Category Archives: Gaming News

Dihadiri Legenda Sepak Bola Bandung! FIFA Mobile Festival Pertama Indonesia Disambut Meriah

Mengusung tema “Merayakan Bandung, Merayakan Sepak bola”, EA SPORTS FIFA Mobile sukses menggelar FIFA Mobile Festival, pada tanggal 24 September 2022 yang digelar  di Laswee Creative Space bersamaan dengan hari ulang tahun Kota Bandung ke-212.

Pada acara komunitas yang berhasil mengumpulkan 212 players EA SPORTS FIFA Mobile ini, telah diadakan dua agenda utama, yaitu FIFA Mobile Community Exhibition Weekend (CEW) – Series 5 dan FIFA Mobile Fun Community Exhibition.

Selain para peserta yang bertanding, turut hadir juga pemain sepak bola profesional asal Belanda yang bermain di Liga Indonesia, Nick Kuipers, dan mantan pemain tim nasional Indonesia, Atep, untuk semakin memeriahkan terselenggaranya acara ini.

“Saya belajar bermain FIFA Mobile demi mengikuti FIFA Mobile Festival. Namun di samping itu game ini ternyata membuat saya mulai ketagihan karena dapat dimainkan kapan saja dan di mana saja, khususnya menemani saya jelang berlatih,” tutur Nick Kuipers, yang pada momen ini bermain FIFA Mobile bersama 3 players pemenang Fun Exhibition kategori SMA, media dan komunitas.

Nick Kuiper bermain FIFA Mobile

FIFA Mobile

Para pengunjung event ini juga disuguhkan obrolan menarik bersama Simamaung Podcast dan legenda Persib Bandung, Atep, yang ternyata mengungkap kecocokan dirinya dengan gameplay FIFA Mobile ketika memainkannya pada ajang ini.

“Jujurnya, saya baru pertama kali bermain FIFA Mobile di acara ini. Ternyata, gameplay-nya sangat menarik dan sebagai pemain profesional tidak membuat lelah,” kelakar pemain yang mengantarkan Persib sebagai juara Liga Indonesia di tahun 2014 tersebut.

Atep mencoba FIFA Mobile

FIFA Mobile

Sementara itu, gelaran utama FIFA Mobile CEW – Series 5 Bandung menobatkan Tommy Chris Fernando asal Palembang sebagai juara pertama, setelah dirinya mengalahkan Annan Hafiz asal DIY, dalam partai final yang berlangsung sengit hingga tiba pada babak golden goal untuk penentuan pemenang. Sementara itu, posisi juara ketiga diraih oleh Muhammad Titan Haritsa Hafidz asal Indramayu.

Pemenang FIFA Mobile CEW – Series 5

FIFA Mobile

Hasil pertandingan tersebut memperpanjang deretan fakta bahwa pemenang Community Exhibition Weekend tidak berasal dari kota penyelenggara. Tercatat dari 5 kali gelaran di tahun 2022, hanya satu kali FIFA Mobile CEW dimenangkan oleh Annan Hafiz sebagai pemain tuan rumah saat diselenggarakan di Yogyakarta, Mei 2022.

Nantikan aktivitas EA SPORTS FIFA Mobile berikutnya yang dapat dinikmati para pemain, baik di dalam permainan maupun bersama komunitas!

Kilasan acara FIFA Mobile Festival bisa ditonton DI SINI.

FIFA Mobile dapat diunduh dengan gratis di Google Play bagi pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS.

Tips Jadi Konten Kreator Gaming Yang Banyak Orang Nggak Tahu

Jakarta, 27 September 2022 – Beberapa tahun lalu, mungkin nggak banyak yang menyangka jika content creator atau gamer bisa jadi sebuah profesi. Windah Basudara, Jess No Limit, Larissa Rochefort adalah beberapa konten kreator di bidang gaming yang sukses digemari. Mereka bisa mendapatkan puluhan hingga ratusan juta per bulan dari karya-karya mereka. Meledaknya gaming dan esports membuat banyak orang bercita-cita jadi content creator gaming, termasuk di antaranya remaja dan anak-anak.

