All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Ada yang Baru dari Fall Guys Season 4, Creative Construction

GAMEFINITY.ID, Bandung – Setelah season 3 yang berlangsung hampir enam bulan, Fall Guys akhirnya resmi mengumumkan detail tentang season 4. Season terbaru itu akan mengambil judul Creative Construction. Judul itu diambil bersama dengan munculnya fitur baru, Fall Guys Creative atau level editor untuk membuat level atau round sendiri.

Fall Guys Creative, Fitur Level Editor di Fall Guys

Fall Guys Season 4 Fall Guys Creative
Pemain dapat menggunakan mode Fall Guys Creative untuk membuat level sendiri

Hal pertama yang terbaru di season 4 adalah fitur level editor bertajuk Fall Guys Creative. Fitur ini cocok bagi pemain yang berminat membuat level atau round buatan sendiri. Sistem pembuatannya sama seperti alat bagi Mediatronic untuk membuat level. Sejauh ini, hanya level bertipe race yang dapat dibuat.

Pemain dapat mendesain level mulai dari membuat jalan, menambah rintangan, hingga memilih tema. Setelah membuatnya, pemain dapat melakukan test memastikan level tersebut dapat terselesaikan. Lalu mereka dapat membagikan level tersebut dengan menyebarkan Share Code. Share Code dapat dipergunakan untuk membagikan level pada teman atau komunitas untuk dimainkan.

Mediatronic memastikan pihaknya akan melihat konten level kustom buatan pemain. Mereka juga akan menambah sebuah playlist dan sebuah show baru yang berisi level atau Creative Round buatan penggemar favorit tim pengembang.

Lebih dari 50 Round Baru Akan Hadir di Fall Guys

Season 4 dari Fall Guys akan menghadirkan 50 round resmi baru, dengan 20 di antaranya tersedia saat peluncuran melalui Solo Show. Season yang bertajuk Creative Construction ini mengambil tema digital dengan estetik vaporwave. Tentunya, akan ada rintangan baru, yaitu Boom Blaster. Rintangan baru itu dapat dikatakan sebagai hybrid lily pad dan punch glove.

Baca juga:

Season Pass Berubah Menjadi Fame Pass

Fall Guys Season 4 Fame Pass
Season Pass berubah menjadi Fame Pass yang lebih ekonomis dan lebih sering muncul

Mediatronic juga menjelaskan season akan sedikit lebih panjang mulai season keempat. Mereka mengubah sistem season pass yang hanya satu selama season berlangsung menjadi Fame Pass. Setiap season-nya, tim pengembang akan menghadirkan Fame Pass beberapa kali.

Baca juga:

Fall Guys Season 4 Fame Pass 1 costumes
Setiap Fame Pass menghadirkan reward yang tidak kalah menarik

Pemain dapat membeli satu Fame Pass seharga 600 Show Bucks, lebih ekonomis daripada Season Pass, dan juga lebih pendek. Setidaknya, setiap Fame Pass memiliki deretan reward yang tidak kalah menarik daripada Season Pass sebelumnya. Contohnya, Fame Pass pertama di season 4 memiliki enam kostum ikonik dan deretan item kosmetik bonus yang dapat di-unlock.

Fall Guys season 4, Creative Construction, akan meluncur 10 Mei 2023. Untuk detail lebih lanjut, kunjungi laman resminya. Atau pemain dapat menonton siaran ulang live stream tentang season 4, termasuk bocoran konten yang mungkin akan datang.

Kecewakan Penggemar, Redfall Dibanjiri Review Bomb!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Setelah lama dinantikan, Redfall akhirnya rilis pada 2 Mei 2023. Game buatan Arkane itu disebut sebagai salah satu game dari Xbox yang paling dinanti selain Starfield. Melihat kesuksesan Arkane dengan Dishonored, Prey, dan Deathloop, banyak pihak yang menaruh ekspektasi tinggi terhadap game vampire shooter itu.

Sayangnya, yang terjadi justru tidak sesuai ekspektasi. Redfall  berakhir mengecewakan. Kritikus memberi komentar beragam, kebanyakan negatif, terhadap game FPS besutan Arkane itu. Lebih parahnya lagi, penggemar memberi review bomb, mengkritik game itu tidak sepadan dengan harga US$70 yang menjadi standar baru harga game AAA dari Xbox.

