Category Archives: Gaming News

Princess Connect! Re:Dive Kolaborasi dengan Re:Zero!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Tiga heroine utama Re:Zero -Starting Life in Another World- telah masuk ke Landosol di dunia Princess Connect! Re:Dive. Event kolaborasi ini sudah dimulai pada 2 Mei. Dalam event ini, pemain dapat menikmati event story dan mendapat Emilia, Rem, dan Ram sebagai playable character.

Patut diingat, event kolaborasi ini untuk versi global-nya yang dibesut Crunchyroll Games. Sebelumnya, event kolaborasi ini hadir di versi Jepang besutan Cygames pada Mei 2019 dengan rerun pada November 2020.

Event Story Terbaru Princess Connect! Re:Dive Versi Global – “Re:Zero -Sharing Lunch in Another World-

Princess Connect! Re:Dive Re:Zero Event Story
Nikmati event story di mana Emilia, Rem, dan Ram berinteraksi dengan tiga heroine Princess Connect! Re:Dive

Event story merupakan mode khas Princess Connect Re:Dive saat mengadakan event bulanan. Dalam event story ini, pemain dapat menikmati cerita ketiga heroine Re:Zero bertemu dengan tiga heroine game ini, Pecorine, Karyl, dan Kokkoro. Setiap chapter dari cerita harus di-unlock dengan menyelesaikan beberapa stage. Terdapat 15 stage difficulty normal dan 5 stage difficulty hard dengan reward berbeda-beda.

Sesuai tradisi story event game ini, terdapat tiga difficulty dalam mengalahkan boss, yaitu Normal, Hard, dan Very Hard. Boss difficulty Very Hard hanya dapat dikalahkan sekali sehari dengan reward yang cukup besar. Terdapat pula difficulty Special setelah pertama kali mengalahkan Boss difficulty Very Hard dengan reward lebih banyak.

Untuk mengalahkan boss, pemain harus membayar menggunakan boss tickets yang mereka dapat setelah menyelesaikan stage dan juga login bonus.

Princess Connect! Re:Dive Ram
Dapatkan karakter limited Ram setelah mengalahkan Boss difficulty Normal!

Setelah mengalahkan boss dengan difficulty Normal, pemain mendapat karakter Ram sebagai playable character. Patut diingat, karakter hanya bisa didapat selama event berlangsung dan tidak masuk dalam karakter permanent dalam Premium Gacha.

Event story ini hanya bisa diakses hingga 15 Mei mendatang.

Dapatkan Juga Karakter Limited Rem dan Emilia dalam Focus Gacha!

Rem hadir dalam Focus Gacha sebagai karakter limited!

Princess Connect! Re:Dive juga mengadakan dua event Focus Gacha. Pertama, player berkesempatan untuk mendapat karakter limited Rem dari Re:Zero pada tanggal 2 hingga 15 Mei. Karena karakter ini limited, Rem tidak akan masuk karakter permanent dalam Premium Gacha.

Princess Connect! Re:Dive Emilia
Emilia juga hadir sebagai karakter limited di Focus Gacha selanjutnya!

Selanjutnya, karakter limited Emilia akan hadir pada event Focus Gacha selanjutnya mulai 19 Mei hingga 1 Juni. Ditambah, Puck juga akan hadir sebagai kameo dalam salah satu skill-nya. Sama seperti Rem, Emilia juga tidak masuk karakter permanent dalam Premium Gacha.

Baca juga: Wah! Ada Event Kolaborasi Shadowverse dan Uma Musume: Pretty Derby

Untuk detail lebih lanjutnya, pemain bisa kunjungi laman resmi-nya di Crunchyroll. Nantikan juga kelanjutan main story Princess Connect Re:Dive bersama quest map baru, Area 25, pada 19 Mei mendatang.

