Category Archives: Gaming News

Final Fantasy 16 Dianggap Sulit Diadaptasi

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Di waktu mendatang Final Fantasy akan merilis seri terbarunya, yaitu Final Fantasy XVI. Sayangnya sang Sutradara, Naoki Yoshida mengatakan bahwa seri mendatang ini nampaknya cukup sulit untuk diadaptasi saat ini. Dalam hal ini jika seri Final Fantasy berhasil diadaptasi mengikuti tren yang ada cukup sulit.

“Saat ini kami menerima berbagai permintaan terhadap desain game ini. Sejujurnya sangat tidak mungkin kita mewujudkan semuanya jika satu judul saja. Kesan saya saat ini yang benar-benar bisa kami lakukan adalah  membuat banyak game, dan  terus menciptakan apa yang terbaik di waktu tertentu”

Baca juga: FIFA 23 Ultimate Edition Terjual Seharga 6 Sen

Ia Mengatakan Banyak Tren Di Industri Game Yang Berubah Belakangan Ini

Final Fantasy 16
Gameplay Final Fantasy 16

Diketahui, Naoki Yoshida telah berkarir sebagai Sutradara selama 18 tahun dan pernah menyutradarai beberapa game selain Final Fantasy diantaranya, Dragon Quest: Monster Battle Road, Star Soldier: Vanishing Earth pada 1998 dan A Realm Reborn. Naoki akui banyak perubahan pada tren yang kerap berubah terlepas tren tersebut mendominasi atau justru mengancam keberlangsungan pada ekosistem game.

Pada bulan Februari silam, ia menyebutkan Square Enix dan meningkatnya minat terhadap NFT dan mata uang kripto. Namun Final Fantasy rupanya tidak mengikuti mekanika tersebut. Sementara itu ujicoba gratis yang bisa dimainkan melalui ekspansi Heavensguard meme MMO yang rupanya masih belum sepenuhnya menjadi game Live Service seperti pada Genshin Impact dan seri Assasin Creed yang akan dirilis mendatang. Seri Final Fantasy XVI ini tidak akan mengusung Open World seperti sebelumnya, namun akan disertakan pertarungan Gender bending.

Final Fantasy Diketahui Memiliki Beberapa Mobile Game Lainnya

Diluar itu, arah konsep dari Final Fantasy belakangan ini juga semakin modern, menandakan apa yang telah dilakukan oleh Square Enix membaik belakangan ini. Diantaranya Brave Exius, seri mobile berbasis gacha yang menembus 45 juta unduhan pada tahun lalu, Final Fantasy VII: Remake dan beberapa spin off lainnya diluar plot resmi Final Fantasy seperti Battle Royale Shooter yang dirilis tahun lalu. Akan tetapi game yang disebut di atas tidak se-hype seperti pada seri yang dirilis pada tahun 1990 an akhir.

Pantau informasi terkini tentang update terbaru game Final Fantasy di Gamefinity.  Nikmati juga kemudahan melakukan top up dan membeli voucher in game dengan harga yang murah di Gamefinity.id

Death Stranding Bakal Hadir di PC Game Pass?

GAMEFINITY.ID, Bandung – Penggemar kembali dikejutkan dengan akun Twitter resmi PC Game Pass. Mereka telah mengganti profile picture mereka menjadi logo PC Game Pass diiringi oleh sebuah landscape bukit berumput dan berbatu yang berkabut. Beberapa warganet percaya gambar itu mengingatkan pada Death Stranding, game buatan Hideo Kojima.

Death Stranding sendiri pertama kali dirilis di PlayStation 4 pada 8 November 2019 dan juga PC melalui Steam dan Epic Games Store pada 14 Juli 2020. Game buatan Hideo Kojima itu menuai pujian dari pemain dan kritikus. Bahkan, Death Stranding memenangkan Best Game Direction di The Game Awards 2019 dan PC Game of the Year di Golden Joystick Awards 2020.

