Category Archives: Gaming News

Bethesda Hapus Starfield Dan Redfall Dari Gamescom

GAMEFINITY.ID, PATI – Gamescom merupakan salah satu ajang pameran game terbesar di seluruh dunia. Event ini pertama kali diadakan di Jerman pada tahun 2018 dan terus dilaksanakan secara rutin. Setelah diguncang pandemi beberapa tahun belakang, Gamescom 2022 akhirnya kembali diadakan secara offline. Para publisher dan developer besar telah siap mengumumkan game-game baru mereka. Namun sepertinya ada sedikit kekecewaan untuk salah satu publisher yang hadir di Gamescom yaitu Bethesda.

Bethesda Kecewakan Fans

Bethesda akan hadir di Gamescom minggu depan, tetapi alih-alih membawa kabar baik, para fans justru mendapatkan kekecewaan. Terutama bagi mereka yang telah menunggu kabar game terbaru Bethesda yaitu Starfield dan Redfall. Publisher dari Fallout dan Elder Scrolls tersebut tiba-tiba saja menghapus semua penyebutan Starfield dan Redfall dari announcement Gamescom. Fans di Reddit menemukan bahwa Bethesda diam-diam menghapus baris yang berkaitan dengan kedua game dari postingan blog Gamescom.

Bethesda
Starfield menjadi game Bethesda yang paling di nanti saat ini

Posting blog awalnya mengatakan, “Ayo lihat gameplay Redfall dan Starfield dan dapatkan Fallout 76 saat Anda di sana. Tentu saja, kami juga memiliki beberapa kejutan dan hadiah untuk Anda.” Namun, postingan tersebut telah diedit dengan menghapus Starfield dan Redfall.

Meski begitu bukan berarti Starfield akan sepenuhnya absen dari Gamescom. Bethesda akan membawa Starfield in-game robot companion VASCO ke event dan akan membiarkan para fans untuk mengambil selfie dengannya.

Kemeriahan Xbox di Gamescom

Sementara Bethesda hanya akan menampilkan konten ringan di Gamescom, Xbox justru akan membawa sekumpulan game ke Gamescom. Judul-judul first-party seperti Grounded, Sea of ​​Thieves, Microsoft Flight Simulator, Pentiment, dan Age of Empires IV. Untuk judul third-party mereka ada A Plague Tale: Requiem, Disney Dreamlight Valley, Gunfire Reborn, Inulinati, Last Case of Benedict Fox, Lies of P, Lightyear Frontier, Planet of Lana, and You Suck at Parking.

Xbox juga akan menyiarkan secara langsung pada hari Kamis, 25 Agustus di mana mereka akan memamerkan beberapa gameplay High on Life, yang sebelumnya ditunda ke Desember.

Selain itu Hideo Kojima juga nampaknya akan ikut hadir selaku mitra dari Xbox di Gamescom nanti. Kojima sempat meng-tease melalui Twitter tentang kehadirannya di Gamescom. Fans berpikir bisa saja akan ada trailer untuk Death Stranding 2 atau Overdose, berhubung Death Stranding telah dikonfirmasi akan hadir di Xbox Game Pass.

Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Netflix Akan Memiliki Cloud Gaming Sendiri?

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Netflix saat ini telah menjadi aplikasi favorit jika ingin menonton Film dengan kualitas top. Netflix menyediakan Bahasa tidak hanya Inggris saja, namun juga tersedia dalam Bahasa Indonesia. Ekspansi usaha menjadi salah satu cara untuk mempertahankan keberlangsungan bisnisnya dan saat ini dilakukan oleh Netflix. Dilansir dari Protocol, Netflix memiliki suatu rencana yang cukup besar, yaitu dengan menambahkan layanan Cloud Gaming dalam rangka ekspansi usahanya yang bertujuan untuk memuaskan pengguna setia yang telah menggunakan langganannya.

