Category Archives: Game

Game Indie Mobile yang Harus Dicoba Sekali Seumur Hidup

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Indie Game atau Game Indie, namun biasa dikenal dengan game independen adalah video game yang umumnya dibuat oleh individu atau tim pengembang yang ranahnya lebih kecil tanpa dukungan dana finansial atau teknis dari publisher besar.

Ada juga istilah indie yang berlaku untuk kondisi dimana pengembangkan game memiliki independensi tertentu dari penerbit meskipun penerbit membantu pendanaan dan distribusi game. Karena kemandirian serta kebebasannya untuk developing, game indie sering kali terfokus pada inovasi, gameplay eksperimental, dan resiko yang biasanya tidak ada di game AAA.

Baca Juga : Drama Minta Sendok, Player Rebellion Diputus Kontrak

Daftar Game Indie Mobile yang Setidaknya Harus Dicoba Sekali Seumur Hidup

Telah banyak game indie yang dapat ditemukan di dunia ini. Setidaknya hampir setiap platform game memiliki game indie, baik singleport ataupun yang telah ter-porting secara crossplatform. Berikut game indie mobile yang direkomendasikan Gamefinity.

Stardew Valley

Game Indie Mobile
Stardew Valley – Daftar Game Indie Mobile yang Setidaknya Harus Dicoba Sekali Seumur Hidup

Stardew Valley adalah satu game indie yang terfokus dengan genre simulasi RPG dengan latar perkebunan, perternakan, dan sosialisasi. Tapi tahukah kalian, jika game ini hanya dikembangkan oleh satu orang?

Stardew Valley dirilis pertama kali di Windows pada 26 Februari 2016 oleh Eric Barone “ConcernedApe”, dan platform lainnya menyusul secara beriringan, seperti MacOS, Linux, PlayStation 4, Xbox One, Switch, PlayStation Vita, iOS, dan Android.

Game ini berfokus kepada seorang pemuda yang dirinya pergi ke Pellican Town tempat mendiang kakeknya berada. Dia meneruskan peternakan tersebut demi melanjutkan kesuksesan sang kakek. Secara garis besar, game ini memiliki gameplay yang sama seperti Harvest Moon dengan sentuhan combat, itulah yang dikatakan langsung oleh developer Eric Barone.

Terraria

Game Indie Mobile
Terraria – Daftar Game Indie Mobile yang Setidaknya Harus Dicoba Sekali Seumur Hidup

Terraria ialah salah satu game indie selanjutnya. Terraria sendiri merupakan game Action Sandbox yang dikembangkan oleh Re-Logic. Game ini pertama kali rilis untuk Windows pada 16 Mei 2011, dan dari saat itu juga telah beberapa kali porting ke platform lainnya.

Terraria terfokus kepada ekplorasi, crafting, building, lukisan, dan battle dengan berbagai makhluk fiksi antar dimensi dalam pembawaan 2D yang keren secara prosedural.

Limbo

Game Indie Mobile
LIMBO – Daftar Game Indie Mobile yang Setidaknya Harus Dicoba Sekali Seumur Hidup

Selanjutnya dari game indie rekomendasi Gmin, Limbo. Game ini merupakan game indie dengan genre puzzleplatform yang dikembangkan oleh Playdead. Secara mendasar, game ini pertama kali diterbitkan oleh Microsoft Game Studios untuk XBOX 360. Limbo dirilis pada 21 Juli 2010 di Xbox Live Arcade.

Pemain akan berperan dalam memandu seorang anak laki-laki yang tidak tahu siapa namanya, memandu untuk melewati lingkungan dan jebakan yang tidak ramah saat dirinya pergi mencari saudarinya. Game ini sendiri dipenuhi dengan teka-teki yang dimana berharpa pemain akan gagal sebelum menemukan solusi yang sesuai.

Itulah beberapa game Indie yang dapat dimainkan di Mobile, yang tentu saja penulis rekomendasikan langsung dari pengalaman bermain.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Valve Bagi Steam Deck Gratis Lho, Tapi…

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Valve kali ini lagi bagi-bagi Steam Deck secara cuma-cuma lho, sebelumnya Steam Deck sempat mengalami masalah pada terbatasnya pasokan suku cadang yang mengakibatkan terbatasnya produksi Namun masalah tersebut akhirnya terselesaikan ditambah lagi Valve juga telah meniadakan pra-pemesanan pada perangkatnya.