Spekulasi Muncul Saat Xbox Mengganti Profile Picture Akun Twitter-nya

Tidak heran spekulasi kaitan Death Stranding dengan profile picture akun PC Game Pass menghebohkan warganet. Contoh tersebut muncul dari akun Twitter @naven0m yang membandingkan background profile picture akun PC Game Pass dengan sebuah gambar salah satu adegan Death Stranding.

Kebanyakan warganet justru sependapat dengan spekulasi ini. Mereka menganggap bahwa bocoran itu adalah Death Stranding akan segera hadir di PC Game Pass.

Namun, ada juga yang berkomentar bahwa profile picture itu lebih mengarah ke Starfield, game sci-fi RPG buatan Bethesda Game Studios. Starfield sendiri merupakan salah satu game yang paling dinanti pemain karena dianggap ambisius.

Death Stranding Belum Rilis di Xbox

Death Stranding
Death Stranding saat ini hanya tersedia di PC, PlayStation 4, dan PlayStation 5

Game buatan Kojima Productions itu sama sekali belum rilis di platform Xbox, baik itu melalui aplikasi di PC atau di konsolnya. Pada awal rilis, Death Stranding itu merupakan game eksklusif PlayStation 4 sebelum akhirnya rilis di PC. Versi PC-nya dipublikasi oleh 505 Games, sementara versi PlayStation-nya dipublikasi oleh Sony Interactive Entertainment sendiri.

Jika spekulasi tersebut benar, ini bukan kali pertama game dari Sony Interactive Entertainment atau PlayStation Studios muncul di PC Game Pass. MLB The Show 22, game buatan San Diego Studio yang dimiliki PlayStation sendiri, telah muncul di PC Game Pass semenjak hari pertama rilis pada 5 April 2022.

Hideo Kojima Bakal Bekerja Sama dengan Xbox Game Studios

Pada acara Xbox and Bethesda Showcase 2022, Xbox Game Studios telah mengumumkan mereka tengah bekerja sama dengan Kojima Productions, studio milik Hideo Kojima. Kojima akan membuat judul game baru yang tidak berkaitan dengan Death Stranding. Game tersebut dideskripsikan olehnya sebagai game yang selalu ingin ia buat dan belum pernah terbayang oleh siapapun.

Baca juga: Game Besar Diumumkan di Xbox & Bethesda Games Showcase 2022

Belum diketahui sama sekali bagaimana detail dari game tersebut. Kojima hanya berkata game tersebut akan mengandalkan teknologi tercanggih dari Microsoft.

Pada 13 Agustus 2022, Kojima mengungkap ia mulai mengedit sebuah trailer. Trailer tersebut kemungkinan akan dipertunjukkan di Gamescom 2022 mendatang.

Sementara itu, Norman Reedus, pemeran utama Death Stranding, tampaknya telah membocorkan Death Stranding 2 sedang dalam pengembangan pada Mei lalu. Kojima sendiri telah merespon menggunakan emoji. Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi tentang sekuel dari Death Stranding.

Jika Death Stranding tiba di PC Game Pass sesuai dengan spekulasi, tentu pemain akan heboh dan berbondong-bondong mulai memainkannya. Hideo Kojima sendiri juga sedang mengembangkan game bersama Xbox Game Studios. Pastinya akan menarik untuk menantikan game buatan Kojima Productions berikutnya setelah Death Stranding.

FIFA 23 Ultimate Edition Terjual Seharga 6 Sen, Kok Bisa?

GAMEFINITY.ID, BandungFIFA 23 menjadi salah satu game yang paling dinanti oleh penggemarnya. Terlebih, FIFA 23 juga menjadi judul terakhir FIFA buatan EA. Namun, ada sebuah kesalahan konyol yang terjadi di satu store di satu negara.

Ironisnya, kesalahan itu terjadi pada FIFA 23 Ultimate Edition beberapa minggu lalu. Kesalahan konyol itu telah memicu pemain berbondong-bondong membelinya dengan harga sangat murah, bahkan lebih murah daripada base game-nya.

