Category Archives: Game

4 Pokemon Meta Terbaik Untuk Solo Rank di Pokemon Unite

GAMEFINITY.ID, Yogyakarta – Baru-baru ini tepatnya pada 21 Juni kemarin, Pokemon Unite memberikan update terbaru. Seperti biasa, update ini memberikan buff dan nerf kepada beberapa pokemon seperti Absol, Crustle, dan Snorlax. Hal tersebut tentunya juga mengubah tier meta Pokemon untuk saat ini. Kali ini, kita akan membahas 4 Pokemon yang cocok untuk dipakai Solo Rank. Kita akan memilih pokemon ini berdasarkan basic attack, skill, dan tingkat kesulitan dari Pokemon tersebut.

Baca juga: Lokasi Semua Legendary Pokemon di Pokemon Black & White

Daftar Pokemon Terbaik Untuk Solo Rank

Talonflame

Pokemon
Talonflame
Role Speedster
Attack Type Melee
Tingkat Kesulitan Mudah
Pokemon
Talonflame Build

Untuk role yang menempati mid-lane atau Jungle, Talonflame merupakan Pokemon yang paling mudah dan cocok untuk dipakai solo rank. Meskipun kini Unite Move-nya telah di nerf, hal tersebut tidak membuat Talonflame menjadi lemah.

Pasalnya, Unite Move dari Talonflame yaitu Flame Sweep bisa menggusur Pokemon lawan dan juga memberikan damage. Hal ini akan berguna saat terjadi war maupun saat sedang melawan Zapdos. Karena kita bisa menggusur mundur gerombolan Pokemon musuh dan memberikan team kita lebih banyak waktu untuk membunuh Zapdos.

Untuk move kedua dari Talonflame, pilih move Fly daripada Brave Bird. Move Fly berguna saat kita terdesak, karena move ini bisa membuat kita kabur dengan mudah. Selain itu, kita juga bisa menggunakan move ini untuk mengejar Pokemon musuh yang kabur.

Untuk Held itemnya sendiri, bawalah Musle Band, Scope Lens, dan Razor Claw. Pakailah Eject Button untuk Battle itemnya agar Talonflame menjadi lebih fleksibel dalam berpindah tempat secara cepat.

Pokemon Baru Delphox

Pokemon
Delphox
Role Attacker
Attack Type Ranged
Tingkat Kesulitan Mudah
Pokemon
Delphox Build

Delphox adalah Pokemon yang baru muncul pada bulan ini. Memiliki role Attacker, pokemon ini paling cocok menempati role atas bersama dengan defender. Pokemon ini memiliki beberapa kelebihan seperti cooldown skill-nya yang terbilang singkat dan skillnya yang berupa area damage.

Namun, karena Delphox adalah attacker, maka nyawa yang dimiliki pokemon ini juga terbilang tipis. Karena itulah, penting untuk selalu nempel bersama defender atau All Rounder saat menggunakan pokemon ini. Pokemon ini juga tipe late game yang terbilang sangat lemah diawal.

Untuk move set-nya, pilih Mystical Fire untuk skill pertamanya. Mystical Fire memberikan damage area yang bisa kita arahkan. Cooldown dari skill ini juga sangat singkat, yaitu 4,5 detik saja. Untuk skill keduanya, gunakan Fire Spin. Fire Spin memberikan damage area sekaligus bisa menyeret pokemon yang berada di area tersebut dan memberikan stun dalam waktu singkat.

Untuk Held itemnya, gunakan Choice Specs, Wise Glasses, dan juga Focus Band dan Eject Button untuk Battle itemnya.

