Category Archives: Game

Modern Warfare 2 dan Warzone 2 Season 2 Alami Penundaan

GAMEFINITY.ID, Bandung – Kabar buruk bagi penggemar setia Call of Duty. Activision telah mengumumkan bahwa season 2 dari Modern Warfare 2 dan Warzone 2 resmi ditunda. Meski begitu, pihaknya memberikan detail yang dijanjikan akan datang dalam kedua game Call of Duty itu.

Sebelumnya Sudah Dikabarkan Akan Mendapat Penundaan

https://twitter.com/codsploitz_imgs/status/1615158500493037568

Kabar penundaan ini sebelumnya menjadi rumor berkat kabar dari akun Twitter leaker CODSploitzImgs. Ia menyampaikan season kedua dari Modern Warfare 2 dan Warzone 2 akan dimulai pada 15 Februari 2023. Padahal, battle pass di dalam kedua game menyebut season pertama dijadwalkan berakhir 1 Februari.

Akhirnya, kabar ini dibenarkan oleh pihak Activision. Mereka memutuskan untuk menunda peluncuran season 2-nya. Pihaknya mengatakan bahwa mereka sedang membuat beberapa perubahan berdasarkan saran dari komunitas pemain.

Akun Twitter Charlie Intel menekankan bahwa ini menjadi tahun kedua berturut-turut bagi Activision untuk menunda season kedua game Call of Duty itu karena masalah jadwal. Tahun lalu, Call of Duty: Vanguard season 2 mengalami penundaan dari 2 Februari menjadi 14 Februari.

Baca juga: Hal Menarik Call of Duty Mobile Reset Ke Season 1 di 2023

Modern Warfare 2 dan Warzone 2 Dipastikan Dapat Konten Baru di Season 2, Ini Detailnya

Meski harus mengalami penundaan, Activision sudah membagikan detail tentang konten baru yang akan datang di season 2. Menurut akun Twitter resmi Call of Duty, update tersebut akan kembali menghadirkan mode Resurgence untuk Warzone 2. Warzone 2 juga akan kedatangan map baru yang lebih kecil.

Call of Duty Modern Warfare 2 Season 2 delay a
Call of Duty: Modern Warfare 2 dipastikan kedatangan mode Ranked Play

Modern Warfare 2 dipastikan akan kembali kedatangan mode Ranked Play. Begitu pula dengan map, senjata, dan mode baru. Pihak Activision dan Infinity Ward belum memberitahu detail lebih lanjut tentang konten di season 2 dalam kedua game ini. Setidaknya, Activision pasti akan mengumumkannya saat waktu season 2 sudah dekat.

Call of Duty: Modern Warfare 2 dan Warzone 2 dapat dikatakan mendapat peluncuran yang masif pada akhir tahun lalu. Meski begitu, pemain merasa Modern Warfare 2 masih kekurangan konten sebagai game premium jika dibandingkan dengan Warzone 2 sebagai game free-to-play. Season 2-nya diharapkan menjadi awal yang baru bagi kedua game.

Ada Apa dengan Cookie Run: Kingdom 2nd Anniversary?

GAMEFINITY.ID, JAKARTA – Cookie Run: Kingdom, game RPG bertemakan kue ini baru saja merayakan dua tahun peluncurannya dengan memperbarui patch big update mereka yang bertajuk To the World of Dreams yang akan segera rilis 19 Januari mendatang.

Update besar-besaran ini dianggap sebagai the most happening update lantaran salah satu legendary Cookie yang begitu ikonik di franchise Cookie Run akan segera hadir di perayaan ulang tahun kedua ini.  Tidak lupa berbagai event menarik lainnya juga akan dimasukkan dalam big update ini. Sudah penasaran kan apa saja event maupun pembaruan yang bakalan hadir di update ini?

Segera top up diamond Cookie Run kalian melalui halaman top up Gamefinity.id untuk membawa pulang waifu atau hasbu kesayangan kalian

Baca juga: Dicap Membosankan, Jun Maeda Tutup Akun Twitternya

Cookie Run: Kingdom  Kembali Boyong Karakter Ovenbreak Moonlight Cookie Dan Milky Way Serta Dibukanya Chapter Baru

Moonlight Cookie Run
Moonlight Cookie akan dirilis dengan role Magic dan rarity Legendary

Hadirnya karakter ikonik Moonlight Cookie pada franchise Kingdom menjadi yang begitu ditunggu setelah penantiannya selama dua tahun lamanya. Tidak jauh berbeda dengan franchise Ovenbreak, Moonlight Cookie bakal dirilis dengan rarity Legendary serta Role magic yang akan diisi suaranya oleh GK Bowes  untuk sulih suara bahasa  Inggris dan Yui Ishikawa pada bahasa Jepang.