Kesalahan Harga FIFA 23 Ultimate Edition di Epic Games Store di India

FIFA 23 wrong price
Tercantum bahwa FIFA 23 dibanderol dengan harga setara 6 sen!

Di India, Epic Games Store mencatat harga FIFA 23 Ultimate Edition tidak seperti seharusnya. Seharusnya FIFA 23 Ultimate Edition berharga 4799 crore atau setara dengan 60 dolar AS. Namun, EA justru tanpa sengaja menetapkan 4,80 crore atau setara 6 sen di Amerika Serikat.

Harga murah itu memicu pemain di India berbondong-bondong mengunjungi Epic Games Store dan membeli FIFA 23 Ultimate Edition dengan harga sangat murah. Mengingat FIFA 23 Ultimate Edition memiliki berbagai bonus eksklusif seperti early access tiga hari sebelum perilisan resmi dan kumpulan item limited.

Ternyata bukan hanya pemain dari India. Kotaku mencatat ketika kabar tersebut tersebar, pemain dari negara lain berbondong-bondong menge-set akun Epic Games Store-nya agar dapat mengakses situs region India. Pada dasarnya, mereka ingin memanfaatkan kesalahan konyol itu agar dapat mendapat FIFA 23 dengan harga sangat murah!

Kurang lebih 15 menit setelah kabar itu tersebar, EA segera menarik FIFA 23 Ultimate Edition dari Epic Games Store dan mengganti harganya menjadi seperti semula. Beruntungnya, beberapa pemain sempat membelinya dengan diskon 99.98 persen dan dengan bangga membagikannya di Twitter.

Baca juga: Hanya 3,8% Pemain FIFA 22 Menyelesaikan Women’s Match

Kabar Baik, EA Tidak Meminta Biaya Tambahan Bagi Pemain yang Telanjur Membelinya

“Beberapa minggu lalu, kami telah melakukan gol bunuh diri secara spektakuler saat kami tidak sengaja menawarkan harga pemesanan FIFA 23 di Epic Games Store dengan harga yang salah. Ini menjadi kesalahan kami dan kami ingin mengabarkan bahwa kami akan menghadiahkan seluruh pemesan yang telah membayar harga tersebut,” ucap EA melalui email pada IGN.

Setidaknya ini menunjukkan EA masih berbaik hati pada pemain yang telanjur membeli FIFA 23 Ultimate Edition seharga 6 sen. Mereka bahkan rela merugi untuk menghadiahkan pemainnya dengan tidak menambah biaya tambahan atau membatalkan pesanan.

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, FIFA 23 dipastikan menjadi judul terakhir seri FIFA buatan EA. EA akan me-rebrand seri itu menjadi FIFA Sports FC, dengan judul pertamanya akan rilis tahun depan.

Jajaran Laptop Acer Predator Gaming Full Power

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Kamis (18/8), Media Hands On Acer Predator Gaming dilakukan dalam rangka road show dan menjaring player sekaligus memperkenalkan produk Acer. Acara diadakan di GoWork Chubb Square, yang dimulai dengan makan siang bersama. Media Hands On kali ini menjadi ajang memperkenalkan produk terbaru dari Acer Nitro 5, Predator Helios 300, Predator Triton 300 SE dan Predator Helios 300 Spatial Labs Edition.

Product Acer terbaru ini dianggap sebagai generasi selanjutnya dari produk-produk Acer Gaming pada sebelumnya. Perkembangan paling menonjol yang dapat dilihat adalah desain fisik yang memang mengikuti perkembangan zaman dan terkesan futuristik.

Dari sisi material, product terbaru Acer ini menggunakan material aluminium yang membuat tampilan fisik Acer sangat elegan. Visual tampilan layar Acer Predator Gaming sudah mendukung 4K yang membuat tampilan-tampilan video dan kebutuhan grafis lainnya sangat nyaman di mata.

Acer predator Gaming Helios 300

Selain itu, performa tampilan layar juga membuat para user Acer tidak perlu khawatir untuk menatap layar seharian. Perpaduan kartu grafis Nvidia RTX terbaru dan layar yang telah mendukung 4K menjadikan produk Acer Predator Gaming ini sangat direkomendasikan untuk para gamers dan pengguna multimedia.

