GAMEFINITY.ID, PATI – Monster Hunter merupakan salah satu franchise tertua dan tersukses milik Capcom saat ini. Game ini menawarkan aksi berburu monster dengan ukuran tubuh yang sangat besar. Berbekal berbagai macam senjata, player akan dihadapkan dengan monster – monster yang memiliki darah super banyak. Konsep yang unik dan gameplay yang sangat menantang membuat Monster Hunter selalu ditunggu-tunggu kelanjutan serinya. Tak disangka judul Monster Hunter selanjutnya tiba – tiba saja tersebar dengan judul Monster Hunter Paradise.
Monster Hunter Rise: Sunbreak merupakan entri terbaru seri ini | Source: Capcom
Bocoran Judul Monster Hunter
Salah satu pengguna discord telah menemukan bocoran judul Monster Hunter yang belum diumumkan saat mengulik data – data Discord. Ternyata dalam aplikasi tersebut menampilkan judul Monster Hunter Paradise yang membuat para fans kebingungan mengenai info ini.
When talking about rage i was referencing a convo we had together He doesn't have insider info and i just missworded it Deleting it just to avoid missunderstandings on that point (Edited screenshot for posterity) pic.twitter.com/uMS6CqMGBk
Informasi mengenai judul Monster Hunter selanjutnya ini pertama kali dibahas oleh pengguna twitter neonaga99. Dia mengklaim bahwa data yang dia temukan ini telah mendapatkan verifikasi dari Discord itu sendiri. Hal ini pun membuat komunitas kebingungan mengingat DLC Monster Hunter Rise: Sunbreak baru saja dirilis beberapa waktu lalu. Ditambah Capcom masih akan terus melakukan update terhadap DLC tersebut hingga tahun 2023. Jadi sulit dipercaya jika Capcom sudah mulai menyiapkan Monster Hunter selanjutnya dalam waktu dekat menggantikan Monster Hunter Rise yang terbilang masih muda.
Meski menimbulkan tanda tanya besar mengenai judul Monster Hunter Paradise, ada beberapa pendapat yang menguatkan bahwa judul ini akan datang dalam waktu dekat. Kemungkinan besar Monster Hunter Paradise tidak akan menjadi main seri dari Monster Hunter. Mengingat Capcom sebelumnya pernah membuat spin-offMonster Hunter Stories yang memiliki gameplay jauh berbeda dengan seri utamanya.
Monster Hunter Paradise bisa saja dijadikan seri spin-off. Dikarenakan Capcom saat ini masih ingin membuat konten-konten pada Monster Hunter Rise: Sunbreak relevan untuk beberapa tahun kedepan. Jadi perilisan Monster Hunter “6” masih sangatlah jauh. Hipotesis ini menguatkan Monster Hunter Paradise tidak akan masuk seri utama dari franchise ini.
Bagaimana menurut kalian? Apa Monster Hunter Paradise akan benar – benar menjadi seri Monster Hunter setelah Monster Hunter Rise?
Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id
GAMEFINITY.ID, Bandung – MultiVersus akan memulai open beta pada 26 Juli 2022, tetapi game fighting free-to-play besutan Warner Bros. Interactive Entertainment kembali mengungkapkan kejutannya. Mereka memanfaatkan acara San Diego Comic-Con untuk mengungkapkan pengumuman tersebut!
Multiversus sendiri merupakan game fightingplatformer yang menghadirkan berbagai karakter dari IP milik Warner Bros. Discovery. Mulai dari karakter DC Comics, Looney Tunes, Hanna-Barbera, hingga Cartoon Network. Sejauh ini karakter yang telah hadir adalah Bugs Bunny, Tasmanian “Taz” Devil, Batman, Superman, Wonder Woman, Harley Quinn, Shaggy, Velma, Tom & Jerry, Finn, Steven Universe, Garnet, Iron Giant, dan bahkan Anya Stark dari Game of Thrones.
