All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Genshin Impact v3.8, Secret Summer Paradise, Meluncur 5 Juli

GAMEFINITY.ID, Bandung – Memasuki musim panas, Genshin Impact akhirnya akan menghadirkan update v3.8 yang bertajuk Secret Summer Paradise. Seperti yang terlihat pada judulnya, update tersebut mengusung tema liburan musim panas atau summer getaway.

Berbagai konten pun telah disiapkan Hoyoverse untuk menyambut update terbaru dari Genshin Impact. Salah satuya adalah limited-time area dan kostum baru untuk Klee serta Kaeya. Tidak seperti berbagai update sebelumnya, Secret Summer Paradise tidak akan memperkenalkan karakter baru.

Wish Banner untuk Genshin Impact v3.8

Genshin Impact v3.8 Event Wish Phase 1 Genshin Impact v3.8 Event Wish Phase 2

Meski tidak menghadirkan karakter baru, Hoyoverse memastikan empat karakter Genshin Impact akan kembali tampil di wish banner. Klee dan Eula, kedua karakter yang telah lama dinanti penggemar, akan tampil terlebih dahulu di wish banner bagian pertama. Selanjutnya, Sangonomiya Kokomi and Wanderer bakal tampil di wish banner bagian kedua.

Kostum Baru untuk Klee dan Kaeya

Selain kembalinya empat karakter favorit pada wish banner, Genshin Impact v3.8 juga akan menghadirkan kostum baru untuk Klee dan Kaeya. Tentunya, kedua kostum itu masih bertema musim panas.

Genshin Impact v3.8 Klee Blossoming Starlight

Klee akan mendapat kostum Blossoming Starlight. Kostum itu akan menonjolkan sifat muda Klee sebagai seorang witch yang penuh charm. Blossoming Starlight akan tersedia di Character Outfit Shop setelah update selesai dan dipatok seharga 1.350 Genesis Crystals sebelum naik menjadi 1.680 Genesis Crystals setelah 14 Agustus 2023.

Genshin Impact v3.8 Kaeya Sailwind Shadow

Sementara itu, kostum untuk Kaeya, Sailwind Shadow, mengambil tema bajak laut dan memberi perspektif segar pada desain karakternya. Untuk mendapatkannya, pemain harus berpartisipasi dalam event Secret Summer Paradise. Setelah masa v3.8 selesai, kostum ini akan tersedia di Character Outfit Shop dengan harga 1.680 Genesis Crystals.

Baca juga:

Limited-time Area: Veluriyam Mirage

Genshin Impact v3.8 ikut memperkenalkan sebuah limited-time area baru bertema musim panas, yaitu Veluriyan Mirage. Area tersebut dikelilingi oleh bukit-bukit tinggi, lembah-lembah hutan, gua-gua gelap, dan juga fasilitas taman hiburan.

Terdapat dua mode saat mengakses area ini, yaitu The Choo-Choo Cart dan Preprint. Dalam The Choo-Choo Cart, pemain akan menikmati pengalaman rollercoaster untuk melihat pemandangan area. Preprint akan mengajak pemain masuk ke dunia 2D, di mana mereka akan menyelesaikan teka-teki (puzzle) dan mendapatkan harta karun berharga.

Event Secret Summer Paradise

Dalam update Secret Summer Paradise, terdapat empat aktivitas spesial yang siap menemani. Deretan event ini akan berhadiah berbagai reward, termasuk kostum baru Kaeya, dan kesempatan untuk unlock Layla gratis.

Event ini akan berlatar di Veluriyam Mirage, di mana pemain dapat mengumpulkan Joyeux Vouchers yang tersebar di sekitar area. Pemain juga dapat memperoleh Crystal yang dapat membantu menemukan Joyeux Vouchers lebih mudah. Berikut adalah keempat aktivitas selama event Secret Summer Paradise.

Genshin Impact v3.8 Spino Blaster

Pertama, Spino Blaster merupakan game water cannon. Cara bermainnya, pemain akan menembakkan bullet Hydro pada Target Ball untuk memperoleh dalam waktu terbatas. Setiap tipe Target Ball, dari Ordinormie sampai Dual-Charged, menawarkan tantangan dan reward unik,

Genshin Impact v3.8 Soujourns of the Blasting Fox

Kedua, The Soujourns of the Barking Fox merupakan mini-game bagi pecinta adrenalin. Pemain akan mengendalikan seekor Barking Fox untuk menuju sebuah tujuan dalam waktu terbatas sambil mengumpulkan Adventure Coin.

