GAMEFINITY.ID, Bandung – Meski baru rilis resmi akhir Oktober lalu, Call of Duty: Modern Warfare II ternyata berhasil menjadi game dengan penjualan terbanyak di Amerika Serikat pada 2022. Tidak mengherankan bahwa game besutan Activision itu mengundang animo tinggi sejak rilis.
Depak Elden Ring, Call of Duty: Modern Warfare II Berhasil Jadi Game dengan Penjualan Terbanyak 2022 di Amerika Serikat
Call of Duty: Modern Warfare II berhasil memuncaki tangga penjualan game di Amerika Serikat pada Oktober 2022 versi NPD Group (dilansir dari VGC). Game FPS itu tetap berada di posisi puncak pada November. Hal ini cukup mengejutkan mengingat pada November terdapat judul game besar yang mendapat hype cukup besar seperti God of War Ragnarok, Sonic Frontiers, dan Pokemon Scarlet and Violet.
Elden Ring berhasil didepak oleh Call of Duty: Modern Warfare II sebagai game dengan penjualan terbanyak di AS tahun 2022
Tidak hanya berhasil merajai tangga penjualan game pada bulan November, Call of Duty: Modern Warfare II mendepak Elden Ring sebagai game dengan penjualan terbanyak 2022 di Amerika Serikat. Sebelumnya, entri terbaru Call of Duty itu berhasil memecahkan rekor penjualan sepanjang franchise, mencapai total US$1 miliar dalam sepuluh hari, mengalahkan Black Ops 2 yang berhasil mencapai angka itu dalam 15 hari pada 2012.
Activision telah melakukan promosi besar-besaran untuk Modern Warfare II. Mereka mengundang selebriti terkenal seperti Pete Davidson dan Steve Aoki untuk membintangi teaser-nya. Ditambah lagi, pemain bisa bermain campaign seminggu sebelum peluncuran resminya. Mode DMZ yang pertama kali hadir turut mengundang perhatian pemain dan banyak komentar positif.
Apa Selanjutnya?
Activision masih belum selesai dengan Modern Warfare II. Pasalnya, mereka tidak berencana untuk merilis entri baru Call of Duty hingga 2024 mendatang. Mereka sudah berencana untuk mendukung Modern Warfare II dengan berbagai konten hingga akhir 2023.
Atomgrad Raid akan hadir di Call of Duty: Modern Warfare II pada 14 Desember 2022
Update besarnya akan hadir 14 Desember 2022 mendatang. Salah satu konten dari patch itu adalah fitur sosial berupa pembuatan grup beranggotakan hingga 5000 pemain. Modern Warfare II juga akan menghadirkan Atomgrad Raid, di mana tiga pemain akan menyusup ke dalam markas musuh berbenteng kuat.
Tampaknya Call of Duty: Modern Warfare II sudah dipastikan akan menjadi game dengan penjualan terbanyak di Amerika Serikat tahun ini. Tentunya, Activision sudah memastikan berbagai konten fresh akan segera hadir di dalam game FPS itu.
Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id
GAMEFINITY.ID, Kabupaten Malang – Valve mengapresiasi dukungan yang terus diberikan oleh Microsoft terhadap platform digital Steam. Mereka juga beranggapan bahwa tidak memerlukan perjanjian formal untuk terus bekerjasama di masa yang akan datang.
“Kami senang bahwa Microsoft akan terus menggunakan platform kami untuk memasarkan franchise Call of Duty ketika proses akuisisi mereka terhadap Activision selesai”, ucap sang CEO Valve sendiri, Gabe Newell kepada Kotaku. “Microsoft sudah berada di Steam dalam jangka waktu yang cukup lama dan kami menganggap hal tersebut bahwa mereka senang dengan tanggapan para gamers tentang hal tersebut dan apa yang sedang kita lakukan. Tugas kami adalah untuk terus membangun bukan hanya untuk Microsoft, melainkan untuk seluruh pelanggan Steam.”.
