Category Archives: Game

Call of Duty Mobile Season 9, Graveyard Shift, Rayakan Halloween

GAMEFINITY.ID, Bandung – Call of Duty Mobile sudah memulai season 9 (2023) yang bertajuk Graveyard Shift pada 4 Oktober. Seperti pada tajuknya, season terbaru dari CODM itu mengambil tema Halloween seperti season 6 dari Modern Warfare 2 dan Warzone. Tentu saja, salah satu kontennya adalah kembalinya Zombies mode.

Battle Pass Call of Duty Mobile Season 9 (2023)

Call of Duty Mobile Season 9 Graveyard Shift Battle Pass

Call of Duty Mobile season kali ini mengambil tema Halloween, pastinya terdapat beberapa reward bertema spooky, mulai dari skin Operator, blueprint senjata, dan Calling Card. Semua reward itu bisa diperoleh baik di free dan premium tier.

Call of Duty Mobile Season 9 Graveyard Shift CX-9

Mulai dari free tier, pemain bisa memperoleh Launcher Plus Perk yang meningkatkan fungsionalitas Launcher dengan menambah dua ekstra peluru cadangan dan peluang 20 persen untuk mendapat Scorestreak saat membasmi musuh. Perk tersebut bisa diperoleh saat mencapai tier 14. Terdapat pula CX-9 SMG yang memiliki rata-rata kecepatan tembak yang tinggi di tier 21. Jika mencapai tier 50, pemain bisa memperoleh QXR – Growl.

Call of Duty Mobile Season 9 Graveyard Shift Battle Pass Premium

Sementara di premium tier, terdapat skin Operator seperti Witch Doctor — Lethal Cure, Demir — Lurking Dead; Portnova — Funny Bone; dan Misty — In the Spirit. Jika skin tersebut belum menyeramkan, terdapat blueprint senjata seperti CR-56 AMAX — Final Testament, Chopper — The Great Beyond, M4 — Nocturne Mortis, Kilo Bolt-Action — Rex Mortem, dan CX-9 — Deathly Light.

Zombies Mode Kembali di Call of Duty Mobile!

Call of Duty Mobile Season 9 Graveyard Shift Zombies Mode return

Season bertema spooky dan Halloween tidak lengkap jika tidak ada Zombies mode. Benar, Zombies Mode kembali di Call of Duty Mobile. Mode ini terbagi menjadi dua, yaitu Undead Siege yang kembali dan Classic yang pertama kali muncul.

Dalam Zombies Classic, pemain akan menuju Shi No Numa atau terkenal sebagai Swamp of Death. Pemain dan setiap anggota squad-nya harus bertarung melawan para undead yang akan lebih mematikan setiap rondenya.

Sementara di Undead Siege, pemain akan berada di map Battle Royale Isolated dengan twist Zombies. Pemain harus beekrja sama dengan rekan timnya untuk bertahan hidup selama lima hari dan lima malam. Caranya, berburu supplies dan equipment saat siang hari dan bertarung melawan para undead saat malam hari.

Baca juga:

Map Multiplayer Rasa Horror

Call of Duty Mobile Season 9 Graveyard Shift Haunted Hacienda

Tidak berhenti sampai di situ, dua map Multiplayer, yaitu Standoff dan Hacienda, mendapat makeover bertema seram. Keduanya akan muncul di featured Playlist yang sudah termasuk di berbagai mode game.

Halloween Standoff menggantikan waktu siang yang biasa menjadi malam penuh langit gelap di bawah bulan purnama. Terdapat patung Jack-o’-Lantern, kelelawar yang berkeliaran, dan bayangan yang membayangi.

Di Haunted Hacienda, Jack-o-Lantern, hantu, dan kapal hantu mengubah Hacienda menjadi area bertema Halloween. Para Operator harus tetap bertarung di manor pada map tersebut yang kini penuh ketegangan.

Patrol Mode dari Call of Duty: Vanguard Juga Hadir!

