Category Archives: Gaming News

FromSoftware Dikabarkan Gaji Karyawan dengan Upah Rendah

GAMEFINITY.ID, PATI – FromSoftware semakin bersinar tahun ini berkat game Elden Ring. Game Open-World tersebut berhasil terjual jutaan copy, dan digadang-gadang akan menjadi Game Of The Year 2022. Namun kesuksesan game Elden Ring ternyata berbanding terbalik dengan apa yang didapat para karyawan FromSoftware. Seringnya lembur hingga gaji yang kurang merupakan hal yang disembunyikan pihak developer hinga saat ini.

Gaji Karyawan FromSoftware Tidak Sesuai

Menurut investigasi yang dilakukan oleh GamesIndustry.biz menemukan bahwa lingkungan kerja di FromSoftware sangat memprihatinkan. Pihak GamesIndustry.biz mewawancarai beberapa karyawan FromSoftware hingga mantan karyawan mengenai lingkungan kerja di developer game Dark Souls tersebut. Beberapa sumber mengaku sering terpaksa lembur pada saat pengerjaan Elden Ring.

FromSoftware
Digadang – gadang akan menjadi Game Of The Year 2022 | Source: FromSoftware

Tetapi tidak semua departemen mengalami hal dengan tingkat yang sama. Terkadang lembur terpaksa dilakukan saat menjelang perilisan game yang sayangnya sudah menjadi hal lazim di industri ini. Namun yang menjadi fokus utama disini adalah upah lembur yang diberikan.

Pekerja yang melakukan lembur biasanya mendapatkan kompensasi sesuai jam lembur mereka. Dalam hal ini beberapa karyawan FromSoftware mengatakan bahwa upah lembur justru semakin menurun seiring bertambahnya jam lembur. Hal ini tentunya sangat berbanding terbalik dengan budaya kerja Jepang dimana upah per jam akan meningkat setelah melewati tengah malan.

Selain umpah lembur yang kurang, beberapa karyawan juga mengeluhkan soal gaji yang dibayarkan oleh FromSoftware sangatlah rendah. Para karyawan tahu betul bahwa developer ini tidak begitu besar meskipun Studio ini telah berhasil meraih kesuksesan beberapa tahun terakhir. FromSoftware masihlah developer kecil dengan jumlah karyawan sekitar 349 per Mei 2022.

Masih Ada Yang Menanggapi Dengan Positif

GameIndustry.biz melaporkan bahwa rata-rata gaji tahunan karyawan FromSoftware sekitar ¥3,41 juta atau hampir $25.000. Nominal ini jauh lebih sedikit dibanding gaji yang didapatkan karyawan Atlus yang mencapai ¥5,2 juta atau sekitar $ 38.000.

Ditambah dengan biaya hidup di Tokyo yang sangat tinggi, para karyawan merasa sangat tidak cukup dengan gaji yang diberikan oleh FromSoftware. Perlu diketahui rata-rata gaji bulanan untuk developer di Jepang berkisar antara $1.675 hingga $5.328. Sedangkan FromSoftware sendiri memberikan gaji kepada karyawannya sekitar $1.595 per bulan.

Meski dengan kondisi yang kurang nyaman seperti itu, masih ada beberapa karyawan yang menanggapinya dengan positif. Menurut salah satu narasumber yang ditanyai oleh GameIndustry.biz bekerja di FromSoftware memang “agak menegangkan”.

Ada banyak pengalaman besar yang didapatkan dari berkerja di FromSoftware. Menurut mereka selama mereka mampu mengatasi masalah itu maka semuanya akan menjadi sangat memuaskan. “Sama halnya saat mengalahkan bos di Dark Souls,” hingga saat ini FromSoftware masih belum memberikan kejelasan mengenai masalah ini.