Deal Antara CoD dengan Nintendo | FireX
GabeN menjelaskan bahwa ia menerima sebuah draft dari Microsoft untuk jangka panjang dengan tujuan agar Call of Duty dapat terus dipasarkan di Steam. Namun, ia menjelaskan bahwa hal tersebut tidak perlu untuk dilakukan.
Ia juga menambahkan bahwa Valve tidak memerlukan para partner bisnis untuk membentuk sebuah perjanjian dimana mereka hanya dapat memasarkan game-nya di Steam.
GabeN juga mengutip bahwa Phil Spencer dan Xbox Team selalu mengikuti komitmen mereka dan GabeN menghargai hal tersebut. Ia percaya bahwa nantinya Microsoft akan menyediakan Call of Duty di seluruh platform yang para pemain inginkan untuk dapat bermain.
Beberapa waktu yang lalu, Microsoft berkomitmen untuk membawa franchise Call of Duty ke platform Nintendo dalam 10 tahun ke depan jika merger dengan Activision-Blizzard mendapatkan lampu hijau. Phil Spencer juga mengatakan bahwa Microsoft masih belum membuat perjanjian yang sama dengan PlayStation.
Sampai saat ini proses akuisisi Activision-Blizzard oleh Microsoft masih berlangsung. Kabar terbaru bahwa mereka proses akuisisi ini masih dikaji oleh FTC (Federal Trade Comission) di Amerika Serikat dan beberapa lembaga lainnya yang berada di Eropa dan Inggris. Deadline untuk menutup proses negosiasi ini ada hingga Juli 2023 nanti, bila melebihi batas waktu, maka proses negosiasi ulang akan diadakan.
Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id
GAMEFINITY.ID, Bandung – The Game Awards akhirnya kembali digelar pada 9 Desember 2022 dengan meriah. Meski God of War: Ragnarok memenangkan lebih banyak kategori penghargaan, Elden Ring ternyata berhasil memenangkan penghargaan terbesar yaitu Game of the Year.
Elden Ring Memenangkan Game of the Year!
Meski bersaing ketat dengan God of War Ragnarok, Elden Ring berhasil menjadi Game of the Year
Pertarungan antara Elden Ring dan God of War: Ragnarok dalam memperebutkan Game of the Year dipastikan menjadi bahan pembicaraan utama selama The Game Awards 2022 berlangsung. Persaingan pun berakhir saat Elden Ring akhirnya diumumkan sebagai pemenang Game of the Year.
Meski muncul God of War: Ragnarok sebagai pesaing utama, Elden Ring sebelumnya masih diprediksi dapat merebut gelar Game of the Year. Pasalnya, game soulslike RPG besutan FromSoftware itu sudah mendapat berbagai pujian dan kritikus dan pemain sejak rilis pada Februari 2022.
Elden Ring juga berhasil mengalahkan A Plague Tale: Requiem, Horizon: Forbidden West, Stray, dan Xenoblade Chronicles dalam kategori Game of the Year. Game besutan FromSoftware itu juga berhasil merebut Best Game Direction, Best Art Direction, dan Best Role Playing Game.
God of War: Ragnarok Memimpin dengan Memenangkan Enam Penghargaan!
Christopher Judge, pemeran Kratos di God of War Ragnarok, memenangkan Best Performance
Meski Elden Ring memenangkan kategori terbesar, God of War: Ragnarok merebut penghargaan terbanyak di The Game Awards 2022. Game besutan Santa Monica Studio itu berhasil memenangkan total enam penghargaan.
Christopher Judge, pemeran Kratos, memenangkan Best Performance pada awal acara. Kemudian, God of War: Ragnarok menyabet Best Narrative, Best Audio Design, Best Score & Music, Innovation in Accessibility, dan Best Action/Adventure Game. God of War: Ragnarok berhasil mengalahkan Elden Ring dalam kategori Best Narrative, Best Audio Design, dan Best Score & Music.
