Category Archives: Gaming News

Seorang Insinyur Memainkan Dungeons and Dragons Bersama AI

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Seorang Insinyur Perangkat Lunak asal Finlandia,  berhasil memainkan permainan tabletop Dungeons and Dragons, bersama dengan sebuah program AI. Selama permainan, program AI itu tercatat  telah memberikan respon yang cukup mengesankan. Mulai dari respon dalam pembuatan karakter, hingga beberapa interaksi lain dalam permainan.

Janne Mikola, merupakan seorang Insinyur Perangkat Lunak berusia 37 tahun asal Finlandia. Kepada Wargamer, Ia membagikan pengalamannya dalam memainkan permainan tabletop Dungeons and Dragons (DnD) dadakan, bersama dengan perangkat lunak GPT-3 OpenAI. Sebuah model bahasa (Chatbot) dari OpenAI, yang dapat memberikan respons cukup realistis terhadap percakapan.

Pada awalnya, Mikola memulai percakapan bersama AI tersebut dengan menanyakan monster DnD mana yang paling ditakutinya, yang kemudian dijawab dengan Beholder.

Human: Monster mana yang paling kamu takuti dalam Dungeons & Dragons?

AI: Makhluk yang paling saya takuti dalam Dungeons & Dragons adalah Beholder. Beholder adalah bola mata besar yang mengambang dengan banyak tangkai mata, yang masing-masing dapat menembakkan sinar magis yang kuat.  Mereka sangat berbahaya dan telah dikenal untuk menghancurkan seluruh party petualang.

Insinyur bermain Game dungeons and dragons
Beholder | Dungeons And Dragons

Mikola juga meminta AI untuk membandingkan D&D dengan Pathfinder, serta bertanya mengapa pengaturan DnD seperti The Forgotten Realms begitu populer.

Human: Menurutmu mengapa begitu banyak orang menyukai Forgotten Realms?

AI: Ada beberapa alasan mengapa saya pikir begitu banyak orang menyukai Forgotten Realms. Salah satunya adalah pengaturan (permainan) yang sangat kaya dan detail, dengan banyak sejarah dan pengetahuan untuk dijelajahi.  Rasanya seperti tempat yang nyata, dan ada begitu banyak hal menarik untuk dijelajahi.

Alasan lainnya adalah karena karakter-karakter dalam Forgotten Realms sangat disukai dan dapat dihubungkan.  Mereka merasa seperti orang yang nyata, dengan kekurangan dan kebiasaan mereka sendiri, dan mudah untuk melekat pada mereka.

Akhirnya, saya pikir banyak orang hanya menikmati rasa pelarian yang diberikan oleh Forgotten Realms.  Ini adalah kesempatan untuk melangkah ke dunia lain dan melupakan masalah Anda untuk sementara waktu.

Baca juga: Para Raksasa Teknologi Dirikan Forum Pengembangan Metaverse

Insinyur Gamepay Dungeons and Drgons
Forgotten Realms | Penelitian Percakapan Kreatif Oleh Sang Insinyur

Penelitian Percakapan Kreatif Oleh Sang Insinyur

Saat ini, permainan TTRPG seperti Dungeons and Dragons bukanlah hal yang paling mudah ditiru dengan machine learning. Pertama, itu akan membutuhkan perangkat lunak khusus, agar AI dapat meniru tingkah laku manusia dengan sangat detail. Kemudian, AI tersebut harus meniru manusia yang berpura-pura menjadi orang lain (Role Playing). Keduanya lalu dikombinasikan dengan improvisasi dan keterampilan mendongeng yang akan sangat dibutuhkan untuk menghadirkan petualangan fantasi selama permainan.

Namun hal itu bukanlah halangan bagi Mikola. Menurutnya, program AI memiliki potensi besar untuk dikembangkan di masa depan.

“Bagi saya, AI adalah salah satu bidang yang paling menarik dalam ilmu komputer saat ini,” ucapnya kepada Wargamer.

“Dan memiliki potensi besar untuk membentuk masa depan umat manusia dalam beberapa cara, seperti membantu manusia untuk lebih memahami dan berinteraksi.  dengan lingkungannya, atau membantu menciptakan sistem yang lebih efisien dan efektif”.