Bagaimana menurut kalian? Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Suasana Pesta Bola Dunia Hadir di Point Blank, Dimeriahkan Sejumlah Event di Lapangan Hijau

GAMEFINITY, JAKARTA – Rabu (30/11), Zepetto menghadirkan berbagai event dengan suasana sepak bola di game Point Blank (PB) bagi para Troopers penggemar olahraga bola kaki tersebut. Troopers diajak untuk berlaga di lapangan hijau yang terdapat di Map Supply Base Soccer. Selain itu, hadir juga event Bola Mania yang menawarkan beragam hadiah spektakuler.

Berikut adalah event-event menarik yang bisa diikuti oleh Troopers:

1. Bola Mania! Ayo Rajin Login dan Kumpulkan Mask 32 Negara!

Bola Mania

Event Bola Mania mengajak Troopers untuk mengumpulkan 32 mask dengan gambar bendera berbagai negara. Event ini memperebutkan hadiah utama jutaan PB Cash dan juga Skull Beret berdurasi panjang. Setiap Troopers yang berhasil mengumpulkan sejumlah mask juga akan mendapatkan reward aneka item bernuansa sepak bola, seperti senjata, karakter, hingga item yang dapat menunjang Troopers agar semakin jago bertempur di Point Blank.

Ada berbagai cara untuk mendapatkan semua mask tersebut, yakni dengan cara login ke game (mengikuti attendance event), bermain Point Blank selama durasi tertentu, menyelesaikan Daily Web Quest, dan juga dengan cara mengikuti berbagai event di sosial media resmi Point Blank. Event ini berlangsung hingga 19 Desember 2022 mendatang, sehingga Troopers bisa mengumpulkan semua 32 mask aneka negara sampai periode tersebut.

Baca juga: Map Downtown Point Blank Hadir dengan Pembaharuan, Yuk Intip Tampilan Barunya!

2. Atur Formasi Tim dan Bermain di Lapangan Hijau Point Blank!

Map Bola

Troopers akan diundang untuk berlaga di lapangan hijau map Supply Base Soccer. Map yang disulap menjadi mirip lapangan sepak bola ini menawarkan beragam reward menarik bagi Troopers yang memainkan mode Death Match untuk menyelesaikan sejumlah misi. Terdapat hadiah utama weapon OA-93 Latin7, M1887 Brazil, dan berbagai item lain. Akan ada juga sesi GM Attack yang menawarkan hadiah Golden Ticket dan Daily Mission Box yang sayang untuk dilewatkan. Event ini digelar mulai Selasa, 29 November 2022 hingga 5 Desember 2022.

Simak juga informasi lainnya mengenai event-event di Point Blank melalui situs resmi pointblank.id.

Paten VR Controller Baru Milik Valve Telah Muncul

GAMEFINITY.ID, Kabupaten Malang – Pada bulan Oktober kemarin, sebuah job posting menunjukkan bahwa Valve sedang merencanakan untuk berinvestasi lebih jauh di bidang VR untuk meraih lebih banyak pelanggan. Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada 22 November 2022, rilisnya sebuah paten VR controller baru milik Valve menjadi indikasi lainnya bahwa Valve memang sedang berniat untuk terjun pada platform VR.

Langkah Valve untuk terjun pada dunia VR sendiri bukanlah sebuah kejutan. Mereka juga pernah membuat sebuah perangkat VR bernama Steam Index yang dirilis sekitar 3 tahun yang lalu. Namun, terlepas dari itu semua, seriusnya Valve untuk terjun ke dunia VR adalah kesuksesan dari Half-Life Alyx dari tahun 2020.

Valve New VR Controller Sketch | UploadVR
Sketsa dari VR Controller Baru Milik Valve | UploadVR

Paten dari Valve sendiri dideskripsikan sebagai “sebuah electronic controller dengan pengatur hand strap linear” dan berbagai poin yang berfokus pada desain strap yang dibawa. Sketsa yang ditampilkan merupakan satu-satunya petunjuk tentang bentuk VR controller yang dapat didapatkan saat ini.

Hal lain yang dapat diperhatikan adalah penempatan sebuah lampu berbentuk cincin. Lampu berbentuk cincin tersebut digunakan sebagai alat tracking mirip seperti apa yang dipunyai oleh VR controller milik Oculus.

