Category Archives: Game

Proyek Game MMO Marvel Batal Sebelum Diumumkan

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Proyek game MMO Marvel dibatalkan, meski belum ada pengumuman untuk judul maupun teaser. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh EG7, selaku induk perusahaan dari developer game Daybreak Games.

Pada bulan November tahun lalu, Marvel  dikabarkan sedang menggarap proyek MMO AAA, yang akan dikerjakan oleh Daybreak Games, Developer dibalik game DC Universe Online dan Lord of the Rings Online. Meski belum ada pengumuman lebih detail mengenai proyek tersebut, game MMO itu direncanakan akan rilis pada tahun 2023 mendatang.

Dan kemarin, induk perusahaan Daybreak Games, EG7, membagikan update terbaru mereka. Kabar terbaru ini bukanlah update seputar pengembangan game, melainkan sebuah pengumuman press release yang berisi pembatalan proyek game rahasia itu. Dimana EG7 memutuskan untuk mengalokasikan dana modal mereka ke beberapa judul game jangka panjang, yang dianggap memiliki resiko kerugian lebih kecil.

“EG7 hari ini mengumumkan akan menghentikan pengembangan proyek Marvel di Daybreak Games.” Tulis press release tersebut.

“Berdasarkan evaluasi ulang profil risiko pengembangan, ukuran investasi, dan strategi portofolio produk jangka panjang untuk grup, dewan (EG7) telah memutuskan untuk mengubah prioritas pengembangan dan mengalokasikan kembali sumber daya dalam grup untuk fokus pada alternatif proyek jangka panjang.”

“Perusahaan telah berencana untuk menginvestasikan lebih dari SEK 500 juta (500 juta Krona / Mata uang Swedia) dalam proyek Marvel selama tiga tahun ke depan. (Akan tetapi,) Perusahaan sekarang akan mendiversifikasi investasi ini ke beberapa proyek berukuran lebih kecildalam grup, termasuk peningkatan besar yang diumumkan sebelumnya ke The Lord of the Rings Online dan DC Universe Online, dan peluang game baru dengan pihak pertama kami, IP asli.”

Baca juga: EA Dekati Beberapa Perusahaan Besar Untuk Akuisisi

Developer Game EG&
EG7 | Pembatalan Game MMO Marvel

 

Pembatalan Game MMO Marvel

Meski tampak datang secara tiba-tiba, ini bukanlah kabar pembatalan proyek game Marvel pertama yang dilakukan oleh EG7. Sebelumnya, Daybreak Games juga pernah membatalkan proyek kerjasama dengan perusahaan komik itu, untuk sebuah game MMORPG pada tahun 2018.

EG7 merupakan induk perusahaan dari Daybreak Games, pengembang dibalik game DC Universe Online dan Lord of the Ring Online. Selain dua game MMO tersebut, perusahaan asal Swedia itu juga telah ikut berkontribusi dalam banyak judul game AAA. Beberapa diantaranya adalah Call of Duty, Destiny, Dark Souls, serta Rage.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/

Review Vampire’s Fall Origins, Open World yang Ramah Kentang

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Vampire’s Fall Origins adalah game RPG dengan gaya Turn-Based yang dihadirkan oleh studio Early Morning Studio. Game ini dirilis pada September 2018 dan dapat dimainkan di beberapa Platform seperti, Nintendo Switch, Android, Xbox One, IOS, Windows, dan banyak lagi.

Baca Juga : Review Night of Full Moon, RPG-Card dengan Latar Menarik

Sinopsis Vampire’s Fall Origins, Open World yang Ramah Kentang

Dahulu kala di  dunia fantasy, ada kerajaan yang memimpin dunia tersebut.kerajaan yang beberapa tahun telah mengalami kekosongan pemimpin, pemerintahan, desa, dan kota yang akhirnya membebaskan diri dari mahkota kerajaan ini untuk memenuhi kebutuhan individu mereka.

