GAMEFINITY.ID, Jakarta – Senin (27/06) The Pokémon Company telah merilis Pokémon Game Kartu Koleksi Enhanced Booster Pack “Pokémon GO”. Rilisan terbaru ini merupakan hasil kolaborasi antara Niantic sebagai pengembang aplikasi “Pokémon GO” di ponsel pintar dengan Pokémon Game Kartu Koleksi. Perilisan dilakukan serentak di berbagai daerah, termasuk Indonesia, pada Jumat (17/6) lalu.
“Ada banyak hal menarik yang akan ditemukan pada Enhanced Booster Pack ‘Pokémon GO’. Antara lain, terdapat kartu dengan ilustrasi sentuhan foto realistis khas Pokémon GO, kartu dengan ilustrasi adegan yang dapat dialami dalam game Pokémon GO, dan juga kartu-kartu yang berperan dalam pertarungan Pokémon Game Kartu Koleksi seperti Pokémon VSTAR dan Pokémon Bercahaya,” kata Adrian Alpin, General Manager AKG Games Indonesia, distributor resmi Pokémon Game Kartu Koleksi di Indonesia.
Hingga saat ini, para pemain Pokémon Game Kartu Koleksi dapat menikmati permainan dengan berbagai cara, seperti mengumpulkan kartu, memainkannya, ataupun bergabung di event dalam Pokémon GO. Adanya kolaborasi dengan Pokémon GO akan membuat para trainer atau pelatih—sebutan khas untuk pemain—memperoleh pengalaman lain seperti event pada game Pokémon GO, ataupun kartu baru dan item yang dapat diperoleh melalui kode promosi yang terdapat di dalamnya.
“Dengan memasukkan kode promosi yang terdapat pada Enhanced Booster Pack “Pokémon GO” ke situs web, pelatih dapat memperoleh berbagai Item Pokémon GO secara acak. Di antaranya, juga terdapat Item Avatar spesial untuk memperingati kolaborasi kali ini, termasuk set T-Shirt dan topi, dengan topi yang desainnya seragam dengan Pikachu,” tambah Adrian.
Spesial untuk merayakan perilisan Enhanced Booster Pack “Pokémon GO”, mulai 17 Juni juga telah dimulai program Pack Kartu Promo. Lewat program ini, setiap pembelian dua pak Enhanced Booster Pack “Pokémon GO” akan mendapatkan bonus satu kartu berilustrasi Pikachu, Bulbasaur, Charmander, atau Squirtle imut sedang membawa hadiah. (Dion/AKG)
GAMEFINITY.ID, Bandung – Technoblade, salah satu streamer Minecraft favorit penggemar, telah meninggal dunia pada usia 23 tahun. Ia telah mengumumkan bahwa ia divonis menderita sarcoma stadium empat, sebuah kanker langka yang menyerang tulang dan jaringan lunak.
Sampai akhir hayatnya, Technoblade telah sukses menarik lebih dari 11 juta pelanggan di channel YouTube-nya. Streamer tersebut telah terkenal melakukan livestreaming dan mengunggah klip dirinya bermain Minecraft. Ia juga berhasil membuat penonton mengira nama aslinya Dave.
Video Terakhir Technoblade Diunggah Pihak Keluarga
“Hello, everyone, Technoblade here. If you’re watching this, I’m dead. (Halo, semua. Technoblade di sini. Kalau kamu sedang menonton, aku sudah mati.)” Itulah penggalan awal pesan yang dibacakan ayahnya.
Ia juga mengungkapkan nama aslinya Alex alih-alih Dave sambil mengenang keberhasilan dalam melakukan prank. Sang streamer juga berterima kasih pada pelanggan toko merchandise-nya. Berkat penjualan tersebut, adik-adiknya bisa berkuliah.
“If I had another 100 lives, I think I would choose to be Technoblade again every single time, as those were the happiest years of my life. (Kalau aku masih punya 100 nyawa lain, kurasa aku akan jadi Technoblade lagi sepanjang waktu, karena itulah waktu-waktu terbaik sepanjang hidupku.)”
Sang ayah membacakan pesan terakhir di video terakhir Technoblade
Setelah membacakan pesan terakhir Technoblade di video, sang ayah mengungkap keduanya telah mempertimbangkan menggarap video terakhir. Namun, Alex kesulitan dalam menulis sebuah pesan terakhir karena dampak penyakit yang diderita.
Sang ayah menyatakan Technoblade meninggal setelah selesai menulis pesan tersebut. Ia juga berterima kasih pada seluruh penggemar yang telah terhibur dari awal.
Saat tulisan ini ditulis, video tersebut berhasil mendapat 32 juta kali penayangan.
