Category Archives: Game

miHoYo Batalkan Project SH, Game Open-World Shooter

GAMEFINITY.ID, PATI – Beberapa tahun terakhir miHoYo sedang gencar-gencarnya dalam mengembangkan suatu game. Setelah sukses besar dengan game Genshin Impact, miHoYo seperti menemukan formula kesuksesan mereka. Dibuktikan dengan diumumkannya dua game baru sekaligus yang sekarang dalam masa pengembangan. Namun ternyata miHoYo memiliki project game open-world shooter yang entah kenapa harus dibatalkan.

Kesibukan miHoYo

Tak ingin berpuas hati dalam menikmati keuntungan dari game Genshin Impact, miHoYo justru terus melakukan inovasi. Mencoba hal baru miHoYo telah mengumumkan game Honkai: Star Rail yang mengusung tema turn-based RPG dengan sedikit bumbu open-world. Game ini juga telah beberapa kali melakukan sesi closed beta yang menunjukkan progress signifikan pengembangan gamenya seperti perubahan UI dan penambahan konten.

miHoYo
Honkai Star Rail Gameplay

Meski Honkai: Star Rail tampak sudah hampir jadi, tetapi sepertinya para penggemar tidak akan mendapatkan game tersebut dalam waktu dekat. Mengingat umur Genshin Impact yang terbilang masih sangat muda. Tentunya miHoYo ingin benar – benar memaksimalkan keuntungan Genshin Impact dulu hingga ke titik tertinggi, baru setelah itu merilis Honkai: Star Rail. Hal ini juga berlaku pada game terbaru kedua mereka yaitu Zenless Zone Zero.

Zenless Zone Zero diumumkan beberapa waktu setelah pelaksanaan beta pertama Honkai: Star Rail. Zenless Zone Zero juga merupakan project eksperimen lain milik miHoYo dengan fokus utama dunia post-apocalyse ala – ala cyberpunk. ZZZ akan membawa tema roguelike dengan kombat mekanik hampir mirip dengan Honkai Impact 3. Beberapa waktu lalu miHoYo juga telah melepas tahap closed beta yang ternyata mendapatkan respon positif dari para gamer.

Ada Apa Dengan Project SH?

Selain dua game ambisius tadi, ada satu game dengan tema open-world shooter yang harus dibatalkan atas beberapa alasan. Game tersebut dinamai dengan Project SH. Menurut The Paper, perwakilan dari miHoYo mengatakan jika ada penyesuaian praktik bisnis yang terjadi di internal perusahaan mereka. Para anggota tim yang menangani project ini juga telah dipindahkan ke departemen lain untuk mengembangkan game lain milik miHoYo.

Pertama kali diumumkan pada NVIDIA GTC China tahun 2019, Project SH diperkenalkan sebagai game open-world shooter yang menggunakan Unreal Engine 5. Project SH dikabarkan telah melewati proses pengembangan selama lebih dari dua tahun.

Sempat berekspektasi tinggi, CEO miHoYO, Cai Haoyu merasa kurang puas dengan Project SH ketika mencoba versi demonya. Meski Project SH telah dibatalkan Cai Haoyu masih tertarik untuk membangun ulang game dengan tema serupah.

Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

GIGABYTE Konfirmasi Kehadiran RTX 4070 Ti dan Radeon RX 7900

GAMEFINITY.ID, Kabupaten Malang – Gigabyte akan menjadi perusahaan pertama yang sekiranya mengkonfirmasi jajaran GPU kelas high-end.  Mereka beberapa waktu yang lalu baru saja mengajukan beberapa rangkaian produk baru mereka kepada kantor regulasi Eurasian Economic Comission. Beberapa GPU tersebut di antaranya adalah GeForce RTX 4070 Ti dari Nvidia dan Radeon RX 7900 XTX/XT yang menghadirkan AMD Navi 31 RDNA3 processor.

