Category Archives: Game

WITH: Whale in The High Game Jamur Idle yang Buka Pra-Regist

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Gravity selaku publisher game kini telah membuka pra-registrasi untuk game idle fantasi yang akan rilis dengan judul WITH: Whale In The High, dimana game ini akan dirilis untuk platform iOS dan Android ditahun 2023.

Skywalk selaku pengembang yang turut menghadirkan seri game Cut the Rope: Blast and Hello Hero, WITH: Whale In The High bermaksud untuk sediakan ruang pemulihan tempat pemain untuk dapat melarikan diri dari kehidupan sehari-hari.

Pemain akan berkenalan dengan Wiz, merupakan makhluk mini layaknya jamur yang berjalan di atas benih bunga dandelion dan bertemu dengan paus terbang selama perjalanannya. Mereka yang bersama-sama turut menciptakan ruang pemulihan untuk mereka sendiri.

Baca Juga:

WITH: Whale in The High Game Jamur Idle yang Buka Pra-Regist

Di game ini pemain dapat menikmati kehidupan yang cukup santai dan lambat bersama dengan gerombolan hewan dan makhluk lucu ketika mereka mengungkap kisah fantasi tentang paus terbang. pemain juga disini dapat membuat ruang atau room sendiri dengan menyesuaikan berbagai hal seperti mengganti pakaian karakter dan mendirikan sebuah desa.

WITH: Whale in The High Game Jamur Idle yang Buka Pra-Regist

Jika pemain tertarik dengan game ini, pemain dapat melakukan pra-registrasi WITH melalui website resmi seperti Google Play Store ataupun App Store. WITH kan hadir dalam 13 bahasa yang sudah termasuk bahasa Inggris, Jepang, Belanda, dan Prancis.

Fitur Menarik WITH: Whale in The High

Gravity sebagai publisher dan Skywalk sebagai pengembang selalu memberikan game-game yang dimana dapat dinikmati berbagai kalangan umum, baik tua maupun muda. Tidak terkecuali dengan game WITH yang akan rilis kali ini. Game ini secara dasar sangat aman untuk segala umur, mengingat game Cute The Rope juga di patok untuk umur terendah.

WITH: Whale in The High Game Jamur Idle yang Buka Pra-Regist

Selain itu pemain juga dapat menyesuaikan karakter Wiz ddengan berbagai item ataupun kostum menarik di sini. WITH hadir dengan kustomisasi layaknya game RPG yang keren. Kustomisasi room dan karakter yang cukup kompleks.

Bukan hanya Wiz, masih ada paus yang ternyata mereka memiliki hubungan simbiosis saling menguntungkan. Dengan pemain memberikan makan ikan dan berbincang dengan paus. Hal ini dapat menjadi sarana pemulihan yang cukup luar biasa.

Update informasi menarik lainnya seputar game dan anime hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Sylvie Paula jadi Salah Satu Karakter KOFXV DLC Berbayar

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – SNK tetapkan tanggal rilis untuk karakter DLC berikutnya untuk game The King of Fighters XV, Sylvie Paula Paula. Hal ini teruangkap pertama kali bersamaan dengan pengumuman tambahan Shingo ke daftar awal tahun 2023 , Sylvie merupakan karakter tambaha berbayar yang dapat di beli pada 16 Mei 2023.

Sylvie Paula jadi Salah Satu Karakter DLC Berbayar

Sylvie menjadi karakter DLC ketiga untuk game tersebut sejauh di tahun 2023. Pada awalnya dimulai pada bulan Januari 2023 dengan Shingo Yabuki. Kemudian  Kim Kaphwan bergabung dengan roster pada April 2023

Sylvie Paula jadi Salah Satu Karakter KOFXV DLC Berbayar

Karakter selanjutnya yang akan muncul adalah Goenitz, yang menjadi add-on free untuk semua pemain. Selain itu, Najd juga diperkirakan akan dirilis pada Musim Panas 2023. Dua karakter tanpa nama lainnya juga akan muncul segera.