Aegislash

Pokemon
Aegislash
Role All Rounder
Attack Type Melee
Tingkat Kesulitan Sulit
Pokemon
Aegislash Build

Aegislash merupakan pokemon tipe All Rounder yang bisa menempati semua lane. Pokemon ini bagus untuk mid-lane, top-lane, maupun bottom-line, membuatnya sangat fleksibel dan bisa memilih lane sesuai dengan kebutuhan tim. Selain itu, pokemon ini juga mempunyai skill dengan damage yang besar. Namun, Aegislash merupakan pokemon yang terbilang cukup susah untuk digunakan karena skill-nya yang sulit untuk dipakai.

Untuk skill pertamanya, pilihlah Sacred Sword yang akan memberikan damage area dengan bentuk segitiga. Skill ini juga bisa digunakan untuk menerobos tembok layaknya item Eject Button. Untuk skill keduanya, gunakan Wide Guard. Wide Guard memberikan shield untuk Aegislash yang bisa menahan damage dari skill lawan. Skill ini juga bisa menangkis ultimate skill dari Talonflame yang membuat Aegislash tidak mudah untuk digusur dari area tersebut.

Untuk Held Itemnya, gunakan Musle Band, Weakness Policy, dan Buddy Barier dan Full Heal untuk Battle itemnya.

Blastoise

Pokemon
Blastoise
Role Defender
Attack Type Ranged
Tingkat Kesulitan Sedang
Pokemon
Blastoise Build

Untuk role defender, Blastoise merupakan Pokemon yang paling cocok digunakan untuk solo rank. Blastoise merupakan defender dengan darah yang sangat tebal dan skill DPSnya yaitu water sprout dan rapid spin.

Unite Move dari Blastoise juga sangat berguna untuk war atau memperebutkan Zapdos. Hydro Typhoon memberikan damage sekaligus memukul mundur pokemon musuh dengan serangan area melingkar. Selain itu, Blastoise juga mendapatkan shield saat menggunakan move ini, membuat Unite Move-nya tidak bisa digagalkan.

Kelemahan dari pokemon ini adalah cooldown skillnya yang lumayan lama dan delay skillnya yang membuat kita harus menggunakan kalkulasi dalam menggunakannya.

Untuk moveset dari Blastoise, pilih water sprout untuk skill pertamanya. Water sprout memberikan damage area serta menurunkan movement speed pokemon musuh. Water sprout bisa dikombinasikan dengan Rapid Spin, yang bisa kalian pilih untuk skill keduanya. Rapid Spin membuat Blastoise berputar dan memberikan area damage pada pokemon disekitarnya. Skill ini meningkatkan movement speed bisa digunakan untuk mengejar pokemon musuh maupun kabur.

Untuk Battle itemnya, gunakan Eject Button dan Sp. Atk Specs, Energi Amplifier, dan Buddy Barrier untuk Held itemnya.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id

Kapok! Para Cheater Dilucuti Senjatanya pada Update Baru CoD

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara Update baru dari sistem Anti-Cheat Call of Duty, Ricochet, akan melucuti senjata para cheater. Update ini nanti akan diterapkan untuk game CoD: Warzone dan Vanguard.

Keberadaan Cheater dalam sebuah game multiplayer online, memanglah hal yang seringkali ditemui. Mulai dari game berskala kecil di platform mobile, hingga game AAA untuk platform konsol, pasti akan ada cheater yang sengaja menggunakan cara curang untuk memenangkan permainan. Hal inilah yang kemudian memaksa para developer, untuk menghadirkan sistem anti cheat dalam game mereka.

Meski kebanyakan Developer menghukum para Cheater dengan memblokir mereka dari permainan, tidak sedikit yang lebih memilih untuk menghukum Cheater dengan “menyiksa” mereka selama permainan berlangsung. Salah satunya adalah Activision dengan sistem Anti-Cheat mereka, Ricochet.

Setelah sebelumnya sempat trending dengan metode hukuman yang membutakan vision para Cheater selama permainan, kini tim Developer dari Ricochet membagikan update terbaru dari sistem Anti-Cheat mereka, yang diberi nama “Disarm“.