Penasaran bagaimana cara mendapatkannya? Sudah pada tidak sabar dengan ketentuan untuk berpartisipasinya kan? Simak langkah-langkahnya di bawah untuk mendapatkan handheld gaming andalan Valve ini karena giveaway ini dibaginya setiap menit lho.

Valve Adakan Giveaway Steam Deck Di Ajang Penghargaan Games Award

Untuk meramaikan event penghargaan Games Award 2022 melalui postingannya, Valve mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun terbaik baginya. Ia menambahkan bahwa sekitar 200 unit akan dibagikannya setiap menit bagi penonton Games Award 2022 yang beruntung. Spesifikasi yang dibagikannya juga tidak main-main, Valve akan membagikan Handheld berkapasitas 512 GB. Pastinya bakal banyak memuat game kesayangan.

Baca juga: Nintendo Tak Beri Ijin, Event Smash World Tour Resmi Dibatalkan

Syarat Dan Ketentuan Untuk Mengikuti Giveaway Valve Steam Deck, Wajib Disimak Baik – Baik

Giveaway ini akan diadakan pada tanggal 8 Desember mendatang pada pukul 5 sore pada waktu setempat melalui livestreaming yang diadakan oleh Steam. Pada laman syarat dan ketentuan, livestream tersebut akan berlangsung selama dua setengah jam.

Berikut syarat untuk mengikuti giveaway Steam Deck 2022 adalah sebagai berikut,

  • Kalian harus berdomisili di Amerika Serikat, Uni Eropa, Britania Raya, dan Kanada. Diluar negara yang disebutkan diatas kalian tidak bisa ikut ya, termasuk di Indonesia
  • Sudah terdaftar di Steam dan pernah melakukan transaksi antara tanggal 14 November 2021 s.d 14 November 2022. Pastikan akun kalian tidak pernah melakukan pelanggaran apapun
  • Karena giveaway ini sifatnya fairplay, maka tidak ada orang dalam ya. Pastikan kalian bukan staff maupun anggota keluarga yang bekerja di Steam atau panitia yang bersangkutan
  • Isi di form yang telah disediakan di sini secara jujur. Kalian yang kedapatan melakukan kecurangan akan didiskualifikasi oleh panitia
  • Kalian harus menonton livestream tersebut hingga selesai

Adapun sistem pembagian hadiah, selama livestream berlangsung Valve akan membagikannya kepada pemirsa yang beruntung setiap menitnya. Nantinya seluruh partisipan yang mengikuti akan diundi secara acak tergantung jumlah dari seluruh peserta yang menontonnya. Pemenang akan diumumkan melalui Broadcast dengan menggunakan nama persona Steam mereka di chat Broadcasting.

Masing-masing pemenang juga akan diperlihatkan di laman hadiah The Game Awards 2022 Giveaway dan akan diemail oleh panitia untuk melakukan proses pengiriman hadiah ke alamat tujuan. Panitia juga memberikan batas waktu hingga tanggal 16 Desember apabila tidak hadiah akan hangus.

Hadiah diatas tidak dapat diuangkan dan biaya pengiriman akan ditanggung oleh pajak negara yang bersangkutan

Kalian Bisa Berpartisipasi Melalui Pos Juga Lho

Valve juga memberikan kesempatan pada pengguna Steam lainnya secara manual melalui pos , untuk mengikutinya kalian wajib mengisi data berupa nama , alamat lengkap termasuk negara asal dan kode pos, alamat email, nomor HP, akun Steam, serta nama dan tanggal giveaway kalian pada kertas berukuran 4 x 6 dengan mencantumkan judul “The Game Awards 2022 Giveaway” ke alamat tujuan Valve Corporation , PO Box 1688, Bellevue, WA 98009 – 1688.

Perlu diingat kalian harus mengisinya di pos secara manual dan di stempel, bukan email ataupun faksmili. Batas waktu pengiriman adalah pada tanggal 8 Desember dimana event tersebut berlangsung dan pos yang terkirim harus sudah sampai di Valve sebelum 19 Desember. Hadiah pemenang yang terpilih akan diundi secara terpisah paling lambat pada tanggal 23 Desember 2022.

Keputusan yang dibuat oleh Valve selaku panitia sudah final dan tidak dapat diganggu gugat.

Steam Deck Resmi Masuk Asia Desember Ini

Kabar mengenai Giveaway diatas tentunya sangat menyenangkan dan juga menyedihkan terutama bagi pengguna yang berdomisili di Asia termasuk Indonesia. Namun ada kabar baik dikarenakan pada bulan Desember ini Steam Deck akan masuk ke negara Asia. Masuknya handheld ini tentunya akan bertahap. Pada fase pertama ini Steam Deck terlebih dulu hadir di Taiwan, Jepang, Hongkong, dan Korea Selatan.