Genshin Impact v3.8 Dancing of Flashing Tonight

Ketiga adalah Dance of Flashing Thought. Dalam mini-game yang terinspirasi dari elemen teater, pemain bisa mengatur party-nya agar cocok dengan fitur stage yang berbeda dan mengumpulkan Honed Will demi memperoleh efek Honed Focus.

Genshin Impact v3.8 Bing-Bang Finchball

Terakhir, Bing-Bang Finchball menjadi aktivitas yang tidak kalah seru. Dalam Bing-Bang Finchball, pemain harus meluncurkan Finchball sebanyak mungkin menuju zona skor tertinggi demi menyelesaikan berbagai tantangan.

Baca juga:

Event Lainnya di Genshin Impact v3.8

Genshin Impact v3.8 Hangout Series Kaeya

Selain beberapa konten yang sudah disebutkan akan hadir di Genshin Impact v3.8, terdapat berbagai event yang tidak kalah seru. Pertama, Hangout Series Event yang digelar kali ini akan berfokus pada Kaeya. Deretan event ini mengajak pemain untuk mencari tahu lebih dalam tentang kepribadian Kaeya.

Genshin Impact v3.8 Shared Sight

Event Shared Sight akan mengajak pemain untuk mendampingi seorang peneliti untuk mengumpulkan data eksperimental menggunakan Inscribed Mirror. Item tersebut dapat melihat pemandangan dari sudut pandang deretan binatang kecil.

Genshin Impact v3.8 Perilous Expedition

Selanjutnya adalah event Perilous Expedition. Dalam event ini, pemain harus membantu petualang Liyue untuk mempelajari geografi dan hidrografi Sumeru. Setiap harunya, sebuah area baru akan dapat diakses untuk eksplorasi, dan pemain harus berpartisipasi dalam bertarungan sebanyak tiga ronder per eksplorasi.

Update untuk Genius Invokation TGC

Genshin Impact v3.8 The Forge Realms Temper Endless Swarm

Genius Invokation TGC akan mendapat update yang tidak kalah seru. Salah satunya adalah mode PvE baru bertajuk The Forge Realm’s Temper: Endless Swarm. Dalam mode ini, pemain akan menghadapi deretan lawan tanpa henti selama beberapa ronde yang sudah ditentukan. Mode ini akan menerapkan aturan khusus dan buff unik sementara juga memperkenalkan berbagai musuh untuk ditaklukkan untuk memperoleh Point yang berdampak pada skor total.

Baca juga:

Region Fontaine Akan Tiba Musim Gugur Ini!

Genshin Impact v3.8 Fontaine sneak peek 1 Genshin Impact v3.8 Fontaine sneak peek 3Secara mengejutkan, dalam live stream Genshin Impact Special Program, Hoyoverse membagikan sneak peek region terbaru Fontain, The Nation of Justice. Cuplikan itu mempertunjukkan landskap underwater dan urban dari region tersebut penuh dengan suasana serta arsitektur yang distingtif. Region Fontaine diperkirakan akan hadir pada musim gugur 2023. Genshin Impact v3.8, Secret Summer Paradise, akan dimulai 5 Juli 2023.

YouTube sedang Uji Layanan Online Game untuk PC dan Mobile?

GAMEFINITY.ID, Bandung – YouTube tampaknya ingin mengikuti jejak Netflix untuk memasuki pasar layanan game. Layanan streaming video milik Google itu kini dilaporkan tengah mengembangkan layanan game online untuk PC dan mobile. Proyek itu dipercaya sedang memasuki tahap pengujian.

Google sebelumnya pernah serius merambah ke industri game dengan layanan Stadia. Stadia sendiri merupakan layanan cloud gaming yang telah gagal hingga dihentikan pada pertengahan Januari 2023. Tampaknya, ini menjadi upaya terbaru bagi raksasa teknologi itu untuk mencoba kembali menawarkan sebuah layanan game.

Playables, Layanan Game Online di YouTube?

YouTube Playables

Menurut sebuah laporan dari Wall Street Journal, YouTube tengah mengajak karyawannya untuk menguji sebuah layanan game online di platform-nya itu. Layanan tersebut secara internal bernama Playables dan memberi akses pengguna pada semua game yang tersedia.

Pengguna dapat memainkan setiap game online itu di YouTube, baik itu di browser web atau aplikasi iOS dan Android. Game tersebut akan dapat diluncurkan secara instan sama fungsinya seperti video.