Dilansir dari BBC dan The Verge, beberapa streamer terkenal telah menganggapi video dan kabar kematian Technoblade melalui Twitter.
“Rest in peace, sobat besar. Kamu akan selalu menjadi legenda,” tanggap J Schlatt.
“Rest in peace Technoblade. Dia selalu memperlakukanku dengan kebaikan tulus dan tidak pernah mengucilkanku sama sekali,” cuit Captain Puffy.
“Benar-benar lucu. Benar-benar berbakat. Gone too soon,” ungkap Ted Nivison.
“Terima kasih banyak untuk semua yang kamu lakukan. Dunia ini takkan sama tanpamu,” cuit Eret.
Toko Merchandise-nya Tetap Buka
Sang ayah juga mengungkap toko merchandise Technoblade akan tetap buka. Kali ini, sebagian dari penjualan akan disumbangkan untuk amal.
Gamefinity ingin mengucapkan terima kasih untuk Technoblade karena telah menghibur kita semua. Selamat tinggal, Technoblade, Jasamu untuk seluruh komunitas Minecraft tidak akan kami lupakan.
GAMEFINITY.ID, Jakarta – Inti Creates, Developer game asal Negeri Sakura saat ini telah mengumumkan tanggal rilis kedua seri game-nya yang akan hadir di platform Xbox series dan Xbox One ini. Sebelumnya, Azure Striker Gunvolt yang mulai bisa kamu mainkan hari ini dan dibandrol dengan harga US$ 14,99 atau setara hampir Rp 224.000,00. Dan seri keduanya, Azure Striker Gunvolt 2 bakal dirilis pada tanggal 14 Juli, disusul oleh Azure Striker Gunvolt 3 pada tanggal 2 Agustus mendatang, lima hari setelah tanggal rilis untuk platform switch yang akan menjadi penutup dari seri trilogi ini. Masing- masing dibanderol sebesar US$ 19,99 atau setara Rp 298.610 untuk seri kedua dan seri ketiganya dengan harga US$ 29,99 atau setara Rp 448.000 lebih mahal daripada seri sebelumnya.
Mystic Mist
Selain platform Xbox, Azure Striker Gunvolt baik seri pertama maupun keduanya juga tersedia untuk platform lainnya seperti Playstation 4, Nintendo Switch, PC yang bisa dibeli melalui Steam, dan 3DS. Seri eksklusifnya, Azure Striker Gunvolt: Striker Pack yang hanya dirilis untuk platform Playstation 4 dan Nintendo Switch.
Informasi Lengkap Dari Organisasi ATEM Dari Game Azure Striker Gunvolt Yang Diungkap Oleh Inti Creates
Profil Lengkap Dari Organisasi ATEM
Akan hadir sebuah organisasi bernama ATEM, ATEM merupakan organisasi bersenjata yang dipimpin oleh Zed- Omega. Mereka melibatkan dirinya dalam berbagai hal mulai dari meneliti kekuatan Septimal yang cukup menjanjikan hingga ikut campur tangan dalam berbagai konflik bersenjata.
Upper Echelon merupakan ksatria dari ATEM dan pasukan pertahanan pribadi dari Zed-Omega, atau “Harem” seperti yang mereka ketahui. Mereka merupakan Adept yang telah bersumpah agar setia terhadap atasan nya, Zed-Omega. Walaupun ATEM tidak memiliki hubungan dengan kelompok Sumeragi, diketahui mereka menyimpan rasa dendam terhadap Sumeragi.
The Mystic Mist, Serpentine Ksatria dari ATEM Yang Terungkap Pertama Kali
Serpentine merupakan salah satu pengawal setia atau Harem dari Zed-Omega, yang tergabung dalam organisasi ATEM, kemampuan atau Septimanya, Phantom Mist yang mampu memanggil ilusi Phantom yang berasal dari kabut. Serpentine memiliki sifat licik dan akan melakukan segala hal untuk mencapai keinginan dan tujuannya.
Cuplikan Gameplay dari Azure Striker Gunvolt bisa kamu lihat di bawah:
Temukan berita seputar update game lainnya hanya di Gamefinity. Top up Steam dan Diamond termurah hanya dengan mengklik link di sini.
GAMEFINITY.ID, Bandung – NOISZ adalah game bullet hell shoot-em-up berbalut rhythm game yang dapat dimainkan di PC. Dari genre-nya saja tentu game ini akan sangat menantang bagi pemainnya, termasuk penggemar kedua genre game itu sekalipun.