Dalam acara San Diego Comic-Con, Warner Bros. mengumumkan LeBron James, Rick dan Morty akan resmi bergabung dalam MultiVersus!
LeBron James Akan Gabung MultiVersus Saat Mulai Open Beta
LeBron James akan bergabung saat open beta dimulai
Bintang NBA legendaris LeBron James akan bergabung di MultiVersus sebagai karakter dari Space Jam: A New Legacy. Trailer yang terungkap di Comic-Con itu menampilkan James memamerkan aksinya yang kebanyakan melibatkan bola basket. VGC mencatat LeBron James merupakan “rekan tim yang luar biasa dan bisa beradaptasi dalam playstyle apapun, mengandalkan kemampuan basketnya yang tidak terkalahkan”.
LeBron James akan hadir di MultiVersus saat mulai open beta, yaitu 26 Juli 2022.
Namun, karakter LeBron James tidak akan diisi suara oleh James sendiri, melainkan oleh Brett Wallace.
Rick dan Morty Juga Resmi Gabung!
Rick dan Morty bergabung saat Season 1
Kejutan lainnya, Rick dan Morty juga akan bergabung dalam MultiVersus sebagai karakter terpisah. Sebelumnya, kabar hadirnya Rick di MultiVersus sempat bocor di Reddit dan 4chan bersama Gandalf dari The Lord of the Rings.
Alih-alih Rick, Morty justru akan bergabung terlebih dahulu pada 1 Agustus 2022, tanggal yang sama saat season 1 dimulai. Morty akan memiliki berbagai skill yang berfokus pada projectiles dan gerakan counter.
Sedangkan Rick akan bergabung saat pertengahan season 1 dengan tanggal belum ditentukan. Persis seperti di serial animasi Rick and Morty, Rick akan mengandalkan portal gun-nya untuk memanggil para Meeseek dan juga berbagai skill lainnya.
MultiVersus saat ini sedang dalam tahap early access sejak 19 Juli 2022. Open beta-nya akan dimulai 26 Juli 2022 sebagai soft launch. Bagi yang ingin memainkannya, MultiVersus tersedia di PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, dan Xbox Series X|S.
GAMEFINITY.ID, Jakarta – Walau sudah tergantikan dengan mobile game seperti PUBG, Free Fire, dan Fortnite game yang sempat populer di kalangan anak warnet ini rupanya masih cukup digemari oleh sebagian pemain. Salah satu faktor Point Blank masih bertahan yakni eksistensi dari streamer yang memainkannya, salah satunya adalah Cahyadi Wiguna atau disingkat Cahwiguna. Melalui Story instagramnya @cahwiguna menyatakan kalau ia tidak akan lagi melanjutkan konten apapun mengenai Point Blank. Setelah lalu lalangnya selama 6 tahun sebagai seorang Streamer.
“Maaf yang minta konten pebeh. Tapi gua udah tidak akan buat konten pebeh lagi. Dukung gua dengan konten apapun” begitu yang Cahwiguna tulis dalam story nya @cahwiguna.
Terungkap followers Cahwiguna memintanya menelusuri Mall Serpong yang terbengkalai
Nonaktifnya Akun Utama Cahwiguna Menjadi Penyebab Utama Dirinya Pensiun Dari Dunia Point Blank
Hal utama yang membuat dirinya tidak lagi bermain Point blank adalah akun utama Point Blanknya yang diretas beberapa waktu yang lalu. Namun, sayangnya akun tersebut sama sekali belum terverifikasi baik melalui nomor ponsel maupun email pribadinya. Sebenarnya Cahwiguna sendiri sudah melayangkan permohonan tersebut kepada Zepetto Indonesia, pihak Zepetto Indonesia sendiri justru menolaknya secara mentah–mentah.
