Category Archives: Gaming News

Game Forza Motorsport dengan Ray Tracing Alami Penundaan

GAMEFINITY.ID, Bandung – Microsoft memamerkan cuplikan gameplay terbaru dari game balap mobil terbarunya Forza Motorsport. Cuplikan tersebut ditampilkan dalam acara Xbox & Bethesda Developer Direct 2023. Namun, penggemar memperhatikan tanggal rilisnya hanya tertulis 2023. Padahal sebelumnya game balap tersebut dijadwalkan rilis musim semi ini.

Terlebih lagi, terdapat rumor bahwa Forza Motorsport akan mengalami penundaan dari jadwal sebelumnya. Game besutan Turn 10 Studios itu dipercaya mendapat jadwal baru pada kuartal ketiga 2023.

Forza Motorsport pertama kali terungkap pada 2020 sebelum detail berikutnya kemudian dipamerkan dalam acara Xbox & Bethesda Games Showcase 2022. Saat itu, game besutan Turn 10 Studios itu digadang-gadang sebagai game racing tercanggih berkat teknologi ray tracing real time-nya. Game tersebut dijadwalkan rilis pada 2023.

Turn 10 Studios Pamer Detail Terbaru di Xbox & Bethesda Developer Direct 2023

Forza Motorsport menjadi salah satu dari lima game yang tampil di Xbox & Bethesda Developer Direct 2023. Saat acara tersebut, Turn 10 Studios memamerkan detail terbaru tentang game racing besutannya itu. Mereka membagikan bahwa akan ada lebih dari 500 mobil yang dapat dikoleksi pemain beserta 800 upgrade-nya. Ada juga mode career single player dan mode online racing yang dapat dimainkan.

Forza Motorsport ray tracing
Forza Motorsport digadang-gadang jadi game racing tercanggih berkat teknologi ray tracing real time

Pihak pengembang memfokuskan pada visual dalam gameplay dari game ini. Mereka mengaku mengandalkan teknologi ray tracing untuk menampilkan realisme selama gameplay. Ditambah lagi, game racing itu akan mengandalkan hardware Xbox Series X|S secara utuh untuk menampilkan grafik canggih dan revolusioner, mengalahkan semua entri pendahulunya.

Tidak seperti game lainnya seperti Redfall dan Minecraft Legends, Microsoft tidak menyebutkan tanggal rilis Forza Motorsport secara pasti. Mereka hanya menyebut game itu akan rilis tahun ini.

Baca juga: Minecraft Legends Resmi Rilis April Ini, Ada PvP Mode!

Forza Motorsport Alami Penundaan, Kata Orang Dalam

Menyusul informasi terbaru dari Xbox & Bethesda Developer Direct, reporter GiantBomb Jeff Grubb menyampaikan sebuah kabar mendalam tentang Forza Motorsport. Dirinya memberi kabar bahwa game racing itu telah mengalami penundaan dari jadwal awal musim semi.

“Tampaknya Forza akan alami penundaan dari jadwal awal tahun ini, kemungkinan bukan paruh pertama. Timeframe yang kudengar dari Forza tampaknya bakal di Q3, dan mungkin sedikit lebih lama dari itu,” ungkap Grubb di podcast Game Mess Decides yang dilansir dari VG247.

Grubb sendiri memiliki jejak rekam tentang informasi dari orang dalam, kebanyakan justru berakhir akurat. Ada kemungkinan penggemar harus kecewa bahwa bocoran ini kemungkinan besar benar-benar akurat.

Forza Motorsport bukan satu-satunya game besar dari Microsoft yang belum memiliki jadwal rilis. Starfield, game besutan Bethesda Game Studios, telah absen dari Developer Direct dan masih belum memiliki tanggal peluncurannya. Keduanya masih diharapkan akan rilis paruh pertama 2023. Setidaknya, Xbox milik Microsoft masih memiliki berbagai game besar yang akan rilis tahun ini.

Kunjungi Gamefinity untuk update Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan top up dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id

Dead Space 2 Kemungkinan Akan Remake untuk Mode Baru

GAMEFINITY.ID, PATI – EA Motive baru saja resmi merilis Dead Space remake yang memunculkan spekulasi tentang sequel lanjutan dari proyek ini. Spekulasi ini muncul di mode new game plus yang mana di seri originalnya tidak menyediakan mode ini. Mode new game plus ini yang seolah memberikan petunjuk akan adanya Dead Space 2 remake. Tentunya ini membuat para fans sangat senang jika benar terjadi. Di awal perilisannya Dead Space remake berhasil mendapatkan review sangat positif dari para reviewer.

