Category Archives: Gaming News

Game Baru yang Diumumkan di NetEase Connect 2022

GAMEFINITY.ID, Bandung – NetEase Games, salah satu pengembang game terbesar di dunia, baru-baru ini mengadakan acara NetEase Connect 2022. Acara yang berlangsung pada 20 Mei lalu itu mengungkap berbagai judul game baru yang dibesut oleh NetEase Games. Berikut merupakan rangkuman judul game baru yang diungkap di NetEase Connect 2022.

Harry Potter: Magic Awakened

NetEase Harry Potter: Magic Awakened

Harry Potter: Magic Awakened merupakan game immersive collectible card game RPG berlatarkan di dunia Harry Potter. Pemain akan menjadi penyihir yang baru saja diterima di Hogwarts. Di sana, mereka akan bertemu karakter dari Harry Potter, belajar mantra, dan berduel melawan pemain lainnya. Harry Potter: Magic Awakened akan hadir secara global di PC dan mobile tahun ini.

Dead by Daylight Mobile

NetEase Dead by Daylight Mobile

Ternyata NetEase Games juga membesut Dead by Daylight Mobile setelah sukses dengan Identity V. Versi mobile dari Dead by Daylight itu telah resmi dirilis di Asia Tenggara dan Jepang. Pihak NetEase akan mengadakan beta test untuk negara Barat kelak dan akan terus bekerja sama dengan Behaviour Interactive dalam menghadirkan konten.

Baca juga: Dead by Daylight Hadirkan Crossover Attack on Titan

Once Be Human

NetEase Once Be Human

Pertama kali diperkenalkan di NetEase Connect 2022, Once Be Human dideskripsikan sebagai survival game aneh baru. Game ini berseting 40 tahun setelah runtuhnya peradaban manusia. Dalam dunia game ini, sebuah pintu perak misterius terbuka dan membawa Stardust yang mencemari dunia dan memicu munculnya gerombolan monster. Sekelompok manusia berkekuatan spesial yang dijuluki Beyonders menjadi harapan terakhir untuk menyelamatkan peradaban. Game ini menuntut pemain untuk mengumpulkan sumber daya dan bertarung melawan berbagai bahaya yang ada.

Once Be Human masih dalam pengembangan dan belum memiliki tanggal rilis resminya.

Naraka: Bladepoint

NetEase Naraka: Bladepoint

Naraka: Bladepoint merupakan game PvP battle royale mythical action. NetEase telah menunjukkan cuplikan gameplay versi mobile-nya dalam NetEase Connect 2022. Tidak hanya itu, hero baru, Takeda Nobutada, juga terungkap. Versi PC-nya sebelumnya telah sukses terjual sebanyak 6 juta unit dalam tiga bulan pertama perilisannya. NetEase hanya mengumumkan perilisan versi mobile Naraka: Bladepoint sangat dekat.

Tank Company

NetEase Tank Company

Pertama kali dirilis di China, Tank Company diumumkan akan rilis secara global. Game 15v15 itu mengharuskan pemain mengendarai tank untuk membunuh lawan sambil menggunakan strategi dan kombinasi tank yang ada. Game yang dibandingkan dengan World of Tanks itu belum memiliki tanggal rilis secara global.

Mission Zero

NetEase Mission Zero

Mission Zero merupakan game stealth kompetitif 2v4. Pemain akan berperan sebagai invader atau chaser. Empat orang invader bertugas untuk menyamar, berbaur dengan situasi, dan bekerja sama untuk mendapat sebuah informasi rahasia. Keempat invader ini harus segera menyelesaikan misi sebelum dua chaser menangkap mereka. Mission Zero akan tersedia di PC dan mobile.