Meskipun telah mengajukan beberapa produk baru mereka, hal ini tidak berarti bahwa seluruhnya akan terjual di pasaran. Umumnya, hanya sekitar 80% dari total SKU (stock Keeping Unit) yang akan terjual di pasar bebas dengan beberapa proyek model lainnya dibatalkan. Namun, dibalik itu semua, hal ini dapat memberikan kita informasi terkait apa saja GPU yang akan Gigabyte kambangkan dan tidak adanya rencana terkait Radeon 7900 Master.

GIGABYTE RX 7900 | EAEU
Pengajuan RX 7900 oleh GIGABYTE | EAEU

Kita mulai dari RX 7900 series. Gigabyte mengajukan RX 7900 XTX dan RX 7900 XT yang keduanya akan dirilis secara bersamaan di tanggal 13 Desember. Daftar dari gabungan kedua SKU hampir sama panjangnya dengan SKU dari RTX 4070 Ti.

Dengan daftar SKU dari kedua seri GPU tersebut, pelanggan nantinya hanya akan mendapat seri AORUS Elite/Gaming GPU dan absennya seri AORUS premium yang menghadirkan Radeon RX 7900.

Namun yang pasti, konfirmasi kehadiran Radeon RX 7900 menjadikan GIGABYTE sebagai yang pertama untuk meluncurkan GPU tersebut.

Baca Juga: Tanggal Rilis The Elder Scrolls 6 Hampir Bocor

Rangkaian GPU Radeon RX 7900 yang dirilis GIGABYTE:

– GIGABYTE Radeon RX 7900 XTX AORUS ELITE

– GIGABYTE Radeon RX 7900 XTX GAMING OC

– GIGABYTE Radeon RX 7900 XTX GAMING

– GIGABYTE Radeon RX 7900 XTX Reference

– GIGABYTE Radeon RX 7900 XT GAMING OC

– GIGABYTE Radeon RX 7900 XT GAMING

– GIGABYTE Radeon RX 7900 XT Reference

GIGABYTE RTX 4070 Ti | EAEU
Pengajuan RTX 4070 Ti oleh GIGABYTE | EAEU

Sementara itu, untuk GeForce RTX 4070 Ti. Pada akhirnya kita semua mendapatkan konfirmasi tentang kehadiran RTX 4070 Ti. GPU ini memang telah dikabarkan keluar dalam beberapa waktu mendatang, bahkan terdapat sebagian orang yang sudah mengetahui spesifikasinya. RTX 4070 Ti adalah hasil rebranding dari GeForce RTX 4080 12GB yang tiba-tiba batal diluncurkan oleh Nvidia beberapa bulan yang lalu.

Baca Juga: Moonton Tuntut Balik Tencent Atas Hak Cipta

Nvidia akan mencoba untuk meluncurkan ulang GPU yang sama dengan nama yang lebih cocok dan harga yang diharapkan lebih baik. Rumor yang beredar mengatakan bahwa RTX 4070 Ti akan hadir pada awal tahun depan.

Jajaran GPU RTX 4070 Ti milik GIGABYTE:

– GIGABYTE GeForce RTX 4070 Ti AORUS MASTER

– GIGABYTE GeForce RTX 4070 Ti AORUS ELITE

– GIGABYTE GeForce RTX 4070 Ti GAMING OC

– GIGABYTE GeForce RTX 4070 Ti GAMING

– GIGABYTE GeForce RTX 4070 Ti AERO OC

– GIGABYTE GeForce RTX 4070 Ti AERO

– GIGABYTE GeForce RTX 4070 Ti EAGLE OC

– GIGABYTE GeForce RTX 4070 Ti EAGLE

Apex Legends Mobile Adakan Event Baru Underworld Hari Ini

GAMEFINITY, Jakarta – EA dan Respawn Entertainment mengumumkan event baru untuk Apex Legends Mobile, Apple’s App Store 2022 Game of the Year, dan nominasi Best Mobile Game di The Game Awards 2022. Kegembiraan musim liburan akan dimulai, tetapi di dunia Apex, pemain akan terlibat dalam event baru yang mengerikan, dengan Legend sintetis yang sudah dikenal memulai debutnya pada versi mobile. Dimulai pada tanggal 30 November, event Underworld berlangsung di Apex Legends Mobile bersamaan dengan hadirnya Battle Pass baru.