Selain memberikan pendapatnya, Mikola juga mengatakan bahwa dia sedang mencari kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah. Dalam percakapan yang dilakukannya selama permainan, ia bahkan meminta AI tersebut untuk memilih antara dua mantra 5e populer, yaitu Fireball dan Magic Missile. AI ternyata lebih memilih Magic Missile, karena ingin menghindari Friendly Fire diantara sesama anggota party.

Human: Baiklah, Jika kamu harus memilih antara Fireball yang merusak anggota party-mu dan Magic Missile yang tidak, mana yang akan kamu pilih?

AI: Diberi pilihan, saya akan memilih Magic Missile, karena itu tidak akan merusak anggota partai saya.

Human: Ya, tapi Fireball memberikan lebih banyak damage!

AI: Saya tahu bahwa Fireball menghasilkan lebih banyak kerusakan, tetapi saya tetap akan memilih Magic Missile karena saya lebih suka (untuk) tidak merusak anggota party saya.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Kalian dapat top up dan membeli voucher games kesayangan kalian di gamefinity.id

Razer Ornata V3 Keyboard Low-Profile Ergonomis Teknologi Mecha-Membrane

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Razer, brand lifestyle terkemuka untuk para gamer hari ini mengumumkan Ornata V3, yaitu keyboard gaming low-profile entry level terbaru dengan Switch Mecha-membrane Razer. Dengan bentuk yang lebih kecil dan baru serta desain keycap yang lebih tipis, Ornata V3 mencapai standar yang diperlukan oleh para gamers pada sebuah keyboard gaming berukuran full size dengan tambahan fitur dan harga yang terjangkau.

Desain yang lebih modern dan solid, Ornata V3 hadir dengan Switch Mecha-membrane Razer, kombinasi terbaik dari kedua teknologi switch mechanical dan membran. Switch ini menghadirkan sebuah sentuhan yang lembut untuk kenyamanan bermain game, serta tactile yang renyah untuk klik yang memuaskan.

Untuk ketahanan yang maksimal, keycaps ABS pada Ornata V3 sudah dilapisi UV untuk meningkatkan ketahanan dari kepudaran dan goresan. Keyboard gaming ini dikelilingi dengan RGB Razer Chroma dengan 10 zona cahaya, pencahayaan yang dikhususkan untuk tombol media dan sebuah sandaran pergelangan tangan yang nyaman serta magnetik untuk bermain dalam jangka panjang yang biasanya tidak tersedia pada kisaran harga ini.

Baca juga: Mengenal Karakter Caustic Apex Legends, Guide Gameplay

Hari ini Ornata V3 X juga diumumkan, menawarkan ukuran full size yang kecil dengan bentuk low-profile dengan ABS keycaps yang dilapisi UV dan sebuah desain tahan tumpahan. Ornata V3 X memiliki switch membran silent, RGB Razer Chroma dengan satu zona cahaya, dan sebuah sandaran pergelangan tangan yang dapat dilepas untuk kenyamanan bermain game.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat disini.

HARGA & KETERSEDIAAN

Razer Ornata V3 dan V3 X merupakan keyboard low-profile ergonomis yang sempurna dengan sebuah sandaran pergelangan untuk para pemain.

Razer Ornata V3– $69.99 USD

Ornata V3 sudah tersedia sekarang secara daring pada Razer.com, RazerStore dan distributor resmi.

Razer Ornata V3X– $39.99 USD

Ornata V3X sudah tersedia sekarang pada RazerStore dan distributor resmi.

Silahkan unduh aset disini.

TENTANG RAZER

Razer™ adalah brand lifestyle terkemuka dunia untuk para gamer. Logo ular berkepala tiga dari Razer adalah salah satu logo paling terkenal dalam dunia gaming secara global dan komunitas esports. Dengan basis penggemar yang tersebar di seluruh benua, perusahaan ini telah mendesain dan membangun ekosistem hardware, software, dan layanan yang berfokus pada basis pemain terbesar di dunia.

Produk-produk Razer yang mendapatkan penghargaan termasuk periferal gaming dengan performa yang tinggi dan juga laptop gaming seri Blade

Platform perangkat lunak Razer memiliki lebih dari 175 juta pengguna, termasuk Razer Synapse (sebuah platform Internet of Things), Razer Chroma RGB (sebuah sistem teknologi lampu RGB milik Razer), dan Razer Cortex (program peluncur dan pengoptimal permainan).

