Category Archives: Game

Daftar Mobil Anti SUV di Need for Speed Most Wanted

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Need for Speed: Most Wanted merupakan salah satu game sports bertema balapan liar yang dikembangkan oleh Electronic Arts. Sudah banyak seri Need for Speed hingga yang saat ini, beberapanya seperti Heat, Carbon, hingga Most Wanted.

Anti SUV merupakan salah satu kemampuan dalam game Most Wanted. Kemampuan yang memungkinkan penggunanya untuk meng-counter serangan atau blokade dari mobil tipe SUV, baik Light SUV atau Heavy SUV.

Daftar Mobil Anti SUV di Need for Speed Most Wanted

Beberapa mobil Anti SUV dapat diantisipasi atau dihalau menggunakan beberapa kendaraan tertentu. Kebanyakan kendaraan disesuaikan dengan ukuran atau model bentuknya. Berikut daftar mobil anti SUV yang dapat digunakan di Need for Speed: Most Wanted.

Baca Juga : Tips Menggunakan Great Sword di Monster Hunter Freedom Unite

Gallardo

Daftar Mobil Anti SUV di Need for Speed Most Wanted

Gallardo siapa yang tidak kenal dengan mobil satu ini. Mobil yang bahkan sekelas Ferrari atau lebih tinggi ini dikenal juga karena bentukannya yang elegan dengan kemampuan menerobos apapun didepannya dengan cepat, tidak terkecuali mobil SUV.

Gallardo sendiri merupakan mobil yang dapat pemain miliki ketika selesai mengalahkan Ming yang tentu saja pemain harus mengalahkan Blacklist ini untuk mendapatkan atau unlock Gallardo.

Memiliki statistik bawaan yang bagus. Jika sedikit ditingkatkan performanya, mobil ini dapat melaju layaknya sebuah angin. Walau bentukannya yang slim dan elegan ini, Gallardo mampu menerobos blokade atau adu hantam dengan Heavy SUV dalam kecepatan penuh.

Mitsubishi Lancer Evo VIII

Daftar Mobil Anti SUV di Need for Speed Most Wanted

Mitsubishi Evo VIII, atau dikenal juga dengan Lancer ini sesuai dengan namanya. Mengesampingkan bentukannya yang terlihat sedikit berat, Lancer mampu melaju tidak kalah dengan mobil-mobil kecil lainnya, Cayman misalnya.

Mobil ini dapat dibuka ketika menang melawan Blacklist 9, Earl atau Eugene James. Lancer mampu beradu hantam dari depan dengan SUV atau menghancurkan blokade dengan sangat baik dan brutal. Tapi hati-hati dengan spike trap dari beberapa blokade.

Ford Mustang GT

Daftar Mobil Anti SUV di Need for Speed Most Wanted

Mustang GT merupakan salah satu series dari mobil Ford. Menjadi salah satu mobil yang paling siap adu baku bounty jika dilihat dari bentukannya yang seperti tahan tabrak. Selain itu juga mobil ini terbilang mobil yang sangat tidak stabil untuk digunakan, tekecuali jika Gfers mampu sekali mengendalikan monster besi ini.

Mustang GT menjadi mobil yang mampu beradu dengan SUV tipe apapun, dan mampu kabur dengan mudah dari kejaran polisi Corvette. Mobil ini juga bisa dibuka atau didapatkan dengan mengalahkan Jewels yang merupakan Blacklist 8.

Sayangnya, walau dengan upgrade yang sangat sempurna, Mustang GT menjadi mobil dengan handling paling rumit. Mobil ini sangat sulit dikendalikan ketika dalam keadaan berhenti. Bahkan untuk dapat berhenti kemudian berbelok sangatlah sulit, jadi diperlukan pemahaman yang baik dalam mengendalikan mobil satu ini.

Itulah daftar mobil Anti SUV yang ada di Need for Speed: Most Wanted. Sebenarnya masih banyak mobil lainnya, hanya saja Gmin mengambil referensi dari dunia nyata dan bentukan yang cukup masuk akal. Beberapa mobil alternatif lainnya seperti Carrera GT, 911 Turbo S, Aston Martin DB 9, ataupun si kecil Cayman S.

