Category Archives: Gaming News

PUBG Mobile Umumkan Kolaborasi dengan The Boys

GAMEFINITY.ID, Bandung PUBG Mobile tampaknya tidak pernah ingin berhenti berkolaborasi dengan berbagai franchise media. Sebelumnya, PUBG Mobile berkolaborasi dengan franchise anime Evangelion yang dimulai 14 Mei 2022. Kali ini, giliran serial televisi original Amazon The Boys yang mendapat kolaborasi dengan PUBG Mobile.

The Boys sendiri merupakan serial televisi bergenre superhero yang diadaptasi dari seri komik berjudul sama. Serial yang diproduksi oleh Sony Pictures Television itu menjadi salah satu serial terpopuler di Amazon Prime Video. Season ketiga akan mulai tayang 3 Juni ini. Bertepatan dengan itu, event kolaborasi PUBG Mobile dan The Boys juga akan mulai pada tanggal yang sama.

Berbagai Item Kolaborasi The Boys yang Tersedia di PUBG Mobile

PUBG Mobile x The Boys

Seperti kebanyakan dari kolaborasi sebelumnya, PUBG Mobile akan menghadirkan berbagai item cosmetic yang terinspirasi dari serial The Boys. Di antaranya adalah skin kostum superhero Homelander, Starlight, dan Soldier Boy. Skin senjata, backpack, dan parasut Supes juga akan tersedia sebagai limited edition.

Event “Supe Spree” Akan Dimulai 8 Juni

Event utama dari kolaborasi ini bertajuk “Supe Spree”. Dalam event ini, pemain akan bekerja sama dengan Billy Butcher untuk membentuk sebuah squad investigasi. Squad tersebut nantinya akan menyelidiki pembunuhan yang tidak bisa dijelaskan.

Baca juga: Krafton Mengutus Detektif Swasta Ke Rumah Dataminer PUBG

Pemain juga akan berkerja sama dengan karakter dari The Boys dan juga teman dalam game untuk menyelesaikan setiap task. Task yang dimaksud meliputi mengumpulkan bukti, meng-unlock cerita, dan akhirnya mengekspos perbuatan keji superhero yang menjadi pelakunya. Setelah menyelesaikan event ini, pemain berhak mendapat skin Billy Butcher.

Event Supe Spree” akan bisa diakses mulai 8 Juni mendatang.

Event kolaborasi PUBG Mobile dan The Boys akan berakhir 3 Juli mendatang.

Keputusan untuk memulai event kolaborasi ini bersama dengan penayangan perdana The Boys Season 3 tampaknya akan menguntungkan kedua belah pihak. Season ketiganya akan memperkenalkan tokoh Soldier Boy yang diperankan Jensen Ackles (Supernatural). Sepertinya akan menjadi menarik menyaksikan event kolaborasi ini ikut mendapat hype setimpal.

Pantau terus kabar terbaru dari PUBG Mobile, termasuk event kolaborasi yang akan datang, di Gamefinity.

Pelatih T1 Sebut Posisi Peta Sebagai Penyebab Kekalahan

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Pelatih tim T1, Choi “Polt” Seong-hun, menganggap bahwa kekalahan timnya dalam babak final League of Legends MSI 2022, disebabkan oleh posisi peta yang tidak menguntungkan. Hal ini ia sampaikan dalam sebuah press conference, yang diadakan seusai laga final dari turnamen tersebut.

Turnamen major League of Legends tahun ini, Mid-Season Invitational 2022, telah berakhir. Tahun ini, perwakilan LPL China, tim Royal Never Give Up meraih gelar juara, setelah berhasil mengalahkan tim tuan rumah T1 dengan skor 3-2.

Dalam sebuah press conference yang diadakan setelah babak final berakhir, pelatih tim T1, Choi “Polt” Seong-hun, mengungkapkan bahwa penempatan sisi map yang tidak menguntungkan adalah penyebab utama dari kekalahan timnya dalam babak final.

