Category Archives: Gaming News

The Pokemon Company Tuntut 6 Pengembang Asal China!

GAMEFINITY.ID, Bandung – The Pokemon Company, perusahaan di balik franchise Pokemon milik Nintendo, telah menuntut enam pengembang asal China! Alasannya, game buatan keenam pengembang asal China tersebut telah melakukan plagiarisme dan pelanggaran hak cipta.

The Pokemon Company Tuntut Ganti Rugi Sebesar 72,5 Juta Dolar AS!

Dilansir South Morning China Post, The Pokemon Company mengincar ganti rugi sebesar 500 juta yuan atau setara 72,5 juta dolar AS karena sebuah game. Game tersebut berjudul Koudaiyaougai Fuke atau Pocket Monster Reissue.

Pokemon Pocket Monster Reissue
Pocket Monster Reissue di salah satu app store di China

The Pokemon Company juga menuntut keenam pengembang asal China itu menghentikan pengembangan, distribusi, operasional, dan promosi game tersebut. Tidak hanya itu, mereka juga menuntut permintaan maaf di setiap media sosial China.

Game Asal China Itu Telah Beroperasi Sejak 2015!

Pocket Monster Reissue telah tersedia di Apple App Store dan berbagai app store Android asal China (termasuk milik Tencent, Xiaomi, dan Huawei) sejak 2015. Game tersebut memiliki kemiripan persis dengan franchise Pokemon. Faktanya, keenam pengembang game itu secara gamblang menggunakan aset dan karakter Pokemon seperti Pikachu, Oshawott, dan Ash Ketchum tanpa modifikasi.

Pokemon Reissue promotional
Gambar Promosi Pocket Monster Reissue

Warganet China telah membandingkan mobile game tersebut dengan seri game Pokemon selama bertahun-tahun. Meski tidak memiliki izin resmi dari Nintendo, Pocket Monster Reissue telah sukses meraup keuntungan. Pada 2016, game tersebut menghasilkan total 300 juta yuan. Bahkan pada 2021, Zhongnan Heavy Industries, salah satu dari enam pengembang game tersebut, melaporkan kenaikan keuntungan sebesar 24,5 persen.

Baca juga: Vidio dan AKG Games Hadirkan Pokémon XY Season 17-19 di Indonesia

Tentu saja ini bukan pertama kali The Pokemon Company menuntut ganti rugi karena pelanggaran hak cipta. Perusahaan tersebut telah menuntut seorang influencer TikTok karena menjual merchandise Pokemon tanpa izin pada 2020.

Sementara itu, beberapa game Pokemon juga dikabarkan tidak tersedia di China. Pada 2017, Pokemon Go telah resmi dilarang di negara tirai bambu itu karena kekhawatiran terhadap keamanan nasional. Terlebih, pembajakan game juga masih marak di sana.

Tuntutan ini masih berlangsung di Shenzen Intermediate People’s Court. Sampai saat ini, Nintendo belum ingin berkomentar tentang kasus ini.

Review Fiktif, Valve Blokir Akun Kurator Steam

GAMEFINITY.ID, Jakartra – Aplikasi Steam yang dibesut oleh Valve baik mobile maupun desktop menjadi situs pembelian game PC dengan pengguna yang sangat banyak di seluruh dunia. Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan ketika membeli game adalah melihat beberapa ulasan atau review dari pemain yang telah memainkannya, jika umpan balik yang didapat sangat bagus tentunya ingin mencobanya kan? Salah satu hal yang cukup mengesalkan para pengembang adalah mendapatkan review buruk walau usaha yang dilakukannya sudah cukup maksimal.

Beberapa hari yang lalu, pengembang game Indie Brok The Investigator yang cukup terkenal dengan jumlah pengikutnya yang cukup banyak, Cowcat menuduh beberapa  kurator game yang mencoba menipunya dari kode game yang dibagikan oleh Cowcat secara gratis, beberapa diantaranya telah menulis review negatif guna menjatuhkan gamenya walau sebenarnya kode gratis yang telah dibagikan tersebut hanya untuk game demo saja.

Cowcat Review
Pengembang game Cowcat kedapatan gamenya mendapat Review Negatif ( Twitter: @COWCATgames )

Baca juga: Sony Rilis Model PS 5 Baru Di Australia

Valve Akhirnya Memblokir Akun Fiktif Yang Diduga Telah Memberi Ulasan Negatif Terhadap Cowcat

Akun Fiktif kurator yang dibanned Valve
Pengguna Reddit Darklinkpower mencurigai kesembilan akun kurator yang dilakukan oleh satu admin yang sama ( Reddit: darklinkpower )

Bak senjata makan tuan, taktik balas dendam yang dilakukan oleh reviewer tersebut akhirnya menjadi bumerang baginya setelah post yang ditulis di Twitter dan Reddit tersebut viral dan menarik perhatian banyak netizen atas review fiktif. Postingan viral tersebut ternyata juga diperhatikan oleh Valve yang berujung diblokirnya seluruh akun kurator itu.