Meski terdapat beberapa game yang tersedia untuk pengujian, judul yang paling mencuri perhatian dalam laporan itu adalah Stack Bounce. Secara konsep, Stack Bounce mengingatkan pada game Breakout, yaitu pemain harus meluncurkan bola untuk menghancurkan dinding.

Baca juga:

Wall Street Journal juga mencatat bahwa Playables menjadi upaya terbaru bagi YouTube setelah pendapatan dari pengiklan menurun. Dipercaya bahwa layanan ini akan menjadi cara untuk meraup keuntungan

Jadi Upaya Terbaru Google di Industri Game setelah Kegagalan Stadia?

Google sendiri pernah merambah ke dalam industri game. Sebelum mengembangkan Playables untuk YouTube, mereka meluncurkan Stadia sebagai layanan cloud gaming pada November 2019. Sayangnya, respon pemain dan kritikus cukup negatif walau sudah menaruh ekspektasi tinggi. Lambat laun, Stadia meredup dan berakhir dimatikan pada 18 Januari 2023.

Selain Stadia, Google juga menghadirkan Google Play Games with PC. Layanan itu memudahkan pemain untuk bermain beberapa game Android pilihan di PC.

Tampaknya YouTube menjadikan Playables sebagai upaya untuk semakin bersaing dengan Netflix. Netflix sendiri telah semakin serius menambah berbagai game sebagai bagian dari upaya untuk menaikkan kembali pelanggannya. Tahun ini saja, Netflix berencana untuk menambah 40 judul game.

Baca juga:

Menganggapi laporan dari Wall Street Journal, Google mengatakan gaming sudah lama menjadi fokus besar bagi YouTube sambil bereksperimen dengan fitur baru. Mereka tidak menyebut adanya Playables di platform streaming video besutannya itu.

Hoyoverse Bikin Game Baru ala Animal Crossing?

GAMEFINITY.ID, Bandung – Hoyoverse sudah sangat terkenal dengan Genshin Impact yang rilis pada tahun 2020 dan sering dibandingkan dengan Zelda: Breath of the Wild. Game terbarunya, Honkai: Star Rail juga menuai kesuksesan serupa. Namun, terdapat rumor bahwa developer di balik game itu tengah mengembangkan sebuah game yang terinspirasi dari Animal Crossing.

Animal Crossing sendiri merupakan game life simulation besutan Nintendo yang pertama kali merilis entri pertamanya di Gamecube. Game terbarunya, Animal Crossing: New Horizons, rilis pada 2020 dan meraih kesuksesan besar saat pandemi Covid-19. Sejak saat itu, cukup banyak developer berlomba-lomba untuk membuat game iserupa, tampaknya Hoyoverse masuk dalam daftar itu.

Game ala Animal Crossing sedang Dibuat Hoyoverse?

Hoyoverse animal crossing

Seorang streamer Twitch sekaligus leaker Hoyoverse terkenal SipsipStefen pertama kali membocorkan kabar itu melalui Twitter. Ia membagikan screenshot game ala Animal Crossing itu dan juga judul tentatif HoYoWorld. Proyek tersebut mengambil genre life simulation untuk menjadi saingan franchise game besutan Nintendo itu. Screenshot itu kemudian dihapus dari peredaran karena pelanggaran hak cipta.

Ini mungkin menjadi kali pertama Hoyoverse mengusung life simulation. Mereka selama ini terkenal dengan game RPG yaitu Honkai Impact 3rd, Genshin Impact, dan Honkai: Star Rail. Satu game lainnya yang tidak mengusung genre serupa adalah visual novel Tears of Themis.

Game life simulation itu disebut sedang dalam pengembangan dan belum diumumkan secara resmi. Bisa saja mereka dapat membatalkannya sewaktu-waktu. Faktanya, TheGamer mencatat bahwa Hoyoverse pernah mengumumkan dan membatalkan sebuah game open-world shooter.

Baca juga:

Ikuti Formula Monetisasi Genshin Impact dan Honkai: Star Rail?

Sebagai free-to-play, Genshin Impact dan Honkai: Star Rail telah sukses besar secara finansial. Hal itu berkat Hoyoverse menerapkan sistem monetisasi yang kebanyakan digunakan untuk gacha.

