Category Archives: Gaming News

PUBG: Battleground Kembali Dilarang di India

GAMEFINITY.ID, PATI – PUBG: Battlegrounds telah menjadi salah satu game battle royale paling populer di dunia selama hampir lima tahun sejak awal perilisan. Memiliki tiga juta player aktif membuktikan betapa besarnya PUBG: Battleground. Developer Krafton juga telah membuat game ini menjadi free-to-play, menambah jumlah pemain aktif dari sebelumnya. Namun, sepertinya PUBG dan India memiliki sejarah yang sedikit kurang bagus.

India Kembali Melarang PUBG

PUBG
PUBG Mobile India Kemabali dilarang di India

Ketika PUBG: Battlegrounds meraih kesuksesan besar di seluruh dunia, disisi lain Krafton telah berjuang mati-matian agar game-nya tetap tersedia di India. Pemerintah India sebelumnya melarang PUBG: Battlegrounds karena alasan terkait keamanan nasional. India juga melarang PUBG Mobile ketika ketegangan antara India dan China naik pada akhir 2020. Hal ini dikarenakan PUBG Mobile diterbitkan oleh raksasa game Cina, Tencent. Akhirnya Krafton menghadirkan PUBG versi region India beberapa bulan setelah di-banned. Meski begitu PUBG kembali dilarang di India.

Berdasarkan laporan dari The Quint, PUBG Mobile India telah dilarang oleh pemerintah India dengan alasan “masalah keamanan nasional” sekali lagi, dikarenakan kepemilikan sebagian Tencent atas Krafton. Pemerintah India sendiri masih belum buka suara tentang hal ini secara langsung. Namun para pemain PUBG Mobile di India menemukan pada hari Kamis bahwa game itu tidak lagi tersedia di Play Store maupun AppStore.

Baca Juga: Turnamen Offline PUBG Mobile Bangladesh Digrebek Polisi

Usaha Krafton untuk India

Larangan terbaru PUBG di India kembali setelah kurang dari dua tahun semenjak perilisan PUBG Mobile India. Hal yang membedakan PUBG Mobile India dengan PUBG Mobile biasa antara lain penerapan sensor yang lebih berat. Krafton juga telah mengatur pemindahan data Battlegrounds Mobile India ke server Microsoft Azure, dengan upaya menjauhkan diri dari Tencent.

Larangan PUBG Mobile di India datang tidak lama setelah update konten terbaru PUBG. Pembaruan Versi 18.2 PUBG menghadirkan map baru Deston sekaligus mekanik baru bersama dengan senjata baru O12 shotgun. Krafton juga memberikan optimasi grafis untuk konsol next-gen. Larangan ini menjadi pukulan telak bagi Krafton setelah berupaya berulang kali agar game mereka tetap tersedia di wilayah tersebut.

India dengan Cina memang saat ini sedang memiliki hubungan yang kurang baik. Yang mana ini berimbas ke game-game yang memiliki hubungan dengan Cina, salah satunya PUBG Mobile. Bagaimana menurut kalian?

Untuk terus mengetahui informasi menarik dari dunia game dan review game tetap ikuti beragam informasi di Gamefinity. Selain itu, nikmati banyak promo voucher dan top up games kesayang kalian di Gamefinity.id

Teaser Genshin Impact v3.0 Ungkap Enam Karakter Baru

GAMEFINITY.ID, Bandung – Meski memasuki masa pertengahan versi 2.8, Genshin Impact tidak ragu lagi mengungkap bocoran terbaru resmi tentang versi 3.0 yang akan hadir Agustus mendatang.

Melalui teaser terbarunya berdurasi 3 menit, Genshin Impact memperkenalkan detail dari region Sumeru beserta enam karakter terbarunya. Versi 3.0 juga diharapkan menjadi satu lagi major update bagi Genshin Impact.

Region Baru, Sumeru, Diperkenalkan

Genshin Impact v3.0 Sumeru
Sumeru jadi region baru yang diperkenalkan di Genshin Impact v3.0

Sumeru diperkenalkan sebagai region besar keempat yang dapat dikunjungi pemain Genshin Impact. Ketiga region besar lainnya yang telah muncul adalah Mondstadt, Liyue, and Inazuma. Sumeru nantinya akan memiliki landscape hutan dan padang pasir. Ditambah, kota pusatnya juga diperlihatkan menjadi tempat interaksi penduduknya. Terdapat berbagai kios belanja, tepi sungai, dan bangunan besar yang dibangun di sekitar pohon di kota itu.