Baca Juga: Game Working Space Pertama di Indonesia dari ICE Institute dan Acer Indonesia

Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai rumor bahwa VR controller ini mempunyai hubungan dengan Deckard VR Headset. Namun, terdapat sebuah kemungkinan bahwa kedua hal tersebut saling berhubungan.

Beberapa tahun belakangan ini, Valve memang sedang gencar untuk mengembangkan sayapnya di bidang hardware. Salah satu contoh dari konsol Valve yang berhasil adalah Steam Deck. Steam Index, sebuah perangkat VR milik Valve juga dapat dikatakan berhasil, namun dengan harganya yang mahal di angka US$1000 membuatnya tidak terlalu diminati oleh banyak orang.

Baca Juga: Resmi, Ajang Internasional PBIC 2023 Bakal Digelar di Thailand!

Meskipun lebih berfokus pada bidang hardware, Valve juga tidak lupa dengan divisi pengembangan game-nya. Saat ini mereka sedang dalam pengembangan sebuah game. Tidak diketahui apakah proyek pengembangan game tersebut merupakan game AAA besar seperti Half-Life Alyx, namun tentunya mereka akan mendukung proyek VR Valve yang baru ini dengan sebuah game baru. Berita terkait game baru dari Valve mungkin akan terdengar dalam beberapa waktu kedepan

Game Gacha, Shironeko Project Berkolaborasi Chainsaw Man

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Shironeko Project merupakan salah satu game Action RPG mobile dengan gaya portrait yang menarik. Dalam kabar terbaru, Shironeko Project memberikan infromasi terbarunya melalui trailer youtube official mengenai kolaborasi dengan salah satu serial animasi Jepang yang sedang hangat kala ini.

Shironeko Project merilis trailer terbarunya untuk berkolaborasi dengan Chainsaw Man dari karya Tatsuki Fujimoto. Kolaborasi yang turut menampilkan visual dari keempat karakter penting dalam Chainsaw Man di kolaborasi tersebut.

Shironeko Project x Chainsaw Man

Denji, Aki Hayakawa, Power, dan Makima akan hadir meramaikan dalam kolaborasi ini, dan juga ada beberapa furniture baru serta cut scene yang ditambahkan. Cut scene yang menampilkan banyak adegan menarik favorit penggemar Chainsaw Man.

Baca Juga: Takt op. Mobile Tampilkan Trailer Baru dan Info Perihal CBT

Karakter Baru dalam Shironeko Project x Chainsaw Man

Kolaborasi ini menampilkan beberapa karakter baru dari Chainsaw Man. Tampil dengan ciri khas orisinil dengan pengisi suara yang disuarai oleh voice action anime asli Chainsaw Man. Beberapanya seperti Denji, Aki Hayakawa, Power, dan Makima. Serta pengisi suara mereka secara berurutan, Kikunosuke Toya, Shogo Sakata, Fairouz Ai, dan Tomori Kusunoki.

Shironeko Project x Chainsaw Man

Shironeko Project x Chainsaw Man

Shironeko Project x Chainsaw Man

Shironeko Project x Chainsaw Man

Konten Baru Shironeko Project x Chainsaw Man

Devil Boss dan dungeon baru akan hadir dalam kolaborasi ini, Shironeko Project x Chainsaw Man. Menampilkan Mysterious Devil yang terinspirasi dari Chainsaw Man. Bergabung bersama player atau teman lainnya yang dimana hal ini sangat menguntungkan untuk mengalahkan big boss kuat, dan mendapatkan item upgrading dengan rate yang lebih baik.

Shironeko Project x Chainsaw Man

Free Daily Gacha Pulls

Selain informasi karakter pendatang di kolaborasi, Shironeko Project sendiri memberikan informasi tambahan berupa jadwal rolling gacha untuk event Shironeko Project x Chainsaw Man ini.