Saat ini, belum diketahui apakah HoYoWorld akan mengikuti formula monetisasi sama yang sudah sangat sukses sebelumnya. Ada kemungkinan penduduk desa, furniture, kosmetik untuk karakter, dan item lainnya akan dapat dibeli menggunakan uang dunia nyata.

Sebuah game ala Animal Crossing kemungkinan akan memperkuat Hoyoverse di industri game saat ini. Bukan tidak mungkin game yang berjudul tentatif HoYoWorld itu berpotensi memecahkan rekor pre-registration yang diraih Honkai: Star Rail.

Classroom of the Elite Season 3 Tertunda hingga Januari 2024

GAMEFINITY.ID, Bandung – Penggemar sudah menanti-nantikan Classroom of the Elite season 3 semenjak episode terakhir season keduanya. Kadokawa sudah menjadwalkan serial anime produksi Lerche itu akan tayang tahun ini. Sayangnya, penggemar harus cukup kecewa karena season 3 tertunda hingga Januari 2024.

Lama Dinanti, Classroom of the Elite Season 3 Alami Penundaan

Classroom of the Elite season 3 delayed

Pihak Kadokawa mengumumkan penayangan Classroom of the Elite season 3 harus mengalami penundaan. Bahkan, pengumuman itu juga terselip di sampul volume light novel terbarunya.

Menurut press release yang didapat Anime News Network, Kadokawa mengungkap alasan dibalik penundaan penayangan season terbaru dari Classroom of the Elite karena “situasi beragam”. Berarti penggemar yang sudah menunggu hingga tahun ini agar season terbaru itu tayang harus menelan kekecewaannya.

Penggemar tentu berharap banyak semenjak season keduanya berakhir dengan Ayanokouji menang melawan Ryuen. Jika tidak mengalami penundaan, pastinya Classroom of the Elite season 3 akan menjadi serial anime yang paling dinanti tahun ini.

Baca juga:

Akan Adaptasi Mixed Training Camp Arc?

Jika melihat dari episode terakhir season kedua, ada kemungkinan cerita di serial anime-nya akan mulai mengadaptasi volume 8 dari light novel-nya. Dengan kata lain, Mixed Training Camp akan menjadi arc selanjutnya yang diadaptasi. Terlebih, pihak komite produksi pernah memastikan bahwa season kedua dan ketiga akan melanjutkan seri light novel First Year yang terdiri dari total 11 volume utama hingga akhir.

Mixed Training Camp Arc akan berfokus saat murid-murid Advanced Nurturing High School berpartisipasi dalam camp untuk lebih mengembangkan mentalnya. Sekali lagi, pertemanan semua murid, terutama para tokoh utama, akan diuji sekali lagi melalui berbagai kegiatan yang pastinya akan dikenang.

Walau serial light novel pertamanya telah berakhir, Classroom of the Elite justru berlanjut dengan sekuelnya, yaitu Year 2. Sekuel dari light novel itu telah dipublikasi oleh lini MF Bunko J dari Media Factory semenjak Januari 2020. Per Juni 2023, terdapat sembilan volume utama yang telah rilis.

Classroom of the Elite season 3 kini dijadwalkan tayang pada Januari 2024. Jika belum sempat menonton, serial anime ini tersedia di layanan streaming favorit seperti Bstation dan iQIYI.

Asian Kung-Fu Generation Konser di Jakarta Agustus Ini!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Asian Kung-Fu Generation menjadi satu lagi band yang akan konser di Jakarta! Band J-rock yang terkenal dengan lagu Haruka Kanata itu telah mengumumkan bahwa mereka akan menggelar konser di Tennis Indoor Senayan pada 18 Agustus 2023.

Jakarta Jadi Satu-satunya Lokasi Konser Asian Kung-Fu Generation di Asia Tenggara Tahun Ini!

Asian Kung-Fu Generation concert in Jakarta poster
Asian Kung-Fu Generation concert

Lebih mengejutkannya lagi, konser ini menjadi satu-satunya konser di Asia Tenggara yang akan digelar Asian Kung-Fu Generation tahun ini. Ini terlihat dari poster yang diunggah melalui laman Instagram KIG Live selaku promotor. Konser tersebut mengusung tagline “Their Only Show in Southeast Asia!”

Ini tentu mengejutkan penggemar mengingat biasanya artis musik sering sekali bertamu ke Singapura dan tidak jarang menggelar satu-satunya konser di Asia Tenggara. Contoh terbarunya adalah Taylor Swift yang akan menggelar konser di sana sebagai bagian dari The Eras Tour.