Ingin tahu game apalagi yang berkolaborasi dengan franchise anime terkenal? Pantau terus Gamefinity.id. Selain itu kalian bisa top up langsung game kesayangan kalian di Gamefinity.id

Blizzard Umumkan Warcraft: Arclight Rumble untuk Mobile!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Blizzard akhirnya umumkan Warcraft: Arclight Rumble untuk platform iOS dan Android. Tentu saja, mungkin game ini akan sedikit berbeda dari seri Warcraft biasanya. Ditambah, visual dari game ini terinspirasi dari game tabletop yang menambah kesegaran pada seri Warcraft.

Warcraft: Arclight Rumble Berupa GameTower Offense

Warcraft: Arclight Rumble merupakan game strategi tower offense di mana pemain harus membentuk pasukan beranggotakan heroes dan villain dari World of Warcraft. Mereka nantinya akan saling berhadapan dalam tactical-based battle. Pemain diharapkan dapat mengumpulkan lebih dari 60 karakter World of Warcraft demi membentuk army sekuat mungkin. Game ini berlatarkan di dunia fantasi Azeroth, di mana Warcraft: Arclight Rumble telah menjadi sensasi di berbagai inn dan tavern berkat rekayasa pintar gnome.

Warcraft: Arclight Rumble
Warcraft: Arclight Rumble merupakan gametower offense

Terdapat tiga mode dalam game ini, single-player campaign, co-op play, dan PvP. Dalam single-player campaign, pemain dapat menyelesaikan lebih dari 70 mission. Setelah menyelesaikan berbagai mission, pemain dapat mengumpulkan karakter atau lebih tepatnya ‘minis’ untuk memperkuat army-nya.

Pemain juga dapat bekerja sama dengan teman untuk menyelesaikan misi dalam co-op play. Lalu mereka juga dapat menguji army-nya bertarung dalam mode PvP. Namun, pada awal peluncuran nanti, game ini hanya akan menyediakan mode single-player.

Sebuah battle nantinya akan menggunakan map vertikal di mana pemain memanggil karakter sebagai anggota army untuk melawan musuh secara otomatis. Pemain nantinya dalam mengontrol seluruh anggota army-nya menggunakan satu jari. Tidak perlu terlalu khawatir, karena tidak ada elemen micromanagement di Warcraft: Arclight Rumble.

Tidak seperti Diablo: Immortal, Blizzard telah berkata mereka tidak memiliki rencana untuk membuat versi PC dari Warcraft: Arclight Rumble.

Baca juga: Dalam Waktu Dekat, Diablo Immortal Akan Hadir untuk Mobile dan PC

Warcraft versi Mobile Sudah Lama Jadi Rumor

Sebelumnya, terdapat kabar bahwa Blizzard mempertimbangkan membuat mobile game Warcraft dari 2017. Akhirnya rumor itu terwujud saat mereka mengumumkan mereka memang akan merilis Warcraft: Arclight Rumble tahun ini.

Untuk informasi lebih lanjut dari Warcraft: Arclight Rumble, pemain dapat kunjungi laman resminya. Pemain juga dapat melihat trailer-nya di bawah ini.

Semoga Warcraft: Arclight Rumble dapat menjadi angin segar bagi Activision Blizzard. Nantikan juga liputan seputar Warcraft, Diablo: Immortal, dan game Blizzard lainnya hanya di Gamefinity.id. jangan lupa untuk top up game kesayangan kalian langsung di Gamefinity.id

Riot Akan Memperlambat Laju Pertempuran League Of Legends

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Riot Games berencana untuk memperlambat laju pertempuran dalam game MOBA mereka, League of Legends. Dikutip dari laman web Dot Esports,  Riot Games kini dikabarkan akan menambah durasi pertarungan in-game, dan akan menerapkan perubahan ini pada patch selanjutnya.

Sejak perilisan awal dari game tersebut, banyak perubahan yang dilakukan oleh Riot Games agar game League of Legends mereka tetap menarik untuk dimainkan. Salah satunya adalah dengan penerapan laju pertempuran cepat, yang hanya berkisar antara 30 hingga 60 detik pertarungan. Dan kali ini, tampaknya Riot ingin merubah mekanisme pertarungan cepat mereka.

