All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Dwayne Johnson Pastikan Comeback di Fast and Furious

GAMEFINITY.ID, Bandung – Secara mengejutkan, Dwayne Johnson akan kembali tampil di franchise Fast and Furious dalam sebuah film spin-off! Kabar ini mencuat menyusul kemunculannya sebagai Luke Hobbs di mid-credits scene Fast X. Universal Pictures kini dikabarkan sedang mengembangkan film spin-off yang akan menjadi momen comeback Hobbs.

Dwayne Johnson Terakhir Kali Tampil di Hobbs & Shaw

Dwayne Johnson Fast and Furious hobbs and shaw

Mantan pegulat WWE itu pertama kali tampil sebagai Luke Hobbs di Fast Five dalam franchise Fast & Furious. Ia kemudian tetap tampil hingga film kedelapan franchise, The Fate of the Furious. Setelah itu, Johnson dan Jason Statham membintangi film spin-off pertama dari franchise, Hobbs & Shaw.

Dwayne Johnson Fast and Furious Fast Five

Namun, Johnson justru tidak tampil di F9, entri kesembilan dari franchise. Mantan bintang WWE itu dikabarkan mulai bersitegang saat produksi Fate of the Furious. Meski konflik itu tampak berakhir pada 2019, Johnson justru membagikan secara publik bahwa dirinya tidak akan menjadi bagian dari keluarga Fast and Furious pada 2021. Ia mengungkap komentar Diesel yang menyinggung “tough love” menjadi pemicu dirinya hengkang.

Pada akhirnya, kedua aktor papan atas itu mengakhiri perseteruan mereka secara diam-diam tahun lalu. Alhasil, Johnson menunjukkan dirinya berminat untuk kembali berperan dalam franchise film besutan Universal Pictures itu.

“Musim panas lalu, Vin Diesel dan aku tinggalkan [konflik] masa lalu di belakang. Kami akan memimpin dengan persaudaraan dan menyelesaikannya – serta selalu menjaga franchise, karakter, dan penggemar yang kami cintai,” tulis Dwayne Johnson di Instagramnya.

Baca juga:

Comeback Jadi Hobbs di Film Spin-off Fast and Furious!

Setelah kemunculannya yang tidak terduga di mid-credit scene Fast X, Dwayne Johnson memastikan dirinya akan kembali berperan sebagai Hobbs mulai dari sebuah film spin-off. Ia membagikan kabar itu di media sosialnya berserta sebuah video pengumuman tersebut.

Dalam adegan mid-credit, Hobbs tampak berbicara pada Dante Reyes (Jason Momoa). Adegan tersebut akan menjadi jembatan pada Fast X: Part II.

Film spin-off yang akan dibintangi Johnson itu bukan berupa kelanjutan dari Hobbs & Shaw, melainkan berlatar waktu antara Fast X dan Fast X: Part II.

Johnson, Dany Garcia, dan Hiram Garcia akan memproduksi film tersebut di bawah Seven Bucks Productions. Tidak hanya itu, Vin Diesel dan Samantha Vincent juga terlibat dalam produksi di bawah One Race Films. Chris Morgan tetap akan menjadi produser sekaligus menulis naskah film tersebut.

Saat ini, Fast X sudah meraup US$546,1 juta di box office global. Secara total, franchise Fast and Furious sudah berhasil meraup lebih dari US$7 miliar secara global.

Black Mirror Season 6 Tayang Perdana Juni Ini di Netflix

GAMEFINITY.ID, Bandung – Lama dinanti penggemar, Netflix akhirnya mengumumkan tanggal penayangan perdana Black Mirror Season 6. Season terbaru dari serial antologi original Netflix itu dipastikan akan tayang perdana Juni ini. Tidak tanggung-tanggung, serial itu mengundang aktor papan atas untuk membintangi masing-masing sebuah episode;

Black Mirror Season 6 Disebut Jadi Season Paling Tidak Terduga

Netflix menyebut di laman resminya bahwa season terbaru itu akan menjadi season yang paling tidak terduga. Sang kreator, Charlie Brooker, bahkan dia mengejutkan diri senduru saat produksi berlangsung.