Dari tanggal 30 November 2022 sampai 13 Desember 2022, pemain dapat melakukan login kedalam game setiap harinya untuk mendapatkan kesempatan Free Daily Pulls Chainsaw Man. Dalam artian pemain akan memiliki 14 kesempatan untuk pull gacha secara gratis selama jadwal event tersebut.

Event kolaborasi antara Shironeko Project x Chainsaw Man ini akan berlangsung dari 30 November 2022 hingga 13 Desember 2022.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Tanggal Rilis The Elder Scrolls 6 Hampir Bocor

GAMEFINITY.ID, PATI – The Elder Scrolls 6 menjadi game paling ditunggu para gamer dari studio Bethesda. Sudah lebih dari sepuluh tahun sejak bethesda terakhir merilis game The Elder Scrolls 5: Skyrim di tahun 2011. Meskipun lama, game tersebut masih memiliki jumlah player aktif yang banyak berkat komunitas moddernya. Namun para penggemar Elder scrolls tentunya sudah sangat lelah menunggu kelanjutan seri ini.

Kapan The Elder Scrolls 6 Rilis?

Berdasarkan spekulasi yang tersebar, ada kemungkinan pemerintah inggris telah mengetahui tanggal rilis The Elder Scrolls 6. Ini dibuktikan dengan beberapa dokumen resmi yang menyebutkan beberapa judul game RPG yang akan datang. Pada dokumen tersebut juga menyantumkan judul The Elder Scrolls 6 dari Bethesda.

The Elder Scrolls V: Skyrim memang sudah sangat populer dikalangan gamer, dan berkat popularitas itulah banyak yang sangat mengharapkan The Elder Scrolls 6 untuk segera dirilis. Namun melihat sangat minimnya informasi yang dibagikan oleh pihak developer, tampaknya para penggemar harus menunggu lebih lama lagi untuk kelanjutan seri Elder Scrolls.

Pertama kali diumumkan dalam E3 2018, The Elder Scrolls 6 seharusnya sudah dalam tahap pengembangan. Namun mengingat Bethesda sedang disibukkan oleh IP baru mereka Starfield maka ada kemungkinan pengembangan The Elder Scrolls 6 sedikit terhambat. The Elder Scrolls 6 sendiri memang sudah direncanakan akan dirilis setelah Starfield, jadi sangat dimaklumkan jika memang Bethesda mengalokasikan seluruh sumber daya mereka ke Starfield.

Hampir Kebocoran

Menurut tweet dari UESP, sebuah dokumen baru saja diunggah ke website pemerintah inggris oleh lembaga Competition and Markets Authority yang membahas bergabungnya Activision Blizzard dan Microsoft. Pada salah satu bagian dokumen yang membahas beberapa game yang berada di bawah Microsoft, dimana The Elder Scrolls 6 disebut. Dalam penyebutannya terdapat penyuntingan yang tampaknya menghilangkan tanggal rilis The Elder Scrolls 6. Meski begitu ini hanya spekulasi semata.

Bethesda sendiri telah sangat berhasil dengan The Elder Scrolls V: Skyrim yang dirilis 11 tahun yang lalu. Dengan dunianya yang luas, beragam quest menarik, hingga lore-lore yang disajikan sudah cukup membuat para pemain terjebak di dunia fantasi milik Bethesda tersebut. Namun mengingat The Elder Scrolls 6 telah diumumkan, membuat para pemain sangat menunggu-nunggu.

Starfield sendiri telah didelay ke tahun 2023, dan masih ada kemungkinan akan mengalami delay kembali. Jadi sepertinya para penggemar The Elder Scrolls 6 harus lebih bersabar lagi dalam menunggu game ini untuk beberapa tahun ke depan.

Bagaimana menurut kalian? Apa kalian termasuk orang yang menunggu The Elder Scrolls 6 rilis? Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Moonton Tuntut Balik Tencent Atas Hak Cipta

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Setelah viralnya perseteruan antara Moonton dengan Riot beberapa waktu yang lalu, kali ini giliran Moonton yang menggugat Tencent atas pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual Mobile Legends: Bang–Bang. Membahas kedua raksasa video game asal Tiongkok tersebut memang tak ada henti-hentinya.