Dalam patch 12.8 yang baru saja dirilis, Riot telah memberikan banyak perubahan dalam permainan. Terutama dengan adanya rework untuk 2 karakter Champion, yaitu Skarner dan Udyr.

Selain itu, meski patch 12.8 ini baru beberapa hari rilis, akun Reddit resmi Riot u/RiotAxes, sudah membagikan rencana kedepan mereka untuk patch League of Legends selanjutnya. Dimana Riot sedang menyiapkan perubahan besar untuk game MOBA mereka, dengan berfokus pada pengurangan pertumbuhan damage untuk Creep, hingga perlambatan laju pertempuran dari para Champions.

Baca juga: Beberapa Game Switch Lite Yang Tidak Mendukung Tabletop Mode

Account Riot Games
Rencana Riot Games untuk memperlambat laju pertempuran

Nerf Untuk Memperlambat Laju Pertempuran

“Kami akan berbicara tentang perubahan yang akan datang yang dimaksudkan untuk memperlambat laju pertempuran dalam beberapa minggu ke depan,” tulis RiotAxes.

“Tim pengembangan kami percaya bahwa Liga (LoL) adalah yang terbaik ketika rata-rata (permainan) berjalan cepat dan menarik,” tambah akun tersebut.  “Tapi saya pikir akan adil untuk mengatakan bahwa itu telah dikoreksi secara berlebihan terhadap damage, yang memberikan kejelasan (saya dapat mengatakan apa yang baru saja membunuh saya / saya dapat mengatakan apa yang seharusnya saya lakukan secara berbeda) serta ekspresi skill (Assassin / Mage itu memukul  seluruh kit mereka, jadi mereka mendapatkan kill itu)”.

Hingga tulisan ini dibagikan, masih belum ada penjelasan lebih detail mengenai perubahan mekanisme ini. Akan tetapi, rumor yang diklaim berasal dari internal Riot menyebutkan bahwa kemungkinan akan ada pengurangan poin damage sebesar 20 persen untuk para Champions, hingga pengurangan efek penyembuhan dan shield yang akan disesuaikan berdasarkan level.

Riot Games sendiri dikabarkan akan membagikan informasi seputar perubahan ini dalam waktu dekat. Tunggu informasi dari Riot Games terkait League of Legends hanya di Gamefinity. Jangan lupa juga untuk top up untuk game League og Legends kamu langsung di gamefinity.id

Inilah Vyana, Ksatriya Support Tersakit di Lokapala yang Wajib Kalian Ketahui

Sama seperti game MOBA pada umumnya, di Lokapala juga terdapat banyak Ksatriya dengan kemampuan yang berbeda-beda. Salah satu Ksatriya yang wajib digunakan adalah Ksatriya Support. Ksatriya ini bertugas untuk membantu tim saat melakukan penyerangan.

Vyana adalah seorang kapten yang selalu mengutamakan kualitas penerbangan sebagai prioritasnya. Kepribadiannya yang ceria serta dedikasinya yang tinggi, membuat perjalanan udara terasa menyenangkan dan tak terlupakan.

Kepribadian Ksatriya Vyana juga ceria dan sangat berdedikasi tinggi. Apalagi Penampilannya yang memukau baru ini akan semakin meramaikan Svaka Lokapala. Sehingga membuat perjalanan udara menjadi lebih menyenangkan dan juga tidak terlupakan. Skill-skill dari Ksatriya Lokapala ini pun juga sangat unik loh!

Skill Pasif: Fight Assistance

Ketika tim kamu berada di dekat Ksatriya Vyana dan menggunakan skill-nya, maka Vyana akan mendapatkan poin pertolongan pertama yang bisa dikumpulkan sebanyak 10 tumpukan. Ketika Vyana menggunakan skill, setiap tumpukan yang dikumpulkan terpakai untuk memulihkan 200 (+80% AP) HP semua tim yang berada di dekatnya.

