Category Archives: Game

Fallout Series: Sukses di 2 Genre Interplay hingga Bethesda

GAMEFINITY.ID, Kabupaten Malang – Fallout series, setelah sebelumnya pernah membahas terkait bagaimana Bethesda menghancurkan seri Fallout dengan Fallout 76, tidak baik rasanya kita tidak memperhatikan jasa Bethesda.

Saat ini Fallout dikenal sebagai salah satu game FPS RPG bertema post-apocalyptic paling sukses. Namun, sebelum itu semua, Fallout sebenarnya merupakan sebuah game RPG biasa yang tidak mengusung genre FPS.

Fallout juga telah mengalami pergantian developer yang membuat arahnya juga berubah. Dari Interplay, menuju ke masa transisi ke Bethesda, hingga zaman Bethesda yang kita ketahui saat ini.

Masa Awal dari Fallout

Fallout 1 2 | Youtube
Gameplay dari Fallout 1 dan 2 | Youtube

Fallout 1 & 2 merupakan dua game pertama dari seri Fallout yang dirilis oleh Interplay masing-masing pada 1997 dan 1998. Dua seri Fallout ini masih mengusung kamera tipe isometric perspective dimana pemain akan melihat sang karakter dari atas dengan gaya animasi 2.5D.

Kedua game tersebut dapat dibilang merupakan sebuah kesuksesan beruntun yang diraih oleh Interplay. Fallout 1 mendapatkan tanggapan yang cukup positif dari para pemainnya karena desain permainannya yang kental akan tema post-apocalyptic dengan adanya unsur ketidakpastian, putus asa, dan gore.

Pada Fallout 1 pemain akan bermain sebagai seorang penghuni vault (vault dweller). Tujuan utama sang pemain dalam game ini adalah untuk membantu vault-nya memperbaiki water chip milik mereka. Setelah itu, sang pemain akan diharuskan untuk mengintervensi rencana dari sang antagonis the Master.

Fallout 2 menunjukkan perkembangan yang signifikan karena adanya upgrade dari sisi engine dan pengembangan karakter para NPC. Masih mengusung tema dan perpektif kamera yang sama, Fallout 2 menceritakan yang diyakini sebagai cucu dari tokoh utama di Fallout seri sebelumnya. Tugasnya juga kurang lebih sama dengan Fallout 1, keluar untuk mencari resource dan mengalahkan antagonis.

Terdapat beberapa fitur penting Fallout sekarang yang sudah dikembangkan dari 2 game pertama ini. Fitur tersebut adalah S.P.E.C.I.A.L. dan VAT. Kedua fitur tersebut masih menjadi ciri khas dari Fallout hingga saat ini.

Tactics dan Brotherhood of Steel

Interplay dan Black Isle Studio memutuskan untuk merilis seri Fallout berbeda dari cerita utama seri Fallout dengan Fallout Tactics (2001) dan Brotherhood of Steel (2004). Kedua seri ini masing-masing mengusung genre berbeda dari game sebelumnya. Fallout Tactics mengusung genre turn-based real time RPG dan Brotherhood of Steel dengan genre action RPG.

Tidak ada perubahan yang signifikan terhadap gameplay utama dari Fallout pada kedua game ini. Keduanya membawa cerita yang berbeda dengan tokoh yang berbeda, namun di universe yang sama.

Baca Juga: Isometric Persfective Game. Penjelasan dan Rekomendasinya

Fallout 3

Fallout 3 | Steam
Banner dari Fallout 3 | Steam

Fallout 3 menandakan era baru dari Fallout. Bethesda berhasil mengakuisisi seri Fallout dari Interplay dan mulai mengembangkannya. Tahun 2007, menjadi tahun pertama Fallout versi Bethesda untuk rilis.

Fallout 3 menjadi seri pertama Fallout yang mengusung genre FPS RPG. Namun, karena menjadi game pertama dalam genre tersebut, Fallout 3 dapat dikatakan tidak terlalu baik. NPC bertindak konyol, physic yang seadanya, environment yang kacau, dan berbagai masalah lainnya.

