Category Archives: Game

Game Baru yang Diumumkan di NetEase Connect 2022

GAMEFINITY.ID, Bandung – NetEase Games, salah satu pengembang game terbesar di dunia, baru-baru ini mengadakan acara NetEase Connect 2022. Acara yang berlangsung pada 20 Mei lalu itu mengungkap berbagai judul game baru yang dibesut oleh NetEase Games. Berikut merupakan rangkuman judul game baru yang diungkap di NetEase Connect 2022.

Harry Potter: Magic Awakened

NetEase Harry Potter: Magic Awakened

Harry Potter: Magic Awakened merupakan game immersive collectible card game RPG berlatarkan di dunia Harry Potter. Pemain akan menjadi penyihir yang baru saja diterima di Hogwarts. Di sana, mereka akan bertemu karakter dari Harry Potter, belajar mantra, dan berduel melawan pemain lainnya. Harry Potter: Magic Awakened akan hadir secara global di PC dan mobile tahun ini.

Dead by Daylight Mobile

NetEase Dead by Daylight Mobile

Ternyata NetEase Games juga membesut Dead by Daylight Mobile setelah sukses dengan Identity V. Versi mobile dari Dead by Daylight itu telah resmi dirilis di Asia Tenggara dan Jepang. Pihak NetEase akan mengadakan beta test untuk negara Barat kelak dan akan terus bekerja sama dengan Behaviour Interactive dalam menghadirkan konten.

Baca juga: Dead by Daylight Hadirkan Crossover Attack on Titan

Once Be Human

NetEase Once Be Human

Pertama kali diperkenalkan di NetEase Connect 2022, Once Be Human dideskripsikan sebagai survival game aneh baru. Game ini berseting 40 tahun setelah runtuhnya peradaban manusia. Dalam dunia game ini, sebuah pintu perak misterius terbuka dan membawa Stardust yang mencemari dunia dan memicu munculnya gerombolan monster. Sekelompok manusia berkekuatan spesial yang dijuluki Beyonders menjadi harapan terakhir untuk menyelamatkan peradaban. Game ini menuntut pemain untuk mengumpulkan sumber daya dan bertarung melawan berbagai bahaya yang ada.

Once Be Human masih dalam pengembangan dan belum memiliki tanggal rilis resminya.

Naraka: Bladepoint

NetEase Naraka: Bladepoint

Naraka: Bladepoint merupakan game PvP battle royale mythical action. NetEase telah menunjukkan cuplikan gameplay versi mobile-nya dalam NetEase Connect 2022. Tidak hanya itu, hero baru, Takeda Nobutada, juga terungkap. Versi PC-nya sebelumnya telah sukses terjual sebanyak 6 juta unit dalam tiga bulan pertama perilisannya. NetEase hanya mengumumkan perilisan versi mobile Naraka: Bladepoint sangat dekat.

Tank Company

NetEase Tank Company

Pertama kali dirilis di China, Tank Company diumumkan akan rilis secara global. Game 15v15 itu mengharuskan pemain mengendarai tank untuk membunuh lawan sambil menggunakan strategi dan kombinasi tank yang ada. Game yang dibandingkan dengan World of Tanks itu belum memiliki tanggal rilis secara global.

Mission Zero

NetEase Mission Zero

Mission Zero merupakan game stealth kompetitif 2v4. Pemain akan berperan sebagai invader atau chaser. Empat orang invader bertugas untuk menyamar, berbaur dengan situasi, dan bekerja sama untuk mendapat sebuah informasi rahasia. Keempat invader ini harus segera menyelesaikan misi sebelum dua chaser menangkap mereka. Mission Zero akan tersedia di PC dan mobile.

ZOZ: Final Hour

NetEase ZOZ: Final Hour

ZOZ: Final Hour merupakan game third person shooter dengan sebuah twist. Pemain dan 14 rekannya memasuki kota San Yager yang sudah penuh dengan zombie untuk mengumpulkan blood crystals. Twist-nya adalah salah satu dari rekan satu tim pemain dapat berkhianat kapan saja, alhasil, bukan hanya zombie yang menjadi ancaman utama. Jika pemain mati selama match berlangsung, mereka dapat kembali sebagai zombie lengkap dengan skill baru dan respawn tanpa batas.