Diperkirakan Steam Deck akan bersaing dengan console game besutan Nintendo yang telah hadir lebih dahulu, Nintendo Switch. Seluruh calon pembeli di Asia yang telah melakukan prapemesanan wajib mengisi data mereka sebelum 17 Desember untuk diproses lebih lanjut. Adapun untuk region Asia tenggara diperkirakan hadir di fase kedua atau ketiga.

Dikarenakan Giveaway kali ini hanya tersedia di Amerika dan Eropa saja, kalian jangan bersedih dahulu, ada kemungkinan Steam kembali mengadakan event serupa dan terbuka untuk seluruh dunia termasuk Asia berhubung bulan ini Steam Deck telah hadir di benua tersebut.

PUBG Mobile Hadirkan Kembali Aftermath Mode

GAMEFINITY.ID, Bandung PUBG Mobile kembali menghadirkan mode Aftermath sebagai bagian dari update versi 2.3. Kali ini, mode Aftermath tidak hanya sekadar comeback, pihak Tencent dan Krafton juga menampilkan beberapa perubahan yang hadir, terutama fitur dan upgrade barunya.

Perubahan di Mode Aftermath di PUBG Mobile

PUBG Mobile Aftermath overview
Fitur di mode Aftermath di PUBG Mobile

Mode Aftermath pertama kali hadir di PUBG Mobile versi 1.8 sebelum kemudian dihapus. Saat itu, map di mode itu hanya bisa dipergunakan di unranked mode. Dalam versi 2.3, terdapat berbagai perubahan yang diterapkan di mode tersebut. Kali ini, map di mode Aftermath berdasarkan map Livik.

Salah satu hal baru dalam mode tersebut adalah sebuah vest dengan armour slot. Tidak lengkap sampai di situ, pemain dapat melakukan upgrade senjata dari upgrade crate baru. Sistem Health dalam mode tersebut juga diperbaharui kembali. Kali ini, pemain dapat recover Health lebih cepat setelah terkena damage cukup banyak dan mempertahankan Energy-nya. PUBG Mobile juga menghadirkan first aid kit dan energy drink untuk recover Health dan Energy.

Baca juga: PMGC 2022 Umumkan Format dan Jadwalnya

Twist Lain di Mode Aftermath: Bunker dan Recall Tower

Kejutan lain yang hadir di mode Aftermath adalah Bunker dan Guard Post. Terdapat 8 Bunker dan 4 Guard Post tersedia. Keduanya menyediakan berbagai supplies yang bermanfaat untuk bertahan hidup. Namun, untuk mendapat reward tersebut, pemain harus mengalahkan para guard yang melindungi area tersebut.

Mekanik Recall di mode Aftermath juga telah diatur ulang. Pemain dapat menggunakan Recall Tower untuk memanggil rekan timnya. Namun, menggunakan Recall Tower juga berarti memberitahu keberadaan pemain yang menggunakannya pada lawan. Jika merasa menggunakan Recall Tower terlalu berisiko, pemain dapat menggunakan Shop Token untuk recall (memanggil) rekan timnya.

Pemain juga masih dapat berburu item di map Aftermath jika tidak ingin mengambil risiko melawan guard selama memasuki bunker. Terdapat crate yang berisi item cukup banyak, termasuk untuk upgrade, bertebaran di map. Semi Truck juga hadir secara acak di map dan menyediakan cukup banyak item.

Mode Aftermath kini sudah tersedia di PUBG Mobile versi 2.3. Tertarik untuk mencobanya?

The Callisto Protocol Berikan Roadmap Update 2023

GAMEFINITY.ID, PATI – Datang dari mantan creator Dead Space, The Callisto Protocol akhirnya resmi rilis di tanggal 2 Desember kemarin. The Callisto Protocol siap membawa para pemain merinding ketakutan sekaligus tegang dengan atmosfer horror yang dibawakan. Serasa belum cukup dengan konten yang dihadirkan, The Callisto Protocol telah menyiapkan roadmap update yang akan dimulai pada 2023.

Roadmap Update The Callisto Protocol, Ada Story Baru

Roadmap update ini akan berlangsung selama enam bulan dimulai dari 7 Februari 2023. Update ini meliputi season pass dan beberapa update gratis untuk semua player. Pada 7 Februari nanti semua pemain akan mendapatkan akses ke New Game Plus dan juga difficult baru Hardcore mode.

