Category Archives: Gaming News

ZOWIE XL2566K, Monitor Esports 360Hz Telah Hadir di Indonesia

Setelah sebelumnya dengan sukses berkolaborasi pada Special Live Streaming EnterKomputer X Zowie, kini ZOWIE kembali mempercayakan “ZOWIE Product Roadshow” pada EnterKomputer. Acara ini berisikan pengenalan product Monitor terbaru dengan seri XL2566K dan diselenggarakan di Store EnterKomputer  yang berlokasi di Jalan Mangga Dua Raya lantai 3 no 31-32. ZOWIE XL2566K, monitor dengan refresh rate 360Hz, mampu menghasilkan kejernihan gambar dengan level yang lebih tinggi tanpa tandingan dari monitor lain dengan spesifikasi serupa. Dengan menyalakan DyAc+ premium,  hasil gambar termulus tanpa blur di setiap aksi pada game kompetitif yang kualitasnya lebih baik daripada generasi pendahulunya. Pergerakan ekstrim seperti spraying, ataupun shooting tampak sangat jelas tanpa adanya blur atau after image yang mengganggu.

Dengan mengutamakan kebutuhan dan kebiasaan para pemain pro, ZOWIE juga menghadirkan fitur yang memberikan kenyamanan agar pengalaman bermain dapat meningkat. Base yang dirancang lebih kecil agar ruang permainan terasa lebih luas. Selain itu, monitor juga bisa diatur sesuai dengan preferensi dari masing-masing pemain. Seperti ketinggian dapat diatur 155mm, selain itu pivot 90 derajat, swivel ke kanan dan kiri sebesar 45 derajat dan pengaturan kemiringan 5 derajat ke bawah dan 23 derajat ke atas. Fitur-fitur ini mampu mengakomodasi para pemain sehingga mereka bisa memberikan kemampuan terbaiknya melalui posisi yang paling nyaman. 

Monitor Esports ZOWIE dengan seri XL telah menemani perjalanan para pemain Esports selama lebih dari 10 tahun terakhir dengan terus memberikan Esports gear terbaik dan menjadi andalan pro player permainan kompetitif seperti CS:GO, Rainbow Six, Valorant dan PUBG. Setelah sebelumnya dengan sukses telah meluncurkan monitor generasi 144Hz dengan XL2411K dan generasi 240Hz dengan XL2546K, ZOWIE telah mempelajari banyak masukan dari para atlet Esports profesional. Maka, pada tahun 2022, monitor generasi terbaru dengan 360Hz diluncurkan, yakni ZOWIE XL2566K

Saat ini, ZOWIE sudah tersedia di Indonesia, pembeliannya pun sangat mudah. Bisa melalui e-commerce dan juga mengunjungi partner BenQ. Untuk pembelian ZOWIE di Jakarta, bisa mengunjungi EnterKomputer. EnterKomputer merupakan toko komputer yang berlokasi di Jalan Mangga Dua Raya lantai 3 no 31-32 dan memiliki misi untuk menyediakan berbagai kebutuhan PC yang lengkap dan terpercaya dengan memprioritaskan produk dan pelayanan one stop solution. Sesuai dengan misi tersebut, kini monitor ZOWIE XL2566K sudah tersedia dan dapat dibeli di EnterKomputer. Untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi website EnterKomputer.

Nvidia Batal Rilis GPU Murah RTX 4080

GAMEFINITY.ID, Jakarta – menikmati pengalaman bermain game dengan grafik yang jernih tanpa patah-patah tentunya menjadi dambaan bagi seluruh Gamers. Keinginan tersebut akhirnya diwujudkan oleh produsen dapur pacu Nvidia.

Pasalnya Nvidia telah menyiapkannya melalui seri terbaru mereka RTX 40 versi 12 GB dan 16 GB. Jangan terlalu antusias lebih dulu, pasalnya salah satu dari keduanya akhirnya batal dirilis. Jadi harap bersabar ya, bisa saja produsen selain Nvidia juga akan memproduksi GPU dengan performa setara RTX 4080. Apa sih yang spesial dari seri diatas sehingga banyak pemain yang tidak sabar menunggunya,

Nvidia Umumkan GPU Terbaru RTX 4080 dan 4090, Dan Mengapa Fiturnya Begitu Ditunggu Gamers

Sempat beredar rumor beberapa minggu yang lalu bahwa Nvidia akan merilis GPU dengan spesifikasi kelas atas dengan harga terjangkau. CEO Nvidia, Jenshen Huang melalui event GTC 2022 yang berlangsung selama tiga hari akhirnya mengumumkan ketiga seri PC GPU yang akan dirilis di masa mendatang.

