Category Archives: Gaming News

Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah, Grand Final INFINIX MLBB Gaming Master Siap Digelar

Gelaran eSport terbesar untuk para pelajar Indonesia, Infinix Gaming Master, sudah sampai di partai puncaknya. Mempertandingkan gim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), laga Grand Final Infinix Gaming Master siap digelar 5 dan 6 November 2022 di Hall B Blok M Square, Jakarta. Uniknya, kali ini tidak ada perwakilan tim dari kota tuan rumah, Jakarta. Empat tim yang akan memperebutkan total hadiah Rp 115 Juta berasal dari Universitas Sriwijaya (Palembang), Universitas Negri Padang (Padang), Universitas Harapan Medan (Medan), dan Universitas Muhamadiyah Malang (Malang).

Pada gelaran tahun ini, Infinix Gaming Master mempertemukan 783 tim yang berasal dari ratusan sekolah dan universitas di seluruh Indonesia. Perjalanan mereka dimulai dari pre-kualifikasi regional pada September lalu hingga kualifikasi nasional yang diadakan pada 22 – 23 Oktober lalu.

“Setelah pertarungan yang seru antar tim pelajar seluruh Indonesia , Infinix MLBB Gaming Master akhirnya sampai di puncak acara. Kami sangat bangga dapat membantu dalam mewadahi para pemain esport muda dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan skillnya. Infinix MLBB Gaming Master akan menjadi event esport tahunan dari Infinix  dengan tujuan untuk  menghidupkan ekosistem esport di Indonesia dan membantu anak-anak muda agar bisa berkompetisi dan mungkin suatu hari nanti bisa menjadi pro-player atau atlit esport kebanggaan Indonesia,” ucap Sergio Ticoalu sebagai  Infinix Regional Integrated Marketing Manager Southeast Asia.

Acara Grand Final Infinix Gaming Master juga akan digelar secara offline di Hall B Blok M Square, Jakarta, sehingga, para pendukung dari tim-tim yang berlaga di laga final dapat ikut hadir untuk menyemarakkan acara. Beberapa Top Cosplayer Indonesia seperti Jenadamaya, Azulacan, Prpitaloka, dll juga akan hadir untuk berjumpa dengan para fans MLBB Indonesia. Selain itu, acara juga akan disiarkan secara live streaming di Youtube Infinix Indonesia.

Gelaran Grand Final Infinix Gaming Master juga digelar untuk menyambut kehadiran Infinix Hot 20S yang akan di-launching  pada Tanggal  1 November 2022.  Infinix Hot 20S adalah smartphone gaming terbaik di segmen harganya yang akan menjadi pilihan terbaru dari lini smartphone gaming dari Infinix.

Infinix Hot 20S membawa chipset gaming MediaTek Helio G96 yang dipasangkan dengan RAM 8GB. Sisi RAM-nya sendiri dapat diperluas hingga 13GB dengan fitur Extended RAM yang menjadi ciri khas smartphone Infinix.

Infinix Hot 20S juga hadir dengan edisi Neon yang spesial.  Smartphone ini membawa teknologi  Multi-phase Color Changing yang memungkinkan warna bodi belakang smartphone menjadi ungu di bawah sinar matahari dan hijau saat dalam gelap.

Smartphone Infinix Hot 20S  juga hadir dengan baterai monster 5000mAh yang sudah dikawinkan dengan 18W Fast Charge. Selain itu, sisi display juga menarik dengan layar 6.78 inci 120Hz dengan HyperVision Gaming Pro Display.

Evnia, Line-up Monitor Gaming terbaru dari Philips

Industri game telah berkembang pesat. Dari debut game dua dimensinya yang sederhana di tahun 1970-an dan 80-an, game telah mengikuti perkembangan pesat teknologi digital, meningkat menjadi bukan hanya bentuk hiburan tetapi juga pengalaman sensorik yang benar-benar imersif dengan daya tarik unik yang kuat. Saat ini, gamer modern mengharapkan merek yang mencerminkan keragaman selera dan keinginan mereka dan mewakili identitas mereka. Sehubungan dengan hal ini, MMD, spesialis produk display dan desktop monitor terkemuka dan mitra lisensi merek untuk monitor Philips, mengumumkan peluncuran Evnia.

One voice for all

Kata Evnia (Yunani: Εύνοια) terdiri dari eu (baik) dan nous (pikiran), yang secara harfiah berarti “pikiran yang baik” dan “pemikiran yang cerdas”. Evnia digunakan sebagai kata untuk menunjukkan minat untuk mendukung dan melindungi seseorang atau sesuatu. Ini sering digunakan dalam konteks keberuntungan. Semua orang bisa menjadi Gamers, dan Evnia sangat sesuai dengan konteks ini, mendukung kesenangan bermain game untuk semua orang.