Game ini pertama kali rilis 1 September 2018 di Steam. NOISZ dikembangkan oleh Anarch Entertainment, tim yang beranggotakan beberapa pengembang di balik Pump It Up Infinity dan Neon FM.
Penulis akan berfokus mengulas hanya base game-nya. Berarti expansion NOISZ Re:||VERSE dan dua DLC pack lainnya tidak akan dibahas.
Sinopsis NOISZ, Bullet Hell Berbumbu Rhythm Game
NOISZ menceritakan seorang tokoh utama (diperankan oleh pemain) yang diserang oleh berbagai corrupted beast. Seorang gadis misterius bernama Beyond memberi kekuatan untuk “mempurifikasi” makhluk tersebut. Kekuatan itu bernama NOISZ.
Pemain akan berhadapan dengan berbagai corrupted beast dalam setiap stage. Corrupted beast yang telah dikalahkan akan dipurifikasi menjadi makhluk humanoid. Pada akhirnya, misteri di balik Beyond dan para corrupted beast juga akan terungkap.
Gameplay NOISZ (8/10)
Gameplay NOISZ
Sebagai bullet hell berbalut rhythm game, NOISZ mengharuskan pemain menembak dan bertahan sesuai irama musik sambil menghindari berbagai bullet. Tidak seperti kebanyakan rhythm game, lagu dapat dimainkan secara utuh. Oleh karena itu, lagu terbagi menjadi beberapa verse. Dalam setiap verse, pemain harus membuat karakter musuh (boss) ber-health 0% hingga memicu overflow.
Terdapat juga combo seperti di rhythm game. Combo tersebut hanya bisa didapat dengan menembak tepat pada musuh atau bertahan terhadap kumpulan bullet biru. Semakin besar combo yang diperoleh, semakin besar pula damage yang diberikan pada musuh. Combo akan berkurang jika pemain menembak atau bertahan tidak sesuai irama dan juga terkena bullet. Pemain juga tidak bisa bertahan dari bullet merah.
Pemain tidak boleh mendapat damage sebanyak yang ditentukan dalam setiap verse (5 kali dalam blaster style). Meski dapat meneruskan stage, damage yang diberikan pemain dalam verse tersebut akan kecil, mengurangi kemungkinan untuk clear verse dan stage secara drastis.
Terdapat tiga mode dalam game ini, story mode, free mode, dan dance mode. Dalam free mode, pemain dapat bermain berbagai lagu untuk berlatih. Dance mode memicu pemain menembak secara otomatis, hanya tinggal mengganti serangan menjadi bertahan sesuka mungkin. Terdapat empat difficulty untuk masing-masing lagu, yaitu easy, normal, hard, dan overload.
Story Mode NOISZ berbentuk visual novel
Story mode disajikan menggunakan bentuk visual novel dengan stage di antara setiap scenario. Pemain harus menyelesaikan stage dengan minimal rank A (tanpa gagal pada satu verse sama sekali) untuk melanjutkan cerita. Jika pemain merasa kesulitan dalam bullet hell, terdapat opsi narrative mode. Mode tersebut memudahkan pemain untuk melanjutkan cerita jika mengalami game over dalam stage. Terdapat pula tiga route dalam mode ini.
Namun, dalam beberapa stage, game ini mengalami lag di PC berspesifikasi minimal (sesuai system requirements). Misalnya, dalam stage lagu “Blood” karya MonstDeath terjadi lag yang menganggu sampai memicu pemain terkena damage. Meski terdapat opsi low di visualizer, lag masih saja terjadi.
NOISZ hadir dengan kontrol sederhana. Pemain hanya harus menggunakan tombol panah untuk menggerakkan karakternya untuk menghindari berbagai bullet. Secara default, pemain harus menekan tombol “Z” untuk menembak. Untuk bertahan dari bullet biru, pemain hanya cukup menekan tombol “X”.
Graphic NOISZ (7/10)
NOISZ tampil dengan format portrait, mendekati kebanyakan game bullet hell lainnya. Secara keseluruhan, NOISZ menggunakan visual bergaya anime dengan background foto sungguhan. Namun, banyak dari visual karakter di NOISZ terlihat biasa saja, beberapa di antara mereka menjadi kurang memorable.
Selama gameplay di stage, terdapat peringatan pula dari mana bullet akan muncul (kecuali dari serangan musuh). Hal ini memudahkan pemain untuk segera menghindari bullet dari area tersebut.
Music (9/10)
Karena NOISZ juga berupa rhythm game, musik menjadi hidup dan mati. Musik yang bagus akan menghasilkan sebuah rhythm game berkualitas. Tentu saja, banyak lagu menakjubkan yang tampil di NOISZ.