Tidak hanya kota, sebuah area yang mirip dengan dungeon juga diperkenalkan. Tentu saja, akan ada berbagai creature dan monster baru yang harus pemain hadapi. Kelompok Eremites akan menjadi sekelompok musuh yang juga harus dihadapi, dideskripsikan sebagai pendatang asal peradaban kuno dan bukan bagian dari Sumeru.

Diceritakan pula dalam teaser bertajuk Prelude to Wisdom itu, Sumeru

Ada Karakter Baru Asal Sumeru yang Akan Datang di Genshin Impact!

Sebelumnya, terdapat bocoran bahwa Genshin Impact akan memperkenalkan karakter baru di versi 3.0. Beberapa leaker telah membocorkan nama dari beberapa karakter tersebut. Teaser yang dirilis Hoyoverse itu akhirnya mengungkap nama dari enam karakter tersebut, yakni Al-Haitham, Cyno, Dehya, Nahida, Nilou, dan Tighnari.

Teaser tersebut memperkenalkan dan mendeskripsikan keenam karakter tersebut berdasarkan urutan kemunculannya:

Genshin Impact v3.0 Tighnari
Tighnari
  • Tighnari diperkenalkan sebagai Forest Watcher sekaligus peneliti Amarta
Genshin Impact v3.0 Alhaitham
Al-Haitham
  • Al-Haitham sebagai seorang scholar. Pemain nantinya akan bertemu secara tidak sengaja di Port Ormos
Genshin Impact v3.0 Dehya
Dehya
  • Dehya ditampilkan sebagai tentara bayaran dari Eremites yang tinggal di padang pasir, Pemain juga akan menemuinya secara tidak sengaja.
Genshin Impact v3.0 Nilou
Nilou
  • Nilou yang justru memilih belajar seni tarian alih-alih menjunjung tinggi ilmu pengetahuan seperti masyarakat lain,
Genshin Impact v3.0 Nahida
Nahida
  • Nahida sebagai gadis misterius yang akan ditemui pemain pada pertengahan cerita
Genshin Impact v3.0 Cyno
Cyno
  • Cyno sebagai jenderal Mahamatra yang tampaknya tinggal di padang pasir Sumeru

Keenam karakter terbaru Genshin Impact itu akan tampil di story quest baru di versi 3.0 dan seterusnya. Tighnari akan muncul terlebih dahulu sebagai karakter 5-star di versi 3.0 bersama Dori dan Collei (diharapkan Dori dan Collei akan menjadi karakter 4-star).

Baca juga: Genshin Impact Patch 2.8 Terlalu Besar dan Tips Agar Memori Aman

Bocoran Lain untuk Versi 3.0

Beberapa leaker juga mendapati terdapat bocoran lain yang diharapkan muncul di Genshin Impact versi 3.0. Contohnya, weapon banner pertama di versi 3.0 akan memperkenalkan 5-star sword Primordial Jade Cutter dan sebuah bow untuk Tighnari bernama Hunter’s Path.

https://twitter.com/lumie_lumie/status/1553982887971676161

Satu contoh lain muncul dari leaker Lumie yang mengungkap tanggal wish banner untuk karakter baru. Tighnari dan Collei diperkirakan akan muncul di banner pertama pada 24 Agustus 2022, dengan Dori diperkirakan menyusul di banner kedua pada 13 September 2022.

Lebih mengejutkannya lagi, Lumie juga memprediksi akan ada banner ketiga untuk versi 3.0. Namun, biasanya Genshin Impact merilis dua wish banner untuk karakter setiap update patch-nya.

Genshin Impact versi 3.0 diperkirakan rilis 24 Agustus 2022 mendatang menurut beberapa leaker. Sejauh ini, Hoyoverse belum mengumumkan tanggal resmi perilisannya. Sambil menunggu Genshin Impact v3.0, pemain dapat lakukan top up dengan mudah di Gamefinity.id sebagai persiapan untuk wish nanti.

Nikmati petualangan keren di Genshin Impact dengan top up ke dalam games kesayangan kalian. Proses yang mudah dan harga yang terjangkau akan memudahkan kalian para player Genshin Impact hanya di Gamefinity.id

SADES Hadirkan TWS Minim Delay yang Cocok Untuk Gaming, Sades Wings 200

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Perusahaan gaming gear kenamaan Indonesia Sades hari ini resmi meluncurkan produk True Wireless (TWS) Gaming terbaru mereka Sades Wings 200 yang mana versi terbaru dari produk sebelumnya Sades Wings 100.