Berbagai Update Terbaru untuk Game NetEase Lainnya

NetEase juga mengumumkan berbagai update untuk judul game lamanya. Mulai dari LifeAfter dan Vikingard yang akan mendapat expansion baru. Infinite Lagrange akan mendapat update Legacy Concept. Lord of the Rings: Rise to War akan menghadirkan berbagai event baru. Terakhir, Identity V yang akan berkolaborasi dengan steampunk artist Mitsuji Kamata.

Dengan berbagai judul game baru dan update untuk game yang sudah rilis dari NetEase, pemain tentunya bersemangat untuk menantikannya. Game NetEase manakah yang membuat pemain tertarik? Untuk lebih lengkapnya, kunjungi situs resmi NetEase Connect 2022.

Game Baru Prince of Tennis Akan Hadir di Switch

GAMEFINITY.ID, Bandung – Tidak bisa terbantahkan bahwa The Prince of Tennis merupakan salah satu serial manga populer dari majalah Weekly Shonen Jump. Kesuksesan serial manganya menjadikannya sebuah franchise yang sukses, termasuk serial anime-nya. Meski ditargetkan untuk shonen (laki-laki muda), The Prince of Tennis juga populer di kalangan perempuan muda. Saat ini, sekuelnya, The New Prince of Tennis, masih diserialisasi di majalah Jump Square sejak Maret 2009.

Kepopuleran The Prince of Tennis bukan hanya menghasilkan adaptasi sebuah adaptasi serial anime yang tayang pada 2001 hingga 2005, tetapi juga berbagai game. Salah satu di antaranya adalah The Prince of Tennis II: Go to the Top besutan FuRyu untuk Nintendo 3DS. Game tersebut bergenre otome visual novel yang berfokus pada interaksi karakter dan pembentukan tim.

Satu lagi contoh game The Prince of Tennis merupakan The Prince of Tennis II: RisingBeat. Game tersebut merupakan rhythm game yang pertama kali dirilis November 2017 di Jepang. Versi berbahasa Inggrisnya diluncurkan pada Juni 2021 dan telah dimatikan sejak 23 Mei 2022.

Sebelum The Prince of Tennis II: Go to the Top, kebanyakan game The Prince of Tennis dibesut oleh Konami.

Satu lagi serial anime baru, The Prince of Tennis II: U-17 World Cup dijadwalkan tayang Juli 2022. Serial anime ini akan menjadi serial dari franchise The Prince of Tennis pertama dalam satu dekade.

Baca juga: Selain Season 3 Fire Force Dapatkan Game Mobile

Game Baru The Prince of Tennis Akan Dibesut oleh Bushiroad

Dalam situs resmi serial anime terbarunya itu, telah diumumkan juga bahwa Bushiroad akan membuat game terbaru The Prince of Tennis untuk Nintendo Switch. Judul game tersebut adalah The Prince of Tennis II: Let’s Go! Daily Life from RisingBeat.

The Prince of Tennis

Game tersebut dideskripsikan sebagai “documentary adventure game” yang akan menampilkan sebuah cerita baru. Dari trailer-nya saja dapat dipastikan genre game ini merupakan visual novel. Setiap karakter pada game ini pastinya akan disulihsuarakan oleh pengisi suara di serial anime-nya.

The Prince of Tennis II: Let’s Go! Daily Life from RisingBeat dijadwalkan rilis musim gugur ini di Jepang untuk Nintendo Switch. Belum diketahui apakah game ini akan juga rilis secara global.

Speedrunner Zelda: BOTW pecahkan Rekor Baru

GAMEFINITY.ID, YOGYAKARTA – Seorang speedrunner membuat rekor speedrun baru di game The Legend of Zelda: Breath of the Wild. Speedrunner dengan nama user Player 5 ini menggugah video speedrunnya di youtube pada Minggu, 15 Mei kemarin. Dia berhasil menamatkan Zelda: BOTW dengan rekor waktu hanya 24 menit 15 detik saja.

Hal tersebut memungkinkan untuk dilakukan dengan memanfaatkan bug dari game Zelda: BOTW. Nintendo sendiri selaku pengembang sekaligus publisher dari game ini memang sengaja membiarkan bug-bug tersebut untuk menambah keseruan dalam komunitas speedrunner.

