All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Sukses Besar, Hogwarts Legacy Raup 1 Miliar Dolar AS!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Bersamaan dengan perilisan versi PlayStation 4 dan Xbox One, Hogwarts Legacy sudah disebut berhasil terjual 15 juta kopi. Game berdasarkan franchise Wizarding World itu telah meraup US$1 miliar. Kedua angka itu diharapkan segera naik setelah game itu rilis di konsol previous generation. Versi Switch juga diharapkan rilis Juli ini.

Berhasil Terjual 15 Juta Kopi di Seluruh Dunia, Hogwarts Legacy Berhasil Raup US$1 Miliar

Hogwarts Legacy 1 billion sales 2
Hogwarts Legacy sudah berhasl meraup 1 miliar dolar AS sejauh ni

David Zaslav, CEO Warner Bros. Discovery, menyebut dalam earning call pada 5 Mei 2023 bahwa Hogwarts Legacy berhasil mencapai sebuah prestasi membanggakan. Tidak hanya berhasil terjual 15 juta kopi, tetapi juga menghasilkan US$1 miliar.

“Hogwarts Legacy sudah mengumpulkan lebih dari US$1 miliar dalam penjualan retail dan lebih dari 15 juta unit terjual di seluruh dunia sejauh ini, dan hari ini tim [pengembang] sudah meluncurkan game di platform PlayStation 4 dan Xbox One,” ungkap Zaslav.

Menurut IGN, penjualan Hogwarts Legacy menjadikannya franchise game kelima yang menembus US$1 miliar. Franchise besutan Avalanche Software dan Portkey Games itu bergabung dengan franchise LEGO, DC, Mortal Kombat, dan Game of Thrones.

Baca juga:

JB Perrette, CEO global streaming dan game di WB Discovery, ikut mengatakan versi Switch menjadi faktor penting dalam angka penjualan. Tentunya versi Switch akan rilis Juli ini. Ia mengingatkan Nintendo memiliki penggemar yang sangat besar di Jepang, di mana juga Harry Potter sangat masif dalam skala popularitas.

“Kami memandang kenaikan lebih besar kemungkinan dari perilisan itu, tentunya lebih dari perilisan PlayStation 5 dan Xbox Series,” ungkapnya.

Jadi Game Terlaris Tahun 2023 Sejauh Ini

Sejauh ini, Hogwarts Legacy disebut sebagai game terlaris tahun 2023. Game besutan Warner Bros. Games itu juga menjadi game terlaris pada Februari lalu. Walau tidak terlepas dari kontroversi J.K. Rowling, penggemar tetap menyambut positif game ini. Ada kemungkinan perilisan versi PlayStation 4, Xbox One, dan Switch akan menguatkannya untuk menjadi game terlaris tahun ini saat Desember nanti.

Baca juga:

The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom tampaknya akan menjadi pesaing berat bagi Hogwarts Legacy. Namun, Zelda hanya akan tersedia eksklusif di Nintendo. Maka, dapat dikatakan game dari franchise Wizarding World itu memiliki keuntungan tersedianya di berbagai platform. Pada saat yang sama, bisa saja Zelda mampu melampaui game tersebut dalam penjualan kelak mengingat game dari franchise Nintendo itu juga memiliki fanbase masif.

Hogwarts Legacy kini sudah tersedia di PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, dan PC. Versi Nintendo Switch-nya akan rilis 25 Juli 2023.

3 VTuber Hololive Indonesia Ikut Konser Hololive English

GAMEFINITY.ID, Bandung – Tiga VTuber Hololive Indonesia, Ayunda Risu, Moona Hoshinova, dan Pavolia Reine, akan ikut tampil di konser perdana Hololive English sebagai bintang tamu. Konser yang bertajuk Hololive English 1st Concert -Connect the World- akan digelar di YouTube Theater di Los Angeles, California pada 2 Juli mendatang.

Keputusan dari Hololive Production ini pastinya sangat disambut meriah oleh penggemar. Pasalnya, cukup banyak penggemar yang menggandrungi para VTuber dari Hololive Indonesia dan Hololive English sekaligus. Tidak perlu heran bahwa sering sekali para VTuber dari Hololive Indonesia sering sekali berbicara bahasa Inggris selama melakukan live stream.

Hololive English Gelar Konser untuk Pertama Kalinya!

Hololive English 1st Concert Connect the World joined by Hololive Indonesia VTubers
Konser perdana Hololive English akan digelar 2 Juli 2023

Konser ini sebelumnya pertama kali diumumkan Maret lalu. Ini jadi pertama kalinya Hololive English menggelar sebuah konser langsung di hadapan penggemar. Sebelumnya, Hololive Japan telah menggelar berbagai konser mulai dari tahun 2020, yaitu Hololive 1st fes. Nonstop Story.