Daftar Lengkap Pemenang The Game Awards 2022
Game of the Year: Elden Ring
Best Game Direction (Penyutradaraan Terbaik): Elden Ring
Best Narrative (Naratif terbaik): God of War Ragnarok
Best Art Direction (Pengarahan Seni Terbaik): Elden Ring
Best Score & Music (Musik Terbaik): God of War Ragnarok
Best Audio Design (Desain Audio Terbaik): God of War: Ragnarok
Best Performance (Performa Terbaik): Christopher Judge (God of War Ragnarok)
Games for Impact (Game untuk Pengaruh): As Dusk Falls
Best Ongoing Game (Game Ongoing Terbaik): Final Fantasy XIV
Best Indie Game (Game Indie Terbaik): Stray
Best Mobile Game (Game Mobile Terbaik): Marvel Snap
Best Community Support (Layanan Komunitas Terbaik): Final Fantasy XIV
Innovation in Accessibility (Inovasi dalam Aksesibilitas): God of War Ragnarok
Best AR/VR Game (Game AR/VR Terbaik): Moss Book II
Best Action Game (Game Action Terbaik): Bayonetta 3
Best Action/Adventure Game (Game Action/Adventure Terbaik): God of War Ragnarok
Best Role Playing Game (Game Role Playing Terbaik): Elden Ring
Best Fighting Game (Game Fighting Terbaik): MultiVersus
Best Family Game (Game Keluarga Terbaik): Kirby and the Forgotten Land
Best Sim/Strategy Game (Game Simulasi/Strategi Terbaik): Mario + Rabbids: Spark of Hope
Best Sports/Racing Game (Game Sports/Racing Terbaik): Gran Turismo 7
Best Multiplayer Game (Game Multiplayer Terbaik): Splatoon 3
Best Debut Indie Game (Debut Game Indie Terbaik): Stray
Best Adaptation (Adaptasi Terbaik): Arcane: League of Legends (Netflix)
Most Anticipated Game (Game yang Paling Dinanti): The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom
Players’ Choice (Pilihan Pemain): Genshin Impact
Best eSports Game (Game eSports Terbaik): Valorant
Best eSports Athlete (Atlet eSports Terbaik): yay (Cloud9)
Best eSports Team (Tim eSports Terbaik): Loud (Valorant)
Best eSports Coach (Pelatih eSports Terbaik): BZKA (Loud)
Best eSports Event (Acara eSports Terbaik): 2022 League of Legends World Championship
GAMEFINITY.ID, Bandung – Selain menjadi ajang penghargaan game terbesar, The Game Awards juga menampilkan berbagai pengumuman judul game yang akan datang. Meski sering sekali dikritik, setidaknya The Game Awards menjadi salah satu momen bagi pemain untuk mengetahui judul game yang akan rilis.
Tahun ini, terdapat cukup banyak judul game yang diumumkan di ajang penghargaan game terbesar di dunia itu. Gamefinity hanya dapat merangkum dan memilih 5 judul game yang menarik perhatian. Berikut adalah 5 game besar yang diumumkan di The Game Awards 2022.
Star Wars Jedi: Survivor
Star Wars Jedi: Survivor
EA akhirnya menampilkan cuplikan gameplay Star Wars Jedi: Survivor, sekuel dari Star Wars Jedi: Fallen Order. Ini adalah kali pertama bagi EA dan Respawn Entertainment memamerkan cuplikan gameplay yang tentunya akan menantang setiap pemain. Pemeran Cal Kestis, Cameron Monaghan, turut tampil untuk mempromosikan game tersebut di The Game Awards 2022.
Star Wars Jedi: Survivor mengambil latar waktu lima tahun setelah akhir dari Jedi: Fallen Order. Cuplikan gameplay yang ditampilkan menampilkan Cal menghadapi berbagai musuh menggunakan gaya bertarung menggunakan lightsaber khas dan juga ability Force tambahan. Lebih banyak area berukuran besar juga dipastikan akan hadir
Star Wars Jedi: Survivor akan rilis 17 Maret 2023 di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.
