Category Archives: Game

Review Mini World, Sandbox dengan Fitur yang Super Kompleks

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Mini World merupakan game Sandbox Open World yang hadir untuk mobile dan dapat dimainkan secara offline maupun online.

Mini World dirilis pada Desember 2015 dan dikembangkan oleh Miniwan Tech Co., Limited. Game ini tersedia untuk Android, Windows, dan IOS.

Baca Juga : Review ExoMiner, Idle Strategy Mobile Berkonsep Futuristik

Sinopsis Mini World, Sandbox dengan Fitur yang Super Kompleks

Mini World merupakan game Open World yang didesain dengan gaya Sandbox didalamnya. Game ini cukup menarik, mengingat visual dan fitur yang dihadirkanya.

Memiliki sepenggal cerita yang tidak jauh berbeda dengan kembarannya, Minecraft. Pemain akan di Drop ditengah dunia yang tidak tahu ada dimana. Dunia yang dapat dipastikan berupa dunia fantasi.

Pemain dituntut untuk bertahan hidup dan membangun kehidupan hingga peradaban yang dapat menyelamatkan dirinya dan banyak orang.

Gameplay (9/10)

Review Mini World
Gameplay – Review Mini World, Sandbox dengan Fitur yang Super Kompleks

Mini World merupakan game Sandbox yang dapat dimainkan di Mobile. Mengingat kebanyakan game Sandbox memiliki mekanisme yang hampir serupa satu sama lain. Dapat dikatakan bahwa Mini World mempunya mekanisme dan gameplay yang mirip seperti game besutan Mojang, Minecraft.

Mini World merupakan game Adventure Sandbox yang dimana pemain diberi kebebasan untuk eksplorasi dan menciptakan hal baru di dalamnya. Hadir dengan gaya yang sedikit unik dari kembarannya.

Mini World memiliki sedikit perbedaan dengan Minecraft selain pada visualnya. Game ini hadir dengan beberapa kustomisasi dan object yang cukup kompleks. Tidak hanya itu, Mini World juga hadir dengan 2 Mode, yaitu Creative dan Survival.

Mini World sebagai Sandbox game menghadirkan fitur dan object maupun item yang cukup kompleks dan variatif. Beberapa bangunan dapat dibangun dan berfungsi sesuai dengan tipe bangunannya. Hal ini menjadi salah satu yang membedakan antara Mini World dan Minecraft.

Minecraft hanya memberikan sedikit akses untuk eksplorasi dalam hal membangun, dan hanya dapat menciptakan bangunan yang terkesan berbentuk mati atau non-fungsi. Di Mini World, pemain dapat menciptakan atau mendirikan bangunan dan juga bangunan tersebut dapat berfungsi selaykanya. Bangunan tersebut seperti, kincir angin dan sumur.

Graphic (8/10)

Review Mini World
Graphic – Review Mini World, Sandbox dengan Fitur yang Super Kompleks

Mini World memiliki visual yang cukup fantastis. Hadir dengan visual penuh warna dan object tertentu yang hampir menyerupai bentuk asli didunia nyata, misalnya pohon.

Sayangnya, Mini World terkesan seperti memaksakan dalam urusan grafis. Hadir dengan bentuk object yang terkesan campur aduk, seperti tanah yang berbentuk kotak tetapi pohon berbentuk 3D dengan minimnya bentuk kotak ini.

Selain itu, pemain memungkinkan untuk mengatur pengaturan visual di pengaturan. Kustomisasi bawaan ini hadir dengan cukup kompleks, dan bukan hanya sebatas setingan jarak pandang dan sebagainya.

Control (9/10)

Review Mini World
Control – Review Mini World, Sandbox dengan Fitur yang Super Kompleks

Mini World sebagai Sandbox game Open World menghadirkan kontrol yang umumnya ada pada game sejenis, seperti Minecraft dan banyak lagi.

Mini World memiliki 2 lebih jenis kontrol yaitu, kontrol untuk bergerak dan eksekusi. Seperti kebanyakan game lainnya, kontrol bergerak di letakkan di kanan.

Selain itu, game ini juga menghadirkan 2 jenis kontrol tipe penggerak, yaitu analog dan direct pad. Pemain dapat menemukan kontrol ini di settingan kontrol dalam game.

