Category Archives: Gaming News

Apex Legends Dirumorkan Akan Tambah Hardcore Mode

GAMEFINITY.ID, Bandung – Apex Legends kemungkinan akan mendapat Hardcore mode, menurut beberapa leak yang beredar akhir-akhir ini. EA dan Respawn Entertainment dikabarkan berencana mengungkap mode tersebut Januari ini. Keduanya sama sekali tidak berkomentar tentang ini. Jika rumor ini benar, Hardcore mode dapat menjadi cara baru bagi pemain untuk menikmati Apex Legends.

Leaker Membagikan Apex Legends Akan Menghadirkan Hardcore Mode

Apex Legends Hardcore Mode 2
Menurut leaker, Apex Legends kemungkinan akan hadirkan Hardcore Mode

GameRant membagikan bahwa YouTuber dan leaker Thordansmash mendapati Apex Legends akan dapat Hardcore battle royale mode. Ia sama sekali tidak memberi sumber untuk membuktikan klaimnya. Meski begitu, ia berani membagikan detail tentang hardcore mode yang kemungkinan hadir di game battle royale besutan EA itu.

Thordansmash membagikan bahwa hardcore mode di Apex Legends memiliki fitur yang lebih menantang daripada mode biasanya. Menurutnya, mode hardcore tersebut tidak akan menampilkan HUD. Terlebih, loot selama gameplay mode itu akan lebih sedikit. Berarti, health item dan ammo drop akan lebih sedikit. Peluru tembakan tentu akan memberi damage lebih banyak.

Dalam videonya, Thordansmash mengungkap mode hardcore kemungkinan akan hadir tanggal 10 Januari 2023 sebagai bagian dari patch versi 15.1. Ia mengingatkan tanggal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Hardcore Mode di Game Lain

Hardcore mode bukanlah sesuatu yang baru di game multiplayer. Sebenarnya sudah banyak game yang menambah mode tersebut. Salah satunya adalah Call of Duty: Modern Warfare II pada 16 November 2022.

Dalam mode Tier I Hardcore di Modern Warfare II, pemain memiliki health lebih sedikit, UI terbatas, dan dapat melakukan friendly fire secara utuh. Hal ini memicu pemain dapat mengalami death lebih cepat daripada biasanya. Mode tersebut menjadi tantangan bagi pemain setia Call of Duty.

Baca juga: CoD: Modern Warfare II Jadi Game Terlaris di AS Tahun 2022

EA dan Respawn Entertainment belum merespon kebenaran rumor tersebut atau memberikan petunjuk. Meski Hardcore mode di Apex Legends masih hanya sekadar desas-desus meski berpotensi menjadi angin segar bagi pemainnya.

Sementara itu, Apex Legends sedang menggelar Wintertide Collection Event sejak 6 Desember 2022. Event tersebut menampilkan kembali LTM Winter Express dan juga menjajakan koleksi skin bertema musim dingin. Event tersebut akan berakhir 27 Desember 2022.

Fortnite Collab MrBeast Buat Tantangan Satu Juta Dollar

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Setelah beberapa waktu lalu diumumkan akan berkolaborasi dengan manga shonen jump, Boku no Hero Academia, Fortnite kini kembali mengumumkan kolaborasi terbaru bersama Mr. Beast. Dan untuk merayakan kerjasama ini, Epic Games  tidak hanya akan menghadirkan skin kolaborasi saja, melainkan juga akan menyelenggarakan event ingame berhadiah uang tunai sebesar 1 juta Dollar AS.

Epic Games telah mengumumkan bekerjasama dengan YouTuber MrBeast, untuk menjadi kolaborasi terbaru dalam game battle royale, Fortnite. Dan untuk merayakannya, Epic games akan mengadakan event ingame berhadiah selama periode terbatas, dengan hadiah utama sebesar 1 juta Dollar AS, untuk satu orang pemenang.

Dalam event yang bertajuk MrBeast’s Extreme Survival Challenge ini, para pemain akan dipertemukan dalam sebuah pulau pada tanggal 17 Desember mendatang, dan akan saling bersaing untuk bertahan hidup. Nantinya, para peserta yang telah memenuhi syarat dan berpartisipasi dalam acara tersebut, akan diwajibkan untuk mengumpulkan koin, serta bertahan dalam “tantangan ekstrem,” demi mendapatkan skor setinggi mungkin selama event berlangsung.

Pemain dengan skor tertinggi akan dinyatakan sebagai pemenang dan mendapatkan satu juta dolar AS sebagai hadiah utamanya.

