Category Archives: Gaming News

Resmikan Predator Store Pertama dan Terbesar di Jawa Timur, Acer Penuhi Kebutuhan Gamers dan Konten Kreator

GAMEFINITY.ID, Surabaya – Jumat (9/9), Acer sebagai pemain utama di industri PC nasional, meresmikan Predator Store pertama dan terbesar di Jawa Timur, yang berlokasi di Maspion Square IT Mall. Menawarkan pengalaman one stop shopping, predator store ke-3 milik Acer Indonesia yang sekaligus terbesar di Indonesia ini, menyediakan lengkap peralatan gaming mulai dari laptop, monitor, PC, hingga aksesoris gaming. Hal ini bisa memberikan kesempatan bagi gamers untuk merasakan kecanggihan secara langsung menggunakan perangkat gaming lengkap dengan berbagai aksesorisnya.

Nino Wirawan, Senior GM Sales Acer Indonesia, mengatakan, “Dengan mengusung konsep one-stop-shopping di Predator Store Surabaya, kami ingin pelanggan merasakan kemudahan berbelanja. Mengedepankan pengalaman langsung untuk gamers dan konten kreator, Acer juga memberikan kesempatan agar laptop maupun aksesoris gaming, bisa dicoba secara langsung, sehingga fungsi maksimal dari perangkat yang diinginkan bisa dirasakan terlebih dahulu.”

“Kami melihat antusiasme masyarakat akan industri terkait semakin luas. Oleh karena itu setelah menghadirkan Predator Store di Jakarta dan Medan, Surabaya menjadi pilihan mengingat perusahaan ingin bisa lebih dekat terhadap konsumen dan bisa menjangkau konsumen predator gaming yang berada di bagian timur pulau Jawa dan sekitarnya”, tambah Nino.

Baca juga: Jajaran Laptop Acer Predator Gaming Full Power

Pembukaan Predator Store kali ini juga merupakan bentuk komitmen Acer dalam menjangkau lebih banyak gamers dan konten kreator di Jawa Timur. Pada peresmian Predator Store hari ini, Acer Indonesia memperkenalkan laptop gaming dengan teknologi terbaru dan terbaik di kelasnya yakni Predator Triton 300SE yang dibanderol mulai dari Rp 27 Jutaan, Predator Helios 300 yang dibanderol mulai dari Rp 26 Jutaan, dan Predator Nitro 5 yang dibanderol mulai dari Rp 14 Jutaan. Jajaran laptop gaming terbaik Acer ini sudah menggunakan prosesor Intel Generasi ke-12.

Tidak hanya itu, para pengunjung Predator Store yang melakukan pembelian bisa mendapatkan promo menarik seperti cashback sampai dengan Rp 2 juta untuk setiap pembelian produk tertentu, hingga gratis gaming gears untuk produk gaming tertentu. Promo ini berlangsung hingga 30 November 2022.

Predator Store

Selain itu Acer juga memberikan layanan Acer Priority Care, sebuah program garansi atau layanan perlindungan premium bagi pengguna seri laptop pilihan. Melalui program Acer Priority Care, pelanggan bisa mendapatkan kemudahan serta keamanan dan perlindungan produk dari kerusakan akibat kelalaian pengguna.

Baca juga: Acer Kembali Guncang Pasar Laptop Gaming

Rangkaian Acara Untuk Merangkul Komunitas Esports Surabaya

Merayakan peresmian Predator Store hari ini, Acer menghadirkan rangkaian acara selama tiga hari, seperti Live Streaming Podcast yang akan disiarkan di YouTube resmi Acer Indonesia dengan menghadirkan Tech Reviewer dan shoutcaster favorit Surabaya, yakni Pace Jay, Zahra Shofa, Ibro Kumar, serta Annisa Rahim yang merupakan Brand Ambassador Predator Gaming Indonesia. Selain itu Acer juga mengajak komunitas Cosplay dan Game di Surabaya untuk menghadirkan kompetisi Cosplay serta Valorant yang secara langsung dilaksanakan di Predator Store Surabaya.