Definisi Gamers saat ini lebih beragam dari sebelumnya – namun, stereotip bahwa bermain game hanya untuk remaja masih menjadi norma. Kebutuhan akan komunitas yang ramah membutuhkan merek yang dapat merangkul semua Gamers, membuat mereka merasa benar-benar menjadi bagian dari komunitas ini. Mulai dari desainnya yang unik, Evnia membedakan dari kerumunan model agresif yang hanya mengandalkan spesifikasi, menghadirkan kembali kegembiraan dan kesenangan bermain game, dengan mengutamakan sisi emosional.

“Philips Monitors percaya bahwa kesenangan bermain game harus dapat diakses oleh semua orang. Tujuan kami untuk Evnia adalah untuk menyediakan monitor dan aksesori yang dbutuhkan Gamers saat ini, dalam segala keragamannya  mereka, untuk mendapatkan kenikmatan maksimal dari setiap sesi permainan, baik dalam hal kinerja, grafik, atau pengalaman pengguna secara keseluruhan. Evnia, sesuai dengan namanya, mendorong para gamer untuk membawa diri mereka yang paling sisi asli mereka dan untuk terhubung kembali dengan tujuan awal bermain game.” -Xeni Bairaktari, Global Marketing Lead and Senior Brand Manager EU di MMD Monitors & Display

Jajaran periferal Evnia mencerminkan jargonnya: “Reinvent the rules”. Jauh dari stereotip game yang selama ini kita kenal, Evnia menambahkan kesegaran, premium, dan keanggunan. Dari lini produk hingga fitur lampu Ambiglow, memprioritaskan sisi emosional serta keunggulan teknis. Desain yang canggih cocok untuk setiap lingkungan, menjadi tambahan yang sempurna untuk semua setup Gaming Room.

Philips Evnia 34M2C7600MV

Monitor Philips Evnia adalah impian setiap gamer yang menjadi kenyataan. Desain penuh gaya dari rangkaian ini akan cocok dengan dekorasi interior apa pun, sementara tampilannya yang luas mengundang para gamer untuk masuk ke dalam permainan. Model Evnia pertama yang dirilis, monitor curved Philips Evnia 34M2C7600MV, memastikan pengalaman yang sinematik dengan resolusi UltraWide Quad HD 3440 x 1440 dan HDR 1400. Backlight mini-LED monitor dengan 1.152 zona memungkinkan kontrol yang lebih baik terhadap pencahayaan dan rasio kontras untuk warna hitam yang lebih dalam dan warna putih yang lebih cerah. Ambiglow menambah sensasi ambiences yang membuat kita hanyut dalam game. Performa visualnya sebanding dengan fitur gamingnya – Dengan kecepatan refresh 165Hz, input lag yang sangat rendah, dan Adaptive-Sync, bahkan game yang paling penuh aksi pun pasti akan mulus dan lancar.

Comfort is always a priority for Philips Monitors, and the Evnia range is no exception. The Philips Evnia 34M2C7600MV offers great flexibility with complete connectivity of USB-C ports as well as KVM and height-adjustable stand to adapt to users’ preferences and ensure gaming sessions that are a pleasure for the mind and the body.

Kenyamanan selalu menjadi prioritas Philips Monitors, tidak terkecuali jajaran Evnia. Philips Evnia 34M2C7600MV menawarkan fleksibilitas luar biasa dengan konektivitas lengkap port USB-C serta KVM dan Stand yang dapat disesuaikan ketinggiannya untuk beradaptasi dengan preferensi pengguna dan memastikan sesi permainan yang menyenangkan bagi pikiran dan tubuh.

Rangkaian monitor Evnia lainnya yang akan diluncurkan: 42M2N8900 (layar flat OLED 42), 34M2C8600 (layar curved QD OLED 34”) dan 27M2C5500W (layar curved VA 27”). Dilengkapi dengan aksesori yang inovatif dan stylish: Dua keyboard gaming (SPK8508 dan SPK8708), dua mouse gaming (SPK9508 dan SPK9708), dan dua headset gaming (TAG5208 dan TAG7208).

Bergabunglah dengan Evnia di era baru gaming!

Philips Evnia 34M2C7600MV akan tersedia di wilayah Asia-Pasifik dan sekitarnya mulai tahun 2023 dan seterusnya.