Milky Way Cookie Run
Milky Way Cookie Run dengan role Charge dan rarity Epic

Yui Ishikawa ini sangat terkenal dikalangan Otaku Manga dan Anime setelah dirinya mengisi suara Mikasa Ackerman di serial Attack on Titan, baru – baru ini Final Season part 3 nya segera premiere pada bulan Maret di Televisi Jepang serta main character dari seri Violet Evergarden.

Selain Moonlight Cookie, Devsister juga memperkenalkan playable character Milky Way, Milky Way sendiri merupakan seorang kondektur kereta api yang siap mengantarkan kalian ke negeri sihir dimana Moonlight Cookie bersemayam “ City of Wizards “. Milky Way Cookie segera hadir sebagai Charge Cookie dan rarity Epic dengan pengisi suara Della Sabe untuk bahasa Inggris dan Takao Kanon untuk Jepang.

Yui Ishikawa
Versi Jepang Moonlight Cookie akan diisi oleh Yui Ishikawa, yang juga mengisi Mikasa Ackerman pada franchise Attack on Titan

Tidak lupa chapter 15 dan 16 pada mode Story kembali ditambahkan setelah update terakhirnya Dark Cacao Cookie. Kurang lebihnya chapter 15 merupakan perjalanan kalian menuju City of Wizards dan 16 ketika kalian telah tiba di kota tersebut.

Update Chapter 15
Chapter 15 dan 16 akan ditambahkan di story mode Cookie run

Update Dan Event Lainnya yang Perlu Kalian Ketahui

Zodiac Costume set
Skin bertema zodiak yang bakal hadir di update

Beberapa pembaruan lainnya di Cookie Run: Kingdom ini adalah hadirnya berbagai kosmetik guna mempercantik dari karakter tersebut. Beberapa karakter yang bakal mendapatkan skin pada update City of Wizards ini adalah Eclair, Wildberry, Cream Unicorn, serta Financier yang kesemuanya bertemakan Zodiak atau rasi bintang. Eclair dengan Aquariusnya, Wildberry Leo, Financier Libra, dan Cream Unicorn Virgo.

Cookie Run: Kingdom Lunar New Year costume set
Dalam rangka merayaka hari raya Imlek, Cookie Run: Kingdom hadirkan skin Hanbok, pakaian tradisional dari Korea

Anniversary kedua dari Cookie Run: Kingdom ini jiga bertepatan dengan hari raya Imlek, terlihat pada cuplikan trailer New Year Hanbok Costume, Moon Rabbit, Macaron, Almond, Oyster, Dark Choco, dan Cherry kembali mendapatkan skin bertemakan tahun kelinci tersebut.

Dikarenakan masih berlangsungnya Imlek, ada kemungkinan Event Imlek lainnya juga akan ditambahkan setelah Fortune Cookie dan Prophet beberapa hari yang lalu.

Daily prize
Bocoran bansos yang dibagikan

Sudah siap dengan big update ini? Kalian bisa mengikuti roadmap dari 2nd Anniversary lainnya di page resmi Cookie Run : Kingdom ya.

Activision Blizzard: NetEase Tolak Perpanjang Hak Publikasi

GAMEFINITY.ID, Bandung – Activision Blizzard sudah mengumumkan game-nya seperti Overwatch dan World of Warcraft akan mulai tidak lagi dapat dimainkan di China November lalu. Hal tersebut buntut dari gagalnya mencapai kesepakatan baru dengan NetEase selaku publisher di China.

Namun, pihak Blizzard sendiri mengklaim NetEase telah menolak perpanjang hak publikasi di China. Saat ini mereka mencari mitra baru agar game-nya dapat dimainkan di negeri tirai bambu itu.

Menurut Activision Blizzard, NetEase Tolak Capai Kesepakatan Baru

Activision Blizzard NetEase World of Warcraft
World of Warcraft jadi salah satu game Blizzard yang tidak lagi bisa dimainkan di China

Kabar ini pertama kali disampaikan oleh Reuters. NetEase dilaporkan menolak pengajuan Activision Blizzard untuk perpanjang kemitraannya selama enam bulan. Kemitraan itu telah berjalan selama 14 tahun terakhir, membuat game besutan Blizzard seperti World of Warcraft, Starcraft II, dan Overwatch bisa dimainkan di China.

NetEase mengatakan proposal tersebut “sangat tidak logis secara komersial” dan menuduh pihak Blizzard “mengincar perpisahan tapi masih ingin erat”. Kemitraan itu akan berakhir pada 23 Januari 2023. Tanggal itu menjadi momen saat game milik Blizzard resmi hengkang dari China.