Seperti namanya, update terbaru ini nanti akan bekerja dengan melucuti senjata milik para pemain yang terdeteksi sebagai Cheater. Efek Disarm ini sendiri tidak hanya berlaku untuk penggunaan senjata api dan senjata tajam, melainkan juga berlaku untuk serangan pukulan.

“Hari ini kami membagikan teknik mitigasi lain dari kotak peralatan kami: Disarm. Seperti namanya, ketika cheater terdeteksi, kami hanya mengambil senjata dari mereka (termasuk tinju mereka).” Tulis tim pengembang dalam blog resmi Activision.

“Kami tidak berharap banyak klip (Disarm) ini menemukan jalan mereka secara online, tetapi kami telah melihatnya beraksi dan reaksi dari para Cheater selalu tak ternilai harganya (bagi kami).”

“Secara egois, kami tidak sabar untuk melihat bagaimana Damage Shield, Cloaking, Disarm, dan trik kami lainnya terlihat dalam pengaturan modern (nanti).”

Baca juga: YouTuber Ini Desain Ulang Konsol PS5 Ke Ukuran Yang Jauh Lebih Kecil

Anti cheat untuk Para Cheater
Sistem Anti-Cheat Berbasis Kernel

Sistem Anti-Cheat Berbasis Kernel Untuk Cheater

Hadir pertama kali pada bulan November tahun lalu, Ricochet merupakan program anti-cheat berbasis kernel yang dikembangkan oleh Activision dan Sledgehammer Games. Program ini ditanamkan ke dalam file game Call of Duty: Vanguard dan Warzone, yang kemudian akan memindai file khusus di PC milik Pemain.

Dengan menyematkan file dalam windows, Ricochet akan memindai beberapa file mencurigakan yang dijalankan di balik layar. Dengan memfokuskan pekerjaan pada file yang dianggap mengacaukan “.exe” utama gamenya.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/

Star Wars: Knights of the Old Republic II Versi Switch Mustahil Ditamatkan?

GAMEFINITY.ID, BandungStar Wars: Knights of the Old Republic II telah rilis di Switch pada 8 Juni lalu. Meski bukan sekadar remaster, versi Switch itu mendapat berbagai hal baru secara visual, seperti HD cinematics, UI, dan lainnya. Aspyr, pembesutnya, juga menjanjikan merilis DLC The Sith Lords Restored Content kelak.

Baca juga: Star Wars: Knights of the Old Republic II Akan Hadir di Switch!

Tetapi baru-baru ini terdapat kabar bahwa Star Wars: Knights of the Old Republic II versi Switch mustahil ditamatkan.

Star Wars: Knights of the Old Republic II Mustahil Ditamatkan Di Switch?

Penggemar telah mengeluhkan game akan selalu mengalami crash setelah sebuah cutscene penting pada pertengahan jalan cerita. Cutscene yang dimaksud adalah adegan Basilisk mengalami kecelakaan saat mendarat di Onderon. Berbagai cara, seperti melewati cutscene tersebut, telah mereka lakukan tanpa hasil. Alhasil, game ini dapat dikatakan tidak bisa ditamatkan sama sekali karena sebuah bug.

Karena hal tersebut, penggemar meluapkan amarahnya melalui media sosial. Salah satunya, Daniel Moore, bertanya apakah Aspyr sudah mengetahui masalah ini. Pasalnya, Star Wars: Knights of the Old Republic II sudah hadir selama kurang lebih dua minggu di Switch.

Ini Tanggapan Aspyr

Star Wars Knights of the Old Republic II
Gameplay Star Wars: Knights of the Old Republic II

Aspyr menganggapi cuitan Daniel Moore itu, “Ya, kami sudah tahu dan tim pengembang tengah mengerjakan agar patch segera rilis sesegera mungkin”. Mereka juga menulis di laman support tentang masalah ini pada 15 Juni lalu. Namun, belum ada penjelasan kapan patch tersebut akan rilis agar semua pemain dapat menamatkan game tersebut.