Informasi lebih lanjut tentang rangkaian Philips Evnia:

https://www.evnia.philips

Uncharted PC Kurang Memuaskan Di Minggu Awal Perilasan

GAMEFINITY.ID, PATI – Playstation telah memutuskan untuk merilis beberapa game eksklusifnya ke PC demi menjangkau gamer PC. Hal ini merupakan usaha dari Sony Playstation untuk meningkatkan jumlah penjualan game-game mereka. Menakjubkan, hampir semua game-game eksklusif Playstation yang dirilis di PC terbilang sukses. Tak jarang game-game tersebut masuk ke list top 10 game terlaris di steam. Namun nampaknya hal itu sulit diraih untuk game UNCHARTED: Legacy of Thieves Collection.

UNCHARTED: Legacy of Thieves Collection Tidak Mampu Menarik Banyak Player

All-time peak player UNCHARTED: Legacy of Thieves Collection tertinggal cukup jauh jika dibanding dengan game – game eksklusif Playstation sebelumnya. Menurut SteamDB jumlah pemain UNCHARTED: Legacy of Thieves Collection hanya mampu berada diangka 10.851 pada minggu ini. Angka ini merupakan nilai terendah jika dibandingkan dengan game-game first party milik Playstation.

uncharted
Uncharted menjadi game Playstation dengan pemain paling sedikit dibanding game Playstation lainnya. | Source: SteamDB

Sebagai perbandingan, Horizon Zero Dawn mampu meraih jumlah player sekitar 56.000 diawal perilisannya. Lebih tinggi lagi, Spider-Man yang berhasil menyentuh angka 66.000 player. Hingga puncaknya di God of War dengan jumlah pemain 73.000. Bahkan game Days Gone setidaknya mampu meraih angka 27.000 player pada minggu pertama perilisan.

Alasan Dibalik Kurangnya Pemain

Ada beberapa kemungkinan kenapa Uncharted menjadi game Playstation dengan nilai penjualan terendah. Kemungkinan pertama, perilisan Uncharted dinilai lebih kompetitif melawan beberapa game-game baru dibanding dengan game-game Sony sebelumnya. Sebagai contoh  Gotham Knights, Plague Tale: Requiem dan Modern Warfare 2 yang rilis diminggu lalu, yang mana ikut berkontribusi untuk Steam dalam meraih total pemain lebih dari 30 juta.

Alasan lain dikarenakan UNCHARTED: Legacy of Thieves hanya memasukkan UNCHARTED 4: A Thief’s End dan UNCHARTED: The Lost Legacy remastered ke dalam bundle-nya. Hal ini membuat pemain kurang bisa mengikuti cerita seri Uncharted secara penuh dikarenakan tidak tersedianya seri sebelum Uncharted 4. Meski ini tidak bisa dijadikan patokan pasti karena baru awal perilisan, tetapi game-game Playstation sebelumnya berhasil mencapai angka yang lebih tinggi di minggu awal setelah rilis. Terlebih lagi game ini juga dirilis untuk platform Epic Games Store.

UNCHARTED: Legacy of Thieves Collection pertama kali dirilis untuk PlayStation 5 awal tahun ini. Bundle ini berisi remaster dari Uncharted 4 dan ekspansinya yaitu The Lost Legacy. Untuk versi PC, game ini mendapatkan optimasi yang jauh lebih baik. Mulai dari kualitas grafis, UI baru, peningkatan performa dan masih banyak lagi.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan UNCHARTED: Legacy of Thieves Collection. UNCHARTED: Legacy of Thieves Collection dapat kalian mainkan di PS5 dan juga PC. Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Ilmuwan Ciptakan Chip Tunggal Berkecepatan 1 Juta Gbps

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Tim ilmuwan dari universitas di Denmark, Swedia, dan Jepang, berhasil menciptakan sebuah chip tunggal berkecepatan tinggi, yang mampu mentransfer data dengan kecepatan lebih dari satu petabit per detik melalui kabel serat optik. Jumlah tersebut setara dengan mentransfer lebih dari satu juta gigabit data per detik, atau sekitar total lalu lintas data yang ada di internet saat ini.

Transmisi data berkecepatan tinggi yang sering membutuhkan kabel serat optik dan peralatan besar, kini sedang diminiaturisasi menjadi sebuah paket on-chip dengan ukuran yang lebih kecil.  Alih-alih menciptakan beberapa arus laser secara paralel, para peneliti saat ini justru lebih memilih untuk mengecilkan ukuran perangkat transfer data ke tingkat silikon. Penelitian ini tentu saja ditujukan untuk menghilangkan kendala-kendala yang ada, saat mengirim paket data dengan jumlah besar, dari jarak yang cukup jauh, serta dengan kecepatan transfer yang lebih tinggi.