Banyak gladiator bertarung dan gugur selama event Champions yang diselenggarakan sejak 19 Oktober lalu, dan para pejuang yang telah gugur tidak pergi ke surga, tapi mereka pergi ke Underworld (Dunia Bawah), untuk berperang melawan gerombolan iblis yang telah menanti. Temui mereka, akan ada Revenant, sang Mimpi Buruk Sintesis (Synthetic Nightmare) yang dulunya adalah manusia, tetapi telah direduksi menjadi mimpi buruk berjalan yang terbuat dari baja dan sisa-sisa daging.

Kemampuan Revenant antara lain:

  • Passive: Stalker

Revenant mampu berjalan jongkok lebih cepat dan memanjat lebih tinggi dari lawannya.

  • Tactical Ability: Silence

Melemparkan perangkat yang memberikan kerusakan dan menonaktifkan kemampuan lawan dalam waktu yang singkat.

  • Ultimate Ability: Death Totem

Menjatuhkan totem yang akan melindungi penggunaannya dari kematian dalam jangka waktu tertentu. Alih-alih terbunuh atau sekarat, pengguna akan diteleportasi kembali ke totem dan dipulihkan ke jumlah HP tertentu saat mereka menerima critical damage.

Sebagai tambahan dari kemampuan Revenant, sejumlah Perks Legend baru juga akan ditambahkan. Ini termasuk Death Stalker yang dapat meningkatkan kecepatan saat jongkok; Zombie Siphon yang dapat memulihkan HP saat meng-knock musuh ketika dalam efek Death Totem, dan masih banyak lagi. Daftar selengkapnya, detail update, dan penyesuaian, bisa dilihat pada patch note.

Bersamaan dengan penambahan Revenant, update Underworld juga akan menyertakan Battle Pass dan event baru yang menampilkan dua mode baru.

Event Baru: Underworld Dimulai

Dengan kembalinya Revenant, Requiem Supply Bin mulai bermunculan di sekitar World’s Edge dan Kings Canyon. Tempat persediaan ini memiliki Metal Skulls di dalamnya, mata uang musiman baru yang dapat digunakan untuk membuka hadiah yang luar biasa!

  • Airdrop Escalation

Seorang dermawan misterius telah mensponsori Airdrops untuk musim Apex Games ini. Selama event waktu terbatas ini, kecepatan mendarat Airdrop di map akan ditingkatkan dan dibekali juga dengan senjata lengkap!

  • Second Shot

Second Shot adalah mode Battle Royale waktu terbatas yang memungkinkan pemain untuk bangkit kembali secara instan saat musuh tidak menduganya. Tunggu saat musuh lengah dan lakukan serangan balik mematikan untuk balas dendam yang memuaskan!

Apex Legends Mobile adalah battle royale strategis yang menyuguhkan sentuhan unik berdasarkan gameplay karakter legendaris, pertempuran tim terbaik di kelasnya, dan pertarungan serba cepat yang mengukuhkannya sebagai salah satu game shooter top dunia, semuanya dalam bentuk mobile game.

Informasi lebih lanjut tentang Apex Legends Mobile, silakan KLIK DI SINI.

Patch Baru Windows 11, Gaming Lebih Lancar

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Sebagian besar gamers tentunya mengeluhkan frame drop yang dapat mengganggu kenyamanan serta kelancaran saat bermain Ada kabar baik banget nih bagi kalian yang ingin bermain games di Windows 11, Microsoft saat ini telah merilis patch terbaru untuk 22H2 atau dikenal dengan KB5020044. Dengan adanya pembaharuan ini, masalah lag dan sebagainya dapat teratasi.  Selain lebih lancar bermain game, Microsoft juga menambah beberapa fitur lainnya 

Microsoft Akhirnya Perbaiki Patch 22H2 Windows 11, Temukan Adanya Masalah Debug Pada GPU 

Sebagian besar pemain mengeluhkan masalah pada update 22H2 yang mengakibatkan isu frame drop. Tentunya ini cukup mengganggu. Permasalahan tersebut lantas mendapatkan perhatian Microsoft bahwa ekspektasi yang didapatkan justru lebih rendah dari yang diharapkan pada beberapa games. Menurutnya hal ini berkaitan dengan debug pada GPU. Yang berakibat performa jauh menurun. 