Trailer umumkan bahwa fashion Harajuku Sparkster akan hadir dengan kostum tambahan yang mereplikasi penampilannya dari penampilan pertamanya di series KOF XIV. Sylvie Paula Paula dapat dibeli sebagai item DLC individual seharga $JPY660 atau diklaim sebagai bagian dari kesepakatan KOF XV Fighter Pass yang akan berisi keenam karakter termasuk tambahan nantinya seharga $JPY3.300.

Sylvie Paula jadi Salah Satu Karakter KOFXV DLC Berbayar

Sebagai bonus tambahan, dibandrol bersama dengan penambahan Sylvie dalam daftar yang dapat dimainkan juga termasuk dengan 8 track Destiny Battle baru yang dimainkan. Tidak ada track khusus yang terungkap pada pengumuman ini, meskipun begitu Chizuru dan Benimaru dapat dilihat pada gambar yang mengungkapkan info ini, mungkin mengacu pada penambahan track saat akan rilis.

Baca Juga:

The King of Fighter XV, Entri KOF yang ada di Console

The King of Fighters XV, atau KOFXV adalah entri terbaru milik SNK dalam franchise game battle terkenalnya dengan nama yang sama, dimulai dari entri pertamanya dengan debut di The King of Fighters ’94.

KOF XV dirilis pada 17 Februari 2022 untuk konsol dan PC, dan terus menerima big update sambil juga hadirkan sistem baru ke dalam game dalam bentuk Shatter Strike, serangan parry.

Menghadirkan kembali sistem “Rush” dari series KOF14, yang memungkinkan pemain dapat mengeksekusi kombo dasar dengan menekan satu tombol berulang kali.

The King of Fighters XV sejauh ini telah tersedia di PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC via Steam, Epic Game Store, dan Microsoft Store.

Update informasi menarik lainnya seputar game dan anime hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Guide Zelda: Tears of the Kingdom kembali ke Sky Island

Gamefinityid, Bekasi – Dalam The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom, pemain memulai perjalanan mereka di rentetan Sky Island tempat tutorial game berlangsung.

The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom memiliki banyak rahasia dan item berguna di berbagai Sky Island. Player pasti ingin kembali ke Sky Island untuk menemukan Perangkat Zonai, Kuil, dan barang berharga lainnya.  Panduan ini akan membahas beragam metode yang dapat digunakan Link untuk kembali ke Sky Island.

Baca Juga: 

Cara Kembali ke Sky Island di The Legends of Zelda: Tears of the Kingdom

Guide The Legend of Zelda: Tears of the Kongdom

Player yang ingin kembali ke Sky Island yang telah dikunjungi sebelumnya, dapat menggunakan mekanisme teleport untuk kembali dari mana saja di dunia. Yang perlu dilakukan hanyalah membuka map dan menggunakan tombol Naik di D-Pad untuk beralih ke Sky Map. Kemudian player hanya perlu menggerakkan kursor ke titik perjalanan cepat yang ingin mereka kunjungi dan menekan tombol A untuk melakukan warp.

Tentunya, hal ini berfungsi untuk tempat yang telah dikunjungi player, jadi beberapa saran alternatif ini akan membantu untuk mencapai Sky Island.

  • Skyview Towers and the Paraglider

Skyview Tower at Guide The Legend of Zelda: Tears of the Kongdom

Skyview Towers memiliki kemampuan untuk melempar player hingga tinggi ke langit. Hal ini memungkinkan player untuk terjun payung ke Hyrule menggunakan Paraglider. Perolehan ketinggian yang luar biasa ini menjadikan Skyview Towers sempurna untuk kembali ke Sky Island di dekat menara.

  • Recall

Player dapat melihat bongkahan reruntuhan yang berjatuhan saat menjelajahi Hyrule. Untungnya, Recall Power Link yang baru dapat mengubah reruntuhan yang jatuh ini menjadi lift improvisasi. Hal ini memungkinkannya untuk berdiri di atasnya dan memundurkannya ke langit untuk mencapai ketinggian baru dan menjelajah lebih jauh.