Baca juga: EA Patenkan Sistem AI Anti Troll Dan Kolusi

Fortnite Collab MrBeast
Fortnite x Mr. Beast | Event Satu Juta Dollar Dari Epic Games

Event Satu Juta Dollar Fortnite Collab MrBeast

Pulau khusus untuk MrBeast’s Extreme Survival Challenge rencananya akan dibuka pada tanggal 13 Desember (waktu AS), dengan jadwal turnamen yang akan dilakukan pada tanggal 17 Desember. Jika pemain ingin mengikuti event ini, pemain dapat menemukan pulau tersebut dari Layar Discover, atau dengan memasukkan kode pulau: 7990-6907-8565.

Saat pulau tersebut dibuka, pemain akan diizinkan untuk menggunakannya sebagai zona latihan, sembari menyelesaikan serangkaian misi waktu terbatas yang ada. Selama periode event, pemain akan berkesempatan untuk mendapatkan hadiah kolaborasi berupa MrBeast Gaming Spray dan MrBeast Survival Games Loading Screen. Sementara untuk para pemain yang telah mencapai posisi top 100.000 selama event ini, akan mendapatkan hadiah ekslusif payung Beast Brella Umbrella.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id/

Jadi Juara Umum IESF WEC 2022, Indonesia Ukir Sejarah Baru

GAMEFINITY.PATI – Kompetisi Esport Dunia IESF WEC 2022 yang diselenggarakan di Bali, Indonesia resmi berakhir. Kompetisi ini dihadiri 700 atlet dari 105 yang saling mengadu kemampuan di enam cabang dengan tujuh nomor pertandingan. World Esports Championship yang dibawahi oleh Federasi Esports International mempertandingkan 6 cabang game yaitu CSGO, Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, eFootball, DOTA 2 dan TEKKEN 7.

IESF Berakhir Dengan Indonesia Pulang Sebagai Juara

Indonesia sebagai tuan rumah telah berhasil menyelenggarakan kompetisi esport ini dengan sangat baik. Para skuad merah putih pun telah berhasil mengharumkan nama Indonesia di Dunia Esport.

Selama hampir 10 hari bertanding, para atlet esport Indonesia telah berjuang semaksimal mungkin demi mengharumkan nama Indonesia di kancah esports dunia. Hasil memang tidak akan mengkhianati usaha, perjuanagan yang ditunjukkan oleh skuad merah putih berhasil membawa negara Indonesia meraih gelar juara di kompetisi IESF WEC 2022. Dengan total 3 emas dan 1 perunggu, Indonesia dinyatakan sebagai juara umum IESF WEC 2022.

Team Dota 2 IESF WEC 2022

Dota 2 menjadi game pertama yang dijuarai Indonesia di ajang IESF WEC 2022. Menurunkan skuad terbaik milik Indonesia yang terdiri dari Dreamocel, Womy, Whitemon, Hyde, Mikoto, Jhocam dan Aville, skuad merah putih ini berhasil mempersembahkan gelar juara dunia perdana di IESF WEC 2022.

IESF
Source: PB ESI

Tentu perjuangan yang dihadapi mereka tidaklah mudah. Sempat turun di lower bracket tidak menyurutkan semangat demi meraih medali emas untuk negara tercinta. Tim Dota 2 berhasil membalaskan dendam atas kekalahan terhadap Filipina di upper bracket semifinal. Mengalahkan Filipina dengan skor tipis 3-2.

EFootball

Elga “Elgacor” Cahya Putra berhasil menorehkan sejarah baru untuk epsorts Indonesia dengan kemenangannya di IESF WEC 2022. Sejak babak playoff Elgacor telah menunjukkan kemampuan bermainnya yang sangat hebat.

IESF
source: PB ESI

Strategi yang dibawa oleh Elgacor berhasil menyingkirkan berbagai lawan mulai dari Serbia, Arab Saudi, hingga Argentina dengan cukup mudah. Skor 3-0 menjadi akhir dari kompetisi eFootball IESF WEC 2022 dengan Indonesia keluar sebagai juara.

Baca Juga: Drama Minta Sendok, Player Rebellion Diputus Kontrak

Team Mobile Legend di IESF WEC 2022

Mobile Legend menjadi pertandingan penutup kompetisi IESF WEC 2022. Lagi – lagi Indonesia dipertemukan kembali oleh Filipina yang sebelumnya telah dikalahkan, memaksa Filipina untuk turun ke lower bracket.

iesf
source: One Esports

Pada partai grand final Indonesia memiliki keuntungan karena datang dari upper bracket membuat Indonesia unggul 1 poin lebih dulu. Tampil dengan penuh percaya diri, Indonesia berhasil memporak – porandakan pertahanan Filipina dengan hasil akhir 3-0 tanpa balas. Menambah satu medali emas yang telah dikantongi Indonesia di IESF WEC 2022.