Namun, yang patut diapresiasi adalah usaha Bethesda dalam masa transisi Fallout. Mereka dapat mengadaptasi gameplay dari isometric view menjadi FPS dengan hampir sempurna. Mekanik dalam game dinilai sudah matang dan cocok untuk disandingkan dengan kamera tipe first person perspective.

Berbeda dari dua seri utama Fallout sebelumnya, Fallout 3 memiliki cerita yang dapat membuat para pemain bebas di luar vault. Pada game ini, ceritanya adalah ketika para pemain diusir oleh kepala vault karena ayahnya meninggalkan vault yang berujung hukuman penahanan bagi satu keluarga dan sang tokoh utama memilih untuk pergi keluar. Kebebasan dalam segi story inilah yang menjadi nilai baru pada aspek open world yang dibawa oleh Fallout.

The New Vegas

Fallout New Vegas | Steam
Banner dari Fallout New Vegas | Steam

Fallout New Vegas merupakan sebuah spin-off dari seri utama Fallout. Masih mengusung tema dan engine yang sama dari Fallout 3, banyak yang mengira bahwa Fallout New Vegas merupakan cerita lain di dunia Fallout 3 padahal nyatanya bukan.

Fallout New Vegas sendiri bukan dikembangkan oleh Bethesda, melainkan oleh sebuah studio bernama Obsidian Entertainment. Berbeda dengan Fallout 3 yang punya berbagai masalah, New Vegas adalah versi “fixed” dari masalah yang ada di Fallout 3.

New Vegas memiliki mekanisme permainan yang berbeda dari sebelumnya. Para pemain akan berhadapan dengan berbagai faksi dan akan mengembangkan hubungan dengan berbagai faksi tersebut. Tujuan dari pemain sendiri adalah menemukan seseorang yang menembak dan menguburnya di awal permainan. Untuk hal lainnya seperti VAT, Traits, dan S.P.E.C.I.A.L masih ada di game ini.

Masalah pada grafis khususnya pada tampilan lingkungan sudah jauh lebih baik dari Fallout 3. Pengambilan color tone berbeda membuat atmosfer dalam permainan juga ikut berbeda. NPC juga terasa lebih hidup dengan daily routine dan dialog yang tidak kaku dan aneh.

Fallout 4 & 76

Fallout 4 | Steam
Banner dari Fallout 4 | Steam

Fallout 4 rilis pada 10 November 2015. Tidak ada yang jauh berbeda dari segi permainan bila dibandingkan dengan beberapa game sebelumnya. Seri ini menawarkan upgrade engine menjadi grafis modern daripada engine yang dipakai di New Vegas.

Baca Juga: Fallout 76: Cara Bethesda Merusak Fallout dan Komunitasnya

Seri ini menceritakan kejadian 10 tahun setelah cerita Fallout 3. Cerita dalam game ini terkenal dengan scene meledaknya bom nuklir di depan mata pemain. Tujuan pemain dalam game ini adalah untuk menemukan putranya.

Rilisnya Fallout 4 menjadi tanda dari berakhirnya game single player pada seri Fallout hingga pada saat Fallout 5 diumumkan nantinya. Saat ini game Fallout terbaru adalah Fallout 76 yang sudah menjadi multiplayer based game dan meniadakan cerita yang kental dengan seri Fallout sebelumnya. Perilisan yang kacau, berbagai bug dan glitch yang bermunculan di awal, serta drama yang melibatkan hak konsumen membuat Fallout 76 menjadi salah satu perilisan game paling buruk.

Kolaborasi MyRepublic dan Gamers Paradise: Gaming Sepuasnya Tanpa Lagging

GAMEFINITY, Jakarta – Sesuai dengan fokus MyRepublic kepada Gamers, kini MyRepublic berkolaborasi dengan Gamers Paradise untuk menyediakan layanan internet unlimited yang special untuk para gamers. MyRepublic optimis dapat memberikan gaming experience terbaik dengan MyGamer 250 Mbps yang simetris kecepatan upload download 1:1.