Kritikus Sebut Redfall sebagai Game Shooter Generik dan Datar

Redfall launch bad
Redfall disebut sebagai game shooter datar oleh kritikus

Saat artikel ini ditulis, Redfall mendapat skor 59 untuk versi PC dan 63 untuk versi Xbox di Metacritic, menandakan mayoritas kritik memberi komentar beragam. Ini menjadi salah satu game AAA yang mendapat skor rendah tahun ini.

Cukup banyak kritikus yang memfokuskan bahwa Redfall memiliki kekurangan cukup banyak. Parahnya, mereka mengatakan game buatan Arkane itu terlihat jauh dari kata selesai. Mayoritas juga mengkritik cerita, karakter, dan misi yang repetitif. Ini tentu jauh dari deretan game Arkane sebelumnya yang mendapat pujian, yaitu Dishonored, Prey, dan Deathloop. Walau begitu, beberapa kritikus memuji sistem gunplay-nya.

Baca juga:

Tidak Sesuai Ekspektasi, Penggemar Melakukan Review Bomb!

Lebih parah lagi, pemain sudah membanjiri laman Metacritic dan Steam Redfall dengan review bomb. Tidak jauh berbeda dari kritikus, mereka menganggap game tersebut tidak sesuai ekspektasi. Banyak yang menilai game vampire shooter itu tidak sepadan dengan harga US$70. Terlebih, mereka sudah khawatir saat Arkane menyebut Redfall hanya bisa dijalankan pada 30 fps untuk versi konsol Xbox.

Baca juga:

Redfall gameplay disappointment
Versi PC dari Redfall disebut buruk oleh penggemar

Hal ini sangat terlihat pada versi PC-nya. Mayoritas pemain mengatakan bahwa Redfall memiliki deretan masalah. Selain kekurangan yang sudah disebutkan sebelumnya, pemain menilai versi PC-nya memiliki sederetan masalah performa. Mulai dari animasi kaku dan frame rate tidak lancar sampai akhirnya dianggap tidak dapat dimainkan. Tidak sedikit pula yang menganggap Redfall memiliki port PC terburuk.

Peluncuran Redfall yang mengecewakan pastinya memicu kekhawatiran penggemar terhadap Starfield, game besutan Bethesda Game Studios yang sudah lama dinanti. Akankah Starfield bernasib sama atau justru berhasil bersinar di kalangan pemain dan kritikus?

Fortnite Kembali Collab dengan Star Wars: Find the Force

GAMEFINITY.ID, Bandung – Menyambut tanggal 4 Mei, yaitu Star Wars Day, Fortnite kembali berkolaborasi dengan Star Wars! Kali ini, Epic Games mengadakan event kolaborasi ini untuk merayakan trilogi prekuel yang memiliki tokoh utama Anakin Skywalker.

Tidak hanya skin Anakin Skywalker, berbagai skin berdasarkan tokoh ikonik seperti Padme Amidala dan Darth Maul juga dipastikan akan hadir. Bukan main, Epic Games menyediakan semacam mini-Battle Pass bertajuk Find the Force yang memiliki berbagai reward item kosmetik bertema Star Wars.

Berlatih Bersama Anakin Skywalker, Obi-Wan Kenobi, atau Darth Maul

Dalam event kolaborasi ini, pemain berkesempatan untuk berlatih bersama Anakin, Obi-Wan, atau Darth Maul (ketiganya sebagai versi hologram). Jika menerima tawaran salah satu dari mereka, pemain berksempatan untuk mendapat lightsaber dan ability Force.

Pemain akan menghadapi latihan Force untuk mendapatkan ability tersebut. Latihan Force dapat memberi pemain ability untuk melakukan double jump dan sprint lebih cepat sambil memegang lightsaber. Ketiga trainer hologram Star Wars masing-masing memiliki satu Force yang bisa didapatkan pemain, begitu pula dengan lightsaber-nya.

Fortnite x Star Wars Obi-Wan Kenobi training
Obi-Wan Kenobi Jedi Training

Pertama, jika memilih pelatihan Jedi dari Obi-Wan Kenobi, pemain dapat menggunakan Force untuk mendorong objek dan lawan. Pemain juga bisa mendapatkan Jedi Padawan Lightsaber hijau.