Hal inilah yang sedang dicari-cari oleh A.  A. Jørgensen, D. Kong, dan L. K. Oxenløwe. Bersama dengan tim peneliti lainnya, mereka berhasil menunjukkan transmisi data sebesar 1,84 petabit atau sekitar 1,8 juta Gigabit, melalui sebuah kabel serat optik sepanjang 7,9 km, dengan hanya menggunakan satu chip tunggal saja. Meski terdengar luar biasa, kecepatan tersebut sebenarnya tidak secepat beberapa alternatif lain yang lebih besar, dengan kecepatan transfer data mencapai 10,66 petabit.

Namun, kunci yang ditemukan oleh tim peneliti ini bukan hanya terletak pada kecepatan maksimal dari transfer data saja, melainkan juga terdapat pada skala “sistem yang sangat kompak (rapat)” untuk digunakan.

Baca juga: Akibat Bug, Player CODM Warfare Di-Banned Permanen

serat optik yang tersambung ke chip
Chip Tunggal Yang Lebih Rapat Dan Lebih Cepat

Chip Tunggal Yang Lebih Rapat Dan Lebih Cepat

Dengan membagi aliran data menjadi 37 bagian (satu aliran untuk setiap inti kabel serat optik,) dan kemudian membaginya lebih lanjut, dengan masing-masing aliran yang dipecah-pecah menjadi 223 saluran, para peneliti berhasil menghilangkan banyak gangguan yang memperlambat sistem optik. Sehingga memberikan transmisi data yang jauh lebih besar, hanya dengan menggunakan satu chip saja.

“Bisa dibilang rata-rata lalu lintas internet di dunia sekitar satu petabit per detik. Apa yang kami transmisikan (saat ini adalah) dua kali lipat(nya),” ucap Jørgensen kepada New Scientist (via PC Gamer)

“Ini adalah jumlah data yang sangat besar yang kami kirimkan, pada dasarnya, kurang dari satu milimeter persegi [kabel]. Ini hanya menunjukkan bahwa kami dapat melangkah lebih jauh daripada saat ini dengan koneksi internet.” Imbuhnya.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id/

Digimon World: Next Order akan Segera Hadir di Switch dan PC

GAMEFINITY.ID, Bandar Lamoung – Digimon World: Next Order adalah RPG dari franchise Digimon dan seri keenam dari Digimon World. Game ini dikembangkan oleh BB Studio dan dipublikasi oleh Bandai Namco Entertainment.

Hadir untuk PlayStation Vita di Jepang pada 17 Maret 2016. Kemudian dirilis untuk PlayStation 4 di Amerika Utara dan region PAL Januari 2017 dan selanjutnya di Jepang pada Februari 2017 dengan judul Digimon World: Next Order International Edition.

Pengumuman Trailer Resmi untuk Switch dan PC

Announced Digimon World: Next Order
Digimon World: Next Order akan Segera Hadir di Switch dan PC

Digimon World: Next Order adalah RPG dalam seri Digimon Open World dan tampil dalam sudut pandang orang ketiga di mana pemain mengendalikan karater yang ditemani oleh 2 pasang Digimon. Dalam trailer-nya sendiri menampilkan setidaknya karakter baru, atau hampir sepenuhnya merupakan karakter baru.

Seri keenam dari Digimon World ini yang masih dengan judul sama, Digimon World: Next Order akan kembali rilis setelah 6 tahun untuk Nintendo Switch dan PC Windows pada 22 Februari 2023 mendatang.

Baca Juga : Dosa, Korean RPG Rasa Anime yang Siap Launching

Sekilas Tentang Digimon World: Next Order, RPG Seri Keenam dari Digimon World

Announced Digimon World: Next Order
Takuto in The DigiWorld – Digimon World: Next Order akan Segera Hadir di Switch dan PC

Takuto adalah penggemar berat Digimon di masa mudanya, tetapi dirinya tumbuh seiring bertambahnya usia. Suatu hari dia dan temannya Shiki diangkut ke dunia digital, di mana mereka bersatu kembali dengan Digimon yang lama sekali lagi dan dibawa ke perjalanan untuk menyelamatkan dunia digital dari bencana yang akan datang setelah diambil alih oleh Machinedramon.

