Category Archives: Game

Deretan Visual Novel Rekomendasi yang Mendapatkan Adaptasi Anime

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Visual Novel merupakan Semi-Fiction  Interactive Digital yang sering dikaitkan dan digunakan dalam video game. Game yang dimana berupa gabungan antara teks narasi yang interaktif dan ilustrasi statis atau animasi.

Beberapa Visual Novel bahkan seluruhnya berasal dari Jepang. Sebuah game yang kebanyakan jarang hadir di konsol, tetapi pada beberapa perilisan kedua hadir dengan porting untuk beberapa platform.

Baca Juga : Daftar Riddle Game Mobile yang Bikin Elus Dada

Visual Novel Rekomendasi yang Mendapatkan Adaptasi Anime

Jepang sendiri merupakan salah satu negara yang mempunyai kultur menarik, salah satunya adalah Anime. Bahkan sebagian besar anime merupakan adaptasi dari seri visual novel dengan judul yang sama. Berikut beberapa Visual Novel yang mendapatkan adaptasi anime yang dapat kamu mainkan.

Steins;Gate

Visual Novel
Steins;Gate – Deretan Visual Novel Rekomendasi yang Mendapatkan Adaptasi Anime

Steins;Gate merupakan salah satu Visual Novel yang telah di adaptasi menjadi anime dengan judul yang sama, yaitu Steins;Gate. Steins;Gate menjadi Visual Novel bertema Sci-Fiction pada tahun 2009 yang dikembangkan oleh 5pb dan Nitroplus. Dapat dimainkan di platform Playstation 4, Android, Playstation Portabel, Playstation 3, Playstation Vita, Xbox 360, IOS, dan Windows.

Sebuah Visual Novel yang menceritakan akan pembahasan teori waktu, dengan tema utama yaitu perjalanan waktu. Steins;Gate mengisahkan perjalanan seorang pemuda Chuunibyou bernama Okabe Rintarou.

Okabe Rintarou sendiri ialah seorang pemuda Chuunibyou yang merupakan salah satu anggota laboratorium Future Gadget. Tidak sangka, bahwa dirinya adalah seorang Reading Steiner. Reading Steiner merupakan sebuah kemampuan yang memungkinkanpenggunanya untuk dapat berpindah antar garis dunia serta mempertahankan ingatan di garis dunia sebelumnya.

Visual Novel yang cukup menarik dan memiliki rating yang cukup tinggi di situs MyAnimeList untuk adaptasi anime-nya. Seperti Visual Novel umumnya, pemain akan memerankan Okabe sebagai karakter utama untuk mengupas misteri dunia dengan metode bermain yang interaktif.

Clannad

Visual Novel
Clannad – Deretan Visual Novel Rekomendasi yang Mendapatkan Adaptasi Anime

Clannad juga merupakan salah satu Visual Novel Jepang yang dikembangkan oleh Key. Rilis pada April 2004 untuk Windows, dan tidak lama di porting ke beberapa platform berbeda, seperti Playstation 2-4, Playstation Portabel, Playstation Vita, dan Nintendo Switch.

Clannad sendiri menjadi salah satu dari sekian banyak Visual Novel yang mendapatkan adaptasi anime-nya dengan judul yang sama. Sebelumnya juga, Clannad telah mendapatkan versi bahasa Inggris yang hadir untuk Windows pada 2015 yang diterbitkan oleh Sekai Project di Steam.

Bercerita tentang pemuda bernama Tomoya Okazaki, diceritakan berdasarkan kehidupan dari remaja hingga dewasa. Pada saat masih berstatus siswa sekolah menengah, ia bertemu dengan 5 orang gadis yang dimana mereka memiliki masalah individu, dan Tomoya mencoba untuk membantunya.

Termasuk sebagai Visual Novel yang memiliki plot bercabang, yang dimana tiap plot maupun alur didasarkan dengan pilihan interaktif pada tiap karakter. Clannad menjadi cukup menarik sebagai Visual Novel yang dapat dimainkan antar platform.

Clannad menjadi Visual Novel yang menduduki peringkat teratas game PC terlaris di Jepang saat rilis awal, dan tidak lama masuk dalam 50 besar dalam rentang nasional untuk beberapa kali.

