?.

Zombieverse akan tayang perdana pada 8 Agustus 2023 eksklusif di Netflix.

Threads Picu Kekhawatiran Tentang Privasi Data

GAMEFINITY.ID, Bandung – Meta telah meluncurkan Threads, media sosial terbaru mereka yang akan menjadi saingan berat Twitter. Semenjak pengumuman dan peluncurannya, kontroversi pun berdatangan.

Elon Musk mengancam membawa Meta ke jalur hukum karena pencurian hak rahasia dagang dari Twitter. Terlebih lagi, berbagai pihak, termasuk para ahli, mengungkap kekhawatiran mereka pada privasi dan pengumpulan data.

Para Ahli Ungkap Kekhawatiran Terhadap Threads karena Privasi

Threads Like Twitter
Threads New Apps From Meta

Meski Threads sudah mengalami peluncuran secara masif, para ahli privasi mengungkap kekhawatirannya perihal pengumpulan data pengguna oleh Meta. Mereka mengingatkan hanya beberapa pengguna yang menyadari berapa banyak informasi terkumpul oleh data.

Ditambah, peluncuran Threads di Uni Eropa masih tertunda. Uni Eropa menganggap Meta belum jelas dalam menangani data pengguna dan membagikannya pada berbagai platform miliknya, termasuk Threads.

“Beberapa kekhawatiran privasi dengan Threads berkaitan dengan jejak Meta dalam praktik privasinya. Saya belum melihat bukti bahwa Meta benar-benar transparan tentang penggunaan data pribadi sensitive atau hanya sekadar ingin mengumpulkan data itu,” ungkap Calli Schroeder, global privacy counsel Electronic Privacy Information Center dilansir dari The Guardian.

Meta selama ini telah tersandung kontroversi tentang pengumpulan data pribadi pengguna. Contoh terkenalnya adalah skandal Cambridge Analytica pada 2018, yaitu skandal kebocoran data 87 juta pengguna Facebook. Meta kemudian sepakat untuk membayar denda sebesar US725 juta, jumlah yang dipercaya sebagai denda terbesar dalam sejarah tuntutan class action di Amerika Serikat tentang privasi data.

Baca juga:

Tidak Jauh Berbeda dari Facebook dan Instagram?

Hal ini tidak mengejutkan mengingat Meta memiliki kebijakan privasi dan model bisnis seperti platform milik Meta lainnya seperti Facebook dan Instagram. Semua platform milik Meta itu akan mengumpulkan banyak data dari pengguna. Termasuk di antaranya informasi kesehatan dan riwayat browsing.

The Guardian juga menyebut tujuan Meta untuk mengumpulkan data hanyalah untuk pengiklan. Threads sama sekali belum menyediakan iklan. Namun, menurut para ahli, Meta kemungkinan besar akan membuka lowongan iklan untuk media sosial baru mereka itu.

Meta belum menganggapi kabar kekhawatiran tentang penggunaan data pengguna dan privasi di Threads.

Sony Akan Luncurkan PlayStation 5 Slim Tahun Ini?

GAMEFINITY.ID, Bandung – Baru-baru ini kabar Sony akan meluncurkan PlayStation 5 Slim menguat karena ungkapan Microsoft. Microsoft menyebut model terbaru PS5 itu akan rilis tahun ini saat persidangannya melawan Federal Trade Commission perihal akuisisi Activision Blizzard.

Microsoft Percaya PlayStation 5 Slim Akan Rilis Tahun Ini

PlayStation 5 Slim Project Q

Menurut sebuah dokumen persidangan, Microsoft mengklaim Sony akan merilis PlayStation 5 Slim seharga US$399,99 tahun ini. Pihaknya juga menyebut Sony memiliki versi handheld dari PS5 yang akan segera rilis. Versi handheld itu kemungkinan berkaitan dengan Project Q, konsol handheld yang berfokus pada streaming game PlayStation 5 melalui Wi-Fi menggunakan Remote Play.

