Category Archives: Game

Disney Dreamlight Valley, Life Sim Bersama Karakter Disney

GAMEFINITY.ID, Bandung Disney Dreamlight Valley merupakan game life simulation yang dikembangkan oleh Disney dan Gameloft. Dalam game ini, karakter pemain diceritakan berada di lembah magis yang penuh dengan karakter Disney dan Pixar. Valley tersebut mendapat kutukan yang memicu setiap karakternya kehilangan ingatan.

Game ini pertama kali rilis sebagai early access pada 6 September 2023 di PC, Nintendo Switch, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, dan Xbox Series X|S. Saat early access, pemain wajib membayar Founder’s Pack atau berlangganan Game Pass untuk menikmati game ini. Gameloft akan merilis game ini sebagai free-to-play paling cepat tahun ini.

Baca juga: 

Sinopsis Disney Dreamlight Valley

Karakter pemain diceritakan meninggalkan kehidupan kota untuk tinggal kembali di pedesaan. Saat ke dunia mimpi setelah tertidur, mereka tiba di Dreamlight Valley, sebuah lembah magis yang penuh dengan karakter Disney dan Pixar. Namun, lembah itu sudah terkutuk.

Disney Dreamlight Valley peace
Dreamlight Valley sebelumnya merupakan desa yang damai di mana semua penghuninya hidup harmonis

Dreamlight Valley dulunya menjadi desa penuh harmoni di kalangan karakternya, tetapi semuanya berubah saat sang ruler (penguasa) tiba-tiba meninggalkannya. Saat itu, Night Thorn bertumbuh di sekitar desa, memicu kutukan The Forgetting yang menghilangkan ingatan setiap penghuninya.  Banyak karakter yang mengungsi ke alam asalnya masing-masing demi berlindung dari Night Thorn. Karakter pemain diceritakan memutuskan untuk mengembalikan lembah seperti sediakala dan menyingkirkan semua Night Thorn.

Pemain dapat menggunakan sihirnya sendiri bernama Dreamlight untuk menyingkirkan Night Thorn. Mereka juga dapat berkenalan dengan karakter Disney seperti Mickey Mouse, Goofy, dan Donald Duck sambil membantu mengembalikan ingatan mereka. Selain itu, pemain juga dapat berkunjung ke alam asal karakter lain di Dream Castle demi mengajak mereka untuk kembali tinggal di Dreamlight Valley.

Baca juga:

Gameplay Disney Dreamlight Valley (9/10)

Disney Dreamlight Valley gameplay 2
Disney Dreamlight Valley mungkin mengingatkan pada Animal Crossing secara gameplay, namun tetap menyenangkan

Secara gameplay, mungkin Disney Dreamlight Valley paling mengingatkan pada Animal Crossing, di mana pemain mengontrol karakternya yang tinggal di sebuah lembah. Ada juga sistem progression RPG di mana pemain dapat level up untuk meningkatkan energi sihir dan mendapat reward tertentu.

Terdapat pula berbagai aktivitas yang dapat dilakukan seperti berkebun, memancing, menggali, menambang, dan berfoto. Keempat hal pertama itu penting untuk dilakukan saat menjalankan main quest dan side quest. Pasalnya, terdapat kewajiban untuk mengumpulkan barang dan juga memasak makanan serta membuat sebuah barang baru.

Disney Dreamlight Valley wardrobe customization
Contoh tampilan kustomisasi penampilan karakter pemain

Baca juga:

Slot inventory memang terbatas. Bedanya dengan Animal Crossing, peralatan, furnitur dan pakaian tidak memenuhi inventory tersebut. Khusus untuk pakaian, pemain dapat mengustomisasinya. Pakaian juga mendapat kustomisasi penampilan pemain di dalam game.

Pemain dapat berinteraksi dengan berbagai karakter Disney, termasuk villain seperti Ursula dan Mother Gothel. Di sini, mereka dapat membangun friendship level yang menjadi kewajiban untuk mulai menjalankan side quest. Pemain dapat mengajak mereka hang out sambil melakukan aktivitas demi mendapat tambahan friendship level.

Terdapat mata uang Star Coin yang dapat diperoleh dengan menjual isi inventory pemain di stall milik Goofy. Star Coin itu dapat dipergunakan dengan membeli pangan dan biji untuk berkebun di stall Goofy, material tertentu di stall milik Kristoff, beberapa bahan makanan di restoran Remy, dan juga pakaian serta furnitur di toko milik Scrooge McDuck. Pemain juga dapat membayar Scrooge McDuck untuk membangun bangunan dan meng-upgrade toko serta rumah pemain.