Tentu saja menjadi konten kreator nggak semudah yang dibayangkan banyak orang. Seorang creator gaming dari platform Bstation, JuniorForGaming, memberikan tips yang jarang diketahui seputar profesi ini. Ia sudah menjadi seorang full time content creator sejak enam tahun lalu. Mengelola beberapa channel sekaligus, penghasilan yang ia dapatkan bisa menunjang kebutuhan hidupnya, bahkan keluarganya juga, lho!

Apa saja sih tips jadi content creator gaming profesional? Simak cerita dan tips dari JuniorForGaming berikut ini, ya!

Baca juga: Abyss, Sinergi yang Kembali Over Power Setelah Update Patch

1. Jadilah Seorang Spesialis

Di saat banyak creator gaming bersemangat memainkan berbagai macam game, channel JuniorForGaming khusus dibuat untuk Mobile Legends. Tak hanya berhenti di situ, fokus utama dari konten yang ia buat adalah duel antarkarakter Mobile Legends. Fokus dan menguasai satu hal akan membuatmu lebih stand out di antara yang lainnya. Berkat spesialisasi Mobile Legends yang ia tampilkan, JuniorForGaming dilirik oleh Montoon untuk bekerja sama. Dengan support tersebut JuniorForGaming bisa memperoleh kesempatan eksklusif, seperti mencoba memainkan karakter terbaru sebelum tanggal rilis. Tentu kontennya akan semakin menarik kan?!

2. Bukan Soal Alat, Tapi Konsistensi

Banyak anggapan menjadi seorang  konten kreator harus bermodalkan PC atau smartphone paling canggih, kamera keluaran terbaru, dan segala pelengkap pendukungnya. JuniorForGaming tidak setuju akan hal ini. Hal paling penting yang menjadi konten kreator adalah konsistensi. Itu berarti kamu harus buat konten secara rutin dan nggak menyerah kalau jumlah penonton hanya sedikit. Bermodal awal smartphone Redmi 4A yang ia utak-atik agar dapat merekam internal sound, JuniorForGaming kini sudah membuat lebih dari 3.220 video untuk satu channel saja.

3. Hadapi Tantangan

Untuk menjadi kreator yang oke, tentu kamu bersaing dengan banyak kreator lainnya. Apakah skill gaming-mu sudah lebih oke? Apakah konten kamu lebih ekskusif dan unik? Apa kamu bisa membawakan stream dengan lebih menghibur? Tantangan-tantangan ini akan memacumu untuk kompetitif dalam menjadi konten kreator yang lebih kreatif. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh JuniorForGaming adalah menghadapi komentar haters atau para pendukung karakter yang kalah ia mainkan. Ia berpendapat jika serangan haters tidak perlu dimasukkan hati. Fokuslah pada kritik atau masukan yang membuatmu bisa lebih baik, ya!

Baca juga: Magic Chess, Synergi Nature Spirit Adalah Kunci Mythic

4. Bertanggung Jawab Agar Tidak Dimarahi Orang Tua

Banyak orang tua yang suka marah kalau anaknya terlalu sering main game. Ini harus kamu pertimbangkan kalau ingin serius menjadi seorang konten kreator profesional. Mungkin kamu bisa jelaskan mengapa kamu ingin jadi content creator gaming dan bagaimana prospeknya untuk masa depanmu. Menurut JuniorForGaming, agar kamu bisa mendapat kepercayaan orang tua, kamu harus bertanggung jawab untuk mengerjakan kewajiban-kewajibanmu dengan baik terlebih dahulu. Misalnya, tetap disiplin belajar, mengerjakan tugas, membantu orang tua, atau menemani adikmu.