Baca berita lainnya juga: Hanya 1 Persen Pelanggan Netflix Yang Menikmati Game nya

Ambisi Besar Netflix Dalam Pengembangan Cloud Gaming Semakin Nyata Dengan Membuka Lowongan Kerja Baru

Loker Cloud Gaming netflix
Netflix membuka lowongan perkerjaan untuk posisi Rendering

Hal tersebut semakin diperjelas dengan dibukanya lowongan kerja dengan syarat utama memiliki passion terhadap dunia Game dan menguasai Coding, menandakan bahwa Cloud Gaming yang direncanakan oleh Netflix memang benar adanya.

“Disini kamu akan mengoptimalkan render game pada perangkat Cloud kami. Kamu juga akan membantu mengembangkan  SDK atau Software Development Kit bagi yang awam soal teknologi untuk memungkinkan pengembang game berhasil menciptakan game berkualitas tinggi untuk kelangsungan ekosistem Game Cloud Netflix,” Begitu yang ditulis dalam situs tersebut.

Jadi bisa dibilang ekosistem yang sehat menjadi tujuan utama dari ambisi yang diciptakan oleh Netflix ini. Dan tentu saja Netflix mulai menawarkan kesempatan emas ini untuk game berbasis cloud, dengan keahlian streaming online selama bertahun-tahun lamanya yang menciptakan apapun yang berbasis cloud sebagai pilihan yang jelas. Bagaimanapun hingga saat ini, Netflix telah menawarkan sedikit pilihan game mobile sebagai output satu-satunya. Mayoritas game yang didapatkan berasal dari studio luar, akan tetapi Stranger Thing menjadi contoh tawaran yang dilakukan pada internal perusahaan.

Target Netflix Tersebut Diketahui Sudah Direncanakan Sejak Tahun 2021 Yang Lalu

Ternyata, ambisi ini sudah dicanangkan sejak tahun 2021, yang dimana Netflix berencana menciptakan layanan game terbaik di Industri. Akan tetapi kabar tersebut sama sekali belum diketahui oleh pengguna dengan presentasi total satu persen dari total pelanggan yang telah bermain game tersebut. Bukan angka yang besar, namun layanan ini tak sepenuhnya dikemas secara utuh.

Netflix juga berharap pada akhir tahun ini game sudah tersedia di daftar sebanyak 50 judul. Itu tak termasuk langkah pertama pada cloud game. Selain rendering, Netflix juga membuka pekerjaan lainnya yaitu manajer produk keamanan yang salah satu syarat agar diterima adalah berpengalaman dan mau menerima tantangan dalam cloud gaming, threat vector, infrastruktur, dan persyaratan klien.” Masih banyak lagi pekerjaan lainnya yang ditawarkan oleh Netflix yang diharuskan memiliki pengalaman membuat platform yang masih belum diselesaikan.”

Berminat untuk bekerja di sana? Lowongan tersebut sampai sekarang masih dibuka dan sangat disayangkan kalau kalian melewatkan kesempatan emas yang satu ini.

Mantan Pemain Arsenal Bendtner Terjun Ke Esport

GAMEFINITY.ID, PATI – Tidak dapat dipungkiri, industri Esport sudah menjadi lahan rezeki bagi para penggiat video game di dunia saat ini. Kemunculan turnamen esport dengan prize pool yang sangat besar berhasil menarik orang-orang untuk terjun ke Esport. Momentum yang sangat besar inilah yang sedang dimanfaatkan oleh beberapa orang dalam memulai usaha mereka di industri Esport. Seperti yang sedang dilakukan oleh Nicklas Bendtner, mantan pesepak bola Arsenal yang dikabarkan sedang menjalankan perusahaan Esport.

Bendtner Dirikan Perusahaan Esport

bendtner
Nicklas Bendtner merupakan mantan pemain Arsenal

Saluran media Finans asal Denmark melaporkan bahwa perusahaan pribadi Bendtner baru saja mendirikan sebuah perusahaan bernama Prosapia Esport ApS. Perusahaan ini bertujuan untuk “mengembangkan bakat esport generasi muda agar dapat bersaing di lingkungan esport.”

Ini bukan pertama kalinya Bendtner terlibat dengan industri esports dan game. Dalam reality show-nya ‘Bendtner & Philine’, yang ditayangkan di Discovery+, mantan pemain bintang klub asal inggris ini berbicara dengan penuh hormat tentang potensi esports sebagai bentuk persaingan dan peluang bisnis.