Terdapat pula microtransaction yang dapat mempercepat progress pemain dan juga berbagai item berupa furnitur dan pakaian. Sejauh ini, microtransaction tidak terlalu berdampak pada progress.

Baca juga:

Control (8/10)

Kontrol di Disney Dreamlight Valley relatif simpel. Begitu pula dengan UI-nya yang mudah dimengerti. Menu-nya menyediakan informasi tentang daftar resep makanan, map, dan lainnya. Terdapat pula tombol shortcut untuk membuat section di menu yang terkadang tidak mudah untuk diingat.

Graphics (9/10)

Disney Dreamlight Valley world
Grafik yang ditampilkan seakan menjadikan game ini sudah menjadi full release

Melihat dari grafiknya, dapat dikatakan setiap gambar dan animasi dalam game ini memiliki kualitas tinggi. Dunia di dalam game ini terlihat menakjubkan meski masih tergolong early access. Hampir semua grafik di dalam game ini terlihat alami dan mengalir walau ada beberapa yang tergolong tidak konsisten saat menggerakkan kamera.

Baca juga:

Music (9/10)

BGM di Disney Dreamlight Valley kebanyakan terinspirasi dari musik Disney, contohnya sebut saja When You Wish Upon a Star yang menjadi lagu khas untuk Disney. Terdapat pula lagu yang terinspirasi dari film Disney lain. Kebanyakan deretan lagu ini membuat rileks sekaligus menjadi menyenangkan.

Addictive (8/10)

Disney Dreamlight Valley menawarkan pengalaman bermain life simulation yang menyenangkan berkat ceritanya yang semakin membuat penasaran. Game ini menjadi menyenangkan bagi semua kalangan usia, bahkan jika mereka bukan penggemar berat Disney sekalipun.

Game ini memiliki satu kekurangan yaitu soal grinding. Sering sekali, pemain harus mendapatkan barang dengan melakukan aktivitas seperti menambang, memancing, dan menggali demi menyelesaikan quest. Mendapat barang yang sesuai kebutuhan mungkin membutuhkan keberuntungan. Jika energi sihirnya sampai habis, pemain sering sekali harus mengonsumsi makanan atau kembali ke rumah untuk recover. Grinding seperti ini terasa merepotkan.

Baca juga:

Verdict untuk Disney Dreamlight Valley

Secara keseluruhan, Disney Dreamlight Valley terasa seperti game yang sudah jadi meski masih tergolong early access. Walau begitu, belum banyak karakter Disney dan Pixar yang hadir melalui realm yang akan menjadi bagian dari update mendatang. Ceritanya yang simpel dan mudah diikuti serta beberapa elemen game-nya sudah menyenangkan. Meski begitu, grinding dapat jadi merepotkan saat mengumpulkan bahan demi menyelesaikan berbagai quest.

Untuk Disney Dreamlight Valley, penulis dapat memberi total score sebesar 8,6.

Disney Dreamlight Valley tersedia sebagai early access berbayar di PC, Mac, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch. Game ini akan menjadi free to play paling cepat tahun ini.

Windah Basudara Pamit Undur Diri Setelah Menamatkan Youtube

GAMEFINITY, Jakarta – Windah Basudara, seorang Youtuber terkenal di Indonesia, mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan dunia Youtube sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Dalam video terakhirnya yang diunggah pada tanggal 5 April 2023, Windah Basudara mengucapkan pamit dan berbagi cerita mengenai kisah perjalanan karirnya di Youtube.

Keputusan ini diambil setelah ia merasa terlalu lelah dan ingin fokus pada kehidupan pribadinya. Singkatnya di akhir video, Ia berterima kasih kepada para penggemarnya yang selalu mendukung dan menyayanginya selama ini.

Baca juga:

Windah Franco Basudara memulai karirnya di Youtube pada tahun 2018. Dengan konten-konten yang menarik dan unik, ia berhasil menarik perhatian banyak penonton dan mendapatkan pengikut yang setia. Dalam kurun waktu yang singkat, Windah Basudara telah menghasilkan konten-konten yang berkualitas dan mendapatkan popularitas yang besar di platform Youtube.

Windah Basudara
Windah unboxing Diamond Play Button

Setelah berhasil mengumpulkan 10 juta subscribers, Windah menyumbangkan dana sebesar Rp300 juta kepada organisasi sosial melalui penghasilan dari Google Adsense dan endorse. Setelah itu, sebagai penerima Diamond Play Button dari YouTube, Windah menempatkan penghargaan tersebut dan memberikan ucapan perpisahan kepada semua karakter yang pernah dimainkannya di akhir sesi siaran langsung.