Bertahun-tahun lamanya, wilayah tersebut berlalu dalam tidur nyenyak, sepi, dan tenang. Hal ini menyebabkan munculnya bisikan kegelapan dengan sangat mudah dan membangkitkan kelompok penyihir yang menyebar keseluruh dunia.

Penduduk desa yang telah lama tertidur membutuhkan pasukan karena takut akan berita kebangkitan tersebut. Orang-orang desa memutuskan untuk bergabung dalam pasukan, dan salah satu pasukan itu adalah dirimu.

Gameplay (9/10)

Review Vampire's Fall Origins
Gameplay – Review Vampire’s Fall Origins, Open World yang Ramah Kentang

Vampire’s Fall Origins umumnya memiliki mekanisme gameplay yang sama seperti game RPG lainnya. Game ini mengusung genre Adventure dan Turn-Based untuk gaya bertarung yang dibawakan.

Game ini memungkinkan pemain untuk mengkustomisasi karakter secara fisik hingga jenis Class yang cukup Variatif. Setiap Class atau Human Lineage memiliki buff yang berbeda-beda. Setidaknya terdapat 4 Lineage yang dapat player pilih diawal seperti, Nosferatu, Magistrav, Ranjeni, dan Equides.

Vampire’s Fall Origins menceritakan tentang salah seorang manusia dari sebuah desa tua yang diberi nama Walter Town. Manusia ini akan berperan sebagai kelompok yang mempertahankan desa guna menahan serangan penyihir Selatan.

Graphic (9/10)

Review Vampire's Fall Origins
Gameplay – Review Vampire’s Fall Origins, Open World yang Ramah Kentang

Vampire’s Fall Origins mengusung gaya bermain Top-View Persfektive atau Eye Bird. Untuk gaya kamera, game ini cenderung lebih menekankan ke sudut Isometrik 3/4. Sudut 3/4 yang dapat player lihat dari karakter dan bangunan yang terlihat 3D, tetapi masih di usung dengan gaya 2D.

Game ini menyajikan visual yang cukup kelam, gelap, dan pekat keabu-abuan, seolah latar pada game ini hanya terjadi pada malam hari saja. Game ini menampilkan detail yang cukup rapih dan menarik untuk tipe Isometrik.

Control (9/10)

Review Vampire's Fall Origins
Control – Review Vampire’s Fall Origins, Open World yang Ramah Kentang

Vampire’s Fall Origins sebagai game RPG, cukup simpel dalam urusan kontrol yang dibawakan. Tidak seperti kebanyakan RPG lainnya yang penuh dengan kontrol aksi maupun menyerang.

Game ini hanya memberikan kontrol analog saja untuk bergerak, selebihnya hanya ada tombol tap untuk membuka map, menu, tas, dan sebagainya.

Walaupun mengusung Analog Only, Vampire’s Fall Origins memberikan beberapa kontrol tap untuk eksekusi ketika dalam pertarungan Turn-Based. Lebih dari cukup untuk game yang menekankan pemirsa kepada cerita yang dibabawakan.

Addictive (8/10)

Review Vampire's Fall Origins
Addictive – Review Vampire’s Fall Origins, Open World yang Ramah Kentang

Vampire’s Fall Origins membawakan gaya bermain Turn-Based yang di mana player dapat menantang atau menyelesaikan misi tertentu. Misi yang mengharuskan player untuk bertarung.

Player dapat bertarung untuk menyelesaikan Main Quest tertentu, dan player juga dapat menyelesaikan Side Quest untuk menambahkan reward tambahan guna membeli peralatan dan sebagainya.

Game ini terbilang cukup sulit, baik dari gameplay maupun grinding yang dibawakan. Beberapa pertarungan tidak bisa diselesaikan hanya dengan bermodalkan statistik pertarungan sebelumnya. Hal ini menuntut player untuk grinding terus-terusan.

Sistem grinding dan Micro-transaction yang cukup menyebalkan. Baik Micro-transaction dalam bentuk uang nyata ataupun mata uang game. Player dapat membeli item ataupun senjata yang dimana harganya cukup mahal untuk ukuran level pada game tersebut.