Baca juga:

“PlayStation tampaknya menjual Digital Edition yag lebih ekonomis senilai US$399,99, dan tampaknya akan merilis PlayStation 5 Slim tahun ini dengan harga yang sama,” ungkap dokumen tersebut.

Insider Gaming bahkan menyebut PlayStation 5 Slim memiliki disc drive detachable dan hampir mirip dengan model PS5 yang saat ini dikenal sekarang  Namun, klaim yang didapat itu tidak diketahui sumbernya.

Kabar PlayStation 5 ini tidak begitu mengejutkan bagi penggemar setianya. Pasalnya, Sony sudah merilis versi slim dari konsol sebelumnya. PlayStation 4 Slim telah rilis pada 2016 sebagai pengganti model PS4 standar dan juga PS4 Pro setelahnya.

Pada generasi konsol sebelumnya, Microsoft merilis Xbox One S tiga tahun setelah perilisan Xbox One. Model konsol lebih mutakhirnya, Xbox One X, dirilis kurang lebih satu tahun setelahnya. Namun, boss Xbox Phil Spencer mengatakan Microsoft mungkin akan mengambil pendekatan yang berbeda. Ia merasa tidak begitu diperlukan untuk merilis upgrade konsol Xbox pada pertengahan cycle.

Microsoft sebut Xbox Kalah di Perang Konsol

Pada dokumen yang sama, pihak Microsoft berupaya untuk meyakinkan Hakim Jacqueline Scott Corley bahwa Nintendo Switch seharusnya berada di pasar yang sama dengan PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Argumen tersebut dipercaya akan menguatkan bahwa Xbox tetap kalah di perang konsol.

Faktanya, hal ini disetujui oleh pihak hakim. Beliau tidak menyetujui FTC yang berpendapat bahwa Nintendo Switch tidak relevan dan sangat berbeda dengan PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.

Saat ini Sony menolak untuk berkomentar tentang PlayStation 5 Slim.

Cover EA Sports FC 24 Ultimate Edition Jadi Bahan Lelucon Netizen

GAMEFINITY.ID, Bandung – EA Sports baru-baru ini merilis sampul atau cover dari EA Sports FC 24. EA Sports FC sendiri merupakan rebranding dari FIFA besutan EA Sports setelah kontrak lisensi dengan FIFA berakhir. Tampaknya penggemar semakin semangat untuk menyaksikan arah baru dari franchise game sepak bola besutan EA itu.

Sampul EA Sports FC Ultimate Edition memperlihatkan 31 pesepak bola ikonik dari masa lalu dan masa kini. Ironisnya, pemain menilai wajah pemain sepak bola di sampul game itu sangat aneh. Tidak sedikit dari mereka yang menjadikan hal ini sebagai lelucon dan ladang meme.

Sampul EA Sports FC 24 Terungkap!

EA Sports FC 24 Ultimate Edition Cover

EA mengungkap sampul EA Sports FC 24 Ultimate Edition, di media sosialnya. Meski Standard Edition belum terungkap, bintang Manchester City Erling Haaland yang menjadi sensasi baru-baru ini dilaporkan tampil di sampul tersebut

Sampul dari Ultimate Edition-nya menggunakan konsep yang berbeda dari Standard Edition. 31 pesepakbola ikonik, termasuk perempuan, yang terkenal pada zamannya tampil di sampul tersebut. Salah satu pesepakbola lawas yang tampil di antaranya Pele, Zinedine Zidane dan Ronaldinho. Sam Kerr, David Beckham, dan Son Heung-Min ikut menghiasi sampul itu.

Baca juga:

Sampul Ultimate Edition Jadi Ladang Meme dan Lelucon Karena Ini!

Namun, netizen menilai wajah dari beberapa pesepakbola di sampul EA Sports FC 24 Ultimate Edition terlihat sangat aneh.