Dilansir dari channel youtube pribadinya, CAHWIGUNA, ia mengatakan kalau akun pribadinya yang sudah setia menemaninya selama hampir 6 tahun berakhir kandas dan tak dapat lagi kembali dan ia memantapkan dirinya untuk pensiun dan tidak lagi melanjutkan konten Point Blanknya sejak sebulan yang lalu.
Selain diretas, Zepetto Indonesia juga mem-banned akun utama tersebut secara permanen dan tak dapat lagi diganggu gugat dengan alasan apapun. Ter-banned akun utama Cahwiguna ini yang menyebabkan dirinya tak lagi semangat melanjutkan konten
Kontennya Saat Ini Berfokus Ke Urban Explorer
Video Youtube terbaru Cahwiguna yang sedang melakukan eksplor ke bangunan terbengkalai
Melalui channel Youtube setelah dirinya menyatakan pensiun dari dunia Point Blank, Cahwiguna tidak mundur begitu saja, justru aktivitasnya saat ini adalah melakukan eksplor di berbagai tempat angker atau bangunan terbengkalai yang biasa disebut Urban Explorer. Dan tempat saat ini yang ia kunjungi bersama tim nya adalah sebuah gudang kosong yang sudah terbengkalai selama lebih dari 10 tahun. Video yang berdurasi sekitar 1 jam lebih tersebut menuai views lebih dari 26 ribu penonton dan likes sebanyak 1.900 lebih. Ia juga meminta informasi tempat angker lainnya kepada pengikut untuk kontennya.
GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – One Punch Man: The Strongest menjadi salah satu RPG Turn-Based berbasis di Mobile. Game yang hadir dengan adaptasi penuh dari sumber berupa Animanga dengan judul yang sama, One Punch Man.
One Punch Man: The Strongest dirilis pada Oktober 2021, oleh FingerFun Limited. Game ini dapat dimainkan di Mobile Android dan IOS.
Sinopsis One Punch Man: The Strongest, Adaptasi tanpa Penyusut
Berkisah tentang seorang pemuda yang memutuskan menjadi pahlawan karena seorang anak kecil yang dirinya selamatkan di masa lalu, dialah Saitama.
Dalam mewujudkan mimpinya, Saitama terus berlatih keras hingga menembus limiter miliknya hingga menjadi Limitless. Cukup mengesankan karena kekuatan yang dimilikinya sangat over power.
Setiap musuh yang bertemu dengan Saitama akan tumbang dengan satu pukulan. Hal ini membuat gairah Saitama sedikit memudar, dan berakhir memutuskan untuk gabung Asosiasi Pahlawan di negaranya.
Gameplay (8/10)
Gameplay – Review One Punch Man: The Strongest, Adaptasi tanpa Penyusut
One Punch Man: The Strongest merupakan RPG Turn-Based yang berbasis di Platform Mobile, Android. Game ini mengusung Story yang terbarengi dengan konsep Turn-Based. One Punch Man: The Strongest juga hadir dengan fitur dan fungsi yang kompleks, guna meningkatkan pengalaman bermain player.
One Punch Man: The Strongest hadirkan berbagai macam karakter yang menarik. Karakter yang diadaptasi 100% bersumber dari Anime ataupun Manga dengan judul yang sama, One Punch Man. Berbagai fitur pendukung metode Turn-Based turut hadir dalam One Punch Man: The Strongest, seperti item pendukung yang dapat include di tiap karakter, hingga upgrade level untuk karakter deck milik pemain.
Hadir dengan berbagai macam kartu deck beragam, berisikan karakter fiksi Anime atau Manga tersebut. Sebuah hal umum, One Punch Man juga memiliki tingkatan kelangkaan untuk tiap kartu, dari yang terendah class D hingga tertinggi, SSR. Tidak terkecuali dengan item-item pendukung, aspek class mendukung segala item atau konsep dalam game.