Baca Juga : Shroud Kemungkinan Akan Melanjutkan Karirnya Di Valorant

Investasi di Esport

“Saya tidak ragu bahwa dalam 10-20 tahun, esports akan menjadi salah satu olahraga terbesar di dunia, meski bukan yang terbesar,” kata Bendtner seperti dikutip dari Dust2.dk. “Akan bodoh bagi saya untuk tidak masuk dan berinvestasi di dalamnya dalam proses yang relatif awal di mana Saya masih dapat terlibat tanpa harus menghabiskan uang yang sangat, sangat besar.”

Pada tahun 2018, Bendtner memposting Instagram story yang menunjukkan dia sedang menonton pertandingan IEM Katowice CS:GO antara FaZe Clan dan Fnatic. “CS di DR3,” tulisnya, merujuk pada saluran TV Denmark yang menayangkan serial tersebut.

Bendtner memulai karir profesionalnya pada usia 16 di Arsenal, mencetak 34 gol dalam 108 pertandingan Liga Premier untuk klub. Setelah meninggalkan ‘Gunners’ pada tahun 2014, ia bermain untuk Wolfsburg, Nottingham Forest, Rosenborg dan Kopenhagen sebelum pensiun dari sepak bola pada tahun 2019. Saat mewakili tim nasional Denmark, dia mencetak 30 gol dalam 81 penampilan.

Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Pro Player Valorant Zellsis Kena Ban di Twitch!

GAMEFINITY.ID, Bandung Pro player Valorant dan anggota tim Sentinels, Zellsis, telah mendapat ban di Twitch! Kabar ini tentu mengejutkan seluruh penggiat esports Valorant dan juga Zellsis sendiri.

Zellsis sendiri sebenarnya sering melontarkan kata-kata kasar setiap kali melakukan live stream di Twitch. Ia juga pernah mendapat skorsing dari Riot Games karena dianggap menghina panitia turnamen. Meski begitu, ia dapat dikatakan sangat berpengalaman dan pandai dalam bertanding. Follower di Twitch-nya saat ini telah mencapai lebih dari 135 ribu follower.

Ini Pemicu Dirinya Kena Ban di Twitch?

Zellsis Team Sentinels
Zellsis sendiri merupakan anggota dari Team Sentinels

Zellsis telah mendapat ban di Twitch pada 17 Agustus 2022. Dilansir dari win.gg, Jake Lucky, pegiat esports, memercayai platform live stream milik Amazon itu menganggap Zellsis menggunakan cercaan homofobik. Ban tersebut dipicu oleh sistem otomatis dari Twitch yang mengira pro player Valorant itu mengumpat kata tersebut.

Respon Zellsis Terhadap Keputusan Twitch

Zellsis meluapkan kemarahannya di Twitter, sama sekali tidak menyetujui keputusan Twitch. Kemudian, ia mendapat surel berupa alasan dirinya terkena ban karena ujaran kebencian. Anggota tim Sentinels itu jelas-jelas membantahnya.

“Aku kena ban gara-gara menggunakan kata atau simbol kebencian. Aku anggap karena diriku berkata fit, lalu Twitch menganggap seakan-akan aku melontarkan kata f yang itu,” bantahnya.

Zellsis telah membagikan cuplikan yang dimaksud dari live stream Twitch-nya untuk membuktikan dirinya tidak bersalah. Ia juga menjelaskan dirinya tidak sedang bertelanjang dada dan menonton anime seperti Tokyo Ghoul selama stream. Penjelasan itu membungkam asumsi penggemar tentang penyebab lain ban Zellsis dari Twitch.

Baca juga: IShowSpeed Diringkus Polisi Saat Sedang Livestream

#FreeZellsis Trending di Twitter!

Setelah kabar ini tersebar, penggemar Zellsis beramai-ramai mendukungnya di media sosial. Alhasil, #FreeZellsis menjadi trending di Twitter. Anggota tim Sentinels itu telah mendapat perhatian dari tagar itu, berharap agar Twitch dapat berubah pikiran.