Dari sisi layanan, Razer Gold adalah salah satu layanan virtual credit terbesar di dunia untuk para gamers, dan Razer Fintech, salah satu jaringan pembayaran digital offline ke online terbesar di Asia Tenggara.

Didirikan pada 2005, Razer memiliki kantor pusat di Irvine (California) dan kantor pusat regional di Hamburg, Shanghai dan Singapura, Razer memiliki 18 kantor di berbagai belahan dunia dan dikenal sebagai merek terkemuka untuk para pemain game di Amerika Serikat, Eropa, dan Cina. Razer terdaftar di Bursa Efek Hong Kong (Kode Saham: 1337).

Point Blank Rising Star 2022 Season II, Daftar Segera!

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Kamis (23/6), Berakhirnya tournament Point Blank Star League Season 1 2022 dengan team COMEBACK NEVERLAND R13 yang berhasil menjadi juara dan meraih Rp. 100.000.000. Kini Point Blank Rising Star Season 2 2022 akan dimulai dan sudah memulai registrasi pesertanya.

Pertandingan Point Blank Rising Star Season 2 2022 akan berlangsung pada 23 – 14 Agustus 2022. Pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 17 Juni – 17 Juli, setiap tim yang terpilih menjadi peserta dan bertanding di babak penyisihan Grup PBRS Season 2 2022 ini akan mendapatkan REINFORCED HEADGEAR PLUS.

Baca juga: Mengenal Karakter Caustic Apex Legends, Guide Gameplay

Selain itu, 4 tim pemenang dari babak kualifikasi Turnamen Point Blank Rising Star ini akan mendapatkan Skull Gold Beret 365 Days dan langsung melaju ke POINT BLANK STAR LEAGUE Season 2 2022 dan berkesempatan memperebutkan total hadiah Rp. 200.000.000 ditambah kesempatan untuk melaju ke Grand Final PBNC 2022.

Segera bentuk tim kamu Bersama teman – teman lainnya dan tunjukkan kehebatan kalian.

Detail event dan pendaftaran bisa kalian lihat pada link berikut: https://bit.ly/REGPBRSS2

Tentang Point Blank

Point Blank merupakan game online FPS yang dikembangkan oleh Zepetto serta dipublikasikan oleh PT. Zepetto Interactive Indonesia.

Tentang Zepetto

Didirikan pada tahun 2003, Zepetto Co. adalah perusahaan game yang berdedikasi untuk menciptakan game untuk di berbagai platform termasuk pc, konsol, dan seluler. Nama Zepetto berasal dari Geppetto, lelaki tua dari cerita klasik Petualangan Pinokio, Zepetto bertujuan untuk mewujudkan semangat dan membawa kehidupan baru ke dalam game dan juga pasar game. Visi Zepetto adalah memperkaya pengalaman game yang selaras dengan pemain di seluruh dunia.

Mengenal Karakter Caustic Apex Legends, Guide Gameplay

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Caustic adalah Legends di Apex Games. Kali ini Gamefinity akan membahas tentang Caustic pada Apex Legends dan Apex Legends Mobile. Latar belakang Caustic serta guide skill-nya menjadi pembahasan untuk menguasai Legends ini. Sehingga penting untuk player untuk mengetahui tentang Caustic.

Pada pembahasan kita tentang Pathfinder terkait dengan kematian ilmuwan Alexander Nox, memiliki hubungan dengan Caustic. Caustic sebenarnya adalah Dr. Alexander Nox yang terlibat dalam pembunuhan terhadap Dr. Humbert dan pembakaran Humbert Labs. Penyebab dari itu semua adalah obsesi Caustic terhadap ujicoba percobaan langsungnya yang mematikan terhadap manusia.

Baca juga: Mengenal Karakter Gibraltar Apex Legends, Guide Gameplay

Dr. Humbert yang mengetahui itu mulai mengalami masalah dan akhirnya dibunuh oleh Alexander Nox. Upayanya untuk menghilangkan barang bukti asalah dengan membakar Humbert Labs dan Caustic sengaja memotong 2 jarinya untuk menjadikannya alasan mati terbakar. Caustic atau Alexander Nox yang kabur dengan Grappling Gun disaksikan oleh sebuah robot yang bekerja membersihkan jendela dan menjadi saksi atas pembunuhan dan kaburnya Dr. Nox.