Blizzard China menganggapi kabar ini di akun Weibo-nya. Mereka mengklaim telah mengontak NetEase pada Januari lalu. Mereka berharap dapat perpanjang kontrak kemitraan di China selama enam bulan.

“Sangat disayangkan NetEase tidak ingin perpanjang layanan dari game kami selama enam bulan sambil kami mencari mitra baru,” tanggap Blizzard China.

Baca juga: World of Warcraft versi Mobile Batal Rilis?

Activision Blizzard Netease Diablo Immortal
Diablo Immortal masih dapat dimainkan di China saat kesepakatan Activision Blizzard dan NetEase berakhir

Sementara itu, Diablo Immortal masih akan tersedia di China. Ini karena game kontroversial tersebut dipublikasi dalam kesepakatan terpisah, yaitu sebagai co-production.

Tim Game Blizzard di NetEase Dibubarkan

Pernyataan ini menyusul kabar bahwa NetEase terpaksa membubarkan tim pengembang game besutan Blizzard di China. South China Morning Post melaporkan tim tersebut mulai mengurangi anggotanya pada November lalu. Saat ini, semua karyawan dari tim itu dilaporkan mendapat PHK atau dialihtugaskan.

Sebuah kru beranggotakan 10 orang akan menangani layanan pelanggan dan masalah teknis hingga mereka akhirnya harus hengkang.

Sebelumnya, tokoh senior NetEase mengkritik habis-habisan seorang oknum karena menghancurkan hubungan antara Activision Blizzard dan NetEase November lalu. Belum diketahui identitas oknum yang dimaksud sama sekali.

Semua game Blizzard, kecuali Diablo Immortal, dipastikan tidak akan lagi bisa dimainkan di China mulai 23 Januari 2023.

Orangutan Gaming Esports Umumkan Roster Valorant yang Baru

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Orangutan Gaming telah mengumumkan roster Valorant ladies barunya melalui postingan di media sosialnya. Postingan itu mencakup lima pemain wanita dan satu coach pria. Ke depannya, roster baru ini akan mewakili organisasi di semua turnamen Valorant ladies yang akan datang, termasuk Valorant Champions Tour 2023 (VCT 2023): Game Changers Championship.

Orangutan Gaming adalah salah satu organisasi esports asal India terkemuka dengan tim dalam berbagai game, seperti termasuk Free Fire, dan Valorant. Dengan roster baru ini, organisasi akan mengincar kesuksesan hingga kemenangan besar di Valorant Championship Tour (VCT) 2023: Game Changes Championship.

Baca juga: Review Drifters, Serial Isekai Underated Anti Mainstream

Daftar Member Baru Orangutan Gaming Ladies Valorant

Berikut beberapa pemain hingga roster untuk Valorant dari Orangutan Gaming Esports Ladies yang baru sebagai berikut:

  • Zini (In Game Leader)
  • Chloe Wong “Chloetw”
  • Japips
  • Neha Sottany “CaspeR”
  • capriciouS
  • Asad Azam “GUNNER” sebagai Coach

Orangutan Gaming, Tim Esport Kuat Asia dari India

Orangutan Gaming Esports Ladies

Orangutan Gaming memulai debutnya di VCT Game Changers pada April 2022 dengan daftar pemain India dan Asia Tenggara. Tim ini membuat penampilan yang kuat pada tahun 2022 dan mendapatkan pengakuan luas di kawasan Asia-Pasifik. Sayangnya, pemainnya CaspeR harus meninggalkan lineup kompetitif pada 10 Oktober 2022 karena keadaan darurat medis.

Setelah ini, organisasi juga memutuskan untuk berpisah dengan Risalma Agnia “oreopheliaa” dan Denise “Kachow”pada 1 November 2022. Pada 11 Januari 2023, Swayambika Sachar “ Sway” mengumumkan kepergiannya dari tim. Dalam tweet bahwa dia akan mengambil istirahat dari kompetitif  Valorant untuk fokus pada pendidikannya.

Orangutan Gaming Esports Ladies

Pada 12 Januari 2023,Orangutan Gaming mengumumkan kedatangan dua pemain Valorant barunya, zini dan capriciousS, melalui Twitter. Zini diperkenalkan sebagai leader dalam game (IGL) tim, dan berubah-ubah sebagai duelist.

Meskipun CaspeR berhenti dari persaingan esports Valorant, dia kembali ke daftar pemain untuk berkompetisi di VCT 2023. Japips dan Chloetw bergabung dengan Orangutan Gaming masing-masing pada bulan April dan Juni 2022. Kedua pemain ini juga akan menjadi bagian dari Orangutan Gaming untuk VCT 2023.

