All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

One PIece Live Action Gunakan Seiyuu Anime untuk Dub Jepang

GAMEFINITY.ID, Bandung – One Piece live action sudah tidak diragukan lagi menjadi salah satu serial original Netflix yang dinanti. Serial garapan Tomorrow Studios itu sudah dijadwalkan akan tayang perdana dengan 8 episode pada 31 Agustus 2023. Kabar baiknya lagi, ternyata pengisi suara atau seiyuu karakter anime-nya akan mengisi suara untuk dubbing Jepang.

Seiyuu Karakter Anime-nya Bakal Isi Suara untuk Dub Jepang One Piece Live Action!

Dilansir dari Deadline, Mayumi Tanaka, pengisi suara asli karakter Monkey D. Luffy, mengumumkan di Anime Expo 2023 bahwa semua seiyuu karakter anggota Straw Hat Pirates akan mengisi suara di versi dub Jepang One Piece live action. Namun, hanya pengisi suara lima karakter anggota pertama Straw Hat Pirates yang akan mengambil peran tersebut.

Selain Mayumi Tanaka, empat seiyuu karakter aslinya juga akan mengambil peran dalam dub Jepang. Keempatnya adalah Kazuya Nakai sebagai Roronoa Zoro, Akemi Okamura sebagai Nami, Kappei Yamaguchi sebagai Usopp, dan Hiroaki Hirata sebagai Sanji.

Baca juga:

Cuplikan Pertemuan Mayumi Tanaka dan Inaki Godoy Dibagikan saat Anime Expo 2023

Netflix membagikan cuplikan pertemuan antara Mayumi Tanaka dan Inaki Godoy selaku pemeran Luffy versi live action-nya. Dalam cuplikan itu, Godoy membagikan bahwa Tanaka menjadi inspirasinya dalam memerankan sang karakter utama, bahkan berterima kasih sekaligus merasa kagum telah berperan besar sejak 1999.

One Piece Mayumi Yanaka and Inaki Godoy

“Aku telah mengisi suara Luffy selama 23 tahun sekarang, dan kupikir semuanya sedikit seperti Luffy di hatinya. Inaki, yang berperan sebagai Luffy di serial live action ini, sangat menyenangkan sampai-sampai ia menjadi Luffy secara sempurna. Saya sangat gembira dapat mengisi suara Luffy di adaptasi ini juga,” tutur Tanaka.

“One Piece adalah sebuah cerita di mana kata-kata dan imaji-imaji dapat beresonansi dengan dirimu dalam berbagai cara bergantung pada situasi dan perspektifmu kapan saja,” tambah Tanaka.

Netflix telah mempromosikan One Piece live action secara besar-besaran. Mereka telah merilis trailer terbarunya saat event Tudum di Brasil pada 17 Juni 2023. Melihat trailer-nya, beberapa penggemar mengaku puas dengan arahan dari adaptasi live action tersebut. Namun, beberapa juga khawatir mengingat Netflix memiliki jejak rekam buruk dalam mengadaptasi anime menjadi format live action.

Baca juga:

One Piece live action bakal tayang perdana dengan delapan episode sekaligus pada 31 Agustus 2023. Jika menonton dengan dub Jepang-nya, mungkin kamu akan sedikit teringat saat menonton anime-nya.

Keluar Early Access, Disney Speedstorm Jadi Free-to-Play September Ini!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Disney Speedstorm akhirnya akan resmi meluncur sebagai game free-to-play pada 28 September 2023. Tanggal tersebut sekaligus menjadi akhir dari masa early access. Peluncuran resmi itu dapat menarik perhatian pemain agar mereka bisa menikmati pengalaman game racing kompetitif dan co-op lebih luas lagi.

Telah dalam Masa Early Access sejak April 2023

Disney Speedstorm gameplay

Gameloft pertama kali merilis Disney Speedstorm sebagai early access berbayar pada 18 April 2023. Untuk menikmati game-nya lebih awal sebelum peluncuran resmi, pemain wajib membeli salah satu dari bundle Founder’s Pack, yaitu Standard, Deluxe, dan Ultimate. Masing-masing dari bundle memiliki bonus yang berbeda-beda, seperti karakter racer, dekorasi kart, token dan credit, serta lainnya,

Disney Speedstorm Season 2

Saat ini, Disney Speedstorm telah mencapai season 2 bertajuk To Infinity and Beyond yang sudah dimulai pada 13 Juni 2023. Season tersebut menampilkan banyak konten bertema Toy Story, termasuk karakter baru, yaitu Woody, Buzz Lightyear, Jessie, dan Bo Peep.