Fortnite x Star Wars Anakin Skywalker training
Anakin Skywalker Jedi Training

Kedua, jika memilih pelatihan Jedi dari Anakin Skywalker, pemain dapat menggunakan Force untuk menarik objek dan lawan ke depan. Senajta yang akan didapatkan dari pelatihan Jedi ini adalah Jedi Padawan Lightsaber biru.

Fortnite x Star Wars Darth Maul training
Darth Maul Sith Training

Terakhir, kalau pelatihan Sith menjadi pilihan, pemain dapat memilih Darth Maul sebagai pelatih. Pemain bisa mendapatkan Force untuk mengangkat sebuah objek dan melemparnya ke lawan. Senjata dari Darth Maul berupa Sith Apprentice Lightsaber merah.

Baca juga:

Senjata Baru dari Fortnite x Star Wars: DC-15 Blaster

Fortnite x Star Wars DC-15 Blaster
DC-15 Blaster

Seperti yang disebutkan sebelumnya, lightsaber merupakan senjata yang bisa didapat setelah menyelesaikan pelatihan dari salah satu dari tiga karakter Star Wars tersebut. Namun, terdapat satu lagi senjata, yaitu DC-15 Blaster. Assault rifle tersebut memiliki akurasi tinggi dan dapat dipergunakan dalam combat berjarak sedang hingga jauh. Pemain dapat mendapatkan DC-15 dari Republic Chest.

Mini-Battle Pass Fortnite x Star Wars: Find the Force

Fortnite x Star Wars Find the Force
Mini-Battle Pass Find the Force

Dalam mini-Battle Pass kali ini, pemain harus menyelesaikan berbagai Find the Force quest untuk mendapat Galactic Reputation. Contoh quest-nya adalah melakukan pelatihan dari trainer Jedi atau Sith, mengembangkan skill Jedi atau Sith, memicu damage dengan menggunakan lightsaber, dan mencari Republic Chest.

Pemain harus mengumpulkan Galactic Reputation tertentu untuk mendapat berbagai reward satu per satu. Semakin banyak Galactic Reputation, semakin banyak reward yang bisa didapatkan.

Fortnite x Star Wars Clone Trooper
Skin Clone Trooper

Mini-Battle Pass bertema Star Wars ini terbagi menjadi dua, yaitu Free Reward Track dan Premium Reward Track, masing-masing memiliki 11 reward. Dalam Free Reward Track, pemain berkesempatan untuk mendapat kostum Clone Trooper sebagai reward terakhir.

Fortnite x Star Wars Darth Maul
Skin Darth Maul
Fortnite x Star Wars three clone trooper
Skin Wolf Pack Trooper, Ashoka’s Clone Trooper, dan Coruscant Trooper

Pemain juga dapat membeli Premium Reward Track dengan harga 1.000 V-Bucks. Dalam track ini, pemain juga berkesempatan untuk mendapat kostum Darth Maul sebagai reward terakhir. Selain itu, ada juga kostum Wolf Pack Trooper, Ashoka’s Clone Trooper, dan Coruscant Trooper di Premium Reward Track.

Fortnite x Star Wars Sith Infiltrator Glider
Sith Infiltrator Glider

Semua quest Find the Force terbagi menjadi tiga set utama layaknya trilogi, yaitu The Force Within (sudah dimulai), Begun the Clone Wars Have (mulai 7 Mei), dan Fall of the Republic (mulai 12 Mei). Jika menyelesaikan 12 quest dalam satu set, pemain berhak mendapat sebuah Sith Holocron. Pemain dapat memperoleh Sith Infiltrator Glader jika mendapat tiga Sith Holocron.

Baca juga:

Skin Anakin Skywalker dan Padme Amidala Tersedia di Item Shop

Fortnite x Star Wars Anakin Skywalker
Skin Anakin Skywallker
Fortnite x Star Wars Padme Amidala
Skin Padme Amidala
Fortnite x Star Wars 501ST TROOPER AND 212TH BATTALION TROOPER
Skin 501st Trooper dan 212th Battalion Trooper

Selain itu, terdapat pula kostum Anakin Skywalker dan Padme Amidala. Keduanya sudah tersedia di Item Shop. Kalau itu masih belum cukup, Fortnite juga menyediakan kostum 501st Trooper dan 212th Battalion Trooper.