Addictive (9/10)

Review Mini World
Addictive – Review Mini World, Sandbox dengan Fitur yang Super Kompleks

Mini World menjadi salah satu alternatif game untuk pemain yang sangat menikmati open world dan petualangan. Memiliki luas map yang besar bukan main, menjadikan kebebasan player dalam eksplorasi di Mini World.

Hadir dengan banyak item dan fitur yang menarik, menjadikan game ini sebagai game eksperimen oleh pemain. Game ini juga menggabungkan 2 peradaban sekaligus, Purba dan Modern. Maka tidak heran jika ada senjata tombak dan senjata api secara bersamaan.

Music (8/10)

Sebagai game Sandbox Open World, Mini World hadir dengan berbagai sound yang cukup banyak dan variatif. Menghadirkan berbagai sound effect seperti step kaki, suara monster maupun makhluk hidup, ambient yang bisa kamu temukan di dalam hutan lebat maupun dungeon dan banyak lagi.

Sayangnya, game ini tidak memberikan pengalaman bermain dengan Background Music. Mini World hanya sebatas memberikan fitur berupa Sound Effect yang dapat menemani pemain dan membuat game semakin hidup.

Kesimpulan

Mini World menjadi salah satu game Sandbox Open World yang dapat di Mobile. Game yang dimainkan memiliki gameplay action and survival. Dengan tingkat eksplorasi yang tinggi game jadi alternatif bermain games. Berikut kelebihan dan kekurangan Mini World yang dapat penulis sampaikan.

Kelebihan

Hadir dengan berbagai fitur unggulan yang dapat menjadi nilai tambah untuk Mini World sendiri. Game ini hadir dengan item-item yang cukup variatif dan punya fungsi yang tidak kalah menarik. Hal ini mampu membuat pemain merasa tertarik untuk terus mencoba berbagai fitur dan item didalamnya.

Mini World juga memiliki visual yang cukp unik. Walaupun membutuhkan adaptasi dalam menerima bentuk dari karakter yang disajikan. Mini World menjadi Sandbox Open World yang hadir dengan penuh warna dan kaya visual lainnya.

Kekurangan

Dibalik beragamnya fitur dan indahnya visual yang disajikan Mini World, game ini memiliki beberapa kekurangan yang tdak luput dari pengalaman penulis.

Hadir dengan item dan fitur yang beragam tidak menjadikan Mini World akan mempertahankan eksistensinya secara lama. Game ini cukup memberatkan untuk pemain yang memiliki perangkat dengan spesifikasi menengah ke bawah.

Rendering map yang terkesan lambat dan kelancaran bermain yang bisa pemain ukur dari total FPS di sudut layar. Game ini cukup memakan penyimpanan. Mengingat kembarannya Minecraft, game ini masih jauh dari kata stabilitas dan kompatibel ukurannya yang cukup membengkak setelah di instal menjadi pengurangan dalam review kali ini.

Untuk Mini World, Total Score yang dapat penulis berikan adalah 8,6.

Sekian Review Mini World yang dapat penulis sampaikan.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Dragon’s Dogma Akhirnya Dapat Sekuel!

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Sepuluh tahun semenjak perilisannya, Capcom akhirnya mengumumkan Dragon’s Dogma akan mendapat sekuel! Kabar tersebut diumumkan saat acara hari jadinya ke-10 oleh sang sutradara Hideaki Itsuno.

Sebenarnya pembuatan sekuel Dragon’s Dogma sudah menjadi rumor semenjak IGN melaporkan terjadi kebocoran data masif dari Capcom. Kebocoran data itu disebabkan “sebuah serangan ransomware” yang memicu akses tidak berizin pada jaringan milik Capcom. Alhasil, daftar rencana pengembangan game milik Capcom terungkap, meski beberapa dari mereka masih berupa codename atau working title.

Dragon’s Dogma sendiri sebelumnya pertama kali rilis 2012 di PlayStation 3 dan Xbox 360. Versi re-release-nya yang sudah termasuk konten expansion, Dragon’s Dogma: Dark Arisen, rilis satu tahun kemudian di dua platform yang sama. Ditambah, versi PC-nya meluncur pada 2016, PlayStation 4 dan Xbox One pada 2017, dan Nintendo Switch pada 2019. Meski sukses di Jepang, Dragon’s Dogma dianggap kurang sukses di pasar internasional.