Saat ini, belum ada respon dari Twitch terhadap kabar ban Zellsis dari platform-nya. Belum diketahui pula apakah ia akan berpindah platform untuk melakukan live stream bermain Valorant.

ASUS ROG Umumkan Turnamen Esports ROG Masters APAC 2022

GAMEFINITY.ID, Taipei  – Jumat (19/8), ASUS Republic of Gamers, merek laptop gaming nomor satu di dunia, hari ini mengumumkan dimulainya turnamen esports ROG Masters Asia Pasifik 2022. Turnamen dengan total hadiah sebesar US$ 40.000 tersebut dimulai pada tanggal 15 Agustus 2022 dan akan mempertemukan tim Tom Clancy’s Rainbow Six: Siege terbaik untuk merebut gelar sebagai tim esports nomor satu di kawasan Asia Pasifik melalui ajang grand final yang akan diselenggarakan di kota Bangkok, Thailand.

Tim esports Rainbow Six: Siege dari Bangladesh, Kamboja, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam dapat berpartisipasi dalam turnamen esports ROG Masters APAC 2022. Pendaftaran akan dibuka mulai dari tanggal 15 Agustus 2022 dan kualifikasi akan dilakukan secara online dimulai dari tanggal 17 September 2022. Tim yang menang di babak kualifikasi akan bertanding kembali pada ajang Regional Final, dan tim terbaik dari tiap regional akan dipertemukan di ajang Grand Final di Thailand Game Show pada tanggal 21 Oktober 2022. Pertandingan Regional Final dan Grand Final akan disiarkan secara langsung dalam beberapa bahasa.

Baca juga: Jajaran Laptop Acer Predator Gaming Full Power

“Kami menghadirkan lini produk ROG sebagai platform bagi semua gamer untuk dapat meningkatkan dan mengembangkan keterampilan mereka, dan ROG Masters APAC adalah ajang yang kami hadirkan sehingga para gamer dapat mempertunjukkan keterampilannya,” ujar Peter Chang, ASUS  General Manager, Asia Pacific Region, System Business Group. “Tahun ini melalui Rainbow Six: Siege, kami ingin mempertemukan tim terbaik di seluruh APAC untuk pertarungan fenomenal di Bangkok.”

Tentang ROG Masters

Diluncurkan di tahun 2016, ROG Masters APAC terus menghadirkan peluang esports terbaik bagi para gamer di seluruh kawasan Asia Pasifik dengan fokus untuk memelihara talenta lokal masa depan dan menyediakan jalur bagi mereka untuk menjadi sorotan internasional. Tahun ini untuk pertama kalinya, ROG Masters APAC 2022 akan menghadirkan pertarungan taktis yang penuh aksi antar tim esports Tom Clancy’s Rainbow Six: Siege. 

Pendaftaran dan Tanggal Penting

Gamer yang tertarik dapat mendaftar di turnamen ROG Masters APAC 2022 dapat mengakses www.rogmastersapac.gg. Pendaftaran untuk ROG Masters APAC 2022 dimulai pada 15 Agustus 2022 dan berakhir pada 15 September 2022. Kualifikasi Regional akan berlangsung secara online pada tanggal 17-18 September 2022 dengan tim kualifikasi bersaing di Regional Final pada tanggal 24 September 2022. Babak Grand Final akan disiarkan langsung di Bangkok di Thailand Game Show pada 21-23 Oktober 2022.

UniPin Ladies Series SEA Championship Resmi Dibuka, Berikut Hasil Draw Bracket Turnamennya

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Kamis (18/9), Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) khusus perempuan, UniPin Ladies Series Southeast Asia (SEA) Championship, resmi diluncurkan Kamis (11/8). UniPin sebagai penyelenggara turnamen, membuka turnamen ini melalui bracket drawing yang disiarkan di kanal YouTube UniPin Gaming. Keseluruhan turnamen ULS SEA Championship ini akan diselenggarakan pada 22-28 Agustus 2022.

