GAMEFINITY.ID, Bandung – Kadokawa telah resmi mengumumkan detail terbaru tentang season ketiga dari Konosuba: God’s blessing on this wonderful world!!. Season terbaru itu sudah dipastikan akan tayang pada 2024, kurang lebih tujuh tahun setelah penayangan season keduanya.
Season terbaru dari Konosuba pertama kali diumumkan pada 28 Mei 2022, kurang lenih setahun yang lalu. Pada tanggal yang sama, spin-off An Explosion on This Wonderful World! yang berfokus pada Megumin juga diumumkan. Spin-off tersebut baru saja mengakhiri penayangannya pada 22 Juni 2023.
Konosuba Season 3 Dipastikan Tayang Tahun Depan!
Konosuba Season 3
Kadokawa sudah merilis sebuah ultra teaser visual bersama dengan pengumuman tahun penayangan Konosuba season 3. Season terbaru itu dipastikan akan tayang perdana pada tahun 2024.
Teaser visual yang terungkap menunjukkan Kazuma Satou kembali bertualang bersama ketiga anggota tim disfungsionalnya, yaitu Aqua, Megumin, dan Darkness. Tentunya, petualangan mereka akan dihiasi oleh elemen kekonyolan yang menjadi ciri khas dari serial ini. Tidak heran, penggemar tidak sabar untuk menyaksikan kembali lebih banyak petualangan Kazuma dan teman-temannya.
Tidak seperti dua season sebelumnya yang diproduksi oleh Studio Deen, Drive akan mengambil alih produksi season ketiganya. Drive sebelumnya juga memproduksi spin-off Konosuba: An Explosion on This Wonderful World!.
Banyak dari staf dari dua season pertamanya yang kembali berperan dalam proses produksi. Salah satu di antaranya adalah Takaomi Kanasaki yang kini menjabat sebagai kepala sutradara. Ia akan dibantu oleh Yujiro Abe yang sebelumnya pernah menyutradarai sebuah episode Kaguya-sama: Love is War dan Great Pretender. Makoto Uezu sekali lagi bertanggung jawab dalam penulisan naskah, sementara Koichi Kikuta kembali sebagai desainer karakter.
Semua pengisi suara tokoh utama juga sudah dipastikan kembali, yaitu Jun Fukushima (Kazuma), Sora Amamiya (Aqua), Rie Takahashi (Megumin), dan Ai Kayano (Darkness).
Konosuba Season 3 akan tayang pada tahun 2024 mendatang. Sementara itu, kamu bisa tonton dua season pertamanya di channel YouTube Ani-One Asia.
GAMEFINITY.ID, Bandung – Call of Duty: Warzone Caldera atau sebelumnya Warzone 1 telah diumumkan akan dimatikan oleh Activision. Kabar ini menyusul pergantian nama Warzone 2.0 menjadi Warzone mulai season 4. Activision akan mematikan game Warzone Caldera pada 21 September 2023.
Call of Duty: Warzone pertama kali rilis pada 10 Maret 2023 sebagai game free-to-play. Game FPS free-to-play itu menghadirkan dua mode, yaitu Battle Royale dan Plunder. Warzone telah sukses besar setelah dilaporkan mencapai 30 juta pemain tepat 10 hari setelah peluncuran. Setelah peluncuran Warzone 2.0, game pendahulunya itu berganti nama sebagai Warzone Caldera.
Activision menyebut dalam laman resminya bahwa mereka akan mematikan Call of Duty: Warzone Caldera. Timnya mengemukakan alasan di balik penutupan server game itu adalah untuk fokus mengembangkan konten Call of Duty yang akan datang, termasuk Warzone 2.0 atau saat ini berganti nama sebagai Warzone.
“Pemain sebaiknya bersiap untuk lebih banyak konten Warzone di konsol dan PC, dan juga sebagai era baru Battle Royale secara on the go dengan peluncuran Call of Duty: Warzone Mobile, yang sudah termasuk Battle Pass dan cross-progression yang sama,” tulis Activision.