Baca juga:

Windah Basudara Tren Topik Twitter

Akibat dari pamitnya Windah, para penggemarnya juga turut memberikan penghormatan dengan mengucapkan perpisahan melalui Twitter. Hal ini ditunjukkan dengan tren topik di Twitter yang mencapai 13,6 ribu cuitan yang menggunakan kata kunci “Windah” (5/4/2023).

“see you bang windah, senang jadi bocil replay😭,” tulis akun @camelloas seperti dikutip, Rabu 5 April 2023.

“Bener-bener ada masanya gua susah banget shifting karir dan nyari kerja sampe mau nyerah, yang ngehibur gua ya bang windah, pagi siang sore malem jadi bocil kematian. Tapi emang udah waktunya bang windah istirahat adik adik. Makasih ya bang,” tulis akun @kiamatsugoi.

Baca juga:

“These are enough to make a grown man cry. I’m saying this cuz I was bawling my eyes out. So long, King Windah Basudara. Thank you for accompanying me and brightening my days for the past 2 years. Eat your favourite meals, watch your favourite show, listen to your favourite songs,” tulis akun @normelpeople.

Update informasi menarik lainnya seputar anime, game, pop culture serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Dikritik Jiplak Valorant, Hyper Front Resmi Ditutup NetEase

GAMEFINITY.ID, Bandung – Entah ini mengejutkan atau tidak, NetEase memutuskan untuk mematikan game FPS 5v5 besutannya, Hyper Front. Game itu telah lama dikritik karena mirip Valorant, bahkan Riot Games sudah menuntut NetEase ke jalur hukum. NetEase sudah memastikan bahwa game besutannya itu tutup 10 April 2023.

Game Besutan NetEase yang Telah Lama Dikritik Jiplak Valorant

Hyper Front pertama kali diumumkan sebagai Project M pada 2021 sebelum akhirnya resmi rilis pada Juli 2022. Semenjak pengumuman perdana hingga sekarang, game tersebut dinilai secara lantang menjiplak Valorant, mulai dari karakter, map, dan gameplay.

NetEase bahkan pernah mengumumkan akan menggelar turnamen esports untuk benua Asia Tenggara dan Amerika. Turnamen esports itu disebut memiliki total hadiah US$50.000 untuk masing-masing turnamen.

Hyper Front characters
Gameplay Hyper Front dinilai terlalu mirip Valorant

Terlebih, Riot Games sudah menuntut NetEase perihal Hyper Front secara jelas menjiplak Valorant pada Desember lalu. Mereka meminta NetEase agar mengganti rugi sekaligus menutup Hyper Front atas kasus plagiasi.

Sejak saat itu, NetEase tidak banyak merilis content update. Esports.net mencatat bahwa Hyper Front hanya mampu mencapai 100.000 download di Google Play Store. Tampaknya ini menandakan game ini telah gagal mencapai ekspektasi NetEase.

Baca juga:

NetEase Tutup Hyper Front Bulan Ini, Tidak Ada Refund

Per 3 April 2023, NetEase mengumumkan melalui media sosial bahwa mereka memutuskan untuk menutup Hyper Front pada 10 April 2023. Tidak ada alasan spesifik yang diumumkan sama sekali. Namun, netizen mungkin menilai bahwa ini menjadi dampak tuntutan Riot Games atau memang game ini gagal mencuri perhatian.

Ditambah lagi, mereka tidak menyebut adanya refund bagi pemain yang sudah telanjur melakukan transaksi dalam game. NetEase sendiri hanya memastikan data akun pemain akan dihapus setelah penutupan server.

“Kami bangga dengan terbentuknya komunitas Hyper Front. Terima kasih atas dukungan dan canta kalian selama ini dan kami minta maaf karena mengecewakan melalui pengumuman ini. Setiap Astral yang bertarung di Hyper Front akan terus berada di hati kami, dan kami akan terus ingat kenangan baik yang kita habiskan sama-sama,” ungkap NetEase.

Hyper Front akan dimatikan 10 April 2023. Sementara itu, Tencent sudah mengumumkan mereka bekerja sama dengan Riot untuk mengembangkan Valorant Mobile. Netizen berharap Valorant Mobile akan memasuki tahap beta tahun ini.

Prediksi Geek Slate VS Evos Legends di Playoff MPL ID S11

GAMEFINITY, Jakarta – Pertandingan antara Tim Esport Mobile Legends Evos dan Geek Slate akan menjadi pertandingan yang sangat dinantikan oleh para penggemar game. Terlebih lagi, dengan hasil terakhir Geek Slate yang berhasil menang 2-0, membuat pertandingan ini semakin menarik.