Karena beberapa bug tersebut memang sering dimanfaatkan oleh para speedrunner Zelda: BOTW untuk mempersingkat waktu permainan. Para speedrunner biasanya menggunakan bug populer seperti shield clipping untuk membuat karakter bergerak dengan lebih cepat dan mempersingkat waktu.

Rekor Speedrun Zelda: BOTW dari Player 5

Player 5 ini berhasil menungguli rekor sebelumnya dengan selisih 34 detik. Melalui situs speedrun.com, rekor tertinggi speedrun dari Zelda: BOTW untuk kategori any% saat ini dipegang oleh player 5 dengan waktu 24m 15s. Any% sendiri adalah kategori speedrun dimana tujuan satu-satunya dari speedrun jenis ini adalah menamatkan gamenya.

Side quest dan hal-hal lainnya yang tidak berkaitan langsung dengan menamatkan game tidak dihitung dalam speedrun jenis ini. Di Zelda: BOTW sendiri, any% speedrun dihitung dari awal game sampai mengalahkan boss terakhir, “Dark Beast Ganon”. Cutscene dan end credit setelah itu tidak akan masuk hitungan waktu dalam speedrun.

Zelda: BOTW
Detik-detik Akhir Speedrun Player 5

Baca Juga: Streamer Twitch Tamatkan Elden Ring Tanpa Terkena Hit

Taktik yang digunakan Player 5 untuk mencapai rekor ini adalah dengan memanfaatkan paraglider di Zelda: BOTW dan mengganti bahasa. Menurut Player 5, memainkan Zelda: BOTW dengan bahasa Prancis akan mempersingkat dialog disepanjang game, dengan total waktu 4 detik lebih cepat daripada bahasa Inggris.

Player 5 sendiri saat ini sudah berhasil memegang 11 rekor berbeda untuk kategori speedrun di game Zelda: BOTW. Rekor kategori All Main Quest, Damageless run, bahkan speedrun lucu-lucuan “Become Monke% speedrun” sudah berhasil dipecahkan oleh Player 5.

Speedrunning suatu game memang sudah menjadi hal yang populer beberapa tahun ini. Hal tersebut ditujukan untuk memberikan kompetisi bagi para player dan penggemar dari game-game tersebut. Speedrun adalah suatu cara untuk memberikan rasa kompetitif pada game-game singleplayer, sekaligus menghidupkan komunitas dari para penggemar game tersebut.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id

Timnas PUBG Mobile Indonesia Raih Emas di SEA Games

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Tampil gemilang, TIMNAS Esports Indonesia nomor PUBG Mobile, tepatnya Tim Indonesia 2 yang terdiri dari SVAFVEL, Ryzen, GenFos, Luxxy, Jayden, dan S1nyo, berhasil menyabet Medali Emas setelah secara dramatis mengungguli Tim Vietnam dan Tim Malaysia.

Indonesia sempat membuka asa meraih dua medali sekaligus dari nomor ini setelah Tim Indonesia 1 sempat berada di posisi 3 besar bersama Tim Indonesia 2 dan Tim Vietnam. Namun, Tim Malaysia pada match terakhir berhasil tampil gemilang dan menggeser posisi Tim Indonesia 1 ke posisi keempat.

Timnas 2 PUBG Mobile Esport

Dengan keberhasilan TIMNAS Esports menyabet emas pada nomor PUBG Mobile beregu ini, maka Indonesia secara total menyumbangkan 2 Emas dari Free Fire dan PUBG Mobile Beregu, 3 Perak dari Free Fire, PUBG Mobile individu, dan Mobile Legends: Bang Bang, serta 1 Perunggu dari Cross Fire.

Baca juga : Cabang Olahraga Cross Fire Raih Medali Perunggu di SEA Games

“Seluruh pemain yang tampil hari ini sangat pantas untuk mendapatkan apresiasi yang setinggi-tingginya. Perjuangan mereka, baik Tim Indonesia 1 maupun Indonesia 2 pada nomor PUBG Mobile beregu untuk meraih prestasi terbaik sangat mengharukan dan membanggakan. Tentunya, ini tak lepas dari dukungan serta doa dari seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Manager TIMNAS Esports Indonesia, Tjahjono Prasetyanto.