Kolaborasi Fortnite dan Star Wars bertajuk Find the Force sudah dimulai sejak 2 Mei dan akan berakhir 23 Mei mendatang. Untuk detail lebih lanjut tentang kolaborasi ini, kunjungi laman resminya.

Idol Group AKB48 Team Ditiadakan! Kiblatnya JKT48 kah?

GAMEFINITY.ID, Bandung – JKT48 sister grup dari AKB48, memberlakukan sebuah sistem baru saat pandemi. Ditiadakannya sistem tim di JKT48 justru membantu grup ini tumbuh setelah pandemi. Pembubaran tim oleh JKT48 diambil setelah terjadi restrukturisasi besar-besaran dan meluluskan para membernya secara cepat. Sehingga hanya tersisa 33 member, kabarnya pembubaran tim juga dilakukan oleh AKB48.

AKB48 merupakan idol group sekaligus girl group yang memiliki begitu banyak anggota. Saking banyaknya, mereka menerapkan sistem tim atau subunit yang sudah ada semenjak pendiriannya pada tahun 2005. Secara mengejutkan, mereka mengumumkan sistem tim ini akan dihentikan atau lebih tepatnya semua tim akan dibubarkan.

Semua Tim/Subunit AKB48 Bubar

AKB48 spring concert 2023
AKB48 menggelar Spring Concert 2023 pada 29 April 2023

Keputusan ini terungkap saat Spring Concert 2023 di Pia Arena MM, Yokohama pada 29 April 2023. Konser tersebut menjadi konser pertama AKB48 di hadapan penggemar dalam tiga tahun terakhir. Penggemar tetap bersemangat menikmati dan menyoraki idol group tersebut sekaligus mendengar total 36 lagu selama konser.



Kapten Tim A, Mion Mukaichi, yang juga menjabat sebagai General Manager AKB48, memberitahu penonton bahwa sistem tim akan berakhir dalam waktu dekat. Momen ini menjadi mengejutkan bagi penggemarnya, pasalnya sistem tersebut sudah digunakan dalam 18 tahun terakhir.

Bagi yang belum tahu, AKB48 terbagi menjadi lima tim atau subunit, yaitu Team A, Team K, Team B, Team 4, dan Team 8. Masing-masing tim dipimpin oleh seorang kapten yang mungkin saja menjadi center subunit tersebut.

“Kurasa ini waktu yang tepat bagi AKB menjadi satu secara utuh dan semakin meningkat,” ungkap Mukaichi dilansir dari SoraNews24.

Baca juga:

Akan Gelar Konser Sayonara Agustus Ini

Dengan bubarnya sistem tim ini, AKB48 akan menggelar konser sayonara atau perpisahan pada 4-6 Agustus 2023. Konser sayonara tersebut menjadi penampilan terakhir Team A, Team K, Team B, dan Team 4 sebagai subunit. Sementara itu, Team 8 sudah menggelar konser sayonara saat hari kedua Spring Concert 2023 pada 30 April lalu.



Pembubaran sistem tim ini bukan berarti AKB48 akan bubar dalam waktu dekat. Faktanya, jumlah anggota yang tampil di AKB48 Theater justru akan meningkat mengingat protokol pandemi sudah mengalami relaksasi.

AKB48 juga sudah bekerja sama dengan Universal Music Japan (melalui EMI Records) mulai tahun ini. Single ke-61 mereka, Dōshitemo Kimi ga Suki da, menjadi single pertama semenjak mereka kini berada di bawah naungan Universal.

PlayStation Akan Rilis 10 Game Live Service sebelum 2026

GAMEFINITY.ID, Bandung – PlayStation baru-baru ini mengungkap detail tentang ambisi untuk merambah ke pasar game live service. Mereka mengaku mereka memiliki 10 proyek game live service yang sedang dikerjakan, masing-masing memiliki genre dan target audiens yang berbeda.