Music (10/10)

Review Vampire's Fall Origins
Music – Review Vampire’s Fall Origins, Open World yang Ramah Kentang

Mengingat bahwa game ini bercerita tentang dunia kegelapan pada abad pertengahan, jadi tidak mengherankan jika dibawakan dengan Background Music yang cukup terasa deep dan horor.

Instrumen yang diberikan cukup menenangkan dan tetap untuk mempertahankan unsur horor dalam game ini, walaupun game ini bukanlah game horor.

Selain Background Music, game ini membawakan Sound Effect yang cock. Sound Effect yang tidak lebih besar dari music yang dibawakan.

Background Music pada lobby juga lebih menekankan kepada horor dan nuansa jeritan maupun lolongan manusia. Intinya, BGM pada lobby game lebih terasa horor daripada yang lain.

Kesimpulan

Vampire’s Fall Origins merupakan Adventure-RPG yang dapat dimainkan dikala senggang dan cukup membuat player berfikir keras. Game ini juga dibawakan dengan alur cerita yang menarik. Berikut kelebihan dan kekurangan Vampire’s Fall Origins yang dapat penulis sampaikan

Kelebihan

Vampire’s Fall: Origins menjadi salah satu game RPG Turn-Based yang bersifat open world. Menampilkan map yang cukup luas dan didukung dengan story yang cukup kompleks.

Selain itu, game ini memberikan visual yang bagus dan pergerakan yang halus. Mengingat bahwa game ini berukuran kecil dan ringan, bahkan tidak memerlukan perangkat berspesifikasi tinggi untuk memainkan.

Kekurangan

Di balik kelebihan yang luar biasa, Vampire’s Fall Origins memiliki kelemahan yang tidak bisa diabaikan. Sistem battle yang monoton yang mampu membuat pemain merasa bosan dengan battle yang ada.

Selain itu, sistem Micro-Transaction In game yang cukup menyebalkan dan tidak fair. Mengingat bahwa ini game RPG, jadi tidak heran jika mengusung sistem transaksi seperti ini.

Untuk Vampire’s Fall Origins, Total Score yang dapat penulis berikan adalah 9.

Sekian Review Vampire’s Fall Origins yang dapat penulis sampaikan.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Razer Rilis Fashion Wear Koleksi Genesis dan Unleashed

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Razer, brand lifestyle terkemuka untuk gamer, hari ini memperkenalkan lini fashion terbaru dengan dua koleksinya yaitu: Genesis dan Unleashed. Dengan ‘limited edition’ dari Razer sebelumnya dan kolaborasinya bersama beberapa nama besar di bidang lifestyle seperti BAPE dan Fossil yang terjual kurang dari 24 jam, Razer akan menawarkan koleksi Genesis dan Unleashed sehingga lebih banyak gamer yang memiliki akses streetwear style dari Razer. Fashion Razer yang baru mencakupi garis-garis yang berani, desain yang lebih tegas, keterampilan berkualitas dan desain yang fungsionalitas. Genesis dan Unleashed merupakan koleksi esensial untuk gamer, oleh gamer.

“Kami sangat menerima saran yang kami dapatkan dari komunitas,” demikian kata Addie Tan, Direktur Asosiasi Pengembangan Bisnis di Razer. “Kami mendengar ketika para penggemar menginginkan lebih banyak Razer Apparel, karena perilisan kami sebelumnya terjual terlalu cepat. Sekarang penggemar kami dapat mengharapkan lebih banyak Razer Apparel dalam beberapa musim mendatang karena kami terus berinvestasi pada bidang ini dengan menambah desainer yang benar-benar mengerti bidang fashion dan komunitas gamer kami.”