Petunjuk Dead Space 2 Remake

Beberapa pemain Dead Space remake mengaku menemukan petunjuk menarik yang mengarah ke pembuatan Dead Space 2 remake. Melihat kesuksesan yang diraih oleh Capcom dengan remake Resident Evil 2 dan 3, developer Dead Space mungkin saja akan melakukan hal yang sama. Mode new game plus memberikan playtime tambahan untuk para pemain dengan menawarkan pengalaman bermain lebih sulit dari mode normal. Disisi lain mode ini seolah memberikan petunjuk tersembunyi mengenai Dead Space 2 remake.

dead space

Bagi mereka yang hanya menamatkan game ini sekali saja tanpa mencoba new game plus mungkin tidak akan menyadari petunjuk yang disembunyikan oleh EA Motive. Berdasarkan Gamespot, terdapat sebuah petunjuk yang mereferensi langsung ke Dead Space 2. Saat memeriksa email yang ada di terminal, pemain dapat melihat bahwa ada “penonaktifan” yang akan terjadi di Stasiun Titan.

Belum Ada Konfirmasi Mengenai Seri ke 2

Bagi yang tidak tahu, Stasiun Titan merupakan latar tempat kejadian di Dead Space 2. Dalam seri ke 2 Dead Space pemain akan menjelajahi area Stasiun Titan setelah sebelumnya selamat dari insiden kapal USG Ishimura di Dead Space. Melihat referensi yang diambil dari Dead Space 2, tentunya membuat para pemain berfikir jika EA Motive juga tertarik untuk membuat remake dari Dead Space 2, atau mungkin sampai ke 3.

Sementara itu, EA dan Motive Studio masih belum mengkonfirmasi proyek apa pun di masa depan. Petunjuk di Dead Space remake mungkin mengarah pada perilisan sekuel yang mungkin akan segera memulai tahap pengembangan. Jika melihat kesuksesan yang berhasil diraih oleh Dead Space Remake bahkan di hari pertama, maka bukan hal yang aneh jika pihak developer memang ingin melanjutkan proyek remake ini ke seri selanjutnya.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan Dead Space Remake? Dead Space Remake dapat dimainkan di konsol PS5, Xbox Series X/S, dan juga PC. Kunjungi Gamefinity untuk asupan Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan topup dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id

Leaker: Starfield dan Redfall Dikebut dalam Kondisi Kasar

GAMEFINITY.ID, Bandung – Sudah tidak perlu diragukan lagi bahwa Starfield dan Redfall menjadi proyek terbesar bagi Bethesda tahun ini. Meski mengalami penundaan dari tahun sebelumnya, animo penggemar masih masif. Namun, seorang leaker mengklaim bahwa kedua game tersebut jauh dari kata siap untuk peluncuraannya kelak.

Starfield dan Redfall Belum Siap untuk Rilis, Kata Leaker

Redfall kini sudah mendapat jadwal rilis saat event Xbox & Bethesda Developer Direct, yaitu 2 Mei 2023. Di sisi lain, Starfield masih belum diumumkan tanggal rilisnya. Meski begitu, pihak Bethesda sudah memastikan game sci-fi RPG besutannya tetap akan rilis setelah Redfall dan tampil di showcase tersendiri. Keduanya akan rilis di Xbox Series X|S dan PC.

starfield bad shape leak
Starfield masih dalam kondisi kasar meski jadwal rilisnya semakin dekat

Namun, seorang leaker telah memperingatkan bahwa kedua game itu masih dalam kondisi kasar sebelum perilisannya dan butuh kontrol kualitas. Sosok yang membocorkan kabar itu adalah Horns, leaker yang telah membocorkan Hi-Fi Rush. Ia mengungkap di ResetEra bahwa kedua game itu jauh dari siap untuk rilis, meski jadwal peluncurannya sudah semakin dekat.

