All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

James Gunn: DC Universe Berbeda dari Marvel Cinematic Universe

GAMEFINITY.ID, Bandung – Co-CEO DC Studios, James Gunn, baru-baru ini menjelaskan arah yang akan diambil DC Universe buatannya. DC Universe baru itu akan dimulai dengan Superman Legacy sebagai pembuka Chapter I: Gods and Monsters. Ia memastikan bahwa universe DC itu tidak akan sekadar meniru Marvel Cinematic Universe.

James Gunn Jelaskan DC Universe Tidak Sekadar Clone dari Marvel Cinematic Universe

Gunn membeberkan detail terbaru dari DC Universe besutannya dalam wawancara di sebuah episode podcast Inside of You. Ia memberitahu pada Michael Rosenbaum, pemeran Lex Luthor di serial Smallville, bahwa DCU takkan sekadar meniru formula yang sudah ada dari Marvel Cinematic Universe. Franchise film superhero DC Comics itu justru mengambil formula langsung dari komiknya, yaitu latar dunia fantasi. Ia juga memastikan secret identity atau identitas rahasia menjadi komponen utama.

Berbicara tentang identitas rahasia, James Gunn menyebut MCU tidak menonjolkan elemen tersebut. Ia mengamati tidak ada satupun karakter Marvel yang memiliki identitas rahasia hingga munculnya Spider-Man.

“Captain [America] mereka menjadi pasukan walau memakai topeng. Iron Man mengekspos dirinya pada akhir film pertama Iron Man karena mereka tidak mau berurusan dengan identitas rahasia,” tutur Gunn.

Ia juga mengaku DC Universe lebih mengambil latar dunia fantasi, berbeda dengan MCU yang mengambil latar tempat di dunia nyata seperti New York City, San Fransisco, dan London.

“Salah satu hal yang kucinta tentang DC, yang membuatku semangat tentang DC, adalah cara penceritaan alternate history. Ada Gotham City, Metropolis, Star City, Bludhaven, dan semua lokasi ini terletak di dunia lain,” tambah Gunn.

Baca juga:

Ungkap Karakter Superhero Pertama Resmi di DCU, Ternyata Bukan Superman

Secara mengejutkan, Gunn mengaku Superman bukanlah karakter superhero resmi pertama di DC Universe. Ia justru menganggap Blue Beetle yang mendapat gelar tersebut. Ini otomatis menjawab pertanyaan penggemar apakah film Blue Beetle akan terhubung dengan DCU.

James Gunn DC Universe vs MCU Blue Beetle

Film Blue Beetle sendiri dijadwalkan rilis pada 18 Agustus 2023 sekaligus menjadi film ke-14 dari DC Extended Universe. Aquaman and the Lost Kingdom, film setelahnya, akan menjadi penutup DCEU pada Desember mendatang.

“Karakter pertama DCU tentunya Blue Beetle, dan film pertama DCU adalah Superman [Legacy],” jelas Gunn.

Baca juga:

Sementara itu, Superman: Legacy akan menjadi film pembuka DCU yang ditulis dan disutradarai Gunn sendiri. Semenjak Henry Cavill memilih hengkang dari peran Superman dari DC Extended Universe, pihak DC Studios dikabarkan masih melakukan pencarian aktor yang cocok untuk memerankan karakter superhero Man of Steel itu.

Assassin’s Creed Codename Jade Buka Registrasi Closed Beta

GAMEFINITY.ID, Bandung – Ubisoft akhirnya memamerkan detail terbaru tentang Assassin’s Creed Codename Jade. Game Assassin’s Creed itu berlatar di China kuno dan akan rilis eksklusif di iOS dan Android. Trailer terbarunya yang rilis saat Ubisoft Forward 13 Juni 2023 sekaligus mengungkap pendaftaran closed beta sudah dibuka.

Assassin’s Creed Codename Jade dikembangkan sebagai bagian dari kemitraan Ubisoft dengan Tencent melalui Level Infinite. Level Infinite akan menjadi publisher game mobile tersebut. Sebelumnya, The Division Resurgence, game mobile The Division, juga akan di-publish Level Infinite khusus Asia Tenggara.