Deretan VTuber Hololive English yang akan tampil di konser Connect The World di antaranya Mori Calliope, Takanashi Kiara, Ninomae Ina’nis, Gawr Gura, Watson Amelia, IryS, Ceres Fauna, Ouro Kronii, Nanashi Mumei, dan Hakos Baelz. Para talenta asal Hololive English itu sudah pernah tampil bersama talenta asal Hololive Japan di event Hololive Fes tahunan. Konser ini jadi kali pertama mereka tampil sendiri.

Baca juga:

Selain itu, Ayunda Risu, Moona Hoshinova, dan Pavolia Reine, talenta asal Hololive Indonesia, akan tampil bersama para VTuber Hololive English sebagai bintang tamu. Ini tentu menjadi kabar gembira baru penggemar Hololive.

Bergabungnya VTuber Hololive Indonesia Jadi Bukti Budaya VTuber Masih Berkembang di Seluruh Dunia

Dilansir dari Anime Corner, konser ini menjadi bagian dari rencana Hololive untuk mengembangkan jangkauannya di luar negeri melalui event dan kemitraan. Hadirnya ketiga VTuber dari Hololive Indonesia di konser ini sebagai bintang tamu tentu akan membuktikan budaya VTuber masih berkembang di seluruh dunia.

Baca juga:

Bersama dengan pengumuman ini, penjualan tiket tambahan diumumkan akan dibuka 13 Mei mendatang di laman konsernya. Sebelumnya, tiket konser tersebut sudah ludes terjual saat penjualan dibuka pada 7 April 2023.

Konser Hololive English 1st Concert -Connect the World- akan digelar pada 2 Juli 2023 di YouTube Theater di Los Angeles, California. Bagi yang tidak dapat menyaksikannya secara langsung, tersedia juga tiket untuk menonton streaming, termasuk secara on demand hingga 2 Agustus 2023.

One Piece Netflix Takkan Tayang hingga Eiichiro Oda Puas

GAMEFINITY.ID, Bandung – Netflix membagikan perkembangan terkini dari serial One Piece live-action. Uniknya, pesan itu muncul bertepatan dengan ulang tahun Monkey D. Luffy, 4 Mei 2023. Pesan tersebut datang langsung dari sang kreator, Eiichiro Oda,

Oda menyampaikan ringkasan perjalanan produksi adaptasi serial live action dari serial manga karyanya itu. Ia menambah, serial tersebut takkan tayang hingga dirinya puas dengan kualitasnya.

Sejauh ini, baru sedikit yang terungkap dari serial live action One Piece, baik itu dari Netflix dan pihak production house Tomorrow Studios. Namun, serial original Netflix itu diharapkan tetap tayang tahun ini.

Eiichiro Oda: Netflix Tidak Akan Menayangkan Serial Live Action One Piece hingga Aku Puas

Sang kreator memulai pesan di Twitter-nya itu bahwa dirinya telah bekerja keras untuk berkolaborasi bersama Netflix dan Tomorrow Studios. Ia menganggap hal ini menjadi kesempatan terakhirnya untuk membawa One Piece ke seluruh dunia. Oleh karena itu, dirinya harus bisa mengarahkan segala hal dalam adaptasi itu.

“Netflix sudah berkomitmen untuk segalanya pada produksi ini. Sudah diumumkan bahwa serial ini akan meluncur pada tahun 2023. Tapi mereka sudah berjanji bahwa kita takkan meluncurkannya hingga aku puas.”

One Piece live action Netflix from Eiichiro Oda
Sang kreator, Eiichiro Oda, terlibat dalam produksi live action One Piece Netflix

Dirinya mengakhiri pesan itu dengan menyampaikan serial itu sudah mencapai tahap akhir proses produksi. Ditambah, Oda menjelaskan season pertama One Piece live action akan memiliki 8 episode.

“Kami akan segera berlayar,” tuturnya mengakhiri pesan itu.

Baca juga:

Sempat Dilaporkan Mendapat Respon Buruk saat Screening, Sudah Dibantah

Sebelum perkembangan terkini tersebut terungkap, sempat beredar rumor bahwa serial live action mendapat respon negatif saat screening. Rumor itu pertama kali terungkap oleh akun Twitter @DivinitySeeker1 yang mengklaim mendapat informasi ini dari sebuah sumber kredibel.

“One Piece mendapat hasil tes buruk, CGI-nya terlihat jelek dan ceritanya tidak masuk akal bagi non-fans, dan mereka menulis ulang semua episodenya,” ungkap @DivinitySeeker1.

Baca juga:

Namun, hal ini sudah dibantah oleh Greg Werner, seorang kolaborator resmi dan konsultan yang bekerja sama dengan Eiichiro Oda.