Paket MyGamer 250 Mbps ini didukung dengan optimasi koneksi jaringan berupa Custom Routing dan Direct Peering ke server-server game populer untuk menjamin latency game yang kecil sehingga memberikan koneksi yang lebih cepat dan instan ketika bermain game online. Hal ini juga terbukti menurut Ookla, MyRepublic memiliki latency paling rendah untuk jaringan fixed broadband. Selain itu, untuk melengkapi gaming experience yang lebih andal produk ini juga dilengkapi dengan IP Public Static agar kestabilan jaringan selalu terjaga.

Direktur Sales dan Marketing MyRepublic Iman Syahrizal menjelaskan, “MyRepublic melihat bahwa online gaming dan e-sport semakin tinggi diminati oleh masyarakat, yang sejalan juga dengan kebutuhan layanan internet untuk online gaming dan e-sport yang meningkat. MyRepublic ingin setiap gamers dapat merasakan langsung gaming experience terbaik tanpa lagging dengan internet Truly Unlimited, maka saat ini MyRepublic melakukan kolaborasi dengan Gamers Paradise untuk menghadirkan experience tersebut. Fokus utama dari MyRepublic adalah memberikan kualitas layanan internet terbaik untuk mendukung kegiatan online kepada masyarakat Indonesia dengan salah satunya adalah kegiatan bermain game, namun tidak terbatas bisa menikmati experience di Gamers Paradise ini saja, tetapi juga bisa menikmati di rumah masing-masing.”

Dalam Gamers Paradise ini, MyRepublic tidak hanya memberikan internet unlimited khusus gamers, tetapi juga memberikan STB terbaru yaitu STB Android 11 yang sudah dilengkapi dengan konten Vidio Diamond dari OTT terkemuka di Indonesia, Vidio.com. Pengunjung gaming space ini dapat menikmati tayangan hiburan tanpa batas dari MyRepublic melalui Vidio seperti box office movies, series, drama korea, anime, dan sport. Hal ini semakin melengkapi kenyamanan yang diberikan untuk para gamers.

MyRepublic bersama Gamers Paradise juga berkolaborasi dalam Paradise Cup Season 5, yaitu Valorant offline tournament yang akan berlangsung mulai tanggal 21 – 23 Oktober 2022 di Gamers Paradise. Keseruan turnamen ini juga dapat disaksikan secara LIVE melalui Youtube MyRepublic Indonesia mulai jam 14.00 WIB.

Gamers Paradise adalah gaming space paling hits di Jakarta, yang menyediakan layanan bermain game seperti PC Gaming, Xbox, Switch, dan Playstation yang dilengkapi juga dengan Cafe. Gamers yang ingin merasakan langsung kecepatan dan kestabilan internet MyRepublic dapat segera mengunjungi Gamers Paradise, yang berlokasi di Jl. KH. Ahmad Dahlan Kby. No.32, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sesuai dengan operational hour dari jam 10 pagi hingga 11 malam.

Untuk gamers atau masyarakat lain yang juga ingin menikmati pengalaman berinternet yang cepat dan stabil di rumah, dapat melihat informasi lebih lengkap MyRepublic di website myrepublic.co.id serta menghubungi call center di 1500 818 atau WhatsApp Maira di 08898 1500818.

Emulator dan Kontroversi yang Muncul di Sekitarnya

GAMEFINITY.ID, Kabupaten Malang – Emulator merupakan sebuah perangkat lunak yang berfungsi sebagai program yang dapat menjalankan file game dari sebuah konsol tertentu. Biasanya emulator identik dengan PC dan smartphone, namun penggunaan emulator di saat ini telah menjamur juga ke ranah handheld console seperti Steam Deck.