Prestasi ini tentunya sangat membagakan Negara Indonesia. Ini menunjukkan jika esports Indonesia telah berkembang pesat dan semakin dikenal di kancah International. Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Free Fire Hadirkan Kolaborasi Dengan JKT48

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Pada setiap hari libur hari raya Natal, tahun baru, dan hari besar lainnya banyak developer game berlomba-lomba  memanjakan para pemainnya dengan berbagai event dengan hadiah menarik.  Seperti halnya game Free Fire, game yang diterbitkan oleh Garena ini selalu mengadakan event-event dengan berbagai atribut menarik. Dan baru-baru ini Garena tengah menggaet Grup idol JKT48 yang merupakan bagian dari 48Family yang berpusat di Jepang.

Kolaborasi antara Garena dengan JKT48 ini juga bertujuan untuk mempromosikan JKT48 dan secara tidak langsung induknya, 48Family kepada pemain Free Fire di Indonesia terlebih JKT48 juga telah terkenal di seluruh Indonesia. Sebelumnya JKT48 telah melakukan kolaborasi dengan game ini sejak lama salah satunya adalah dirilisnya single berjudul Feel the Fire dan pada kali ini Garena dan JKT48 tengah mempersiapkan event terbarunya.

Free Fire x JKT48

“Fortune Goodies” Free Fire Kolaborasi dengan JKT48 Bisa Mabar Dengan Personil (Senbatsu) JKT48

Free Fire tengah menggaet Idol Group JKT 48 dengan menghadirkan event yang bertajuk Fortune Goodies melalui konferensi pers yang dihadiri oleh Garena dan anggota JKT48 yang diwakilkan oleh Zee dan Jinan. Event ini akan diadakan pada tanggal 9 s.d 18 Desember.

Fortune Goodies dapat diikuti oleh seluruh pemain dan mode baik Battle Royale, Clash Squad, maupun Lone Wolf. Pemain yang dikenal dengan Survivors ini juga akan mendapatkan token yang bisa digunakan di JKT48 Spin untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik secara eksklusif dari JKT48.

Baca juga: Maple Story Hadirkan Kolaborasi Dengan BLACK PINK

Hadiah tersebut antara lain atribut in-game, serta collectible card JKT48 yang dirilis secara eksklusif. Mengikutinya pun juga tidak terlalu sulit, kalian hanya cukup bermain di semua mode sebanyak-banyaknya agar token yang terkumpul bakal lebih banyak lagi, serta kesempatan untuk mendapatkan grand prize juga semakin besar. Untuk event lengkapnya bisa kalian baca di Instagram Resmi Garena Free Fire.

Kalian yang beruntung juga berkesempatan untuk bermain bersama dengan para Senbatsu atau personil JKT48 Lho. Menarik bukan? Tunggu apalagi, jangan lewatkan kesempatan ini terutama bagi para Wota yang juga bermain Free Fire. Top up bisa klik di sini ya.

Giveaway Steam Deck Jadi Kacau Karena Spam Chat

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Pada tanggal 8 yang lalu (tanggal 9 pagi hari waktu Indonesia) Valve baru saja mengadakan giveaway Steam Deck setiap menitnya. Kapasitas yang dibagikannya pun juga tak main-main, Valve membagikan Steam Deck dengan penyimpanan 512GB. Tak ingin melewatkan kesempatan langka tersebut, pemirsa yang menonton begitu antusias menyambut giveaway tersebut.

Sayangnya event tersebut berubah kacau semenjak live chat pada Event Game Awards 2022 dipenuhi oleh chat berulang atau spam chat yang dilakukan oleh pemirsa mengingat event tersebut diadakan Valve baru-baru ini dan besarnya antusiasme dari pemirsa yang menonton livestream tersebut.

Event Giveaway Steam Deck Berubah Kacau Akibat Spam Chat Linux

Rupanya event Game Awards 2022 tidak berjalan mulus, berbagai peristiwa memalukan terjadi di ajang penghargaan tersebut diantaranya, seorang bocah yang tertangkap oleh polisi dikarenakan menyusup pada sesi penerimaan penghargaan untuk Elden Ring, gagalnya Al Pacino ketika membaca Teleprompter, dan baru-baru ini komentar yang dipenuhi oleh bot chat yang dikomputerisasi oleh Linux.