Menambah percaya diri saat bermain game, Sades Wings 200 mengusung desain yang sangat stylish dengan blue light berlogo Sades yang minimalis dan elegan. Selain menambah kepercayaan diri, dengan desain yang stylish Sades Wings 200 memberikan pengalaman yang premium dengan adanya blue light berlogo Sades.

Katakan Tidak Pada Delay

Sades TWS

Saat bermain game, pasti kita tidak mau suara yang dihasilkan oleh earphone/headphone kita delay. Dengan latensi yang sangat rendah yaitu hanya 40 ms, pengalaman bermain game dengan Sades Wings 200 suara terasa pas dan nyaman sekali. Ditambah lagi, Sades Wings 200 sudah menggunakan teknologi Bluetooth V5.0 yang membuat pairing device mudah juga stabil.

Tinggal Sentuh

Sades Wings 200 memberikan kemudahan kepada penggunanya dengan menggunakan Tap Controls sebagai cara untuk mengoperasikan TWS Sades Wings 200. Pengguna dapat mengatur volume suara hingga mengangkat telfon secara ergonomis hanya dengan sentuhan. Hal ini tentu sangat memudahkan para gamers dalam menggunakan Sades Wings 200.

Main Game Tanpa Khawatir

Sades TWS With House

Dalam sekali pengisian daya, Sades Wings 200 dapat bertahan hingga 4 jam untuk dipakai main game! Dengan teknologi bluetooth V5.0 penggunaan daya Sades Wings 200 menjadi sangat efisien sehingga pengguna tidak perlu khawatir kehabisan baterai saat sedang bermain game. Dengan charging chase yang juga stylish daya dapat diisi melalui USB tipe C.

Audio yang Nyata Membuat Sempurna

Dengan microphone directional omnidriection atau suara ke segala arah, pengalaman bermain game pengguna Sades Wings 200 akan terasa sangat nyata. Tidak perlu khawatir lagi dikagetkan musuh yang datang tiba-tiba, langkah musuh akan terdengar jelas menggunakan Sades Wings 200 membuat pengalaman bermain game menjadi lebih sempurna. Omnidirection pada Sades Wings 200 juga membuat pengalaman mendengarkan musik menjadi asik.

Informasi Harga Sades Wings 200

Sades Wings 200

Sades Wings 200 dijual secara resmi dengan harga Rp585.000. Namun, kamu bisa mendapatkannya dengan harga promo spesial launching menjadi Rp450.000 hanya di Sades Official Store melalui Tokopedia dan Shopee.

MPL S10 Dipastikan Tidak Ada Global Ban

GAMEFINITY.ID, Jakarta – MPL S10 atau kepanjangan dari Mobile Professional League 10 akan dimulai pada tanggal 12 Agustus dan selesai pada 23 Oktober 2022 mendatang. Pertandingan juga akan dilaksanakan secara offline. Namun belum dapat dipastikan lokasi event bergengsi tersebut akan dilaksanakan kedepannya menunggu keputusan akhir dari MPL Indonesia itu sendiri. Moonton menegaskan bahwa di Season 10 ini tidak akan ada sistem Global Ban, lho kok bisa?

Jadwal pertandingan MPL S10
MPL Season 10 akan dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus s.d 23 Oktober 2022

Terbatasnya Waktu Selama Pelatihan Tim Menjadi Alasan Global Ban Tidak Diterapkan Pada MPL S10

Azwin Nugraha selaku Public Relation Manager dari Moonton Indonesia menjelaskan alasan global ban tidak akan diterapkan pada MPL S10 mendatang adalah keterbatasan waktu selama masa latihan yang hanya tinggal 12 hari sebelum acara tersebut dimulai “Karena durasinya itu tidak memungkinkan, karena ini akan berdampak besar kepada tim yang bertanding di  MPL ID. Jadi tim harus beradaptasi lebih dahulu. Soalnya kebijakan ini kan masih baru” ucap Azwin.