  • Flying Machines

Metode lainnya untuk mencapai Sky Island di atas Hyrule adalah dengan membuat mesin terbang menggunakan Perangkat Zonai dan material di sekitarnya. Balon sangat berguna untuk ini. Player dapat menempelkannya ke sesuatu yang dapat dipijak Link lalu membakar beberapa kayu di bawahnya.

Update informasi menarik seputar anime, game, lifestyle serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id juga menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan juga terjangkau.

Gagal di SEA Games 2023, Ini Penyebab Tim MLBB Putra Gugur

GAMEFINITY, Jakarta – Timnas MLBB putra Indonesia harus pulang pada kejuaraan SEA Games 2023 di Kamboja. Berbeda dari timnas putri yang berhasil meraih medali emas, timnas putra harus pulang lebih awal pada babak grup. Tim Indonesia kalah dari Kamboja dan Myanmar dan hanya menang melawan Singapura.

Hal ini tentu menjadi rapor merah untuk timnas Indonesia. Pasalnya, Indonesia selalu mendapat medali perak pada SEA Games sebelumnya. Banyak pihak yang memberikan tanggapan mengenai kalahnya timnas MLBB pada SEA Games 2023. Mari kita bahas satu-persatu!

Baca juga: 

Beda Tim, Beda Chemistry

Timnas MLBB Putra
Pertandingan MLBB Putra SEA Games

Saat laga SEA Games 2023, timnas putra Indonesia terdiri dari 3 tim esports besar Tanah Air yaitu Evos, RRQ dan ONIC. Hal ini selalu menjadi perdebatan antara membentuk tim baru dari beberapa tim atau memilih satu tim untuk bertanding. Dengan pilihan tersebut, tentu akan mempengaruhi chemistry antar pemain.

Kurangnya Waktu Latihan Bersama

SEA Games Timnas MLBB Putra
Timnas MLBB Putra

Dengan mencampurkan pemain lintas tim, tentunya butuh penyesuaian dengan melakukan latihan bersama. Hal ini yang menjadi kekurangan timnas kali ini. Pasalnya sebelum SEA Games digelar, mereka fokus di tim masing-masing untuk turnamen MPL Season 11 yang dilaksanakan oleh Moonton.

Jarak antara MPL dan SEA Games sangat singkat, sehingga timnas berlatih menjadi kurang maksimal.

Baca juga: 

Kurang Memaksimalkan Pemain saat SEA Games

Zeys pelatih Timnas MLBB Putra SEA Games
Zeys pelatih Timnas MLBB Putra

Banyak warganet yang menyayangkan keputusan pelatih dalam menggunakan pemainnya saat tanding. Indonesia memiliki tiga roamer antara lain DreamS, VYN, dan Kiboy. Namun, VYN dan Kiboy yang memiliki jam terbang di Internasional tak diberi kesempatan bermain saat melawan Kamboja dan Myanmar.

Tekanan dan Ekspektasi Tinggi saat SEA Games

Penonton SEA Games MLBB Putra
Penonton SEA Games MLBB Putra

Timnas MLBB putra Indonesia juga mungkin menghadapi tekanan dan ekspektasi yang tinggi sebagai tim yang selalu meraih medali perak di SEA Games sebelumnya. Tekanan tersebut dapat mempengaruhi performa mental para pemain, dan jika tidak ditangani dengan baik, dapat berdampak negatif pada hasil akhir.

Sejumlah faktor dapat menjadi penyebab kegagalan timnas MLBB putra Indonesia pada SEA Games 2023. Faktor-faktor yang disebutkan semuanya berkontribusi pada hasil yang kurang memuaskan. Penting bagi timnas untuk belajar dari kegagalan ini, melakukan evaluasi, dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki kinerja mereka di masa depan.

Demikian pembahasan SEA Games 2023, Penyebab Timnas MLBB Putra Gugur. Ikuti informasi menarik lainnya seputar game, anime, esports, pop culture, serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Sekali Lagi, Lord of the Rings MMO Dikembangkan Amazon

GAMEFINITY.ID, Bandung – Amazon Games mengumumkan pihaknya akan membuat game The Lord of the Rings MMO. Keputusan ini terungkap setelah Amazon Games bermitra dengan Middle-earth Enterprises milik Freemode dari Embracer Group, pemilik IP The Lord of the Rings dan The Hobbit.

