Category Archives: Gaming News

Project Rise Ubisoft, Persatukan Perbedaan

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Ubisoft sebentar lagi bakal memiliki sebuah misi bersifat jangka panjang yang begitu luar biasa. Ubisoft memiliki rasa toleransi terhadap perbedaan yang begitu tingginya, untuk mewujudkan misi mulianya Ubisoft berencana untuk mengembangkan Project Rise,  yang dimana tujuan tersebut adalah ingin menciptakan lingkungan kerja yang sehat tanpa memandang ras dan suku.

Berdasarkan wawancara Gamesindustry.biz yang dirangkum dalam blog Ubisoft, Annika Grant selaku Chief Officer Ubisoft dan Raashi Sikka dari VP Global Diversity, Inclusion and Accessibility, mereka mengungkapkan bahwa fokus Ubisoft saat ini adalah peningkatan jumlah karyawan dari etnis yang berbeda. Termasuk juga karyawan berkebutuhan khusus.

Baca juga: Hearthstone Tak Dapat Dimainkan Tuna Netra

Junjung Tinggi Kesetaraan Gender, Jumlah Pekerja Wanita Juga Ditingkatkan Dalam Project Rise Ini

Annika Raashi Ubisoft
Annika Grant dan Raashi Sikka

Sikka dalam wawancaranya juga menambahkan selain fokusnya menambah karyawan dari suku yang beragam, Ubisoft juga sangat memerhatikan keadaan pekerja wanita disana. Sikka mengungkapkan bahwa jumlah karyawan wanita saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu duapuluh lima persen dari jumlah keseluruhan setelah sebelumnya, pada tahun 2020 karyawan wanita di Ubisoft hanya berjumlah duapuluh dua dari total keseluruhan.

“Kesetaraan Gender adalah prioritas utama kami selama ini, baik perannya di organisasi maupun mendukung pengembangannya pada kepemimpinan. Berkat kerja bagus dari tim akuisisi kami jumlah karyawan wanita saat ini sudah mencapai duapuluh lima persen dari keseluruhan, meningkat sebelumnya duapuluh dua persen pada tahun 2020.” Sepertiga karyawan yang telah direkrut belakangan ini juga wanita. Ditambah lagi di komite eksekutif  mencapai 42 % sementara di dewan mencapai 45%.” Kata Sikka

Ubisoft Juga Telah Menyiapkan Beberapa Program Andalannya Guna Meningkatkan SDM Pekerjanya

Upaya kami untuk menjangkau komunitas Neurodiverse juga mengalami peningkatan, pada tahun lalu dalam kemitraan kami dengan HR, kami membuat program Neurodiversity khusus. Program ini dirancang untuk membantu kami merekrut dan mendukung lebih banyak peserta Neurodiverse sehingga Ubisoft menjadi standar dalam inklusi Neurodiverse di waktu mendatang.” Tutupnya.

Ubisoft juga mengembangkan program Advancing Inclusion yang bermanfaat dalam pengembangan SDM pada karyawannya. Ia mengungkapkan bahwa Advancing Inclusion karyawan bakal mempelajari konsep kunci yang kemudian dipraktekkan satu sama lainnya.

Peringatan HAORNAS 2022 “Bersama Cetak Juara’, Kemenpora Anugerahi Penghargaan Olahraga untuk Ketua Umum PBESI Budi Gunawa

GAMEFINITY.ID, Balikpapan – Jumat (9/9) Pada peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) XXXIX bertema ‘Bersama Cetak Juara’ yang berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si. menerima anugerah penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) yang diperuntukkan bagi pelaku olahraga berprestasi.

Penghargaan yang diberikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, kepada Ketua Umum PBESI Budi Gunawan tidak lepas dari pencapaian dan kontribusi PBESI yang signifikan, khususnya terhadap pengembangan serta peningkatan prestasi olahraga esports nasional. Di bawah kepemimpinan Budi Gunawan, PBESI dalam waktu relatif singkat berhasil membentuk kepengurusan di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Catatan yang cukup fantastis mengingat PBESI adalah induk olahraga termuda di bawah naungan KONI yang baru resmi berdiri pada 2020.

PBESI di bawah kepemimpinan Budi Gunawan juga berhasil menorehkan sejarah baru bagi esports nasional ketika esports menjadi salah satu cabang olahraga ekshibisi di PON XX Papua 2021. Melalui perhelatan nasional tersebut, PBESI mampu menghadirkan gambaran nyata potensi esports yang besar dan luas. Esports tidak hanya terbatas pada olahraga prestasi, namun juga sportainment, sports tourism dan penguatan ekonomi digital kreatif.

