All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Demon Slayer Dapat Season 4, Adaptasi Hashira Training Arc

GAMEFINITY.ID, Bandung Demon Slayer baru saja mengakhiri season ketiganya dengan episode terakhir berdurasi 70 menit. Mungkin kabar ini tidak terlalu mengejutkan mengingat popularitasnya yang masif, serial anime produksi Ufotable dan Aniplex itu sudah memastikan season 4 akan segera hadir! Season selanjutnya itu akan mengadaptasi Hashira Training Arc.

Demon Slayer Season 4 Adaptasi Hashira Training Arc

Setelah episode terakhir tayang, sebuah teaser season 4 telah diperlihatkan. Teaser tersebut menampilkan lima tokoh Hashira, yaitu Giyu Tomioka, Shinobu Kocho, Gyomei Himejima, Sanemi Shinazugawa, dan Iguro Obanai.

Teaser tersebut menunjukkan bahwa sudah dipastikan Hashira Training Arc akan menjadi arc yang diadaptasi selanjutnya. Hashira Training Arc sendiri berlangsung pada volume 15 dan 16 di serial manga-nya, atau lebih tepatnya bab 128-136.

Demon Slayer season 4 masih bercerita tentang perjuangan Tanjiro Kamado demi mengalahkan Muzan Kibutsuji dan menghentikan teror para demon. Kini, ia harus berlatih untuk naik rank menjadi Hashira, rank tertinggi bagi anggota Demon Slayer Corps.

Baca juga:

Untuk mencapai tujuannya demi menjadi Hashira, Tanjiro menemui Himejima, Stone Hashira. Himejima menjadi mentornya dan memberi pelatihan intens dan keras. Meski tugasnya yang tampak mustahil untuk mengesankan Himejima, Tanjiro tetap bertekad dan tidak ingin menyerah sama sekali.

Tanjiro juga bertemu kembali dengan Zenitsu dan Inosuke yang juga berlatih di bawah asuhan Himejima. Sementara itu, Muzan masih mengincar keberadaan Nezuko dan Ubuyashiki.

Jadwal Tayang Season 4 Kapan?

Demon Slayer season 4 Hashira Training Arc teaser poster

Sayangnya, Aniplex tidak menyebut kapan season 4 akan tayang. Tampaknya penggemar harus menunggu lebih lama untuk melihat kelanjutan dari serial anime Demon Slayer.

Sementara itu, terdapat rumor bahwa season 4 mulai dalam proses produksi. Jika menilai dari teaser, ada kemungkinan rumor ini akurat.

Baca juga:

Dengan season 4 mengadaptasi Hashira Training Arc, season selanjutnya kemungkinan akan mulai mengadaptasi Final Battle Arc (Infinity Castle dan Final Countdown). Tentunya, serial anime Demon Slayer belum mencapai arc terakhir tersebut.

Ufotable tidak hanya sedang dalam proses produksi Demon Slayer Season 4. Mereka juga tengah mengadaptasi Genshin Impact menjadi serial anime yang dikabarkan memiliki kualitas visual lebih baik.

Devil May Cry: Peak of Combat mulai Open Beta Juli Ini

GAMEFINITY.ID, Bandung – Devil May Cry: Peak of Combat, game mobile dari franchise game action-adventure besutan Capcom, akan memulai open beta Juli ini. Open beta test ini akan digelar secara global, berarti semua pemain bisa mengakses versi awal dari game yang akan rilis tersebut.

Devil May Cry: Peak of Combat Jadi Game Action RPG untuk Mobile

Game Devil May Cry: Peak of Combat sendiri pertama kali rilis di China pada 2021 oleh NebulaJoy (saat itu YunchangGame) dengan kerja sama dari Capcom. Tidak seperti kebanyakan game Devil May Cry biasanya yang mengambil genre action-adventure, game untuk mobile ini mengambil genre action RPG.

Dua tahun setelah perilisannya di China, NebulaJoy membuka pre-registration untuk versi bahasa Inggris-nya pada Maret lalu. Closed beta kemudian digelar pada akhir bulan yang sama dan juga Mei lalu.

Baca juga:

Devil May Cry Peak of Combat gameplay

Devil May Cry: Peak of Combat mengadaptasi gameplay khasnya yaitu combat melawan berbagai monster dengan hack-and-slash untuk gaya gameplay khusus mobile. Tentunya berbagai karakter ikonik seperti Dante dan Nero dipastikan akan muncul di game ini. Tidak cukup sampai di situ, penggemar akan menikmati cerita baru yang belum terlihat di seri game mainline-nya. Fitur spesial lainnya seperti online PvP battle juga akan hadir.