Keberadaan emulator sendiri sering diperdebatkan oleh para gamers maupun pengembang game. Mereka terbagi menjadi ke dalam dua kubu. Kubu pertama menganggap bahwa emulator merupakan software ilegal yang dapat merusak keberadaan konsol.

Emulator in-image | APK Pure
Salah Satu Contoh Emulator, PPSSPP | APK Pure

Kubu kedua punya argumen lain bahwa emulator merupakan produk legal, alibi mereka adalah bahwa emulator dapat menjadi sarana pengawetan sebuah game bila konsolnya sudah jarang ditemui. Lalu, apakah sebenarnya emulator ilegal atau legal? Mari kita bahas!

Keberadaan Emulator di Industri Game

Seperti yang kita tahu, emulator di industri game biasanya dibuat oleh pihak ketiga selain dari pembuat konsol tersebut. Hal inilah yang sering dijadikan alasan bahwa keberadaan emulator merupakan sebuah hal ilegal.

Namun, hal itu tidak sepenuhnya benar. Penentuan antara legal atau tidaknya berada di kode program yang dipakai pada sebuah emulator. Beberapa produk emulator merupakan produk open-source yang membuat kodenya sendiri. Dalam kasus ini pihak pembuat emulator dapat dinyatakan legal karena mereka menjual produk mereka sendiri.

Beda cerita bila ternyata ada program emulator yang menyalin kode program asli dari sebuah konsol. Pada kasus ini, emulator dapat dinyatakan ilegal karena pemggunakan properti intelektual orang lain. Kalian patut berhati-hati dengan emulator closed-source karena bisa saja mereka hanya modal menyalin dari yang aslinya.

Baca Juga: AoV Hero Guide: Yue, Sang Ratu dari para Hero Harass

Legalitas dari Cara Mendapatkan Emulator

Biasanya, bila sebuah emulator sudah dalam bentuk legal, maka konsumennya yang malah melakukan tindakan ilegal. Beberapa emulator seperti emulator GBA My Boy GBA Emulator dan emulator PS1 ePSXe merupakan aplikasi berbayar. Daripada membayar dan membeli aplikasinya, kebanyakan dari kita (berdasarkan pengalaman pribadi, hampir semua) akan mengunduh aplikasi tersebut secara bajakan di internet.

Dalam kasus ini, yang melakukan tindakan ilegal bukanlah sang pengembang emulator, melainkan sang konsumen yang membajak aplikasi yang mereka miliki.

Selalu gunakan aplikasi asli untuk mendukung para pengembang emulator yang biasanya merupakan perusahaan indie. Ada beberapa contoh yang gratis seperti PPSSPP, namun biasanya pada memilih untuk membajak PPSSPP Gold. Padahal, kedua versi tersebut sama dan sudah dijelaskan orang penciptanya, bahwa versi Gold hanyalah untuk donatur saja tanpa membedakannya dengan versi biasa.

Game yang Dimainkan

Nah, biasanya kebanyakan dari kita melakukan ilegal pada momen ini. Ketika emulator sudah legal dan cara mendapatkannya legal pula, maka cara mendapatkan game-nya yang terkadang salah kaprah.

Baca Juga: Alasan Game Sport Berlisensi Perlu Dijual Setiap Tahunnya

Biasanya para pemain akan mengunduh file game tersebut dari internet dan inilah yang menjadi sebuah permasalahan. Pada dasarnya, file game berbentuk iso atau lainnya yang bertebaran di internet dapat dikatakan sebagai distribusi game dalam bentuk ilegal. Nah, bila kalian memainkannya, maka meskipun emulatornya legal, tetap kegiatan yang dilakukan adalah ilegal karena membajak game dari pengembangnya.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan legalnya? Cara paling mudah adalah dengan melakukan burn disc terhadap kaset. Cara tersebut biasanya dilakukan untuk game konsol seperti PS2 dan PS3 yang didistribusikan secara resmi. Ingat, meskipun sudah memiliki CD-nya, para pemain hanya dapat melakukan burn dan digunakan untuk dirinya sendiri, dilarang untuk didistribusikan ke orang lain.