“Saya merasa bahwa Black Mirror harus menampilkan cerita yang sangat berbeda dari setiap episode, dan tetap mengejutkan orang-orang – dan diri saya sendiri – jika tidak apa intinya? Ini harus menjadi serial yang tidak dapat diartikan secara mudah, dan dapat tetap tetap membuat inovasi sendiri,” kata sang kreator.

Ia juga mengaku membuat Black Mirror tetap segar bagi penonton dan dirinya menjadi tenangan tersendiri. Selain menerapkan beberapa trope yang sudah tidak asing, ia dan pihak produser sudah menembah beberapa elemen baru agar lebih banyak keberagaman.

Baca juga:

Akan Berisi Lima Episode

Season terbaru kali ini akan berisi total lima episode. Netflix bahkan sudah merilis daftar episode di laman resminya. Sejauh ini, mereka hanya merilis sinopsis beserta petunjuk apa yang penonton harus harapkan sebelum menonton.

Tidak tanggung-tanggung, season terbaru Black Mirror kali ini mendatangkan beberapa deretan aktor papan atas seperti Aaron Paul, Annie Murphy, Kate Mara, Michael Cera, dan Salma Hayek.

Black Mirror season 6 Annie Murphy

Annie Murphy akan tampil di episode berjudul Joan is Awful bersama Salma Hayek, Michael Cera, Himesh Patel, dan Rob Delaney. Netflix mendeskripsikan episode itu menceritakan seorang perempuan biasa yang terkejut hidupnya diangkat menjadi serial drama di sebuah platform streaming global.

Baca juga:

Black Mirror season 6 Aaron Paul

Aaron Paul dan Kate Mara akan tampil di episode bertajuk Beyond the Sea. Episode itu berfokus pada dua laki-laki yang menjalani misi high-tech pada tahun 1969 dengan konsekuensi tragis.

Black Mirror Season 6 akan tayang perdana dengan semua episode pada 15 Juni 2023 eksklusif di Netflix.

Final Fantasy 16 Akhirnya Resmi Dapat Versi PC

GAMEFINITY.ID, Bandung – Setelah sempat dibantah, Final Fantasy 16 akhirnya dipastikan akan resmi rilis di PC. Namun, entri terbaru Final Fantasy itu akan rilis terlebih dahulu bulan ini sebagai game eksklusif PlayStation 5. Pasalnya, game tersebut memiliki masa eksklusivitas dengan PlayStation selama enam bulan setelah rilis.

Naoki Yoshida sempat sebut Versi PC Tidak Akan Rilis 6 Bulan setelah Versi PS5

Mungkin sudah menjadi rahasia umum bahwa versi PC dari Final Fantasy 16 sedang benar-benar dibuat. Namun, Naoki Yoshida selaku produser justru menyarankan penggemar agar membeli konsol PlayStation 5 saja. Saran itu terlontar dari mulutnya saat livestream pada Januari lalu. Pasalnya, tim pengembang hanya berfokus untuk mengembangkan versi PS5-nya.

Beberapa minggu kemudian, Yoshida memastikan game RPG itu akan memiliki jangka waktu eksklusivitas selama enam bulan di PlayStation 5. Dengan kata lain, game besutan Square Enix itu dapat rilis di PC enam bulan setelah perilisan resmi di PS5.

Akan tetapi, ini bukan berarti Final Fantasy 16 dapat rilis di PC tepat setelah enam bulan semenjak perilisan resminya di PS5. Yoshida memaparkan versi PC tersebut justru akan rilis paling cepat tahun 2024.