Call of Duty Mobile Season 9 Graveyard Shift Patrol Mode

Di luar tema Halloween, season terbaru dari Call of Duty Mobile telah menghadirkan Patrol Mode dari Vanguard. Dalam mode ini, Operator harus menguasai dan mengontrol Patrol Zone yang hanya ada satu di map. Namun, point itu selalu berpindah di sekitar map.

Operator akan mencetak poin saat berdiri di Patrol Zone. Jika ada pemain dari tim musuh menginjakkan Patrol Zone, tim dengan anggota terbanyak yang sedang berada di sana akan memperoleh poin.

Baca juga:

Konten Lain di Season 9 (2023)

Call of Duty Mobile Season 9 Graveyard Shift Events

Selain itu, terdapat beberapa konten lain yang muncul di season 9. Pertama, terdapat tiga event baru yang menawarkan lebih banyak reward.

Pertama, Halloween Themed Fright Factory Event. Event ini mengharuskan pemain memperoleh Pumpkin Candy lottery ticket saat pemain menyelesaikan bebebagai tantangan di Multiplayer dan Battle Royale. Lottery ticket itu bisa ditukar dengan milestone reward seperti Ajax — Flesh Golem dan Kilo 141 —Webspinner.

Kedua, Ghost Chasing Spectral Smackdown terdengar sebuah minigame whack-a-mole. Pemain harus berhasil memukul setiap hantu yang muncul di board berisi sembilan lubang untuk memperoleh poin yang nantinya bisa membantu dalam memperoleh reward.

Terakhir, Team-Up Rank Shield Event muncul di Ranked Play. Saat event berlangsung, pemain tidak akan kehilangan Rank XP jika mereka kalah dalam match. Namun perlindungan ini bukan tanpa batas.

Terdapat pula pembaharuan di Prop Hunt. Map dan prop baru telah ditambah pada mode tersebut, termasuk pula aturan dan mekanik baru yang mengubah interaksi antara operator dan prop di setiap rondenya. Search and Rescue juga akan muncul sebagai salah satu mode Ranked Multiplayer.

Call of Duty Mobile season 9 (2023), Graveyard Shift, sudah dimulai pada 4 Oktober 2023. Untuk detail lebih lanjut, kunjungi laman resminya.

Pemain Counter-Strike 2 Kecewa Banyak Fitur CS:GO Absen

GAMEFINITY.ID, Bandung – Counter-Strike 2 akhirnya telah rilis pada 27 September 2023 sebagai surprise release sekaligus pengganti Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO). Valve sekali lagi mengejutkan penggemarnya setelah pertama kali mengumumkannya pada awal tahun ini. Setelah masa beta yang cukup panjang, penggemar akhirnya bisa menikmati CS2 dengan grafik yang lebih mutakhir dari pendahulunya.

Sayangnya, bagi beberapa pemain, mereka menyadari banyak fitur penting dan favorit dari CS:GO justru absen di Counter-Strike 2. Mereka mengutarakan kekecewaannya di media sosial. Jadi fitur apa saja yang absen?

Counter-Strike 2 Langsung Jadi Salah Satu Game Terpopuler di Steam

Counter-Strike 2 missing features from CSGO

Penggemar sudah mengantisipasi perilisan CS2 semenjak pengumuman perdananya. Pasalnya, CS:GO sudah berusia lebih dari satu dekade dan belum begitu mendapat update konten besar. Jika CS:GO menggunakan engine Source, CS2 menggunakan engine Source 2 yang menghasilkan grafik lebih mutakhir dan jernih. Terlebih, terdapat beberapa aspek gameplay baru dan berbagai perubahan besar seperti weapon refund.

Counter-Strike 2 mendapat sambutan hangat dari pemain saat surprise release-nya sebagai pengganti Counter-Strike: Global Offensive. Bahkan, angka pemain aktifnya di Steam saat hari pertama peluncuran sudah tinggi. 

Baca juga:

Banyak Fitur Penting CS:GO Absen

Sayangnya, beberapa penggemar menyadari terdapat banyak fitur penting CS:GO yang justru absen di CS2. Mereka membagikannya di media sosial seperti Twitter dan Reddit untuk menjelaskan apa saja yang menghilang di CS2.