Salah satu pengguna Reddit bernama darklinkpower menulis sebuah post spekulasi bahwa ada kemungkinan kesembilan akun kurator yang telah menulis review fiktif tersebut dilakukan oleh satu akun utama yang berperan sebagai admin. User Reddit itu juga telah mencek satu persatu seluruh akun kloningan dan semuanya berstatus offline. Ketika diakses ia mendapatkan sebuah pesan kalau akunnya telah dihapus karena melanggar standar komunitas Steam.

Selain itu, Darklinkpower juga mencurigai kesebelas akun kurator lainnya yang tengah diblokir oleh Valve lantaran melanggar komunitas dan menemukan beberapa nama yang cukup umum seperti One to Ten Review, Just Review it, Quality Detector, dan lainnya. Ia mengatakan bahwa masih ada lagi akun lainnya yang belum saya sebutkan dikarenakan jumlah yang sangat banyak dan massif kecuali kalau kamu sudah tau namanya. Komitmen Valve akan menjaga ekosistem yang sehat begitu dipegang kuat dengan memblokir berbagai akun-akun kurator yang dianggap meresahkan baik pengguna maupun pengembang game.

Square Enix Umumkan Lineup Game Untuk TGS 2022

GAMEFINITY.ID, Yogyakarta – Square Enix telah mengumumkan lineup game mereka yang akan dimunculkan dalam Tokyo Game Show. Tahun ini, Tokyo Game Show (TGS) sepertinya akan tampak meriah dan dihiasi dengan berbagai pengumuman game baru dari developer Jepang. Event ini sendiri akan dimulai pada 15 September mendatang.

Banyak developer yang mulai memberikan bocoran tentang pengumuman game-game mereka di Tokyo Game Show. Misalnya saja Capcom yang juga telah mengumumkan akan memberikan 2 stream pada sesi live Stage. Ada juga Konami yang berjanji akan memberikan reveal game baru mereka pada TGS tahun ini.

Tentu saja tidak ketinggalan Square Enix juga akan hadir dengan berbagai showcase game baru mereka di TGS. Square Enix sendiri telah memberikan bocoran lineup game baru yang akan mereka pamerkan di TGS 2022.

Baca Juga: Review Final Fantasy Type-0, Seri FF Terbaik Untuk PSP

Lineup Game Square Enix di TGS 2022

Square Enix
Daftar Lineup Square Enix
Square Enix
Daftar Lineup Square Enix

Lihat Pengumuman Official Lineup Square Enix DISINI

Dari banyaknya game yang masuk dalam lineup Square Enix, game yang paling menarik dan ditunggu-tunggu pastinya adalah Final Fantasy 16 dan juga part 2 dari Final Fantasy 7 Remake. Beberapa bulan yang lalu Square Enix sebenarnya telah mengumumkan bahwa Final Fantasy 16 tidak akan muncul dalam showcase mereka di TGS. Namun, saat pengumuman lineup kemarin, fans dibuat terkejut dengan munculnya Final Fantasy 16 sebagai bagian dari lineup game Square Enix.

Selain kedua game Final Fantasy tersebut, Square Enix juga mengumumkan showcase untuk Final Fantasy 14 Online dan beberapa remastered dari spin-off Final Fantasy 7 seperti Crisis Core Final Fantasy 7: Reunion dan Final Fantasy 7 Ever Crisis.

Tidak ketinggalan, NieR: Automata: The End of YoRHa edition yang akan rilis untuk Switch juga masuk dalam lineup ini. Selain itu, ada juga beberapa game besar Square Enix lainnya seperti Tactics Ogre: Reborn, Star Ocean: The Divine Force, Dragon Quest The Adventure of Dai: A Hero’s Bonds, dan juga Romancing SaGa Re;Universe.

Para fans Square Enix dan juga pecinta game JRPG tentunya sangat antusias melihat pengumuman linup tersebut. Dengan judul-judul game JRPG Square Enix yang banyak bermunculan, sepertinya hal ini merupakan sebuah berita yang sangat baik bagi kita para pecinta game JRPG.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Fortnite Akan Gelar Konser Lady Gaga?

GAMEFINITY.ID, Bandung Fortnite memang dapat dikatakan bukan hanya sekadar game battle royale. Game besutan Epic Games itu telah menjadi sebuah dunia tersendiri di mana pemain di seluruh dunia dapat saling bersosialisasi. Beberapa dari mereka sudah menganggap Fortnite sebagai sebuah metaverse.

Artis musik terkenal Marshmello, Ariana Grande, dan Travis Scott pernah mengadakan konser yang menghebohkan di Fortnite. Saat ini, terdapat kabar bahwa Lady Gaga dapat menjadi artis selanjutnya yang mengadakan konser di game buatan Epic Games itu.