“Artikel penonton [tes] screening yang tidak perlu kalian baca, klik, dan share itu sangat tidak benar,” ungkap Werner melalui Twitter-nya.

Sementara belum ada jadwal rilisnya secara pasti, serial live action One Piece akan tayang perdana tahun ini eksklusif di Netflix.

Ed Sheeran Menang atas Tuntutan Plagiat Lagu Martin Gaye

GAMEFINITY.ID, Bandung – Ed Sheeran telah memenangkan sidang atas tuntutan dari pihak Martin Gaye. Salah satu lagu hit-nya, Thinking Out Loud, telah mendapat tuduhan berupa plagiat lagu klasik Martin Gaye, Let’s Get It On. Pihak juri menyatakan Sheeran tidak menjiplak lagu tersebut pada 4 Mei 2023.

Tuduh Thinking Out Loud Hasil Plagiat Let’s Get It On

Ed Sheeran Thinking Out Loud accused of copying Martin Gayes song
Lagu Thinking Out Loud Ed Sheeran dituduh menjiplak lagu Let’s Get It On Martin Gaye

Tuntutan hukum terhadap Ed Sheeran datang dari pihak Ed Townsend, salah satu penulis lagu Let’s Get It On oleh Martin Gaye. Pihak Townsend menuduh Thinking Out Loud yang menjadi lagu hit Sheeran pada 2014 menjiplak pola chord atau disebut “jantung” dari lagu itu.

Sidang itu berjalan selama dua minggu di sebuah ruang sidang di Manhattan. Saat Sheeran bersaksi, ia menyanyikan lagu Thinking Out Loud sambil memainkan gitarnya di hadapan pihak juri. Pelantun Bad Habits itu juga mengaku lagu hit-nya itu telah dibuat secara mandiri bersama temannya Amy Wadge.

Selain itu, Sheeran dan pengacaranya tidak pernah membantah kedua lagu itu memiliki chord yang mirip, namun menganggap sebagai chord yang paling sering ditemukan di ribuan lagu lain.

Pelantun Lego House itu juga sempat mengaku dirinya akan pensiun berkarier di dunia musik jika kalah dalam persidangan tersebut.

Baca juga:

Juri Nyatakan Ed Sheeran Tidak Melakukan Tindakan Plagiat

Pada hari terakhir sidang, 4 Mei 2023, pihak juri berdiskusi selama tiga jam. Mereka menyatakan Ed Sheeran tidak terbukti menjiplak lagu klasik Martin Gaye itu, melainkan membuat lagu Thinking Out Loud secara mandiri.

The New York Times melaporkan Sheeran menghampiri Kathryn Griffin Townsend, putri Ed Townsend. Mereka berdua sempat mengobrol sebentar sebelum Townsend menghormati keputusan juri.

Baca juga:

Ed Sheeran wins against Martin Gaye press confrence
Ed Sheeran berbicara pada pers setelah menang dalam persidangan

“Saya benar-benar senang dengan hasilnya, dan tampaknya saya takkan pensiun dari pekerjaan sehari-hariku sama sekali. Kami menghabiskan delapan tahun terakhir membicarakan dua lagu dengan lirik yang berbeda secara dramatis, melodi dan empat chord yang juga berbeda dan sering digunakan penulis lagu di seluruh dunia setiap harinya,” ungkap Sheeran saat memberi pernyataan di hadapan pers.

Sebelumnya, Sheeran juga memenangkan sidang atas tuntutan lagu Shape of You merupakan plagiasi Oh Why oleh Sami Chokri tahun lalu. Sementara itu, album terbaru Ed Sheeran, – (Substract), sudah rilis pada 5 Mei 2023.

Serial Lord of the Rings Amazon tetap Produksi Season 2

GAMEFINITY.ID, Bandung – Mogok kerja yang dilakukan sederetan penulis Hollywood sudah berdampak terhadap beberapa produksi serial televisi. Namun, The Lord of the Rings: Rings of Power, serial original Amazon Prime Video, tampaknya tidak menjadi salah satu yang terkena dampaknya.

Faktanya, serial fantasi adaptasi novel karya J.R.R. Tolkien sekaligus prekuelnya itu tetap lanjut produksi di Inggris. Keputusan ini mengikuti langkah serupa dari House of the Dragons, serial original HBO.

Season 2 dari The Lord of the Rings: The Rings of Power Tetap Produksi

The Lord of the Rings The Rings of Power season 2 amazon continue production 2
The Lord of the Rings: The Rings of Power lanjut produksi meski penulis Hollywood mogok kerja

Variety menyebut serial original Amazon itu tetap berada dalam tahap produksi dengan 19 hari lagi sebelum selesai. Semua naskah dan bahan kreatif berbasis tulisan sudah selesai sebelum dimulainya mogok kerja oleh penulis Hollywood. Oleh karena itu, proses produksi tidak terkena dampaknya.