Fate Series

Visual Novel
Fate Series – Deretan Visual Novel Rekomendasi yang Mendapatkan Adaptasi Anime

Fate Series merupakan Visual Novel yang memiliki banyak series dengan judul utama yang serupa. Salah satu dari series Visual Novel yang menarik adalah Fate/Stay Night.

Fate/Stay Night merupakan Visual Novel yang dikembangkan oleh Type-Moon, dan rilis sebagai game dewasa pada Januari 2004 untuk versi Windows.

Fate/Stay Night hadir di Playstation2 pada 2007 dan hadir di Windows yang mencakup 3 judul atau trilogi yang berbeda, yaitu Fate, Unlimited Blade Works, dan Heaven,s Feel. Untuk series Realta Nua mendapatkan porting untuk Playstation Vita, IOS, dan juga Android.

Fate Series berpusat pada seorang penyihir muda yang bernama Shirou Emiya. Shirou Emiya yang juga ikut terlibat dalam pertempuran antar Servant. Sebuah pertempuran yang memperebutkan Holy Grail, dan kini pertempuran itu dikenal dengan Holy Grail War atau Perang Cawan Suci.

Grisaia Series

Visual Novel
Grisaia Series – Deretan Visual Novel Rekomendasi yang Mendapatkan Adaptasi Anime

Kembali dengan Visual Novel dewasa Jepang yang berjudul The Fruit of Grisaia atau dengan nama Jepang, Grisaia no Kajitsu. Sebuah Visual Novel bawaan Frontwing, yang Akio Watanabe dan Fumio sebagai desainer karakter. Fruit of Grisaia dirilis pada Februari 2011 untuk Windows, dan tidak lama di porting ke Playstation Portable dan Playstation Vita.

Grisaia Series mendapatkan beberapa adaptasi anime-nya, yaitu Grisaia no Kajitsu, Grisaia no Meikyuu, Grisaia no Rakuen, Grisaia Phantom Trigger The Animation, dan Grisaia Phantom Trigger The Animation – Stargazer.

Grisaia Series, terkhusus Grisaia no Kajitsu, Grisaia no Rakuen, dan Grisaia no Meikyuu yang menceritakan tentang pemuda bernama Yuuji Kazami yang bersekolah di akademi Mihama. Akademi Mihama yang berisis hanya lima siswa perempuan yang tidak lama datanglah Kazami sebagai siswa laki-laki di sana.

Sekolah itu berisi siswa-siswa yang memiliki keadaan yang membuat mereka berada di sekolah tersebut, tidak terkecuali dengan Yuuji Kazami. Pada awalanya Yuuji Kazami tidak ingin terlibat dengan mereka, dikarenakan ingin kehidupan yang normal. Bagaimana juga, dirinya berakhir dengan keadaan untuk ikut terlibat atas masalah yang mereka miliki berdasar kemauan Yuuji sendiri.

Itulah beberapa deretan Visual Novel yang telah mendapatkan adaptasi untuk anime-nya, baik secara keseluruhan atau hanya sebagai ajang promosi game.

Update informasi menarik lainnya seputar rekomendasi dan saran game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id  menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Alasan AMD Perlu Merilis Ryzen 5 5600X3D

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Apakah AMD, perusahaan yang memproduksi seri Ryzen seperti Ryzen 5 5600X3D menyiapkan lebih banyak lagi prosesor seri X3D nya ? Kemungkinan besar jawabannya adalah iya dan tampaknya AMD sedang memperluas line up prosesornya.

Seperti yang dibocorkan oleh Greymon55 melalui situs Techpowerup. Jika prosesor Ryzen 7 5800X3D sejauh ini menjadi satu–satunya prosesor yang dilengkapi dengan fitur Vertical Cache. Terbukti jika Ryzen 7 5800X3D menjadi pilihan yang pas untuk gaming, yang bahkan dapat menyaingi merk sebelah, intel Core I9 12900KS yang sensitive terhadap cache. Walaupun seri 5800X3D memiliki beberapa kekurangan, apabila AMD memilih untuk merilisnya akan ada satu prosesor yang naik daun di kelasnya.

Opsi terbaik saat ini jatuh kepada seri 5600X3D, prosesor dengan 6 core / 12 thread  serta penambahan 64MB cache L3 pada 32MB basis 5600X yang akan menghasilkan 96MB cache L3 yang kinerjanya seperti seri 5800X3D.