Baca juga: Tanggal Rilis The Elder Scrolls 6 Hampir Bocor

Windows 11 desktop
Tampilan Windows 11

“Kami menemukan bahwa adanya masalah yang dapat memengaruhi beberapa game dan aplikasi. Ini terkait dengan fitur debug pada GPU. Hal ini berakibat pada penurunan performa game dan aplikasi yang berjalan.” kata Microsoft dilansir dari PC Gamer. 

Hal ini juga telah dilaporkan sebelumnya bahwa beberapa game dan aplikasi secara tidak sengaja mengaktifkan fitur debugging pada GPU walaupun pengguna tidak membukanya. 

Ada Hubungannya Dengan Perangkat Lunak GeForce NVIDIA? 

Masalah debugging yang dialami pada patch 22H2 ini rupanya terkait dengan perangkat lunak GeForce Experience yang dimiliki oleh NVIDIA. Terbukti melalui laporan yang ditemukan oleh NVIDIA itu sendiri“ Patch 22H2 pada Windows 11 ditambahkan alat debugging yang membuatnya terpicu secara tidak sengaja. akibatnya performa game menjadi lebih rendah. Dan kami tengah memperbaikinya.” 

Sementara itu guna mengatasi masalah diatas, NVIDIA pada bulan September yang lalu juga telah merilis versi terbarunya dengan judul GeForce Experience 3.26 beta yang bisa diunduh di website resmi mereka atau memperbaharui aplikasi GeForce Experience.  Bagi pengguna yang menginstall melalui website pastikan kalian mencentang kolom aktifkan mode eksperimental pada pengaturan aplikasi untuk melakukan allow aplikasi.

Kini masalah tersebut telah diatasi dan Microsoft menyarankan kepada penggunanya untuk memperbaharui versi 22H2 mereka di Windows Update. Microsoft juga memastikan penggunanya untuk mengunduh aplikasi tersebut ke versi yang lebih baru.

Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Dragalia Lost Akhirnya Tutup Server Selasa Lalu

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Dragalia Lost merupakan game mobile bergenre Action atau RPG Yang dirilis oleh Cygames pada tahun 2018 yang lalu. Pada tahun pertama dirilis PSA: Dragalia Lost sempat meraih pendapatannya sebesar 100 Milyar Dolar Amerika. Ada kabar kurang mengenakkan bagi seluruh pemain game ini. 

Melalui laman Twitternya, DragaliaLostApp mengabarkan bahwa game-nya telah resmi ditutup per tanggal 29 November yang lalu pukul 10 malam waktu Amerika. Apabila kalian melakukan login, kalian akan dikejutkan dengan sebuah pesan notifikasi bahwa game tersebut sudah tidak dapat dimainkan kembali. 

“Dragalia Lost Resmi Ditutup pada tanggal 29 November pukul 10 malam waktu Amerika. Kami segenap tim mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya telah menemani kalian selama ini. Sampai jumpa.” tulisnya dalam akun Twitter 

Baca juga: Karyawan FromSoftware Dilaporkan Digaji Rendah

Dragalia Lost Direncanakan Disuntik Mati Pada Akhir November

Dragalia Lost tutup server
Dragalia: Lost Direncanakan tutup server pada akhir November ini

Dilansir dari Nintendo Life, kabar ditutupnya Dragalia Lost tersebut rupanya telah direncanakan oleh pengembang, Cygames sejak bulan Agustus yang lalu melalui website resminya, 

“Regarding the end of service date for Dragalia Lost 

Thank you for playing The Dragalia Lost game. In a notification that was posted in March 2022, we announced that service for Dragalia Lost will come to a close at a later date. This message is to inform players that the end of service date has been decided. 