Kami dengan senang hati mengumumkan roster Valorant Wanita kami yang baru diperbarui untuk musim mendatang: @zini_vlr @ChloettwVAL @AkoSiJepay @CaspeRMineK @01capriciouS

Pelatih: @GuNNeRAA1

Mereka pasti ada di sini untuk mengubah permainan. Tangkap mereka segera bermain dan mewakili #ApeArmy ! pic.twitter.com/23Ixcesl4a

— Orangutan (@orangutan_gg) 16 Januari 2023

Persaingan Valorant di kawasan Asia-Pasifik (APAC) berkembang dengan cepat. Dengan roster baru, Orangutan Gaming optimis akan masa depan, dan para penggemar harus mengantisipasi dalam melihat potensi tim dengan masuknya dua pemain baru ini.

Update informasi menarik lainnya seputar esports dan game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Review OneBit Adventure, Game Roguelike Turn-Based Kasual

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – OneBit Adventure adalah game RPG Roguelike dengan gaya turn-based yang tampil dengan mode portrait di Mobile. Game ini dirilis pada Agustus 2019 oleh Galactic Slice. OneBit Adventure dapat dimainkan di platform seperti Android, IOS, Windows, macOS, hingga Macintosh OS.

Sinopsis OneBit Adventure, Game Roguelike Turn-Based Kasual

Berlatar didunia fantasy yang dihuni oleh banyak ras dan termasuk dengan ras yang jahat seperti ghost, monster dan banyak lagi. Sebuah dunia yang menuntut pemainnya bergerak sejauh mungkin, lewati lembah dan medan hingga dungeon yang berbahaya.

Baca juga: Review Goonya Monster, Game Action Party dengan Desain Kasar

Gameplay (8/10)

Review OneBit Adventure
Gameplay – Review OneBit Adventure, Game Roguelike Turn-Based Kasual

OneBit Adventure merupakan game roguelike dengan metode permainan portrait yang hadir di mobile. Game ini diusung dengan genre RPG Fantasy, dan hadir dengan berbagai macam karakter dengan class berbeda.

OneBit Adventure setidaknya hadirkan lebih dari 3 class berbeda, seperti Warrior, Wizard, Necromancer, Blood Knight, dan banyak lagi. Selain itu juga, seperti RPG pada umumnya pemain dapat melakukan peningkatan karakter dan item tergantung dari class pemain sendiri, mengingat ini game roguelike dapat dipastikan progress tersebut akan menghilang sewaktu-waktu sang karakter mati.

OneBit Adventure dikemas dengan gaya turnbased yang dimana beberapa monster atau musuh memiliki rute pergerakannya sendiri di map, jadi selagi pemain tidak ada masalah dengan rute tersebut, maka monster tersebut tidak akan berpengaruh.

Graphic (8/10)

Review OneBit Adventure
Graphic – Review OneBit Adventure, Game Roguelike Turn-Based Kasual

Sesuai dengan judulnya, OneBit Adventure mengusung grafis atau visual bergaya pixel atau bit. Hal menarik dari game ini adalah pergerakan environment ataupun karakter didalamnya yang terbilang cukup halus dan tidak kaku.

Hadir dengan pewarnaan yang juga menarik. Warna atau tone dalam OneBit Adventure didominasi dengan warna gelap, seperti hitam dan biru dengan tone yang lebih gelap dan kelabu. Selain itu juga visual-nya dirasa konsisten dan tidak mengganggu.

Control (8/10)

Untuk kontrol sendiri OneBit hanya mengandalkan gerakan monoton dan serangan otomatis. Pemain dapat menggerakan player menggunakan hide analog. Sebuah kontrol penggerak yang hanya muncul ketika pemain menyentuh touchscreen.

Addictive (8/10)

Review OneBit Adventure
Addictive – Review OneBit Adventure, Game Roguelike Turn-Based Kasual

OneBit Adventure bukan hanya sebatas game roguelike RPG, melainkan sebuah game yang turut mengusung alur cerita dan boss yang sama untuk setiap karakter.

Dalam game ini pemain dapat upgrade dan melawan big boss yang ada diakhir game atau terkadang muncul di tengah-tengah permainan. Memang dasarnya game ini cukup sulit, semakin banyak steps yang dilewati.

Music (10/10)

OneBit Adventure sebagai game RPG dengan kesan retro dibawakan dengan BGM yang keren dan tentu saja sangat kental dengan gaya retro-nya. BGM yang identik dengan game-game RPG pixel salah satunya seperti Undertale, hanya saja bedanya OneBit Adenture memiliki BGM yang lebih keras dan acak.