Selanjutnya, esports Indonesia sukses menorehkan prestasi emas di pentas internasional. Di perhelatan multi cabang olahraga terakbar di Asia Tenggara SEA Games Hanoi 2021, Indonesia berhasil meraih 2 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu, serta tercatat sebagai salah satu kekuatan utama esports di wilayah ini.

Terbaru, kokohnya reputasi PBESI mendasari keputusan federasi esports internasional, IESF, memberikan kepercayaan kepada Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan 14th World Esports Championship yang akan digelar di Bali, 2-11 Desember 2022. Kejuaraan dunia esports tersebut akan tercatat sebagai kejuaraan dunia terakbar yang diikuti oleh 120 negara, sekaligus menjadi gelaran esports luar ruang terbesar di dunia sepanjang sejarah penyelenggaraan.

“Penghargaan Olahraga dari Kemenpora yang saya terima hari ini merupakan penghargaan bagi seluruh ekosistem esports Indonesia, dari atlet, pelatih, sekolah, tim profesional, pengembang gim, hingga para pelaku industri. Saya juga ingin mempersembahkan anugerah ini kepada jajaran pengurus PBESI yang terdiri dari kalangan organisatoris, profesional dengan pengalaman manajerial yang mumpuni, serta kalangan pelaku esports yang memiliki pemahaman tinggi dalam mengoptimalkan pengembangan esports nasional. Penghargaan ini merupakan hasil dari orkestrasi dan sinergi kami semua,” ujar Budi Gunawan.

Devsister Akan Rilis Game Terbaru Brixity

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Devsister nampaknya menjadi salah satu pengembang game dengan kemampuan kreativitas yang sangat baik. Terbukti dengan keunikan konsep pada game yang dibawanya, petualangan seorang kue jahe bernama Gingerbrave beserta kawannya yang begitu ikonik ditambah lagi karakter lainnya yang sangat ciamik memanjakan mata.

Pemilik franchise Cookie Run juga semakin tenar ketika sang pengembang memperluas sayapnya pada game RPG bertajuk Cookie Run: Kingdom. Saat ini Devsister menambah jajaran game terbaru lainnya yaitu Brixity. Sebuah game berkonsep City Building. Hal itu diketahui melalui video trailer yang diunggah oleh Gamespot dalam rangka bagian dari Gamespot Swipe.

Baca Juga: Bertahan Setahun, Elyon Tak Bisa Lagi Diakses Di Amerika Dan Eropa

Brixity, Game Terbaru Dari Devsister akan Rilis Bulan Oktober 2022

Devsister umumkan Brixity paling cepat dirilis bulan Oktober 2022
Perkiraan tanggal rilis Brixity

Melalui video tersebut, dikonfirmasi bahwa Brixity dirilis paling cepat pada bulan Oktober mendatang dengan kejutan menarik dibaliknya. Seperti game building pada umumnya, nantinya kamu akan ditugaskan untuk mengembalikan kejayaan bumi melalui kemampuan kreativitasmu setelah 500 tahun dan membantu beberapa orang yang selamat kembali ke asalnya setelah sebelumnya mengalami berbagai bencana alam disana.

Hingga saat ini, baik tanggal rilis dari Brixity maupun informasi terkait masih belum diumumkan oleh Devsister itu sendiri. Terlihat pula dalam situs resmi Brixity, playbrixity.com, masih dalam status beta dan hanya terpampang bahwa akan diumumkan untuk Android dan IOS.

Gameplay Brixity
Cuplikan gameplay dari Brixity

Jauh sebelumnya, rilisnya game Brixity ini rupanya juga sudah diumumkan melalui konferensi yang diadakan oleh Devsister, Devnow pada bulan April yang lalu bersama dengan beberapa update game lainnya. Ia mengatakan bahwa Brixity siap dirilis secara global akhir tahun ini, semoga benar jika bulan Oktober game ini mulai bisa dimainkan nantinya.

Trailer Brixity Juga menayangkan Cookie Terbaru Dari Cookierun: Kingdom

Candy Diver
Devsister bocorkan Cookie terbaru Candy Diver, role belum diketahui ( Gamespot )

Detik sebelum game Brixity diperkenalkan , di awal video dijelaskan mengenai update karakter terbaru dari Cookie Run: Kingdom patch Legend of The Duskgloom Sea, yaitu Captain Caviar Cookie, Black Pearl Cookie, dan Candy Diver Cookie yang segera hadir beberapa minggu kedepan dan juga progress dari kolaborasi Disney yang akan usai pada tanggal 13 September besok.