Saitama adalah karakter utama dari One Punch Man. Uniknya adalah Saitama hanya berperan aktif dalam meneruskan jalan cerita, tetapi Saitama tidak diposisikan sebagai kartu deck. Saitama berperan sebagai kartu andalan bagi pemain, kartu andalan yang hanya dapat digunakan sekali dan mampu menghabisi musuh apapun sekali serang.
Graphic (9/10)
Graphic – Review One Punch Man: The Strongest, Adaptasi tanpa Penyusut
One Punch Man: The Strongest sebagai game RPGTurn-Based yang di adaptasi penuh dari series serupa, turut menghadirkan karakter yang matching dengan anime-nya. Selain itu, hadir dengan gaya karakter chibi dengan sentuhan visual yang keren pada tiap serangan karakter.
Mengingat ini game Turn-Based, One Punch Man: The Strongest turut menghadirkan potongan scene pada pertarungan yang dapat dilihat ketika karakter deck mengeluarkan serangan ultimate.
Visual pada bagian pewarnaan juga turut dimasukkan dengan sangat baik, colorfull dan tidak berlebihan.
Control (9/10)
Tidak ada kontrol khusus pada game ini, namun ada sedikit mekanisme kontrol yang dapat pemain manfaatkan, salah satunya adalah Auto.
Auto memberikan fungsi yang cukup berguna untuk pemain Turn-Based yang sangat percaya bahwa deck miliknya kuat dan over power. Jadi hal ini mendukung pemain untuk tidak menggunakan strategi yang menyulitkan.
Addictive (7/10)
Addictive – Review One Punch Man: The Strongest, Adaptasi tanpa Penyusut
One Punch Man: The Strongest sebagai RPGTurn-Based memiliki tingkat adiktif yang tinggi untuk pemain baru, dan tingkat kebosanan yang tinggi juga untuk pemain High Level dan Free Player.
Hal ini didukung dengan sistem Pay to Win dan grinding yang cukup mengesalkan. Beberapa fungsi grinding dibatasi oleh waktu dan jumlah kali maksimal untuk grinding di game. Hal ini menjadikan One Punch Man: The Strongest cukup menyulitkan bagi Free Player untuk berkembang mengimbangi player lainnya.
Music (9/10)
Sebagai RPGTurn-Based, One Punch Man: The Strongest turut serta menghadirkan latar musik yang pastinya menarik. Latar musik yang match dengan latar maupun suasana game.
Hadir dengan Background Music dan Sound Effect hingga Voice Action para karakter. Satu hal yang menarik dari Voice Action-nya adalah, One Punch Man: The Strongest hadirkan Voice Action yang juga mengisi para karakter di anime-nya. Background Music hadir dengan suasanya yang menyenangkan dan sedikit memberikan kesan Rock ‘n Roll. Selain aspek diatas, Sound Effect juga turut hadir, Sound Effect menarik ketika Battle. Salah satunya ada Sound serangan yang variatif dan Voice Action pada tiap serangan ultimate karakter.
Kesimpulan
One Punch Man: The Strongest menjadi salah satu RPGTurn-Based yang diadaptasi dari anime yang hampir 100% murni adaptasi. Berikut kelebihan dan kekurangan One Punch Man: The Strongest yang dapat penulis sampaikan.
Kelebihan
Hadir dengan karakter yang cukup banyak dan unik. Tidak hanya menghadirkan karakter utama dan sampingan saja, game turut hadirkan karakter figuran seperti monster yang pernah di kalahkan oleh Saitama dengan mudah dalam anime-nya.
Kekurangan
Sedikit kekurangan One Punch Man: The Strongest yang penulis rasakan. Game ini hadir dengan tingkat adiktif yang sangat rendah untuk Free Player dan pemain lama. Gacha yang cukup bikin kesal dan terlalu Pity-Pity. One Punch Man: The Strongest juga hadirkan sistem limit untuk grinding, menjadi salah satu game Turn-Based yang pelit resource.