Pada ULS SEA Championship kali ini, 8 tim dari 6 negara akan bertanding memperebutkan total prizepool sebesar USD 8.000. Turnamen ini akan digelar secara online dan dapat disaksikan langsung oleh para penggemar di berbagai belahan dunia melalui kanal YouTube UniPin Gaming. Kedelapan tim yang akan bertanding adalah Bigetron Era dan RRQ Mika sebagai perwakilan dari Indonesia, Smart Omega Empress dan Rocka Azure dari Filipina, Rose Ophelia dari Malaysia, Reborn dari Singapura, DDE Empresses dari Myanmar, dan IDNS Elsa dari Thailand.

Ladies Series

Sesuai dengan pengundian bracket yang telah dilakukan pada Kamis (11/8), tim IDNS Elsa akan melawan Rocka Azure di hari pertama, disusul pertandingan Reborn dan RRQ Mika. Di hari kedua, Smart Omega Empress akan berlaga melawan Rose Ophelia, disusul pertandingan DDE Empresses melawan Bigetron Era. Kedelapan tim akan bertanding dengan sistem double elimination sehingga tim yang kalah pada pertandingan hari pertama dan kedua tidak akan langsung gugur, melainkan turun ke lower bracket dan berjuang untuk mendapatkan kesempatan kedua di turnamen ini.

Baca juga: Jajaran Laptop Acer Predator Gaming Full Power

UniPin Dukung Gamer Ladies Lewat Turnamen

Pertumbuhan gamers perempuan di ranah esports melanda banyak tempat, tidak terkecuali di Asia Tenggara. Laporan berjudul “Play like a girl: Key ways to engage one of Asia’s fastest growing gaming audiences” menyebutkan pertumbuhan jumlah gamer perempuan terjadi lebih cepat daripada pertumbuhan jumlah gamer laki-laki. Persentase pertumbuhan ini mencapai angka 40-45%. Melihat hal tersebut, UniPin Community (UNITY) berinisiatif untuk memperluas partisipasi perempuan dalam esports melalui wadah kompetisi yang diatur secara profesional dan lebih kompetitif.

CEO UniPin Ashadi Ang dan SVP UniPin Community Debora Imanuella hadir dalam pengundian bracket ULS SEA Championship untuk menjawab beberapa pertanyaan seputar esports ladies scene dan turnamen ini. Sebagai turnamen khusus perempuan ternama di Asia Tenggara, UniPin Ladies Series ingin memfasilitasi para perempuan untuk dapat terus berkompetisi dan bersaing di tingkat profesional. Debora menyebutkan ke depannya UniPin masih akan terus berinovasi dan melakukan hal-hal besar lainnya, khususnya bagi perempuan di ranah esports.

Ladies Series

“Di negara-negara lain, hampir tidak ada komunitas yang menuntun dan mengembangkan perempuan di ranah esports. Dengan kehadiran UniPin yang juga ada di lebih dari 30 negara di dunia, kami ingin mengembangkan ekosistem ini di negara-negara lain juga, dan memberi kesempatan pada gamer perempuan untuk dapat berkompetisi,” ujar Debora.

UniPin mendukung penuh para gamer perempuan, terutama komunitas-komunitas yang belum pernah masuk di ranah profesional. Ashadi menyebutkan UniPin akan selalu hadir dan mengadakan turnamen-turnamen lokal di berbagai daerah dan negara untuk mengembangkan industri ini.

“Kami telah melakukan banyak riset dan analisis mengenai pertumbuhan esports dan gamer perempuan. Salah satu data yang saya temukan bersumber dari Niko Partners menyebutkan 40-45% populasi gamer di Asia adalah perempuan. Namun, sayangnya, masih belum ada yang berkomitmen penuh mengembangkan para gamer perempuan ini. UniPin ingin mendukung talenta-talenta yang mereka miliki dengan selalu hadir dan memfasilitasi perkembangan dan semangat kompetisi mereka,” ujar Ashadi.

Pengundian bracket ULS SEA Championship dan seluruh pertandingan ULS SEA Championship dapat disaksikan di kanal YouTube UniPin Gaming. Informasi dan detail lebih lanjut terkait ULS SEA Championship dapat diakses melalui akun Instagram UNITY @unipincommunity dan akun Instagram UniPin Ladies Series @unipinladiesseries. Selain itu, seluruh informasi terkait UniPin dan aktivitas lainnya dapat dilihat di @unipinindonesia.