Tentunya ini bukan kali pertama Amazon mengembangkan game berdasarkan franchise karya J.R.R. Tolkien itu. Sebelumnya, mereka pernah mengumumkan game serupa sebelum membatalkannya dua tahun kemudian. Tentunya, pihaknya sudah memastikan game baru itu tidak ada kaitannya dengan upaya sebelumnya. Ditambah, game itu akan terpisah dari The Lord of the Rings Online yang rilis pada tahun 2007.

The Lord of the Rings MMO Dikembangkan oleh Tim Dibalik New World

The Lord of the Rings MMO Amazon Games in development
Ini jadi kali kedua Amazon mengembangkan game MMO The Lord of the Rings

Menurut laman resminya, game baru itu mengambil konsep open-world MMO adventure di dunia Middle-earth, menampilkan cerita berdasarkan novel The Lord of the Rings dan The Hobbit. Amazon Games Orange County, tim di balik MMORPG New World yang rilis 2021, dipercaya untuk memimpin produksi game tersebut.

“Kami berkomitmen untuk menyediakan game berkualitas tinggi pada pemain baik IP original atau yang sudah dicintai seperti The Lord of the Rings,” ujar Christoph Hartmann.

Ini bukan pertama kali Amazon melakukan kerja sama dengan Embracer Group. Sebelumnya, mereka mengumumkan pihaknya akan menjadi publisher game Tomb Raider baru besutan Crystal Dynamics tahun lalu.

Baca juga:

“Kami punya ambisi jelas untuk membuat produk hiburan berkualitas tinggi untuk IP ini, baik dalam menggunakan sumber internal atau bekerja sama dengan mitra industri terbaik yang melengkapi kemampuan kami. Kami sangat peduli untuk menyediakan sebuah MMO yang layak pada universe ekspansif Middle-earth dan memuaskan pemain di seluruh dunia,” ungkap Lee Guinchart, CEO Freemode.

Jadi Satu Lagi Game MMO dari Amazon Games

Kabar ini menjadi upaya Amazon untuk mendobrak industri game, terutama MMORPG. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, mereka sudah cukup berhasil dengan New World dari Amazon Games Orange County.

Tidak hanya New World, Amazon juga mencapai kesuksesan besar sebagai publisher dengan Lost Ark besutan Smilegate, Lost Ark kini menjadi salah satu game terpopuler di Steam dan terus bertahan dengan komunitas pemain setianya. Mereka juga menjadi publisher dua game MMORPG yang akan datang, yaitu Blue Protocol dari Bandai Namco dan Throne and Libery dari NCSoft.

Amazon juga memproduksi serial televisi The Lord of the Rings: The Rings of Power yang tayang di Prime Video. Produksi season kedua tetap berlanjut meski ribuan penulis Hollywood sedang mogok kerja,

Baca juga:

Saat ini, Amazon hanya mengungkap game MMO The Lord of the Rings besutannya masih dalam tahap awal pengembangan dan belum memiliki judul resmi. Sementara itu, The Lord of the Rings: Heroes of Middle-earth dari EA sudah meluncur di iOS dan Android baru-baru ini.

Merger Microsoft-Activision Blizzard Disetujui Uni Eropa

GAMEFINITY.ID, Bandung – Regulator Uni Eropa, European Commission, akhirnya menyetujui merger Microsoft-Activision Blizzard senilai US$68,7 miliar! Ini menjadi kabar baik demi mengesahkan merger antara perusahaan raksasa teknologi dan pengembang game terkenal tiu. Uni Eropa menyimpulkan komitmen Microsoft terhadap pasar cloud gaming menjadi pemicu pihaknya menyetujui kesepakatan itu.