Untuk One Punch Man: The Strongest, Total Score yang dapat penulis berikan adalah 8,4.
Sekian Review One Punch Man: The Strongest yang dapat penulis sampaikan.
Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan vouchergame dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.
GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Idle Tycoon Yang bermula dengan nama Idle dan Tycoon yang memiliki arti pada masing-masing katanya. Tycoon yang berarti sebuah kegiatan bermain yang dimana pemain akan mengelola sebuah perusahaan.
Idle-Tycoon kini tidak dapat dilepaskan dari kehidupan di dalam game. Salah satu sebabnya adalah karena hampir game Idle-Tycoon sedikit menggeser popularitas Arcade game.
Idle-Tycoon umumnya hadir pada perangkat Mobile, karena kebanyakan game-nya hadir dengan gaya tampilan Portrait. Berikut Idle TycoonMobile yang dapat pemain coba keseruannya.
Prison Empire
Railway Tycoon – Idle-Tycoon Mobile yang Menantang untuk Dicoba
Prison Empire, sebuah Idle game yang mengusung tema kepolisian, lebih tepatnya berlatar disebuah instansi pemerintah yang mengurus para penjahat, yaitu penjara. Game yang cukup menarik untuk dimainkan, sayangnya game ini dimainkan menggunakan koneksi internet yang seharusnya tidak ada pada game serupa.
Prison Empire dirilis pada Juni 2020, dan dibawakan oleh Codigames. Prison Empire dapat berjalan di perangkat Mobile kesayangan kalian. Game ini juga membutuhkan koneksi internet, jadi jangan lupa menautkan akun ketika bermain.
Dalam game ini, pemain akan mengelola sebuah kantor atau bangunan penjara yang pastinya untuk ditempati para terpidana. Sebagai pemain sekaligus pengelola, pemain dapat memberikan fasilitas menarik di penjara ini, seperti kantin, lapangan bermain, tempat Gym, dan banyak lagi. Akan ada banyak para terpidana yang akan direhabilitas di penjara milik pemain, dan pemain akan diberikan pilihan untuk menyiksa mereka atau merehabilitasi mereka dengan benar.
Railway Tycoon
Prison Empire – Idle-Tycoon Mobile yang Menantang untuk Dicoba
Railway Tycoon hampir sama seperti Prison Empire, bedanya pemain akan mengelola sebuah stasiun kereta api dan bukan penjara. Dalam game ini pemain memiliki akses untuk menambahkan fasilitas yang menarik hingga pemain dapat mengeksplor fitur dalam game.
Railway Tycoon dirilis pada Desember 2021 oleh DailyFun. Railway Tycoon dapat dijalankan di perangkat Mobile tentunya. Tidak seperti Prison Empire, Railway Tycoon sepenuhnya dapat dimainkan secara Offline.
Sebagai pengelola stasiun, pemain akan meningkatkan fasilitas dan stasiun kereta, mengatur jadwal pulang-pergi kereta, hingga mengatur tarif pada tiap kereta. Cukup menarik untuk dimainkan dikala senggang setelah lelahnya hari.
OH! My Office
OH! My Office – Idle-Tycoon Mobile yang Menantang untuk Dicoba
OH! My Office menjadi salah satu game Idle Tycoon yang dapat dimainkan di Mobile. Game ini hadir dengan mekanisme yang umum ada pada game Idle serupa, namun lebih kompleks dalam fitur fungsi yang diberikan. Selain itu juga, OH! My Office hadirkan 3 mode yang modeStory menjadi objek utama dalam game ini.
OH! My Office dirilis pada April 2019, dibawakan oleh Twitchy Finger Ltd. OH! My Office dapat dimainkan di platform Mobile kesayangan seperti Android. Game yang diusung dengan gaya portrait, jadi tidak heran jika game ini dahulu ada di Mobile.