Baca juga:

Disney Speedstorm Resmi Keluar Early Access Musim Gugur Ini

Melalui media sosial resminya, Gameloft resmi mengumumkan bahwa Disney Speedstorm akan meluncur sebagai free-to-play secara utuh pada 28 September 2023 di PC dan konsol. Ini menjadi kabar gembira bagi pemain yang ingin mencobanya tanpa harus membayar untuk membeli Founder’s Pack. Terlebih, tim pengembang juga sudah mendengar komentar pemain dan dapat menerapkan perbaikan saat peluncuran nanti.

“Semenjak peluncuran early access, kami telah menerima pendapat dan dukungan berharga dari komunitas pemain yang luar biasa, mereka telah meminta berbagai perbaikan selama early access berlangsung. Berpindah menuju pengalaman free-to-play juga akan memudahkan lebih banyak pemain untuk berbagi dalam pengalaman racing kompetitif dan co-op yang kuat. Kami tidak sabar untuk melnajutkan perjalanan ini bersama begitu kami memasuki tahap baru yang menyenangkan ini,” tulis Asaki Suzuki selaku manager game melalui laman resminya.

Saat perilisannya sebagai early access, Disney Speedstorm telah mendapat komentar beragam dari pemain dan kritikus. Salah satu keluhan datang dari IGN yang mengatakan bahwa game racing besutan Gameloft itu terlihat sebagai parodi dari game free-to-play. Secara keseluruhan, kebanyakan pemain cukup puas dengan gameplay-nya, meski beberapa dari mereka juga menilainya sebagai repetitif.

Disney Speedstorm akan meluncur sebagai free-to-play pada 28 September 2023 di PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch. Sementara itu Founder’s Pack-nya masih tersedia hingga tanggal yang sama.

Valorant Episode 7 Act 1 Hadirkan Agent Deadlock

GAMEFINITY.ID, Bandung – Valorant telah memasuki Episode 7 Act 1 pada 27 Juni 2023. Update terbaru dari game FPS besutan riot Games itu menghadirkan beberapa perubahan besar dalam game, salah satunya adalah game mode Team Deathmatch dan juga Agent baru Deadlock.

Agent Baru Valorant Episode 7 Act 1: Deadlock

Valorant Deadlock agent

Deadlock merupakan agen ke-23 yang tersedia dalam roster Valorant. Ia merupakan agen Sentinel perempuan asal Norway yang memiliki keunggulan dalam alam liar dingin berkat perangkap dan kemampuan berburu. Dalam teaser-nya, Deadlock dapat mengalahkan musuh berkat teknologi canggihnya dan juga determinasi tinggi.

Basic Ability-nya, Gravnet, merupakan sebuah granat khas milik Deadlock. Jika meledak saat mendarat, semua musuh yang terjebak di area itu harus merunduk dan bergerak secara perlahan selama durasi skill berlangsung.

Sonic Sensor merupakan satu lagi Basic Ability-nya. Saat mengerahkannya dengan menembak, sensor akan memantau area untuk mendeteksi musuh yang bersuara, mulai dari langkah kaki, tembakan senjata, hingga suara percakapan.

Barrier Mesh menjadi Signature Ability-nya. Deadlock dapat menembakkan cakram Barrier Mesh dengan ability ini. Begitu mendarat, cakram itu akan berubah menjadi sebuah barrier yang menghalangi pergerakan agent.

Terakhir, Ultimate Ability-nya, Annihilation. Ia akan menembakkan Nanowire Accelerator untuk melepas sebuah gelombang nanowire demi menangkap musuh pertama yang terkontak. Musuh yang terjebak itu tertarik, jika mencapai ujung, ia akan mengalami death, kecuali jika ia dibebaskan atau jalur nanowire itu dihancurkan.

Baca juga:

Mode Baru: Team Deathmatch

Team Deathmatch menjadi mode terbaru di Valorant. Mode ini merupakan satu lagi mode 5v5. Aturannya sederhana, tim pertama yang berhasil melakukan total 100 kill menjadi pemenangnya. Jika tereliminasi, pemain dapat kembali dalam 1,5 detik. Senjata dan Recovery Orb tersebar di setiap sudut map demi menambah intensitasnya. Mode ini berdurasi 9,5 menit terbagi menjadi empat stage.

Terdapat tiga custom map yang tersedia untuk Team Deathmatch. Ketiganya adalah Piazza, District, dan Kasbah. Valorant Episode 7 Act 1 kini sudah dimulai dari 27 June 2023.

Spotify Akan Tambah Fitur Music Video di Aplikasinya?