Pengguna Reddit comsictrigger01 membuat daftar aspek dari Counter-Strike: Global Offensive yang menghilang di Counter-Strike 2. Contoh fitur penting yang absen di antaranya mode sepertti Arms ace, Flying Scoutsman, dan Danger Zone. Bahkan, beberapa map kompetitif, Wingman, dan workshop juga tidak muncul.

Selain fitur-fitur penting tersebut, Valve juga menghentikan dukungan untuk Mac, memicu sebagian kecil dari penggemar Counter-Strike tidak bisa mengaksesnya sama sekali. Belum diketahui apakah mereka berencana untuk kembali membuat versi Mac-nya.

Masalah lain yang dikeluhkan pemain adalah server Counter-Strike 2. Sementara Valve sudah menaikkan tick rate di server game-nya, beberapa pemain di luar Amerika Serikat mengaku server tersebut telah memicu game-nya hampir tidak bisa dimainkan. Beberapa mengaku mengalami lag saat gameplay.

Valve sudah memperhatikan masalah server ini. Pihaknya berjanji melalui media sosial akan menambah lebih banyak kapasitas server secepat mungkin.

Sementara itu, GamesRadar melaporkan beberapa map Arms Race telah bocor. Bocoran ini memicu peluang bahwa Arms Race bisa saja kembali di Counter-Strike 2 dalam waktu dekat.

Meski Counter-Strike 2 langsung menjadi salah satu game terpopuler di Steam saat perilisannya, ternyata banyak pemain yang kecewa karena banyak fitur penting dari CS:GO absen. Valve belum merespon saran mereka tentang game FPS besutannya itu.

Pre-Order, PlayStation Portal sudah Terjual Habis di Jepang

GAMEFINITY.ID, Bandung – PlayStation Portal, atau lebih dikenal sebagai Project Q dari PlayStation, ternyata sudah dilaporkan laris manis hingga ludes terjual di Jepang! Meski sudah mengundang skeptisme seperti kritikan ketidakmampuannya sebagai konsol handheld tersendiri, kabar pre-order-nya sudah laris menandakan hal tersebut tidak menghalangi kesuksesannya.

PlayStation Portal sudah Terjual Habis dalam 12 Jam Pre-Order di Jepang

Akun Twitter @Genki_JPN yang terkenal membagikan kabar mendalam pasar gaming di Jepang mealporkan PlayStation Portal sudah ludes dalam 12 jam setelah pre-order dibuka. Hampir setap retailer terkenal seperti Sony Store, Amazon, Rakuten, hingga Aeon disebut-sebut kehabisan stok.

Sony sendiri tidak menyebut berapa stok yang telah mereka sediakan selama pre-order di Jepang. Dari kelihatannya, tampaknya platform handheld ini akan menjadi sangat sukses. Pasalnya, PlayStation Lifestyle menyebut beberapa dari netizen Jepang mengaku handheld gaming lebih populer di negaranya daripada negara lain.

Akan tetapi, terdapat sebuah masalah tersembunyi, yaitu scalper. Jepang sendiri masih memiliki masalah scalping yang sangat besar, terutama konsol PS5. Masalah ini memang sudah tidak asing di negara-negara lain termasuk Inggris dan Amerika Serikat.

Sementara itu, GameRant mencatat konsol handheld itu sudah terjual habis di Amazon Amerika Serikat. Bahkan PlayStation Direct Amerika Serikat membatasi satu device per pemesan karena permintaan yang sangat tinggi. Di GameStop, aksesories PS5 tersebut juga sudah diberi label bestseller.

Ditawarkan sebagai Solusi Penggunaan TV di Rumah

PlayStation Portal sold out

Berbicara tetang handheld gaming, PlayStation Portal sendiri tidak akan menjadi konsol handheld mandiri seperti PlayStation Portable dan PlayStation Vita. Bahkan konsol tersebut tidak akan menjadi pesaing bagi Nintendo Switch dan Steam Deck.