ZOZ: Final Hour

NetEase ZOZ: Final Hour

ZOZ: Final Hour merupakan game third person shooter dengan sebuah twist. Pemain dan 14 rekannya memasuki kota San Yager yang sudah penuh dengan zombie untuk mengumpulkan blood crystals. Twist-nya adalah salah satu dari rekan satu tim pemain dapat berkhianat kapan saja, alhasil, bukan hanya zombie yang menjadi ancaman utama. Jika pemain mati selama match berlangsung, mereka dapat kembali sebagai zombie lengkap dengan skill baru dan respawn tanpa batas.

Berbagai Update Terbaru untuk Game NetEase Lainnya

NetEase juga mengumumkan berbagai update untuk judul game lamanya. Mulai dari LifeAfter dan Vikingard yang akan mendapat expansion baru. Infinite Lagrange akan mendapat update Legacy Concept. Lord of the Rings: Rise to War akan menghadirkan berbagai event baru. Terakhir, Identity V yang akan berkolaborasi dengan steampunk artist Mitsuji Kamata.

Dengan berbagai judul game baru dan update untuk game yang sudah rilis dari NetEase, pemain tentunya bersemangat untuk menantikannya. Game NetEase manakah yang membuat pemain tertarik? Untuk lebih lengkapnya, kunjungi situs resmi NetEase Connect 2022.

Game Baru Prince of Tennis Akan Hadir di Switch

GAMEFINITY.ID, Bandung – Tidak bisa terbantahkan bahwa The Prince of Tennis merupakan salah satu serial manga populer dari majalah Weekly Shonen Jump. Kesuksesan serial manganya menjadikannya sebuah franchise yang sukses, termasuk serial anime-nya. Meski ditargetkan untuk shonen (laki-laki muda), The Prince of Tennis juga populer di kalangan perempuan muda. Saat ini, sekuelnya, The New Prince of Tennis, masih diserialisasi di majalah Jump Square sejak Maret 2009.

Kepopuleran The Prince of Tennis bukan hanya menghasilkan adaptasi sebuah adaptasi serial anime yang tayang pada 2001 hingga 2005, tetapi juga berbagai game. Salah satu di antaranya adalah The Prince of Tennis II: Go to the Top besutan FuRyu untuk Nintendo 3DS. Game tersebut bergenre otome visual novel yang berfokus pada interaksi karakter dan pembentukan tim.

Satu lagi contoh game The Prince of Tennis merupakan The Prince of Tennis II: RisingBeat. Game tersebut merupakan rhythm game yang pertama kali dirilis November 2017 di Jepang. Versi berbahasa Inggrisnya diluncurkan pada Juni 2021 dan telah dimatikan sejak 23 Mei 2022.

Sebelum The Prince of Tennis II: Go to the Top, kebanyakan game The Prince of Tennis dibesut oleh Konami.

Satu lagi serial anime baru, The Prince of Tennis II: U-17 World Cup dijadwalkan tayang Juli 2022. Serial anime ini akan menjadi serial dari franchise The Prince of Tennis pertama dalam satu dekade.

Baca juga: Selain Season 3 Fire Force Dapatkan Game Mobile

Game Baru The Prince of Tennis Akan Dibesut oleh Bushiroad

Dalam situs resmi serial anime terbarunya itu, telah diumumkan juga bahwa Bushiroad akan membuat game terbaru The Prince of Tennis untuk Nintendo Switch. Judul game tersebut adalah The Prince of Tennis II: Let’s Go! Daily Life from RisingBeat.

The Prince of Tennis

Game tersebut dideskripsikan sebagai “documentary adventure game” yang akan menampilkan sebuah cerita baru. Dari trailer-nya saja dapat dipastikan genre game ini merupakan visual novel. Setiap karakter pada game ini pastinya akan disulihsuarakan oleh pengisi suara di serial anime-nya.

The Prince of Tennis II: Let’s Go! Daily Life from RisingBeat dijadwalkan rilis musim gugur ini di Jepang untuk Nintendo Switch. Belum diketahui apakah game ini akan juga rilis secara global.