Turnamen E-Sport PBSL Season 2 2022 Resmi Dimulai, Team Equanimity Kuasai Posisi Puncak di Liga Pekan Pertama

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Kamis (8/9) Zepetto, publisher dan developer game Point Blank, resmi memulai rangkaian turnamen e-sport Point Blank Star League (PBSL) Season 2 2022 pada 3 September 2022 lalu. Pertandingan pekan pertama dihelat pada Sabtu dan Minggu 3-4 September 2022, dan hasilnya Tim Equanimity Arai 4YB Projectx berhasil memuncaki leaderboard PBSL Season 2 2022, diikuti dengan Tim iNV HD Neverland713 pada posisi kedua. 

Sedangkan untuk peserta, Steven ‘Sing’ dari Tim Equanimity Arai 4YB Projectx berhasil menjadi pemain paling unggul di minggu pertama ini.  Jika Steven ‘Sing’ mampu mempertahankan peringkatnya di posisi pertama leaderboard pemain hingga akhir ajang PBSL Season 2 2022 ini, ia akan menyabet gelar MVP (Most Valuable Player) untuk mendapatkan hadiah sebesar Rp 10 juta.

Selain penampilan hebat para atlet e-sport, terdapat juga hal-hal yang terjadi di luar ekspektasi para penonton PBSL Season 2 2022. Terdapat pergantian line up yang terjadi pada Tim Release yakni terjadinya transfer pemain. Rinaldy “Shiner” Gultom datang ke Tim Release untuk menggantikan Salva “VLS” Randika yang tidak bisa melanjutkan perjuangan karena kendala kondisi kesehatan. Perubahan line up pemain ini tentu akan mendatangkan ritme pertandingan yang berbeda dari sebelumnya bagi Tim Release.

Kabar lain juga datang dari Tim Comeback Kz ARAI YATOGOD. Tim yang sempat menjadi team tak terkalahkan selama PBSL Season 1 2022 ini, ternyata bisa diimbangi oleh team lain dan bahkan berakhir dengan hasil seri di pekan pertama PBSL Season 2 2022. Mampukah Tim Comeback membalikkan keadaan dan kembali menjadi juara satu seperti saat PBSL Season 1 2022? Ikuti terus update mengenai liga ini melalui siaran langsung pertandingan PBSL Season 2 2022, 3 September hingga 8 Oktober 2022, setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 10.00 – 18.00 WIB di channel YouTube resmi Point Blank dengan nama “Zepetto PB Indonesia”.

Call of Duty: Warzone Mobile Akan Segera Rilis

GAMEFINITY.ID, PATI – Game Call of Duty: Warzone milik Activision bisa dibilang belum begitu tua. Game bergenre battle royale ini pertama kali dirilis pada tahun 2020 lalu. Namun, cukup mengejutkan mengetahui bahwa Activision ingin segera membawa game battle royale mereka ini ke device smartphone. Call of Duty: Warzone Mobile telah diumumkan oleh Activision sejak Maret 2022. Project Call of Duty Mobile pada awalnya bernama Project Aurora. Tetapi, beberapa waktu lalu Activision baru saja mengumumkan secara resmi nama asli dari Project Aurora yang adalah Call of Duty: Warzone Mobile.

Call of Duty: Warzone Mobile Tak Lama Lagi

Game mobile terbaru Call of Duty berjudul Call of Duty: Warzone Mobile sepertinya tak lama lagi akan dirilis. Hal ini dikuatkan dengan perilisan teaser perdana dari Call of Duty: Warzone Mobile. Berdasarkan caption yang ada pada video tersebut, Activision akan mengumukan secara resmi game mobile terbaru Call of Duty pada tanggal 15 September 2022 di acara Call of Duty Next.

Selain informasi mengenai Call of Duty: Warzone Mobile, Call of Duty Next juga akan memberikan detail baru mengenai game Call of Duty lain seperti Modern Warfare 2 dan Warzone 2. Dalam acara tersebut akan ada sesi live gameplay yang diselenggarakan oleh streamer dan content creator terkenal, meskipun tidak jelas apakah sesi tersebut akan menampilkan semua game Call of Duty di acara tersebut atau hanya Warzone Mobile. Call of Duty: Warzone Mobile akhirnya akan mengkonfirmasi leak yang telah bocor, seperti peta Verdansk yang akan kembali.

Ambisi Activision Pada Warzone Mobile

“Misi utama kami dengan Call of Duty: Warzone Mobile adalah untuk memberikan pengalaman aksi battle royale yang high-quality, fast-paced, dan akurat dengan nuansa baru kepada para komunitas global yang sangat beragam,” kata Activision.