Bakal Riils Desember Ini?

Sebelum pengumuman open beta, Gaming on Phone mendapati Devil May Cry: Peak of Combat disebut diharapkan rilis pada 2 Desember 2023 di laman Apple App Store-nya. Namun, saat ini, NebulaJoy belum mengumumkan jadwal perilisan resmi secara globalnya sama sekali.

Hal ini sempat terjadi pada Honkai: Star Rail dari Hoyoverse. Jadwal rilisnya juga sempat bocor di Apple App Store. Pada akhirnya, jadwal itu menjadi kenyataan. Honkai: Star Rail resmi rilis pada 26 April 2023 dan menjadi salah satu game terbesar saat ini. Namun, jadwal perilisan Devil May Cry: Peak of Combat yang bocor bisa saja berubah sewaktu-waktu.

Devil May Cry: Peak of Combat open beta akan dimulai 6 Juli 2023 secara global. Untuk detail lebih lanjut, pemain bisa mengunjungi laman resminya.

BattleBit Remastered Meledak di Steam! Ini Deretan Faktanya!

GAMEFINITY.ID, Bandung BattleBit Remastered telah resmi meluncur 15 Juni lalu. Secara mengejutkan, game FPS terbaru itu sudah mencuri perhatian penggemar hingga meledak di chart game terlaris Steam! Berbagai game besar seperti PUBG: Battlegrounds, Street Fighter 6, Call of Duty: Modern Warfare II, dan Starfield saja kalah! Counter-Strike: Global Offensive juga sempat lengser dari posisi teratas.

Tidak hanya secara penjualan, game FPS yang disebut terinspirasi dari Battlefield juga memiliki angka pemain yang cukup tinggi saat ini. Jadi apa keunikan dari game FPS terbaru yang sudah meledak di kalangan penggemarnya ini? Berikut adalah deretan fakta dari BattleBit Remastered.

BattleBit Remastered sempat Dikira Dibuat Menggunakan Roblox

BattleBit Remastered low-poly
Gameplay BattleBit

Jika melihat dari grafiknya, mudah untuk menyimpulkan BattleBit Remastered memiliki visual yang mirip dengan Roblox. Visual yang terlihat pada game ini menggunakan art style blocky dan charming ala LEGO, tidak seperti game FPS pada umumnya.

Namun, tim pengembang sudah menjawab spekulasi itu melalui laman FAQ-nya. Mereka secara singkat berkata “No”, berarti game ini tidak dibuat menggunakan Roblox.

Baca juga:

Dikembangkan oleh Tim yang Beranggotakan Hanya Empat Orang!

Lebih mengejutkannya lagi, PC Gamer mencatat bahwa BattleBit Remastered dikembangkan oleh tim yang beranggotakan hanya empat orang! Ini menjadi hal yang tidak disangka-sangka oleh siapapun bahwa game yang dikembangkan oleh tim pengembang sekecil apapun dapat mendominasi chart Steam.

Di laman Steam-nya, tercatat developer-nya meliputi SgtOkiDoki, Vilaskis, dan TheLiquidHorse. SgtOkiDoki juga tercatat sebagai publisher. Ketiga developer itu menyebut mereka sudah menghabiskan tujuh tahun selama mengembangkan game low-poly FPS itu.

Gameplay Lobbies Berkapasitas hingga 254 Orang

BattleBit Remastered gameplay
Gameplay BattleBit

Satu lagi hal yang tidak diduga-duga, meski tim pengembang tercatat beranggotakan hanya empat orang, BattleBit Remastered berhasil mengalahkan Battlefield 2042 dalam merealisasikan visinya. Game low-poly FPS itu ternyata memiliki lobby berkapasitas hingga 254 orang. Berarti, maksimal 254 pemain dapat bermain dalam satu game.

Sebelumnya Battlefield 2042 mendapat kritikan negatif karena terlalu chaotic, terutama dalam menghadirkan mode Breakthrough 128 player yang kemudian dihapus. Lain halnya dengan BattleBit Remastered, sejauh ini pemain telah menaruh komentar positif di Steam.

BattleBit Remastered number one on Steam
Display BattleBit

Tidak jauh berbeda dari Battlefield dan game FPS modern lainnya, BattleBit Remastered juga menampilkan fitur menarik. Ada enam class yang dapat dipilih, yaitu Leader, Assault, Medic, Engineer, Support, dan Recon. Saat ini, game ini menyediakan 17 map, 39 senjata, dan 13 kendaraan. Menariknya lagi, destructible environment dan skala gameplay begitu besar yang impresif turut memenangkan hati pemain. Bisa saja game low-poly FPS ini mengalahkan Battlefield.