Update informasi menarik lainnya seputar anime dan game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Cuisineer Game Dungeon Masak-Masak akan Hadir di PC

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Marvelous Europe dan Xseed Games mengumumkan bahwa mereka akan menerbitkan game barunya bersama, action roguelike yang akan hadir ini adalah Cuisineer. Cuisineer hadir secara global untuk PC di STEAM pada Summer 2023 mendatang.

Seperti yang ditampilkan dalam thumbnail diatas, Cuisineer akan hadir sebagai game RPG roguelike yang memiliki kompleksifitas menarik yaitu masak-masak. Bercerita perihal kegiatan memasak dan masakan didunia fantasi yang dihuni berbagai macam makhluk dan ras.

Baca juga: Life is not Auto Game Rhythm Survival akan Hadir di STEAM

Sinopsis Cuisineer, Roguelike Masak-Masak

Karakter utama kali ini adalah petualang bernama Pom yang mewarisi sebuah restoran keluarga di kampung halamannya di Paell yang penuh dengan lilitan hutang.

Untuk mendapatkan untuk melunasi hutang, Pom harus membuak restoran dan menyajikan makanan yang akan dijual kelak. Jadi Pom akan mencari bahan-bahan dari dungeon. Dari sinilah petualangan dari Pom dimulai, dan jadi gameplay utama dari game ini.

Cuisineer menjadi game yang hadir dari kombinasi antara eksplorasi dungeon dan food operation. Untuk dungeon-nya akan dikenal dengan action RPG, sedangkan bagian masak-masaknya akan menjadi bagian dari side kehidupannya.

Gameplay

Cuisineer Game Dungeon Masak-Masak akan Hadir di PC

Pom akan berpetualang di dungeon menggunakan pisau atau spatula sebagai senjata dan beberapa props memasak lainnya. Petualangan akan terus berlanjut dan akan semakin seru.

Menariknya lagi Pom dapat menggunakan hidden skill di setiap senjata memasaknya. Contohnya seperti Flying Pan, Kitchen Knife, dan banyak lagi senajat dengan hidden skill menarik lainnya.

Untuk mendapatkan bahan masakan, pemain dapat mengalahkan monster di dungeon. Setelah puas dengan battle di dungeon, pemain akan kembali ke restoran dan memasak, menyiapkan, serta menyajikannya sesuai pesanan pelanggan. Jika diperhatikan sedikit lebih rinci, Cuisineer mirip seperti game Dinner Dash dengan mekanik action seperti game Isometric pada umumnya.

Cuisineer Game Dungeon Masak-Masak akan Hadir di PC

Dungeon ini sendiri akan hadir dalam beberapa biome berbeda. Beberapa biome-nya seperti hutan, gunung berapi, gua es, dan rawa yang mematikan. Uniknya lagi, rasa dalam game ini menjadi salah satu bagian dari kemampuan Pom yang dapat digunakan untuk bertarung.

Update informasi menarik lainnya seputar anime dan game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Bethesda Umumkan Mighty Doom, Game Top-Down Shooter

GAMEFINITY.ID, Bandung – Bethesda mengumumkan mereka akan merilis Mighty Doom untuk platform mobile dalam waktu dekat. Game tersebut merupakan spin-off dari franchise Doom yang sudah ikonik. Alih-alih jadi FPS, spin-off tersebut akan mengambil genre rogue-lite top down shooter.

Mighty Doom, Game Top Down Shooter yang Akan Rilis di Mobile

Mighty Doom Mini Slayer
Mini Slayer, protagonis dari Mighty Doom

Protagonis dari game ini adalah Mini Slayer, versi kartun dari karakter Doom Slayer di Doom 2016 dan Doom Eternal. Bethesda menyebut latar tempatnya sebagai universe animated Doom, sebuah alternate reality yang terinspirasi oleh deretan collectible toy di Doom Eternal. Pada dasarnya, ini adalah versi toy dari Doom yang didesain khusus untuk mobile. Pemain dapat bertualang dengan bermainan run and gun yang menjanjikan bisa dikontrol menggunakan satu jari.

Misi Mini Slayer adalah membunuh semua Demon yang juga dijadikan versi imut. Namun, game ini masih sangat violent. Terlihat pada gameplay di trailer-nya terdapat unsur berdarah-darah saat Mini Slayer bertarung melawan para Demon.