Ia menjelaskan bahwa kondisi Redfall masih lebih baik ketimbang Starfield. Dirinya juga menambah bahwa Bethesda ingin waktu lebih lama untuk memoles game sci-fi-nya itu. Namun, Microsoft dikabarkan ingin Starfield rilis sebelum akhir Juni 2023, maka Starfield dipercaya berpotensi rilis dalam kondisi belum selesai.

Kerugian dari Azure Jadi Pemicu Pengembangan Dikebut?

Sang leaker mengungkap alasan pengembangan kedua game ini dikebut akibat dari kerugian finansial Azure, platform komputasi cloud milik Microsoft. Menurut CNBC, sebuah dokumen Google melaporkan Azure mengalami kerugian operasional sebesar US$3 miliar pada 2022.

Horns percaya bahwa Microsoft kini mengandalkan Xbox untuk meraup keuntungan. Starfield menjadi andalan utama bagi mereka demi menutup kerugian tersebut sebelum Juni 2023.

Mengingat bocornya Hi-Fi Rush yang terbukti benar, ada kemungkinan ini menjadi kabar buruk. Penggemar yang sudah tidak sabar untuk memainkan Starfield menjadi khawatir dan berharap Bethesda dapat diberi waktu sedikit lebih lama untuk memoles game tersebut.

Baca juga: Tango Gameworks Umumkan Game Action Rythme Hi-Fi Rush

Sementara itu, leaker yang sama juga mengungkap Diablo IV juga belum siap meski mendapat tanggal rilis 6 Juni 2023. Terlebih, terdapat rumor bahwa game RPG besutan Blizzard itu berpotensi ditunda.

Pada akhirnya kabar dari leaker masih berupa spekulasi yang belum tentu benar. Meski begitu, penggemar masih berharap Starfield dapat terselesaikan dengan baik sebelum rilis dan Redfall menjadi sukses besar.

Redfall akan rilis 2 Mei 2023, sementara Starfield akan rilis setelahnya dengan jadwal yang belum diumumkan. Keduanya bakal tersedia di PC dan Xbox Series X|S sekaligus menjadi gratis khusus pelanggan Game Pass.

Ragukan Kembalinya BGMI CEO Global Esports sebut Menyesatkan

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Founder atau CEO dari Global Esports menyatakan keraguan tentang kembalinya Battlegrounds Mobile India (BGMI). Sinha selaku founder mengklaim bahwa jika permainan itu akan kembali, itu sudahlah kembali.

Menurut Sinha juga, investasi Krafton senilai 1 Crore INR di SPS New State Mobile Open India seharusnya sudah cukup memberi tahu. Selain itu juga, Sinha menyatakan bahwa hal ini murni menyesatkan dan merugikan ekosistem bagi semua orang untuk menunggu hadirnya game tersebut.

Baca juga: Founder Hydra Esports ‘Tendang Wrath Keluar dari Tim

CEO Global Esports Tidak Percaya Jika BGMI akan Kembali

Karena masalah keamanan nasional, Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi (MeitY) melarang PUBG Mobile berdasarkan pasal 69A Undang-Undang TI 2000 pada September 2020 di negara tersebut, India.

Kementerian menyatakan bahwa PUBG Mobile merugikan kedaulatan, integritas, pertahanan India, dan ketertiban umum. Tanpa harapan PUBG Mobile kembali, Krafton memperkenalkan varian game India berjudul BGMI.

Game ini dengan cepat mengisi kekosongan yang ditinggalkan PUBG Mobile di penonton game India, dengan ketidakhadirannya mulai Juli 2021. Sayangnya, pemerintah India melanjutkan dan menangguhkan BGMI juga berdasarkan undang-undang yang sama satu tahun setelah diluncurkan pada Juli 2022.

Pendapat Mereka Tentang Isu Kembalinya PUBG Mobile India

Dalam Twitter baru-baru ini, Sinha menyoroti bahwa PUBG Mobile tersedia selama 30 bulan dan telah dilarang selama lebih dari 29 bulan. Di sisi lain, BGMI tersedia selama 12 bulan dan telah ditangguhkan selama enam bulan lamanya.

BGMI

BGMI

BGMI

BGMI

Sinha juga menambahkan bahwa dia yakin BGMI tersebut tidak akan kembali, dan sikap diam dari penerbit dan pemerintah adalah bukti nyata akan hal ini. Selain itu, investasi Krafton dalam pengembangan kancah esports New State Mobile di negara tersebut adalah bukti nyata lainnya.