Call of Duty: Warzone Mobile telah selesai memasuki tahap closed-alfa pada bulan Mei. Segera setelah tahap pengujian, video gameplay Warzone Mobile pun mulai bocor. Dalam leak tersebut mengungkapkan bahwa Warzone Mobile akan menghadirkan peta Verdansk yang sama persis dengan Warzone versi konsol dan PC. Hingga saat ini Activision masih belum mengkonfirmasi kapan Warzone Mobile akan dirilis. Namun telah dikonfirmasi bahwa Call of Duty Warzone mobile akan dirilis pada tahun 2022.

Bagaimana menurut kalian? Apa kalian sudah tidak sabar untuk memainkan Call of Duty Warzone versi mobile ini? Selalu update berita terbaru seputar game dan juga teknologi di GAMEFINITY. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Garap Game Battlefield Baru, EA Dirikan Ridgeline Games

GAMEFINITY.ID, Bandung – Electronic Arts mengumumkan mereka telah mendirikan sebuah studio baru bernama Ridgeline Games. Studio yang berlokasi di Seattle itu akan berfokus mengembangkan sebuah narrative campaign di Battlefield universe.

Ridgeline Games, Studio Baru EA

Pertama kali diperkenalkan dalam press release-nya, Ridgeline Games disebut akan berkomitmen dalam mengembangkan franchise ikonik Battlefield. Keputusan ini menyusul kekecewaan yang didapat saat peluncuran Battlefield 2042 tahun lalu.

EA juga mengabarkan Lars Gustavsson, yang telah menjadi direktur kreatif seri Battlefield dari game pertamanya, akan hengkang. Press release yang sama itu mencatat bahwa ia siap untuk menyerahkan pada kreator Battlefield generasi berikutnya di DICE, Ripple Effect, Industrial Toys, and Ridgeline Games.

Ridgeline Games akan berisi anggota yang berpengalaman di industri game dari seluruh penjuru dunia. Tim tersebut akan berperan penting dalam membangun masa depan franchise game FPS besutan EA itu.

Dipimpin oleh Kreator Halo

Ridgeline Games akan dipimpin oleh kreator Halo, Marcus Lehto. Sebelum bergabung dengan EA pada 2021 sebagai seorang sutradara game, Lehto telah bekerja di Bungie dari 1997 hingga 2012 dan berhasil membesarkan franchise Halo. Ia kemudian menjadi presiden dan direktur kreatif V1 Interactive, perusahaan di balik game Disintegration.

“Sebuah kehormatan besar untuk mendapat kesempatan berkolaborasi dengan DICE dan Ripple Effect serta memimpin untuk memperluas naratif, penceritaan, dan pengembangan karakter di seri Battlefield,” tutur Lehto.

Game Battlefield Selanjutnya Bakal Fokus ke Narrative Campaign

Battlefield V War Stories
War Stories, single player campaign di Battlefield V

Ridgeline Games kini dipercaya untuk membuat narrative campaign baru di Battlefield universe. Narrative campaign ini akan menjadi bagian dari game Battlefield selanjutnya. Dengan kata lain, entri baru dari Battlefield akan fokus ke narrative campaign.

Lehto akan memimpin tim Ridgeline Games untuk mengembangkan campaign yang akan melibatkan penggemar dalam cara baru dan menyenangkan tanpa meninggalkan ciri khas franchise game FPS buatan EA itu.

Battlefield 2042 sama sekali tidak menghadirkan single player campaign. Hal tersebut menjadi salah satu kritik dari penggemar setianya. Game tersebut justru berfokus sebagai game live service multiplayer.

Bagaimana Nasib Battlefield 2042?

Battlefield 2042 season 2
Battlefield 2042 season 2, Master of Arms

EA telah memastikan mereka akan terus mendukung Battlefield 2042. Buktinya, mereka telah berhasil merilis update season 1 dan season 2. Season 2-nya, bertajuk Master of Arms, telah rilis 30 Agustus 2022. Season terbaru itu menghadirkan map baru khusus gameplay yang berfokus pada infantry, specialist baru, dan senjata serta kendaraan baru.

Baca juga: Battlefield 2042 v1.2 Hadirkan Perbaikan Map Kaleidoscope

Season 2 dari Battlefield 2042 telah menuai pujian dari pemain setianya, khususnya penggemar seri Battlefield. Sementara itu, DICE berencana memperkenalkan kembali sistem class dalam update season 3-nya. Mereka memastikan Battlefield 2042 akan berlanjut setelah season 3.

Sementara itu, EA masih mengerjakan Battlefield Mobile yang dikabarkan rilis tahun ini.

Meski Battlefield 2042 dapat dikatakan mengecewakan pada awal rilis, sepertinya EA masih ingin mempertahankan franchise game FPS ikoniknya itu. Apakah Ridgeline Games akan berhasil menarik kembali penggemar setia?