Dapur pacu yang dirilis tersebut diantaranya,  24 GB RTX 4090 (tanggal 12 Oktober sudah di-Paper launch) dengan harga 1.599 Dolar AS (sekitar 25 jutaan Rupiah) 16 GB RTX 4080 dengan harga 1.199 Dolar AS (18,5 jutaan Rupiah), dan yang terakhir seri yang ditunggu 12 GB RTX 4080 dengan harga 899 Dolar AS (13,9 juta). Kedua seri RTX 40 ini direncanakan rilis pada bulan November nanti.

Baca juga: GYGABYTE Tawarkan Pilihan Kartu Grafis GeForce RTX 4090 Series

Dan diwaktu yang sama Nvidia juga akan merluncurkan seri RTX 4090 16 GB dengan harga 1.600 Dolar AS (24,7 juta Rupiah) . Berbicara soal RTX ini, beberapa fitur yang cukup menarik perhatian para gamers adalah fitur DLSS 3.0, dibandingkan kakaknya DLSS 2.0, DLSS 3.0 ini menawarkan Shader Execution Reordering, dan NVENC yang sudah mendukung video codec AV1.

Nvidia GeForce RTX 4080
RTX 4080 series direncanakan untuk dirilis pada 16 November | Nvidia

Tentunya fitur tersebut sudah bisa dijalankan pada game-game berat dengan resolusi tinggi secara smooth tanpa patah-patah yang dianggap mengganggu saat bermain games. Melihat fitur diatas, harga tersebut tentunya lebih terjangkau di kelasnya dibanding merek lainnya yang menawarkan produk serupa. Sudah Murah, bisa nge-game tanpa lagging juga.

Terpaksa Batal Dirilis, Produsen Ungkap Alasannya

Dilaporkan oleh Kotaku. Melalui pengumuman resmi Nvidia, produsen akhirnya membatalkan seri 12 GB RTX 4080 yang direncanakan dirilis pada 16 November. Ia mengklaim walau spesifikasi tersebut terbilang “Wah”, dirinya masih bingung karena sama-sama memiliki angka seri yang sama “RTX 4080“. Disisi lainnya banyak konsumen yang memprotes kalau seri 40 ini dianggap terlalu mahal  dikelasnya baru-baru ini.

Mereka menganggap bahwa Nvidia hanya melakukan rebranding pada seri 4070 atau 4079 lalu dikemas ulang menjadi 4080. Sementara kedua seri sebelumnya tetap dirilis sesuai jadwal. Kalian bisa membaca spesifikasi lengkapnya disini.

Ditinggal Director, Splinter Cell Remake Terancam Batal?

GAMEFINITY.ID, PATI – Jika dibanding dengan game stealth lain milik Ubisoft seperti Assassin’s Creed dan juga Watch Dog, Splinter Cell sepertinya kurang mendapatkan perhatian dari gamer masa kini. Hal inilah yang memotivasi Ubisoft untuk me-remake salah satu action stealth tertua miliknya. Namun ditengah masa pengembangan, director dari Splinter Cell remake mengumumkan meninggalkan Ubisoft. Apa ini akhir dari Splinter Cell remake?

Splinter Cell Remake Kehilangan Director

David Grivel, director dari Splinter Cell remake yang akan datang, dikabarkan telah meninggalkan Ubisoft setelah 11 tahun. Informasi ini didapatkan melalui postingan akun Linkedin David Grivel. Dalam postingan tersebut, David Grivel mengungkapkan kesenangannya dalam bekerja bersama Ubisoft selama lebih dari 11 tahun. Beliau juga menuliskan bahwa dia akan memulai petualangan baru. Yang mana bisa dispekulasikan bahwa David Grivel masih akan bergelut di industri game.

Terakhir, David Grivel mengucapkan terima kasih yang tulus sekaligus selamat jalan kepada semua orang yang pernah bekerja dengannya selama berada di Ubisoft. Ucapan perpisahan tersebut Dia tegaskan bukan “kata perpisahan” karena dia percaya tetap akan bertemu rekan-rekan terdahulu di industri ini nanti di masa depan.