BattleBit Remastered Langsung Unjuk Gigi di Steam!

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, BattleBit Remastered sudah unjuk gigi di chart game terlaris di Steam. Game ini mampu menembus 10 besar semenjak perilisannya sebagai early access pada 15 Juni 2023. Bahkan, game FPS itu sempat menduduki peringkat teratas yang kemudian diambil kembali oleh CS:GO.

Baca juga:

Saat artikel ini ditulis, BattleBit Remastered berada di posisi ke-12 di SteamCharts berdasarkan angka pemain aktif. Angka pemain aktif terbanyaknya bahkan mencapai 61.166 pada 20 Juni 2023 pukul 09:00 WIB.

Tim pengembang telah mengatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menerapkan microtransaction. Ini cukup mengejutkan karena game ini dipatok seharga US$14,99 di Steam, harga yang relatif terjangkau. Ditambah lagi, tim pengembang berencana untuk menambah konten post-launch dalam waktu dekat.

Bagi yang penasaran, BattleBit Remastered dapat di-download di Steam.

Avatar: The Last Airbender Live Action Netflix Tayang 2024

GAMEFINITY.ID, Bandung – Netflix akhirnya membagikan sneak peek dari serial Avatar: The Last Airbender live action saat event Tudum di Brasil pada 17 Juni 2023. Teaser yang menampilkan keempat elemen persis seperti di serial animasinya sudah rilis. Serial tersebut dipastikan akan tayang perdana pada tahun 2024.

Ini menjadi kali kedua Avatar: The Last Airbender diadaptasi dalam format live action. Sebelumnya, serial animasi Nickelodeon itu sempat diangkat menjadi film di bawah sutradara M. Night Shyamalan. Film tersebut mendapat kritikan negatif dari kritikus dan penggemar serta dianggap sebagai salah satu film terburuk sepanjang masa. Penggemar tentunya berharap serial live action ini tidak bernasib sama seperti film tersebut.

Netflix Bagikan First Look Avatar: The Last Airbender Live Action

Saat event Tudum pada 17 Juni 2023, Netflix membagikan first look berupa gambar dan trailer dari Avatar: The Last Airbender live action. Serial tersebut mengambil konsep sama persis seperti serial animasinya yang semula tayang di Nickelodeon.

Baca juga:

Cerita Avatar: The Last Airbender live action akan sekali lagi berfokus pada Avatar Aang bersama Katara dan Sokka untuk kembali menyatukan empat negara elemental dengan mengalahkan Fire Lord Ozai

Telah dalam Pengembangan sejak 2018

Netflix sendiri sudah mengumumkan rencana untuk membuat versi live action dari Avatar: The Last Airbender pada 2018. Awalnya, kreator serial animasinya, Michael DiMartino and Bryan Konietzko, terlibat dalam proses pengembangan tersebut. Mereka saat itu mengatakan akan berupaya melakukan hal yang benar dengan tidak me-whitewash karakternya saat casting. DiMartino dan Konietzko kemudian memilih hengkang dua tahun kemudian karena perbedaan visi.

Albert Kim kemudian mengambil alih sebagai showrunner pada 2021. Kim sendiri sebelumnya sempat menjadi produser eksekutif serial Sleepy Hollow. Ditambah, banyak dari kru yang mengerjakan serial tersebut berketurunan Asia,

Baca juga:

Avatar: The Last airbender live action netflix cast

Gordon Cormier akan memerankan tokoh utama Avatar Aang. Cast utama lainnya juga meliputi Kiawentiio (Katara), Ian Ousley (Sokka), dan Dallas Liu (Prince Zuko). Sederetan aktor terkenal yang ikut tampil di serial tersebut di antaranya Daniel Dae Kim, Danny Pudi, Arden Cho, dan George Takei.

Avatar: The Last Airbender live action akan tayang perdana eksklusif di Netflix pada 2024 mendatang.

One Piece Live Action Netflix Tayang Perdana Agustus Ini!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Netflix akhirnya membagikan teaser trailer perdana One Piece live action yang sudah lama dinanti penggemarnya. Layanan streaming raksasa itu juga mengumumkan jadwal penayangan perdana serial live action yang diangkat dari manga berjudul sama karya Eiichiro Oda itu saat event Tudum pada 17 Juni 2023.

Teaser One Piece Netflix Perkenalkan Karakter Utama versi Live Action

Dalam teaser-nya yang baru saja dirilis, penonton diperkenalkan dengan kelima karakter utama versi live action. Tentu saja, Monkey D. Luffy yang diperankan oleh Inaki Godoy merupakan kapten dari Straw Hat Pirates sekaligus seorang manusia karet. Ia bertualang mengarungi lautan bersama krunya demi menemukan harta karun One Piece.