Game ini mengambil perspektif top down alih-alih first person. Pada saat yang sama, desain roguelite juga diterapkan, maka pemain mungkin akan sering menyaksikan Mini Slayer yang mereka kendalikan mati dan bangkit kembali. Selama gameplay, pemain juga dapat mengumpulkan senjata dan upgrade gear, serta special skill untuk membunuh dan menghindari setiap Demon.

Mighty Doom juga jadi game pertama dari Alpha Dog Games semenjak bergabung dengan Bethesda pada 2019. Alpha Dog Games sebelumnya pernah membuat dua game mobile Wraithbone dan MonstroCity: Rampage.

Baca juga: Leaker: Starfield dan Redfall Dikebut dalam Kondisi Kasar

Bakal Rilis Maret, Pra-Registrasi sudah Dibuka

Sambil merilis trailer-nya, Bethesda mengungkap Mighty Doom bakal rilis 21 Maret di beberapa negara. Kabar baiknya lagi, pra-registrasi sudah dibuka. Pemain yang ingin memainkannya saat ini dapat berkunjung lamannya di Apple App Store atau Google Play untuk melakukan pra-registrasi.

Sayangnya, saat mengakses laman Google Play-nya di Indonesia, Mighty Doom disebut belum tersedia. Masih belum diketahui apakah pemain di Indonesia juga akan berkesempatan untuk menikmati Mighty Doom kelak.

Mighty Doom bakal rilis di iOS dan Android pada 21 Maret 2023 di beberapa negara tertentu.

Microsoft Sepakat Bawa Call of Duty ke Konsol Nintendo

GAMEFINITY.ID, Bandung – Microsoft akhirnya menyepakati secara sah untuk membawa Call of Duty ke konsol Nintendo selama 10 tahun ke depan. Keputusan ini mengikuti pengumuman bahwa perusahaan pemilik Xbox itu berkomitmen untuk membawa franchise FPS populer itu ke Nintendo akhir tahun lalu.

Pihaknya memastikan setiap pemilik konsol Nintendo dapat menikmati Call of Duty di Nintendo pada hari yang sama dengan di Xbox. Ini menjadi bentuk komitmen bagi Microsoft untuk membawa beberapa judul game Activision pada lebih banyak pemain di platform lain. Meski begitu, kesepakatan akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft belum menjadi sah. Hal ini karena akuisisi tersebut masih harus mendapat persetujuan dari regulator pemerintah,

Kesepakatan Microsoft Bawa Franchise Call of Duty ke Konsol Nintendo selama 10 Tahun

https://twitter.com/BradSmi/status/1627926790172811264?ref_src=twsrc%5Egoogle%7Ctwcamp%5Eserp%7Ctwgr%5Etweet

“Microsoft dan Nintendo telah bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan terikat secara hukum selama 10 tahun untuk membawa Call of Duty ke pemain [platform] Nintendo – pada hari yang sama dengan di Xbox, dengan fitur penuh dan paritas konten – maka mereka dapat menikmati Call of Duty seperti di Xbox dan PlayStation,” tulis Brad Smith selaku presiden Microsoft.

Call of Duty on Nintendo announcement
Microsoft resmi sepakati kontrak untuk hadirkan Call of Duty di konsol Nintendo selama 10 tahun

Kesepakatan ini menandakan Call of Duty dapat kembali rilis di konsol Nintendo setelah absen selama kurang lebih 9 tahun terakhir. Call of Duty: Ghosts yang juga rilis di Wii U pada 2013 menjadi terakhir kali Activision merilis entri franchise besutannya di konsol Nintendo.

Pihak Microsoft juga tengah menawarkan kesepakatan yang sama dengan Sony untuk konsol PlayStation dan masih berkomitmen untuk menawarkan game dari franchise besutan Activision itu di Steam.

Sebelumnya, pihak Sony mengungkapkan kekhawatirannya bahwa Microsoft bisa saja memonopoli dan bersikap antikompetitif saat menganggapi upaya akuisisi Activision Blizzard. Mereka mengklaim bahwa Call of Duty akan menjadi eksklusif di konsol Xbox dan layanan Microsoft seperti Game Pass.

Baca juga: Activision Sebut Call of Duty 2023 Full Premium Release

Beberapa Judul Game Xbox Lainnya Akan Tersedia di GeForce Now

Call of Duty Microsoft Nvidia GeForce Now
Microsoft juga sepakat bawa gamenya, termasuk Call of Duty, ke GeForce Now

Sementara itu, Microsoft juga mengumumkan rencana untuk membaca seluruh judul game PC-nya ke platform cloud gaming GeForce Now. Jika akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft menjadi resmi, semua judul game dari Activision dan Blizzard, termasuk Call of Duty juga dapat dimainkan di platform milik Nvidia itu.