Death Stranding 2 (Pertama Terungkap di The Game Awards 2022)
Death Stranding 2
Hideo Kojima telah merilis berbagai teaser dari proyek game selanjutnya. Mulai dari teaser berupa poster bertajuk “Who Am I?” yang misterius. Setelah penantian lama, akhirnya Kojima sendiri tampil di The Game Awards 2022 untuk mengumumkan sekuel dari Death Stranding.
Reveal trailer-nya menampilkan Fragile (Lea Seydoux) melarikan diri dari sosok misterius berbahaya sambil membawa seorang bayi. Pada akhir trailer, Sam Bridges (Norman Reedus), sang tokoh utama, tampil. Kojima mengaku bahwa pandemi COVID-19 memicunya untuk menulis ulang sekuel Death Stranding dari awal.
Meski belum ada tanggal rilis resminya, Death Stranding 2 (masih working title) sudah dipastikan akan hadir di PlayStation 5. Game tersebut juga akan dibintangi oleh Elle Fanning dan Troy Baker.
Blue Protocol
Blue Protocol
Bandai Namco mengumumkan mereka akan bekerja sama dengan Amazon Games untuk merilis game MMORPG-nya secara global. Game tersebut adalah Blue Protocol, sebuah game bergaya anime yang akan menjadi free-to-play.
Trailer tersebut menampilkan campuran adegan cinematic dan cuplikan gameplay. Sistem combat yang terlihat juga penuh dengan aksi dan fleksibel. Sesuai tradisi MMORPG, game ini akan menampilkan quest, boss battle, dan raid besar, semuanya dapat dikerjakan solo atau bersama sesama pemain lainnya.
Blue Protocol dipastikan akan meluncur secara global pada 2023 di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S. Versi Jepangnya akan rilis terlebih dahulu pada musim semi 2023 setelah menggelar beta test terakhirnya Januari ini.
Armored Core VI: Fires of Rubicon (Pertama Terungkap di The Game Awards 2022)
Armored Core VI: Fires of Rubicon
Sukses besar dengan Elden Ring, FromSoftware dirumorkan tengah menggarap judul game selanjutnya. Banyak yang menebak bahwa game yang tengah dikerjakan adalah Armored Core selanjutnya. FromSoftware akhirnya membenarkan rumor tersebut di The Game Awards 2022. Armored Core VI: Fires of Rubicon akan menjadi game selanjutnya.
Ini menjadi comeback seri Armored Core setelah absen 10 tahun dengan Armored Core V. Reveal trailer-nya menampilkan berbagai robot raksasa saling bertarung dan berkeliling di sekitar sebuah area. Belum diketahui apakah game ini juga akan menjadi soulslike seperti seri Dark Souls dan Elden Ring.
Armored Core VI: Fires of Rubicon akan meluncur 2023 di PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, dan Xbox Series X|S.
Final Fantasy XVI
Final Fantasy XVI
Sebelum Game of the Year diumumkan, Naoki Yoshida turut tampil di The Game Awards 2022 untuk memperkenalkan trailer terbaru Final Fantasy XVI bertajuk “Revenge”. Tidak tanggung-tanggung, awal trailer tersebut menampilkan adegan berdarah, berarti entri Final Fantasy ini sudah dipastikan akan memiliki rating Mature.
Cuplikan gameplay turut ditampilkan, salah satunya saat Clive, sang tokoh utama, melakukan summon Ifrit pada akhir trailer. Final Fantasy XVI juga akan menawarkan dua pilihan mode, “Action” dan “Story”. “Story” dikhususkan bagi pemain yang ingin berfokus pada cerita dengan mudah, sementara “Action” menjadi tantangan pemain yang ingin mendapat pengalaman kontrol aksi kompleks.
Final Fantasy XVI akan rilis di eksklusif di PlayStation 5 pada 22 Juni 2022. 6 bulan kemudian, game ini kemungkinan akan rilis di PC setelah masa ekslusivitas di PlayStation 5 berakhir.