Pemain dan kritikus telah memberi pujian pada Dragon’s Dogma sejak perilisannya. Tidak heran banyak yang menginginkan sekuelnya sampai saat ini. Apalagi, serial anime-nya sempat tayang di Netflix pada September 2020.

Selama acara berlangsung, Hideaki Itsuno, bersama sutradara grafis Daigo Ikeno dan desainer level Kenichi Suzuki, menjelaskan pembuatan Dragon’s Dogma dan bagaimana game tersebut berbeda daripada kebanyakan game action RPG lainnya.

Baca juga: Capcom Targetkan Banyak Game Besar Rilis Hingga Maret 2023

Dragon’s Dogma 2 Dikembangkan Menggunakan RE Engine

Dragon’s Dogma 2 diumumkan tengah dikembangkan menggunakan game engine milik Capcom sendiri, RE Engine. Engine tersebut juga digunakan untuk pengembangan game high-profile yang akan datang seperti Resident Evil 4 Remake, Street Fighter 6, dan Exoprimal.

Dragon's Dogma 2 t-shirt
Dragon’s Dogma 2 pertama kali terungkap oleh kaos yang dikenakan Hideaki Itsuno

Ditambah lagi, Dragon’s Dogma 2 diumumkan pada akhir acara livestream hari jadi Dragon’s Dogma ke-10. Melalui kaos yang dikenakan Hideaki Itsuno, logo untuk sekuel itu juga terungkap.

Sayangnya, belum ada detail tentang tanggal rilis dan platform-nya. Namun, Daigo Ikeno dan Kenichi Suzuki sudah dipastikan ikut berperan mengerjakan Dragon’s Dogma 2. Capcom nanti akan mengungkapkan detailnya pada masa depan.

Semoga sekuel Dragon’s Dogma ini tidak mengecewakan pemain. Pastinya, sekuel besutan Capcom ini menjadi salah satu game yang paling dinanti.

Daftar Game RPG Terbaik Untuk Nintendo DS

GAMEFINITY.ID, Yogyakarta – Nintendo Terkenal dengan game-game RPG eksklusifnya seperti Shin Megami Tensei, Dragon Quest, Xenoblade, dll. Salah satu konsol Nintendo yang mempunyai banyak library game RPG adalah Nintendo DS . NDS sendiri merupakan konsol handheld yang pertama kali rilis secara global pada 21 November 2004.

DS sendiri mempunyai arti sebagai Dual Screen yang merupakan inovasi baru dari Nintendo dengan menghadirkan dua layar. Meskipun mempunyai hardware yang terbilang sangat terbatas, konsol ini mampu terjual hingga 154 Juta dan menjadi konsol handheld paling sukses sepanjang masa. Kesuksesan tersebut tentu saja juga berkat game-game di library Nintendo DS yang sangat bervariasi, salah satunya untuk genre RPG-nya. Berikut ini adalah daftar 5 game RPG terbaik yang bisa kalian coba di Nintendo DS, versi Gamefinity ID.

Baca Juga: 5 Game PSP Terbaik yang Hanya Rilis di Jepang

Shin Megami Tensei: Strange Journey

Game
Shin Megami Tensei Strange Journey
Genre Turn-Base, Dungeon Crawler
Developer Atlus
Durasi Gameplay 55 Jam, 71 Jam untuk 100% Complete

Penggemar seri Shin Megami Tensei tentu sudah tidak asing dengan game yang satu ini. Shin Megami Tensei: Strange Journey sendiri adalah game bergenre Turn-Base RPG dan Dungeon Crawling yang pertama kali dirilis pada 8 Oktober 2009 untuk Nintendo DS. Game ini juga rilis untuk 3DS dengan judul Shin Megami Tensei: Strange Journey Redux.

Game
Shin Megami Tensei Strange Journey gameplay

Dalam Shin Megami Tensei: Strange Journey, kita akan berperan sebagai salah satu kru Spesial Task Force. Kru ini dibentuk untuk menyelidiki fenomena aneh di antartika yang disebut dengan Schwarzwelt atau lubang hitam. Sepanjang game, kita akan berperan untuk menyelidiki kebenaran dibalik Schwarzwelt tersebut. Sama seperti game SMT lainnya, game ini mempunyai unsur kuat tentang akhir dunia dan perang antara iblis dan juga malaikat.