Untuk yang tidak memiliki versi CD atau kartrid, biasanya terdapat file yang didapatkan setelah dibeli dan disimpan di storage. Hal ini berlaku untuk game-game handheld console seperti PSP dan Switch.

Cafe Racer, Touring Open-World dengan Balutan Sandbox

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Cafe Racer merupakan salah satu game Touring Open-World dengan gaya Sandbox yang hadir di Mobile. Game ini dirilis pada September 2016 oleh PiguinSoft. Cafe Racer dapat dimainkan di Platform Mobile, Android.

Sinopsis Cafe Racer, Touring Open-World dengan Balutan Sandbox

Berkisah dari seorang pengendara yang memiliki minat kepada dunia permotoran, lebih lagi motor-motor klasik dengan tanki bahan bakar didepan. Berkelana dengan motornya sembari berkeliling menikmati indahnya alam yang penuh dengan balutan Sandbox yang cukup Blocky.

Baca Juga: Review Dan The Man, Platformer dengan Konsep Cross-Universe

Gameplay (9/10)

Review Cafe Racer
Gameplay – Cafe Racer, Touring Open-World dengan Balutan Sandbox

Cafe Racer merupakan salah satu game Racing SingePlayer yang dapat dimainkan di Mobile. Memiliki mekanisme gameplay yang cukup santai dengan pemberian aware yang cukup baik dalam segi gameplay.

Cafe Racer memiliki gameplay yang kurang lebih sama dengan Traffic Rider, namun sedikit dibedakan dari visual, kendaraan, hingga mode yang ada. Cafe Racer cenderung menghadirkan motor-motor tipe Kopling ataupun motor dengan spesifikasi untuk Touring.

Jika diperhatikan, Cafe Racer memiliki mode sedikit lebih banyak dari Traffic Rider, namun dengan ketiadaan mode Adventure didalamnya. Cafe Racer hadir dengan setidaknya 4 Mode yaitu Endless, Endless Two Way, Time Trial, dan FreeRide. Untuk Endless mode masih ada pilihan beberapa Track didalamnya.

Mengingat Cafe Racer merupakan game Racer, setidaknya ada room bernama ShowRoom yang terdiri atas Customize, Tune, Paint Shop, hingga pemain dapat mengganti pilihan motor disini. Motor yang didominasi atau dipenuhi dengan motor tipe Athena.

Selain mode bermainnya, Cafe Racer juga memiliki mode Photo Studio. dalam menu satu ini, pemain dapat melakukan kustomisasi untuk melakukan sesi potret kendaraan dengan banyak fitur pendukung yang menyertai.

Memiliki 3 tingkat kesulitan seperti Toddler, Normal, dan Extreme. Setiap mode punya kesulitan yang ditonjolkan seperti dalam mode Normal dan Extreme, kendaraan NPC memungkinkan menabrak kendaraan pemain dari belakang.

Graphic (9/10)

Review Cafe Racer
Graphic – Cafe Racer, Touring Open-World dengan Balutan Sandbox

Cafe Racer terbilang memiliki visual yang baik namun cukup unik dari kebanyakan game sejenisnya. Tidak seperti Traffic Rider, Cafe Racer memiliki visual yang cukup unik. Visual yang cenderung  Blocky, seperti beberapa game di era PlayStation, namun dengan smooth yang lebih baik.

Pewarnaan pada Cafe Racer menyesuaikan dengan kondisi sekitar dan menyesuaikan juga dengan visual yang Blocky tersebut. warna tampil dengan vibes sedikit kelabu dengan sentuhan pemilihan warna yang lebih lembut dan tidak mencolok.

Control (8/10)

Cafe Racer merupakan game Racing yang sangat mengandalkan kontrol dalam eksekusi permainan. Setidaknya ada 3 tipe kontroler berdasarkan tipe kemudi. Kontrol tersebut antara lain seperti Tilt, Slide, dan Touch.