Baca juga:

Tujuan Sony untuk merilis konsol handheld itu mempertimbangkan ruang televisi di rumah keluarga. Tidak semua keluarga yang memiliki lebih dari satu TV. Konsol tersebut menjadi solusi bagi gamer yang lelah harus berbagi TV dengan anggota keluarga lain. Pengguna tinggal menggunakan Wi-Fi untuk stream dan bermain game PS5 yang mereka miliki dengan PlayStation Portal di rumah.

PlayStation Portal akan resmi meluncur pada 15 November 2023.

Pokemon Go Gelar Event Rayakan Detective PIkachu Returns

GAMEFINITY.ID, Bandung – Menyambut perilisan Detective Pikachu Returns, Pokemon Go menggelar sebuah event spesial yang terinspirasi dari game itu. Event tersebut sudah dimulai pada 5 Oktober 2023, sehari sebelum perilisan sekuel dari Detective Pikachu itu. Pikachu akan diperlihatkan memakai topi di dalam game. Selain itu, akan ada Field Research spesial.

Event Detective Pikachu Returns di Pokemon Go

Dilansir dari laman resminya, Niantic telah menggelar event bertema Detective Pikachu Returns dari 5 Oktober 2023. Event-nya sendiri akan berakhir 9 Oktober mendatang.

Pokemon Go Detective Pikachu Returns Pikachu and Slowpoke

Selama event ini berlangsung di Pokemon Go, Pikachu akan sering muncul menggunakan detective hat atau topi yang terlihat seperti di game Detective Pikachu. Lebih baiknya lagi, pemain bisa melakukan evolusi pada Pikachu versi detective hat menjadi Raichu yang juga mengenakan topi. Tidak hanya itu, Slowpoke juga akan muncul mengenakan topi yang sama.

Beberapa Pokemon lain yang muncul di Detective Pikachu Returns juga akan lebih sering muncul. Di antaranya adalah Growlithe, Magikarp, Xatu, Bronzor, Lotad, Bellosom, Chimecho, Cutiefly, Ducklett, Falinks, dan Alolan Exeguttor.

Pemain juga bisa berpartisipasi untuk menyelesaikan Themed Field Research. Setelah menyelesaikannya, mereka akan berkesempatan untuk mendapatkan Rowlet, Shivy, dan Sudowoodo. Ada juga Detective Pikachu Returns Event Timed Research, di mana pemain harus membantu Professor Willow menemukan sebuah Pokemon of Interest. Jika berhasil menyelesaikannya, pemain bisa bertemu Pikachu versi Detective Hat.

Niantic juga menghadirkan Detective Pikachu Avatar Pose di in-game store. Avatar Pose tersebut mulai tersedia pada 5 Oktober 2023.

Baca juga:

Tentang Detective Pikachu Returns

Detective Pikachu Returns on Pokemon Go

Detective Pikachu Returns telah meluncur pada 6 Oktober 2023 di Nintendo Switch. Game tersebut juga berupa sekuel dari Detective Pikachu yang rilis pada tahun 2016 di Nintendo 3DS. Seperti pendahulunya, game adventure itu berfokus pada PIkachu yang mengenakan topi dan bisa berbicara. Ia kembali bertualang demi memecahkan berbagai kasus dan menolong Pokemon lain.

Event Detective Pikachu Returns sedang digelar di Pokemon Go hingga 9 Oktober 2023. Sementara itu, game-nya sendiri sudah rilis pada 6 Oktober 2023 di Nintendo Switch.

Overwatch League 2023: Florida Mayhem Berhasil Jadi Juara!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Florida Mayhem resmi dinobatkan sebagai juara Overwatch League 2023. Tim asal negara bagian Florida itu berhasil mendominasi babak playoffs dengan megalahkan berbagai tim besar. Saat babak Grand Final, mereka berhasil mengalahkan Houston Outlaws dengan skor 4-0, menjadikannya prestasi terbesar bagi Mayhem setelah mengalami kesulitan pada tahun-tahun sebelumnya.