Contoh pesepakbola yang terlihat aneh di sampul EA Sports FC 24 Ultimate Edition di antaranya Ronaldinho, Andrea Pirlo, dan Bukayo Saka. Ketiganya dinilai sama sekali tidak mirip dengan mereka di dunia nyata.

Bahkan, ada juga yang membandingkan gambar pesepakbola itu sangat persis seperti Sim di The Sims 4. Ada pula yang membandingkannya dengan eFootball besutan Konami yang telah mendapat ulasan negatif semenjak peluncuran. Beberapa dari netizen menuduh EA telah menggunakan AI untuk membuat sampul ini.

Saat ini, EA belum mengungkap lebih banyak tentang EA Sports FC. Walau begitu, tampaknya mereka akan mengandalkan formula yang sama saat mereka mengembangkan franchise FIFA-nya. Fitur kontroversialnya Ultimate Team dan loot box dipastikan akan kembali muncul.

EA akan menggelar live stream untuk mengungkap detail lebih lanjut tentang EA Sports FC pada 13 Juli 2023.

Comeback INFINITE bakal Kembali Bermusik dan Gelar Asia Tour

GAMEFINITY.ID, Bandung – Comeback Infinite setelah hiatus langsung ditandai dengan digelarnya tour asia. Boy band K-popini  sempat hiatus semenjak hengkang dari Woollim Entertainment. Tidak hanya comeback sebagai satu grup, tetapi juga mereka akan menggelar Asia Tour mulai awal Agustus mendatang. Ini sekaligus menjadi kali pertama dalam lima tahun terakhir Infinite kembali aktif bermusik.

Jejak Karier Infinite dalam Naungan Woollim Entertainment

Infinite debut sebagai boy band beranggotakan tujuh orang dengan EP bertajuk First Invasion di bawah naungan Woollim Entertainment. Woollim sendiri waktu itu bertanggung jawab dengan manajemen grup hip-hop Epik High. Mereka termasuk ke dalam boy band K-pop generasi kedua yang berisi deretan grup populer lain seperti Super Junior, 2PM, Big Bang, dan Beast (sekarang Highlight).

Mereka juga menggapai prestasi yang cukup membanggakan di industri musik K-pop dan mencuri perhatian penggemar internasional. Rolling Stone memasukkan single The Chaser yang rilis pada 2012 dalam daftar 75 Greatest Boy Band Songs of All Time pada 2020.

Hoya menjadi anggota pertama yang hengkang dari Woollim Entertainment pada 2017. Tidak hanya itu, ia sekaligus meninggalkan grup. Setelah itu, satu per satu anggota memilih hengkang dari Woollim Entertainment mulai 2019. Meski begitu, keenam anggota yang tersisa tidak berkata bahwa Infinite bubar.

Baca juga:

Bentuk Agensi Baru, Comeback Infinite Gelar Tour Asia

Pada 7 Juli 2023, Infinite menghebohkan netizen dengan pengumuman comeback-nya di media sosial. Pertama, mereka telah mendirikan agensi baru, Infinite Company untuk manajemen sebagai grup. Kedua, mereka berjanji akan merilis musik comeback-nya pada 31 Juli 2023. Dilansir dari Pinkvilla, pihak agensi merilis teaser gambar comeback yang bertajuk TIME TO INFINITE.

Comeback Infinite Asia Tour 2023
Comeback Infinite Tour Asia

Hal yang mencuri perhatian penggemar adalah poster Asia Tour dari agensi. Poster tersebut mengambil tajuk 2023 INFINITE CONCERT COMEBACK AGAIN. Berdasarkan posternya, Infinite akan memulai Asia Tour tersebut di Seoul pada 19-20 Agustus 2023.

Setelah itu, mereka akan mengunjungi Yokohama, Jepang pada 27 Agustus 2023. Dua negara lainnya adalah Taiwan pada 2 September 2023 dan Macau pada 9 September 2023.