Touch merupakan tipe kontrol yang paling umum. Menggunakan D-Pad kanan kiri untuk mengendalikan motor. Tilt merupakan salah satu tipe kontrol yang sangat umum dan banyak digunakan dalam game Racing. Seperti mengandalkan sensor Gyro dalam bergerak. Untuk Slide sendiri memiliki bentuk seperti kemudi motor atau setir mobil.

Addictive (9/10)

Review Cafe Racer
Addictive – Cafe Racer, Touring Open-World dengan Balutan Sandbox

Cafe Racer memiliki tingkat adiktif yang cukup baik. Pemain sendiri mampu menghabiskan waktu banyak hanya untuk touring di Endless Mode sekalipun. Cafe Racer juga dapat menjadi sarana istirahat dan relaksasi yang baik, karena secara tidak langsung memberikan efek santai dan tenang kepada pemain.

Music (9/10)

Game ini hadirkan aspek musik yang cukup keren dan menarik. Cafe Racer hadir dengan latar musik atau BGM yang cukup baik dan menyenangkan. Dalam permainannya, pemain tidak akan mendapati alunan musik saat dijalanan, melainkan hanya ada Sound Effect seperti suara angin dan suara kendaraan saja.

Kelebihan

Cafe Racer menjadi Racing game yang cukup menarik walau masih Beta sekalipun. Game ini memiliki tingkat santai dan menegangkan yang cukup signifikan dalam pengaturan difficult. Hadir dengan Photo Mode yang menjadi daya tarik dari game satu ini.

Kekurangan

Sedikit kekurangan Cafe Racer yang dapat penulis sampaikan. Game ini memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi dan diperparah dengan kontrol yang sangat minim akan kustomisasi. Terkadang beberapa kontrol terasa cukup memberatkan untuk dikendalikan, dan terkadang juga cukup licin saat digunakan.

Untuk Cafe Racer, Total Score yang dapat penulis berikan adalah 8,8.

Sekian Review Cafe Racer yang dapat penulis sampaikan.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Berkenalan dengan Game Age Rating System di Seluruh Dunia

GAMEFINITY.ID, Kabupaten Malang – Age rating system dalam sebuah game seringkali hanya menjadi sebuah hiasan yang ada pada box, CD, atau halaman Steam. Namun, age rating nyatanya merupakan hal penting yang selalu diacuhkan oleh sebagian besar orang. Hal ini membuat mereka menyalahkan game tersebut bila ada sesuatu yang tidak diinginkan.

Age rating system untuk sebuah game memiliki berbagai macam versi di berbagai belahan dunia. Berbagai sistem tersebut nantinya akan berlaku untuk sebuah negara atau juga dapat berlaku secara internasional.

Namun, sebelum itu mari kita bahas apa itu age rating system untuk sebuah game.

Apa itu Age Rating System?

Age rating system sendiri merupakan sebuah sistem yang mengatur tingkat censorship untuk sebuah game. Pengaturan tersebut bertujuan agar sebuah game tidak salah target pemasaran serta tidak menyebarkan sebuah hal yang seharusnya tidak dikonsumsi untuk usia dibawahnya.

Meskipun terdengar penting, nyatanya sebuah penelitian menunjukkan bahwa 90% orang tua di dunia tidak pernah mengecek age rating dalam game yang dimainkan oleh anaknya. Hal ini seringkali menyebabkan terjadinya tuduhan bahwa game merupakan biang kerok dari aksi kekerasan dan aksi imoral lainnya.

Berbagai hal yang masuk ke dalam sensor age rating dapat berupa konten visual dalam game seperti seperti penembakan senjata, penusukan senjata tajam, pemukulan, bullying, aktivitas seksual, ketelanjangan, dll. Namun, ada juga censorship yang mengatur tentang microtransaction dalam sebuah game khususnya pada game freemium yang dapat dimainkan oleh semua orang.