Speedrunner Zelda: BOTW pecahkan Rekor Baru

GAMEFINITY.ID, YOGYAKARTA – Seorang speedrunner membuat rekor speedrun baru di game The Legend of Zelda: Breath of the Wild. Speedrunner dengan nama user Player 5 ini menggugah video speedrunnya di youtube pada Minggu, 15 Mei kemarin. Dia berhasil menamatkan Zelda: BOTW dengan rekor waktu hanya 24 menit 15 detik saja.

Hal tersebut memungkinkan untuk dilakukan dengan memanfaatkan bug dari game Zelda: BOTW. Nintendo sendiri selaku pengembang sekaligus publisher dari game ini memang sengaja membiarkan bug-bug tersebut untuk menambah keseruan dalam komunitas speedrunner.

Karena beberapa bug tersebut memang sering dimanfaatkan oleh para speedrunner Zelda: BOTW untuk mempersingkat waktu permainan. Para speedrunner biasanya menggunakan bug populer seperti shield clipping untuk membuat karakter bergerak dengan lebih cepat dan mempersingkat waktu.

Rekor Speedrun Zelda: BOTW dari Player 5

Player 5 ini berhasil menungguli rekor sebelumnya dengan selisih 34 detik. Melalui situs speedrun.com, rekor tertinggi speedrun dari Zelda: BOTW untuk kategori any% saat ini dipegang oleh player 5 dengan waktu 24m 15s. Any% sendiri adalah kategori speedrun dimana tujuan satu-satunya dari speedrun jenis ini adalah menamatkan gamenya.

Side quest dan hal-hal lainnya yang tidak berkaitan langsung dengan menamatkan game tidak dihitung dalam speedrun jenis ini. Di Zelda: BOTW sendiri, any% speedrun dihitung dari awal game sampai mengalahkan boss terakhir, “Dark Beast Ganon”. Cutscene dan end credit setelah itu tidak akan masuk hitungan waktu dalam speedrun.

Zelda: BOTW
Detik-detik Akhir Speedrun Player 5

Baca Juga: Streamer Twitch Tamatkan Elden Ring Tanpa Terkena Hit

Taktik yang digunakan Player 5 untuk mencapai rekor ini adalah dengan memanfaatkan paraglider di Zelda: BOTW dan mengganti bahasa. Menurut Player 5, memainkan Zelda: BOTW dengan bahasa Prancis akan mempersingkat dialog disepanjang game, dengan total waktu 4 detik lebih cepat daripada bahasa Inggris.

Player 5 sendiri saat ini sudah berhasil memegang 11 rekor berbeda untuk kategori speedrun di game Zelda: BOTW. Rekor kategori All Main Quest, Damageless run, bahkan speedrun lucu-lucuan “Become Monke% speedrun” sudah berhasil dipecahkan oleh Player 5.

Speedrunning suatu game memang sudah menjadi hal yang populer beberapa tahun ini. Hal tersebut ditujukan untuk memberikan kompetisi bagi para player dan penggemar dari game-game tersebut. Speedrun adalah suatu cara untuk memberikan rasa kompetitif pada game-game singleplayer, sekaligus menghidupkan komunitas dari para penggemar game tersebut.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id

Timnas PUBG Mobile Indonesia Raih Emas di SEA Games

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Tampil gemilang, TIMNAS Esports Indonesia nomor PUBG Mobile, tepatnya Tim Indonesia 2 yang terdiri dari SVAFVEL, Ryzen, GenFos, Luxxy, Jayden, dan S1nyo, berhasil menyabet Medali Emas setelah secara dramatis mengungguli Tim Vietnam dan Tim Malaysia.

Indonesia sempat membuka asa meraih dua medali sekaligus dari nomor ini setelah Tim Indonesia 1 sempat berada di posisi 3 besar bersama Tim Indonesia 2 dan Tim Vietnam. Namun, Tim Malaysia pada match terakhir berhasil tampil gemilang dan menggeser posisi Tim Indonesia 1 ke posisi keempat.