Baca juga:

Assassin’s Creed Codename Jade Mengambil Latar Era China Kuno

Codename Jade mengambil latar era China Kuno pada sekitar tahun 215 sebelum Masehi, tepat antara Origins dan Odyssey. Pemain akan berperan sebagai Xia, seorang assassin yang dibesarkan oleh Wei Yu, sang ayah angkat.

Game ini menonjolkan konteks historis Dinasti Qin, era yang ditandai dengan penyatuan kerajaan di China. Dunia open world di dalam Codename Jade menunjukkan pemain dapat mengelilingi China kuno dan mengunjungi banyak tempat bersejarah, salah satunya Great Wall of China dan kota imperial Xianyang. Game ini juga disebut sebagai game open world Assassin’s Creed pertama khusus mobile.

Assassin's Creed Codename Jade gameplay

Dari cuplikan gameplay-nya, elemen stealth yang sudah menjadi ciri khas Assassin’s Creed akan dipertahankan dan diadaptasi untuk khusus mobile. Cuplikan gameplay-nya menunjukkan pergerakan berbasis stealth dan penggunaan senjata seperti pedang, tombak, dan busur, semuanya terinspirasi dari budaya China kuno.

Untuk pertama kalinya dalam franchise, pemain dapat mengustomisasi tokoh utama, Xia. Pemain dapat mengubah penampilan dan bahkan gender dari Xia.

Baca juga:

Ubisoft dan Level Infinite Resmi Buka Registrasi Closed Beta

Saat Ubisoft Forward 2023, Ubisoft mengumumkan mereka telah membuka registrasi closed beta untuk Assassin’s Creed Codename Jade untuk publik. Ini menjadi kabar gembira bagi penggemar yang ingin segera mencoba game tersebut lebih awal.

Ubisoft memastikan proses pengembangan Codename Jade berjalan lancar semenjak pengumuman perdananya pada Assassin’s Creed Showcase pada September 2022. Technical alpha test khusus iOS juga sudah berakhir.

Codename Jade bukan satu-satunya judul game baru yang terungkap di Assassin’s Creed Showcase. Entri setelah Mirage ber-codename Red dan Hexe ikut diumumkan dan akan masuk hub Assassin’s Creed Infinity.

Baca juga:

Selain itu, Ubisoft turut memamerkan Assassin’s Creed Nexus VR dan Mirage saat Ubisoft Forward 2023. Assassin’s Creed Mirage sendiri akan rilis 12 Oktober 2023.

Bagi yang berminat untuk mencoba Codename Jade, Ubisoft sudah membuka registrasi untuk berpartisipasi dalam closed beta di laman resminya. Assassin’s Creed Codename Jade diharapkan rilis tahun ini di iOS dan Android sebagai free-to-play.

Reshuffle Disney, Deretan Film Marvel dan Star Wars Tertunda

GAMEFINITY.ID, Bandung – Disney telah me-reshuffle jadwal deretan film yang akan datang. Alhasil banyak film produksinya, termasuk Marvel, Star Wars, dan Avatar, mengalami penundaan. Jika sebelumnya banyak film yang tertunda karena pandemi Covid-19, kali ini mogok kerja Writers’ Guild of America (WGA) menjadi pemicunya.

Karena sederetan penulis Hollywood saat ini tengah melakukan mogok kerja, banyak naskah film yang belum siap. Terlebih, Deadline mencatat beberapa film seperti Blade dan Thunderbolts mengalami penundaan produksi.

Baca juga:

Reshuffle Jadwal Film Disney Picu Penundaan Film Marvel, Star Wars dan Avatar

Disney telah mengumumkan reshuffle jadwal perilisan setiap film yang akan datang. Reshuffle ini sangat berdampak pada jadwal setiap film Marvel, Star Wars, dan Avatar yang akan datang. Alhasil, hampir setiap film dari franchise tersebut mengalami penundaan.