Sinha menjelaskan bahwa mengantisipasi kembalinya game tersebut murni menyesatkan dan merugikan ekosistem. Sinha juga turut menambahkan bahwa hal tersebut adalah model bisnis terburuk bagi organisasi esports untuk bergantung pada satu game saja.

Selama beberapa bulan terakhir, tokoh game India terkenal, termasuk pemain profesional BGMI Saumya Raj “Saumraj” dan pemilik Orangutan Gaming Yash Bhanushali, telah mengklaim bahwa game tersebut akan kembali pada awal tahun 2023.

Terakhir, Sinha juga mengungkapkan bahwa dirinya sangat menantikan kembalinya game tersebut. Dia menyatakan bahwa dia telah membayar gaji para pemain BGMI profesional Global Esports sejak game tersebut dilarang dan akan terus terjadi.

Update informasi menarik lainnya seputar esports dan game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Baru Rilis, Forspoken Sudah Dapat Review Bomb!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Forspoken menjadi game terbaru yang menjadi korban review bomb. Padahal, game open world buatan Square Enix itu baru rilis 24 Januari lalu. Meski dapat dikatakan sangat ambisius, game yang juga dikembangkan oleh Luminous Productions itu tidak sesuai ekspektasi pemain dan kritikus.

Pemain Kritik Setiap Aspek dalam Forspoken!

Sebelum perilisan resminya, salah satu promosi lewat trailer-nya pada Agustus 2022 sempat menuai kritikan. Saking noraknya voice over pada trailer tersebut, netizen menganggapnya sebagai lelucon. Tidak sedikit pula yang menjadikannya ajang meme parodi.

Baca juga: Membadut, Trailer Forspoken Jadi Ajang Plesetan

Nyatanya, setelah rilis, Forspoken mendapat kritikan keras dari pemainnya. Tidak heran bahwa laman Metacritic-nya penuh dengan review bomb, menjadikan user score-nya mendapat skor rendah. Per tulisan ini, versi PlayStation 5-nya mendapat user score 3,5, sedangkan versi PC-nya mencapai angka 1,9.

Forspoken gameplay
Pemain mengkritik setiap aspek Forspoken secara konten dan teknis

Mulai dari masalah teknis dan performa. Pemain yang memainkannya mendapati game tersebut tidak berjalan secara mulus bahkan di PC berspesifikasi tinggi. Beberapa pemain juga dilaporkan sering mengalami crash dan melihat visual game sangat berbeda daripada yang dijanjikan di trailer.

Fakta bahwa Forspoken membutuhkan PC berspesifikasi sangat tinggi dan storage 90 GB juga sangat tidak membantu. Terlebih, kemunculan DRM kontroversial Denuvo ikut berdampak besar pada performa game.

Secara konten, pemain menghujat setiap aspeknya. Mayoritas komentar mereka di Metacritic mendapati penceritaan game ini sangat mengecewakan. Ditambah lagi, sang protagonis Frey dianggap sangat menjengkelkan.

Dunia open world-nya ikut tidak seperti yang dijanjikan. Mereka mendapati dunia yang ditampilkan terasa hambar dan kosong. Lebih parah lagi, combat-nya terlihat sangat dangkal.

Dapat Komentar Beragam dari Kritikus, Mayoritas Mengatakan Tidak Sesuai Ekspektasi

Opini kritikus mungkin tidak separah pemain yang sudah mencoba Forspoken, tetapi mayoritas masih mengatakan game besutan Square Enix itu tidak sesuai ekspektasi. Opini mereka berfokus pada kekecewaan terhadap konten.

GameRant mendapati bahwa review untuk Forspoken sangat jarang saat peluncurannya. Ini karena Square Enix dilaporkan tidak mengirim kode pada banyak kritikus dari berbagai media jurnalistik game. Bisa saja ini menjadi pertanda bahwa Square Enix tidak terlalu percaya diri dengan game besutannya itu.

Forspoken diharapkan menjadi awal Square Enix pada tahun 2023, akan tetapi ulasan mengecewakan justru tidak sesuai ekspektasi. Game open world RPG itu sudah diperkirakan tidak akan mencapai kesuksesan besar. Harapan selanjutnya bagi Square Enix untuk tahun ini adalah Final Fantasy XVI yang akan rilis 22 Juni mendatang.