Skill 1: Beyond Reach

Ketika Ksatriya Vyana terbang mundur, akan mengakibatkan 300 (+80% AP) magical damage di dalam target arahan dan mengurangi -30% kecepatan lawan selama 5 detik

Skill 2: Welcome Aboard

Ketika Ksatriya Vyana membuka pintu pesawat untuk 1 detik dan memasukkan timnya di sekitar dalam kabin selama 6 detik, maka akan memberikan dampak 200 (+80% AP) magical damage.

Selain itu, Ksatriya ini mampu mengurangi kecepatan musuh sebesar -30% ketika berada di dalam areanya selama 5 detik. Tim yang terhisap oleh Ksatriya ini maka tidak akan bisa bisa menjadi target musuh dan tim tersebut akan mendapatkan tambahan kecepatan 30% selama 5 detik pada saat meninggalkan kabin.

Skill 3: Safe Flight

Ketika Ksatriya Vyana menyalakan mesinnya maka Ksatriya ini bisa melakukan teleportasi ke timnya atau bangunan yang sudah dipilih. Setelah delay selama 5 detik, Ksatriya Vyana dan semua timnya yang berada di dalam kabin bisa pergi ke tempat yang sudah dipilih.

Keren banget kan skill yang dimiliki Ksatriya Vyana ini ? Buat kamu yang makin penasaran dan ingin mencoba Vyana di Svaka Lokapala, saat ini Lokapala bersama ShopeePay sedang mengadakan promo cashback 60% s/d Rp 10.000 free Trial Ksatriya Vyana periode 4-6 Meil 2022 (kuota terbatas) lho, jadi jangan sampai ketinggalan, Top up Citrine mu sekarang !

Ubisoft Konfirmasi Leak Gameplay Skull and Bones

GAMEFINITY.ID, PATISkull And Bones merupakan game shooter pvp bertemakan bajak laut. Game ini pertama kali diumumkan di E3 2017 dan mengalami delay selama beberapa tahun. Awalnya game ini akan rilis pada tahun 2019, kemudian mundur ke tahun 2020, hingga sekarang 2022. Namun sepertinya game kapal ini akhirnya dapat berlayar dalam waktu dekat.

Skull And Bones
Skull and Bones | Source : Ubisoft

Leak Gameplay Skull And Bones

Pada Jumat, 29 April 2022 kemarin muncul kabar mengenai game Skull and Bones. Kabar tersebut mengenai leak gameplay Skull and Bones yang sudah hampir enam tahun tidak ada kabar. Video berdurasi kurang lebih enam menit itu tersebar melalui forum reddit. Sayangnya video tersebut telah dihapus beberapa saat setalah videonya tersebar.

Dalam video tersebut ditunjukkan beberapa fitur yang ada pada Skull and Bones. Pada rekaman menunjukkan bagaimana resource management seperti mengumpulkan bijih tambang, kayu, hingga kulit hewan, yang nantinya dapat diolah menjadi bahan lain yang lebih penting.

Crafting merupakan kegiatan penting untuk kemajuanmu dalam menjadi bajak laut terkenal” kata narator dalam rekaman leak. Rekaman tersebut juga menunjukkan bahwa game ini dapat dimainkan secara solo, yang sebelumnya ubisoft mengatakan bahwa game ini merupakan game multiplayer. Bahkan terdapat beragam kosmetik yang dihadirkan dalam game.

Narator menjelaskan juga mengenai infamy system yang akan mempengaruhi reputasi player sebagai bajak laut. Ketika player menaikkan infamy rank, mereka akan membuka akses untuk membangun kapal yang lebih baik dan kuat. Untuk menaikkan level infamy, player harus melakukan kontrak “high-risk, high-reward” dengan NPC di game, menjarah suatu wilayah, hingga menyelesaikan world event.

Selain kegiatan yang dilakukan di darat, Video tersebut juga menampilkan gameplay saat player berada di dalam kapal. Player nantinya harus dapat bertahan hidup serta merawat kapal agar dapat terus berlayar. Kegiatan merawat kru seperti memberi makan harus dilakukan jika kalian tidak ingin dibuang oleh kru kalian sendiri. Tanggap dalam melakukan perbaikan juga sangat penting untuk merawat HP kapal tetap penuh.