Dragon Quest IX: Sentinel of The Starry Sky

Game
Dragon Quest IX
Genre Turn-Base
Developer Square Enix
Durasi Gameplay 49 Jam, 200 Jam untuk 100% complete

Dragon Quest IX adalah seri Dragon Quest yang rilis eksklusif di Nintendo DS pada 11 Juli 2010. Game ini bercerita tentang The Celestrians yang menjadi malaikat pelindung untuk umat manusia. Karakter kita yang merupakan Celestrians baru akan segera diangkat sebagai pelindung untuk sebuah desa bernama Angel Falls. Namun, saat karakter kita sedang mengambil buah fygg di pohon Yggdrasil, terjadi gempa misterius yang menyebabkan kita jatuh ke bumi.

Game
Dragon Quest IX gameplay

Game ini mempunyai mekanik Turn-Base dengan visual yang terbilang sangat bagus untuk ukuran game NIntendo DS. Kita juga bisa merekrut orang untuk masuk ke party kita dan diberikan kebebasan untuk memilih job dari setiap member tersebut. Dunia yang dihadirkan juga cukup luas dan sangat seru untuk dieksplorasi. Terlebih dengan berbagai side quest yang ada, membuat game ini sangat adiktif untuk dimainkan.

Game “Suikoden Tierkreis”

Game
Suikoden Tierkreis
Genre Turn-Base
Developer Konami
Durasi Gameplay 40 Jam, 60 Jam untuk 100% complete

Banyak yang tidak tahu bahwa seri Suikoden juga rilis untuk Nintendo DS dengan judul Suikoden Tierkreis. Game ini pertama kali riis pada 18 Desember 2008 ekslusif untuk NDS. Dalam Suikoden Tierkreis, kita akan berperan sebagai Sieg yang mendapatkan kekuatan magis setelah membuka buku misterius. Sieg dan teman-temannya akhirnya harus terseret pada konflik perebutan buku misterius tersebut.

Game
Suikoden Tierkreis gameplay

Berbeda dengan seri Suikoden lainnya yang kental akan tema politiknya, game ini menghadirkan tema Multiverse. Banyak makhluk di dunia yang berbeda akan saling bertemu untuk mengalahkan The One King, main antagonis yang mempunyai tujuan untuk menyatukan seluruh multiverse menjadi satu dunia.

Sama seperti game Suikoden lainnya, kita juga diberi kebebasan untuk mengumpulkan member party kita dengan jumlah banyak, yaitu 108. Suikoden Tierkreis merupakan game wajib yang harus kalian mainkan di NDS, karena gameplay dan story-nya yang sangat megah dan menarik.

Game “Rune Factory 3”

Game
Rune Factory 3
Genre Action-RPG
Developer Natsume, Marvelous
Durasi Gameplay 24 Jam, 45 Jam untuk 100% Complete

Untuk penggemar seri Harvest Moon, game ini adalah seri wajib yang harus kalian coba di Nintendo DS. Rune Factory 3 adalah game yang menggabungkan elemen bercocok tanam dan beternak ala harvest moon dengan Action-RPG. Game ini sendiri pertama kali rilis pada 22 Oktober 2009 eksklusif untuk Nintendo DS.

Game
Rune Factory 3 gameplay

Dalam Rune Factory 3, kita bisa melakukan aktivitas layaknya harvest moon seperti bertani dan menjalin hubungan dengan NPC lainnya. Namun, kita juga diberi elemen Action RPG dimana kita bisa mengeksplorasi dungeon untuk mengumpulkan berbagai sumber daya dan melawan monster-monster. Game ini memiliki segudang side quest yang seru untuk dijalankan. Bahkan, kita juga bisa mengajak NPC untuk bergabung dalam tim kita dalam mengeksplorasi dungeon.

Ni No Kuni: Wrath of the White Witch

Game
Ni No Kuni Wrath of the White Witch
Genre Turn-Base
Developer Level-5
Durasi Gameplay 44 Jam, 92 Jam untuk 100% Complete

Ni No Kuni merupakan game yang pertama kali rilis untuk PS3 pada 17 November 2011. Game ini dirilis untuk platform-platform besar seperti PS3, PS4, Nintendo 3DS, Nintendo Switch, dan juga PC. Namun siapa sangka, game ini juga rilis untuk NDS yang secara spesifikasi jauh dibawah konsol lainnya. Walaupun dari segi visual versi NDS untuk game ini tentunya mempunya downgrade yang jauh, namun secara gameplay dan cerita game ini terbilang sangat bagus.