One Piece live action netflix cast

Karakter yang bergabung dengan Luffy saat pertualangannya di antaranya Roronoa Zoro (Mackenyu), Nami (Emily Rudd), Usopp (Jacob Romero Gibson), dan Sanji (Taz Skylar). Saat bertualang, mereka juga harus menghadapi sederetan rival yang juga mengincar One Piece dan melakukan cara apapun untuk menghalangi.

One Piece live action sendiri merupakan serial live action pirate adventure yang diproduksi oleh Tomorrow Studios dan Netflix dengan kemitraan dari Shueisha, penerbit pemilik Weekly Shonen Jump.

Baca juga:

Season Pertama Akan Berisi 8 Episode

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, season pertama hanya akan mengadaptasi East Blue Saga. Dengan kata lain, serial ini masih akan mengangkat 100 bab pertama manganya.

Ini berarti karakter ikonik lain seperti Chopper dan Nico Robin belum akan muncul di One Piece live action. Jika season pertamanya sukses sesuai harapan Netflix, bukan mustahil keduanya akan muncul di season kedua yang mungkin mengadaptasi Alabasta Saga.

Netflix akhir-akhir ini mengalami hasil yang cukup stagnan dalam mengadaptasi manga dan anime menjadi live action. Film Death Note yang dirilis pada 2017 mendapat kritikan habis-habisan penggemar. Terlebih, serial Cowboy Bebop, yang juga diproduksi Tomorrow Studios, dinilai mengecewakan hingga Netflix memutuskan untuk menghentikannya. Penggemar berharap One Piece live action akan menjadi adaptasi yang sangat baik dan bahkan melampaui ekspektasi.

One Piece live action akan tayang perdana 31 Agustus 2023 eksklusif di Netflix.

Metal Slug: Awakening Segera Soft-Launch di Asia Tenggara

GAMEFINITY.ID, Bandung Metal Slug: Awakening, entri terbaru Metal Slug untuk mobile akhirnya mendapat kabar terbaru setelah cukup lama tidak terdengar. Game platformer run ‘n gun itu akan di-soft launch di region Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Metal Slug: Awakening, Game Run n’ Gun Klasik dengan Visual Kekinian

Metal Slug Awakening gameplay

Pertama kali diumumkan pada 2021, Metal Slug: Awakening merupakan game Metal Slug dengan visual kekiniian. Artinya, game ini akan mempertahankan gameplay platformer run ‘n gun klasik yang sudah menjadi ciri khasnya. Bedanya, jika game sebelumnya menggunakan pixel art, kali ini Awakening akan menggunakan visual 3D modern.

Metal Slug Awakening characters

Berbagai karakter ikonik dari franchise Metal Slug dipastikan akan tampil di game ini. Karakter-karakter tersebut di antaranya Marco, Tarma, Eri, dan Fio. Begitu pula dengan kendaraan ikonik seperti Super-Vehicle 001 dan deretan senjata impresif.

Baca juga:

Metal Slug: Awakening akan mempertahankan mode side-scrolling klasik seperti gamegame sebelumnya. Tidak hanya itu, game run ‘n gun itu juga akan menghadirkan elemen baru. Salah satunya adalah mode Hot Pursuit yang memiliki elemen roguelike. Ada juga mode The Maze yang merupakan tantangan power up eksklusif untuk memperkuat damage karakter pemain.

Bakal Soft-Launch di Asia Tenggara

Metal Slug: Awakening jarang terdengar kabarnya semenjak pertama kali diumumkan. Namun, kali ini merupakan kabar baik bagi pemain sekaligus penggemar di Asia Tenggara.

Baca juga:

VNG Games akan meluncurkannya di region Asia Tenggara. Negara-negara yang akan mendapat akses game selama soft-launch yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Hong Kong, Macau, dan Taiwan. Tetapi, VNG Games tidak menyebut jadwal soft-launch di Asia Tenggara sama sekali, begitu pula dengan perilisan globalnya.

Sebelumnya, Metal Slug: Awakening sempat memasuki alpha test dua kali. Alpha test kedua telah digelar di Indonesia dan Filipina dan berakhir Oktober tahun lalu.

Game mobile Metal Slug ini telah dikembangkan oleh VNG Games dan TiMi Studio milik Tencent dengan lisensi dari SNK, pemilik franchise Metal Slug. Metal Slug: Awakening akan rilis di iOS dan Android dengan jadwal yang belum ditentukan.