Asian Kung-Fu Generation sendiri tidak hanya terkenal dengan lagu Haruka Kanata yang menjadi opening kedua serial anime Naruto. Mereka juga terkenal membawakan lagu tema untuk berbagai serial anime lainnya seperti After Dark untuk Bleach, Re:Re untuk Erased, dan Shukuen untuk Boruto: Naruto Next Generations.

Tambah Deretan Artis J-Pop dan J-Rock yang Gelar Konser di Indonesia

Pengumuman dari Asian Kung-Fu Generation ini menambah satu lagi deretan artis J-pop dan J-rock yang bakal gelar konser di Jakarta, Indonesia. Sebelumnya, Babymetal, Radwimps, Fujii Kaze, dan Man with a Mission dijadwalkan akan menggelar konser di ibu kota Indonesia itu.

Baca juga:

Babymetal berencana untuk tampil di konser solo pada 25 Mei 2023. Sementara itu, Fujii Kaze akan menggelar konser pada 7 Juli 2023 dengan tiketnya dikabarkan sudah sold out. Selanjutnya, Radwimps bakal konser solo pada 30 Juli 2023. Terakhir, Man with a Mission kembali ke Indonesia sebagai bagian dari tur konser solonya pada 27 September 2023.

Saat ini, belum ada informasi tentang harga dan pemesanan tiket konser Asian Kung-Fu Generation. KIG Live pastinya akan mengumumkan detailnya lebih lanjut dalam waktu dekat.

The Idol Penuh Kritik, The Weeknd Akui Sudah Menduganya

GAMEFINITY.ID, Bandung – The Idol, serial original HBO terbaru, telah tayang perdana pada 4 Juni 2023 dan langsung penuh kritik dan kontroversi. Penonton dan kritikus telah beramai-ramai menghujat serial buatan kreator Euphoria itu karena banyak konten seksual yang cabut. Abel Tesyafe atau The Weeknd selaku kreator sekaligus aktor utama pria mengaku sudah menduga hal itu.

The Idol Penuh Kritikan Negatif dari Kritikus dan Penonton

Saat ini, The Idol telah mendapat skor rating 16 persen di Rotten Tomatoes. Skor ini jauh lebih rendah daripada season pertama dari Euphoria yang mendapat skor 80 persen. Euphoria sendiri juga tersandung kontroversi karena adegan seksual dan penggunaan narkoba yang diglamorisasi.

Terlebih, pada episode kedua, terdapat adegan seksual yang memicu kritik dan kontroversi, terutama di sosial media. Bahkan, British GQ menganggap adegan itu sebagai adegan seksual terburuk sepanjang sejarah.

Baca juga:

Penampilan The Weeknd atau Abel Tesyafe juga tidak luput dari kritikan penonton dan kritikus. Banyak dari mereka menyebut akting Tesyafe sangat buruk sebagai tokoh utama pria, Tedros, di The Idol. Tidak sedikit pula yang menganggap kemampuan akting pelantun Starboy itu sama sekali tidak ada.

The Weeknd Mengaku sudah Menduga dengan Kontroversi Tersebut

The Idol The Weeknd opens up about controversy

Abel Tesyafe sudah membuka suara tentang kontroversi The Idol dalam wawancaranya dengan GQ. Dirinya mengaku sudah menduga bahwa serial original HBO buatannya itu akan mendapat kritik dan kontroversi dari penonton.

“Bagaimana perasaanmu setelah menonton adegan [di episode kedua] itu, apakah tidak nyaman, atau merasa jijik, atau merasa malu dengan karakter-karakternya, itu perasaan yang didapat. Lelaki ini [Tedros] benar-benar di luar kendali, situasi ini adalah di mana dia seharusnya tidak di sini,” ujar Tesyafe.

Pelantun Blinding Lights itu mengaku setuju dengan kritikus yang mengatakan setiap adegan seksual dalam serial itu menjijikan. Ia mengatakan film Basic Instinct menjadi referensi untuk The Idol.

“Saat kami menjadikan Basic Instinct sebagai referensi, kami menggunakan [film karya sutradara] Verhoeven. Verhoeven adalah raja film satire thriller 90-an. Ya, ada momen ‘seksi’ di film-filmnya tapi ada momen lainnya yang ditampilkan secara murahan dan konyol,” tambah Tesyafe.

The Idol tayang setiap Minggu pukul 21:00 waktu New York di HBO. Di Indonesia, serial ini dapat disaksikan eksklusif di HBO Go.