Baca juga:

Detail Tentang Pengembangan Final Fantasy 16 Versi PC Terungkap

Final Fantasy 16 pc

Naoki Yoshida baru-baru ini mengungkap detail tentang pengembangan versi PC dari Final Fantasy 16 pada ASCII (diterjemahkan oleh Silicon Era). Ia mengatakan bahwa pengembangan versi PC akan dimulai setelah versi PlayStation 5 resmi meluncur.

“Tentang pengembangan port PC-nya, kami akan memulai mengerjakannya secara perlahan setelah peluncuran (versi PS5 dari FF16),” tutur Yoshida.

Saat ini, belum diketahui target jadwal rilis versi PC dari Final Fantasy 16. Patut diingat bahwa Final Fantasy 15 versi PC telah dirilis dua tahun setelah hadir pertama kali sebagai versi PS4 dan Xbox One.

Baca juga:

Sementara itu, Yoshida ikut menyebut FF16 kemungkinan mendapat DLC jika penggemar merespon secara positif. Ia sudah memastikan game besutan Square Enix itu memiliki konten cerita dan battle 100 persen utuh.

Final Fantasy 16 akan meluncur eksklusif di PlayStation 5 pada 22 Juni 2023. Versi PC-nya kemungkinan akan rilis paling cepat tahun depan.

Rayark Bantah Pecat Semua Artist demi Penggunaan AI

GAMEFINITY.ID, Bandung – Rayark Games, pengembang franchise Cytus dan Deemo, akhir-akhir ini tersandung kontroversi. Pengembang rhythm game asal Taiwan itu telah mendapat tuduhan bahwa pihaknya sudah memecat semua artist dan menggantikannya dengan AI. Klaim itu telah dibantah Rayark sendiri.

Berawal dari Tuduhan Gambar yang Dibuat Menggunakan AI

Rayark Games using AI accusations in Cytus II

Kontroversi ini berawal dari temuan oleh akun Twitter CeRA_WHiTE_1_10 yang memposting artwork promosi Cytus II, salah satu rhythm game terbesar Rayark. Ia mendapat gambar itu memiliki beberapa kejanggalan tidak biasa secara detail, yakin bahwa semuanya tidak dibuat oleh manusia.

Contohnya, terdapat enam jari pada tangan seorang karakter pada gambar. Gambar ini memicu netizen menuduh Rayark menggunakan Ai dalam pembuatannya.

Rayark Games AI in Cytus x Arcaea collaboration promotion

Contoh lain terdapat pada gambar promosi kolaborasi Cytus II dan Arcaea, rhythm game besutan Lowiro. Menurut netizen, terdapat berbagai kesalahan mendasar yang seharusnya tidak mungkin dibuat oleh manusia. Salah satunya adalah jepit rambut yang salah tempat.

Baca juga:

Rumor Rayark Pecat Semua Artist

Tidak lama setelah kontroversi itu mencuat, akun Twitter SaltPPC mengunggah tuduhan bahwa Rayark sudah memecat semua artist-nya demi AI untuk desain gambar. Selain itu, akun Cbotme yang mengaku sebagai mantan sutradara art untuk Cytus II murka terhadap keputusan pihak pengembang untuk penggunaan AI.

“Aku merasa sedikit jijik, melihat semua usaha dan kontrol kualitas yang kami lakukan berakhir menjadi AI bulls***. Jujur saja, aku lega telah meninggalkan perusahaan,” cuit Cbotme.

Netizen juga menyampaikan kekecewaannya tentang Rayark di Reddit. Salah satunya dari pengguna bernama Tyhe2388 yang menduga tren penggunaan AI di tim pengembang sudah dimulai semenjak Deemo II rilis. Menurutnya, Cytus II sudah mulai mengandalkan AI untuk pembuatan desain gambar.

Ia menuduh Rayark ingin menghemat anggaran untuk art demi meraup keuntungan dengan mengandalkan AI. Netizen kemudian menganggapi agar tidak lagi melakukan transaksi, baik berupa pembelian base game, pack musik, dan gacha, di dalam game besutan Rayark.