Sayangnya, momen kemenangan Florida Mayhem ini bisa saja menjadi akhir dari Overwatch League. Pasalnya, masa depan liga esports Overwatch itu masih menjadi pertanyaan. Terlebih, event Overwatch League 2023 tampaknya menampilkan retrospective pada komunitas selama enam tahun terakhir.

Final Overwatch League 2023 Didominasi Florida Mayhem!

Babak Grand Final dari Overwatch League 2023 telah digelar pada 1 Oktober 2023 di Mattamy Athletic Centre di Toronto, Kanada. Grand Final tersebut mempertemukan Florida Mayhem dan Houston Outlaws. Sebelum itu, keduanya sempat bertemu saat babak Upper Round. Saat itu Mayhem menang dengan skor 3-1.

Overwatch League 2023 Florida Mayhem champion

Grand Final menjadi kesempatan bagi Outlaws untuk membalas kekalahan mereka dari Mayhem dan merebut gelar juara. Akan tetapi, ternyata Mayhem berhasil menang dengan skor 4-0 dan menjadi juara Overwatch League 2023.

Meski menjadi prestasi terbesar bagi tim asal Florida itu, peggemar cukup kecewa dengan pertandingan tersebut. Mereka menilai setiap pertandingan Grand Final Overwatch League sebagai complete wash atau terlihat satu tim saja yang dominan. Grand Final tahun lalu yang melibatkan Dallas Fuel dan San Francisco Shock saja disebut sangat seru. Saat it, Fuel menang dengan skor 4-3.

Overwatch League 2023 MVP Someone Overwatch League 2023 Grand Finals MVP Mer1t

Ham “Someone” Jeong-wan dinobatkan sebagai MVP season ini, sementara Choi “Mer1t” Taemin mendapat gelar MVP saat Final berlangsung. Keduanya berasal dari Florida Mayhem.

Masa Depan Overwatch League Masih Menjadi Pertanyaan

Meski Overwatch League 2023 berakhir dengan kemenangan Florida Mayhem yang menggembirakan, terdapat banyak momen sedih bertebaran saat event di Mattamy Athletic Centre itu.  Fakta bahwa season ini bisa menjadi season terakhir bagi liga esports itu menjadi kekhawatiran semua pihak. Pasalnya, setiap pemilik tim sudah mulai mempertimbangkan apakah ingin keluar dari liga tersebut.

Baca juga:

Overwatch League 2023 possible end

Bahkan event tersebut berakhir dengan pesan pada komunitas tentang liga ini selama enam tahun terakhir. Pesan tersebut juga berisi ucapan terima kasih atas dukungan penggemar. Blizzard ikut memberi pesan tepat setelah live stream berakhir melalui media sosialnya.

“Dengan akhir dari musim Overwatch League 2023, kami akan berfokus membangun visi kami pada program esports yang terevitalisasi. Kami sangat bersemangat untuk membagikannya pada kalian sementara detailnya tengah disiapkan,” ungkap Blzzard.

Starfield: Guide Main Quest Kesebelas – High Price to Pay

GAMEFINITY.ID, Bandung – High Price to Pay merupakan main quest kesebelas di Starfield. Quest ini akan berlangsung tepat setelah menyelesaikan quest sebelumnya, No Sudden Moves. Main quest ini sekaligus menjadi momen pemain harus menentukan keputusan penting pertama selama gameplay.

Tepat setelah menyelesaikan quest sebelumnya, ternyata The Eye telah diserang oleh sosok Starborn bernama The Hunter. Ia ternyata mengaku dirinya sedang menuju The Lodge untuk merebut koleksi Artifact dari Constellation. Terlebih, salah satu dari companion akan mengalami nasib yang sangat tragis.

Guide main quest kesebelas Starfield ini mengandung SPOILER tentang dampak dari keputusan pemain. Terlebih saat ini Constellation terbagi menjadi dua, ada yang bertugas di The Eye dan ada yang tetap di The Lodge. Tentu menjadi pertanyaan apakah pemain ingin tetap di The Lodge untuk membantu mempertahankan koleksi Artifact atau pergi ke The Eye untuk memastikan beberapa anggota Constellation di sana baik-baik saja.