Marvel

Disney film release date reshuffle marvel star wars avatar Marvel Cinematic Universe

Dari Marvel Cinematic Universe, Blade dan Thunderbolts sebelumnya mengalami penundaan karena mogok kerja penulis Hollywood. Disney saat ini menjadwalkan perilisan Blade pada 14 Februari 2025 dari September 2025. Sementara Thunderbolts dijadwalkan rilis pada 20 Desember 2024 dari jadwal sebelumnya pada tahun yang sama, 26 Juli.

Captain America: Brave New World, nama baru dari Captain America: New Order, tertunda dari 3 Mei 2024 hingga 26 Juli 2024. Fantastic Four versi MCU yang sudah dinanti penggemar, berakhir tertunda dari 14 Februari 2025 hingga 2 Mei 2025.

Baca juga:

Dua film Avengers, Kang Dynasty dan Secret Wars, masih belum memiliki naskah yang sudah jadi. Keduanya tertunda dan mendapat jadwal rilis tepat setahun kemudian dari sebelumnya. Avengers: Kang Dynasty kini akan rilis 1 Mei 2026, sementara Avengers: Secret Wars akan rilis 7 Mei 2027.

Deadpool 3 menjadi satu-satunya film Marvel yang jadwalnya dipercepat. Sekuel dari Deadpool 2 itu kini dijadwalkan tiba pada 3 Mei 2024 dari 8 November 2024.

Star Wars

Disney sebelumnya sudah menjadwalkan film Star Wars baru pada 19 Desember 2025. Film terbaru itu akan menjadi film Star Wars pertama semenjak perilisan The Rise of Skywalker pada 2019. Sayangnya, film itu tertunda hingga 22 Mei 2026.

Selain penundaan film Star Wars yang seharusnya rilis akhir 2025, Disney juga menambah jadwal dua film Star Wars baru yang belum diketahui detailnya. Kedua film itu masing-masing akan tayang 18 Desember 2026 dan 17 Desember 2027.

Baca juga:

Avatar

Disney film release date reshuffle marvel star wars avatar avatar

Franchise Avatar ikut menyaksikan tiga sekuelnya mengalami penundaan. Avatar 3 saat ini akan dirilis 19 Desember 2025. Avatar 4 akan rilis 21 Desember 2029.

Terakhir, Avatar 5 dijadwalkan rilis pada 19 Desember 2031. Berdasarkan jadwal ini, film Avatar terakhir akan tiba 22 tahun setelah film pertamanya.

Beberapa Jadwal Film Disney Lainnya

Reshuffle jadwal film produksi Disney tidak hanya berdampak bagi film franchise Marvel, Star Wars, dan Avatar. Beberapa film lain juga memiliki jadwal baru dan sudah diumumkan.

Film terbaru Alien karya Fede Alvarez dan produksi Ridley Scott kini akan meluncur 16 Agustus 2024. Film live action Moana yang dibintangi Dwayne Johnson memiliki jadwal rilis 27 Juni 2025.

The Amateur dari 20th Century Studios kini mengambil alih jadwal perilisan awal Deadpool 3, yaitu 8 November 2024. Sementara itu, sebuah film Disney yang belum terungkap dan disebut akan meluncur 22 Mei 2026 kini tidak ada dalam jadwal.

Mogok kerja WGA saat ini masih berlangsung dan belum ada tanda akan berakhir. Sejauh ini, tindakan WGA telah berdampak pada industri perfilman, termasuk sederetan film produksi Disney.

Overwatch 2 PvE Story Mission Dipastikan Berbayar

GAMEFINITY.ID, Bandung – Blizzard telah merilis trailer Overwatch 2 season 6 bertajuk Invasion saat Xbox Games Showcase 2023. Padahal, season 5 yang bertema fantasi ala Dungeons & Dragons sudah dimulai. Trailer season 6 tersebut menonjolkan PvE Story Mission yang sudah dinanti penggemarnya setelah rencana awal Blizzard untuk menghadirkan PvE Hero Mode batal.