Untuk season pass sendiri akan terbagi menjadi empat konten yang dirilis secara berkala. Dimulai dari bundle outer way skin collection yang akan dirilis pada 7 Februari. Lalu pada Maret 2023 akan kedatangan bundle contagion. Akan ada difficult baru lagi yang disebut Contagion dimana akan mengurangi kemungkinan drop amunisi dan health. Pemain bisa mengkustom difficult dan juga mengaktifkan permadeath. Selain memberikan difficult baru, bundle contagion juga kembali memberikan skin dan animasi death baru untuk pemain.

Bagian tiga akan datang dengan nama riot bundle pada musim semi 2023. Riot bundle akan menghadirkan mode survival dimana pemain diharuskan bertahan dari gerombolan musuh yang sangat brutal. Riot bundle juga menyertakan dua belas death animation baru serta skin baru. Terakhir ada Story DLC yang akan dirilis pada musim panas 2023. Belum diketahui apakah story ini akan melanjutkan cerita utama di gamenya atau merupakan cerita sampingan.

Masalah Optimasi Game

The Callisto protocol hadir sebagai spiritual successor dead space yang nanti juga akan segera merilis versi remakenya. Dikabarkan telah gone gold, The Callisto Protocol sepertinya masih belum begitu sempurna saat perilisan. Meski dikabarkan berjalan lancar untuk platform konsol, banyak yang mengabarkan jika The Callisto Protocol berjalan tidak optimal di PC. Frame drop menjadi permasalah yang paling sering dialami oleh player PC.

Kemungkinan ini disebabkan karena The Callisto Protocol menggunakan unreal engine 4 untuk pengembangan gamenya. Tak ingin mengecewakan para penggemar, pihak developer dengan segera memberikan update pada gamenya. The Callisto Protocol tersedia untuk PlayStation 5, PlayStation 4, Xbox One, Xbox Seri X | S, dan PC.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan The Callisto Protocol? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita – berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Drama Minta Sendok, Player Rebellion Diputus Kontrak

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Salah seorang pro player Esports Mobile Legends: Bang-Bang dengan nickname “Fearless” tengah ramai belakangan ini. Member Esports tim Rebellion Zion ini mendadak viral di sosial media dalam beberapa hari belakangan ini.

Sebut saja Moch Dicky Setiawan atau biasa dikenal dengan Fearless ini merupakan member tim Rebellion Zion dilaporkan atas kasus pelecehan kepada terlapor dari resepsionis hotel. Tanpa menyebut nama hotel dan korban pelecehan tersebut, sangat disayangkan bagi Fearless sendiri menyangkut karir kedepannya.

Baca juga: Nameless Cat, Game Dalam Dunia dengan Efek Nuansa Negatif

Berawal dari Minta Sendok, Hingga Pemutusan Kontrak Fearless oleh Rebellion Esports.

Pemutusan Kontrak dari Rebellion Zion

Kronologi dari kasus ini bermula ketika salah seorang resepsionis hotel, sebut saja Widya mendapatkan tindakan pelecehan dari mantan tim Rebellion Zion “Fearless”. Kejadian ini terjadi pada 30 November 2022 lalu disebuah hotel tempat dirinya bekerja.

Bermula dari telepon yang pelaku gunakan. Awalnya Fearless sendiri meminta sebuah sendok dan berakhir si pelaku meminta sang resepsionis untuk menuju kamar pelaku. Permintaan tersebut justru ditolak oleh sang resepsionis, mengingat tidak ada siapapun disekitarnya saat itu.

Namun ketika telepon dimatikan oleh resepsionis, Fearless masih berusaha meminta sang resepsionis untuk naik ke lantai atas tempat kamar pelaku berada, ketika sampai di kamar pelaku, pelaku langsung menarik tangan sang resepsionis untuk masuk ke dalam kamar miliknya, namun hal ini berhasil dicegah oleh sang resepsionis sendiri.

Beruntungnya, korban sendiri membawa seorang teman yang sempat bersembunyi, dan segera muncul ketika kejadian ini terjadi. Tidak lama teman kerja si respsionis ini langsung memastikan bahwa ada keperluan apa meminta sang resepsionis untuk naik ke kamarnya.