Game
Ni No Kuni Wrath of the White Witch gameplay

Ni No Kuni: Wrath of the White Witch bercerita tentang Oliver, seorang anak kecil yang berjuang untuk menyelamatkan ibunya yang koma karena serangan jantung. Saat Oliver menangis, tetesan air matanya menyentuh sebuah boneka pemberian ibunya bernama Drippy yang kemudian bisa hidup. Drippy berkata bahwa dia merupakan makhluk dari dunia sihir yang mempunyai keterkaitan dengan dunia dimana Oliver tinggal.

Oliver dan Drippy kemudian memulai petualangan ke negeri sihir untuk mengalahkan sebuah penyihir jahat bernama Shadar dan juga mencari obat untuk menyembuhkan ibunya. Game ini mempunyai artstyle Studio Gibli yang sangat khas dan indah, ditambah dengan adanya dubbing disetiap cutscenenya membuat game ini sangat berkualitas untuk ukuran game NDS.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id

Square Enix Umumkan Crisis Core: Final Fantasy 7 Reunion

GAMEFINITY.ID, Yogyakarta – Crisis Core: Final Fantasy 7 adalah prekuel untuk Final Fantasy 7 yang pertama kali rilis untuk PSP. Game ini awalnya dirilis untuk merayakan ulang tahun FF7 yang ke 10 tahun pada 2007 silam. Baru-baru ini, setelah Square Enix mengumumkan remake part 2 untuk Final Fantasy 7. Square Enix juga memberikan kejutan baru kepada para fans dengan mengumumkan remastered untuk Crisis Core: Final Fantasy 7.

Crisis Core: Final Fantasy 7 sendiri bercerita tentang hubungan antara Cloud Strife dan Zack melalui perspektif dari Zack. Dalam game ini, kita akan berperan sebagai Zack yang mulai mengetahui berbagai kebenaran dibalik Shinra Corporation. Serta Zack yang juga mulai  hubungan antara Sephiroth dengan Jenova.

Baca Juga: Review Final Fantasy Type-0, Seri FF Terbaik Untuk PSP

Pengumuman Crisis Core: Final Fantasy 7 Reunion

Pengumuman remastered untuk Crisis Core: Final Fantasy 7 dalam livestreaming FF7 25th Anniversary Celebration tentu saja sangat mengejutkan untuk para fans. Pasalnya, game ini sudah lebih dari 15 tahun tidak diberikan kabar baru sejak perilisan eksklusifnya di PSP. Lebih mengejutkannya lagi, Square Enix juga mengumumkan bahwa game remastered ini akan rilis pada tahun ini.

Game ini akan menggunakan voice actor baru yang juga menjadi VA di Final Fantasy 7 Remake. Selain itu, asset dalam game dan visualnya juga akan dibuat ulang agar lebih bagus, sesuai dengan kualitas game saat ini. Meskipun cutscene CGI dalam game ini sepertinya hanya akan di-dubbing ulang saja dan tidak dibuat kembali 100%. Hal tersebut dikarenakan game ini juga akan rilis di Nintendo Switch, yang mempunyai spesifikasi terbatas jika dibandingkan dengan PS4 atau Xbox One.

Meskipun secara visual dan keseluruhan gameplay Crisis Core: Final Fantasy 7 tidak akan sebagus dan semegah FF7 Remake, hal tersebut tidak menurunkan anitisipasi para fans. Melihat bahwa game ini akan di remake setelah 15 tahun tidak ada kabar saja sudah membuat para fans menyambutnya dengan sangat positif.

Ditambah lagi, kita tidak akan menunggu terlalu lama untuk dapat mencoba versi remastered ini. Square Enix sudah mengumumkan bahwa game ini akan rilis pada winter 2022 dengan judul Crisis Core: Final Fantasy 7 Reunion. Game ini sendiri akan rilis untuk hampir semua platform seperti PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X/S, Nintendo Switch, dan juga PC.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id

Infinity Ward Akan Kerjakan Game Open World

GAMEFINITY.ID, PATI – Tak lama lagi game Call of Duty: Modern Warfare 2 akan segera rilis. Game yang akan melanjutkan cerita Modern Warfare 2019 sudah ditunjukkan di beberapa ajang showchase game kemarin. Beberapa hari lalu muncul rumor bahwa developer dari Call of Duty Modern Warfare 2 sepertinya akan mencoba membuat game baru. Infinity Ward nampaknya sedang mengerjakan proyek game Open World RPG.