Kesimpulan

OneBit Adventure menjadi salah satu RPG Retro roguelike yang menarik di mobile. Berikut kelebihan dan kekurangan dari OneBit Adventure.

Kelebihan

Memiliki visual dan gameplay yang cukup unik. Sebenarnya cukup jarang untuk game sejenis hadir dengan metode pembawaan roguelike, apalagi game ini merupakan game pixel dengan scale level.

Kekurangan

Sedikit kekurangan dari game ini adalah masih minimnya karakter atau class yang disediakan oleh OneBit Adventure sendiri. Kebanyakan class disini merupakan class dari ras monster seperti Necromancer, Pyromancer, Blood Knight dan banyak lagi.

Untuk OneBit Adventure, Total Score yang dapat penulis berikan adalah 8,4.

Sekian Review OneBit Adventure yang dapat penulis sampaikan.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Mengungkap Sisi Gelap Gacha Game, Jangan Terperangkap!

GAMEFINITY.ID, JAKARTAGacha Game saat ini menjadi game terlaris serta banyak digandrungi oleh gamers muda masa kini. Desain karakter yang begitu ciamik memanjakan mata, background karakter yang variatif, voice over yang dibawakan oleh dubber kenamaan, dan lain sebagainya. Belum lagi collab dari brand ternama lainnya yang mampu membuat jenis game ini selalu tidak pernah kehilangan pemainnya.

Disamping dari kelebihan yang ditawarkan diatas, rupanya game gacha pun tetap memiliki sisi gelap yang para pemain belum begitu tahu. Memang tidak akan pernah ada hal yang terlalu sempurna, begitu pula game gacha yang satu ini.

Terlalu Banyak Memberikan Hadiah Gratis Pada Pemainnya Membuat Gacha Game Semakin Sepi

Gacha Game Cookie Run

Pasti banyak pemain yang begitu girang ketika developer rutin membagikan begitu banyak hadiah menarik secara Cuma-Cuma seperti diamond, kupon gacha , dan lain sejenisnya. Alih-alih pemain puas menggesek di menu gacha untuk mendapatkan karakter idamannya tanpa perlu lagi mengeluarkan banyak diamond justru game tersebut memasuki era dead-nya.

Nah, mengapa bisa begitu? Dengan developer membagi-bagikan banyak hadiah itu berarti mereka sedang membakar banyak pengeluaran terlebih apabila game tersebut pemainnya banyak, bagaimana caranya mereka mengembalikan modalnya? Tentunya dengan membuat event maupun item baru yang untuk mendapatkannya hanya pemain tertentu bisa melakukannya (catatan: Whale player atau jalur top up).

Baca juga: Pay To Win Atau Pay to Play, Man Yang Lebih Baik

Itu artinya developer game mengharuskan kita untuk melakukan lebih banyak top up dengan tujuan menutup event bakar-bakar duit tersebut. Bagi pemain veteran yang sudah memiliki banyak char ataupun equipment level maksimal mungkin cukup mudah menyelesaikan tapi tidak bagi pemain yang sama sekali baru menjejakkan kakinya pada game tersebut yang berakibat persaingan menjadi tidak sehat yang dimana musuh merupakan Whale player.

Whale player merujuk pada pemain yang menghabiskan banyak uangnya untuk mendapatkan karakter, boost level maupun item-item langka. Nah, akibat persaingan tidak sehat inilah player berpikir untuk kedua kalinya jika ingin bermain game tersebut.

Banyak Fanservice Tapi Kurang Improvisasi Bakal Kurang Mampu Menjual

Baguette Cookie Run
Baguette Cookie baru – baru ini menjadi karakter yang mencuri perhatian pemain Cookie Run

Fanservice pada pemainnya seperti visual karakter yang dikemas cantik memikat menjadi kelebihan dari Gacha Game ini. Tidak bisa dipungkiri jika karakter menarik ini menjadi nilai jual wajib di hampir semua game Gacha. Sempat viral pada beberapa hari lalu kalau Gacha game lebih laris dibandingkan game lainnya, itu karena disajikannya karakter yang begitu menggoda tersebut.

Namun apakah pernyataan tersebut sepenuhnya benar? Kunci bertahannya gacha game terletak pada inovasi atau improvisasi yang diberikan developer kepada pemainnya. Menjual karakter game yang wah namun event dan gameplay membosankan tanpa adanya improvisasi dari developer tetap saja pemain bakal pindah ke game lainnya yang lebih variatif.