Pihak Aspyr juga meminta maaf pada semua pemain dan berjanji akan memperbaiki Star Wars: Knights of the Old Republic II secepat dan semaksimal mungkin.

Sebuah game yang dimustahil untuk ditamatkan hanya karena sebuah bug, apalagi jika baru mencapai separuhnya, menjadi suatu masalah besar. Pemain tentu tidak dapat menikmati game tersebut. Semoga Aspyr secepatnya merilis patch agar pemain tidak lagi menunggu lama.

Aspyr juga tengah mengerjakan remake dari Star Wars: Knights of the Old Republic untuk PlayStation 5, dengan versi PC-nya menyusul nanti.

Untuk info terbaru dari game Star Wars, pantau terus di Gamefinity. Kalian juga bisa top up dan beli voucher games dengan harga murah dan proses yang mudah di Gamefinity.id

Ni No Kuni: Cross World Dibanjiri Bot Crypto

GAMEFINITY.ID, PATI – Mungkin dijaman dulu orang – orang banyak yang bilang jika game hanya untuk buang-buang uang saja. Namun tidak untuk sekarang, keberadaan cryptocurrency membuat game dapat menghasilkan uang hanya dengan memainkannya. Istilah ini biasa disebut “Play to Earn”. Salah satu game yang mengimplementasikan sistem ini adalah Ni No Kuni: Cross Worlds, yang baru saja dirilis di server global. Tapi sepertinya sistem ini justru membuat ekosistem pada game tersebut tidak baik – baik saja.

Sedikit Tentang Ni No Kuni: Cross World

Sejak perilisan perdananya, Ni No Kuni: Cross World langsung dibanjiri pemain. Bahkan para player sampai harus mengantri hanya untuk memasuki server. Game ini juga mengimplementasikan sistem cryptocurrency yang membuat player dapat mengahasilkan uang lewat game. Dalam Ni No Kuni: Cross World terdapat currency yang bernama Territe. Currency ini selain untuk upgrade bermacam hal dalam game, juga dapat ditukarkan dengan Territe Token yang nantinya dapat ditukarkan dengan cryptocurrency yang telah ada.

Ni No Kuni
Cryptocurrency pada Ni No Kuni: Cross World

Namun, melihat reaksi dari para player, sepertinya elemen cryptocurrency dan “play to earn” tidak begitu diterima. Dilansir dari TheGamer, banyak player mengeluhkan jika game ini mulai dibanjiri bot crypto sehingga proses masuk game semakin lama akibat server penuh. Ekosistem dalam game juga mendapat kecaman, pemain mengatakan jika tidak ada gunanya memainkan game ini jika tidak siap untuk menghamburkan uang di dalamnya.

Baca Juga : Review Ni No Kuni: Cross Worlds, MMORPG Dengan Visualisasi Terbaik di Mobile!

Awal Masalah

Masalah ini pertama kali dibesarkan melalui salah satu tweet. Dalam tweet tersebut mengatakan jika Ni No Kuni: Cross World saat ini sedang dibanjiri oleh bot crypto. Lalu bagaimana respon dari publisher? Netmarble menawarkan untuk membeli Daily Adventurer’s Pass agar player tidak perlu mengantri saat memasuki server. Masalah selesai? Tidak, justru semakin membesar. Alhasil player pun semakin marah dengan keputusan dari Netmarble. Bukannya membersihkan bot dari server, pihak developer justru menjadikan masalah ini sebagai kesembatan untuk mendapatkan uang lebih banyak dari player.

Ironis sekali, menjadi game yang sangat populer sejak perilisannya sekaligus menjadi game yang membuat player frustasi. Terutama pada elemen cryptocurrency dan juga “pay to earn”. Ni No Kuni: Cross World dapat dimainkan melalui platform mobile seperti Android dan iOS, maupun PC.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan game Ni No Kuni: Cross World?

Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Fortnite Kembali Berkolaborasi dengan Naruto

GAMEFINITY.ID, Bandung Fortnite tampaknya tidak ingin berhenti menghadirkan kolaborasi heboh dengan berbagai kekayaan intelektual. Franchise anime dan manga menjadi salah satu objek kolaborasi bagi game battle royale besutan Epic Games itu. Pada 16 Juni 2022, Fortnite mengumumkan melalui Twitter mereka akan kembali berkolaborasi dengan Naruto.

Kolaborasi Pertama Dengan Naruto Sebelumnya Diadakan November 2021

Sebelumnya, Fortnite pertama kali mengadakan event kolaborasi dengan Naruto pada 15 November 2021. Epic Games telah menghadirkan skin kostum dari anggota Tim 7, yaitu Naruto Uzumaki, Sakura Haruno, Sasuke Uchiha, dan Kakashi Hatake. Tidak hanya itu, senjata khas yang mereka gunakan juga hadir di item shop.

Pada event kolaborasi pertama yang bertajuk Believe It itu, pemain dapat mengeksplorasi map adventure Konohagakure atau The Hidden Leaf Village.

Event Kolaborasi Fortnite x Naruto Kedua Menghadirkan Tiga Rival dan Juga Hinata Hyuga

Fortnite x Naruto Rivals
Itachi, Orochimaru, Gaara, dan Hinata akan hadir di Fortnite

Event Kolaborasi Kedua Fornite dan Naruto akan bertajuk Rivals. Sesuai dengan temanya, tiga karakter rival dari Naruto akan hadir, yaitu Gaara, Itachi Uchiha, dan Orochimaru. Namun, Hinata Hyuga juga akan menemani mereka untuk masuk ke Fortnite.

Pemain bisa mendapat skin kostum dari Itachi Uchiha (termasuk Black Ops alt style), Gaara (termasuk Fifth Kazekage alt style), Orochimaru (termasuk Hidden Leaf Era alt style), dan Hinata Hyuga (termasuk Hinata Uzumaki dan Byakugan alt style). Berbagai item dari franchise Naruto juga dapat diperoleh, seperti senjata.

Pemain juga dapat membeli bundle item dari shop, yaitu Itachi & Orochimaru Bundle (juga termasuk Islandbound Ninja Loading Screen) dan juga Gaara & Hinata Bundle (juga termasuk Shinobi Lineup Loading Screen). Kedua loading screen itu dibuat oleh Studio Pierrot sendiri, studio di balik serial anime-nya.

Fortnite x Naruto Konohagakure
Pemain bisa mengunjungi kembali Konohagakure di Fortnite

Event kedua ini juga menghadirkan kembali map adventure Konohagakure mulai 23 Juni hingga 7 Juni. Pemain dapat mengunjungi berbagai lokasi ikonik di seri Naruto dan mengambil misi dari Tim 7 demi meng-unlock lokasi baru serta mendapat XP. Untuk mengunjungi map ini, pemain cukup memilih “Hidden Leaf Village Adventure” di tab Discovery atau masukkan kode 0610-6440-1958.

Baca juga: Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Hinokami Chronicles Sudah Hadir di Switch

Nindo Community Challenges Juga Kembali

Nindo 2022 juga sudah dimulai hari ini. Kali ini, pemain harus meng-unlock path baru dari karakter Naruto dengan bermain playlist Fortnite Battle Royale dan Zero Build. Pemain berkesempatan untuk meng-unlock item Akatsuki Wrap setelah menyelesaikan setiap path. Begitu empat path terselesaikan, pemain berhak mendapat Manda Glider.

Pastinya kembalinya event kolaborasi Fortnite dan Naruto membuat pemain bersemangat untuk menyelesaikannya. Bagi pemain yang menggemari Naruto dan suka main Fortnite, event ini menjadi hal wajib untuk diselesaikan.