Penutupan Call of Duty: Warzone Caldera tidak akan berdampak pada gameplay Warzone saat ini sama sekali. Tim pengembang juga berterima kasih telah menjadikan Warzone Caldera sebagai tempat menyenangkan untuk bermain bersama.
Konten yang sudah Telanjur Dibeli Masih Dapat Diakses di Ketiga Game Ini
Semua gameplay, progression, dan inventory dari Warzone Caldera sudah dipastikan akan dihapus mulai tanggal penutupannya. Berarti, tidak ada satupun konten Call of Duty: Warzone Caldera akan ditransfer ke Warzone.
Namun, semua konten yang sudah telanjur dibeli di Warzone Caldera masih dapat dinikmati dalam ketiga game Call of Duty sebelumnya. Ketiga game itu adalah Modern Warfare, Black Ops Cold War, dan Vanguard.
Sementara itu, Call of Duty: Modern Warfare 2 sudah mencapai season 4 mulai 14 Juni 2023. Season tersebut juga menandakan rebranding Warzone 2.0 sebagai Warzone. Activision tentu meminta penggemar yang setia bermain Warzone Caldera agar dapat berpindah ke Warzone.
Call of Duty: Warzone Caldera akan resmi dimatikan pada 21 September 2023.
GAMEFINITY.ID, Bandung – Setelah musim dingin yang penuh penundaan bagi industri anime, penggemar benar-benar dihebohkan saat menikmati deretan serial anime musim semi ini, mulai dari Oshi no Ko hingga Demon Slayer: Swordsmith Village Arc.
Penggemar tentu menantikan berbagai serial anime yang akan datang saat musim panas 2023. Banyak di antaranya merupakan season terbaru dari serial anime yang sangat populer lho. Inilah 5 serial anime musim panas 2023 yang patut dinanti.
Zom 100: Bucket List of the Dead
Serial anime yang diadaptasi dari manga karya Haro Aso, kreator Alice in Borderland, ini menjadi salah satu serial anime yang paling dinanti saat musim panas 2023. Bahkan, serial manganya sudah diadaptasi sebagai film live action yang akan tayang eksklusif di Netflix pada 3 Agustus mendatang.
Zom 100: Bucket List of the Dead bercerita tentang Akira Tendo, seorang pekerja kantoran berusia 24 tahun, yang harus bertahan hidup saat kota tempat tinggalnya dipenuhi zombie. Bukannya ketakutan, ia justru senang karena tidak perlu menghadapi urusan kantor yang membuatnya lelah. Akira kini bertekad untuk menyelesaikan daftar dari 100 keinginannya sebelum mati.
Zom 100: Bucket List of the Dead akan tayang perdana di TBS dan MBS di Jepang pada 9 Juli 2023. Muse Asia sudah mendapatkan lisensi untuk serial ini.
Kembalinya Bleach sebagai serial anime pada musim gugur 2022 sudah menghebohkan penggemar. Tidak seperti sebelumnya, serial anime yang mengadaptasi Thousand-Year Blood War arc kini memanfaatkan slot tengah malam untuk menampilkan adegan brutal dan berdarah-darah sesuai di manganya. Cour kedua kini akan melanjutkan adaptasi arc terakhir tersebut.
Cour yang bertajuk The Separation itu akan melanjutkan petualangan Ichigo Kurosaki yang kini harus berhadapan dengan Yhwach, pemimpin Wandenreich dan Bapak dari semua Quincy. Wandenreich sendiri juga sudah menyatakan perang melawan para Shinigami setelah kebenaran yang tersembunyi selama seribu tahun terungkap. Ditambah, Uryuu Ichida, tokoh Quincy yang telah menjadi rekan Ichigo, diceritakan berkhianat.