Sebelumnya, Sony sudah mengakusisi tiga pengembang game live service dalam 18 bulan terakhir. Langkah mereka dimulai dengan pembelian Bungie, pengembang di balik Destiny 2, pada Januari 2022. Diikuti oleh Haven Studios pada Maret tahun yang sama. Baru-baru ini, mereka juga sudah mengakuisisi Firewalk Studios. Haven Studios dan Firewalk Studios sudah tergabung dalam PlayStation Studios, sementara Bungie menjadi anak perusahaan independen di bawah Sony Interactive Entertainment.

PlayStation Ungkap Ambisinya dalam Merambah ke Pasar Game Live Service

Dalam wawancaranya dengan GameIndustry.biz, Herman Hulst, kepala PlayStation Studios, mengungkap ambisi perusahaan untuk membuat deretan proyek live service-nya. Ia mengaku bukan berarti berbagai game live service tersebut akan menjadi Fortnite atau Destiny selanjutnya.

“Kami memahami keadaan kompetitif di luar sana, dan investasi waktu dari pemain yang ditawarkan live service. Kami ingin membuat game berkualitas terbaik. Ada risiko yang kita bicarakan tentang live service dalam istilah generik – seakan-akan seperti satu genre atau bahkan satu model bisnins,” ungkap Hulst.

Baca juga:

Berencana Buat 10 Game Live Service sebelum 2026

Sony berencana untuk memiliki 10 game live service di pasaran sebelum 2026. Tentunya dengan investasi yang sangat tinggi, mereka berharap hal ini dapat memicu kesuksesan.

“PlayStation Studios membuat bermacam game yang dapat disebut live service, mengambil genre yang berbeda-beda, jadwal rilis yang berbeda-beda, dan dalam skala yang berbeda-beda pula. Kami juga membuat game untuk audiens yang beragam, dan saya percaya diri dari jejak rekam kami dalam membuat dunia serta cerita yang dicintai penggemar PlayStation,” tambah Hulst.

PlayStation Studios Firewalk Studios
Firewalk Studios bergabung dengan PlayStation Studios pada pertengahan April

Sony tentu berharap akuisisinya terhadap Firewalk dan Haven Studios dapat memperkuat posisinya dalam pasar live service kelak. Faktanya, Firewalk saat ini sedang mengembangkan sebuah game live service yang belum diumumkan dan disebut akan rilis di PlayStation dan PCC. Haven Studios juga sedang mengembangkan sebuah game live service. Pembelian Bungie tentu menjadi investasi terbesar Sony dalam pasar live service sekaligus andalan untuk membantu meluncurkan proyek game yang akan datang.

Contoh lain yang mungkin termasuk 10 proyek tersebut adalah proyek Horizon multiplayer. Tentu saja proyek dari Guerrilla Games itu cocok sebagai bagian dari ambisi live service bagi PlayStation. Proyek The Last of Us multiplayer juga disebut sedang dalam pengembangan.

Baca juga:

Ini bukan berarti PlayStation akan mengabaikan pasar game single-player yang sudah dikenal. Mereka memastikan akan tetap berkomitmen membuat game single-player seperti sekuel Horizon: Forbidden West.

PlayStation akan merilis setidaknya 10 game live service sebelum 2026. Akankah mereka dapat meraih hasil yang gemilang dalam pasar live service kelak?

Apex Legends Season 17 Bertajuk Arsenal, Ini Detailnya!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Setelah perombakan total sistem class pada season 16, Apex Legends kini akan memasuki season 17 yang bertajuk Arsenal. Baru-baru ini, mereka merilis gameplay trailer untuk season terbaru yang akan meluncur 9 Mei itu. Kali ini, Respawn Entertainment memperkenalkan Legend baru bernama Ballistic. Ditambah lagi, mereka merombak map World’s Edge dan menambah sistem Weapon Master sebagai sistem progression baru.

Legend Baru di Apex Legends: Ballistic

Apex Legends Season 17 Ballistic
Ballistic, Legend baru di Season 17

August Montgomery “Ballistic” Brinkman akan menjadi Legend baru yang muncul pada season 17. Ia pertama kali diperkenalkan dalam video berjudul Stories from the Outlands – “Encore” pada 24 April 2023. Ballistic merupakan sosok pembunuh mematikan sekaligus petapa essentrik yang pernah berpartisipasi di Thunderdome Games, kompetisi sebelum Apex Games.