Seolah-olah menjadi orang yang baru Dr. Nox akhirnya bangkit dari kematian palsunya dengan nama barunya yaitu Caustic. Dari sanalah Caustic akhirnya bergabung dengan Apex Games, sekaligus untuk melakukan uji coba racunnya pada permainan itu. Perubahan baru terjadi pada Caustic ketika mengetahui dirinya terkena kanker stadium akhir. Dirinya tidak lagi membunuh banyak orang dalam Apex games. Caustic cukup membuat mereka menyesal dan membuat orang itu menghormati legenda lainnya.

Caustic skill

Mengenal Skill Caustic di Apex Legends Mobile

Seperti yang diketahui Caustic bergabung di Apex Games untuk menguji langsung racun yang dibuatnya, Skill caustic akan berhubungan dengan subyek penelitiannya yaitu sebuah racun. Caustic sebagai role tanker adalah legends dengan kemampuan menyerang yang sangat baik. Pertahanan Caustic adalah bentuk serangan yaitu asap beracun.

Baca juga: Mengenal Karakter Pathfinder Apex Legends, Guide Gameplay

  • Passive Abilities – Nox Vision

Caustic Nox Vision

Nox Vision adalah pasif yang dimiliki oleh Caustic. Caustic dapat melihat dalam asap racun yang dibuatnya sendiri. Selain itu, jangan takut untuk masuk karena racun ini tidak memiliki efek terhadap Caustic. Sehingga sangat menguntungkan untuk Caustic bermain dalam ruang-ruang sempit dan hanya memiliki satu pintu masuk dan keluar.

  • Tactical Abilities – Nox Gas Trap

Caustic Nox Gas Trap

Kemampuan taktis Caustic adalah menempatkan perangkap berupa tabung gas. Sekali memasangkan perangkap, Caustic dapat menaruh sekitar 6 tabung gas yang akan bereaksi terhadap lawan yang mendekat. Setiap lawan yang mendekat akan mengalami kerusakan langsung dan menghiraukan baterai shield yang dimiliki. Jebakan gas Caustic yang digunakan membuat gameplay tim berubah menjadi permainan strategi memanfaatkan ruang-ruang sempit.

  • Ultimate Abilities – Nox Gas Grenade

Caustic Nox Gas grenade

Nox Gas Grenade atau Granat Gas Nox adalah sebuah bom ciptaan Caustic yang dapat meledak, jika terbentur apapun sekitarnya. Efeknya hampir mirip dengan kemampuan taktisnya, berbedanya jika kemampuan taktis Causti butuh sebuah pemicu, maka granat gas ini tidak. Sama seperti Nox Gas Trap miliknya sendiri, Caustics akan kebal terhadap racun itu ataupun racun dari Caustic lainnya yang menjadi musuh.

Baca juga: Mengenal Karakter Wraith Apex Legends, Guide Gameplay

Keuntungan lainnya menggunakana Caustic pertahanan yang cukup tinggi. Sama seperti dengan Gibraltar yang memiliki sistem perk diperkuat dan mengurangi serangan dari musuh sebanyak 15%.

Kombinasi In Game untuk Caustic

Setelah mengetahui kemampuan dari Caustic, maka penting untuk memilih tim yang ideal. Sebagai Legends dengan role tank, fungsinya adalah untuk melindungi dan menjadi inisiator dalam pertempuran. Akan tetapi, berbeda dengan role tank biasanya. Caustic memiliki keistimewaan pertahanannya adalah sekaligus bentuk serangan. Oleh sebab itu, penting untuk untuk mendapatkan kombinasi yang tepat untuk pertempuran.

  • Wraith dan Bangalore, Kombinasi Wraith dan Bangalore untuk Caustic adalah pertempuran yang ideal. Wraith bisa menjadi rusher, sedangkan bangalore dapat menjadi inisiator dan Caustic sebagai tanker sekaligus support. Pancing musuh dalam sebuah pertempuran di ruang sempit, Caustic telah memasang perangkap dan pastikan ultimate-nya telah siap. sementara itu Wraith akan menyediakan jalan keluar dengan Dimentional Rift miliknya. Sebelum meninggalkan pertarungan jangan lupa gunakan kemampuan taktis Bangalore, Smoke launcher. Pertarungan akan benar-benar chaos, tim harus benar-benar berkomunikasi. perlu diingat bahwa racun milik Caustic berpengaruh pada teman satu tim.
  • Gibraltar dan Bloodhound, Kombinasi keduanya memang membuat tim tidak memiliki rusher. Tetapi dalam pertempuran tim yang membutuhkan strategi kedua Legends ini akan dapat membantu dengan sangat baik. Ketika caustic memanfaatkan jebakan gas racunnya dan ultimate-nya. Gibraltar bisa menggunakan ultimate-nya dan melempar ke belakang bagian musuh. Sementara itu Bloodhound akan menggunakan ultimate-nya dan memanfaatkan keadaan untuk membunuh semua lawan yang ada di sekitar. Meskipun beresiko akan racun milik Caustic, Bloodhound yang dalam ultimate-nya dapat menaikan movement speed akan membunuh dengan cepat.