Grivel telah banyak terlibat dalam pengembangan game-game besar Ubisoft. Beliau diketahui ikut andil dalam pengembangan Ghost Recon Future Soldier di Ubisoft Paris. David Grivel juga pernah dipindahtugaskan ke Ubisoft Toronto untuk mengerjakan Splinter Cell Blacklist, Assassin’s Creed Unity, Far Cry 4, 5 dan 6. Dan yang terbaru Grivel juga menjabat sebagai director di game Splinter Cell remake yang akan datang.

Baca Juga : Ubisoft Batalkan Ghost Recon Frontline Dan Tiga Game Lain

Ubisoft Sudah Siap Akan Hal Ini

Ubisoft secara resmi mengkonfirmasi pada Desember 2021 bahwa mereka sedang mengerjakan remake dari Splinter Cell. Stealth action game yang pertama kali rilis eksklusif pada tahun 2002 di Xbox.

Remake Splinter Cell ini akan kembali dibangun menggunakan game engine Snowdrop. Game engine yang juga digunakan pada The Division, Avatar: Frontiers of Pandora dan game Star Wars Ubisoft yang akan datang. Ubisoft menjelaskan bahwa engine ini mampu menghadirkan visual dan gameplay generasi baru, serta pencahayaan dinamis dan bayangan yang realistis.

Kabar mengenai mundurnya David Grivel sebagai director Splinter Cell remake sebenarnya sudah terendus pada awal tahun 2022. Saat itu Ubisoft Toronto sedang membuka lowongan penulis naskah untuk memperbarui cerita game asli Splinter Cell akan mampu diterima oleh audiens masa kini.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk mencoba seri Splinter Cell dari Ubisoft? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Announced LicoBiTs, Brand Otome Baru dari Tis Creation

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – LicoBiTs, TIS Creation dan Broccoli kembali mengumumkan game keluaran terbarunya. Menjadi salah satu game otome yang kesekian kalinya. LicoBiTs saat ini sedang memproduksi game otome sejenis yang belum berjudul. Untuk sutradaranya dikepalai oleh Akira Takamura, RiRi sebagai ilustrator, dan Kazura Ringo sebagai penulis skenario yang sebelumnya pernah menulis Hakuoki dan Piofiore Series.

Baca Juga : Seputar Goddess of Victory: Nikke yang Siap Launching

LicoBiTs dan Awal Mula Brand Otome

Otome sendiri adalah sebuah klasifikasi permainan dari Jepang yang berarti permainan gadis. Otome adalah sebuah video game berbasis story yang menargetkan pasar wanita. Secara umum, memiliki mekanisme gameplay seperti galge romance yang berpusat kepada main character seorang wanita atau sebuah permainan yang didominasi oleh pria tampan.

LicoBiTs Announced
Announced LicoBiTs, Brand Otome Baru dari Tis Creatiaon

Otome sendiri berawal dari pengakuan yang diakui sebagai Angelique, dan dirilis pada 1994 oleh Koei di Jepang untuk Super Famicom, dan juga di kerjakan oleh tim yang berisikan perempuan. Berawal menargetkan perempuan pra-remaja dan remaja, namun siapa sangka jika target populernya berada dikalangan remaja atau lebih tua di usia 20-an.

Beberapa game otome yang sempat terkenal adalah seperti McKenzie & Co pada 1995 dari American Laser Games dan Girl’s Club (1992) dari Philips Interactive merupakan game simulasi untuk anak perempuan yang dikembangkan dan juga dirilis di Amerika Serikat.

Untuk game otome Jepang pertama kali hadir dalam bahasa global adalah visual novel Yo-Jin-Bo pada 2006 untuk PC. sejak itu, telah banyak game otome yang dikemas dengan gaya galge dan visual novel, salah satunya seperti Hakuoki Series untuk PSP dan Nintendo 3DS.

Beberapa otome terkenal seperti Alice in The Country Hearts, Amnesia, Arabian Lost Series, Brother Conflict, Tokimeki Memorial, Uta no Prince-sama, dan masih banyak lagi.