5. Interaksi Dengan Audiens

Sebagai content creator, tentu kita ingin agar konten kita ditonton oleh banyak orang. Nah, untuk itu kamu harus membangun interaksi yang baik dengan followers atau penontonmu. Misalnya, dengan membalas komentar-komentar yang masuk atau membuat konten yang mereka requestJuniorForGaming berinteraksi dengan followers-nya melalui rutin mengadakan giveaway. Membuat penonton senang sekaligus meningkatkan engagement sepertinya merupakan sebuah win-win solution, ya? Interaksi ini juga bisa kamu ciptakan dengan memahami karakteristik audiens, apa yang mereka sukai, agar kamu bisa membuat konten yang menarik perhatian mereka.

6. Pilih Platform Yang Tepat

Setiap platform memiliki karakteristik dan audiensnya masing-masing. Mencari kecocokan antara konten yang kita buat dengan penonton yang tepat akan menjadi jalan agar channel kita berkembang. Bagi JuniorForGaming ia memilih Bstation karena platform ini telah menjadi wadah bagi komunitas anime, komik dan game (ACG). Dengan demikian konten-konten yang ia buat dapat menjangkau komunitas dengan ketertarikan yang sesuai. Selain itu, Bstation juga memberikan insentif yang memuaskan bagi para kreator agar mereka bersemangat membuat konten-konten yang menarik.

Baca juga: Cara Live Streaming Mobile Legends Gak Pake Ribet

Profesi sebagai konten kreator gaming saat ini mempunyai banyak peluang. Berkat kecintaannya dengan game sejak sekolahJuniorForGaming saat ini telah sukses menjadi seorang kreator full time. Ia resign dari pekerjaannya sebagai seorang teknisi karena serius dan berdedikasi menjadikan gaming sebagai pekerjaan utamanya. Benar saja, penghasilan perbulannya kini bisa berkali-kali lipat dari gaji ia sebelumnya, lho!

Bagaimana sudah siap menjadi seorang konten kreator? Mulai karyamu di Bstation, komunitas video yang meriah, interaktif, erat dengan komunitas yang dirancang khusus untuk memperkaya kehidupan sehari-hari generasi muda melalui video ACG dan banyak lainnya

Map Baru PB “Updown” Resmi Dirilis, Main Glass Mode Kini Lebih Menantang

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Selasa (27/9), Map baru Point Blank, Updown, resmi dirilis Zepetto pada hari ini, Selasa (27/9). Map Updown adalah map khusus untuk dimainkan dalam Glass Mode. Pada mode permainan Glass Mode, Troopers Point Blank ditantang untuk menjatuhkan seluruh musuh ke dalam jurang dengan cara menghancurkan kaca-kaca yang terdapat dalam map.

Sebelumnya, mode permainan Glass Mode hanya bisa dilakukan di Map Glass Lab. Namun, dengan hadirnya Map Updown ini, Troopers bisa merasakan sensasi baru pertarungan dalam permainan Glass Mode menggunakan map anyar. Berbeda dengan Map Glass Lab, dalam Map Updown  terdapat ‘jebakan’ berupa level lantai kaca yang beragam sehingga dapat memberikan lebih banyak tantangan bagi pemain. Troopers dapat mengintip serunya bertempur di Map Updown pada video teaser yang diunggah di akun YouTube Official “Zepetto PB Indonesia”.

Baca juga: Abyss, Sinergi yang Kembali Over Power Setelah Update Patch

Ada juga kabar gembira bagi Troopers PB yang tertarik menjajal map baru ini. Akan ada sederet misi dalam mode permainan Glass Mode, dan pemenang beruntung yang bisa menyelesaikan Map Updown Mission Card akan berkesempatan untuk mendapatkan hadiah utama Skull Black Beret. Selain hadiah utama, ada juga berbagai reward menarik seperti SC-2010 Glass, Kar98k ZF39 Glass, serta aksesoris dan item lainnya. Troopers dapat menyelesaikan Map Updown Mission Card selama periode 27 September – 3 Oktober 2022 untuk meraih hadiah.