Sebenarnya Caustic adalah Legends yang cocok untuk pertarungan yang memang lebih memilih strategi. Gameplay adalah yang terpenting dan membuat keadaan seperti tertekan untuk dibalikkan adalah sesuatu yang memungkinkan, ketika tim memiliki Caustic. Selanjutnya adalah memilih tim yang ideal dan kombinasi skill yang dimilikinya. Oleh sebab itu, jika menggunakan Caustic penting untuk sebuah tim memikirkan cara bertarung dan gameplay in game yang akan dimainkan dalam pertempuran tim.

Bocoran Gameplay Call of Duty: Warzone Mobile Tersebar

GAMEFINITY.ID, PATI – Sudah jadi hal yang lazim di era sekarang apabila game PC maupun konsol akan mendapatkan versi mobile-nya. Bahkan tidak main-main, tak sedikit game-game yang dibawa ke mobile sama persis dengan versi PC dan konsol. Hal ini sangat memungkinkan mengingat teknologi perangkat mobile yang semakin maju. Salah satu game PC yang akan segera mendapatkan versi mobile dalam waktu dekat ini adalah Call of Duty: Warzone Mobile.

Call of Duty: Warzone Mobile nampaknya akan segera dirilis dalam waktu dekat. Sebelumnya Call of Duty: Warzone Mobile telah membuka tahap alpha testing pada bulan Mei kemarin. Tak disangka bocoran gameplay Call of Duty: Warzone Mobile tiba – tiba saja bocor ke internet. Dalam bocoran tersebut memperlihatkan cukup banyak hal – hal yang dibawa oleh Call of Duty: Warzone Mobile dari versi PC maupun konsol.

Bocoran Gameplay Call of Duty: Warzone Mobile

Video bocoran gameplay Call of Duty: Warzone Mobile pertama kali mencuat melalui akun twitter @playWZmobile. Dalam video singkat tersebut menampilkan map Verdansk sebagai map awal dalam game-nya nanti.

https://twitter.com/PlayWZMobile/status/1537440901387018241?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1537440901387018241%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es1_&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.kincir.com%2Fgame%2Fmobile-game%2Fgameplay-cod-warzone-mobile-bocor-di-internet-Inkz0fSvNKi7S

Bisa dilihat bahwa Call of Duty: Warzone Mobile akan tidak jauh berbeda dengan versi originalnya yang lebih dulu rilis di PC dan juga konsol. Pada versi mobile-nya nanti juga akan menghadirkan gulag, yaitu tempat para player yang sudah mati akan bertarung. Dimana yang menang akan mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan permainan kembali.

https://youtu.be/LLEZ7rkjhNk

Saat ini sudah ada banyak video gameplay Call of Duty: Warzone Mobile yang bermunculan di Internet terutama Youtube dan Twitter yang dengan cepat terkena teguran hak cipta. Yang mungkin saja video yang ditautkan di atas pada saat berita ini ditulis akan segera terkena teguran juga. Maka dari itu silahkan tonton dengan seksama dan nikmati selagi bisa.

Baca Juga : Update CoD: Warzone Perkenalkan Sistem Fast Travel Baru

Call of Duty: Warzone Mobile pertama kali diumumkan pada bulan Maret kemarin. Dimana pada saat itu Activision sedang mencari beberapa staff untuk mengerjakan projek game mobile berdasarkan game Call of Duty: Warzone. Call of Duty: Warzone Mobile sudah dikonfirmasi akan rilis di tahun 2022 ini, meski belum tahu kapan tanggal dan bulan pastinya. Kita tunggu saja pengumuman resminya.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan Call of Duty Warzone versi mobile ini?