“Tim yang bisa memilih sisi semua memilih sisi biru dan menang. Saya percaya bahwa sisi biru menguntungkan. Kami mencoba mempersiapkan sebanyak yang kami bisa dari sisi merah (peta), tapi kami tidak mampu memenangkan pertandingan.” Ucap Polt dalam sebuah wawancara.

“Polt: Saya tidak bisa memberikan angka pada kinerja para pemain dan pelatih hari ini. Yang bisa saya katakan adalah bahwa semua orang (telah) melakukannya dengan sangat baik. (Satu-satunya) Alasan kami kalah adalah seperti yang baru saja saya katakan – karena kami tidak bisa bermain di sisi biru tiga kali.”  Tambahnya.

Baca juga: Krafton Mengutus Detektif Swasta Ke Rumah Dataminer PUBG

Posisi peta dianggap tidak seimbang
Posisi Peta Yang (Dianggap) Tidak Seimbang Dalam Ajang MSI 2022

Posisi Peta Yang (Dianggap) Tidak Seimbang

Dikutip dari laman web UnrankedSmurfs, kedua sisi peta dalam game League of Legends memang sudah dianggap tidak seimbang. Bahkan dalam data statistik pertandingan di website tersebut, menunjukkan bahwa sisi tim biru memiliki rasio kemenangan yang lebih tinggi, dibandingkan dengan sisi tim merah.

“Dalam permainan League of Legends mana pun, pihak biru memiliki peluang lebih tinggi untuk menang setelah mencapai tujuan apa pun daripada pihak merah.” Tulis website tersebut.

“Ini adalah pernyataan yang berani tetapi didukung oleh statistik. Faktanya, terakhir kali tim merah memiliki tingkat kemenangan yang lebih tinggi daripada tim biru adalah Juni 2016.”

Serupa dengan website tersebut, data statistik untuk turnamen MSI kemarin juga menunjukkan hasil yang sama. Dimana sisi tim biru tercatat memiliki rasio kemenangan lebih tinggi, dengan presentase kemenangan sebesar 53%.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/

Kolaborasi Tekken 7 x Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown

GAMEFINITY, Bandung – Siapa sangka kalau dua game fighting seperti Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown dan Tekken 7 dapat berkolaborasi? Kolaborasi antara dua game fighting terjadi pada The King of Fighter ALLSTAR dan Street Fighter V awal tahun ini. Kini, giliran Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown yang berkolaborasi dengan Tekken 7.

Kolaborasi ini bukan kali pertama bagi Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown. Sebelumnya, game fighting itu berkolaborasi dengan seri Yakuza, game yang juga dibesut oleh Sega.

DLC Tekken 7 Collaboration Pack sudah tersedia untuk Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown mulai hari ini!

Bentuk Kolaborasi Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown x Tekken 7 Berupa Skin Character

Virtua Fighter 5 x Tekken 7

DLC Tekken 7 Collaboration Pack meliputi skin atau kostum untuk karakter Virtua Fighter. Pemain dapat menyulap berbagai karakter Virtua Fighter seakan menjadi karakter Tekken 7. Dalam trailer di atas, beberapa perubahan karakter dengan menggunakan skin dipertunjukkan, seperti Akira sebagai Kazuya, Pai sebagai Lily, Sarah sebagai Nina, Aoi sebagai Asuka, dan Jean sebagai Jin.

BGM, UI, dan Title Dari Tekken 7 Juga Hadir!

Tidak hanya skin, DLC kolaborasi tersebut juga menghadirkan background music dari Tekken 7. Terdapat 20 lagu dari Tekken 7 yang dapat diperdengarkan selama bermain. Tidak hanya itu, terdapat pula battle user interface dan dua Tekken 7 collaboration title. Dengan skin, BGM, dan UI battle, pemain setidaknya dapat mendekati pengalaman bermain Tekken 7 di Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown.

Baca juga: Sega Berencana Membuat Beberapa Super Game, Kemungkinan Melibatkan NFT?

Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown sendiri merupakan versi remaster dari Virtua Fighter 5. Game fighting besutan Sega itu pertama kali dirilis pada 1 Juni 2021 di PlayStation 4. Virtua Fighter 5 sendiri dirilis pada 2006 di platform arcade sebelum mendapat versi PlayStation 3 dan Xbox 360. Virtua Fighter 5 menjadi terakhir kali pemain mendengar entri terbaru dari Virtua Fighter.

Bagi pemain yang tertarik, DLC Tekken 7 untuk Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown sudah tersedia di PlayStation Store dengan harga Rp 139000.

Untuk berita terbaru dari game fighting seperti seri Virtua Fighter dan Tekken, pantau terus di Gamefinity.

Dukungan Playstation 4 Akan Segera Dimatikan

GAMEFINITY.ID, PATI – Konsol merupakan salah satu pilihan gamer dalam memainkan game mereka. Kemudahan plug and play yang ditawarkan konsol menjadi salah satu alasan memilih konsol. Dari sekian banyak konsol yang telah dibuat, Playstation menjadi konsol paling populer di seluruh dunia. Beberapa tahun lalu Sony Playstation telah merilis konsol terbaru mereka yaitu Playstation 5. Perilisan tersebut pun disambut meriah oleh para fans, terbukti dengan antusiasme pembelian Playstation 5 yang begitu besar. Dibalik itu, Sony sepertinya akan segera menghentikan dukungan mereka untuk Playstation 4.

Ambisi Sony Pada Tahun 2025

Kabar ini disampaikan oleh Sony pada business briefing yang baru saja mereka lakukan. Dalam segment itu Sony berkeinginan untuk merilisi 50% game mereka untuk Playstation 5, 30% untuk PC, dan sisanya dialokasikan untuk pasar mobile pada tahun 2025 nanti. Sony juga berharap keuntungan yang didapatkan dari game PC meningkat dari yang sebelumnya 80 juta USD menjadi 300 USD di tahun 2022. Ini bukanlah hal mustahil mengingat Unchareted yang akan segera dirilis, ditambah dengan Returnal yang kabarnya akan masuk steam.

Playstation
Ambisi Sony untuk meraih keuntungan lebih di pasar PC

Mengejutkan lagi Sony bermaksud untuk membawa game-game mereka ke ranah mobile. Tentu saja dengan beberapa penyesuaian agar dapat berjalan dengan baik di mobile. Mereka juga akan merilis game live service untuk modal mereka dalam memproduksi game – game mobile lainnya. Meski begitu Sony tidak akan fokus begitu saja ke game live service mereka. Game – game single player masih menjadi andalan mereka baik untuk mobile sekalipun.

Baca Juga : PlayStation State of Play Juni Ini Hadirkan Game Third-Party

Kematian Playstation 4

Sayangnya dari segala kabar baik tadi, terdapat kabar buruk bagi konsol yang belum lama ini digantikan sebagai konsol current-gen. Pada tahun 2025 Sony resmi akan menghentikan dukungan untuk konsol Playstation 4. Strategi ini dimaksudkan agar Sony dapat lebih fokus dalam merilis game – game mereka di Playstation 5. Teknologi pada Playstation 4 juga dirasa sudah tidak cukup kuat dalam menjalankan game – game milik Sony kedepannya.

Playstation
Tahun 2025 menjadi tahun resmi matinya Playstation 4

Bagaimana menurut kalian? Apa langkah yang diambil Sony untuk tahun 2025 sudah tepat?

Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Krafton Mengutus Detektif Swasta Ke Rumah Dataminer PUBG

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Salah seorang Dataminer atau Leaker game PUBG: Battlegrounds, mengklaim bahwa ia telah didatangi oleh seorang Detektif Swasta utusan Krafton. Dan tidak hanya itu, Detektif tersebut juga menyerahkan sepucuk surat yang berisikan perintah untuk menghapus semua postingan leak yang telah diunggah oleh sang Dataminer.

Dalam dunia game online, tersebarnya leak atau bocoran update terbaru oleh para Dataminer, merupakan hal yang sudah biasa terjadi. Dan meski aksi pembocoran data ini sering dianggap sebagai sumber informasi bagi kebanyakan pemain, masih ada beberapa pihak yang kontra terhadap aktifitas tersebut. Salah satunya adalah pihak pengembang dari game itu sendiri.