Service end date and time 11/30/2022 at 06.00. We would like to extend our sincere thanks to everyone who has played the game since service began.” 

Pada lanjutan pengumuman tersebut bahwa mulai akhir Oktober yang lalu (31/10) pukul 7 pagi, pemain sudah tidak dapat melakukan segala in game purchase. Namun pemain masih dapat melakukan pembangunan Halidom, pemulihan stamina dan Gatherwings, dan sebagainya sampai server ditutup total. 

Berikut waktu penutupan server di seluruh dunia 

  • Amerika Serikat: 10 malam PST/ 11 malam MST / 12 malam CST/ 1 malam EST 
  • Britania Raya dan Irlandia : 6 pagi waktu Inggris   
  • Eropa : 7 s.d 8 malam waktu Eropa  
  • Asia dan Oceania : 3 sore JST / 2 siang AWST / 5 sore AEDT 

Bagaimana menurut kalian? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Oknum Gunakan Video Arma 3 Untuk Hoax Perang Ukraina

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Perang antarkedua negara Rusia vs Ukraina masih belum kunjung usai sejak bulan Februari yang lalu dan belum juga menemukan titik terangnya hingga saat ini. Diketahui salah seorang oknum telah menggunakan cuplikan game Arma 3 untuk menyebarkan kabar bohong mengenai perang kedua negara tersebut. Hal itu diketahui oleh pengembang, Bohemia Interactive.

Developer game yang berpusat di Ceko tersebut mengatakan bahwa oknum yang telah menyebarkan cuplikan yang dilengkapi narasi tendensius tersebut digunakannya secara tidak sadar. Hal ini justru akan memperparah keadaan di sana.

Baca juga: Shironeko Project Adakan Event Kolaborasi Dengan Chainsaw Man

Arma 3, Simulasi Sandbox Peperangan Yang Dapat Dimodifikasi Pemainnya

Melalui blog resminya, Bohemia Interactive mengatakan bahwa Arma 3 merupakan game simulasi peperangan yang mengambil latar sebuah konflik antar dua negara yang tak disebutkan namanya oleh pengembang. Dikarenakan konflik antara Ukraina dengan Rusia masih menjadi topik hangat di seluruh dunia, oknum penyebar tersebut lantas memanfaatkan situasi tersebut sebagai sarana propaganda bahwa situasi semakin buruk padahal hanyalah cuplikan game belaka.

Pengembang juga menambahkan bahwa pemain dapat memodifikasi baik skenario, senjata, kendaraan, mode permainan, serta sarana militer lainnya sesuai keinginan pemain. Bohemia juga mengatakan bahwa telah ada 20 ribu mod pada Arma 3 yang bisa pemain unduh melalui Steam Workshop.

“Walaupun Arma 3 menampilkan situasi peperangan dengan begitu realistis, kami tetap tidak senang jika cuplikan game kami digunakan sebagai sarana propaganda perang.” Tegas manajer humas Pavel Krizka.

“ Dan itu sudah terjadi di masa lampau. Dalam video cuplikan tersebut digambarkan konflik Afghanistan, Suriah, Palestina, dan bahkan India dan Pakistan. Dan saat ini penyebar menarik perhatian dengan memanfaatkan momen bahwa video tersebut menggambarkan situasi konflik di Ukraina saat ini.” Tambah Pavel.

Cegah Kejadian Serupa, Pengembang Lakukan Kerjasama Dengan Tim Pencari Fakta

Pavel juga menjelaskan pada VGC bahwa pengembang telah melaporkannya ke berbagai sosial media terkait. Namun menurutnya cara tersebut belum begitu ampuh, apabila konten tersebut telah terhapus, sang Oknum masih dapat kembali mengunggahnya.

“Dan kami telah menemukan cara yang lebih efektif, dengan bekerjasama dengan media terkemuka dan tim pemeriksa fakta ( TPF ) seperti AFP, Reuters, dan sebagainya yang memiliki jangkauan lebih baik serta efektif untuk melawan video – video palsu yang beredar” Tutup Pavel.