Bleach: Thousand-Year Blood War – The Separation tayang perdana di TV Tokyo pada 8 Juli 2023. Cour ini juga diharapkan tayang di channel YouTube Ani-One Asia (ULTRA subscription) dan berbagai layanan streaming lain seperti Bilibili.
Hadir sebagai remake, serial anime Rurouni Kenshin versi terbaru ini akan mengadaptasi cerita manga karya Nobuhiro Watsuki ini lebih fresh. Ditambah lagi, serial anime produksi Liden Films ini bisa dibilang bertabur pengisi suara papan atas seperti Soma Saito sebagai Himura Kenshin dan Rie Takahashi sebagai Kamiya Kaoru.
Serial anime ini menceritakan ulang petualangan Kenshin Himura yang berhenti menjadi pembunuh untuk memulai awal baru. Ia bertemu dengan Kaoru Kamiya, pemilik sebuah dojo kecil yang terancam tutup. Ditambah lagi, tujuan Kenshin diuji ketika masa lalunya mulai menghantui dan mengancam teman-temannya.
Rurouni Kenshin akan tayang perdana pada 7 Juli 2023 di Fuji TV. Aniplex of America selaku pemegang lisensi di Amerika Serikat akan menggelar screening di Anime Expo pada 3 Juli 2023.
Season pertama dari Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation sudah disebut sebagai salah satu serial anime terbaik pada tahun 2021 oleh kritikus dan penggemar. Meski penggemar sudah mulai lelah dengan genre isekai, serial anime produksi Studio Bind itu menjadi angin segar dengan menampilkan jalan cerita unik dari serial anime sejenis.
Season keduanya akan mengadaptasi Youth Arc di mana Rudeus Greyrat kini menuju usia dewasa. Berdasarkan trailer-nya, tampaknya Rudeus diceritakan akan memulai petualangan bersama teman-temannya untuk mencari sang ibu dan Eris.
Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation Season 2 dipastikan tayang perdana di Tokyo MX pada 3 Juli 2023. Seperti season pertamanya, Muse Asia telah memegang lisensi untuk season kedua.
Jujutsu Kaisen Season 2
Sudah dipastikan bahwa Jujutsu Kaisen Season 2 menjadi salah satu serial anime musim panas yang paling diantisipasi penggemar. Terlebih, penggemar dapat menyaksikan cerita flashback masa lalu Satoru Gojo di Kaigyoku/Gyokusetsu Arc.
Pada Kaigyoku/Gyokusetsu Arc, backstory Satoru Gojo dan Suguru Geto sebagai murid SMA Jujutsu Tokyo. Kemudian, season 2 akan beralih menuju Shibuya Incident Arc yang kembali berfokus pada Yuuji Itadori dan teman-temannya.
Jujutsu Kaisen Season 2 akan tayang perdana di MBS dan TBS pada 6 Juli 2023.
GAMEFINITY.ID, Bandung – Federal Trade Commission (FTC) kembali menuntut Amazon pada Rabu, 21 Juni 2023 setelah mencapai kesepakatan tentang privasi alat Alexa terhadap anak-anak. Regulator asal Amerika Serikat itu menuduh e-commerce raksasa itu telah memanipulasi konsumen untuk menjadi pelanggan Prime dan mempersulit proses berhenti berlangganan.
Amazon Disebut Menerapkan Taktik Licik pada Pelanggan untuk Berlangganan Prime
Melalui komplain yang diajukan, FTC telah menyebut Amazon sudah secara sadar menyesatkan ribuan pelanggan untuk berlangganan Prime. Mereka menyebut e-commerce raksasa itu sudah menggunakan dark pattern yang manipulative untuk menipu konsumen untuk mendapat layanan berlangganan Prime yang secara otomatis diperpanjang.
Amazon juga disebut mempersulit proses pembatalan berlangganan bagi pelanggan Prime yang ingin melakukannya. FTC menyebut kepemimpinan Amazon menolak perubahan yang dapat mempermudah pengguna untuk membatalkan keanggotaan Prime.