RAZER GENESIS

Razer Genesis digambarkan dengan desain yang minimalis dan garis hijau yang halus, menampilkan logo tiga kepala ular ikonik milik Razer. Didesain untuk kenyamanan, koleksi ini terdiri dari t-shirt klasik dan celana termasuk topi yang harus dimiliki dengan sebuah jaket bomber yang modis yang memiliki hood yang bisa disembunyikan dan resleting tahan air. Mudah dan cepat dikenal dengan warna hitam dan hijau ikonik dari Razer, Razer Genesis dibuat untuk mereka yang ingin tampil tanpa ribet tapi tetap nyaman setiap hari dengan potongan yang dibuat, baik didalam maupun diluar ruangan.

Baca juga : Kejutan! Dragon Quest Builders Sudah Rilis di Mobile!

RAZER UNLEASHED

Razer Unleashed, sesuai dengan namanya, menghadirkan cetakan yang tegas dan oversized untuk menampilkan brand Razer di berbagai pakaian yang diciptakan untuk para penggemar. Koleksi ini hadir dengan sebuah kaos oversized, celana jogger yang modis dengan saku tanpa jahitan serta celana kasual. Hoodie yang cukup besar untuk menutupi headset gaming, yang secara spesifik didesain untuk gamer. Atasan tersebut dapat dipadukan dengan celana jogger atau celana pendek, dan untuk melengkapi tampilan tersebut, gamer akan memiliki pilihan topi snapback atau topi bucket. Koleksi ini juga hadir dengan warna hitam dan hijau ikonik Razer dengan tulisan Razer yang besar untuk mereka yang ingin memamerkan kesetiaan mereka.

HARGA & KETERSEDIAAN

Razer Genesis Tee: $49.99 | €59.99
Razer Genesis Bomber Jacket: $99.99 | €109.99
Razer Genesis Shorts: $69.99 | €79.99
Razer Genesis Bucket Hat: $39.99 | €44.99

Razer Unleashed Oversized Tee: $59.99 | €69.99
Razer Unleashed Sweatshirt: $69.99 | €79.99
Razer Unleashed Zip Hoodie: $99.99 | €109.99
Razer Unleashed Shorts: $59.99 | €69.99
Razer Unleashed Jogger Pants: $79.99 | €89.99
Razer Unleashed Snapback Cap: $39.99 | €44.99
Razer Unleashed Bucket Hat: $39.99 | €44.99

Koleksi pakaian terbaru ini bergabung dengan produk lifestyle dan gaming populer Razer, dan ekosistem perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan purna jual yang terus berkembang, memberikan para penggemar cara untuk menampilkan rasa cinta mereka pada komunitas gaming. Koleksi Genesis dan Unleashed sekarang tersedia di www.razer.com

Kejutan! Dragon Quest Builders Sudah Rilis di Mobile!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Tidak ada satupun yang menyangka Square Enix kembali memberikan kejutan. Kali ini, mereka merilis salah satu game terkenalnya dalam versi mobile. Game yang dimaksud adalah Dragon Quest Builders.

Dragon Quest Builders pertama kali rilis di Jepang pada 28 Januari 2016 di Jepang untuk PlayStation 3, PlayStation 4, dan PlayStation Vita. TouchArcade mendeskripsikan game ini sebagai Dragon Quest dipertemukan dengan Minecraft. Dalam game ini, pemain dapat menciptakan dunia fantasinya sendiri menggunakan block. Tentu saja, Dragon Quest Builders juga merupakan game action RPG yang menuntut pemain menghadapi berbagai monster liar.

Dragon Quest Builders

Bagi pemain yang belum tahu, seri Dragon Quest baru saja merayakan hari jadinya ke-36 di Jepang. Square Enix memanfaatkan hari jadi game RPG ikoniknya itu untuk merilis Dragon Quest Builders versi mobile tanpa pengumuman. Penggemar seri Dragon Quest benar-benar tidak menyangka hal ini akan terjadi.

Dragon Quest Builders Dibanderol Dengan Diskon 20% untuk Dua Minggu Pertama

Untuk merayakan peluncurannya, Square Enix menawarkan diskon 20% bagi pemain yang berminat mengunduh game ini. Maka, harganya menjadi Rp 359.000. Harga yang tergolong premium untuk sebuah game mobile, bukan?