Mobile Legends yang saat ini diakuisisi oleh anak perusahaan Moonton, Bytedance yang juga menaungi Tiktok lantas mengklaim bahwa saingannya telah melanggar hak cipta gamenya, pelanggaran yang dilakukan oleh Tencent menurutnya meliputi hak kepenulisan, reproduksi, serta komunikasi yang berkaitan dengan game tersebut.

Tencent Hadapi Sidang Kekayaan Intelektual Pada 29 November Ini Atas Dugaan Pelanggaran Hak Intelektual

Dilaporkan dari South China Morning Post ( SCMP ), Tencent Holdings harus menghadapi sidang yang dilayangkan oleh Moonton Shanghai mulai tanggal 29 November ini. Jadwal sidang tersebut juga telah tertera di situs resmi pengadilan negeri setempat (Tiongkok).

Baca juga: Data Pembeli GameStop Diduga Bocor, Perusahaan Beri Klarifikasi

Sudah lima tahun ini Mobile Legends: Bang–Bang menemani kita selama ini, dibalik itu semuanya walaupun Mobile Legends sangat begitu populer di luar negara asalnya, Republik Rakyat Tiongkok ( RRT ) dan berbuah sukses besar, game tersebut rupanya kurang populer di negara itu sendiri. Saat peluncurannya pada 2016 yang lalu, kondisi negara saat itu masih belum begitu stabil.

Moonton MLBB
Mobile Legends Bang – Bang

Sempat Dilirik Tencent, Namun Digagalkan Bytedance

Melihat kesuksesan yang dibuat oleh Moonton tersebut, Tencent lalu berinisiatif untuk mengakuisisi Mobile Legends Bang–Bang. Namun pada akhirnya akuisisi tersebut digagalkan oleh Bytedance yang terlebih dahulu mengambilnya dengan harga 4 milyar Dolar yang saat itu menjadi akuisisi terbesar di Tiongkok.

Tencent Tuduh Moonton Telah Lakukan Plagiasi Pada Gamenya

Jauh sebelum akuisisi yang dilakukan oleh Bytedance tersebut, kedua perusahaan tersebut rupanya juga pernah terlibat perseteruan, Tencent menuding Moonton Shanghai bahwa gamenya, Honor of King dan League of Legends telah diplagiat atau dilanggar hak ciptanya sambil menyertakan beberapa bukti terkait. Perlu diketahui bahwa Tencent merupakan induk perusahaan dari Riot Games yang membesut League of Legends.

Saat itu, Tencent berhasil memenangkan gugatan atas plagiasi yang dilakukan oleh Moonton, yang berakibat Moonton harus mengubah gamenya secara besar–besaran, mulai dari Hero, peta, UI Design, dan lain sebagainya. Selanjutnya pada bulan Oktober yang lalu, Tencent kembali menggugat Moonton dengan dugaan pencemaran nama baik dan plagiasi konten League of Legends.

Riot Games selaku penggugat sayangnya mengalami kekalahan dan bukti gugatan juga ditolak di Amerika Serikat, menganggap bahwa bukti yang diberikan oleh Riot belum begitu jelas. Selain itu Tencent juga tidak mendapatkan lisensi untuk game barunya selama 15 bulan untuk dipasarkan di Tiongkok. Sementara itu Bytedance baru mendapatkan lisensi beberapa bulan lebih awal.

Disamping itu dilansir dari survei Sensor tower, Honor of Kings merupakan game dengan angka penghasilan tertinggi di dunia dengan total pendapatan sebesar 190 juta Dolar Amerika baik di Playstore maupun App Store sementara Mobile Legends hanya meraup untung sebesar 132 juta Dolar per Agustus yang diambil dari data AppMagic.

Bagaimana menurut kalian? Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id