LicoBiTs Announced
Announced LicoBiTs, Brand Otome Baru dari Tis Creatiaon

Kebanyakan game otome dari Broccoli yang secara konsisten telah merilis beberapa karya otome hit atau game ryhthm tap-tap seperti Uta no Prince-sama dan Jack Jeane. Kemudian Tiz Creation yang saat ini juga sedang membentangkan dan melebarkan cakupannya dengan melibatkan para kreator yang sebelumnya sempat terlibat dalam pengembangan game serupa dan Joseimuke.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Pengisi Suara Ajak Boikot Bayonetta, Karena Upah Rendah

GAMEFINITY.ID, Bandung – Bayonetta 3 telah dijadwalkan rilis 28 Oktober 2022 dan menjadi salah satu game paling dinantikan. Nintendo dan Platinum Games juga sudah membagikan detail ceritanya dalam trailer terbaru. Namun, pengisi suara asli Bayonetta ternyata menyerukan boikot melalui akun Twitter-nya. Alasannya, ia ditawari dengan upah lebih rendah untuk memerankan kembali tokoh perempuan berkacamata ikonik itu.

Pengisi Suara Asli Bayonetta Diganti Jennifer Hale

Hellena Taylor sudah memerankan sang tokoh utama di Bayonetta dan Bayonetta 2. Ia telah berhasil membawakan tokoh perempuan berkacamata itu dengan suara lembut dan provokatifnya. Namun, ia telah dirumorkan tidak lagi melanjutkan perannya selama berbulan-bulan.

Jennifer Hale Bayonetta new voice
Jennifer Hale ambil alih peran Bayonetta di Bayonetta 3

Platinum Games akhirnya membenarkan rumor tersebut. Mereka juga mengumumkan bahwa Jennifer Hale akan mengambil alih peran sang tokoh utama di Bayonetta 3. Hale sendiri sudah mengisi suara di berbagai game, seperti Commander Shepard versi perempuan di seri Mass Effect dan Naomi Hunter di seri Metal Gear Solid.

“Berbagai halangan memicu kesulitan bagi Hellena Taylor untuk memerankan kembali sang tokoh, kami gelar audisi pencarian suara baru Bayonetta dan menawarkan peran tersebut pada Jennifer Hale. Saya pahami kekhawatiran penggemar tentang perubahan suara, tetapi penampilkan Hale melebihi ekspektasi,” ujar Yusuke Miyata, sang sutradara, pada Game Informer.

Meski terdapat pergantian untuk dub Inggris-nya, Atsuko Tanaka masih dipercaya berperan sebagai Bayonetta untuk dub Jepang.

Tidak Terima Tawaran dengan Upah Rendah, Hellena Taylor Serukan Boikot

Baru-baru ini, Hellena Taylor membagikan responnya di Twitter melalui tiga cuplikan video. Ia telah menuduh Platinum Games memberi tawaran dengan upah rendah untuk memerankan kembali Bayonetta, yaitu 4.000 USD.

Taylor menolak tawaran terakhir dari Platinum Games itu. Ia juga menyebutkan fakta bahwa franchise Bayonetta telah menghasilkan 450 juta USD (belum termasuk merchandise).

“Ini adalah penghinaan bagi saya, saya minta penggemar untuk memboikot game ini dan menyumbangkan uangnya untuk amal. Saya hanya meminta upah yang cukup dan pantas. Apa yang mereka lakukan itu legal, tapi tidak bermoral,” ujar Taylor.

Taylor mengaku ia memutuskan untuk melanggar non-disclosure agreement. Ia menyebutkan Bayonetta selalu membela orang lemah dan hal yang benar.

Jennifer Hale sejauh ini belum merespon secara langsung terhadap perkataan Taylor. Namun, pengisi suara Ashe dari Overwatch itu memberikan like pada beberapa cuitan warganet, memicu dugaan bahwa ia terikat non-disclosure agreement.

Baca juga: Eks Pegawai Tuduh Nintendo Atas Pemecatannya

Ini Respon Hideki Kamiya

Hideki Kamiya Bayonetta
Hideki Kamiya memberi respon menohok pada pernyataan Hellena Taylor

Hideki Kamiya akhirnya memberikan respon melalui akun Twitter-nya. Ia menjawab tanpa menyebut Taylor bahwa dugaan itu tidak benar. Ia juga menyebutkan agar semua pihak “berhati-hati pada aturannya”.