Detail Baru Yakuza 8 Akan Segera Diumumkan

GAMEFINITY.ID, PATI – Sega baru saja mengumumkan RGG (Ryu Ga Gotoku) Summit Event yang akan berlangsung minggu depan. Event ini diharapkan akan mengungkap game terbaru Yakuza 8. Sebelumnya telah diberitakan bahwa game yakuza selanjutnya masih akan berfokus pada protagonis Yakuza: Like The Dragon yaitu Ichiban Kasuga. Yakuza: Like Dragon sendiri berhasil mencapai kesuksesannya meski dengan perubahan mekanik game yang jauh berbeda dari seri sebelumnya.

Pengembangan Pasca Kepergian Sang Creator

Setelah kepergian creator seri Yakuza, Toshihiro Nagoshi, masuk akal bila tim developer melakukan reorganisasi di Studio Ryu Ga Gotoku. Mengingat game ini sangat populer di seluruh dunia, perombakan ini tentu saja dilakukan dengan sangat hati – hati.

Sebelumnya sempat beredar bocoran dari seorang youtuber yang sedang meliput Studio Ryu Ga Gotoku. Dalam liputannya tersebut menunjukkan Studio RGG sedang mengembangkan game Yakuza terbaru. Mereka juga dengan senang hati menunjukkan beberapa tahapan proses pengembangan game Yakuza 8.

https://twitter.com/Nibellion/status/1549366485793251329?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1549367338226655232%7Ctwgr%5E6a2a2d30a0c71c5ad31f034b08cad9b61f1ae63b%7Ctwcon%5Es2_&ref_url=https%3A%2F%2Fjagatplay.com%2F2022%2F07%2Fnews%2Fyakuza-8-mengemuka-ichiban-tak-lagi-afro%2F

Judul Baru Yakuza Resmi Diumumkan

Sega telah mengumumkan bahwa RGG Summit 2022 akan berfokus pada showcase judul baru dari Ryu Ga Gotoku Studio yang akan diadakan pada hari Rabu, 14 September 2022. Meski event ini berlangsung hanya satu hari sebelum TGS 2022 dimulai, Sega masih akan hadir di event game terbesar Jepang tersebut. Belum ada detail lebih lanjut yang diungkapkan selain waktu streaming pada pukul 19:00 JST.

Ryu Ga Gotoku Studios mengungkapkan bahwa saat ini sedang mengerjakan banyak judul, termasuk sequel baru game Yakuza dan judul baru yang mengambil setting di luar universe Yakuza. Pada bulan Juli lalu, RGG studio mengungkapkan model baru dari Ichiban dengan gaya rambut barunya, dan mengungkapkan bahwa game Yakuza selanjutnya akan berlatar beberapa tahun setelah peristiwa di Like a Dragon.

Usaha Sega dalam mengadakan event showcase Yakuza 8 menunjukkan betapa seriursnya mereka dalam mengembangkan salah satu game paling populer mereka meski tanpa sang creator, Toshihiro Nagoshi. Ini juga bisa berarti bahwa game Yakuza 8 akan segera datang, meski tidak dalam waktu dekat ini. Setidaknya besar kemungkinan tanggal rilis Yakuza 8 akan diungkap di event RGG Summit 2022.

Bagaimana menurut kalian? Apa harapan kalian pada game Yakuza terbaru ini? Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Hanya Bertahan Setahun, Elyon Versi Barat Dimatikan

GAMEFINITY.ID, Bandung – Baru saja berumur kurang lebih 10 bulan, Kakao Games mengungkap mereka akan mematikan Elyon versi Barat. Berarti pemain di Amerika Utara dan Eropa tidak akan dapat mengakses game MMORPG itu setelah server-nya ditutup. Pemain setianya di negara-negara tersebut masih dapat menikmati Elyon selama beberapa bulan.