Baca Juga: Event Champions Baru Apex Legends Mobile Sudah Dimulai

Age Rating System di Penjuru Dunia

Age rating system paling terkenal dan digunakan secara luas adalah PEGI, ESRB, dan IARC.

Age Rating PEGI | PEGI
Age Rating PEGI | PEGI

PEGI, bagi kalian yang suka menonton sebuah trailer game kemungkinan akan bertemu dengan narator yang membacakan rating PEGI game tersebut.

PEGI merupakan sebuah singkatan dari “Pan European Game Information” yang merupakan sebuah age rating system dari dan berlaku di Eropa. PEGI sendiri penggunaannya telah dianggap luas karena banyak negara yang membuat rating mereka sendiri berdasarkan tingkatan PEGI.

PEGI memiliki 5 tingkatan rating, yaitu PEGI 3, 7, 12, 16, dan 18. Semua rating PEGI memiliki arti bahwa pemain wajib berusia minimal sesuai angka yang disebutkan.

Age Rating ESRB | ESRB
Age Rating ESRB | ESRB

Lanjut, kita punya ESRB yang juga sudah terkenal. ESRB memiliki kepanjangan “Entertainment Software Rating Board” yang berlaku di Kanada dan AS. Sedikit berbeda dengan PEGI, ESRB punya 5 tingkatan yang beberapa tidak terikat umur. Lima tingkat tersebut adalah E (Everyone), E+10 (Everyone 10+), T (Teen), M (Mature 17+), dan A (Adult 18+).

Selain di Amerika Utara ESRB juga dapat ditemukan di Malaysia, Singapura, UEA, dan Arab Saudi di game tertentu.

Selain itu, berbagai negara memiliki age rating system mereka masing-masing. Contohnya seperti Jerman dengan USK, Jepang dengan tiga lisensi CERO, EOCS, dan JRC, Iran dengan ESRA, dan masih banyak lagi.

Age Rating IARC | IARC
Age Rating IARC | IARC

Biasanya, bila sebuah negara tidak memiliki age rating sendiri, mereka akan punya pilihan untuk ikut sensor internasional yaitu IARC (International Age Rating Coalition) yang sama persis dengan tingkat sensor PEGI.

Bagaimana dengan Indonesia?

Age Rating IGRS | Kemkominfo
Age Rating IGRS | Kemkominfo

Sebenarnya, Indonesia sudah memiliki age rating system sendiri sejak 2016. Pada tahun itu, Kemkominfo merilis IGRS atau Indonesia Game Rating System sebagai age rating untuk game yang rilis di Indonesia. Namun, aturan tersebut tidak mutlak karena beberapa game yang didistribusikan di Indonesia masih menganut PEGI dan/atau IARC sebagai acuan.

Ada 5 tingkat sensor pada IGRS, tingkat tersebut yaitu:

SU (Semua Umur): Aman dimainkan oleh seluruh usia.

IGRS 3+: Game tidak mengandung unsur kekerasan, pemakaian obat-obatan, simulasi judi, dan interaksi online.

IGRS  7+: Ketentuan sama dengan IGRS 3+

IGRS 13+: Konten yang dilarang hanya ditunjukkan sebagian, seperti simulasi judi, bahasa kasar, cartoon violence (kekerasan seperti dalam kartun), konten horor, dan adanya interaksi online.

Baca Juga: AoV Hero Guide: Yue, Sang Ratu dari para Hero Harass

IGRS 18+: Konten yang dilarang ditunjukkan sepenuhnya, seperti penggunaan narkoba dan minuman alkohol oleh sang karakter, kekerasan realistis (darah, mutilasi, dan sadis), lelucon orang dewasa, simulasi judi, konten horor, dan adanya interaksi online.

Beberapa contoh game yang sudah menggunakan IGRS adalah game di PlayStation milik Sony seperti Minecraft dan Death Stranding yang berlabel produk resmi Indonesia.