Giveaway Steam Deck kacau
Giveaway Steam Deck berubah kacau akibat bombardir chat demi mendapatkan perangkat tersebut

Baca juga: Dragon Quest Masukkan Vtuber Sebagai Robot

Mereka berharap dengan semakin banyak komentar tersebut dikirim, panitia akan memerhatikan nama akun tersebut. Terlihat di dalam live chat tersebut sudah hampir 5 ribuan komentar terkirim dengan format yang sama berupa perintah klaim dan Steam Deck yang dilengkapi garis miring dengan harapan perangkat gaming tersebut didapat secara otomatis.

Dilansir dari PC Gamers, garis miring pada prompt di atas seperti halnya pada followage dan tanda seru pada livestream Facebook merupakan file root yang telah diprogram untuk masuk secara otomatis dalam hal ini oleh Linux. Ini menyiratkan bahwa mereka akan memenangkan giveaway tersebut hanya dengan satu kalimat saja.

Namun dalam syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh Valve, tidak ada aturan melakukan chat seperti Claim, Steam Deck, dan kalimat serupa lainnya untuk mendapatkan handheld tersebut. Valve sudah memiliki prosedurnya sendiri dalam memilih pemenang. Pada halaman syarat dan ketentuan, pemenang yang terpilih akan diundi secara acak oleh sistem mengikuti jumlah pemenang yang berpartisipasi.

Dalam kasus ini sudah dipastikan ribuan orang yang telah melakukan spam chat tersebut tidak dihitung dikarenakan tidak sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh panitia.

Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Riot Tuntut Hyper Front Atas Kasus Plagiasi Valorant

GAMEFINITY.ID, PATI – Riot bisa dibilang telah menjadi salah satu perusahaan game tersukses dengan game online-nya. Melihat kesuksesannya, tak heran jika developer lain menjadikan game-game dari Riot sebagai inspirasi dalam membangun game online mereka sendiri. Namun terkadang aksi ini justru mengarah pada tindakan plagiasi.

Setelah LoL, Kini Valorant

Baru-baru ini, Riot baru saja melayangkan gugatan kepada publisher asal China NetEase. Gugatan ini ditujukan kepada game Hyper Front yang diduga merupakan plagiat dari Valorant. Demi memperkuat gugatannya, Riot membawa kasus ini ke berbagai pengadilan negara mulai dari Inggris, Jerman, Brasil, dan Singapura.

Menurut pengacara Riot Games kepada Polygon, gugatan hukum yang diajukan di setiap negara sedikit berbeda mengikuti undang-undang hak cipta masing-masing. Namun inti tuntannya sama, menyatakan bahwa Hyper Front merupakan game plagiasi dari Valorant.

Secara sekilas Hyper Front memang sangat mirip dengan Valorant. Merupakan game FPS 5v5 dengan dilengkapi skill-skill unik di tiap karakternya. Sebelum Hyper Front rilis Riot games sendiri telah mengumumkan Valorant mobile pada tahun 2021.

Tuntutan Riot Games Dari Penutupan Hingga Ganti Rugi

Sama seperti gugatan kepada Moonton sebelumnya, Riot Games juga memeberikan sejumlah bukti yang mengindikasikan aksi plagiasi. Menurut Dan Nabel selaku pengacara Riot Games, hanya mengubah sedikit warna atau tampilan visual tidak akan mengubah fakta bahwa NetEase telah melakukan pelanggaran hak cipta.

Riot
Salah satu bukti plagiasi yang dilakukan Hyper Front Atas Valorant | Source: Polygon

Nabel juga membandingkan gugatan kali ini dengan kasus antara NetEase dan PUBG Corp. PUBG Corp telah menuntut dua game NetEase, Knives Out dan Rules of Survival atas pelanggaran hak cipta. Kasus tersebut diajukan ke pengadilan Amerika Serikat pada 2018 dan selesai 2019, tetapi hasil penyelesaiannya tidak diungkapkan.

Riot games menuntus NetEase untuk menutup Hyper Front sekaligus membayar ganti rugi yang tidak disebutkan jumlahnya. Alasan Riot mengajukan kasus ini ke berbagai pengadilan negara karena undang – undang hak cipta yang berbeda-beda. Mengingat NetEase merupakan publisher global, Riot Games ingin agar tuntutan ini berefek ke berbagai negara.

Tampaknya kali ini Riot Games tak ingin mengulangi kesalahan mereka sebelumnya. Sebelum Hyper Front berkembang semakin besar, mereka ingin tindakan plagiasi ini segera berhenti. Bagaimana pun plagiasi merupakan perilaku tercela yang sangat merugikan pihak yang ditiru. Riot Games tak ingin kasus ingin berakhir abu-abu seperti kasus mereka dengan Moonton.

Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id