Selain perilisan Map Updown dan event misi berhadiah Skull Black Beret, ada juga Fire & Water Roulette Event dan promo SIKAT (Sale Item Karakter) Up To 60% yang bisa dinikmati para pemain Point Blank. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai masing-masing event tersebut, Troopers bisa mengunjungi situs resmi pointblank.id.

Game Thriller-Misteri Supranatural OXENFREE Kini Tersedia di Netflix

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Minggu (25/9) , OXENFREE adalah game petualangan berbasis cerita dari Night School Studio yang menuai banyak pujian kini tersedia untuk diunduh oleh pengguna Netflix di perangkat iOS dan Android – tanpa iklan atau pembelian dalam aplikasi. Game pertama dari developer asal Amerika Serikat ini telah memenangkan berbagai penghargaan serta memikat perhatian para kritikus sejak dirilis pada tahun 2016. OXENFREE terus menerima sambutan hangat di kalangan pemain berkat sistem dialog alami yang khas, penceritaan menarik, karakter-karakter yang realistis, dan gaya grafis yang menawan.

Game OXENFREE: Netflix Edition kini tampil dalam berbagai bahasa dan tersedia secara eksklusif di Netflix. Lebih dari 30 bahasa telah hadir dalam format teks, antara lain Arab, Tionghoa (Sederhana), Tionghoa (Tradisional), Kroasia, Ceko, Denmark, Belanda, Inggris, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Ibrani, Hongaria, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Melayu, Norwegia, Polandia, Portugis (Brasil), Portugis (Portugal), Rumania, Russia, Spanyol (Amerika Latin), Spanyol (Spanyol), Swedia, Turki, Ukraina, dan Vietnam.

Oxenfree

Di OXENFREE, pemain memerankan Alex, seorang remaja cerdas dan pemberontak yang membawa saudara tiri barunya, Jonas, ke pesta larut malam di Pulau Edwards, sebuah pulau militer yang terbengkalai. Satu malam tersebut berubah mengerikan saat sekelompok kawan tidak sengaja membuka portal hantu, yang terkait dengan masa lalu pulau yang penuh teka-teki. Pemain akan menentukan setiap aspek cerita Alex saat ia menjelajahi Pulau Edwards melalui pilihan dialog. Apa yang membara di bawah permukaan Pulau Edwards yang indah akan selamanya mengubah masa depan dan masa lalu.

“OXENFREE adalah game yang istimewa bagi banyak orang dan merilisnya di Netflix merupakan kesempatan menarik bagi kami untuk memperkenalkan kisah Alex kepada lebih banyak orang – termasuk mereka yang tak pernah mengira akan menyukai bermain game,” kata Sean Krankel, salah satu pendiri dan direktur di Night School Studio. “Sebagai studio game Netflix, kami mendapatkan dukungan terbaik untuk menghadirkan OXENFREE: Netflix Edition kepada pemirsa global. Komunitas kami telah lama meminta teks dalam lebih banyak bahasa, dan peluncuran OXENFREE: Netflix Edition menghadirkan pengalaman naratif terbaik bagi pemain di seluruh dunia dalam bahasa mereka sendiri.”

Baca juga: Netflix Bermitra dengan Ubisoft untuk Pembuatan Game Seluler

OXENFREE: Netflix Edition dapat diunduh di perangkat seluler di netflix.com/oxenfree. Pengguna yang belum pernah bermain game Netflix dapat mengunduh aplikasi Netflix dari Google Play dan App Store. Informasi lebih lanjut tentang cara mengunduh game di Netflix bisa dilihat di sini.