Kabar Dibocorkan oleh Leaker

Menurut Kotaku, sebuah akun Twitter @FNLeaksandInfo, yang terkenal membagikan bocoran tentang Fortnite, menemukan pertanda bahwa Lady Gaga akan mengadakan konser virtual. Konser tersebut disebut-sebut sebagai sebuah event budaya akbar. Akun tersebut membagikan informasi itu pada 30 Agustus.

Salah satu bukti yang dibagikan @FNLeaksandInfo adalah sebuah cuplikan audio bernama “Jug Band”. Klip audio tersebut tampaknya mirip irama “Poker Face”, salah satu lagu terkenal Lady Gaga.

Tidak hanya itu, bocoran asset stage, speaker, dan sebuah patung tanpa kepala sambil berpose peace sign juga muncul. Hal tersebut menguatkan rumor Lady Gaga akan segera mengadakan konser di Fortnite.

Lady Gaga Pernah Tweet Tentang Fortnite!

Ini bukan pertama kali Lady Gaga dikaitkan dengan Fortnite. Pada Oktober 2019, pelantun “Bad Romance” itu pernah mencuit di Twitter “What’s fortnight?”.

Cuitan tersebut mengundang berbagai respon baik penggemarnya dan juga pemain Fortnite. Salah satunya muncul dari streamer kondang Ninja yang membalas “who are you (siapa dirimu?)”.

Baca juga: PUBG Mobile Umumkan Kolaborasi Dragon Ball Super!

Rainbow Royale Sedang Diadakan

Fortnite Rainbow Royale
Event Rainbow Royale telah dimulai pada 31 Agustus

Munculnya rumor Lady Gaga akan konser di Fortnite bertepatan dengan dimulainya event Rainbow Royale 2022. Epic Games telah menyebut event tersebut bertujuan merayakan “kasih sayang, pengertian, penerimaan, dan semua warna yang membentuk komunitas Fortnite.” Event tersebut telah dimulai pada 31 Agustus 2022.

Lady Gaga juga menjadi salah satu artis yang tampil di Rainbow Radio mulai 8 September 2022 mendatang. Ia akan bergabung dengan artis terkenal lainnya seperti Lil Nas X, Janelle Monae, dan Kim Petras.

Semakin kuatnya rumor ini, apakah harapan penggemar agar Lady Gaga dapat konser di Fortnite akan terwujud?

Gravity Game Link Launching Ragnarok Labyrinth NFT Global

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Kamis (1/9), Gravity Game Link dengan bangga mengumumkan Peluncuran Global resmi dari game play-to-earn pertama di IP Ragnarok Online, Ragnarok Labyrinth NFT. Ragnarok Labyrinth NFT dari Gravity Game Link akan dirilis secara global setelah peluncuran SEA yang sukses awal tahun ini pada bulan April. Ragnarok Labyrinth NFT pernah berhasil menduduki peringkat sepuluh besar game paling popular dan paling menghasilkan pendapatan di Google Play Store Thailand, Filipina and Indonesia.

“Kami sangat bangga mengumumkan bahwa Ragnarok Labyrinth NFT akan resmi dirilis secara global dalam waktu dekat. Ini adalah Langkah pertama Gravity Game Link untuk memperluas penerbitan Game Mobile kami ke pasar Global. Kami sangat optimis bahwa Ragnarok Labyrinth NFT juga akan mendapatkan respon positif dari para penggemar Ragnarok secara lobal,” ujar Andi Suryanto, Presiden Gravity Game Link.

Ragnarok Labyrinth NFT adalah game mobile time-effective” dalam genre MMORPG, menampilkan dungeon labirin yang berisi stages dan monster yang mengesankan dari dunia Ragnarok Online. Teknologi Blockchain terintegrasi ke dalam game melalui ONBUFF Point, yang dapat ditukar melalui pertukaran INNO Platform (https://inno.onbuff.com). Ragnarok Labyrinth NFT bertujuan untuk tidak hanya memberikan pengalaman bermain yang a-maze-ing, tetapi juga untuk memberi penghargaan kepada pemain aset keuangan digital yang dapat diperoleh dengan setiap menit permainan.

Ragnarok Labyrinth NFT

Untuk merayakan perilisan globalnya, Ragnarok Labyrinth NFT juga membuka fase Pra-Registrasinya mulai 1 September 2022, kali ini Pra-Registrasi hanya tersedia di platform Google Play Store. Dari Pra-Registrasi ini pemain akan mendapatkan berbagai hadiah, sesuai dengan tingkat hadiah yang berbeda berdasarkan jumlah total pengguna yang terdaftar di Pra-Registrasi. Jika Pra-Registrasi mencapai 300.000, maka hadiah berupa 2.000 ONBUFF Point dan item virtual game lainnya akan diberikan. Semua hadiah Pra-Registrasi akan dibagikan kepada pemain yang membuat akun baru dalam waktu 2 minggu setelah peluncuran global dan kepada pemain yang saat ini masih aktif bermain. Hadiah Pra-Registrasi dapat diklaim selama 2 minggu pertama ketika layanan global dibuka.