“Amazon menipu dan menjebak masyarakat untuk berlangganan tanpa sepengetahuan mereka, tidak hanya membuat pengguna frustrasi tetapi juga menghabiskan begitu banyak uang. Taktik-taktik manipulatif ini merugikan konsumen dan bisnis yang patuh pada hukum,” ungkap Lina M. Khan selaku kepala FTC melalui press release.
Menurut CNBC, FTC telah menyelidiki Amazon sejak Maret 2021 perihal sistem pendaftaran dan pembatalan keanggotaan Prime. Insider kemudian mengaku telah mendapatkan dokumen internal yang menunjukkan Amazon telah menyadari keluhan pelanggan tentang Prime sejak 2017.
Dalam dokumen yang didapat Insider itu, pelanggan direkomendasikan untuk mendaftar free trial keanggotaan Prime selama 30 hari dengan satu kali click saat checkout. Namun, mereka harus melalui beberapa halaman untuk membatalkan Prime sebelum free trial berakhir.
Prime sendiri sudah diluncurkan oleh Amazon pada 2005 sebelum menjadi salah satu layanan berlangganan terpopuler di dunia dan menguntungkan bagi perusahaan. Layanan Prime menyediakan sederetan keuntungan yang didapat pelangannnya. Keuntungan tersebut termasuk streaming di Prime Video dan Amazon Music, game gratis melalui Prime Gaming, penawaran diskon di Whole Foods Market, dan penawaran eksklusif saat Prime Day.
Tidak hanya tentang Prime, Amazon juga sudah dikritik oleh FTC tentang praktiknya. Salah satunya adalah masalah privasi dari Alexa dan Ring. Mereka juga sudah mengkritik akuisisi MGM dan One Medical oleh perusahaan e-commerce raksasa itu.
GAMEFINITY.ID, Bandung – Secret Invasion baru saja tayang perdana di Disney+ pada 21 Juni 2023. Serial Marvel Cinematic Universe (MCU) itu menampilkan kembalinya Samuel L. Jackson sebagai Nick Fury. Namun, penonton menyadari opening sequence dari serial itu menggunakan AI, memicu kritikan penggemar.
Marvel Studios sengaja Gunakan AI untuk Buat Opening Secret Invasion?
Menurut Polygon, keputusan untuk mengandalkan AI dalam pembuatan opening sequence Secret Invasion merupakan keputusan yang disengaja oleh Marvel sendiri. Opening tersebut mengambil konsep shape-shifting yang juga terlihat dalam serialnya sendiri, membuat sequence-nya sangat aneh. Skrull green diperlihatkan menyedot tokoh dan tempat familier.
Ali Selim, produser eksekutif di balik Secret Invasion, menyebut intro itu dibuat oleh Method Studios menggunakan AI. Ia merasa penggunaan AI sangat cocok dengan tema serial terbaru Marvel itu.
“Saat kami menghubungi vendor AI, ini menjadi bagian dari rencana – ini terpikirkan dari gagasan shape-shifting, identitas dunia Skrull. Siapa yang melakukannya? Siapa ini?” sebut Selim.
Selim mengaku takjub dengan penggunaan AI dapat mewujudkan visi yang diinginkan untuk serial Secret Invasion. Namun, ia juga mengatakan dirinya tidak terlalu mengerti alat itu.
Keputusan untuk melibatkan AI dalam pembuatan opening sequence memicu kritikan penggemar. Ini tidak mengherankan mengingat AI masih menjadi topik kontroversial dan disebut dapat menggantikan artist dalam proses kreatif.