Baca juga: Pro Player Valorant Dituduh Jokikan Pacarnya Saat Turnamen

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Yosephine Anjani, Esports Relationship Manager dari Moontoon Indonesia perihal tidak adanya global ban tersebut dan ia menambahkan kalau global ban hanya berlaku pada MDL Season 6. “MDL itu kan Development League, di mana jadi wadah buat pemain baru. Yang main bukan tim MPL, mereka melatih mental disana, jadi bisa training pemain baru untuk para pemain yang direkrut. Jadi kenapa Global Ban di sana, karena belum pernah terjadi nih di sini (Mobile legends). Jadi diuji coba dulu kita apakah cocok kedepannya (MPL ID). “ Jelasnya

Inilah Peraturan Terbaru Yang Bakal Diterapkan Pada Season 10 Mendatang, Akan Ada Pause?

Ada yang menarik nih di Season kesepuluh mendatang, masih ingat kasus pause yang waktu itu sempat terjadi di season 9 kemarin? Mengenai ini, Moonton akan menambah jumlah Referee atau wasit di atas Venue yang awalnya dua menjadi empat, di mana per-timnya akan dipantau masing–masing dua orang dengan tugas satu orang memegang HP sambil menonton pertandingan in game, dan satunya bertugas memantau pemain, PING, dan perangkat pertandingan.” Ujar Yosephine.

Selain itu, dilansir dari Revival TV selama pertandingan berlangsung, pemain dilarang melakukan komunikasi apapun terhadap sesama tim.  Jadi hanya wasit atau Referee saja yang boleh berbicara dengan pemain. Jika durasi tersebut diperpanjang, maka pihak MPL berhak mengizinkan komunikasi apapun diantara anggota pertandingan. Dan jika lebih dari 10 menit maka boleh kembali lagi berkomunikasi antartim.

Ada kemungkinan Global Ban bakal diterapkan pada MPL Season 11, jika ujicoba pada MDL 6 dianggap sukses.

Jadi sudah tahu kan mengapa MPL S10 masih belum berani melakukan global ban? Ikuti terus berita kami di Gamefinity.id

Call of Duty Dituduh Melakukan Plagiarisme

GAMEFINITY.ID, PATI – Plagiarisme memang bukan suatu tindakan yang baik. Selain mencuri ide dan karya orang lain, plagiarisme juga dapat membuat pemilik karya original merasa terpukul. Melihat karya yang dibuat dengan sungguh – sungguh diambil begitu saja oleh orang lain. Baru-baru ini Activision dilaporkan telah melakukan plagiarisme salah satu skin yang ada di Call of Duty: Vanguard.

Update Terbaru Call of Duty: Vanguard

Update terbaru Call of Duty: Vanguard mendatangkan Terminator T-800 Arnold Schwarzenegger dan T-1000 Robert Patrick. Selain itu di Seasons 4 ini mereka juga menghadirkan skin anjing Samoyed yang lucu nan menggemaskan untuk operator Kim Tae Young.

Call of Duty
Update Season 4 Call of Duty: Vanguard

Tuduhan Plagiarisme

Namun tak disangka skin anjing samoyed yang imut tersebut dilaporkan merupakan hasil dari plagiarisasi dari karya seorang artist independen dua tahun lalu. Menyusul tuduhan tersebut, Raven Software selaku developer Call of Duty: Warzone telah menghapus gambar yang merujuk pada skin Loyal Samoyed di situs web mereka. Kalian bisa lihat versi lama dari website Raven Software yang menyertakan skin Samoyed, dan telah diganti seperti ini.

Concept Artist Sail Lin mengunggah karya seni karakter, “Samoye Medical,” ke situs web ArtStation pada Desember 2019. Pada hari Jumat, artis tersebut melalui Twitter, mengatakan bahwa Activision dan Raven Software telah menjiplak karya tersebut tanpa menghubunginya.

“Walaupun saya juga pemain COD, saya sangat kecewa melihat karya saya dijiplak oleh perusahaan besar seperti Activision dengan cara seperti ini,” tulis artist tersebut. “Saya telah menghubungi Activision untuk penjelasan dan/atau kompensasi, dan mudah-mudahan situasinya segera diselesaikan. Sebagai seniman independen, saya hanya bisa melakukan seperti ini, dan saya harus berbicara hal ini untuk menghentikan agar tidak terjadi lagi di masa depan.”

Sail Lin menjelaskan kesamaan yang jelas antara karya seni Samoye Medical dan model skin Loyal Samoyed melalui tweet-nya. Masih belum jelas bagaimana Raven Software dan Activision menanggapi tuduhan tersebut.