Elyon Versi Barat Pertama Kali Rilis 2021

Elyon gameplay
Gameplay Elyon

Elyon pertama kali rilis di Korea Selatan pada 10 Desember 2020 oleh Kakao Games. Game bergenre MMORPG bergaya steampunk ini juga dibesut oleh Krafton, pengembang di balik PUBG: Battlegrounds.

Kemudian, Elyon resmi rilis di Amerika Utara dan Eropa pada 20 Oktober 2021. Asiasoft mengambil alih perilisan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada 6 Juli 2022.

Kakao Games sebelumnya telah sukses dengan beberapa game MMORPG-nya, seperti Black Desert Online. Skill system yang diterapkan juga tidak jauh berbeda dari Black Desert Online. Elyon memiliki skill system berbasis combo seperti di kebanyakan game action.

Alasan Kakao Games Menutup Server

Penyebab Kakao Games memutuskan menutup Elyon versi Barat sudah bisa ditebak. Mereka mengungkap hal ini karena rendahnya tingkat retensi dan turunnya pemain aktif. Dilansir GameRant, tercatat bahwa rata-rata angka pemain aktifnya menurun hingga 140 selama 30 hari terakhir. Rekor pemain aktif terbanyaknya tercatat sebanyak 15.400.

Elyon lore
Meski dikritik, combat dan dunia Elyon menuai pujian

Semenjak perilisannya, pemain telah mengkritik berbagai hal di Elyon. Sistem PvP yang memberatkan dan juga kejamnya EXP loss kerap menjadi objek kritikan pemain. Meski begitu, sistem combat­, dunia, dan lore-nya justru menuai pujian.

Baca juga: Dragalia Lost Resmi Dimatikan 30 November

Server Akan Ditutup 7 Desember 2022

Kakao Games telah mengungkap server Elyon versi Amerika Utara dan Eropa akan resmi dimatikan 7 Desember 2022. Sebelum itu, refunds sudah tersedia bagi pemain yang telah membeli mata uang dalam game KCoin dari 1 Juli hingga 7 September 2022. Syaratnya, KCoin tersebut belum ditukar menjadi Rubies.

Sementara itu, update terbarunya, termasuk hadirnya class Soulbringer, baru saja hadir di Elyon. Ironisnya, update tersebut muncul bersama dengan kabar pengumuman dimatikannya Elyon.

Pemain di Indonesia tidak perlu khawatir, Elyon masih bisa dimainkan sampat saat ini.

Hearthstone Tidak Dapat Dimainkan Pemain Tuna Netra!

GAMEFINITY.ID, BandungHearthstone telah menjadi salah satu game Blizzard Entertainment yang cukup populer. Sebagai spin-off dari Warcraft, game ini justru bergenre digital collectible card game. Kesuksesannya telah menginspirasi berbagai judul digital CCG seperti Shadowverse besutan Cygames. Faktanya, game ini pernah memiliki lebih dari 100 juta pemain terdaftar pada 2018.

Namun, pemain tuna netra harus menelan sebuah kabar pahit bahwa mereka belum dapat memainkannya dari update terbarunya 30 Agustus lalu. Sebenarnya, mereka terbantu oleh sebuah mod dari pihak ketiga yang bernama Hearthstone Access.

Sebuah Mod Telah Membantu Pemain Tuna Netra Dapat Menikmati Hearthstone

Hearthstone Access merupakan mod gratis buatan GuideDev. Mod tersebut berfungsi sebagai alat screen-reading dan memperlambat game saat melawan sebuah bot untuk membantu menentukan langkah selanjutnya.

Namun, mod Heartstone Access sering tidak dapat digunakan setiap patch terbaru Hearthstone dirilis. Otomatis, GuideDev harus bekerja untuk membuat update untuk mod tersebut agar dapat diakses dalam game.

GuideDev, Sang Pencipta Mod, Baru Akan Memperbaharui Mod pada Pertengahan September

Satu lagi kabar buruknya, GuideDev mencuit di Twitter bahwa ia tidak akan mampu membuat update untuk mod tersebut hingga kurang lebih pertengahan September. Alasannya, pengembang solo itu sedang cuti.