Bicara pada Noel setelah Selesaikan Quest No Sudden Moves

Tepat setelah menyelesaikan N

Starfield Main Quest 11o Sudden Moves di Starfield, Constellation akan mendapat panggilan dari Vladimir di The Eye. Ia berkata The Eye telah diserang dan salah satu dari anggota Constellation yang berada di sana tengah terluka parah, yaitu companion dengan relationship bond tertinggi di antara Sarah, Sam, Barrett, dan Andreja.

Kemudian, sosok Starborn mengambil alih komunikasi. Ia mengaku dirinya sebagai The Hunter dan tengah menuju The Lodge untuk merebut koleksi Artifact.

Setelah ini, pemain memiliki dua pilihan, tetap di The Lodge atau menuju The Eye. Patut diingat, jika pergi ke The Eye, pemain akan meninggalkan companion dengan relationship bond terendah di antara Sarah, Sam, Barrett, dan Andreja, bersama dengan anggota lain di The Lodge. Sementara jika tetap di The Lodge, pemain harus membantu agar Noel bisa meng koleksi Artifact dari kejaran The Hunter. Tidak peduli apa opsi yang dipilih pemain, salah satu di antara Sarah, Sam, Barrett, dan Andreja akan mengalami nasib yang sangat tragis.

Opsi Pertama: Tetap di The Lodge

Jika memilih untuk tetap di The Lodge, pemain harus melindungi Noel yang akan menggenggam Artifact. Saat Noel sudah mulai memindahkan koleksi Artifact, ternyata Walter menjerit panik dari ruangan bar di lantai atas.

Pastikan Walter Baik-baik Saja

Starfield Main Quest 11

Saat tiba di Bar, ternyata The Hunter tiba-tiba sudah muncul dan tengah menggenggamnya. Tembak The Hunter saat bar-nya sudah muncul. Begitu Walter sudah meloloskan diri, terus tembak The Hunter agar mengalihkan perhatian.

Saat menyerang, pemain akan memperhatikan The Hunter menggunakan serangkaian kekuatan spesialnya seperti membuat duplikat dirinya. Pemain juga tidak bisa membunuhnya secara langsung. Berhati-hatilah dengan kemampuan spesial The Hunter saat mengalihkan perhatiannya selagi Noel mulai membawa Artifact.

Setelah Noel berhasil mengambil semua Artifact, ia dan semua anggota Constellation di The Lodge akan menuju basement. Pemain harus mengikuti mereka meski sedang diserang oleh The Hunter.

Baca juga: 

Menuju Spaceship

Starfield Main Quest 11

Saat sudah menginjakkan kaki di basement, ikuti Noel dan anggota Constellation lainnya menuju The Well sambil melindungi mereka. Saat berlari menuju luar ruangan dari The Well The Hunter akan kembali muncul secara tiba-tiba dan menyerang, memicu histeria masyarakat New Atlantis di sekitar. Kali ini, pemain harus tetap bersama Noel dan menuju elevator yang akan mengantar ke spaceport.

Setelah itu, segera naik kapal karena The Hunter tetap mengikuti. Tinggalkan New Atlantis dan menuju luar angkasa. Dengan begitu. The Hunter akan berhenti mengejar.

Menuju The Eye

Setelah lolos kejaran dari The Hunter, lagi-lagi ada yang menghalangi di luar angkasa. Kali ini ancaman tersebut berasal dari Starblood bernama Scorpius. Terdapat empat opsi jawaban terhadap ancamannya. Apapun pilihannya, ia akan membiarkan pemain dan Constellation lolos.

Starfield Main Quest 11

Kali ini, pemain harus pergi ke The Eye untuk memastikan semuanya baik-baik saja. Setelah melakukan docking, masuk dan temui setiap anggota Constellation yang berada di sana. Sayangnya, pemain terlambat, companion dengan relationship bond tertinggi (Sarah, Sam, Barrett, atau Andreja) ternyata sudah tewas. Sementara yang lainnya cukup terluka akibat serangan The Hunter. meletakkannya di outpost.