Baca juga: Genshin Impact akan Gelar Konser Musik pada Oktober Mendatang

Untuk meningkatkan aksesibilitas pengguna untuk pasar global, Ragnarok Labyrinth NFT menawarkan 11 pilihan Bahasa yang berbeda: Inggris, Cina (tradisional dan sederhana), Tagalog, Thailand, Indonesia, Malaysia, Prancis, Jerman, Spanyol, Portugis, dan Vietnam.

Fitur Inti Ragnarok Labyrinth NFT:

  • Auto-Play

Kalahkan MVP, Mini-Boss, dan monster dengan sesama pemain melalui auto-play; tidak diperlukan grinding manual.

  • ‘Sharevice’

Tingkatkan karakter kamu dengan share kepada pemain lain melalui fitur unik ini.

  • Labyrinth

Berbagai Dungeon Labirin yang inovatif menunggu, dengan pola yang semakin kompleks dan menantang yang menawarkan harta karun yang istimewa.

  • Game Modes

Akan ada duel PVP dan Raid. Jadilah yang terkuat dan dapatkan hadiah.

  • Community

Bergabunglah dengan guild, mengobrol dengan semua anggota dan bantu kembangkan guild kamu untuk menjadi yang terkuat bersama teman-teman kamu.

  • Upgrade System

Sempurnakan berbagai jenis equipment, gear dan kartu untuk memudahkan kamu dalam melewati tantangan dan penjelajahan kamu.

  • Auction House

Beli, tukar, dan jual berbagai barang, termasuk item yang kamu upgrade, dengan pemain lain untuk memudahkan kamu menjelajah lebih jauh dalam dunia Midgard.

Kalah Saing, Facebook Gaming Akan Ditutup Pada Bulan Depan

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Dua tahun yang lalu, Facebook telah melebarkan sayapnya ke ranah streaming video game dengan meluncurkan aplikasi Facebook Gaming. Dengan naik daunnya platform streaming pada saat itu. Ditambah dengan adanya lockdown akibat pandemi covid-19, Facebook melihat hal tersebut sebagai peluang.

Facebook kemudian meluncurkan sebuah aplikasi streaming untuk game dengan nama Facebook Gaming untuk menyaingi kepopuleran Youtube dan juga Twitch. Namun, langkah Facebook dalam memberikan paltform streaming game ini sepertinya kurang diminati oleh gamers.

Hal ini terbukti dari data statistik milik Stramlabs yang memberikan sebuah data dari para penonton streaming di quarter awal 2022. Dalam data tersebut, Facebook hanya mendapatkan market sebesar 7.9% dari total jam keseluruhan penonton streaming. Sangat jauh jika dibandingkan Youtube yang mendapatkan angka 15.4% dan Twitch yang mencapai 76.7%.

Karena hal tersebutlah, Meta selaku perusahaan pemilik Facebook berencana untuk menutup platform streaming mereka ini. Hal ini dilakukan oleh Meta untuk memotong anggaran dari mereka dan mencegah perusahaan untuk terus merugi. Walaupun Meta telah memberikan banyak effort kepada Facebook Gaming, nyatanya kenyataan dan market telah berkata lain.

Baca Juga: PlayStation Studios Dirikan Divisi Mobile

Pengumuman Tutupnya Facebook Gaming

Melalui akun Twitter @Gothalion selaku streamer di Twitch dan juga Facebook Gaming. Dia mengunggah sebuah gambar tentang pengumuman penutupan Facebook Gaming. Setelah dua setengah tahun menjadi wadah bagi para gamers di Facebook, platform streaming ini akan resmi ditutup pada 28 Oktober besok.

Setelah tanggal tersebut, aplikasi Facebook Gaming tidak akan lagi bisa diakses melalui Android maupun iOS. Meskipun, platform streaming dari Facebook ini sebenarnya tidak sepenuhnya akan dihapus. Kita masih bisa mengakses konten dari streaming tersebut menggunakan aplikasi Facebook reguler atau mengaksesnya melalui web.

Meskipun begitu, Meta dan Facebook tetap melanjutnya visi mereka di dunia gaming terutama di project Metaverse mereka. Meta bahkan berencana untuk meluncurkan VR Headset bernama Meta Quest yang juga akan rilis pada Oktober mendatang. VR ini digadang-gadang akan mampu melakukan tracking pergerakan mata dan ekspresi wajah dari penggunannya.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.