Harga tersebut berlaku hingga 9 Juni mendatang saat harga naik.

Dragon Quest Builders juga akan menghadirkan DLC, di antaranya Boss Monster Model Set, Astronomy Set, sebuah Pixel Ring, dan sebuah Magic Carpet.

Patut diingat, pemain hanya bisa menggunakan touch screen untuk memainkan game ini di mobile. Namun, Dragon Quest Builders juga menampilkan berbagai fitur dan konten baru seperti tombol undo dan kursor khusus.

Baca juga: Final Fantasy XV Sudah Terjual 10 Juta Unit

Dragon Quest XII

Beralih kembali pada hari jadi Dragon Quest ke-36, Square Enix juga merilis teaser untuk Dragon Quest Treasures. Mereka juga tengah mengembangkan Dragon Quest XII: The Flames of Fate yang dikabarkan ambisius. Entri ke-12 dari seri utama Dragon Quest itu baru merilis teaser-nya juga. Sayangnya, masih belum ada informasi lebih lanjut, terutama tentang gameplay dan platform-nya.

Sambil menunggu kabar Dragon Quest XII: The Flames of Fate, pemain sebaiknya mencoba terlebih dahulu bermain Dragon Quest Builders versi mobile.

Guide Julian, Si Pendatang Baru Member Terakhir Forsaken

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Julian menjadi salah satu hero pelengkap grup Forsaken yang terdiri dari Yin, Xavier, Melisa, dan Julian itu sendiri. Julian bisa player dapatkan dengan menukar token Exchange dengan hero Julian secara gratis. Hero ini merupakan tipikal Magical Fighter yang cukup lincah.

Baca Juga : Guide Grock, Si Paling Batu Pindahan Ke Explane

Guide Julian, Si Pendatang Baru Member Terakhir 4Saken

Julian merupakan pendatang baru bertipe Fighter/Mage. Hero satu ini cocok ditempatkan sebagai Offlaner.

Pasif

Guide Julian
Smith’s Legacy – Guide Julian, Si Pendatang Baru Member Terakhir 4Saken

Julian memiliki pasif yang cukup unik yaitu Smith’s Legacy. Setelah julian menggunakan 2 skill berbeda, skill ke-3 atau skill yang belum diaktifkan lainnya akan diperkuat. Efek penguatan ini menyebabkan semua skill memasuki cooldown selama 7 detik dan meningkatkan Basic Attack Julian yang dapat menarik lawan.

Skill Julian yang diperkuat akan ter-Enchant dan mampu memberikan transformasi dan efek damage yang cukup signifikan. Maka dari itu, Julian sangat bergantung terhadap pasifnya.

Smith’s Legacy juga memberikan efek Lifesteal 25% selama waktu tertentu yang dapat di-stack sebanyak 3 stack.

Skill 1

Guide Julian
Scythe – Guide Julian, Si Pendatang Baru Member Terakhir 4Saken

Julian melemparkan sabit atau senjata miliknya ke arah target. Scythe ini memberikan 380 (+140% Total Magic Power) Magic Damage kepada lawan yang berada di jalur Scythe. Scythe memberikan efek Slow sebesar 30% selama 1 detik.

Scythe dapat diperkuat berkat pasif-nya dan akan menjadi Enhanced Scythe. Skill Enhance ini memungkinkan Julian untuk melemparkan sabit miliknya yang telah diperkuat.

Ketika Enhanced Scythe mengenai Non-Minion musuh atau mencapai jarak maksimal, sabit akan terus berputar ditempat dan memberikan 100 (+30% Total Magic Power) Magic Damage setiap 0,3 detik kepada lawan di area putaran sabit.

Skill 2

Guide Julian
Sword – Guide Julian, Si Pendatang Baru Member Terakhir 4Saken

Julian mampu memangil Flying Sword dan melakukan Dash kearah yang ditentukan dan jarak yang ditentukan juga. Sword memberikan 300 (+48% Total Magic Power) Magic Damage kepada lawan yang ada di jalur Dash Julian.