Cendera mata OXENFREE untuk penggemar kini dapat dibeli di Netflix.shop. Pelanggan dapat membeli koleksi eksklusif yang antara lain berupa hasil kolaborasi dengan seniman dan desainer horor Trevor Henderson. iam8bit dan Night School Studio juga berkolaborasi dengan scntfc, komposer musik latar OXENFREE, untuk merilis ulang piringan hitam musik latar OXENFREE yang pada tahun lalu diperkenalkan sebagai Project 8149. Rilisan baru ini memiliki elemen artistik dan warna baru dalam jumlah terbatas. Prapemesanan bisa dilakukan di iam8bit.com.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang OXENFREE dari Night School Studio dan sekuelnya yang sudah lama ditunggu-tunggu, OXENFREE II: Lost Signals, peraih Penghargaan Juri Khusus di Festival Tribeca 2022, kunjungi situs web resminya di nightschoolstudio.com dan ikuti Night School Studio di Twitter, Facebook, dan Instagram. Informasi untuk pers tersedia di sini.

Siaran Analog Jabodetabek Dimatikan 5 Oktober

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Tak dapat dipungkiri jika teknologi semakin maju dari waktu ke waktu. Seperti pada produk elektronik televisi. Beberapa waktu yang lalu, dalam rangka peningkatan kualitas pada siaran televisi,  secara bertahap Kemkominfo mulai mematikan siaran analog dan menggantinya dengan siaran digital.

Baca juga: Steam Berlakukan Grafik Diagram, Lebih Simpel

Dan efektif per tanggal 5 Oktober mendatang, Wilayah Jabodetabek mulai mendapat gilirannya untuk berganti menjadi siaran Digital. Awalnya rencana ASO yang memiliki kepanjangan  Analog Switch Off ini direncanakan pada tanggal 25 Agustus yang lalu.

Akan tetapi rencana tersebut diundur lantaran Kemkominfo menggunakan skema multiple ASO yang dimulai pada tanggal 30 April hingga batas akhir 2 November. Tidak seperti pada wilayah lainnya yang menggunakan sistem tiga tahap.

Rencananya Analog Switch Off Di Jabodetabek Diberlangsungkan Di 14 Kabupaten/ Kota

Analog dan TV Digital

Akan ada 14 kabupaten/Kota  yang mulai dimatikan siaran analognya, kabupaten/ kota tersebut diantaranya, seluruh kota administrasi Jakarta yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Dan Jakarta Barat, Kepulauan Seribu, Bogor, Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Dan Tangerang Selatan (Tangsel).

“Per tanggal 5 Oktober secara serempak siaran analog akan dimatikan pukul 12 Malam nanti.” Kata Staf Khusus (Stafsus) Kementerian Komunikasi Dan Informatika (Kemkominfo) Rosarita Niken Widiastuti pada tanggal 23 September.

Baca juga: Tanggal Tayang Perdana Animasi Nier Automata 

Dilansir dari Detikinet, Ia menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar mendukung transisi ini berjalan dengan mulus. ” Pertama, kepada seluruh lembaga penyiaran diminta untuk ditingkatkan sosialisasi mengenai manfaat Dan langkah yang harus dilakukan untuk beralih ke siaran digital.” Katanya. 

Rosarita juga menambahkan agar masyarakat yang masih menggunakan televisi analog untuk segera beralih ke televisi digital.

Tujuan diberlakukannya ASO di Jabodetabek adalah mengoptimalkan kualitas siaran mengingat Jabodetabek merupakan Pusat ekonomi digital dan Industri pertelevisian di Indonesia

Kota Selanjutnya Yang Akan Dinonaktifkan Siaran Analognya Setelah Jabodetabek

Melalui pernyataan dari Gerryantika kurnia selaku Direktur Penyiaran kementerian Komunikasi Dan Informatika, Ia mengatakan bahwa kota Selanjutnya yang akan dimatikan siaran Analognya adalah Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Medan,  Bali, Palembang, dan Makassar.

Gerry mengatakan bahwa Kemkominfo berusaha untuk mewujudkan peralihan ini secepatnya di seluruh Indonesia. Hal Ini telah diamanatkan melalui pasal 60A Undang – Undang no. 32 tahun 2002 tentang penyiaran. Dan melalui UU no. 11 tahun 2022 tentang cipta kerja bahwa penonaktifan siaran analog diberlakukan paling lambat 2 November 2022.