GAMEFINITY.ID, Bandung – Tidak ingin hanya berpuas dengan musik dan podcast, Spotify saat ini mempertimbangkan untuk menambah fitur music video atau MV. Pengguna tidak akan sekadar mendengarkan musik di platform streaming musik terbesar itu, tetapi juga menontonnya. Langkah ini dipercaya demi semakin bersaing dengan YouTube dan TikTok.

Fitur Music Video di Spotify?

Menurut sumber yang berbicara pada Bloomberg, Spotify tengah melakukan perbincangan tentang rencana fitur music video pada beberapa mitra potensial. Namun, belum diketahui apakah fitur itu akan jadi didukung dan hadir.

Spotify music video feature

Rencana fitur baru Spotify itu akan menambah usaha mereka dalam menyediakan media berbentuk audio. Pertama, mereka menghadirkan fitur Canvas, di mana musisi dan artis dapat mengunggah GIF looping berdurasi 10 detik sebagai ilustrasi pada sebuah lagu. Terlebih, mereka juga menghadirkan fitur Clip berupa video berdurasi lebih pendek dari 30 detik agar musisi bisa menceritakan musiknya. Terlebih, interface home feed-nya juga sudah dirombak hingga mendekati TikTok.

Baca juga:

Spotify juga sudah menghadirkan podcast berbentuk video. Bahkan, mereka baru-baru ini mengumumkan melalui laman resminya bahwa sudah terdapat lebih dari 100.000 podcast dengan video.

YouTube Music dan Apple Music sudah Hadirkan Fitur Serupa

Konsep ini bukanlah hal baru bagi layanan streaming musik. Apple Music dan YouTube Music sudah menghadirkan fitur serupa. Keduanya tidak hanya menyediakan musik berbentuk audio, tetapi juga dalam bentuk music video.

Fitur baru Spotify ini kemungkinan akan menyaingi Apple Music dan YouTube Music dalam mengokohkan sebagai layanan streaming musik terkuat. Ditambah lagi, terdapat persaingan dari TikTok dalam merebut audiens Gen-Z.

Spotify sendiri sudah mengumumkan pihaknya akan mem-PHK karyawan dalam jumlah yang banyak, termasuk di antaranya 200 orang dari tim podcast-nya. Keputusan itu menyusul ekonomi global yang menurun dan beberapa kesalahan bisnis.

Sementara itu, YouTube Music juga sudah menghadirkan podcast sebagai fiturnya demi menyaingi Spotify. Tidak hanya itu, Resso, layanan streaming musik milik ByteDance, yaitu pemilik TikTok, telah dilaporkan berencana untuk melakukan ekspansi global. Terlebih, TikTok sendiri menjadi salah satu platform penting untuk menemukan musik saat ini.

Spotify saat ini menolak berkomentar tentang rencana menambahkan fitur music video.

The Sims 5 aka Project Rene Jadi Free-to-Play saat Rilis?

GAMEFINITY.ID, Bandung – The Sims 5 alias Project Rene menjadi projek The Sims selanjutnya yang sudah lama dinantikan penggemar. Faktanya, game The Sims generasi selanjutnya itu dikabarkan menjadi free-to-enter atau free-to-play. Bahkan, model monetisasinya disebut-sebut mirip Fortnite.

Sebelumnya, The Sims 4 telah menjadi free-to-play pada 18 Oktober 2023, sebuah kejutan yang tidak disangka-sangka oleh penggemar setianya. EA dan Maxis mengandalkan penjualan DLC seperti Expansion Pack, Game Pack, dan Kits sebagai bentuk monetisasinya. Tampaknya, Project Rene akan mengambil sistem free-to-play agar semua pemain dapat menikmatinya.

Lowongan Pekerjaan Tunjukkan The Sims 5 aka Project Rene Free-to-Play?

The Sims 5 project rene

Rumor yang menunjukkan bahwa The Sims 5 akan menjadi free-to-play sama seperti pendahulunya dikabarkan oleh Sims Community berdasarkan lowongan pekerjaan dari EA. Lowongan pekerjaan itu untuk posisi Head of Monetization and Marketplace dan mendeskripsikan Project Rene sebagai free-to-enter.

Kandidat yang terpilih disebut menentukan harga semua konten dalam The Sims 5, memastikan semua konten memiliki nilai yang optimal dan arsitektur baik, serta menyediakan panduan pada tim konten untuk membuat sesuai permintaan pemain. Ia akan bertanggung jawab dalam mengurus marketplace dalam game dan konten buatan pengguna.

Baca juga:

Ikuti Model Monetisasi Fortnite?

The Sims 5 Project Rene prototype

Dipercaya pula Project Rene akan mengikuti formula monetisasi Fortnite. Sebelumnya, Epic Games meluncurkan Fortnite Creative 2.0 ala Roblox Maret lalu. Fortnite Creative versi baru itu memudahkan pemain membuat konten dan membagikannya pada pengguna lain baik secara gratis atau berbayar.