Enhanced Sword diaktifkan dengan cara memicu pasif milik Julian. Enhanced Sword membuat Julian untuk memanggil beberapa Flying Sword dan melakukan Dash juga. Enhanced Sword memberikan 102 (+20% Total Magic Power) Magic Damage setiap 0,1 detik kepada lawan yang ada di sepanjang jalur.

Skill 3

Guide Julian
Chain – Guide Julian, Si Pendatang Baru Member Terakhir 4Saken

Julian termasuk sebagai hero yang tidak memiliki Ultimate. Julian lebih tepatnya memiliki 3 skill yang Cooldown-nya cukup singkat, bahkan skill 3 sekalipun.

Julian melemparkan rantai ke lokasi yang ditentukan dan memberikan 200 (+50% Total Magic Power) Magic Damage kepada lawan yang ada di area lingkaran rantai. Chain ini dapat menyebabkan efek Immobilize selama 1,2 detik.

Skill 3 Julian juga dapat di perkuat dengan pasif yang menjadi Enhanced Chain. Sama seperti Chain yang belum diperkuat, Julian melemparkan rantai ke area tertentu dan memberikan sejumlah damage dan efek slow sebesar 30%.

Lawan yang masih berada di area Enhanced Chain ini hingga akhir, mereka akan menerima 340 (+100% Total Magic Power) Magic Damage tambahan dan sebabkan efek Airborne selama 0,8 detik.

Enhanced for Everything

Pasif unik Smith’s Legacy milik Julian, memungkinkan dirinya untuk melakukan 1001 Combo yang cukup variatif tergantung dari pemain dalam memanfaatkan skill dan cooldown.

Setiap Julian menggunakan 2 skll berbeda, dirinya akan mendapatkan buff untuk skill ke-3. Manfaatkan hal ini dan lakukan banyak eksperimen maupun imajinasi guna meningkatkan kemenangan dan efisiensi Julian dalam battle.

Setiap skill yang ter-enhanced akan memberikan efek khusus tersendiri. Salah satu efek khusus dan sangat berguna ketika war adalah Enhanced Sword. Dalam fase Enhanced Sword, Julian akan menghilang dan hal ini membuat Julian Immune segala Crowd-Control untuk waktu sesaat.

Build Item Julian

Julian lebih cocok menggunakan item Damage daripada item Defense lainnya. Dirinya sangat cocok menggunakan item Buff tipe Movement dan item berkerusakan tinggi. Berikut Item yang cocok diguakan untuk Julian.

Calamity Reaper

Guide Julian
Calamity Reaper – Guide Julian, Si Pendatang Baru Member Terakhir 4Saken

Calamity Reaper cukup cocok digunakan Julian. Mengingat dirinya memberikan penguatan Basic Attack berkat pasifnya. Selain itu, Calamity Reaper memiliki tambahan Mana Regen yang cukup untuk membuat Julian tetap enjoy dalam pertarungan.  Item ini memiliki beberapa statistik tambahan untuk Magic power, Mana, Mana Regenerasi, hingga Cooldown Reduction yang cukup menguntungkan.

Calamity Reaper mampu memberikan True Damage kepada musuh sebesar 120% dari Total Magic Power Julian dan 10% Movement Speed. Pasif unik ini memiliki Cooldown selama 1.5 detik.

Divine Glaive

Guide Julian
Divine Glaive – Guide Julian, Si Pendatang Baru Member Terakhir 4Saken

Divine Glaive menjadi salah satu item Penetrasi yang sangat direkomendasikan untuk Julian. Item ini dapat memberikan tambahan Magical Penetration dan beberapa tambahan Magic Power.

Pasif Spellbreaker Divine Glaive bergantung kepada total Magic Defense musuh yang akan meningkatkan Magical PEN sebesar 0,1% saat memberikan Damage Magical kepada musuh tersebut.