Selain kelima game yang sudah disebut, terdapat tiga game yang turut mencuri perhatian selama The Game Awards 2022. Pertama, Diablo IV akhirnya mengumumkan tanggal rilisnya setelah penampilan musik spesial dari Halsey. Diablo IV akan rilis pada 6 Juni 2023. Pemain yang sudah melakukan pre-order nantinya akan mendapat akses open beta.
Horizon Forbidden West Burning Shores
Horizon: Forbidden West akan mendapat DLC expansion bertajuk Burning Shores. Kali ini, Aloy, sang tokoh utama, pergi ke Los Angeles yang kini penuh ancaman berbahaya. Horizon: Forbidden West Burning Shores akan rilis eksklusif di PS5 pada 19 April 2023.
Cyberpunk 2077: Phantom Liberty
Sukses mencuri perhatian akhir-akhir ini, Cyberpunk 2077 merilis trailer kedua untuk DLC expansion-nya, Phantom Liberty. Trailer tersebut mengungkap Idris Elba turut memerankan karakter baru, Solomon Reed, yang akan membantu V dan Johnny Silverhand (Keanu Reeves). Cyberpunk 2077 Phantom Liberty akan rilis 2023 di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.
Itulah 5 game besar yang diumumkan di The Game Awards 2022. Game manakah yang paling pemain nantikan? Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan vouchergame dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.
GAMEFINITY.ID, Jakarta – Semenjak Twitter diakuisisi oleh Elon Musk, telah banyak kebijakan yang diubah olehnya seperti penerapan akun verifikasi yang lebih berbayar, PHK besar-besaran termasuk pemecatan CEO sebelum platform tersebut diakuisisi. Akibatnya persepsi masyarakat mengenai penggunaan Twitter sebagai sosial media yang dahulunya dianggap bebas kini lebih terikat sehingga lebih berkurang.
Sementara Elon Musk selaku pemilik baru Twitter kini tengah menghadapi berbagai kontroversi bahkan sebelum Musk mengakuisisi saham sosial media tersebut seharga 600 T pada bulan April yang lalu.
Elon Musk Gugat V V Technology Atas Plagiasi Logo Perusahaan
Baru-baru ini Twitter kembali menghadapi persidangan dengan perusahaan start-up asal Singapura V V Technology dengan gugatan pendaftaran logo perusahaan. Awal mula kasus ini ketika V V Technology tengah mendaftarkan merek dagang serta logo mereka berupa burung kolibri berwarna kuning tersebut pada bulan Setember 2018 yang lalu.
Tepat setahun setelah pendaftaran merk dagang tersebut, Twitter lantas menentang perusahaan Start-up tersebut dikarenakan Twitter menganggap bahwa logo yang dimilikinya sama persis dengan yang dimiliki oleh V V Technology, sama-sama seekor burung yang sedang terbang. Tentunya ini akan membuat kebingungan bagi konsumen yang awam akan kedua perusahaan tersebut.
Namun Asisten Pencatat Utama Kantor Kekayaan Intelektual Singapura tidak mempermasalahkan keidentikan logo tersebut dan menyetujui argument yang dikeluarkan oleh Twitter dikarenakan kedua logo tersebut sama-sama menggambarkan seekor burung yang sedang terbang. Atas pertimbangan yang dilakukan oleh kantor Kekayaan Intelektual tersebut merek dari V V Technology akhirnya gagal terdaftar dan membawanya ke Pengadilan Tinggi.
V V Technology Lakukan Gugat Balik, Namun Ditolak
Sidang atas merk dagang tersebut dimulai tiga tahun kemudian pada bulan Agustus 2022 sembari membawa bukti berupa perbandingan kedua logo V V Technology dan Twitter tersebut. Twitter akhirnya bernapas lega setelah Komisi Yudisial yang mengawasi kasus ini menolak segala bantahan yang dilayangkan oleh perusahaan Start-Up tersebut.