Raihan Emas Timnas PUBG Mobile Indonesia

Tjahjono mengungkapkan, secara keseluruhan, TIMNAS Esports Indonesia yang berlaga di SEA Games Hanoi 2021 ini telah mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dari keseluruhan nomor pertandingan yang diikuti, Indonesia berhasil mendulang medali dari hampir semua nomor kecuali FIFA Online 4 yang harus tersisih di penyisihan grup. Pencapaian yang diraih Indonesia pada SEA Games Hanoi 2021 juga lebih baik dari pencapaian pada SEA Games sebelumnya.

Baca juga : Grand Final SEA Games: Timnas ML Indonesia Raih Medali Perak

“SEA Games Hanoi 2021 memberikan pengalaman berharga untuk pengembangan dan pembinaan esports di masa-masa selanjutnya. Kekuatan di negara-negara Asia Tenggara sudah sangat merata. Setiap negara memiliki tim-tim yang kuat dan tangguh. Kita harus senantiasa menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya jika ingin menjadi yang terbaik, baik dari teknik atau skill, maupun dari sisi nonteknis,” ujar Tjahjono.

Review Project: Muse, Rythm Game dengan Visual yang Random

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Project: Muse merupakan game Rythm yang dapat dimainkan di Mobile, khusunya Android. Game ini dirilis pada September 2016. Project: Muse diterbitkan oleh perusahaan Rinzz Co. Ltd.

Sinopsis Project: Muse, Rythm Game dengan Visual yang Random

Project: Muse merupakan game Rythm Mobile yang memiliki visual dan musik bergaya EDM yang dapat dicoba oleh pemain.

Game ini memiliki beberapa karakter yang cukup banyak untuk game Rythm serupa. Salah satu karakternya ialah Claire. Hanya ada karakter perempuan saja dengan alat musik yang berbeda.

Baca Juga : Review Ares Virus, Game RPG-Survival yang Kaya Visual

Gameplay (9/10)

Review Project: Muse
Gameplay – Review Project: Muse, Rythm Game dengan Visual yang Random

Project: Muse memiliki mekanisme gameplay seperti game Rythm pada umumnya. Bisa dibilang bahwa, Project: Muse memiliki kedua gameplay seperti pada Bang Dream dan Piano Tiles yang dijadikan satu.

Project: Muse yang mengusung gaya Bang Dream walaupun hanya sedikit dapat dilihat dari permainan musik dan mengusung gaya Piano Tiles dapat dilihat juga dari tampilan susunan daftar lagu yang disediakan dan fitur Pay untuk lagu tertentu.

Mengingat gaya bermain layaknya Bang Dream, lebih tepatnya bahwa Project: Muse lebih condong ke Piano Tiles. Ada beberapa tambahan yang membuat gameplay dari Project: Muse ini menarik yaitu, penambahan line pada waktu dan kondisi tertentu.

Pada Project: Muse, terkadang pemain akan mendapati gameplay dari satu line yang pada not tertentu akan menambah dan mengurangi jumlah line. Game ini juga memberikan fitur tambahan untuk mengubah gaya bermain, bermain secara portrait ataupun landscape. Gaya bermain ini dapat mempermudah pemain dalam kondisi yang dihadapkan dengan 4 line sekaligus.

Graphic (9/10)

Review Project: Muse
Graphic – Review Project: Muse, Rythm Game dengan Visual yang Random

Project: Muse memilki tampilan yang cukup unik. Tampilan baik dari visual ataupun effect. Game ini memiliki tampilan UI yang cukup Friendly dimata tetapi Effect transisi yang luar biasa.

Project: Muse disajikan dengan visual Electrict Art dan pewarnaan yang menawan. Game yang membawakan pewarnaan gabungan dari warna terang dan gelap seperti, hitam, merah, oranye, kuning dan banyak lagi warna yang sangat variatif.

Game ini memiliki tampilan Effect yang cukup keren, mengingat game ini kebanyakan lagunya berupa EDM, Beat, Electric Music dan cover yang telah di remake jadi wajar saja. Effect yang diberikan saat menekan not pada tiap line yang akan alami perubahan tampilan dan transisi yang cukup mencolok.

Control (9/10)

Apa yang kalian harapkan dari game Rythm-Mobile untuk urusan Control? Tidak ada. Umumnya game Rythm sekarang lebih worth dimainkan di Mobile, walaupun tidak semua game Rythm tidak worth untuk main di Non-Mobile.