Respon Kamiya menuai hujatan dan kekecewaaan warganet. Mereka meminta bos di balik franchise Bayonetta itu membayar setiap pengisi suara yang berperan secara adil dan benar. Beberapa dari mereka juga memutuskan untuk memboikot Bayonetta 3.

Per tulisan ini, akun Twitter Hideki Kamiya telah dinonaktifkan. Sementara itu, Nintendo dan Platinum Games masih enggan berkomentar secara resmi tentang hal ini.

Bayonetta 3 akan meluncur eksklusif di Nintendo Switch pada 28 Oktober 2022.

Jumlah Pemain Overwatch 2 Capai 25 juta Orang

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Overwatch 2 merupakan seri sekuel dari keluaran sebelumnya Overwatch yang dirilis pada 2016 yang lalu, saat ini server Overwatch telah dinonaktifkan. Game ini sendiri merupakan game free to play dengan genre Team based Action yang dimana satu tim diisi oleh lima pemain melawan kelima pemain lainnya (5 vs 5).

Baru Dirilis, Jumlah Pemain Overwatch 2 Capai 25 Jutaan Orang.

Sepuluh hari pertamanya sejak peluncuran, jumlah pemain Overwatch saat ini mencapai 25 juta orang dan tersebar di berbagai belahan dunia mulai dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, hingga Asia. Tiga kali lipat dibanding seri terdahulunya, Overwatch.

Kenaikan yang begitu signifikan tersebut disebabkan adanya penerapan Free to Play oleh bos Blizzard Entertainment Mike Ybarra. Walaupun sempat mengalami berbagai masalah diantaranya serangan DDoS yang mengakibatkan pemain tidak dapat mengakses game sementara waktu, itu tidak menyurutkan pemain untuk mengunduhnya dan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Melalui tweet yang dipost oleh Mike Ybarra selaku Bos Blizzard Entertainment iapun memberikan apresiasi terhadap pemainnya yang begitu antusias terhadap Overwatch 2 “Peluncuran dari game Overwatch 2 ini menjadi momen yang penting bagi  Blizzard. Kami begitu senang menyambut pemain baru dari seluruh dunia ke dunia Overwatch  yang begitu semarak sambil menyambut komunitas Overwatch lainnya.” Kata Ybarra.

Baca juga: Gotham Knights Hanya Berjalan 30 Fps Di Konsol

“Ini masih awal perjalanan, masih ada kemungkinan lain yang bisa dijelajahi di Overwatch, dan kami juga tak sabar menunggu pemain merasakan semua yang dibuat oleh tim kami.”

Diserang DDoS, Blizzard Entertainment Minta Maaf Kepada Seluruh Pemain Dan Memberikan berbagai Hadiah Kompensasi Menarik

Mike Ybarra server Overwatch 2 Down
Mike Ybarra mengumumkan gangguan pada server Overwatch 2 dikarenakan serangan masif DDoS beberapa waktu lalu | Mike Ybarra

Pada beberapa waktu yang lalu ditengah peresmian game, server Overwatch 2 Waktu itu sempat mengalami sebuah gangguan yang dimana pemain tidak dapat mengakses server game untuk sementara waktu sebanyak dua kali. Beberapa diantaranya juga kehilangan pernak Pernik yang dikumpulkannya selama ini.

Beruntung pengembang tidak lepas tangan begitu saja. Menanggapi kedua masalah tersebut, Blizzard lalu mengerahkan tim untuk memperbaikinya sembari meminta maaf jika server sedang mengalami gangguan. Sebagai gantinya, Blizzard Entertainment memberikan bundle berisikan tiga hero Sojourn, Junker Queen, serta Kiriko.

Ditambah per tanggal 25 Oktober mendatang, Blizzard juga membagikan hadiah season 1 berupa skin Legendary All new Cursed Captain dan bundle health Weapon Charm. Serta double XP selama match berlangsung dengan interval jadwal sebagai berikut;

  • Double XP fase 1 : 21 Oktober s.d 24 Oktober jam 11 waktu server ( PT )
  • Double XP fase 2 : 28 Oktober s.d 31 Oktober jam 11 waktu server ( PT )
  • Double XP fase 3 : 24 November s.d 28 November jam 11 waktu server ( PT )