Baca juga: Genshin Impact V2.8 Rilis 13 Juli, Ini Detailnya!

Permasalahan Clocking Menjadi Poin Kekurangan Dari Ryzen 7 5800X3D Dibandingkan Ryzen 5 5600X3D

 Ryzen 7 5800X3D
Penampakan AMD Ryzen 7 5800X3D

Namun faktanya seri 5800X3D memiliki kekurangan diantaranya Clock yang lebih rendah dari seri 5800X. Clock rendah inilah yang akan memengaruhi kinerja aplikasi non-game. Ini akan menjadi pilihan terburuk untuk pemakaian sehari – hari jika dibandingkan dengan 5800X . Dan ia juga menambahkan bahwa ada dua alasan utama AMD memilih untuk menurunkan rate Clock 5800X3D. Pertama teknologi tersebut masih dibilang baru, kombinasi dari daya, panas, dan arus tinggi yang dapat berpotensi merusak vias silicon yang berfungsi menghubungkan chiplet dan cache, dan AMD selama ini hanya bersifat konservatif. Itu juga menjadi alasan untuk menonaktifkan overclocking juga. Alasan kedua 5800X3D jika Clocknya sama dengan seri 5800X akan mengalami batasan daya paket 142 W dari platform.

Seri 5600X melewatkan alasan kedua ini. Ini adalah prosesor 65W dengan batas kekuatan 88W dan seharusnya AMD tidak memiliki masalah clocking 5600X3D yang setinggi 5600X. Itu dapat mengatur TDP di 95W dan masih memiliki total daya yang masuk dengan baik dibawah maksimum 142W. Kinerja dari 5600X yang dapat memaksimalkan kinerja yang dikemas dalam cache. Seri 5600X3D dengan clock rate dari seri 5600X dapat meningkatkan kecepatan sampai dengan 4,6 GHz, yang 100 MHz lebih cepat dari 5800X3D.

Akan Menjadi Prosesor Idaman Apabila Dibanderol Dengan Harga Yang Pas

Apabila prosesor tersebut benar – benar dirilis dan dibanderol dengan harga yang tepat sesuai spesifikasi ini, kontan akan menjadi prosesor idaman dengan kecepatan tertinggi untuk gaming termasuk 5800X3D setidaknya hingga Zen 4 dan Core i9 13900 diluncurkan. Dia pun membagikan analisisnya jika seri 5600X3D bakal menjadi prosesor yang dincar oleh gamers.

“Mengapa AMD melakukan ini? Rumornya Zen 4 hanya mendukung memori DDR 5. Tergantung bagaimana kecepatan dari Zen 4 ini, 5600X3D akan memberikan peingkatan grafis yang memukau. Itu artinya kamu tidak perlu membeli lagi motherboard dan memori DDR 5. Bayangkan jika kamu menggunakan Motherboard B450 dengan prosesor Zen 2 ataupun Zen 1. Kamu perlu memperbarui BIOS mu, menaruh 5600X3D dan GPU generasi berikutnya yang akan memberikan loncatan kinerja yang maksimal, dengan sisa biaya yang cukup efektif.

Semua ini tergantung bagaimana kinerja dari Zen 4 itu sendiri. Saya merasa yakin jika AMD tidak akan merilis 5600X3D jika Zen 4 tidak dapat mengungguli kinerja dari Zen 3 dengan margin yang sehat. Dan di  sisi lain, Intel Gen 12 dinilai terlalu kompetitif , serta Gen 13 serta Zen 4 harus bersaing dengan blockbuster-nya sendiri.

Kita kembali fokus degan Teori 5600X3D tadi, tak ada alasan lain bahwa AMD tidak dapat merilis seri 5900X3D ataupun 5950X3D. atau ada lagi? Kembali lagi karena batas pemakaian dari konsumsi daya total itu sebesar 142W. itu bukan TDP CPU yang hanya mencapai 105W, akan tetapi total daya durasi pendek dari Ryzen 5000 yang dapat ditarik.

Batasan ini diberlakukan  untuk produsen motherboard dan integrator sistem, jadi sistem VRM dan alat pendingin dibuat untuk mendukung apapun hingga di seri 5950X. kemungkinan akan jauh lebih tinggi lagi daripada 142W dengan overclocking, namun saya tidak akan berasumsi bahwa AMD tidak akan memerhatikan pergerakan diluar 142W yang dibawah operasi stok tersebut.