Salah satu hal yang patut diperhatikan adalah kemampuan Baloyskie sebagai Roamer Geek Slate. Ia mampu mengunci pemain kunci Evos, yaitu Branz sebagai Gold Laner. Hal ini memberikan keuntungan besar bagi Geek Slate dalam menguasai peta, sehingga dapat memenangkan pertandingan.

Selain itu, Geek Slate juga terlihat lebih bermain durabilitas dengan menggunakan tiga hero tebal dan memiliki hero stuned. Formasi Geek Slate yaitu Franco, Gloo, Fredrinn, Pharsa, dan Beatrix. Hal ini membuat mereka memiliki keunggulan dalam tim fight dan dapat memenangkan tim fight tersebut.

Namun, Evos tidak boleh meremehkan kekuatan dari Geek Slate. Mereka harus bisa keluar dari tekanan Baloyskie dan macro play yang dimanfaatkan dengan baik oleh Geek Slate. Evos harus memperbaiki strategi dan gameplay mereka agar bisa mengatasi kekuatan Geek Slate dalam pertandingan ini.

Baca juga: Sang Kuda Hitam Geek Slate Bekuk Evos 2-0 di MPL S11 Week 5

Draft hero juga akan menjadi faktor penting dalam prediksi pertandingan ini. Tim yang berhasil mendapatkan hero yang cocok dengan gaya bermain mereka akan memiliki keuntungan dalam pertandingan. Keduanya harus dapat memilih hero yang tepat dan mengeksekusi strategi dengan baik. Formasi Evos terdiri dari Alice, Valentina, Karrie, Atlas, dan Lapu-Lapu.

Ini Bukan Geek Slate Versi Terbaik di Season Ini

Evos vs Geek Slate
Perbandingan Gold Evos dan Geek Slate

Dalam prediksi ini, meskipun Geek Slate berhasil menang dalam pertandingan terakhir dengan skor 2-0, namun Evos memiliki potensi untuk membalas kekalahan tersebut. Evos harus memperbaiki gameplay dan strategi mereka serta memilih hero yang tepat dalam draft agar dapat mengatasi kekuatan Geek Slate.

Dengan begitu, hasil akhir pertandingan ini bisa saja seimbang atau bahkan bisa dimenangkan oleh salah satu tim dengan skor tipis. Namun, yang pasti pertandingan ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik dan patut untuk dinantikan oleh para penggemar game.

Update informasi menarik lainnya seputar anime, game, pop culture serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Misi Kesembilan GTA 5, Kepulangan Stretch dari Penjara

GAMEFINITY, Jakarta – Kepulangan Stretch jadi misi kesembilan di GTA 5. Stretch dengan nama asli Harold Joseph baru bebas dari penjara yang tidak diketahui sebabnya. Ia adalah anggota senior keluarga Chamberlain Gangsters yang juga menjadi teman Franklin dan Lamar.

Stretch dan Lamar menjemput Franklin di rumahnya untuk mengajak pergi membeli narkoba dengan anggota Geng Ballas. Sebelum kesana, trio sekawan ini mampir dulu ke toko senjata untuk berjaga-jaga.

Belanja Senjata di GTA 5

Ammu-Nation di GTA 5
Ammu-Nation

Pergi ke toko senjata Ammu-Nation dan belilah senjata Pump Shotgun (dengan suppressor dan modifikasi lampu) dan Armor jika kamu memiliki cukup uang. Jika uangmu tidak cukup, Lamar akan meminjamkanmu uang $1500. Setelah itu, tinggalkan toko dan pergi ke tempat pertemuan.

Setelah sampai di tujuan, akan ada cutscene dimana mereka bertemu anggota Geng Ballas yang ternyata D. Apa yang nampak terlihat seperti pertemuan biasa, ternyata berupa jebakan. D balas dendam atas apa yang dilakukan Lamar dan Franklin sebelumnya.

Baca juga:

Keluar dari Gudang

Misi Kesembilan GTA 5
Lamar terbentur pintu yang meledak

Stretch kesal dan langsung menembak D. Segera tinggalkan gedung dan habisi semua anggota geng Ballas. Gunakan Shotgun agar menembak lebih cepat dan akurat. Berlindung juga di balik boks besar agar kamu selamat.

Cara Mendapatkan Medali Emas “Headshots”
Tembak kepala minimal 10 musuh. Tembakan di leher juga dihitung.

Saat mencapai lantai bawah, teruslah bergerak dan tembak mereka. Jika kamu terlalu lama, anggota geng akan membakar tumpukan-tumpukan kertas.