Lebih mengejutkannya lagi, Blizzard mengumumkan PvE Story Mission di Overwatch 2 akan berbayar alih-alih menjadi free update. Ditambah lagi, Story Mission tersebut hanya tersedia dalam co-op.

Story Mission Overwatch 2 sudah Termasuk dalam Bundle Berbayar

Overwatch 2 Story Mission heroes

Blizzard mengungkap di laman resminya bahwa PvE Story Mission sudah termasuk dalam Invasion Bundle seharga US$15. Bundle tersebut juga memuat 1.000 Overwatch Coins, karakter Sojourn khusus pemain baru (setelah menyelesaikan Story Mission), dan Legendary skin untuk Sojourn.

Selain Invasion Bundle, Blizzard sudah menyediakan Ultimate Invasion Bundle yang juga termasuk Legendary Skin untuk Cassidy dan Kiriko, 1.000 Overwatch Coins tambahan, dan Null Sector Premium Battle Pass dengan 20-tier skip.

Baca juga:

Overwatch 2 Story Mission detail

Dalam Story Mission di Overwatch 2, pemain akan bekerja sama dengan pemain lain untuk menghadapi tiga misi berlatar di Rio de Janeiro, Toronto, dan Gothenburg. Pemain akan menghadapi Null Sector yang akan terus menyerang dan juga sederetan musuh baru.

Penggemar Kritik Story Mission Jadi Berbayar!

Sayangnya, keputusan untuk membuat Story Mission di Overwatch 2 memicu kritik dan kontroversi di kalangan penggemar. Mereka menggunakan media sosial untuk mengungkap kritikan dan sempat mengira Story Mission akan menjadi free update.

Penggemar juga khawatir mereka harus membayar lebih banyak lagi jika Blizzard merilis setiap Story Mission di Overwatch 2. Mereka menganggap setiap season membutuhkan lebih banyak biaya untuk meneruskan campaign, secara efektif membuat game free-to-play ini menjadi premium.

Baca juga:

Sederetan Detail Lain di Season 6

Story Mission memang menjadi fitur utama yang akan muncul di Overwatch 2 Season 6. Blizzard memastikan terdapat fitur lain seperti mode baru Invasion. Satu karakter support baru juga akan muncul di season tersebut.

Sementara itu, season 5 yang bertema fantasi ala Dungeons and Dragons baru saja meluncur. Season tersebut menjadi season pertama yang tidak menghadirkan map dan hero baru.

Overwatch 2 Season 6, Invasion, akan meluncur 10 Agustus 2023. Sementara itu, season 5 sudah dimulai.

Merger Microsoft-Activision Blizzard Diblokir Sementara FTC

GAMEFINITY.ID, Bandung – Proses akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft lagi-lagi mendapat rintangan. Federal Trade Commission (FTC) telah mengajukan untuk memblokir merger tersebut pada pengadilan. Permintaan FTC telah dikabulkan oleh sang hakim yang menjatuhkan restraining order sementara pada kesepakatan tersebut.

FTC Ajukan Blokir Akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft

Activision Blizzard and Microsoft banned FTC
FTC Ban Activision Blizzard and Microsoft

Pada Desember 2022, FTC umumkan pihaknya menuntut Microsoft demi memblokir kesepakatan senilai US$68,7 miliar itu. Mereka menilai Microsoft akan membahayakan persaingan konsol game dan cloud gaming dengan menolak akses franchise populer pada pesaing. Persidangan dilaporkan akan dimulai pada 2 Agustus 2023.

Pada 13 Juni 2023, FTC mengajukan restraining order sementara demi mencegah Microsoft resmi mengakuisisi Activision Blizzard. Tidak hanya itu, mereka juga mengajukan preliminary injunction atau penetapan sementara demi mempertahankan status quo. Perwakilan FTC sudah membenarkan kabar ini pada IGN.