Oleh sebab itu, kita kembali lagi ke point dimana 5600X3D akan menjadi primadona prosesor yang dapat memanjakan mata para gamers. Dengan clock-nya yang lebih tinggi dari 5800X3D, ini akan menjadi prosesor dengan kecepatan yang tertinggi. Kita tinggalkan 5900X dan 5950X sebagai pilihan untuk multitasking dan produktivitas yang logis. Penting bagi AMD untuk merilis prosesor gaming dengan kecepatan tinggi lainnya jika diluncurkannya sebelum seri Zen 4.

Akan tetapi apakah AMD mau melakukannya? Jika Zen 4 merupakan lebih baik untuk gaming daripada 5600X3D maka kenapa tidak? Lantas bagaimana dengan 5950X3D dengan 256 MB L3 Cache? Kedengarannya menarik tapi AMD harus memastikannya untuk melakukan downclock 5950X3D secara signifikan lalu membuatnya tidak lagi efektif sebagai prosesor dengan performa yang tinggi. Dan akhirnya 5950X tidak dapat lagi menjadi prosesor gaming.

Suka dengan berita ini? Temukan berbagai Berita teraktual seputar dunia game hanya di Gamefinity. Top up Steam dan Diamond termurah bisa dengan mengklik link Gamefinity.id yang sudah disediakan.

Point Blank Meriahkan Idul Adha dengan Map Baru Hardrock

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Selasa (5/7), Point Blank Indonesia menghadirkan map baru Hardrock pada update barunya di minggu ini. Para pemain dapat menikmati EXP & Point Boost 100% dan memiliki Mercury Saber yang keren saat bermain di map baru Hardrock. Lalu, semua pemain yang berhasil menyelesaikan Hard Rock Mission Card memiliki kesempatan untuk mendapatkan Skull Black Beret dan Skull Red Beret.

Selain itu, event asik bertabur item super keren hadir meriahkan Idul Adha di Point Blank. Kamu bisa memiliki Sheep ViperRed, T77 PBNC 2021, Kriss S.V Sheep, Tactilite T2 Lebaran 2017, dan item super keren lainnya.

Tambahan lainnya, event seru After School Party dan Halo New Troopers dengan hadiah melimpah, serta diskon hingga 70% hadir untuk kamu yang belum pernah melakukan pembelian di Shop. Nikmati segera keseruan bermain di Point Blank dan dapatkan berbagai item keren dari penawaran spesial yang berlangsung pada update Point Blank kali ini!

Baca juga: Onic Esports Resmi Diperkuat Pemain Filipina

Tentang Point Blank

Point Blank merupakan game online FPS yang dikembangkan oleh Zepetto serta dipublikasikan oleh PT. Zepetto Interactive Indonesia.

Tentang Zepetto

Didirikan pada tahun 2003, Zepetto Co. adalah perusahaan game yang berdedikasi untuk menciptakan game untuk di berbagai platform termasuk pc, konsol, dan seluler. Nama Zepetto berasal dari Geppetto, lelaki tua dari cerita klasik Petualangan Pinokio, Zepetto bertujuan untuk mewujudkan semangat dan membawa kehidupan baru ke dalam game dan juga pasar game. Visi Zepetto adalah memperkaya pengalaman game yang selaras dengan pemain di seluruh dunia.

Genshin Impact v2.8 Rilis 13 Juli, Begini Detailnya!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Musim panas yang mendebarkan telah kembali di Genshin Impact! Hoyoverse telah melakukan stream bertajuk “Version v2.8 Special Program” di YouTube pada 2 Juli lalu. Update bertajuk Summer Fantasia (Musim Panas! Malam Ajaib? Capriccio!) itu akan rilis 13 Juli mendatang.

Karakter Baru, Shikanoin Heizou, Debut di Wish Banner!

Genshin Impact Shikanoin Heizou
Karakter baru Genshin Impact, Shikanoin Heizou

Shikanoin Heizou, karakter 4★ baru, akan melakukan debut-nya di wish banner. Heizou dideskripsikan sebagai karakter pengguna catalyst yang mampu melakukan AOE damage, grouping, dan elemental combo. Ia juga merupakan detektif yang bekerja di Tenryou Commission.