Timnas 2 PUBG Mobile Esport

Dengan keberhasilan TIMNAS Esports menyabet emas pada nomor PUBG Mobile beregu ini, maka Indonesia secara total menyumbangkan 2 Emas dari Free Fire dan PUBG Mobile Beregu, 3 Perak dari Free Fire, PUBG Mobile individu, dan Mobile Legends: Bang Bang, serta 1 Perunggu dari Cross Fire.

Baca juga : Cabang Olahraga Cross Fire Raih Medali Perunggu di SEA Games

“Seluruh pemain yang tampil hari ini sangat pantas untuk mendapatkan apresiasi yang setinggi-tingginya. Perjuangan mereka, baik Tim Indonesia 1 maupun Indonesia 2 pada nomor PUBG Mobile beregu untuk meraih prestasi terbaik sangat mengharukan dan membanggakan. Tentunya, ini tak lepas dari dukungan serta doa dari seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Manager TIMNAS Esports Indonesia, Tjahjono Prasetyanto.

Raihan Emas Timnas PUBG Mobile Indonesia

Tjahjono mengungkapkan, secara keseluruhan, TIMNAS Esports Indonesia yang berlaga di SEA Games Hanoi 2021 ini telah mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dari keseluruhan nomor pertandingan yang diikuti, Indonesia berhasil mendulang medali dari hampir semua nomor kecuali FIFA Online 4 yang harus tersisih di penyisihan grup. Pencapaian yang diraih Indonesia pada SEA Games Hanoi 2021 juga lebih baik dari pencapaian pada SEA Games sebelumnya.

Baca juga : Grand Final SEA Games: Timnas ML Indonesia Raih Medali Perak

“SEA Games Hanoi 2021 memberikan pengalaman berharga untuk pengembangan dan pembinaan esports di masa-masa selanjutnya. Kekuatan di negara-negara Asia Tenggara sudah sangat merata. Setiap negara memiliki tim-tim yang kuat dan tangguh. Kita harus senantiasa menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya jika ingin menjadi yang terbaik, baik dari teknik atau skill, maupun dari sisi nonteknis,” ujar Tjahjono.

Game Dalam Negeri Rendezvous Akan Rilis Pada Akhir Mei Ini

GAMEFINITY.ID – YOGYAKARTA – Rendezvous: Shadows of the Past adalah game besutan developer dalam negeri bernama Pendopo studio. Ini adalah game pertama yang dibuat oleh studio indie ini. Game ini mempunyai genre action-adventure dengan gaya pixel art bertema cyberpunk. Rendezvous sendiri mempunyai latar di kota Surabaya di tahun 2064 dan juga Bay City, yang disebut dengan Neo-Surabaya.

Pendopo studio sendiri melalui fanspage Facebooknya selalu memberikan update terbaru tentang game ini. Pada Jumat, 20 Mei kemarin, Pendopo Studio mengumumkan bahwa game Rendezvous: Shadows of the Past akan dirilis untuk PC melalui Steam pada 26 Mei mendatang.

Plot Dari Rendezvous: Shadows of the Past

Rendezvous
Rendezvous Shadows of the Past gameplay

Rendezvous akan bercerita tentang seorang mantan agen kriminal bernama Setyo yang menjadi teknisi keamanan di Bay City. Lalu, seorang teman lama dari Setyo datang memberi tahunya pada suatu malam di sebuah bar. Dia mengatakan bahwa saudara perempuan dari Setyo telah bekerja dengan kelompok Cyberruner berbahaya di Neo-Surabaya. Petualangan Setyo untuk menebus dosa masa lalunya dan menyelamatkan saudarinya dimulai.