Project: Muse sedikit unik, game ini menyajikan gameplay tap untuk line yang sewaktu-waktu jumlahnya bisa berubah. Sedikit membuat jengkel jika sudah lebih dari 3 line, terlebih lagi hadirnya not panjang pada ketiga line.

Addictive (6/10)

Review Project: Muse
Addictive – Review Project: Muse, Rythm Game dengan Visual yang Random

Project: Muse memiliki gameplay yang cukup menarik dan sistem statistik permainan yang dapat membuat player tertantang dan semakin penasaran, kemudian berakhir dengan mencoba lagu tertentu dalam mode Hard.

Project: Muse cukup Project: Muse merupakan game dengan Pembayaran didalamnya. Daftar lagu yang dapat dimainkan dengan percuma terbilang sedikit. Untuk fitur skin dan lagu cover, pemain di haruskan membayar dengan uang nyata sebesar harga fitur tertentu.

Music (10/10)

Review Project: Muse
Music – Review Project: Muse, Rythm Game dengan Visual yang Random

Project: Muse merupakan game Rythm, sudah dipastikan game ini selalu dipenuhi dengan musik yang beragam dan dapat diakses dengan syarat tertentu.

Game ini cukup menarik karena membawakan musik dengan nyansa EDM, Beat, hingga musik Cover yang mantap karena diremake guna menyesuaikan dengan tema game. Project: Muse juga memberikan lagu-lagu pop terkenal didalamnya bahkan ada lagu dengan dubbing Indonesia juga.

Kesimpulan

Project: Muse menjadi salah satu game Rythm yang dapat dimainkan di Mobile tanpa koneksi internet untuk memainkannya. Berikut kelebihan dan kekurangan Project: Muse yang dapat penulis sampaikan.

Kelebihan

Project: Muse disajikan dengan sangat baik dan cukup keren. Musik EDM, dan Beat beserta cover yang diremake semakin membuat cita rasa Project: Muse meningkat. Project: Muse juga memberikan cover song untuk lagu cpver Dubbing dari Holo terkenal yaitu Miku Hatsune.

Selain pembawaan musik yang mantap, game ini juga memiliki tampilan visual yang keren dan dapat di kustomisasi dengan leluasa walaupun harus berbayar.

Kekurangan

Project: Muse memiliki sistem Pay-for-Play yang sedikit tidak sesuai untuk game Rythm seperti ini. Mengingat akses berbayar demi bermain musik yang lebih variatif. Project: Muse juga memberlakukan sistim VIP untuk beberapa Musik.  Musik VIP ini dapat di akses dengan membayar sejumlah uang tertentu. Mengesalkan bukan? Tapi biarlah.

Untuk Project: Muse, Total Score yang dapat penulis sampaikan adalah 8,6.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Tips Agar Bermain Offlaner Maksimal Dalam Pertandingan

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Offlaner atau Sidelaner merupakan Role Position yang diletakan di antara kedua lane paling ujung. Umumnya, Offlaner diharuskan untuk diisi oleh hero-hero tahan banting dan mempunyai damage yang cukup tinggi seperti fighter.

Baca Juga : Tips Menyusun Komposisi Emblem di Mobile Legends: Bang-Bang

Kontribusi Terbaik Offlaner Dalam Pertandingan

Dalam pertandingan, ada setidaknya ada 3 Role Position yang memiliki tempatnya masing-masing seperti, Gold lane, Mid lane, dan Exp lane. Setiap Role ini memiliki peranan penting dan berbeda dalam bermain. Salah satu dari ketiga role di atas yang memegang peran penting ialah Offlaner yang berada di Exp lane. Berikut Tips memberikan kontribusi terbaik sebagai Offlaner.

Objektif

Tips Offlaner
Objektif – MLBB Tips: Kontribusi Terbaik Offlaner Dalam Pertandingan

Mobile Legends: Bang-Bang merupakan game MOBA ataupun tower defense. Dalam Mobile Legends: Bang-Bang setidaknya ada 10 tower masing-masing tim, dan termasuk 1 tower inti.