Baca juga:

Rayark Beri Bantahan Resmi, Tapi…

Sementara itu, Rayark telah merilis pernyataan resmi dalam media sosial resminya seperti Twitter. Mereka membantah rumor bahwa pihaknya sudah memecat semua artist demi menggunakan AI dalam pembuatan gambar.

“Kreativitas dan ekspresi melalui art selalu menjadi penting secara penuh bagi Rayark. Tim artist kami diminta untuk memperluas kemampuannya dan memamerkan bakatnya dalam segala kesempatan. Kami juga promosikan pembelajaran terus-menerus, pertumbuhan, dan perkembangan produksi game kami,” ungkap Rayark.

Namun, pengembang franchise Cytus dan Deemo itu ternyata juga tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan alat AI dalam proses pengembangan. Bahkan, pihaknya sudah merekrut karyawan dengan keahlian menggunakan AI untuk meningkatkan proses pengembangan sekaligus bersiap untuk era AIGC (AI Generated Content) yang akan datang.

Pernyataan ini rupanya masih memicu kontroversi bagi penggemar. Pasalnya, pihak pengembang sudah menyatakan berminat untuk melakukan riset AI art. Keputusan tersebut akan memicu maraknya penggunaan AI alih-alih artist sungguhan pada masa depan.

VCT EMEA: Team Liquid Kalahkan Fnatic dan Menjadi Juara!

GAMEFINITY.ID, Bandung – VCT EMEA telah berakhir dengan kemenangan Team Liquid terhadap Fnatic di grand final pada 28 Mei 2023. Kemenangan Team Liquid dapat dikatakan sangat mengejutkan penggemar esports Valorant.

Pasalnya, Fnatic merupakan team yang diunggulkan dengan 21 kemenangan berturut-turut dari Oktober lalu, termasuk menjadi juara VCT LOCK//IN. Sebelum kalah melawan Team Liquid, team asal Inggris itu telah konsisten menang selama VCT EMEA berlangsung. Ternyata, jumlah kemenangan berturut-turut itu terpaksa terhenti saat grand final turnamen.

Team Liquid Kalahkan Fnatic di Final VCT EMEA!

Pada match pertama, Fnatic memilih map Lotus dan berhasil mendominasi pada half pertama dengan skor 8-4. Match tersebut berakhir dengan skor 13-11, membuat Fnatic menguasai grand final dengan satu kemenangan.

Team Liquid berhasil membalas kekalahan tersebut di map pilihannya, Ascent, pada match kedua. Mereka sempat menjadi dominan berkat menang tujuh ronde berturut-turut. Skor pada halftime saat itu adalah 8-4. Fnatic kemudian membalas dengan menang tujuh ronde berturut-turut, memicu match tersebut masuk overtime. Pada akhirnya, Team Liquid berhasil menang match kedua dengan skor 14-12, menyamakan jumlah kemenangan.

Dalam match ketiga di Haven, Liquid tetap kokoh mennghadapi Fnatic. Mereka akhirnya menang match dengan skor 13-6. Padahal, Fnatic sempat tidak terkalahkan jika menghadapi match di map Haven semenjak Oktober 2022.

VCT EMEA Team Liquid wins against Fnatic

Secara mengejutkan, Team Liquid kembali unggul di match keempat di Fracture dengan skor 13-11, menjadikan mereka sebagai juara VCT EMEA!

Baca juga:

Rekor Kemenangan Berturut-turut Fnatic Terhenti

Sebelum kalah secara mengejutkan di final VCT EMEA, Fnatic memiliki 21 kemenangan berturut-turut. Rekor tersebut dimulai saat mereka menang melawan Geekay Esports pada semifinal Superdome Oktober lalu. Gelar juara di VCT LOCK//IN juga membantu tim asal Inggris itu menjadi tim yang paling diharapkan menang turnamen oleh penggemar.

Kenyataannya, Team Liquid berhasil membungkam Fnatic sekaligus menghentikan rekor kemenangan berturut-turut itu. Tim Valorant asal Belanda itu berhasil membuktikan mereka juga dapat menjadi tim yang diunggulkan.