Game ini mempunyai latar di versi masa depan dari salah satu kota di Indonesia, yaitu Surabaya. Kita akan diberikan lingkungan yang khas dengan Indonesia seperti pedagang pecel lele, preman, dll. Namun, dengan latar yang jauh lebih maju daripada saat ini. Game ini akan memperlihatkan keadaan Surabaya dengan kemajuan teknologi yang cukup pesat. Serta memberikan gambaran tentang lingkungan yang mencoba untuk tetap bertahan ditengah kemajuan teknologi yang radikal.

Rendezzvous
Rendezvous Shadows of the Past gameplay

Baca Juga: Review Coffee Talk: Menjadi Barista Cafe di Dunia Fantasy

Visual 2.5D dengan gaya pixel art dari game ini juga terlihat sangat memanjakan mata. Apalagi lingkungan yang dibuat di game ini mempunyai ciri khas unsur lokal yang membuat kita familiar. Namun, dengan suasana cyberpunk yang memberikan keunikan tersendiri.

Developer Indie dari Indonesia sepertinya memang semakin inovatif dengan game-game unik besutan mereka. Banyak game-game lokal yang semakin diminati oleh gamer dari dalam negeri maupun luar. Hal tersebut tentunya memberikan kebanggaan terhadap kita para gamer Indonesia melihat perkembangan yang signifikan ini.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id

TikTok Uji Coba Fitur Game di Vietnam

GAMEFINITY.ID, Bandung – TikTok tampaknya masih ingin memaksimalkan perhatian kalangan muda. Sukses dengan fitur video short-form-nya, mereka ingin merambah untuk menambahkan fitur gaming. Keputusan ini jika diambil akan mengikuti Netflix yang juga menambah fitur gaming pada layanan streaming-nya.

Vietnam Sebagai Lokasi Pertama Uji Coba Fitur Game

TikTok

Dilansir dari Reuters, TikTok sedang menjalankan uji coba fitur game di Vietnam. Menurut empat sumber anonim pada Reuters, keputusan ini merupakan rencana platform video short-form itu untuk merambah ke dalam bisnis game.

Pasalnya, mereka ingin mempertahankan posisinya sebagai salah satu aplikasi terpopuler di dunia, dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif setiap bulannya. Memanfaatkan layanan game diharapkan meningkatkan iklan dan juga jumlah waktu pengguna dalam menggunakan aplikasi.

Keputusan TikTok untuk menjadikan Vietnam sebagai negara pertama uji coba fitur game dapat menjanjikan bagi perusahaan. Vietnam dilaporkan memiliki 70 persen populasi berusia di bawah 35 tahun. Kelompok usia tersebut merupakan kelompok yang cakap teknologi.

TikTok dilaporkan ingin merambah uji coba fitur game-nya di Asia Tenggara pada pertengahan tahun ini.

Baca juga: Netflix Dikabarkan Akan Menawarkan 50 Game Sebelum Akhir 2022

Game Apa yang Ada di TikTok?

TikTok dikabarkan menampilkan minigame berbentuk HTML5 ke dalam aplikasinya. Minigame tersebut dimasukkan ke dalam aplikasi melalui kerja sama dengan pihak pengembang third party, contohnya Zynga.

TikTok juga dikabarkan telah bekerja sama dengan Feeding America untuk menghadirkan sebuah game Garden of Good. Garden of Good sendiri telah dibandingkan dengan Farm Ville.

Fitur game tersebut nantinya memungkinkan pemain untuk melakukan live stream bermain bersama penontonnya.

Hal ini bukan pertama kalinya Bytedance, perusahaan induk TikTok, ingin merambah ke bisnis game. Sebelumnya, ByteDance telah mengakuisisi Moonton Technology seharga 4 miliar US dolar. Moonton Technology sendiri merupakan pengembang Mobile Legends.

Jika TikTok memutuskan untuk resmi menambah fitur game di aplikasinya, apakah mereka akan berhasil menarik lebih banyak penggunanya? Apakah mereka dapat mengalahkan Netflix yang sebelumnya telah merambah menambah fitur game di aplikasinya. Tampaknya persaingan TikTok dan Netflix akan semakin menarik ke depannya.