Item ini memiliki Pasif Spellbreaker yang jika setiap Magic Defense musuh akan meningkatkan Magic PEN sebesar 0.1% saat memberikan Damage padanya (Maksimal 20%).

Jika terasa sulit untuk membeli Divine Glaive, Julian masih dapat dipasangkan item lain seperti Genius Wand.

Julian menjadi hero yang cukup Overpower berkat kemampuan dan mobilitas yang dirinya miliki. jadi tidak mengherankan bahwa dirinya akan jadi daftar Banned selama beberapa Season kedepan.

Update informasi menarik lainnya seputar guide dan tips trik game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Kolaborasi Fortnite x Pac-Man Hadir Juni Ini!

GAMEFINITY.ID, BandungFortnite kembali membuat heboh penggemarnya dalam mengumumkan kolaborasi selanjutnya! Setelah sukses dengan kolaborasi ambisiusnya dengan event musik Coachella dan juga karakter Doctor Strange dari Marvel. Kini giliran Pac-Man yang berkesempatan berkolaborasi dengan Fortnite!

Fortnite memang tidak henti-hentinya mengadakan kolaborasi dengan berbagai kekayaan intelektual. Baru-baru ini, Fortnite ini kembali berkolaborasi dengan Star Wars untuk menambahkan skin karakter Obi-Wan Kenobi. Hadirnya skin karakter Obi-Wan Kenobi bertepatan dengan penayangan pertama serial Obi-Wan Kenobi di Disney+. Ditambah, Fortnite juga mengumumkan mereka akan berkolaborasi dengan Robocop yang akan hadir 29 Mei ini.

Situs Resmi Pac-Man Jepang Pertama Kali Mengumumkan Kolaborasi Fortnite

Fortnite x Pac-Man

Kolaborasi ini pertama kali diumumkan melalui situs resmi Pac-Man berbahasa Jepang. Situs resmi tersebut mengumumkan kolaborasi Fortnite dan Pac-Man akan dimulai 2 Juni mendatang.

Seperti kebanyakan kolaborasi sebelumnya, Fortnite dikabarkan akan menghadirkan berbagai item bertemakan Pac-Man. Belum diketahui seperti apa bentuk dari item tersebut. Item bertemakan Pac-Man kemungkinan besar akan hadir di item shop. Dikabarkan pula karakter favorit dari Pac-Man seperti Pac-Man, Ms. Pac-Man, dan Ghost Gang tidak akan hadir sebagai playable character.

Kolaborasi ini juga dikabarkan sebagai bentuk perayaan hari jadi franchise Pac-Man ke-42. Pac-Man sendiri telah merevolusioner dunia video game saat pertama kali rilis dan langsung menjadi sebuah ikon.

Belum ada Pernyataan Resmi dari Epic Games

Anehnya, sejauh ini, Epic Games belum memberikan konfirmasi atau tanggapan kabar hadirnya kolaborasi ini. Padahal biasanya Epic Games mengumumkan kolaborasi itu bersama dengan pihak pemilik kekayaan intelektual yang akan berkolaborasi. Ada kemungkinan Epic Games bisa saja membatalkannya. Bisa juga mereka mengumumkan sebuah kejutan mengenai kolaborasi ini.

Baca juga: Epic Games Store Kembali Adakan Epic Mega Sale!

Event kolaborasi ini kemungkinan akan mengisi Chapter 3 Season 3 dari Fortnite yang belum memiliki tanggal rilis resminya. Namun, dikabarkan pula Chapter 3 Season 3 justru akan hadir pada 4 Juni mendatang.

Jika Epic Games benar-benar mengonfirmasi kabar kolaborasi ini, jangan lewatkan event ini ya. Kolaborasi Fortnite dan Pac-Man kemungkinan akan dimulai 2 Juni ini.

Nantikan informasi paling update tentang games kesayangan kalian di Gamefinity. Kalian juga bisa banget lho top up dan voucher games di Gamefinity.id