Terakhir, tinggalkan The Eye dan kembali ke The Lodge di New Atlantis.

Opsi Kedua: Pergi ke The Eye

Starfield Main Quest 11

Jika memilih untuk pergi ke The Eye, companion dengan relationship bond terendah di antara Sarah, Sam, Barrett, dan Andreja, mengingatkan pemain tidak akan bisa kembali ke The Lodge. Setelah itu, segera tinggalkan New Atlantis dan naik kapal untuk menuju The Eye.

Pastikan Semuanya Baik-Baik Saja di The Eye

Begitu memasuki The Eye, temui semua orang dan pastikan mereka baik-baik saja. Mereka hanya terluka. Akan tetapi, The Hunter sudah pergi menuju The Lodge. Berarti, pemain harus segera kembali ke sana.

Kembali ke The Lodge

Starfield Main Quest 11

Sayangnya, saat sudah tiba di The Lodge, companion dengan relationship bond terendah (Sarah, Sam, Barrett, atau Andreja) sudah tewas. Setelah itu, temui Matteo dan Walter. Mereka akan memberitahu Noel sedang bersembunyi di basement.

Selanjutnya, pergi ke basement dan temukan Noel. Ia akan mengatakan dirinya masih memegang koleksi Artifact. Akan tetapi, The Hunter muncul dan mulai menyerang. Segera ikuti Noel untuk menuju luar The Lodge. Lalu segera menuju spaceport untuk menaiki kapal. Selama perjalanan, The Hunter akan menyerang dan memicu kepanikan masyarakat New Atlantis. Begitu menaiki kapal, segera pergi ke The Eye.

Ternyata, sosok Starblood bernama Scorpius tiba menghalangi pemain. Seperti pilihan pertama, terdapat empat opsi untuk menghadapinya. Tidak peduli apa pilihannya, ia akan membiarkan pemain lolos.

Pertemuan Noel dan Vladimir

Starfield Main Quest 11

Setelah menghadapi salah satu dari dua pilihan itu, temui Noel dan Vladimir. Pemain akan tawarkan solusi tentang penyimpanan Artifact, yaitu membuat Armillary. Kemudian, pemain bisa membawanya, membangunnya di kapal, atau meletakkannya di outpost.

Bicara pada Matteo saat Tiba Kembali ke The Lodge

Starfield Main Quest 11

Langkah terakhir main quest kesebelas di Starfield ini adalah kembali ke The Lodge. Hampiri Matteo yang akan mengingatkan tentang istilah “Unity” dari The Hunter. Ini menjadi akhir dari quest High Price to Pay sekaligus awal dari main quest berikutnya, Unity.

Sebagai rekap, High Price to Pay menjadi momen di mana pemain akan menyaksikan salah satu companion akan tewas. Kandidat karakter yang akan mengalami nasib itu adalah Sarah, Sam, Barrett, dan Andreja. Nasib mereka ditentukan oleh pilihan pemain dan relationship bond masing-masing.

Misalnya, pemain memiliki relationship bond tinggi dengan Sarah saat quest ini. Jika pemain memilih untuk meninggalkan The Lodge, ia akan selamat. Sebaliknya, jika memilih untuk tetap di The Lodge, ia akan tewas.

Hal yang sama juga berlaku dengan companion dengan relationship terendah, misalnya Barrett. Ia akan tewas jika pemain memilih untuk pergi ke The Eye. Namun, ia bisa terselamatkan jika pemain memutuskan untuk tetap di The Lodge.

Kematian seorang companion di Starfield dalam quest ini memang tidak terhindarkan. Tidak mungkin untuk menyelamatkan keempat companion tersebut, salah satu dari mereka harus tewas. Oleh karena itu, harus bijak dalam menaikkan relationship bond dan memilih salah satu dari opsi untuk menyelesaikan High Price to Pay.

Setelah selesai dengan quest High Price to Pay di Starfield, semua item milik companion yang sudah tewas akan berada di sebuah storage crate di lantai basement The Lodge. Pemain bisa mengambil semuanya.