Sebelumnya, regulator Inggris, Competition and Markets Authority (CMA), memutuskan untuk memblokir merger Microsoft-Activision. Mereka beralasan bahwa merger itu akan berdampak negatif terhadap pasar cloud gaming. European Commission sebenarnya mengemukakan pendapat yang sama, namun pihaknya sudah puas dengan solusi yang ditawarkan Microsoft.

Komitmen Terhadap Pasar Cloud Gaming Jadi Pemicu Merger Disetujui

Microsoft Activision Blizzard approved by European Union 2
Merger Microsoft-Activision mendapat persetujuan Uni Eropa

Keputusan itu juga tertulis pada laman resmi European Commission. Pihaknya sudah menyimpulkan bahwa Microsoft tidak memiliki insentif untuk menolak distribusi game Activision di PlayStation. Mereka juga mendapati kalaupun pemilik Xbox itu menarik game Activision dari konsol milik Sony, hal itu tidak akan merugikan persaingan di pasar konsol.

Mereka juga menyatakan keputusan Microsoft untuk menawarkan kesepakatan lisensi 10 tahun pada berbagai layanan cloud gaming menjadi solusi masalah setelah akuisisi. Komtimen tersebut menjamin semua game Activision Blizzard tidak dapat masuk katalog Game Pass Ultimate atau platfrom Xbox Cloud Gaming. Berarti konsumen yang telah membeli game Activision Blizzard apapun dapat menikmatinya melalui stream di layanan cloud gaming pilihannya. Microsoft juga akan menawarkan lisensi bebas royalti pada platform cloud gaming manapun untuk stream game Activision Blizzard.

Baca juga:

Keputusan Uni Eropa ini disambut baik oleh Microsoft. Perusahaan teknologi pemilik Xbox itu sudah menyampaikan bahwa pihaknya ingin membuat game dapat lebih terjangkau dan membawanya pada banyak pemain sebisa mungkin.

“European Commission sudah meminta Microsoft untuk memberi lisensi berbagai game Activision Blizzard pada platform cloud gaming pesaing. Ini akan berlaku secara global dan akan memudahkan jutaan konsumen di seluruh dunia untuk memainkan deretan game itu di platform pilihannya,” tutur Brad Smith, presiden Microsoft.

Respon CMA: Tetap Bersikukuh untuk Blokir Merger

Sementara itu, CMA memberi respon terhadap persetujuan Uni Eropa terhadap merger Microsoft-Activision Blizzard. Mereka sebelumnya memblokir kesepakatan itu dengan alasan dapat merugikan pasar cloud gaming. Pihaknya juga berpendapat akuisisi itu dapat memicu berkurangnya inovasi dan minimnya pilihan bagi gamer Inggris selama beberapa tahun ke depan.

Baca juga:

“Proposal Microsoft, diterima oleh European Commission, akan membuat Microsoft untuk menetapkan syarat dan ketentuan [baru] selama 10 tahun ke depan. Hal itu akan menggantikan pasaar bebas, terbuka dan kompetitif dengan sebuah regulasi yang berdampak pada game milik Microsoft, platform yang menjualnya, dan syarat penjualan. Ini menjadi salah satu alasan grup panel independen CMA menolak proposal Microsoft dan memblokir kesepakatan ini,” tulis CMA melalui akun Twitter resminya.

CMA mengakhiri responnya bahwa mereka tetap bersikukuh dengan keputusannya. Pihaknya juga menghormati persetujuan European Commission. Microsoft saat ini sudah mengajukan banding dan dilaporkan menyewa sekelompok pengacara yang sebelumnya mewakili Kerajaan Inggris

Satu lagi rintangan bagi Microsoft-Activision Blizzard adalah Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat. FTC sudah menuntut untuk memblokir akuisisi tersebut Desember lalu.

Tampaknya keputusan Uni Eropa ini memicu peluang Microsoft dapat mengesahkan akuisisi Activision Blizzard. Regulator di Afrika Selatan, Arab Saudi, Brazil, Chile, Jepang, dan Serbia sudah menyetujui merger itu. Sementara itu, regulator Australia, China, Korea Selatan, dan Selandia Baru masih mengkaji kesepakatan senilai US$68,7 miliar itu.