Untuk kabar terbaru dari Fornite dan game dari Epic Games lainnya, pantau terus di Gamefinity. Selain itu, kalian bisa top up dan beli voucher games kesayangan kalian di Gamefinity.id.

YouTuber Ini Desain Ulang Konsol PS5 Ke Ukuran Yang Lebih Kecil

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Seorang YouTuber sekaligus Modder Hardware, DIY Perks, berhasil memodifikasi konsol PlayStation 5 miliknya menjadi hanya setebal 1,9 centimeter saja. Tidak hanya berhasil dinyalakan, konsol modifikasi tersebut juga dapat menjalankan game AAA dengan lancar hingga berjam-jam.

Meski telah hampir 2 tahun rilis, Sony masih belum juga menghadirkan versi slim dari konsol game terbaru mereka, PlayStation 5. Hal inilah yang sepertinya menginspirasi seorang YouTuber dengan akun DIY Perks, untuk mendesain ulang konsol Nextgen miliknya menjadi berukuran jauh lebih kecil.

Dalam video berdurasi 29 menit yang diunggahnya, sang YouTuber memperlihatkan proses desain ulang dari konsol PlayStation 5. Perangkat yang semula berukuran cukup besar, diubah olehnya hingga menjadi hanya setebal 1,9 centimeter saja. Dengan ukuran yang jauh lebih kecil, tentu akan ada beberapa komponen yang harus diubah, hingga diganti. Mulai dari mendesain ulang komponen Liquid Cooler dan casing, hingga mengganti power supply dengan sebuah unit eksternal.

Meski memiliki ukuran yang jauh lebih ramping, bukan berarti biaya desain ulang ini ramah di kantong. Pasalnya, untuk mendesain ulang liquid cooler saja, DIY Perks harus merogoh kocek sebesar 238 Poundsterling, atau sekitar 4 juta rupiah.

Baca juga: Game Heroes Of Newerth Resmi Dimatikan

Konsol PS5
DIY Perks | Konsol Berhasil Menjalankan Game AAA
Ukuran Konsol setelah Diubah
DIY Perks | Ukuran Konsol Modifikasi Yang Jauh Lebih Kecil
Konsol PS5 yang diubah
DIY Perks | Ukuran Konsol Modifikasi Yang Jauh Lebih Kecil
Main Menu Konsol
DIY Perks | Konsol Berjalan Dengan Suhu Lebih Rendah

Konsol Berjalan Dengan Suhu Lebih Rendah

Meski semua komponen berhasil terpasang, bukan berarti tidak ada masalah selama percobaan. Dimana pada percobaan pertama, PlayStation 5 Slim tersebut sempat tidak mau menyala meski arus listrik yang dialirkan sudah sesuai dengan kriteria. Yang kemudian membuat sang YouTuber harus melakukan bypass pada arus listrik di tombol power.

Lalu pada percobaan kedua, konsol berhasil dinyalakan dan berjalan dengan lancar. Namun pada saat menjalankan permainan, konsol tiba-tiba Freeze karena kendala teknis pada sistem pendingin. Akibatnya, sang YouTuber pun terpaksa harus mengganti komponen Mainboard, karena perangkat sudah tidak bisa menyala.

Hingga pada percobaan ketiga, setelah memastikan semua aman, konsol PlayStation Slim tersebut berhasil dinyalakan dan berjalan dengan lancar.

Untuk segi performa, konsol PlayStation Slim tersebut dapat menjalankan game Horizon Forbidden West tanpa kendala selama berjam-jam. Bahkan, dengan adanya modifikasi pada sistem pendingin, konsol modifikasi itu telah berjalan dengan suhu rata-rata yang lebih rendah dibandingkan dengan perangkat aslinya.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Kalian juga bisa melakukan top up dan beli voucher games di Gamefinity.id.