Berkat kemenangan mereka di final, Team Liquid berhak langsung lolos ke playoff VCT Masters Tokyo, otomatis tidak perlu berpartisipasi di group stage. Sementara itu, Fnatic juga berhak lolos ke playoff Masters Tokyo berkat gelar juara di VCT LOCK//IN. VCT Masters Tokyo akan dimulai 11 Juni 2023 mendatang.

VCT Pacific: Paper Rex Kalahkan DRX dan Menjadi Juara!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Tim Valorant asal Asia Tenggara, Paper Rex, akhirnya berhasil keluar sebagai juara VCT Pacific League pada 28 Mei 2023. Mereka berhasil mengalahkan DRX yang digadang-gadang akan unggul di babak final. Ditambah, kedua tim itu sudah berhak berpartisipasi di VCT Masters Tokyo tahun ini.

Final Valorant Champions Tour (VCT) Pacific ternyata mempertemukan kembali Paper Rex dan DRX. Sebelumnya, Paper Rex berhasil mengalahkan DRX yang harus bersaing di lower bracket dari turnamen. Tampaknya DRX ingin membalas kekalahan mereka dari Paper Rex demi memperebutkan gelar juara.

DRX sempat Mendominasi Pertandingan

Pada match pertama final VCT Pacific, Paper Rex memilih map Fracture. DRX, tim asal Korea Selatan, langsung mempertunjukkan gaya bermain super agresif. Strategi mereka membuat Paper Rex nyaris tidak berkutik. Match pertama itu berakhir dengan kemenangan DRX yang mendapat skor 13-6.

Paper Rex kemudian mulai membalas di babak kedua di map Ascent. Mereka mampu mendapat empat angka sebelum DRX memebalasnya. Sempat imbang saat skor 4-4 dan 9-9, match tersebut sangat intens. Saat imbang kembali, mereka harus bertanding secara Overtime. DRX kembali menang match tersebut dengan skor 16-14.

Baca juga:

Paper Rex Akhirnya Menyerang Balik

Pada match ketiga, Paper Rex berhasil menghentikan dominasi DRX yang hanya harus menang satu match lagi untuk menjadi juara. Tidak terduga, tim asal Asia Tenggara itu berhasil mengakhiri match ketiga di map Lotus dengan skor 13-3.

Match keempat di Pearl juga didominasi oleh Paper Rsx yang membuat match kelima menjadi penentu juara. Ternyata, Paper Rex mengakhiri match itu dengan skor 13-9.

VCT Pacific 2023 Paper Rex celebrate winning against DRX

Pada match kelima dan terakhir di Bind, Paper Rex tampak menguasai pertandingan dalam enam ronder berturut-turut melawan DRX. Meski sempat menyusul dengan tiga angka, DRX nyatanya tidak mampu mengejar saat half pertama berakhir dengan skor 9-3 bagi Paper Rex. Begitu half kedua berakhir, Paper Rex berhasil menjadi juara VCT Pacific League dengan skor 13-6!

Baca juga:

Jadi Juara VCT Pacific League, Paper Rex Berhak Lewati Group Stage di Masters Tokyo

VCT Pacific 2023 Paper Rex
#image_title

Berkat kemenangan ini, Paper Rex berhak lewati bagian group stage dari Masters Tokyo, secara otomatis mereka lolos ke playoff. Event tersebut akan digelar pada 11-25 Juni mendatang. Sementara itu, DRX harus berhadapan dengan tiga dari tim terbaik lain dari penjuru dunia untuk lolos ke playoff.

Saat wawancara post-match. Pelatih Paper Rex Alexandre “alecks” Salle memuji kemampuan DRX saat final VCT Pacific. Pada saat yang sama, ia memuji timnya telah berhasil menunjukkan comeback luar biasa. VCT Masters Tokyo akan dimulai 11 Juni 2023 mendatang.