Announced Digimon World: Next Order
Machinedramon – Digimon World: Next Order akan Segera Hadir di Switch dan PC

Masuki peran Digital Destined, memulai pencarian lain di sebuah dunia digital untuk recovery dunia ke tatanan setelah Machinedramon mengambil alih dunia, dan mengungkap kekuatan gelap yang bermain di balik pengambilalihannya. Pemain dapat menemukan sejumlah besar Digital Monster dan merekrut mereka saat pemain bertempur dalam mode RPG, memperkuat relasi antar Digimon, dan Upgrade Digimon.

Announced Digimon World: Next Order
Takuto’s Adventure – Digimon World: Next Order akan Segera Hadir di Switch dan PC

Dalam seri Digimon World: Next Order, pemain dapat memperoleh lebih dari 200 Digital Monster unik dan bertarung melawan virus musuh dan Digimon lainnya. Pilih dari dua pilihan Digimon untuk berpetualang bersama secara realtime. Bertarung, mendapatkan Digimon baru, upgrade Digimon, dan memperkuat ikatan dengan para Digimon hingga membuat mereka berevolusi.

Announced Digimon World: Next Order
Digimon Evolution – Digimon World: Next Order akan Segera Hadir di Switch dan PC

Digimon World: Next Order memiliki mekanisme dan gameplay yang kurang lebih sama dengan Digimon World: Re Digitize dengan sedikit perbedaan. Perbedaan seperti pada visual dan jumlah Digimon yang dapat dibawa berpetualang secara realtime, untuk gaya pertarungannya juga hampir sama berupa battle RPG.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Kreator Disco Elysium Robert Kurvitz Tuntut ZA/UM!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Masalah yang melanda pengembang ZA/UM, kini tampaknya berlanjut. Pasalnya, kreator Disco Elysium, Robert Kurvitz, telah menuntut pengembang tersebut. Sebelumnya, Kurvitz dinyatakan keluar dari ZA/UM. Kabar tersebut tampaknya memicu kontroversi hingga akhirnya berujung tuntutan hukum.

Robert Kurvitz Dilaporkan Mengajukan Tuntutan Hukum Pada ZA/UM

Sebelumnya, editor Martin Luiga menyatakan tim pengembang kunci Disco Elysium “dipaksa” hengkang dari ZA/UM. Anggota tim yang hengkang tersebut di antaranya Luiga sendiri, sang kreator Robert Kurvitz, penulis naskah Helen Hindpere, dan ketua bagian desain dan ilustrasi Aleksander Rostov. Ia juga menyatakan anggota inti dari tim tersebut tidak pernah berada di studio semenjak akhir 2021.

Asosiasi Budaya ZA/UM juga resmi dibubarkan. Asosiasi Budaya tersebut disebut sebagai divisi terpisah dari studio ZA/UM. Ketidaksesuaian visi dan misi menjadi alasan pembubarannya.

Baca juga: Kreator ZA/UM Resmi Tinggalkan Disco Elysium

Setelah itu, Robert Kurvitz, selaku kreator, desainer game utama, dan penulis Disco Elysium, dilaporkan mengajukan tuntutan hukum terhadap ZA/UM. Dilansir dari Tech News Space, Kurvitz menuntut ZA/UM atas nama perusahaannya Telomer OÜ. Sidang dengar pendapat telah dijadwalkan pada 28 November.

Nasib Sekuel Disco Elysium Masih Belum Diketahui

Disco Elysium gameplay
Gameplay Disco Elysium

Semenjak kabar hengkangnya sang kreator, penggemar benar-benar khawatir dengan nasib sekuel dari Disco Elysium. Pasalnya Luiga berpikir ZA/UM tidak akan membuat sekuel tersebut.

“Saya pikir [studio] ZA/UM dalam keadaan saat ini tidak akan membuat sekuel, saya tidak yakin jumlah orang yang hengkang dan juga telah membantu mengerjakan Disco Elysium,” tutur Luiga.

Luiga juga menyatakan campur tangan dari investor turut berpengaruh pada perubahan studio. Hal ini tentu memicu ketidaksepakatan di antara anggota tim utama dan perusahaan.

Perwakilan ZA/UM mengatakan pada IGN bahwa tim kreatifnya sedang berfokus mengembangkan sebuah proyek baru. Namun, belum diketahui apakah proyek itu merupakan sekuel dari Disco Elysium atau sebuah game baru.

Disco Elysium sebenarnya telah menuai pujian dari kritikus dan pemainnya, beberapa dari mereka menyebutnya sebagai salah satu game RPG terbaik. Bahkan, game tersebut menambah font ramah disleksia pada Juli lalu.