Bukti dugaan plagiasi logo yang dikeluarkan oleh V V Technology
Mereka juga tidak menemukan kesamaan antara kedua logo tersebut. Sidang tersebut akhirnya ditutup dan dimenangkan oleh Twitter dengan mengatakan bahwa ada kecenderungan yang mengacu pada kebingungan publik.
Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan vouchergame dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.
GAMEFINITY.ID, PATI – Valorant baru saja merilis patch 5.12. Seperti biasa beberapa agent mendapatkan adjustment demi balancing pada game. Salah satu agent yang cukup mendapatkan banyak perubahan adalah Chamber. Perubahan yang dialami Chamber juga cukup besar. Meski begitu salah satu bintang valorant Jaccob ‘yay’ Whiteaker yakin masih menjadikan chamber sebagai main agent-nya.
Valorant Beri Nerf Besar – Besaran Pada Chamber
Agent Chamber mendapatkan banyak sekali perubahan pada patch 5.12. Hampir semua ability dari Chamber mengalami banyak adjustment yang mengakibatkan power level agent satu ini tidak sekuat dulu.
Beberapa ability yang mendapatkan perubahan dimulai dari rendezvous. Sekarang Chamber hanya perlu menaruh satu anchor rendezvous untuk melakukan teleport. Lalu untuk headhunter sendiri mengalami peningkatan spread sehingga akurasi headhunter tidak setajam dulu.
Ability selanjutnya yang mengalami perubahan adalah trademark. Sama seperti alarm bot milik killjoy, kini Riot menambahkan radius jarak antara chamber dan juga trap-nya. Terakhir ability paling mematikan dari agent Chamber juga tidak lepas perubahan. Kini fire rate dari Tour De Force milik chamber dikurangi hingga 57.5%.
Chamber PBE only!:
Rendezvous (E) 🥖Base Cooldown increased 20s >>> 30s 🥖Recall Cooldown increased 20s >>> 30s 🥖Cooldown set to 45s whenever a Rendezvous anchor is destroyed 🥖Radius Size decreased 21m >>> 15m Trademark (C) 🥖Slow Duration decreased 9.5 >>> 6s
Chamber bisa dibilang agent yang paling sering mengalami perubahan beberapa patch terakhir. Meski memiliki role sentinel, tetapi para komunitas valorant cukup setuju jika chamber merupakan agent duelist. Chamber juga menjadi agent dengan pick rate paling tinggi baik di ranah casual maupun turnament esport. Inilah yang menjadi alasan Riot untuk melakukan penyesuaian agar Chamber tidak terlalu bersinar dibanding agent lainnya.
Dengan nerf besar-besaran pada Chamber di patch terbaru Valorant, beberapa komunitas berspekulasi bahwa para pro player yang sering menggunakan agen ini, seperti Jaccob ‘yay’ Whiteaker dari Cloud9, akan mengalami penurunan pada tahun 2023. Berdasarkan wawancara yang dilakuakan Dexerto kepada pelatih Cloud9 Matthew ‘mCe’ Elmore mengungkap jika perubahan ini tidak berpengaruh cukup besar pada peforma yay nantinya.
Yay memang sangat terkenal sebagai pro player Chamber terbaik di dunia saat ini. Sejak bergabung di Optic pada tahun 2022, yay telah berhasil memenangkan VCT Stage 1 Masters Reykjavík yang mana semua permainnya dalam stage tersebut didominasi dengan Chamber.
FNS sebagai salah satu mantan rekan satu tim yay juga buka suara mengalami nerf yang dialami agent Chamber. Menurut FNS sendiri mekanik yang dibawakan yay terlalu bagus sehingga tidak akan mudah terpengaruh dengan perubahan seperti ini. Dia juga mengatakan jika pada dasarnya Chamber telah menjadi agent yang terlalu broken, tetapi perubahan ini tidak terlalu menurunkan tingkat broken Chamber itu sendiri.
Bagaimana menurut kalian? Apakah Chamber di patch ini sudah cukup balance? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id