Awal Kemunculan Rumor

Rumor Infinity Ward akan mengerjakan proyek Open World muncul dari tweet Charli Intel. Dalam tweet tersebut Infinity Ward sedang membuka lowongan kerja narative director yang berlokasi di studio Infinity Ward Polandia. Dalam posisi tersebut dijelaskan akan berperan memberikan pengalaman naratif dan sinematik terbaik dalam game open world RPG.

Anehnya hanya perlu beberapa saat saja iklan lowongan tersebut telah dihapus. Diduga posisi tersebut telah resmi diisi. Dalam rumor tersebut juga mengatakan studio Infinity Ward sedang mengerjakan “unannounced AAA project”. Proyek ini akan menjadi game narative non-linear dengan sistem open world. Di sisi lain, pelamar juga disebutkan berpartisipasi dalam “pembangunan cerita, karakter, lore, dan world building” bersama dengan penulis dan “quest designer“.

Lowongan Kerja di Infinity Ward

Infinity Ward juga membuka lowongan untuk lima belas peran lainnya di studio Polandia. Meski beberapa berhubungan secara khusus dengan Call of Duty, namun sebagian besar dibiarkan ambigu. Di lowongan pekerjaan untuk senior character artist juga menyebutkan bahwa studio sedang mengerjakan proyek AAA yang tidak diumumkan.

Infinity Ward
Call of Duty MW 2 | Source: Infinity Ward

Jika proyek ini memang benar adanya, pastinya akan sangat menarik. Mungkin saja kita akan mendapatkan game open world RPG dengan sedikit vibe perang ala ala Call of Duty. Kembali lagi, ini masih sekedar rumor. Kita tunggu pengumuman pasti dari pihak developer.

Infinity Ward saat ini sedang mempersiapkan perilisan Call of Duty: Modern Warfare 2. Game ini sudah resmi akan rilis di 28 Oktober 2022. Game yang merupakan reboot dari Call of Duty: Modern Warfare 2 2009 akan tersedia di PlayStation 5, PlayStation 4, Xbox Series, dan juga  PC.

Mari kita tunggu pengumuman resmi proyek game open world mereka setelah perilisan Call of Duty Modern Warfare 2.

Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Daftar Rythm Game yang Dapat Menemani Malam Panjang Kamu

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Rythm merupakan salah satu genre game bertema musik yang mengandalkan ritme dan lagu sebagai konsep utamanya. Secara umum, berfokus kepada lantunan dan ritme yang melambangkan kode musik tertentu.

Kini Rythm Game dapat dimainkan di Mobile. Sebelumnya game dengan genre ini hanya dapat ditemukan pada konsol dan Windows. Salah satu Rythm Game di konsol adalah Guitar Heroes.

Baca Juga : Rekomendasi Hack and Slash Mobile untuk Spesifikasi Rendah

Daftar Rythm Game yang Dapat Menemani Malam Panjang Kamu

Sekarang, pemain dapat memainkan Rythm Game yang kini tersedia di Mobile dengan jumlah yang cukup banyak. Berikut daftar rythm game yang dapat menemani malam panjang kamu dan dapat dimainkan di Mobile.

Project: Muse

Rythm Game
Project Muse – Daftar Rythm Game yang Dapat Menemani Malam Panjang Kamu

Project: Muse menjadi salah satu Rythm Game yang dapat dimainkan di Mobile secara Online maupun Offline. Menjadi salah satu Rythm Game yang kaya akan visual dan warna melimpah.

Project: Muse rilis pada 30 September 2016 yang ditawarkan oleh perusahaan Rinzz Co. Ltd. Game ini dapat dimainkan di perangkat Mobile tanpa memandang spesifikasi perangkat.

Project: Muse memiliki mekanisme game yang serupa dengan Rythm Game lainnya. Game berbasis Tap-Tap ini memiliki segudang kelebihan dan fitur menarik, walau beberapa fiturnya mengharuskan pengguna untuk bayar.