Tuduhan plagiarisme di industri game bukanlah hal yang baru lagi. Ambil contoh yang belum lama ini yaitu tuduhan riot games kepada mobile legends yang sampai saat ini masih dalam proses pengadilan.

Bagaimana menurut kalian? Apakah skin Samoyed Loyal benar merupakan hasil plagiarisme?

Bug di The Sims 4 Picu Sim Ingin Lakukan Incest!

GAMEFINITY.ID, Bandung The Sims 4 telah hadirkan free update pada 26 Juli lalu, dua hari sebelum perilisan expansion pack High School Years. Update tersebut dapat dikatakan sebagai satu lagi major update semenjak The Sims 4 memperkenalkan berbagai fitur baru.

Salah satu fitur barunya adalah wants and fears yang menggantikan sistem whim (wants and fears sebelumnya digunakan di The Sims 2 dengan sistem berbeda). Hadirnya body hair (bulu badan), sexual orientation (yang sayangnya tidak bisa dimatikan), curved wall, dan UI phone baru ikut menemani dalam major update tersebut.

Sayangnya, free update tersebut ikut menghadirkan bug yang menganggu kenyamanan dalam pengalaman gameplay.

Sungguh! Bug di The Sims 4 Picu Sim Ingin Lakukan Incest

Pemain tidak salah membaca judulnya. Benar, salah satu bug yang muncul di free update The Sims 4 ternyata picu sim ingin lakukan hubungan dengan anggota keluarga sendiri, atau lebih tepatnya incest. Hal ini tentunya memicu ketidaknyamanan pemain dalam menikmati The Sims 4 seperti biasa.

The Sims 4 incest want
Contoh screenshot yang menampilkan sim ingin melakukan hubungan incest

Berbagai pemain The Sims 4 mengeluhkan hal ini di berbagai media sosial, terutama Reddit. Contohnya, salah satu dari pemain menunjukkan sim laki-laki buatannya ingin mengencani sim saudari kembarnya. Lebih parahnya lagi, ada sim perempuan elder yang ingin memulai hubungan romantis dengan putranya sendiri!

Menurut beberapa pemain The Sims 4, bug incest ini dipicu oleh munculnya sistem wants and fears. Parahnya, melakukan hubungan incest menjadi salah satu wants yang ingin dilakukan sim.

Baca juga: The Sims 4 Ungkap Expansion Pack Bertema Masa SMA

Sim Alami Rapid Aging!

Bukan hanya bug yang picu keinginan sim untuk lakukan hubungan incest, pemain juga mengeluhkan sim mereka mengalami rapid aging dalam beberapa menit. Berarti sim dapat tumbuh menjadi lebih tua dan cepat mengalami death. Toddlers menjadi teens terlalu cepat, adult menjadi elder tidak seperti seharusnya, dan elder langsung mati sebelum waktunya.

Bug ini hanya terjadi saat pemain telah menge-set long lifespan pada options. Tentu saja ini satu lagi keluhan menganggu bagi pemain The Sims 4 yang telah bersusah payah menikmati sim-nya tumbuh secara perlahan.

Ini Tanggapan Tim Pengembang!

The Sims 4 bug fixes in work
Dikonfirmasi melalui home screen The Sims 4, bug fixes sedang dalam pengerjaan

Tim pengembang telah memperhatikan keluhan tentang bug incest dan rapid aging dan tengah menyelidikinya. Mereka juga memastikan mereka sedang mengerjakan untuk membasmi kedua bug tersebut di bug fix yang sama. Hal ini menjadi konfirmasi bahwa incest bukan menjadi fitur resmi The Sims 4.

Khusus mengatasi rapid aging, untuk sementara, akun Twitter resmi The Sims 4 merekomendasikan agar pemain menge-set lifespan menjadi normal di options.

Ini menjadi satu lagi kabar buruk bagi pemain The Sims 4. Akhir-akhir ini, baik itu update atau DLC di The Sims 4 muncul dengan berbagai bug bertebaran. Contohnya, game pack The Sims 4: My Wedding Stories muncul dengan banyak bug saat perilisannya. Semoga EA dan Maxis dapat mengatasi bug ini secepatnya.

Kabar update terbaru tentang The Sims hadir di Gamefinity. Dukung terus game kesayangan kalian dengan cara top up dan voucher game kesayangan kalian dengan proses mudah dan harga yang murah hanya di Gamefinity.id.