OH! My Office menghadirkan Story yang terdiri setidaknya atas kurang dari 30 Chapter, yang akan terus bertambah seiring update perkembangan pada game. Hadirkan 2 mode lainnya seperti Special Event dan Mining Mode.
Special Event menjadi salah satu mode yang miliki banyak peminat dan reward yang luar biasa. Dalam mode ini, pemain akan memainkan peran Bos dalam suatu hari di kantor miliknya, ditentukan oleh target. Tiap chapter memberikan reward yang besar jika pemain dapat menyelesaikan tiap permainan di masing-masing chapter dengan baik.
Itulah beberapa rekomendasi Idle-Tycoon yang di adaptasi dari serial animasi Jepang yang dapat penulis sampaikan. Beberapa series sejenis membutuhkan spesifikasi tinggi untuk memainkannya. Maka dari itu, penulis merekomendasikan sejenis yang worth di perangkat kentang.
Update informasi menarik lainnya seputar rekomendasi dan info seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.
GAMEFINITY.ID, PATI – Di era pandemi seperti ini sangat sering terjadi kendala dalam bermacam pekerjaan, tak terkecuali dalam development game. Maka dari itu tak jarang apabila pihak developer memutuskan untuk membatalkan perilisan game mereka. Baru – baru ini dikabarkan Ubisoft, salah satu developer besar di dunia tiba – tiba membatalkan 4 upcoming game mereka.
Sebelumnya Ubisoft telah mengumumkan bahwa perilisan game Avatar: Frontiers of Pandora akan ditunda hingga 2023-2024. Selain pengumuman delay, Ubisoft juga memberitahukan bahwa Splinter Cell VR, Ghost Recon Frontline beserta dua judul yang tidak diumumkan telah dihentikan pengembangannya.
Ubisoft has canceled development of Splinter Cell VR and Ghost Recon Frontline (and two other unannounced games)
Splinter Cell VR pertama kali diumumkan pada tahun 2020 kemarin bersamaan dengan Assassin’s Creed VR yang akan dirilis untuk headset Oculus. Sedangkan Ghost Recon Frontline direncanakan akan menjadi game battle royale free-to-play, yang mana berbeda jauh dengan seri-seri sebelumnya. Kedua game ini sudah dikerjakan selama beberapa tahun. Untuk dua game terakhir sendiri masih belum diumumkan.
Splinter Cell VR pertama kali diumumkan tahun 2020 | Source: Ubisoft
Finansial Ubisoft Yang Sedang Buruk Menjadi Faktor Utama
Pendapatan Ubisoft yang kurang memuaskan di tahun ini menjadi faktor utama dari pembatalan beberapa game barusan. Jika dilihat kebelakang memang Ubisoft masih belum mengeluarkan game – game skala besar di tahun ini. Pendapatan utama yang mereka dapatkan hanya dari Rainbow Six Siege yang baru saja merayakan ulang tahun ketujuh.
Reaksi penggemar terhadap kabar ini cukup beragam. Sebagian besar mendukung pembatalan game Ghost Recon Frontline yang secara konsep telah keluar jauh dari seri Ghost Recon. Ubisoft memang terkenal dengan eksperimen-eksperimennya terhadap franchise mereka. Bisa kita lihat perubahan yang selalu Ubisoft bawakan di setiap game mereka, seperti Assassin;s Creed dan juga Tom Clancy. Namun perubahan yang akan dilakukan terhadap Ghost Recon Frontline sepertinya tidak mendapatkan respon positif di mata penggemarnya.
Berbeda dengan Ghost Recon Frontline, Splinter Cell VR cukup berhasil menarik perhatian sejak pertama kali diumumkan. Sepertinya menarik bagaimana rasanya mengenakan kacamata night vision meski melalui perangkat VR.
Kita tunggu saja dua game apa yang akan diumumkan pembatalannya. Ubisoft saat ini sedang fokus dengan event Ubisoft Forward, yang kemungkinan game – game besar mereka akan diungkap disana.
Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id