Sebelum ini, produksi serial Lord of the Rings sempat tertimpa insiden. Awal April lalu, dilaporkan terdapat kebakaran di lokasi syuting. Sebelumnya, seekor kuda mati karena serangan jantung saat proses syuting season 2 pada akhir Maret. Kematian seekor kuda itu mengundang perhatian dari PETA yang mengkritik penggunaan hewan sungguhan untuk kepentingan syuting.

Baca juga:

Showrunner Tidak Terlibat Meski Proses Syuting Berlanjut

Kabar buruknya, showrunner serial tersebut, J.D. Payne dan Patrick McKay, absen saat proses produksi berlanjut. Oleh karena itu, kru non-penulis Rings of Power, termasuk produser eksekutif dan sutradara akan mengawasi dan menyelesaikan tahap produksi tanpa mereka.

Menurut aturan Writers’ Guild of America, penulis yang tergabung dilarang bekerja selama mogok kerja berlangsung, baik itu menulis naskah, mengajukan pada studio, dan menentukan keputusan secara kreatif di lokasi syuting.

Baca juga:

The Lord of the Rings: The Rings of Power bukan satu-satunya serial TV yang lanjut produksi akhir-akhir ini. House of the Dragons, serial original HBO, juga melanjutkan syuting untuk season 2. Sejauh ini, Good Burger 2 dan Superman: Legacy menjadi film yang tidak terdampak aksi mogok kerja ribuan penulis Hollywood.

The Lord of the Rings: The Rings of Power season 2 diharapkan tayang pada tahun 2024 eksklusif di Amazon Prime Video.

Harmony: The Fall of Reverie Resmi Meluncur Juni Ini

GAMEFINITY.ID, Bandung – Harmony: The Fall of Reverie, game terbaru dari Don’t Nod, pengembang di balik Life is Strange, akhirnya mendapat tanggal rilis. Game narrative adventure itu akan rilis Juni ini di PC, Nintendo Switch, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S. Bagi yang tidak sabar ingin mencobanya, sebuah demo kini sudah tersedia.

Harmony: The Fall of Reverie, Game Narrative Adventure dari Kreator Life is Strange

Harmony The Fall of Reverie gameplay
Harmony: The Fall of Reverie penuh dengan art menawan

Melalui press release-nya, Don’t Nod menyebut Harmony: The Fall of Reverie sebagai pengalaman naratif seminal terbarunya. Dalam game tersebut, pemain berperan sebagai Polly, seorang perempuan yang telah kembali ke kampung halaman untuk mencari sang ibu. Saat perjalanannya, ia tiba-tiba masuk ke dunia lain bernama Reverie. Di sana, ia menjadi Harmony.

Baca juga:

Harmony The Fall of Reverie choices
Pemain dapat menggunakan sistem Augural untuk melihat masa depan dan membuka jalan baru

Polly diberikan misi untuk mengembalikan keseimbangan antara dunia nyata dan Reverie dengan memilih salah satu dari enam Aspiration. Keenam Aspiration itu adalah Glory, Bliss, Power, Chaos, Bond, dan Truth. Aspiration itu dapat menginspirasi kemanusiaan dengan membuat keputusan berdasarkan sistem Augural, dengan setiap pilihan memicu konsekuensi masing-masing.

Don’t Nod mendeskripsikan Harmony: The Fall of Reverie memiliki arahan art yang menawan beserta deretan karakter berlatar belakang beragam. Ditambah, musiknya menggambarkan atmosfer yang menakjubkan berkat Lena Raine, komposer Celeste.

Baca juga:

Demo sudah Tersedia hingga 21 Mei

Bagi yang ingin segera mencoba game ini, demo sudah tersedia eksklusif di Steam mulai 4 Mei. Tersedianya demo ini merupakan bagian dari LudoNarraCon yang digelar hingga 8 Mei. Playable demo ini hanya terdiri dari act pertama yang memperkenalkan jalan cerita game beserta karakter dan latar tempatnya.

“Kami dengan bangga dapat berpartisipasi di LudoNarraCon tahun ini, sebuah event besar bagi pengembang dan penerbit game narrative, dan untuk memperkenalkan pemain pada dunia Harmony: The Fall of Reverie. Kami menantikan feedback pertama demo ini dan dunia yang kami buat,” tutur Cyrille Combes selaku produser eksekutif.

Jika tidak dapat menikmati demo-nya, terlebih untuk pengguna selain PC, tim pengembang juga melakukan live stream demo tersebut di laman Steam.

Harmony: The Fall of Reverie akan rilis di PC (melalui Steam) dan Nintendo Switch pada 8 Juni 2023. Sementara itu, versi PlayStation 5 dan Xbox Series X|S akan tersedia mulai 22 Juni.