Baca juga: Beli Produk Gaming Acer Predator dan Dapatkan Gratis Healing ke Jepang!

Acer Predator Gaming ini telah menggunakan processor Intel Core i5 hingga Core i9 dengan generasi terbaru. Dengan performa respon 3m/s dan refresh rate tinggi hingga 165Hz yang membuat para user tidak perlu takut akan terjadinya framing. Kartu grafis Nvidia RTX seri terbaru juga akan membuat tampilan pada layar Acer Predator Gaming menghilangkan tearing dan ghosting.

Acer Predator Gaming
Acer Predator Triton 300 SE yang baru akan keluar September 2022

“Acer membuat produk Core i5 ini juga untuk memenuhi segmentasi para konsumen yang ingin full power, tetapi punya budget yang minim” jelas Andre Lesmana, Product Manager dari Acer Predator Gaming.

Baca juga: Perkuat Ekosistem Industri Gaming Nasional, Acer Kembali Menggelar Predator League 2022, Total Hadiah Rp 6 Miliar

Untuk produk-produk terbaru ini dibanderol mulai dari Rp. 12.999.000 dan mendapatkan cashback Rp. 2.000.000 serta kesempatan untuk healing atau liburan ke Jepang. Penjualan produk terbaru dari Acer Predator Gaming ini akan dibuka sejak Agustus 2022 dan tersedia pada online store milik Acer. Program cashback juga diberikan kepada pelanggan yang membeli produk Acer Predator Gaming hingga akhir September ini. Jadi, jangan sampai ketinggalan.

Produk-produk yang telah tersedia pada online store dan offline store pada Agustus ini adalah Acer Nitro 5 dan Acer Predator Helios 300 SE. Sedangkan, untuk Acer Predator Triton 300 SE dan Acer Predator Helios 300 Spatial Labs Edition baru akan hadir pada September mendatang.

First Media Gelar First Warriors: Free Fire Showdown yang Spektakuler

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Sebagai konsistensi dukungan terhadap pengembangan dan penguatan ekosistem esports di Indonesia, tahun ini First Media kembali menyelenggarakan turnamen esports First Warriors. Dengan mengangkat tajuk Free Fire Showdown, penyelenggaraan First Warriors tahun keempat ini berfokus pada game Free Fire dan digelar mulai bulan Agustus hingga September 2022.

Ferliana Suminto, Director of Content Management PT Link Net Tbk menyampaikan, “First Warriors telah menjadi program turnamen esports reguler yang diselenggarakan sejak tahun 2019. Kehadiran First Warriors adalah wujud dukungan kami dalam memperkuat ekosistem dan pengembangan esports di Indonesia. Kami berharap turnamen tahun ini akan menjangkau lebih banyak player dari berbagai wilayah Indonesia, sekaligus menjadi ajang untuk menemukan potensial talenta-talenta baru yang akan berkontribusi terhadap perkembangan esports tanah air di masa depan.”

First Warriors – Free Fire Showdown terbagi menjadi dua kategori yaitu player amatir (grassroots) dan player semi-pro. Pembagian dilakukan guna mempertemukan tim dengan kemampuan dan pengalaman yang sepadan, sehingga dapat membangun semangat berkompetisi bagi tim yang baru pertama kali berlaga di turnamen.

Registrasi pendaftaran tim akan dibuka mulai 18 Agustus 2022 hingga 2 September 2022 mendatang melalui website http://firstwarriors.id. Kemudian, tahap kualifikasi turnamen First Warriors dijadwalkan pada 7-8 September 2022 dan dilanjutkan Group Stage pada 14-15 September 2022. Tim yang lolos kedua tahap tersebut, selanjutnya akan berlaga di babak Grand Final pada 21-22 September 2022 untuk memperebutkan gelar juara dengan total hadiah Rp50 juta. Jadwal lengkap pertandingan First Warriors tahun ini dapat dipantau melalui sosial media: Facebook First Warriors Indonesia, Instagram firstwarriorsid, dan juga YouTube First Warriors Indonesia.