“Microsoft dan Activision Blizzard telah membuktikan sebelumnya bahwa mereka tidak bisa mengesahkan kesepakatan ini karena kajian antitrust dari transaksi ini. Namun Microsoft dan Activision belum memastikan bahwa mereka akan mempertahankan posisi itu. Oleh karena itu, dan juga laporan publik bahwa Microsoft dan Activision Blizzard sudah memastikan akan mengesahkan kesepakatan itu, kami sudah mengajukan restraining order sementara demi mencegahnya sementara kajian kami berlanjut,” tulis perwakilan FTC.

Setelah itu, CEO Activision Blizzard Bobby Kotick membalas melalui laman resminya. Ia justru menganggap tuntutan FTC itu sebagai tindakan yang dapat mempercepat proses hukum. Pihaknya siap untuk bersaksi pada hakim federal yang dapat mengevaluasi transaksi itu. Hal yang sama juga diungkap oleh Brad Smith, presiden Microsoft, melalui Twitter-nya.

Baca juga:

Pengadilan California Mengabulkan Permintaan FTC

Pihak pengadilan federal di California mengabulkan permintaan FTC tersebut. Mereka menjatuhkan restraining order sementara yang secara efektif memblokir merger Microsoft-Activision Blizzard.

Perintah ini menunjukkan Microsoft dan Activision Blizzard tidak dapat mengesahkan transaksi ini hingga “setelah pukul 23:59 waktu Pasifik pada hari kerja kelima setelah pengadilan mengabulkan permintaan FTC untuk preliminary injunction” atau tanggal yang sudah ditentukan pengadilan.

Persidangan akan digelar pada 22-23 Juni mendatang. Microsoft dan Activision dapat mengajukan keberatan terhadap keputusan itu sebelum 16 Juni 2023. FTC kemudian akan berhak memberi tanggapan sebelum 20 Juni pukul 12:00 waktu Pasifik.

Saat ini, merger Microsoft-Activision Blizzard sudah disetujui oleh kurang lebih 40 negara, termasuk Uni Eropa dan Korea Selatan. Competition and Markets Authority (CMA) Inggris sudah memblokir merger itu April lalu karena alasandapat merugikan cloud gaming. Microsoft sudah mengajukan banding pada pihak CMA.

Disney Dreamlight Valley: Guide Quest Miracles Take Time

GAMEFINITY.ID, Bandung Disney Dreamlight Valley telah merilis update 5 bertajuk The Remembering pada 7 Juni lalu. Dalam major update ini, terdapat berbagai story quest untuk melanjutkan mencari tahu misteri tentang The Forgetting. Quest pertama tersebut adalah Miracles Take Time. Ditambah, Fairy Godmother juga resmi muncul sebagai penghuni Dreamlight Valley dan akan membantu pemain untuk mencari keberadaan The Remembering.

WARNING: Guide ini mengandung spoiler tentang main story di Disney Dreamlight Valley.

Syarat sebelum Memulai Quest Miracles Take Time di Disney Dreamlight Valley

Sebelum memulai quest ini, pemain wajib menyelesaikan dua syarat di Disney Dreamlight Valley. Pertama, pemain wajib menyelesaikan quest The Great Blizzard oleh Olaf saat meng-unlock biome Frosted Heights. Dalam quest ini, pemain juga dapat meng-unlock Olaf sebagai penghuni.

Baca juga: 

Kedua, karena quest ini berlatar di Forgotten Lands, pemain wajib meng-unlock-nya terlebih dahulu. Pemain butuh 15.000 Dreamlight untuk menyingkirkan Night Thorns raksasa yang telah menghalangi menuju biome itu.

Jika kedua syarat ini telah terpenuhi, terdapat sebuah cutscene yang mengungkap sebuah Pumpkin raksasa sebagai sebuah rumah. Kunjungi rumah Pumpkin raksasa itu di Forgotten Lands.

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time meet Fairy Godmother

Begitu masuk, pemain akan menemui Fairy Godmother. Bicara padanya untuk mendapat quest Miracles Take Time.