Secret Invasion intro is AI generated. I’m devastated, I believe AI to be unethical, dangerous and designed solely to eliminate artists careers. Spent almost half a year working on this show and had a fantastic experience working with the most amazing people I ever met…
“Aku merasa hancur, aku percaya AI sangat tidak etis, berbahaya, dan didesain untuk membasmi karier para artist,” cuit Jeff Simpson, concept artist senior yang pernah bekerja di Marvel Studios, melalui Twitter-nya.
Studio Dibalik Opening Sequence sebut Tak Ada Artist yang Tergantikan oleh AI
Method Studios, studio di balik opening Secret Invasion yang dibuat menggunakan AI, telah membuka suara pada The Hollywood Reporter. Pihaknya mengakui alat AI hanya digunakan untuk membuat opening sequence yang cocok dengan tema dari serial itu sendiri.
“AI hanyalah satu di antara semua alat yang digunakan para artist. Tidak ada pekerjaan artist yang tergantikan dalam penggunaan alat ini; justru, alat ini melengkapi dan membantu tim kreatif kamu,” ungkap pihak Method Studios.
Secret Invasion tayang setiap Rabu eksklusif di Disney+.
GAMEFINITY.ID, Bandung – Apex Legends season 17, Arsenal, sudah mencapai midseason. Kali ini, Respawn Entertainment menggelar Dressed to Kill Collection Event untuk menghadirkan deretan item kosmetik baru. Namun, Heirloom untuk Horizon juga ikut mencuri perhatian dalam event ini.
Dressed to Kill Collection Event telah mulai digelar pada 20 Juni 2023. Kali ini, deretan item kosmetik yang muncul bertema assassin ber-high fashion. Salah satu item kosmetik yang juga mencuri perhatian adalah skin Legendary baru untuk Revenant yang memperlihatkan seakan dirinya sebagai manusia.
Kembalinya Limited Time Mode Armed & Dangerous di Apex Legends
Limited time mode Armed & Dangerous sudah kembali dalam event ini. Dalam mode ini, skill pemain dalam menggunakan dua senjata api, shotgun dan sniper akan kembali diuji. Disebutkan di laman resminya bahwa mode ini menjadi satu-satunya tempat untuk mendapat Charge Rifle semenjak senjata itu dihapus dari ground loot.
Deretan Item Kosmetik di Dressed to Kill Collection Event
Dressed to Kill Collection Event menghadirkan koleksi 24 item kosmetik baru bertema high fashion. Tentunya, deretan skin ini bukan berupa recolor dari skin sebelumnya, baik berupa skin kostum Legend dan senjata. Secara keseluruhan, terdapat 6 Legendary skin dan 3 Epic skin untuk Legend berupa kostum, serta 6 Legendary skin dan 3 Epic skin untuk senjata.
Salah satu skin kostum untuk Legend yang menjadi topik hangat bagi penggemar adalah Former Glory skin untuk Revenant. Skin tersebut memperlihatkan Revenant tampil seakan-akan sebagai manusia. Sebelumnya, penggemar sudah lama menginginkan Respawn untuk membuat skin manusia untuk Revenant selama tiga tahun terakhir.
Tidak hanya skin untuk Revenant, terdapat tiga Legendary skin yang juga mencuri perhatian. Ketiganya adalah Lethal Lass untuk Horizon, Furious Fatale untuk Mad Maggie, dan [CLASSIFIED] untuk Crypto.
Terakhir, heirloom untuk Horizon berupa Gravity Maw. Gravity Maw merupakan sebuah senjata melee berbentuk mace atau Morningstar. Bedanya, bola yang ada di bagian atas berupa sebuah black hole dengan duri di sekitarnya.
Untuk memperoleh Gravity Maw untuk Horizon, pemain wajib berpartisipasi di Dressed to Kill Collection Event. Caranya, pemain harus membeli semua item kosmetik dari event yang tersedia. Setelah itu, Heirloom untuk Horizon itu akan otomatis masuk ke dalam inventory sebagai bonus reward.
Dressed to Kill Collection Event di Apex Legends akan berakhir 4 Juli 2023.