Dalam base game, terdapat 16 lagu yang bisa dimainkan. Beberapa di antara mereka berasal dari komposer yang sudah terkenal membuat lagu di berbagai rhythm game. Pemain rhythm game tentu tidak asing dengan komposer seperti DM Ashura (Pump It Up), Hommarju (Beatmania IIDX dan Sound Voltex), SIHanatsuka (Cytus II), dan Mitomoro (Arcaea). Mereka telah menyumbangkan lagu menakjubkan di NOISZ.
Daftar lagu yang bisa dimainkan di NOISZ
Salah satu lagu yang mungkin akan menganggu adalah lagu bergenre speedcore “Tengu” karya m1dy. Bagi yang belum familier dengan lagu speedcore, bagian awal dari verse kedua dan ketiga mungkin dirasa seperti suara sebuah komputer rusak.
Addictive (10/10)
NOISZ menjadi tantangan tersendiri bagi pemain yang sudah terbiasa dengan bullet hell dan rhythm game. Saking menantangnya, pemain yang telah gagal dalam sebuah stage ingin mencoba kembali hingga berhasil. Mereka dapat berlatih dan mengingat pattern bullet dalam stage.
Verdict untuk NOISZ
NOISZ dapat menjadi tantangan baru bagi pemain bullet hell dan rhythm game. Pemain pemula atau yang sudah berpengalaman sekalipun dapat mencoba. Namun, pemain dengan PC berspesifikasi minimal sebaiknya bersiap untuk kemungkinan terjadinya lag yang menganggu.
Untuk NOISZ, penulis memberi total score sebesar 8,6.
Jika tidak sabar ingin mencobanya, NOISZ bisa diunduh di Steam. Terdapat demo gratisnya juga lho!
Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan vouchergame dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.
GAMEFINITY.ID, Yogyakarta – Pokemon Unite secara bertahap telah diterima oleh para fans pokemon. Para fans yang awalnya berekspetasi rendah terhadap game ini mulai berbondong-bondong untuk mencoba Pokemon Unite.
Game besutan TiMi Studios dan Tencent sebagai publishernya ini awalnya diremehkan oleh fans karena mengangkat genre MOBA yang sama sekali tidak berhubungan dengan franchise original Pokemon. Para fans pokemon menganggap bahwa game ini hanyalah cash grab belaka untuk menarik minat para player MOBA yang saat ini menjadi genre yang populer di mobile.
Namun, berkat mekaniknya yang cukup unik dan update rutin yang diberikan oleh developer-nya, game ini berangsur-angsur berhasil naik daun. Apalagi baru-baru ini, TiMi Studios juga menambahkan banyak playable Pokemon baru. Delphox yang merupakan pokemon dari generasi ke 6 pada bulan lalu juga muncul di Pokemon Unite.
Baru-baru ini, akun twitter @ElChicoEevee berhasil membobol datamine dari Pokemon Unite dan menemukan moveset untuk 2 pokemon yang belum rilis, yaitu Buzzwole dan Glaceon. Buzzwole sendiri adalah pokemon yang muncul di generasi ke 7 dan menjadi bagian dari Ultra Beast Pokemon. Sedangkan Glaceon adalah evolusi lain dari Eevee selain Espeon dan Sylveon yang sudah ada di game ini sebelumnya.
Untuk moveset-nya, Buzzwole akan berfokus pada melee dan serangan jarak dekat. Serangan seperti Superpower dan Smack Down akan memberikan Buzzwole damage yang besar kepada musuh dalam close-range combat. Selain itu, move seperti Lunge dan Mega Punch juga akan membantu Buzzwole dalam serangan jarak pendeknya.
Glaceon sendiri akan mempunyai move seperi Ice Shard dan Tail Whip yang mampu meningkatkan stat dari Glaceon dan memperlambat musuh. Terdapat juga move Freeze-Dry yang sepertinya akan memberikan efek frozen kepada musuh yang terkena skill tersebut.
Kesimpulannya, skill dari Buzzwole akan memberikan damage besar dengan tipe single-target seperti Lucario atau Aegislash. Sedangkan Glaceon sendiri lebih berfokus pada skill yang bertipe area damage seperti Pikachu dan Alolan Ninetales. Melihat hal ini, sepertinya Buzzwole akan mempunyai role All-Rounder dan Glaceon akan menjadi attacker baru untuk Pokemon Unite.
Belum diketahui secara pasti kapan kedua pokemon tersebut akan rilis secara resmi di Pokemon Unite. Tapi sepertinya, TiMi Studios telah mempersiapkan kedua pokemon tersebut untuk event update Anniversary pertama untuk Pokemon Unite yang akan jatuh pada 21 Juli mendatang.
Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id
GAMEFINITY.ID, Kota Batu – Musou, mungkin bagi sebagian orang pernah mendengar kata tersebut. Musou merupakan sebuah genre tersendiri. Bagi sebagian orang, mungkin merasa tidak pernah mendengar genre tersebut, namun pernah memainkan salah satu game-nya.
Salah satu ciri game Musou adalah dikeroyok | Fate Extella Link
Ya, memang Musou ini merupakan salah satu genre game yang tidak sepopuler RPG, namun keberadaannya cukup terkenal dan dianggap oleh sebagian besar gamers. Apa sih itu Musou game? Kenapa banyak orang yang tidak sadar sudah pernah memainkan salah satu game-nya?
Asal dari Nama Musou
Mendengar kata Musou kalian pasti ingat Musou skill dari Dynasty Warrior series. Skill tersebut merupakan sebuah skill pamungkas dari sebuah karakter dalam game Dynasty Warrior.
Meski nama genre ini diambil dari game tersebut, namun asal-usul nama Musou bukanlah sebuah nama skill. Nama Musou diambil dari nama gameDynasty Warrior di PS1 pada versi Jepangnya, yaitu Sengoku Musou yang berarti War of Three Kingdom.
Game Dynasty Warrior yang pertama ini meskipun mengemban nama Musou bukanlah sebuah game dengan genre Musou. Genre dari game tersebut adalah fighting yang memang sedang ngetren di akhir ’90-an.
Barulah ketika Dynasty Warrior 3 rilis dan nama versi Jepangnya berubah menjadi Shin Sengoku Musou, genre Musou ini lahir.
Pengertian dari Genre Musou
Umumnya, genre Musou sendiri merupakan sebuah genre yang identik dengan game yang mengangkat tema negara Cina dalam kisah “Romance Three Kingdom”. Berdasarkan pengertian awal tersebut, sebuah game strategi dari tahun 1980-an yang mengangkat tema yang selaras akan dikategorikan sebagai game Musou.
Namun, seiring berkembangnya zaman, genre Musou sendiri sudah tidak terikat dengan satu tema saja. Hanya bentuk gameplay-nya saja yang pengertiannya masih sama dari zaman Dynasty Warrior 3.
Sebuah game yang memberi pemain kebebasan untuk bertualang di sebuah map tertentu, bertujuan untuk merebut sebuah poin. Hal tersebut dibarengi dengan combat system yang melibatkan banyak pasukan sehingga pemain dapat menghajar satu pasukan hingga dapat menciptakan combo dan kill terbanyak pada tentara musuh.
Kira-kira seperti itulah pemaknaan dari genre Musou yang diadaptasi bila keluar dari temanya.
Musou game pada hakikatnya merupakan sebuah pengembangan dari game hack and slash. Namun, perbedaan terbesarnya ada di dalam jumlah musuh yang dilawan dan objektif dari game-nya.
Gamehack and slash lain seperti Ninja Gaiden, atau yang berpadu seperi Genshin Impact tidak memiliki musuh dalam jumlah besar. Pada dua game tersebut, para pemain akan dihadapkan dengan 1 musuh kuat, atau beberapa musuh lemah yang jumlahnya maksimal belasan.
Dalam genre Musou, karena memang temanya adalah peperangan, jumlah musuh yang dilawan pun bisa puluhan hingga ratusan. Karena jumlahnya banyak, pemain lebih ditujukan untuk bermain dengan lebih menikmati kepuasan mengalahkan ratusan orang dalam sekali pukul. Bila dibandingkan dengan Dark Souls, maka Musou ini jauh lebih santai.
Musou sendiri berasal dari seri Dynasty Warrior. Oleh karena itu, game tersebut merupakan contoh besar dari genre Musou.
Lalu ada juga saudaranya, yaitu Samurai Warrior yang juga buatan Koei Tecmo. Kedua game tersebut akhirnya bertemu pada game berjudul Warrior Orochi.
Sengoku Basara juga merupakan salah satu game bergenre Musou. Bila juga mengikuti serial Fate, maka juga patut mencoba Fate/Extella dengan inovasi Musou yang tidak harus berjalan jauh dan dapat melakukan teleport.
Bila suka One Piece ada juga game Musou dari serial One Piece berjudul One Piece: Pirate Warrior. Bahkan Legend of Zelda juga mempunyai genre Musou miliknya sendiri, yaitu Hyrule Warrior.
Tak lupa ada Persona 5 Strikers yang merupakan Musou game dari serial Persona yang biasanya merupakan game genre RPG. Dan ada masih banyak lagi yang tidak dapat disebutkan satu persatu.