Heizou akan hadir di phase 1 ditemani oleh Kaedehara Kazuha dan Klee. Yoimiya juga akan kembali mengisi banner di phase 2. Banner phase 1 akan berlangsung hingga 3 Agustus sebelum diganti banner phase 2 selama tiga minggu ke depan (berakhir 29 Agustus).

Baca juga: Petualangan Misterius Genshin Impact Bersama Yelan! Makin Mudah dengan Razer Gold

Berbagai Event yang Akan Datang di Genshin Impact v2.8

Berbagai event juga siap hadir di Genshin Impact v2.8 mendatang. Pertama, story event bertajuk Acer Palmatum Chapter: Act I dan sebuah hangout event untuk Heizou bertajuk Act I – Trap ‘Em by Storm siap menemani pemain.

Terdapat pula lima limited time event yang bisa dimainkan selama v2.8 berlangsung.

Genshin Impact Summertime Odyssey
Event Summertime Odyssey

Pertama, event utama Summertime Odyssey. Dalam event ini, pemain akan kembali ke Golden Apple Archipelago bersama Fischl, Xinyan, Kaedehara Kazuha, dan Mona. Golden Apple Archipelago sendiri mengalami perubahan besar dengan berbagai tantangan baru. Selain itu, pemain dapat mengumpulkan reward Iridescent Floatsam. Iridescent Floatsam itu nantinya bisa digunakan untuk mendapat karakter Fischl secara gratis.

Genshin Impact Reminiscent Regimen
Event Reminiscent Regimen

Event kedua merupakan event co-op bertajuk Reminiscent Regimen. Pemain wajib mengajak teman untuk menghadapi berbagai tantangan demi mendapat berbagai reward.

Genshin Impact Resonating Vision
Event Resonating Visions

Ketiga, Resonating Visions. Pemain juga akan kembali ke Golden Apple Archipelago untuk mengumpulkan Echoing Conches. Begitu semua Echoing Conches telah terkumpul, pemain dapat melihat secara utuh sebuah cerita. Pemain juga bisa mendapat kostum Ein Immernachstraum untuj Fischl pada akhir event bersama berbagai reward lainnya.

Genshin Impact Hidden Strife
Event Hidden Strife

Terdapat pula kostum baru untuk Diluc bertajuk Red Dead of the Night. Kostum tersebut merupakan kostum 5★ pertama di Genshin Impact. Untuk mendapatkannya, pemain harus membelinya di in-game shop. Event keempat, Hidden Strife, menjadi sebuah cerita latar belakang kostum tersebut.

Genshin Impact Evermotion Mechanical Painting
Event Evermotion Mechanical Painting

Terakhir, Evermotion Mechanical Painting. Event ini mengharuskan pemain menempatkan kumpulan gear berukuran berbeda-beda di posisi tepat pada board.

Event yang telah disebutkan pastinya hanya bisa diakses dalam waktu terbatas. Itulah detail yang akan datang di versi terbaru Genshin Impact. Sudah siap untuk kembali menyambut musim panas di Tyevat?

Nantikan update terbaru Genshin Impact 13 Juli ini! Sambil menunggu, jangan lupa baca artikel lainnya di Gamefinity. Pemain juga bisa melakukan top up Genesis Crystals sebagai persiapan wish nanti!

Onic Esports Resmi Diperkuat Pemain Filipina

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Onic Esports resmi merekrut dua pro player asal Filipina untuk turnamen MPL ID musim 10. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Organisasi Esport itu, dalam konferensi pers yang mereka adakan siang kemarin (4/7).

Dalam beberapa waktu terakhir, rumor mengenai bergabungnya para pemain profesional Filipina dengan tim-tim Esport Indonesia, menjadi sebuah isu hangat di kalangan komunitas game Mobile Legends. Dan kini, kebenaran dari rumor tersebut mulai terjawab, dalam konferensi pers yang diadakan oleh Onic Esports siang kemarin. Dimana dua pro player asal Filipina, yaitu Denver “Yeb” Miranda dan Kairi “Kairi” Rayosdelsol, telah secara resmi bergabung dan akan memperkuat salah satu tim papan atas itu, di ajang MPL ID musim 10 nanti.

Selain pengumuman rekruitmen, Onic Esports juga mengumumkan posisi mana saja yang akan diisi oleh dua pro player baru mereka. Dimana Yeb akan mengisi posisi sebagai Pelatih nomor tiga, sementara Kairi akan mengisi posisi sebagai jungler utama.