Nvidia menyebut dalam laman resminya bahwa mereka kini memberi dukungan penuh pada Microsoft. Mereka juga berharap agar kesepakatan akuisisi Activision Blizzard mendapat persetujuan regulator pemerintah. Kedua belah pihak mengaku mereka akan segera mengerjakan agar game besutan Xbox dapat segera terintegrasi di GeForce Now.

Kesepakatan dengan Nintendo dan Nvidia tentu menjadi bentuk komitmen bagi Microsoft untuk menyediakan Call of Duty di platform lain selain Xbox dan PC. Pihaknya juga memastikan mereka tidak berencana untuk berhenti merilis setiap entrinya di PlayStation.

Katanya Gak Cuan, PBESI Sindir Atlit Valorant Tolak Seleknas

GAMEFINITY, Jakarta – Rabu (22/2), PBESI atau Pengurus Besar Esports Seluruh Indonesia kembali menarik perhatian warganet. Beredarnya salah satu postingan yang dibuat oleh Frengky Ong, Sekjen PBESI, di instagram. Dalam postingan tersebut Frengky menuliskan sindiran kepada atlet valorant yang menolak ketika dipanggil Timnas.

Valorant memang menjadi salah satu cabang olahraga esports yang dipertandingkan dalam SEA Games. Hal itu membuat PBESI memanggil para player valorant untuk mengikuti seleksi nasional. Tetapi ketika dipanggil, beberapa player valorant yang dipanggil memilih untuk mundur dari seleksi nasional. Padahal menurut Frengky, player yang mengundurkn diri ini tidak sedang dalam kejuaraan dunia ataupun lainnya yang membuat mereka berhalangan.

Baca juga: Valorant Masuk Cabang Olahraga Esports di SEA Games 2023

PBESI, Tolak Seleknas Karena Tidak Menguntungkan Financial

PBESI Sindir Player Valorant

Dalam story instagramnya Frengky menuliskan, “Tim dan atletnya tidak ikut kejuaran dunia di Brasil dan Korea. Mereka sekarang berada di Jakarta. Selain itu, waktu dan tempat latihan tidak bentrok dengan waktu seleknas dan pelatnas. Mungkin mereka tidak ingin mewakili bangsanya karena tidak ada cuannya.”

Bahkan dalam unggahan story itu, Frengky menjelaskan bahwa itu adalah bentuk sinergi yang tidak baik. Dirinya dalam unggahan story berikutnya menjelaskan dengan membawa 2 wadah turnamen profesional yang dianggap bisa bersinergi. MPL dari Mobile Legend dan PMPL dari PUBG Mobile dianggap lebih dapat bersinergi dengan PBESI daripada valorant.

Tentu saja kabar ini dibantah oleh Gary Ongko Putera, dirinya mengunggah sebuah pesan yang mengatakan jangan membuat dirinya seperti tidak ingin mengirim pemain saya ke timnas. Jika ingin seperti itu sejak awal Gary, pasti tidak akan memperbolehkan para playernya menerima undangan seleknas itu.

Baca juga: Pemain Valorant Lakukan Throwing Karna Judi

Dilansir dari tiktok Daily Spin, Permasalahan Boom Esports dan PBESI telah terjadi jauh-jauh hari. Hal itu karena Gary sendiri telah menyarankan untuk mengambil para player yang lolos di kualifikasi VCL nanti.

Kabar Soal Financial, Dikaitkan dengan Boom Esports yang Fokus ke Ascencion

Ascencion Liga Franchise valorant

Mundurnya coach, analis dan player boom esports dari seleknas PBESI, dikaitkan dengan persiapan Boom Esports untuk Ascencion. Ascencion adalah sebuah liga franchise yang memang dimiliki oleh valorant. Berdasarkan flow-nya sendiri untuk mencapai Acencion harus melewati turnamen nasional.

Baca juga: Coach Esport SEA Games 2023 Indonesia Diumumkan

Ascencion memang memiliki sistem yang panjang. Di mulai dari turnamen tingkat daerah, turnamen nasional, turnamaen internasioonal dan turnamen invitational. Selain itu, jika Masuk ke Ascencion, maka tim tersebut akan mendapatkan promosi selama 2 tahun untuk di liga utama Valorant.