Quest Miracles Take Time

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time Purified Night Shard

Setelah mendapat quest tersebut, Fairy Godmother akan meminta pemain untuk memperoleh 5 Purified Night Shard untuk membantu enchantment-nya. Satu Purified Night Shard bisa dibuat di workbench dengan bahan 5 Night Shard dan 1 Dream Shard. Berarti, 25 Night Shard dan 5 Dream Shard dibutuhkan untuk membuat 5 Purified Night Shard.

Begitu sudah memiliki lima buah Purified Night Shard, kembali ke rumah Pumpkin raksasa di Forgotten Lands. Berikan Purified Night Shard tersebut pada Fairy Godmother.

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time treehouse

Kemudian, Fairy Godmother meminta pemain mengikutinya ke luar dan menuju sebongkah batu raksasa yang dirubung Night Thorn raksasa. Ia membantu pemain dengan enchantment-nya untuk mengungkap sebuah treehouse di balik batu itu. Namun, itu bukan treehouse biasa, melainkan pintu masuk menuju Dreamscape.

Quest Forgotten Memories

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time Memory of Power Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time Memory of Courage Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time Memory of Love

Setelah masuk ke Dreamscape melalui treehouse, Fairy Godmother meminta pemain untuk mengambil tiga orb Memory di sana, yaitu Memory of Power, Memory of Courage, dan Memory of Love.

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time portal

Bicaralah kembali pada Fairy Godmother. Ia akan memberitahu pemain bahwa masih ada tiga Memory yang hilang dan harus didapat. Caranya, pemain harus menjadi The Forgotten setelah memasuki berbagai portal yang sudah dibuat. Di sinilah quest Miracles Take Time sebenarnya sudah selesai sekaligus menjadi awal dari set quest Forgotten Memories.

Forgotten Memories: Friendship

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time The Forgotten

Masuk ke portal pertama untuk memulai quest Forgotten Memories: Friendship. Pemain akan berperan sebagai The Forgotten untuk merasakan memory yang berlatar di Peaceful Meadow. Bedanya, The Forgotten sangat kesulitan untuk mengekspresikan perasaan dan kerap memberi respon kurang baik.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah bicara dengan Mickey. Ia akan meminta pemain untuk mengumpulkan bunga dan menjadikannya bouquet. Namun, bunga tersebut berupa Ugly Flower, bunga berpenampilan buruk dan layu. Setelah memetik lima Ugly Flower di sekitar Peaceful Meadow, buatlah Hideous Bouquet di workbench.

Temui Minnie di dekat sebuah pilar dan berikan Hideous Bouquet padanya. Kemudian, temui kembali Mickey, saat itulah ia berharap dirinya bisa saja memberikan bouquet itu pada Minnue seorang diri. Mickey kemudian meminta pemain untuk menemui Goofy.

Saat menemui Goofy, pemain diminta untuk memasak Bouillabaisse. Ia memberi Shrimp sebagai bahan utama pada pemain. Kemudian, cari 1 Carrot, 1 Tomato, dan 2 Clam, namun semua bahan ini ternyata versi rotten atau busuknya.

Setelah semua bahan terkumpul, gunakan kompor untuk memasak Nasty Bouillabaisse. Berikan hidangan itu pada Goofy. Goofy akan merespon ia bisa saja ikut memasak bersama pemain.

Selanjutnya, pemain harus temui kembali Minnie. Ia akan memberitahu betapa baik sifat pemain. Kemudian, orb Memory of Friendship akan jatuh dari sebuah pilar di dekatnya.

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time Memory of Friendship

Pemain akan kembali ke Dreamscape, di mana Memory of Friendship akan muncul di hadapannya. Ambil orb Memory itu dan kembali temui Fairy Godmother untuk menyelesaikan quest Forgotten Memories: Friendship.

Forgotten Memories: Trust

Selanjutnya, ikuti langkah Fairy Godmother untuk memulai quest Forgotten Memories: Trust. Pemain akan diminta untuk masuk ke portal kedua. Saat masuk, pemain kembali menjadi The Forgotten. Kali ini, ia berada di Glade of Trust. Temui Mother Gothel di dekat rumahnya untuk mendapat sebuah tugas.