Menurut IGN, model monetisasi The Sims 5 tampaknya mendekati formula yang sudah diterapkan Fortnite. Pada dasarnya, base game-nya dapat diunduh secara gratis, dengan konten tambahan berupa aksesories, baju, dan furnitur berbayar. Bisa saja, EA juga akan merilis DLC Expansion Pack untuk Project Rene ke depannya.

The Sims sendiri sudah konsisten merilis DLC berupa Expansion Pack dari The Sims 1 dan menjadi kunci utama monetisasi hingga saat ini. Ini menjadi keunggulan franchise The Sims di balik gempuran deretan game live service lainnya yang satu per satu berguguran.

EA dan Maxis belum memastikan pengembangan The Sims 4 akan dikurangi. Mereka sudah mengumumkan Expansion Pack Horse Ranch bertema berkuda yang akan rilis 20 Juli mendatang. Tampaknya, The Sims 5 atau lebih dikenal saat ini sebagai Project Rene masih akan lama dalam pengembangan.

CEO PlayStation sebut Xbox Game Pass Tidak Disukai Publisher

GAMEFINITY.ID, Bandung – Persidangan Microsoft melawan FTC tentang Activision Blizzard ternyata mengungkap berbagai detail mengejutkan, termasuk tentang Xbox Game Pass, Bethesda, dan Call of Duty. CEO PlayStation, Jim Ryan, mengklaim bahwa pihak publisher tidak suka dengan Game Pass secara keseluruhan.

Xbox Game Pass sendiri telah diluncurkan pada Juni 2017 dan langsung menjadi pusat bisnis game Microsoft. Layanan berlangganan itu memudahkan pemain untuk bermain game yang tersedia, termasuk AAA, dengan biaya terjangkau per bulannya. Namun, layanan game milik Xbox ini sering sekali disebut mengkanibalisasi penjualan game bagi publisher.

CEO PlayStation: Tidak Ada Satupun Publisher yang Suka Xbox Game Pass

judging CEO Playstatio for Xbox Game Pass Ultimate

Melalui rekaman video dalam persidangan Microsoft melawan FTC, Jim Ryan selaku CEO PlayStation memberi testimoni selama bersaksi. Ia mengklaim bahwa tidak ada satupun publisher yang menyukai Xbox Game Pass karena “menghancurkan nilai”.

“Saya sudah berbicara dengan semua publisher, dan mereka sepakat tidak menyukai Game Pass karena menghancurkan nilai. Model bisnis Game Pass tampaknya memiliki tantangan, dan Microsoft tampaknya merugi banyak,” klaim Ryan.

Testimoni itu menjadi bagian dari pertentangan akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft. PlayStation justru mendukung agar FTC dapat memblokir akuisisi itu menjadi sah.

Sementara itu, PlayStation memiliki tidak mengikuti strategi yang diterapkan Xbox Game Pass dalam menghadirkan setiap game baru eksklusif pada hari pertama di layanan PlayStation Plus. Beberapa game eksklusif PlayStation akan tersedia di PlayStation Plus minimal satu tahun setelah perilisannya. Contohnya Horizon: Forbidden West tersedia gratis khusus pelanggannya, satu tahun setelah perilisan.

Baca juga:

CEO Activision Blizzard Ternyata Sepakat dengan CEO PlayStation?

Ironisnya, CEO Activision Blizzard, Bobby Kotick, juga sependapat dengan Jim Ryan. Ia mengakui model Xbox Game Pass memiliki dampak negatif pada game secara finansial. Bahkan, ia membandingkan dengan berbagai layanan streaming yang sering sekali merugi. Dirinya mengaku tidak akan menaruh Call of Duty ke dalam layanan Game Pass.

“Aku tidak sepakat dengan gagasan layanan berlangganan multi-game sebagai bisnis ke depannya, tapi kami [Activision dan Microsoft] bisa sepakat untuk tidak sepakat,” ungkap Kotick.

Microsoft dan FTC telah memberi pernyataan penutup pada 30 Juni 2023. Hampir setiap testimoni kedua belah pihak itu berfokus pada Call of Duty. Bahkan, pihak hakim menilai FTC hanya ingin melindungi Sony, pemilik PlayStation. Kebanyakan ahli hukum berpendapat pada IGN bahwa Microsoft dapat memenangkan kasus ini.

Microsoft kini harus mengesahkan akuisisi Activision Blizzard sebelum tenggat waktu 18 Juli 2023. Kedua belah pihak harus bernegosiasi ulang jika tenggat waktu terlewatkan.