Jadwal seleksi nasional PBESI memang tidak bentrok dengan jadwa Ascencion, akan tetapi jedanya sendiri  sangatlah sebentar. Selangnya istirahatnya dengan SEA Games hanya sedikit saja yaitu hanya seminggu.

Rainbow Six Siege Ungkap Roadmap untuk Year 8

GAMEFINITY.ID, Bandung – Ubisoft telah mengungkap roadmap untuk Rainbow Six Siege pada tahun ini. Memasuki Year 8, tampaknya Ubisoft masih percaya bahwa game tactical FPS besutannya itu masih memiliki peluang untuk semakin bersinar tahun ini. Pemain dapat mengharapkan deretan konten baru seperti empat operator baru, empat battle pass, satu map baru, dan sederetan fitur lainnya.

Empat Operator Baru di Rainbow Six Siege Year 8

Pada Year 8, Rainbow Six Siege akan memperkenalkan empat operator baru. Salah satunya sudah diumumkan akan hadir di Year 8 Season 1 yang bertajuk Operation Commanding Force. Operator tersebut adalah Brava yang berasal dari Brazil.

Rainbow Six Siege Brava
Brava, operator baru di Year 8 Season 1

Brava merupakan operator class attacker yang bakal tersedia di Battle Pass track premium. Operator baru tersebut memiliki gadget Kludge Drone yang dapat men-disable gadget elektronik milik tim lawan. Hal yang membuat gadget-nya unik adalah Kludge Drone dapat dipergunakan untuk pencurian. Brava mengontrol drone-nya untuk melakukan hack setiap gadget milik musuh dari kejauhan. Jika hack berhasil, gadget milik lawan akan hancur atau berganti allegiance.

Setelah Brava, operator baru selanjutnya di Year 8 Season 2 akan berasal dari Swedia. Setelah itu, operator baru dari Korea Selatan dan Portugal juga akan diperkenalkan setiap season.

Consulate Bakal Di-Rework, Juga Map Baru di Year 8

Begitu Year 8 Season 2 berlangsung, Ubisoft akan menghadirkan versi rework dari map Consulate. Consulate sendiri merupakan salah satu map tertua di Rainbow Six Siege. Map tersebut sudah mengalami beberapa perubahan, salah satunya adanya tempat bom keempat yang sudah dihapus dari versi competitive rotation.

Ubisoft juga akan memperkenalkan map baru yang berlatar di Portugal. Namun, penggemar harus menunggu lama, karena map baru tersebut baru akan muncul pada Year 8 Season 4.

Baca juga: Rainbow Six Mobile dan The Division Resurgence Rilis 2023-24

Deretan Fitur Baru Lainnya di Year 8

Tidak hanya operator dan map baru, Ubisoft juga menampilkan deretan fitur baru di Rainbow Six Siege. Fitur yang akan diluncurkan di Year 8 Season 1 adalah anti-cheat khusus versi konsol MouseTrap. Alasan menambah anti-cheat ini karena pada dasarnya versi konsol tidak secara resmi memberi dukungan mouse dan keyboard. MouseTrap nantinya bakal menginput lag agar pemain pengguna mouse dan keyboard di versi konsol tidak memiliki keuntungan lebih.

Sebuah sistem baru bernama Player Commendation System akan diperkenalkan. Sistem ini membantu pemain memberi rating berdasarkan kemampuan dalam permainan. Ditambah, Reputation Penalty juga akan diterapkan khusus pemain yang menyalahgunakan voice chat demi mengurangi perilaku toxic.

Berbicara tentang Battle Pass. Ubisoft berjanji akan mengubah UI-nya. Hal ini karena pemain mengeluhkan UI Battle Pass di Siege terlalu rumit. Masih belum diketahui kapan update ini akan diterapkan saat ini.

Rainbow Six Siege Year 8 roadmap
Roadmap untuk Rainbow Six Siege Year 8

Year 8 Season 1 dari Rainbow Six Siege, Operation Commanding Force, bakal dimulai Maret ini. Sambil menunggu, pemain dapat membeli Year 8 Pass yang sudah termasuk empat battle pass hingga 20 Maret 2023.