The Sims Generasi Baru Resmi Diumumkan: Project Rene

GAMEFINITY.ID, Bandung – The Sims 4 telah hadir menemani pemainnya selama 8 tahun. Hal ini menimbulkan pertanyaan bagi penggemar apakah seri selanjutnya akan segera hadir. Pertanyaan tersebut akhirnya mulai terjawab. EA dan Maxis mengumumkan proyek The Sims generasi baru ber-codename Project Rene.

Project Rene, Proyek Baru Besutan Maxis

Proyek yang dinamakan Project Rene itu diumumkan pada akhir acara livestream Behind the Sims Summit pada 18 Oktober 2022. Menurut laman resminya, nama “Rene” dipilih karena melambangkan kata renaissance dan rebirth untuk merepresentasikan komitmen tim untuk membangun masa depan cerah franchise The Sims.

Project Rene telah disebut akan mengubah cara Sims berperilaku dan berpikir secara fundamental. Para pemainnya juga dapat menemukan cara baru dalam membuat dan mengustomisasi dunianya.

Maxis juga menyebut Project Rene akan mendukung co-op play. Fitur tersebut akan membantu pemain berkolaborasi bersama dengan pemain lain. Pemain juga dapat memainkannya secara solo. Tidak hanya itu, game tersebut juga bisa dimainkan secara cross-platform.

The Sims Project Rene Buy Build Mode example
Pemain dapat mengustomisasi ukuran dan bentuk furnitur di buy/build mode

Dalam acara livestream, Maxis menunjukkan contoh fitur saat memasuki buy/build mode. Fitur tersebut adalah kustomisasi item furnitur dalam tingkat yang belum terlihat di seri pendahulunya. Tidak hanya dapat mengubah warna, pemain juga nanti bisa mengubah bentuk dari objek tersebut. Pemain juga dapat berkolaborasi bersama dalam membangun rumah di buy/build mode.

Maxis akan memberikan informasi lebih lanjut tentang Project Rene pada waktu yang akan datang. Mengingat proyek ini merupakan The Sims generasi baru, bukan tidak mungkin lagi Project Rene dapat menjadi The Sims 5.

The Sims 4 Jadi Free-to-Play, Bakal Hadirkan Berbagai Update Tahun Depan

Selain mengumumkan The Sims generasi baru, EA pastikan The Sims 4 masih akan didukung dalam beberapa tahun ke depan. Selain menjadikannya free-to-play, mereka berjanji akan memberikan update setiap bulan, terutama dalam bentuk Sims Delivery Express. Tidak lengkap sampai di situ, dua expansion pack baru dijadwalkan rilis 2023.

Baca juga: The Sims 4 Jadi Free-to-Play, Kejutan untuk Para Fans

The Sims Overwolf
The Sims 4 akan berkolaborasi dengan Overwolf untuk menyediakan platform untuk mod dan custom content

The Sims 4 juga mengumumkan kolaborasi dengan Overwolf, perusahaan di balik Curseforge. Kolaborasi tersebut menjadi satu platform untuk membuat dan menyediakan mod dan custom content yang aman dan terpercaya. Keputusan ini dibuat mengingat pemain setianya sering menggunakan mod dan custom content untuk memperluas gameplay.

Program kolaborasi itu akan diumumkan lebih lanjut musim dingin ini. Saat platform itu sudah diluncurkan nanti, pemain dapat mengunduh berbagai mod dari kreator favorit,

The Sims 4 better babies update
Update untuk baby life stage akan hadir pada 2023 di The Sims 4

Pada akhir acara livestream, satu lagi update untuk The Sims 4 terungkap akan hadir 2023. Sim berusia baby tidak akan lagi hanya berbaring di crib.

Munculnya kepastian game The Sims generasi baru telah disambut gembira oleh penggemar setianya. Namun, tampaknya mereka harus menunggu beberapa tahun sebelum proyek tersebut dapat rilis secara resmi. Setidaknya, The Sims 4 masih akan menemani sedikit lebih lama.