Dukungan lain yang juga diberikan First Media untuk perkembangan esports di Indonesia adalah dengan dibentuknya in-house channel khusus esports di layanan TV Kabel First Media. Channel yang diberi nama First Warriors pada channel #999 ini menghadirkan lebih dari 1.000 jam konten gaming dan esports Indonesia yang mencakup kompetisi, turnamen, reality show, ulasan game, serta berbagai konten esports lainnya.

Sejak awal kehadirannya, perseroan berkomitmen untuk menyiarkan seluruh pertandingan esports melalui channel First Warriors di layanan TV Kabel First Media. Tidak hanya itu, penambahan platform siaran langsung seperti YouTube juga dilakukan supaya para penggemar esports yang tidak ikut bertanding, tetap bisa mengikuti serunya perjalanan turnamen tahun ini.

Sony Lakukan Pengembangan Pada Launcher PC

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Nampaknya Launcher PC mulai booming belakangan ini, dalam rangka mengikuti jejak dari pengembang sebelumnya yaitu Ubisoft dan Activision Blizzard, Sebentar lagi Sony  akan memiliki launcher-nya sendiri yang cukup mirip dengan situs jual beli game seperti Steam dan Epic Games. Dilansir dari VGC, kabar tentang pengembangan launcher tersebut diketahui dari file game berjudul Marvel Spiderman Remastered yang baru dirilis minggu lalu.

Baik dari Marvel ataupun Playstation PC belum diizinkan untuk terhubung dengan akun PSN, file tersebut terkandung beberapa sumber dari PSNAccountLinked dan PSNLinkingEntertainment. Sementara itu seluruh game PC dari Sony sudah dirilis lebih dulu di situs Steam dan Epic Games. Walaupun PlayStation sudah memiliki merknya sendiri, itu hanya digunakan sebagai fungsi kolektif untuk game PC yang dirilis kembali dibandingkan Launcher.

Baca juga: Alasan Akan Lebih Banyak Iklan Pada Perangkat Apple Kedepannya

Strategi Sony Dalam Pengembangan PC Launchernya

Sony

Tentu saja hal tersebut belum dapat dikonfirmasi sama sekali, namun Sony telah berinvestasi ke dalam penerbitan secara signifikan baru – baru ini dengan membuat label baru PC Playstation dan membeli spesialis porting PC Nixxes. Sony baru – baru ini juga mengatakan bahwa selain melakukan investasi dalam perangkat lunak pihak pertama, strategi lainnya yang dilancarkan oleh Sony untuk mengembangkan bisnisnya adalah merilis perangkat lunaknya di berbagai platform dan ia juga berharap penghasilan yang akan didapat tahun ini adalah US$ 300 juta.

Ada kemungkinan kalau hal tersebut terlebih dahulu dipesan sebelum masuk ke PC. Ditambah lagi integrasi akun yang pada akhirnya dapat menyebabkan antartransaksi pada judul dari PS 5 dan PC. Tidak mungkin pihak pertama membuat gamenya secara eksklusif dijual hanya di situsnya sendiri seperti Microsoft yang tidak hanya memasarkan kontennya di aplikasinya sendiri namun juga di situs Steam. Bagaimanapun itu, perusahaan lain seperti Rockstar membutuhkan versi yang lebih kecil bahkan ketika game tersebut dijalankan dari Steam, hal tersebut difungsikan sebagai sarana verifikasi.

Beberapa Game Yang Sudah Ada di Playstation PC

Selain Spiderman Remastered , beberapa game lainnya juga sudah dirilis dalam launcher tersebut sejauh ini antara lain. God Of War 2018, Horizon Zero Dawn, dan Days Gone. Sayangnya game yang tersedia masih dalam hitungan jari, dan akhir tahun ini diharapkan Spiderman Miles Morales dirilis bersama dengan seri Uncharted: Legacy of Thieves.