Syarat Medali Emas “Unmarked”
Usahakan untuk meminimalisir kerusakan pada armor dan kehilangan darah.

Baca juga:

Lari dari Polisi

Misi Kesembilan GTA 5
Habisi Helikopter Polisi!

Kemudian setelah berhasil keluar dari gedung, kamu akan dikepung polisi beserta helikopternya. Ganti senjata semi-otomatis agar bisa lebih cepat melumpuhkan helikopter. Lewati tangga kuning untuk melumpuhkan helikopter dan lebih cepat menuju jalan raya.

Persyaratan Medali Emas “Accuracy”
Melakukan Non-Headshot dengan senjata damage rendah akan menghasilkan lebih banyak hit

Cegat mobil yang lewat dengan menodongkan senjata, lalu curi mobilnya untuk melarikan diri. Lalu cari tempat sembunyi yang jauh dari radar pencarian polisi.

Persyaratan Medali Emas “Time”
Selesaikan misi ini dalam waktu 10:30. Gunakan kemampuan khusus Franklin untuk menghindari tabrakan dan kerusakan mobil agar dapat berjalan mulus. Cari area aman seperti terowongan kereta bawah tanah

Baca juga:

Ketika bintang buronan sudah hilang, kembali ke rumah Franklin untuk menyelesaikan misi ini.

Update informasi menarik lainnya seputar anime, game, pop culture serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

PlayStation Showcase Akan Digelar sebelum Summer Game Fest?

GAMEFINITY.ID, Bandung – Sony Interactive Entertainment akhir-akhir ini sering menggelar State of Play untuk mengungkap berbagai game yang akan datang. Tahun lalu, Sony sama sekali tidak menggelar PlayStation Showcase, sebuah event pengumuman game yang akan datang di PlayStation berskala lebih besar daripada State of Play. Tampaknya, Sony siap untuk menggelar event game berskala besarnya itu sebelum Summer Game Fest 2023.

Laporan ini menyusul pembatalan E3 2023 sebagai event langsung dan digital. Sebelumnya, Sony dilaporkan tidak akan hadir untuk menggelar showcase di acara pameran game terbesar itu.

Baca juga:

Sony Siap Gelar PlayStation Showcase sebelum Summer Game Fest?

PlayStation Showcase berfore Summer Game Fest 2023
PlayStation Showcase dilaporkan akan digelar sebelum dan sebagai bagian dari Summer Game Fest

Reporter game dari GiantBomb, JeffGrubb, pertama kali mengungkap kabar ini. Grubb telah rutin melaporkan rencana event game pada musim panas oleh pengembang game besar sebelum pengumuman resminya.

Dilansir dari VGC, menurutnya, PlayStation Showcase akan digelar sebelum Summer Game Fest. Summer Game Fest sendiri akan digelar 8 Juni sebagai acara langsung dan digital untuk pertama kalinya. Sementara itu, Xbox and Bethesda Showcase akan menyusul pada 11 Juni, dan esok harinya adalah Ubisoft Forward.

Saat ini, ia tidak menyebutkan kapan tanggal event pameran PlayStation berskala itu akan diadakan. Ia hanya menyebut PlayStation masih bermitra dengan penyelenggara Summer Game Fest untuk tahun ini, sama seperti tahun sebelumnya saat mereka menggelar State of Play untuk musim panas.

PlayStation Showcase Digelar Menyusul Kekecewaan saat State of Play Februari 2023?

PlayStation Showcase State of Play
State of Play dinilai mengecewakan akhir-akhir ini?

Akhir-akhir ini, cukup banyak penggemar yang kecewa dengan PlayStation State of Play, terutama pada Februari 2023. Jika dibandingkan dengan Nintendo Direct dan Xbox & Bethesda Developer Direct, Sony dinilai mengecewakan dalam menggelar event pameran game tersebut.

Walau Februari lalu Sony memamerkan game yang akan datang di PlayStation VR2 dan menjadikan Suicide Squad: Kill the Justice League sebagai acara utamanya, netizen menilai event dari PlayStation itu belum menjadi worth untuk ditonton.

Baca juga:

“State of Play, umumnya, sudah menemukan irama dalam formatnya, tapi tidak hebat. Mereka masih tidak memiliki elemen kejutan den menyenangkan seperti yang dimiliki Nintendo Direct,” tutur Brian Altano dari IGN.

Saat ini, belum diketahui apakah Sony akan menggelar PlayStation Showcase sebelum Summer Game Fest. Bisa saja mereka kembali menggelar State of Play seperti tahun lalu. Tentunya, penggemar hanya bisa menunggu pengumuman resmi dari Sony dalam waktu dekat.