Jawaban dari Fearless sendiri mengatakan ada masalah yang terjadi pada shower kamarnya, dan mengapa dirinya menarik tangan sang korban. Drama ini tidak berhenti disini, namun masih terus berlanjut hingga ke sosial media pribadi milih Widya dan Fearless di Insttagram.

Pemutusan Kontrak dengan Dicky “Fearless”

Tidak lama setelah kasus “minta sendok” ini terjadi, akhirnya pihak Rebellion Esports memutus kontraknya dengan Fearless dan secara resmi mengumumkannya di Instagram @rebellionEsportss.id.

Rebelion Esportss sendiri terpaksa mengakhiri kontrak dengan Fearless karena mantan anggotanya ini melakukan tindakan tidak terpuji, dan mengeluarkan official statement-nya yang dapat dilihat di sosial media resmi Rebellion Esports.

Pemutusan Kontrak dari Rebellion Zion

Tidak dijelaskan secara detail apa maksud dari perilaku Fearless dan mengenai perilaku ”Mendiskreditkan wanita” yang menjadi masalah utama Fearless hingga harus putus kontrak oleh Rebellion Zion.

Fearless sendiri belum ada keterangan ataupun info atas tanggapan darinya setelah kabar penghentian kontrak dari Rebellion Esports atas dirinya.

Pastinya, Fearless kini tidak dapat lagi memperkuat Rebellion Zion di tournament Mobile Legends: Bang-Bang di masa yang akan datang, termasuk dengan ajang akbar Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) season 11 kelak.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Event Smash World Tour Resmi Dibatalkan

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Smash World Tour 2022 resmi dibatalkan pada tanggal 1 Desember yang lalu. Batalnya ajang berskala internasional yang diselenggarakan untuk yang kedua kalinya dan terakhirnya ini berlangsung setelah Nintendo mengeluarkan pernyataan bahwa perusahaan sudah tidak dapat melanjutkan turnamen Smash World Tour untuk tahun ini dan selanjutnya di 2023 memdatang.

“Kami dengan berat hati bahwa ajang Smash World Tour untuk tahun ini dan 2023 mendatang resmi dibatalkan.” Tulis Nintendo dalam blognya di Medium. Smash World Tour ( SWT ) merupakan kejuaraan berskala internasional yang mempertandingkan perlombaan sebanyak 6.400 event dan peserta yang mengikutinya berjumlah 325 ribuan orang. Menjadikannya ajang Esport terbesar sepanjang sejarah.

Smash World Tour Banner
Event Smash World Tour 2022

Penolakan Dan Tidak Terpenuhinya Standar Keamanan Dari Nintendo Menjadi Alasan Dibatalkannya Smash World Tour

Dilansir dari IGN, Nintendo lantas mengatakan kepada IGN bahwa batalnya event tersebut semata dilakukan setelah ditemukan adanya aktivitas yang tidak resmi dari proposal yang diajukan oleh penyelenggara Smash World Tour tersebut “ Mitra manapun yang diberikan lisensi harus memenuhi standar kami demi keselamatan dan kesehatan penggemar.”

Baca juga: MiHoYo Batalkan Project SH

“Penting bagi Mitra untuk mematuhi pedoman merk dan IP serta berperilaku profesional dan teratur dengan baik. Kami juga melakukan pendekatan yang sama untuk menilai seluruh mitra kami secara independen. Dan jika kami menemukan hal tidak pantas, kami akan memperbaikinya.” lanjut Nintendo.

Event Batal, Penyelenggara Klaim Telah Lakukan Negosiasi Dengan Nintendo

Melalui postingan yang diterbitkan di Medium, mereka lantas menyesali pembatalan event tersebut. Penyelenggara mengklaim bahwa pembatalan berlangsung tanpa diberitahu. Penyelenggara tersebut juga telah melakukan negosiasi dengan Nintendo agar event Smash World Tour dapat dilaksanakan kembali. Selain itu, Mereka juga tidak menemukan adanya masalah IP pada proposal mereka.

Akan tetapi klaim tersebut dibantah oleh Nintendo sendiri bahwa seluruh mitra harus mematuhi pedoman IP yang ada agar lisensi tersebut diterbitkan. Nintendo juga memberi tahu penyelenggara bahwa mereka tidak meminta untuk membatalkan final SWT 2022 dikarenakan akan berdampak pada peserta yang mengikutinya dan keputusan atas batalnya event tersebut semata adalah pilihan mereka sendiri.

Penyelenggara juga mengatakan kepada peserta yang akan hadir tersebut untuk dilakukan pengembalian dana.