Selalu update berita terbaru seputar game dan juga teknologi di GAMEFINITY. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Para Raksasa Teknologi Dirikan Forum Pengembangan Metaverse

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Sejumlah raksasa teknologi dilaporkan telah bersatu untuk mengembangkan program metaverse terbuka. Dan tidak hanya itu, para perusahaan besar tersebut juga akan “menjelajahi interoperabilitas yang mungkin akan menghambat penyebaran dari Metaverse”.

Metaverse Standards Forum merupakan sebuah forum perusahaan teknologi, yang dibentuk dengan tujuan untuk mengembangkan standar interoperabilitas baru dari program “Metaverse Terbuka”. Forum ini terdiri dari beberapa perusahaan raksasa di bidang teknologi seperti Meta, Microsoft, Huawei, NVIDIA, Qualcomm, Sony Interactive Entertainment, Epic Games, Unity, hingga Adobe.

Dikutip dari laman web The Register, forum baru ini telah mengatakan bahwa mereka akan “menjelajahi di mana kurangnya interoperabilitas (yang mungkin akan) menghambat penerapan Metaverse, dan bagaimana pekerjaan dari Standards Developing Organizations (SDOs) akan mendefinisikan dan mengembangkan standar yang dibutuhkan, (agar) dapat (segera) dikoordinasikan dan dipercepat”.

Metaverse Standards Forum akan berfokus pada penelitian pragmatis, proyek berbasis tindakan, keputusan forum, mengutip hal-hal seperti penerapan prototipe, hackathon, plugfests, dan perkakas open-source lain “untuk mempercepat pengujian dan adopsi standar metaverse, selagi mengembangkan terminologi yang konsisten dan pedoman (dari) penyebaran (Metaverse)”.

Dalam obrolan tentang masalah metaverse umum pada bulan lalu, Nina Xiang selaku penulis dari buku Parallel Metaverses, mengatakan kepada The Register bahwa para raksasa teknologi yang ada akan memiliki peran besar dalam mengembangkan metaverse.

Misalnya, perusahaan dengan pangsa pasar besar dalam perangkat keras XR (Extended Reality), akan menerjemahkan pegangan itu untuk mengarahkan pengguna ke ekosistem Metaverse. Xiang juga mengutip “secara pasti” bahwa Meta, Bytedance, serta Apple sebagai pemimpin dalam hal perangkat keras XR.

Dan meski terdiri dari beberapa perusahaan raksasa teknologi, Apple, Bytedance, dan Google, dilaporkan telah absen dari daftar anggota pendiri Metaverse Standards Forum.

Baca juga: Kapok! Para Cheater Dilucuti Senjatanya Pada Update Baru Call Of Duty

Ciptakan Metaverse Bersama
Absennya Apple Dan Google Dalam Metaverse Standards Forum

Absennya Apple Dan Google Dalam Metaverse Standards Forum

Apple, yang diperkirakan akan merilis headset AR pada tahun 2023, dilaporkan tidak berpartisipasi dalam forum tersebut. Begitu juga dengan Alphabet, selaku induk perusahaan Google, yang juga absen dari jajaran anggota pendiri Metaverse Standards Forum.

Diluar dari kabar headset AR yang rumornya masih dalam tahap pengembangan, CEO Apple Tim Cook, mengatakan bahwa peran Apple di pasar metaverse adalah sebuah “pertanyaan besar”. Hal ini ia sampaikan dalam panggilan pendapatan perusahaan selama kuartal pertama tahun 2022, pada bulan Januari kemarin.

“Kami selalu mengeksplorasi teknologi baru dan yang sedang berkembang… Saat ini, kami memiliki lebih dari 14.000 aplikasi kit AR di App Store, yang memberikan pengalaman AR yang luar biasa bagi jutaan orang saat ini,” ucap Cook saat ditanya tentang rencana Metaverse Apple.

“Kami melihat banyak potensi di bidang ini dan berinvestasi sesuai dengan itu.” Tambahnya.

Sementara Alphabet yang telah dikaitkan dengan headset AR baru mereka sendiri, disebut-sebut akan menerapkan fitur Augmented Reality baru ke berbagai produk Google. Mulai dari ponsel Pixel, hingga perangkat-perangkat lunak lainnya.

Kedua perusahaan raksasa itu sebelumnya telah bergabung dengan beberapa kelompok industri terbuka, termasuk Matter dan FIDO. Akan tetapi tidak ada dari keduanya yang mempromosikan frasa “Metaverse”.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di gamefinity.id