Menurutnya, keputusan Kemkominfo untuk dimatikannya siaran analog pada tanggal 5 Oktober ini sudah dirasa tepat. Nantinya bagi masyarakat yang kurang mampu, akan dibagikan set top tv secara gratis oleh Pemerintah yang syaratnya bisa kalian Baca di sini.

Kemkominfo akan memberlakukan ASO Ini di 112 wilayah yang meliputi 341 Kabupaten/ Kota di seluruh Indonesia Dan sudah 90 wilayah yang telah dipersiapkan infrastrukturnya sehingga masyarakat dapat beralih ke siaran digital yang jauh lebih jernih Dan baik.

Kreator BlazBlue Hengkang, Fighting Game di Ujung Tanduk

GAMEFINITY.ID, Bandung – Toshimichi Mori mengumumkan bahwa dirinya telah meninggalkan Arc System Works setelah kurang lebih dua dekade. Kreator BlazBlue itu mengunggah pernyataannya di media sosial. Ia telah bertanggung jawab atas peluncuran seri fighting game itu dan membuat ilustrasi pada beberapa seri awalnya.

Toshimichi Mori Telah Berkarya di Arc System Works Selama Dua Dekade

Toshimichi Mori pertama kali bergabung dengan Arc System Works pada 2003. Keputusan ini menyusul kesuksesannya dalam membantu mengembangkan Guilty Gear X. Setelah resmi bergabung, ia melanjutkan fokusnya dalam mengerjakan seri Guilty Gear bersama kreatornya Daisuke Ishiwatari.

Ia kemudian memutuskan untuk membuat fighting game-nya sendiri berjudul BlazBlue: Calamity Trigger. Game tersebut pertama kali rilis 2008 dan sukses menjadi franchise tersendiri.

14 tahun setelah kesuksesan pertama BlazBlue, Toshimichi Mori mengunggah pernyataan bahwa dirinya telah hengkang di media sosial. Ia mengucapkan terima kasihnya pada seluruh staf Arc System Works dan penggemar atas dukungan mereka. Ia menceritakan bagaimana ia masuk ke industri game dengan mengerjakan Guilty Gear XX sebelum membuat BlazBlue.

Ia juga meminta maaf pada penggemar BlazBlue karena telah memicu kecemasan, mengakui nasib fighting game-nya saat ini masih di ujung tanduk. Meski begitu, penggemar juga berterima kasih atas kerja keras yang ia kerahkan selama ini.

Baca juga: Jepang, Arcade, dan Fighting Game, Sebuah Budaya dan Legenda

BlazBlue Telah Menjadi Satu Lagi Franchise Tersukses Arc System Works

BlazBlue
BlazBlue jadi satu lagi franchise fighting game tersukses Arc System Works

Fighting game buatannya, BlazBlue telah dianggap sebagai spiritual successor dari Guilty Gear. Keduanya memiliki mekanik yang hampir sama

BlazBlue telah memiliki empat entri utama dimulai dari Calamity Trigger pada 2008. Entri terbarunya, Central Fiction yang menjadi akhir Azure Saga, rilis 2015. Game terbarunya yang merupakan spin-off, BlazBlue: Cross Tag Battle, rilis 2018.

Franchise besutan Arc System Works itu juga pernah mendapat adaptasi serial anime berjudul BlazBlue: Alter Memory. Serial yang mengadaptasi cerita dari Calamity Trigger dan Continuum Shift (yang rilis 2009) itu pertama kali tayang pada 2013.

Semenjak hengkangnya sang kreator, Arc System Works belum menentukan nasib BlazBlue sampai saat ini. Mereka saat ini berfokus pada Guilty Gear Strive. Game tersebut telah terjual lebih dari satu juta unit per Agustus 2022.