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time Orb of Trust

Mother Gothel akan meminta pemain untuk mengikutinya ke Pillar of Trust. Ia meminta untuk mencopot orb dari Pillar of Trust yang menurutnya sangat menganggu.

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time fishing for mirror

Setelah itu, Mother Gothel mengaku telah menjatuhkan sebuah cermin di sekitar sungai. Gunakan Fishing Rod untuk memancing demi mendapatkan Jewel-Encrusted Mirror. Setelah mendapatkannya, rupanya cermin itu hanyalah rongsokan.

Temui kembali Mother Gothel dan berikan Jewel-Encrusted Mirror itu. Setelah itu, pemain, sebagai The Forgotten, terlihat merasa telah tertipu. Mother Gothel berniat mengurung pemain sama seperti saat ia melakukannya pada Rapunzel di film Tangled. Untungnya, pemain dapat kembali ke Dreamscape.

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time Orb of Trust

Orb Memory of Trust akan muncul di hadapan pemain. Ambil orb itu dan bicaralah kembali pada Fairy Godmother untuk menyelesaikan quest Forgotten Memories: Trust.

Forgotten Memories: Nurturing

Terdapat satu lagi memory yang hilang. Ikuti kembali Fairy Godmother dan masuki portal tersebut untuk memulai quest Forgotten Memories: Nurturing. Pemain kembali berperan sebagai The Forgotten untuk terakhir kalinya, kali ini di Sunlit Plateau.

Temui Scar di dekat rumahnya. Scar akan memberitahu pemain untuk membantunya merusak orb dari Pillar of Nurturing. Karakter villain The Lion King tersebut percaya orb itu membelenggu kebebasannya.

Scar meminta pemain untuk menginjak-injak bunga yang ada di sekitar Sunlit Plateau. Totalnya, pemain harus menginjak delapan bunga. Kemudian, kembali temui Scar yang akan memberi 15 Night Thorn Seed.

Scar meminta pemain untuk menanam masing-masing lima Night Thorn di dekat Dreamlight Tree, Pillar of Nurturing, dan air terjun. Saat semua Night Thorn sudah tumbuh, Orb of Nurturing akan jatuh dari sebuah pilar. Ambillah orb itu dan berikan pada Scar. Sekali lagi, pemain merasa tertipu oleh perintah Scar.

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time Merlin

Begitu Scar mengurung dirinya di rumah, Merlin akan muncul. Temui Merlin dan dengarkan perkataannya yang berupa nasihat. Tokoh penyihir itu memberitahu dirinya dan juga semua penghuni Dreamlight Valley sangat sayang dengan pemain.

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time Memories of Nurturing

Pemain akan kembali ke Dreamscape, di mana Memory of Nurturing akan muncul. Ambil memory itu untuk menyalakan Memory of Remembrance. Sebelum mengambil memory itu, bicaralah pada Fairy Godmother yang akan keluar dari Dreamscape sekaligus memulai quest What Left Behind.

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time Memories of Remembrance

Saat mengambil Memory of Remembrance, The Forgotten tiba-tiba muncul dan merebut memory itu dari genggaman pemain. Sayangnya, The Forgotten justru kabur melalui sebuah portal.

Dreamlight Valley dalam Bahaya!

Disney Dreamlight Valley Miracles Take Time sky

Setelah konfrontasi antara pemain dan The Forgotten di Dreamscape, beberapa lubang hitam bermunculan di langit dan beberapa rumah penghuni di Dreamlight Valley. Saat pemain sudah keluar dari Dreamscape, kembali bicara dengan Fairy Godmother tentang pertemuan dengan The Forgotten. Ia akan berbicara pada Merlin tentang masalah ini. Setelah itu, quest What Left Behind terselesaikan. Tunggulah kurang lebih sehari untuk mendapat Story Quest selanjutnya.

Itulah guide quest Miracles Take Time di Disney Dreamlight Valley.