Dikutip dari laman web TheGamer, seorang Dataminer game PUBG: Battlegrounds dengan akun Twitter PlayerIGN, mengakui bahwa Krafton telah mengutus seorang Private Investigator atau Detektif Swasta untuk datang ke kediamannya. Dan tidak hanya itu, Krafton juga menitipkan sepucuk surat yang berisi perintah agar PlayerIGN menghapus semua leak yang telah ia unggah, menulis semua pendapatan yang ia dapat dari unggahan tersebut, hingga membeberkan sumber informasi dari semua leaks yang telah ia bocorkan.

“Seorang detektif swasta baru saja berada di luar rumah saya memberikan saya surat tentang: KRAFTON meminta saya menghapus semua postingan leaks di media sosial saya, memberikan perhitungan lengkap tentang berapa banyak pendapatan yang saya hasilkan, dan memberikan semua DM tentang bagaimana saya mendapatkan info tersebut,” tulis PlayerIGN di TwitLonger.

Baca juga: Kapten Tim CS:GO NAVI Dicopot Karena Unggahan Istrinya

Kraftong having me take down
Penyelidikan Oleh Krafton Atas PlayerIGN

Penyelidikan Oleh Krafton

Dalam unggahan TwitLonger, PlayerIGN mengungkapkan bahwa semua data yang sebarkan bukanlah hasil dari aksi peretasan, melainkan beberapa update yang ia dapatkan dari sebuah situs web.

“Untuk konteks, inilah pemikiran saya saat ini:
Leaks yang saya dapatkan bukanlah saya yang secara aktif mencari orang/sistem mereka untuk mendapatkan informasi, tetapi kebanyakan sebaliknya.
Datamine yang saya dapatkan dari skin mereka, berasal dari situs web yang diperbarui lebih awal tepat sebelum Test Server naik.  Ini htmlnya.  Saya [klik kanan > simpan] gambarnya.” Tambahnya.

Dalam unggahan itu, ia juga tampak ketakutan, dan masih belum tahu hal apa saja yang bisa dilakukannya paska insiden tersebut.

“• Saya tidak benar-benar tahu apa yang harus saya lakukan sekarang.  Saya hanya ingin mendapatkan bantuan sebelum saya bergerak.”

Hingga artikel ini ditulis, masih belum ada informasi lebih lanjut mengenai penyelidikan, serta sanksi apa saja yang Krafton siapkan untuk Sang Dataminer.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/

VCT Stage 2 – Challengers Indonesia, Hadirnya Juara Baru

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Minggu (29/5), Turnamen VALORANT Champions Tour (VCT) kembali hadir di tahun 2022 ini. Ada yang berbeda di tahun 2022 ini, dimana setiap rangkaian stage dari lingkup nasional, regional dan dunia masing-masing diselenggarakan sebanyak dua kali. Saat ini, VCT Stage 2 – Challengers Indonesia telah berhasil mendapatkan 3 pemenang utama, yang nantinya akan menjadi perwakilan Indonesia untuk bertanding dalam laga selanjutnya, VCT Stage 2 – APAC Playoffs. Sebanyak 20 tim dari seluruh wilayah Asia Pasifik akan berlaga untuk perebutan 2 slot perwakilan Asia Pasifik ke lingkup selanjutnya, VCT Stage  2 – Masters yang akan diselenggarakan secara offline dan dihadiri oleh para penonton di Copenhagen, Denmark.