Sebagai Pelatih asal Filipina, Yeb mengatakan bahwa dirinya akan bertanggung jawab atas berbagai aspek kedisiplinan, serta memperkenalkan skuad Onic Indonesia dengan budaya Filipina.

“Saat ini ONIC Indonesia memiliki tiga pelatih, kami memiliki tugas yang berbeda dan berkontribusi dalam berbagai cara. Sebagai pelatih dari Filipina, saya (akan) berbagi budaya, seperti kedisiplinan, dan lain-lain,” ucap Yeb dalam konferensi pers.

Sementara Kairi yang akan mengisi posisi Jungler di ajang MPL ID musim 10 nanti, mengatakan bahwa ia ingin berkembang lebih jauh lagi dengan bermain di Indonesia, serta ingin berhadapan dengan tim-tim asal Filipina dalam turnamen M4 nantinya.

“Saya pikir saya bisa tumbuh dan belajar banyak (di Indonesia). Ini adalah kesempatan yang baik bagi saya karena saya belum memenangkan kejuaraan dan saya ingin menghadapi Filipina di M4,” ucapnya.

Baca juga: Pemain Filipina Akan Memperkuat Geek Fam ID Info Coach Evos

twitter player filipina
Twitter Baloyskie | Bergabungnya Para Pemain Professional Filipina

Bergabungnya Para Pemain Professional Filipina

Filipina memang telah diakui sebagai region terkuat dalam skema kompetitif Mobile Legends, jadi tidak heran jika tim-tim esport luar negeri, terutama Indonesia, tertarik untuk meminang pemain profesional asal negara tersebut. Selain Yeb dan Kairi, beberapa pro player Filipina lain juga dikabarkan akan bergabung dengan tim esport MLBB Indonesia.

Salah satunya adalah Allen “Baloyskie” Baloy, yang dikabarkan akan bergabung dengan tim esport Indonesia, Geekfam ID. Dugaan ini muncul setelah pemain berusia 23 tahun tersebut mengunggah sebuah gambar bendera merah putih di akun Twitter resmi miliknya, serta Geekfam ID yang akhir-akhir ini dirumorkan akan merekrut pro player Filipina untuk ajang MPL ID musim 10 nanti.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id

Fallout 76: Cara Bethesda Merusak Fallout dan Komunitasnya

GAMEFINITY.ID, Kota Batu – Fallout 76 merupakan sebuah game dari seri Fallout yang dirilis pada 23 Oktober 2018 oleh Bethesda. Mengusung konsep baru dari game single player based menjadi multiplayer based membawa minat para fans. DItambah lagi dengan presentasi mereka pada gelaran E3 yang membuat hype Fallout 76 naik sebelum rilis.

Namun, pada nyatanya hype tersebut malah berubah menjadi sebuah bencana. Bukan hanya untuk Bethesda selaku pengembang, namun juga para fans. Bugs dan glitch yang bertebaran, masalah merchandise, hingga dituntut ke lembaga perlindungan konsumen, semuanya tergabung hanya pada satu game ini.

Awal Fallout 76 yang Berantakan

Fallout 76 Bug | Youtube
Salah Satu Contoh BUg yang Ada pada Awal Perilisan Fallout 76 | Youtube

Setelah berhasil membawa sebuah presentasi yang heboh pada acara E3, Fallout 76 menjadi sebuah game yang paling dinantikan oleh banyak orang. Dengan kesuksesan dari game sebelumnya yaitu Fallout 4, Bethesda menjanjikan berbagai improvement yang signifikan pada Fallout 76.

Pada hari rilisnya, sebelum bermain, pemain harus mengunduh aset game yang ada dalam jumlah besar, yaitu sekitar 80GB. Setelah game tersebut telah terunduh, yang pemain dapatkan bukanlah sebuah permainan, tetapi bug dan glitch.

Bug dan glitch dalam game ini terhitung banyak. Mulai dari bug pada pencahayaan, bug pada model fisik di dalam game, dan juga AI yang error dan tidak dapat melakukan apapun, Saking banyaknya, ada sebuah video di Youtube yang menayangkan kompilasi 1001 bug dari Fallout 76 yang berdurasi hampir 3 jam.