Sebagai Offlaner untuk push turret musuh sebanyak mungkin. Mengingat bahwa Offlaner didominasi dengan hero-hero tipikal jarak dekat, dan sedikit sulit untuk ikut war yang cukup sulit dijangkau. Hal ini jadi momen paling sempurna untuk menyicil turret musuh.

Offlaner sebisa mungkin dituntut untuk objektif dalam bermain. Tidak hanya Offlaner, bahkan role lain juga harus bisa Objektif dengan terus mengingat bahwa game ini mengusung gaya bermain tower defense.

Perhatikan Radio Tim

Tips Offlaner
Perhatikan Sinyal Radio Tim – MLBB Tips: Kontribusi Terbaik Offlaner Dalam Pertandingan

Radio Tim berfungsi untuk memberikan info berupa keadaan sekitar kepada rekan satu tim. Dengan memperhatikan sinyal radio yang disampaikan oleh tim, dapat membuat kita lebih waspada dan peka terhadap keadaan.

Radio Tim memiliki berbagai macam sinyal yang dapat disampaikan kepada rekan tim, dan juga ada beberapa tipe sinyal radio yang dapat dilihat oleh musuh. Beberapa sinyal yang sering diunakan seperti, butuh bantuan, Perhatikan Map, Musuh menghilang dari lane, dan banyak lagi.

Pada beberapa update-an yang lalu, Mobile Legends: Bang-Bang menambahkan beberapa fitur persinyalan, salah satunya adalah menguak lokasi musuh. Sinyal radio ini memungkinkan rekan setim untuk memberi tahu info terbaru tentang posisi dan kegiatan musuh yang terlihat dari mini map walau sesaat.

Rotasi Antar Lane

Tips Offlaner
Rotasi Antar Lane – MLBB Tips: Kontribusi Terbaik Offlaner Dalam Pertandingan

Sinyal radio dan rotasi menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Cara ini merupakan cara umum untuk memenangkan salah satu pertempuran dalam kondisi menang kuantitas. Setiap hero tim berhak meminta bantuan melalui sinyal radio tim, salah satu contohnya adalah Mid laner yang meminta bantuan.

Side laner maupun Offlaner memiliki jarak terdekat untuk melakukan rotasi ke arah Mid lane. Jika seorang side laner mendapat sinyal meminta bantuan dari arah Mid lane, segerah rotasi ke Mid lane guna membantu Mid laner yang kesulitan. Sebelum melakukan rotasi, side laner dapat menyelesaikan urusan di lane-nya dahulu seperti, clear wave.

Jangan Mudah Terpancing

Mobile Legends: Bang-Bang menjadi salah satu game yang menghadirkan gaya taunting yang dilakukan player-nya. Taunting cukup berguna untuk memancing emosi musuh dan sangat gampang untuk mengeksekusi musuh yang sedang emosi.

Offlaner dituntut untuk selalu sabar dalam mengurus lane-nya. Karena sabarnya ini, diharapkan Side laner tidak mudah terpancing oleh musuh. Hal ini cukup merugikan Offlaner sendiri dan tim.

Tetatp objektif menjadi jalan satu-satunya untuk menghindari pancingan musuh, atau player juga bisa untuk melakukan mute chat pada musuh.

Taunting Offlaner Musuh

Tips Offlaner
Taunting – MLBB Tips: Kontribusi Terbaik Offlaner Dalam Pertandingan

Walaupun di atas menjelaskan untuk tidak mudah terpancing musuh, game ini tetap membolehkan taunting. Bahkan taunting sangat diperlukan, walau tidak sepenuhnya. taunting menjadi salah satu strategi yang sering digunakan untuk memicu kemenangan tim.

Taunting memiliki berbagai macam cara yang berbeda-beda dan cukup unik seperti, recall-recall, Stiker, chat all, dan banyak lagi. Salah satu cara taunting yang umum digunakan adalah recall dan Stiker, karena taunting ini menjadi taunting yang sangat mudah dilakukan.

Side laner ataupun Offlaner mempunyai tugas untuk mempertahankan lane-nya, push lane musuh, hingga menjadi damage tambahan untuk Mid laner dan Jungler.

Andaikan semua player memiliki gaya bermain layaknya Offlaner yang sehat, dapat dipastikan bahwa game akan berjalan dengan sangat kompetitif tanpa drama pertandingan.

Update informasi menarik lainnya seputar tips dan trick game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.