Turnamen VCT Stage 2 – Challengers Indonesia memiliki beberapa fase kualifikasi dalam perjalanannya yang sudah dimulai dari semenjak bulan April 2022 kemarin. Dimulai dari babak Open Qualifier, dimana total 70 tim bertanding demi mendapatkan 4 slot untuk bertanding di babak Group Stage. Dalam babak Group Stage, 4 tim invited BOOM ESPORTS, PERSIJA ESPORTS, ONIC G dan juga ALTER EGO sudah menunggu untuk beradu skill dan strategi dengan tim-tim dari babak Open Qualifier, HIKE DIGITAL, ARF TEAM, DEWA UNITED ESPORTS dan BIGETRON ARCTIC. Mengusung sistem pertandingan Round Robin di fase Group Stage, para tim akan saling bertemu satu sama lain dengan ketujuh tim lainnya dalam perebutan poin dimana tim-tim memperebutkan 6 tempat untuk fase selanjutnya, Knockout. Sayangnya, langkah tim ARF TEAM dan DEWA UNITED ESPORTS harus terhenti di fase Group Stage dikarenakan keduanya berada dalam 2 posisi terendah dari total perolehan poin.

Baca juga : Seminggu Rilis, Apex Legends Mobile Untung 4,7 Juta Dolar

VCT Alter ego

Babak Main Event Knockout merupakan babak akhir dari perjalanan panjang para tim, Sama seperti Stage sebelumnya, Main Event Knockout menggunakan sistem turnamen Double Elimination, guna memberikan kesempatan bagi para tim untuk mengerahkan semua strategi dan juga kemampuan mereka demi 3 slot perwakilan Indonesia di VCT Stage 2 – APAC Playoffs. Akan ada ONIC G, ALTER EGO dan juga BOOM ESPORTS yang akan menjadi perwakilan tim VALORANT Indonesia untuk berlaga di panggung Asia Pasifik.

Adu strategi dan skill ditunjukkan oleh semua tim-tim yang bermain di babak Main Event Knockout. Begitu banyak kejutan dan juga kekecewaan yang tidak terduga, dimana banyak tim-tim yang sebelumnya digadang-gadang menjadi juara, tidak dapat melanjutkan perjalanan di babak Grand Final. ONIC G dan ALTER EGO akan bertarung sekali lagi, setelah sebelumnya pernah bertemu di babak Group Stage dan upper bracket babak Main Event Knockouts. Tim XXX menang blablablabla.

Baca juga : Update CoD: Warzone Perkenalkan Sistem Fast Travel Baru

VCT Challengers Indoneisa

Tidak hanya lahirnya juara baru, VCT Stage 2 – Challengers Indonesia juga memberikan warna baru buat para penggemar VALORANT di Indonesia, antara lain dengan menghadirkan media day secara offline bagi ke-8 tim yang akan bermain di Group Stage, juga memberikan konten-konten yang dapat dinikmati oleh para penonton sebelum dimulainya pertandingan, membuat pertandingan semakin seru dan menarik untuk ditonton. VCT Stage 2 – Challengers Indonesia juga menghadirkan talent lineup yang terbaru, menghadirkan dan memberikan kesempatan bagi talent-talent baru yang ingin mengembangkan bakat mereka di skena esports VALORANT. Selanjutnya, VCT Stage 2 – Challengers Indonesia juga menghadirkan panggung virtual yang tentunya memanjakan mata para penggemar VALORANT di tanah air. Tidak hanya itu, untuk pertama kalinya, VCT Stage 2 – Challengers Indonesia akan menghadirkan malam penghargaan bagi ketiga tim perwakilan Indonesia di VCT Stage 2 – APAC Playoffs yang akan diselenggarakan di tanggal 1 Juni 2022. Acara ini merupakan bentuk apresiasi setinggi-tingginya bagi semua pihak yang sudah turut andil dalam penyelenggaraan turnamen VALORANT di Indonesia, baik itu host, caster dan analis, streamers dan juga influencers, komunitas dan juga media partner VCT Indonesia.

Dengan berakhirnya babak VCT Stage 2 – Challengers Indonesia, ketiga tim ini akan menjadi perwakilan Indonesia untuk APAC Playoffs yang akan diselenggarakan di bulan Juni mendatang. Dukung tim Indonesia untuk dapat menjadi perwakilan Asia Pasifik dan dapat bermain di laga internasional LAN dengan penonton pertama kalinya di VCT Masters 2 – Copenhagen.