Kabar ini tentu mengecewakan pemain tuna netra yang sudah setia bermain Hearthstone. Apalagi, GuideDev biasanya membutuhkan berhari-hari untuk mengerjakan update mod itu setiap patch terbaru rilis.

Baca juga: World of Warcraft versi Mobile Batal Rilis?

Pemain Tuna Netra Meminta Blizzard Agar Fitur Mod Ini Menjadi Resmi

Hearthstone gameplay
Gameplay Hearthstone

Kabar ini memicu kritik di Reddit. Pemain setianya mengatakan bahwa Blizzard tidak mampu mengalihkan sumber daya untuk membuat game tersebut dapat diakses semua orang. Mereka menekankan bahwa GuideDev, sang pengembang solo, telah “mengorbankan seluruh waktu luangnya demi pemain dari komunitas tuna netra dapat menikmati game tersebut”.

Sementara itu, beberapa game telah menerapkan fitur aksesibilitas. Misalnya, The Last of Us Part 1 & 2 telah menawarkan fitur tersebut agar pemain tuna netra dapat menikmatinya.

GuideDev diharapkan dapat mengerjakan update terbaru Hearthstone Access pada pertengahan September mendatang, saat ia telah selesai cuti. Sepertinya pemain tuna netra harus bersabar menunggunya. Belum ada tanggapan dari Blizzard tentang kabar ini.

Nah, untuk update terbaru dari game Hearthstone dapat terus mengikuti Gamefinity. Nikmati juga kemudahan dalam top up dan pembelian voucher game dengan harga terjangkau hanya di Gamefinity.id

Kini Giliran Bandung! Acara Komunitas FIFA Mobile CEW – Series 5 Diumumkan

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Electronic Arts mengungkap acara komunitas EA SPORTS FIFA Mobile selanjutnya, yakni pada tanggal 24 September 2022. Kota Bandung akan menjadi tujuan FIFA Mobile Community Exhibition Weekend (CEW) – Series 5, dengan venue di Laswee Creative Space.

Mengusung tema “Merayakan Bandung, Merayakan Sepak Bola”, acara komunitas EA SPORTS FIFA Mobile kali ini sekaligus diadakan sebagai perayaan ulang tahun ke-212 dari Kota Kembang. Dalam ajang ini akan berkumpul 212 players EA SPORTS FIFA Mobile yang terdiri dari 128 peserta dari FIFA Mobile CEW – Series 5 dan 84 peserta FIFA Mobile Fun Community Exhibition. Session Fun Exhibition ini juga akan mengumpulkan media lokal, konten kreator maupun komunitas lokal Kota Bandung.

“Sebagai urang Bandung, saya sangat bangga akhirnya bisa mengadakan acara FIFA Mobile Community Exhibition ini, setelah sebelumnya kita melakukan roadshow mulai dari Semarang, Surabaya, Yogyakarta hingga Jakarta. Dukungan dari komunitas sangat besar dan kami melihat juga para veteran dari acara sebelumnya bahkan turut hadir dan berlaga di setiap acaranya,” tutur Adil Lothar Hasan, Mobile Community Engagement Manager dari Electronic Arts.

FIFA Mobile

Pada momen yang sama juga akan digelar FIFA Mobile Podcast Day, yaitu obrolan tentang FIFA Mobile dan sepak bola lokal, yang akan dipandu oleh 2 podcaster yang cukup dikenal di Bandung, yaitu Simamaung Podcast dan Frontline Boys. Selain itu, legenda Persib Bandung, Atep yang telah mengantarkan Persib sebagai juara Liga Indonesia di tahun 2014 juga akan turut meramaikan acara ini.

Baca juga: FIFA 23 Hadirkan Klub Sepak Bola Putri

Para peserta maupun penggemar antusias yang datang ke FIFA Mobile Community Exhibition Weekend – Series 5 akan dapat mengikuti berbagai games menarik pada booth EA SPORTS FIFA Mobile maupun media partner yang hadir di area.