Ia diceritakan pensiun dari Thunderdome Games setelah sebuah kecelakaan tragis membunuh sang adik dan rekan timnya. Beberapa tahun kemudian, ia mulai berpartisipasi di Apex Games demi mencegah sang anak, Nathaniel, bernasib sama sepertinya. Padahal, Nathaniel sudah akan bergabung sebagai peserta Apex Games. Namun, Ballistic justru membuat kesepakatan dengan Eduardo Silva, membuat Nathaniel didiskualifikasi.

Ballistic memiliki passive ability yang memicunya dapat membawa sebuah senjata ketiga, namun senjata ini tidak dapat menerima attachment. Senjata tersebut hanya akan berguna jika menggunakan ultimate ability.

Tactical ability-nya, Whistler, merupakan sebuah pistol yang dapat mengunci target sekaligus menembakkan sebuah peluru. Jika kena, sang target akan mendapat debuff yang membuat pistolnya mengalami overheat dan memicu damage. Jika meleset, peluru itu akan membuat sebuah zona kecil di mana jijka target melewatinya akan menerima efek yang sama.

Ultimate ability-nya, Tempest, dapat membuat sebuah zona di sekitarnya memicu dirinya dan timnya mendapat peluru tanpa batas, reload lebih cepat, dan pergerakan lengan lebih cepat dalam waktu terbatas.

Terakhir, Ballistic tergolong Legend class Assault. Berarti ia akan mendapat perk Assault.

Perubahan di Map World’s Edge

Dalam season ini, Respawn Entertainment merombak map World’s Edge, map battle royale kedua Apex Legends. World’s Edge terakhir kali mendapat perubahan saat season 10 pada Agustus 2021.

Apex Legends Season 17 Worlds Edge Monument
Monument, POI baru di World’s Edge

Mereka menampak point of interest baru, Monument, sebagai pengganti Fragment. Monument di pusat World’s Edge disebut sebagai testamen pada Apex Games dari Silva Pharmaceuticals. Monument merupakan sebuah bunker yang memiliki sarang sniper dengan akses cepat di puncaknya. Hal ini menjadi pengingat bagi penggemar seberapa jauh Apex Legends sudah berkembang semenjak debut pada 2019.

Apex Legends Season 17 Worlds Edge Stacks
Stacks, POI baru di World’s Edge

Satu lagi point of interest baru adalah Stacks sebagai pengganti Lava City di sudut tenggara map. Stacks merupakan ruang vertikal dengan beberapa atap yang saling terhubung zipline.

Terakhir, tim pengembang telah menghapus Lava Fissures dengan naiknya lava di seluruh map. Harvester juga mendapat pembaruan sehingga aman sebagai platform pendaratan.

Baca juga:

SIstem Progression Baru Apex Legends: Weapon Mastery

Apex Legends Season 17 Weapon Mastery
Weapon Mastery, sistem progression baru Apex Legends

Weapon Mastery merupakan sistem progression baru di Apex Legends, disebut sebagai sistem progression jangka panjang demi membuat game menjadi ramah pemain baru. Dalam sistem ini, setiap senjata memiliki progression masing-masing. Dengan menggunakan senjata tertentu di mode manapun, pemain dapat mendapat EXP untuk senjata tersebut.

Sambil mengumpulkan EXP, pemain dapat menaikkan rank senjata tersebut dan membuka tantangan baru. Menyelesaikan berbagai tantangan demi membantu menambah progress. Terdapat berbagai reward berupa item kosmetik seperti banner, frame, dan skin Legendary.

Baca juga:

Firing Range

Apex Legends Season 17 Firing Range
Firing Range ikut mendapat perombakan

Bagi yang ingin berlatih terlebih dahulu, tidak perlu khawatir. Respawn sudah menghadirkan Firing Range yang sudah dirombak. Terdapat berbagai area baru seperti bangunan. Trainning Dummies juga dapat perombakan yang membuat mereka dapat bertarung melawan pemain. Selain itu, pemain dapat mengajak teman dari friend list untuk berlatih bersama.

Apex Legends Season 17, Arsenal, akan dimulai 9 Mei 2023. Untuk detail lebih lanjut, kunjungi laman resminya.