Selain itu, Project: Muse juga menghadirkan banyak karakter yang mempunya latar dan jenis musik yang berbeda. Kebanyakan genre musik di Project: Muse di dominasi dengan Beat dan EDM.

Arcaea

Rythm Game
Arcaea – Daftar Rythm Game yang Dapat Menemani Malam Panjang Kamu

Arcaea menjadi salah satu dari sekian banyak Rythm Game yang penulis rekomendasikan. Bukan karena tanpa sebab penulis merekomendasikan Rythm Game ini. Arcae merupakan Rythm Game yang memiliki kompleks yang umumnya jarang ada pada game sejenisnya.

Arcaea rilis pada Maret 2017 yang dikembangkan dan diterbitkan juga oleh studio Lowiro Limited. Arcaea dapat dimainkan di beberapa perangkat seperti Nintendo Switch, IOS, dan Android. Untuk versi Mobile atau Androidnya, Arcae rilis pada 8 Maret 2017.

Arcaea memiliki gameplay yang hampir sama dengan Cytus Series, yang dimana Cytus Series juga merupakan Rythm Game. Punya mekanime game Tap seperti di BangDream, menjadikan Arcaea sebagai Rythm Game altenatif untuk pemain kentang.

Sebagai Rythm Game, Arcaea memiliki visual yang luar biasa menggugah mata para pemainnya. Selain itu, Arcaea sebagai Rythm Game memiliki Story mode didalamnya yang masih punya sangkut paut untuk gameplay-nya sendiri.

Cytus Series

Rythm Game
Cytus Series – Daftar Rythm Game yang Dapat Menemani Malam Panjang Kamu

Cytus Series adalah Rythm Game yang dapat dimainkan di Mobile. Cytus sendiri memiliki 2 series untuk game-nya, Cytus dan Cytus II. Cytus Series memiliki mekanisme yang sedikit berbeda dari game di atas. Untuk kedua seriesnya, tidak ada perbedaan yang mencolok. Hanya dibedakan dari penyajian visual yang lebih baik saja untuk series keduanya.

Cytus Series hadir pada Januari 2012, dan dikembangkan oleh studio Rayark International Limited. Game ini dapat dimainkan di platform IOS dan Android. Untuk versi Android-nya sendiri dirilis pada 5 April 2012.

Cytus Series memiliki gameplay permainan yang sedikit berbeda dari game diatas. Mengusung gaya permainan seperti yang ada pada game OSU. Menggunakan metode Taping Dot untuk memainkannya.

Selain itu, Cytus Series disajikan dengan Story mode yang memiliki tipe Chapter untuk story-nya. Cytus Series memiliki peningkatan visual dan alur cerita tambahan untuk series keduanya.

Beat Fire

Rythm Game
Beat Fire – Daftar Rythm Game yang Dapat Menemani Malam Panjang Kamu

Beat Fire merupakan Rythm Game dengan gameplay yang umum ada pada game Rythm Mobile lainnya. Penulis sangat merekomendasikan game ini karena memiliki kelebihan yang tidak dimiliki Rythm Game klasik lainnya.

Beat Fire hadir dengan tampilan yang terkesan futuristik dan penuh warna. Beat Fire juga memiliki mekanisme gameplay seperti Piano Tiles, hanya saja diberi sedikit sentuhan yang akhirnya mempengaruhi judul game ini.

Beat Fire rilis pada November 2019 yang ditawarkan oleh studio Adaric Music yang merupakan developer game Rythm EDM. Game ini dapat dimainkan di Mobile dan IOS.

Beat Fire mempunyai gameplay seperti Piano Tiles dengan visual yang lebih futuristik dan musik yang menyesuaikan latar. Umumnya, Beat Fire didominasi dengan musik-musik EDM.

Hadir dengan gameplay yang serupa dengan Piano Tiles dan kontrol swipe kanan-kiri untuk Tap not balok pada layar game. Untuk gameplay lain, secara keseluruhan hampir menyerupai Piano Tiles dengan sentuhan dan konsep yang cukup berbeda.

Itulah beberapa rekomendasi game Rythm yang dapat dimainkan di perangkat Mobile berspesifikasi rendah dan menemani hari panjang kamu. Mengingat sudah cukup banyak Rythm Game yang dapat dimainkan di Mobile, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat berjalan atau tidak game tersebut.

Update informasi menarik lainnya seputar rekomendasi dan saran game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.