Bagi para pemain yang tertarik untuk mengikuti FIFA Mobile Community Exhibition Weekend –  Series 5 yang berhadiah total Rp10 juta dalam bentuk uang elektronik ini dan juga merchandise lainnya, dapat langsung mendaftar DI SINI

Twitch Hapus Fitur Host Mode, Timbulkan Pro-Kontra

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Awal Bulan Oktober Mendatang, Twitch akan menghapus salah satu fitur dari aplikasi yang dimilikinya, yaitu Host Mode. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 2014 yang lalu, Fungsi dari mode Host yaitu dimana kamu dapat mengarahkan penonton ke streamer lainnya ketika kamu sedang dalam status offline. Sayangnya, keputusan Twitch menghapus fitur ini rupanya sangat membingungkan penggunanya baik Streamer maupun penonton yang telah setia menggunakannya.

Sebenarnya fitur Host Mode ini cukup menguntungkan Streamers itu sendiri, konten yang akan dibawakannya akan lebih rapi saat mereka tidak aktif. Mengherankannya, Twitch mengklaim bahwa mode tersebut memblokir penonton untuk berinteraksi dengan Streamers tersebut melalui cuplikan postingan yang dipost oleh Zack Bussey di Twitter

Baca juga: Twitch Larang Streamers Lakukan Gambling Stream

Pernyataan Twitch Mengenai Dihapusnya Fitur Host Mode Melalui Kolom Frequently Ask Question ( FAQ )

Jack Bussey Twitch
Twitch menganggap fitur Host Mode menghalangi viewers berinteraksi dengan Streamers ( Jack Bussey )
  • Apa yang terjadi pada Mode Host setelah dihapusnya fitur ini?

Efektif per tanggal 3 Oktober 2022 kami akan menghapus fitur Mode Host. Setelah itu, perintah chat “/host” dan “Channel Host” Stream Manager tidak akan ada lagi. Selain itu “Autohost” akan digantikan dengan “saran Channel” pada pengaturan channel kamu.

  • Mengapa Anda tak setuju dengan Mode ini?

Kami mengenalkan fitur Host Mode pada tahun 2014 yang lalu yang memudahkan penonton mengalihkannya ke channel Streamers dan konten kreator lainnya ketika mereka sedang offline. Sejak peluncurannya kita telah mempelajari bahwa Streamers ataupun konten kreator membagikan penontonnya dengan Streamers lain untuk membantunya berkembang dengan mengenalkan fitur tersebut.

Classify pernyataan
Classify menganggap dihapusnya fitur Host Mode merupakan tindakan terbodoh yang dilakukan oleh Twitch ( Class )

Kami membuat keputusan ini karena dianggap tak sesuai dengan ekspektasi dari penonton ketika mereka ingin melakukan interaksi dengan Streamers ketika mereka sedang live dan mode host mengganggunya. Mencegah para pemirsa untuk berinteraksi dengan Streamers juga akan membatasi berkembangnya channel tersebut karena mereka tidak dapat lagi membangun komunikasi yang berarti dengan penonton yang baru mengikutinya.

Grahamalot Twitter
Twitch hanya mengganti namanya tanpa mengubah esensi asli ( Grahamalot )

Pernyataan tersebut agak sedikit membingungkan bahwa Mode Host hanya berfungsi ketika laman utama Streamers sedang dalam keadaan tidak aktif. Dan cukup mudah untuk mengklik live stream yang dihosting untuk berinteraksi dengannya.

Akibatnya banyak Streamers yang menggunakan aplikasi ini mempertanyakan maksud dibaliknya. Salah satunya dari streamers Classify, ia menganggap keputusan Twitch tersebut merupakan keputusan terbodoh  yang dibuat olehnya. Postingan tersebut menuai berbagai reaksi seperti pada akun Grahamalot yang mengatakan bahwa Twitch hanya mengganti namanya saja.