Baca Juga : Review Assassin’s Creed: Bloodlines, Assassin’s Mobile Series

Konfirmasi Pihak Ubisoft

Pihak Ubisoft pun menanggapi mengenai leak video Skull and Bones yang telah tersebar. Mereka mengkonfirmasi bahwa leak tersebut benar adanya. Mereka menjelaskan bahwa rekaman tersebut merupakan versi awal dari game dan tidak mencerminkan hasil akhir game nantinya. Sepertinya info mengenai detail game Skull and Bones akan datang dalam waktu dekat melihat tweet dari akun resmi Skull and Bones.

Skull and Bones sebelumnya mengalami kekacauan selama pengembangan. Seperti tidak ada arah yang jelas, biaya yang terus membengkak, dan lain – lain. Ubisoft Singapore petama kali mengumumkan bahwa game ini merupakan projek ekspansi dari Assassins’s Creed IV: Black Flag pada tahun 2013 sebelum berganti menjadi proyek game utuh.

Beberapa Game Switch Lite yang Tidak Mendukung Tabletop Mode

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Konsol handheld besutan Nintendo, Nintendo Switch Lite, dilaporkan tidak akan mendukung tabletop mode untuk beberapa game dari konsol pendahulunya, Nintendo Switch. Dikutip dari laman web Nintendo Life, konsol ini juga dilaporkan tidak dapat digunakan untuk memainkan beberapa judul game Nintendo seperti Nintendo Switch Sports. Meski begitu, konsol ini masih mendukung untuk memainkan game dengan gyro aiming seperti Fortnite, Splatoon 2, hingga DOOM.

Rilis pertama kali pada September 2019, Nintendo Lite ditujukan untuk para gamer kasual yang memang ingin memainkan game untuk bersantai. Oleh karena itu, konsol tersebut hadir dengan tawaran harga yang lebih rendah daripada Nintendo Switch, dan menjadikannya sebagai konsol portable-only layaknya Nintendo 3DS.

Berbeda dengan konsol Switch standar dan OLED, kontroler di Switch Lite terpasang langsung ke bagian body. Jadi akan ada beberapa judul game yang mungkin memerlukan Joy-Con tambahan, untuk dapat memainkannya. Dan tidak hanya itu, Switch Lite juga sengaja dibuat dengan tanpa dukungan Docked Mode. Yang artinya, pemain tidak akan bisa menyambungkan konsol ini dengan layar tv seperti konsol Switch standar maupun OLED.

Baca juga: Pemain Virtus.Pro Dipecat Setelah Menggambar Simbol Z

Nintendo Switch Lite
Switch Lite | Twitter: Akfamilyhome (@Akfamilyhome)

Tidak Dapat Memainkan Game Nintendo Switch Sports

Nintendo Switch Sports merupakan game keluarga terbaru dari Nintendo, yang resmi dirilis pada akhir April kemarin. Meski ditujukan untuk konsol Nintendo Switch, game ini tidak dapat dimainkan menggunakan konsol Switch Lite. Jika pemain menjalankan game tersebut dengan Switch Lite, pemain sistem akan langsung meminta pemain untuk menyambungkan konsol mereka ke layar televisi.

“Untuk orang-orang yang berencana menggunakan tabletop mode dengan Switch Sports atau menggunakannya di Switch Lite, game ini akan memaksa mode TV untuk multiplayer lokal” tulis akun Twitter Akfamilyhome (@Akfamilyhome).

Selain game Nintendo Switch Sports, berikut adalah daftar judul game yang juga tidak mendukung mode tabletop untuk konsol Switch Lite:

• 1-2-Switch
• Just Dance
• Super Mario Party
• Fitness Boxing
• Fitness Boxing 2: Rhythm & Exercise
• Ring Fit Adventure
• Nintendo Switch Sports
• Nintendo Labo

Meski tidak mendukung mode tabletop, beberapa judul game di atas masih dapat dimainkan dalam mode multiplayer lokal, dengan menggunakan Joy-Con tambahan.

Suka dengan artikel ini?

Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/