Apakah bug dan glitch ini hanya merugikan para pemain? Jawabannya adalah tidak. Percaya atau tidak, bug dan glitch ini juga mempengaruhi pada server Fallout 76. Hingga pada puncaknya ada beberapa orang yang berhasil membobol developer room yang berisi item berharga di dalam game.

Para pembobol ini mengambil item tersebut lalu dijual ke marketplace dengan harga yang lebih murah dari harga aslinya. Tentu saja, karena hal ini Bethesda merasa dirugikan.

Mereka mencoba memperbaiki hal ini dengan menerapkan ban terhadap para pemain yang pernah masuk ke ruangan tersebut. Namun, upaya tersebut percuma karena sistem ban ini lebih mengarah ke pemain secara acak. Ada beberapa orang yang telah menghabiskan waktunya untuk grinding item terbaik hanya untuk di-ban karena mempunyai item tersebut.

Baca Juga: GTA SA: Mengulik Kembali Sang Mahakarya Milik Rockstar

Ketika Fallout Melanggar Hak Konsumen

Tas Kanvas Fallout 76 | Eurogamer
Gambar Tas “kanvas” yang Dikirim oleh Fallout 76 | Eurogamer

Tidak hanya berhenti pada masalah in-game saja, masalah dari Fallout 76 juga mengakar hingga ke hal eksternal. Para pemain yang kecewa dengan perilisan Fallout 76 tentunya akan melakukan satu hal, yaitu refund. Namun, kebijakan refund dari game ini terkesan dipersulit. Hal ini dikarenakan waktu itu Fallout 76 hanya tersedia di platform yang disediakan oleh Bethesda sendiri.

Tentu saja hal ini menjadi sebuah perhatian khusus dari lembaga perlindungan konsumen. Mereka mencoba untuk membawa masalah ini ke pengadilan.

Masalah tidak berhenti pada hal tersebut saja, namun juga ada pada penjualan merchandise.

Fallout 76 juga menjual beberapa merchandise yang dijual, seperti sebotol rum yang ada pada botol Nuka Cola, dan tas kanvas yang bermodel Fallout.

Pertama, masalah yang ada pada penjualan Nuka Cola adalah keterlambatannya yang berlebihan. Setelah pelanggan membeli sebotol Nuka Cola dengan harga US$80, mereka baru mendapatkannya beberapa bulan berikutnya, setelah ditunda berkali-kali.

Baca Juga: Call of Duty: Awalnya Inovatif yang Menjadi Repetitif

Saat paketnya datang pun para pembeli merasa kecewa. Hal ini dikarenakan harga botol seharga US$80 hanyalah botol biasa yang diberi cover Nuka Cola. Tentu saja pembeli merasa kecewa karena mereka berharap bahwa botolnya akan memiliki bentuk roket seperti Nuka Cola.

Dan, untuk masalah tas kanvas adalah masalah yang lebih parah lagi. Fallout 76 mempromosikan bahwa tas yang dijual adalah tas kanvas, namun yang datang adalah tas berbahan nilon. Para pembeli tentu saja kecewa karena kedua bahan tersebut terasa berbeda, dan juga dikirim dengan terlambat. Namun, Bethesda hanya menyangkal dengan alasan bahwa bahan kanvas untuk tas sudah habis.

Sebagai kompensasi sebagai kesalahan Bethesda tersebut, mereka memberikan para player in-game item berupa 500 Atoms yang hanya bernilai US$5. Kompensasi tersebut bahkan tidak dapat membeli sebuah set pakaian postman yang berharga 700 Atoms.

Proses pembelian pun juga tidak lepas dari masalah. Para pembeli diwajibkan untuk mengisi formulir pembelian dengan data penting seperti alamat dan tanggal lahir. Namun, seseorang di internet memberitahukan bahwa formulir online tersebut tidak mempunyai pengamanan khusus sehingga dapat dimasuki dengan mudah.

Meski Fallout 76 saat ini sudah mulai berbenah, namun kejadian yang terjadi di masa lalu tersebut masih sulit untuk dilupakan. Hingga saat ini, insiden perilisan Fallout 76 masih menjadi sebuah image yang buruk khususnya untuk nama Fallout dan Bethesda. Tidak hanya mereka merusak citra mereka di komunitasnya, mereka juga merusak nama mereka di depan umum.