Category Archives: Game

Guide Grock, Si Paling Batu Pindahan Ke Explane

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Grock merupakan salah satu Tanker yang bukan manusia maupun hewan dan tumbuhan. Grock adalah Golem. Hero ini dirilis pada 2017. Grock dapat ditempatkan di Explaner maupun Support. Pada Patch sekarang, Grock lebih cocok dijadikan Offlaner.

Baca Juga : Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

Guide Grock, Si Paling Batu Pindahan Ke Explane

Grock menjadi salah satu Tanker yang kini role-nya berubah menjadi Support. Grock banyak dipakai sebagai Explaner daripada Tanker.

Pasif

Guide Grock
Earthen Force – Guide Grock, Si Paling Batu di Explane

Ketika Grock berada di dekat dinding ataupun turet, hal ini memicu aktifnya Earthen Force yang membuat dirinya memperoleh tambahan 10% Movement Speed, 15 (+8*Level Hero) Physical Defense, dan 18 (+4,8* Level Hero) HP Regen.

Grock juga akan menerima peningkatan Physical Defense sebesar 0,6 yang diambil dari setiap point dari Physical Attack tambahan tersebut.

Skill 1

Guide Grock
Power of Nature – Guide Grock, Si Paling Batu di Explane

Power of Nature memungkinkan Grock untuk melakukan Channeling, dan ketika Chaneling dilepas akan membuat Grock mengayunkan senjatanya. Skill ini memberikan 300 (+160% Physical Attack Tambahan) Physical Damage yang berskala dengan durasi Channeling.

Power of Nature juga memberikan efek Slow sebesar 40% yang berlangsung 2 detik. Grock akan immune Crowd Control selama dirinya melakukan Channeling di dekat dinding, tembok ataupun turet.

Skill 2

Guide Grock
Guardian’s Barrier – Guide Grock, Si Paling Batu di Explane

Guardian’s Barrier akan membuat Grock untuk mengeluarkan Shockwave ke lokasi yang ditentukan. Shockwave akan memberikan 300 (+50% Total Physical Attack) Physical Damage. Shockwave akan berubah menjadi Stone Wall yang dapat menahan hero selama 5 detik.

Ultimate

Guide Grock
Wild Charge – Guide Grock, Si Paling Batu di Explane

Wild Charge milik Grock mampu membuat dirinya berlari ke arah target dan memberikan 300 (+50% Total Physical Attack) Physical Damage kepada lawan di jalurnya dan menyebabkan efek Airborne sesaat.

Apabila Wild Charge mengenai Objek tidak bergerak seperti tembok di depannya, Grock dapat memberikan 600 (+150% Total Physical Attack) Physical Damage tambahan kepada lawan di sekitar. Hantaman ini dapat menimbulkan efek Stun selama 1,8 detik.

Stay Enjoy in Battle

Guide Grock
Stay Enjoy in Battle – Guide Grock, Si Paling Batu di Explane

Grock menjadi salah satu hero Tanker yang memiliki efek Defense tinggi walaupun dibekali item Damage. Hero ini dapat tetap kalem dalam pertempuran tanpa takut untuk mati tidak jelas.

Manfaatkan Pasif dari Earthen Force dan Channeling Power of Nature guna bertahan dalam pertempuran sembari mengeksekusi lawan. Tetap menjaga jarak dekat dengan objek seperti turret maupun tembok.

Menyisipkan item Defense atau Damage tipe Regen dan Shield akan sangat menguntungkan Grock yang sedang bertempur.

Build Item

Grock dapat tetap menggunakan item Full Damage maupun Semi Damage tergantung dari cara main dan situasi pertempuran. Berikut item yang dapat sangat berguna untuk Grock.

Blade of Heptaseas

Guide Grock
Blade of Heptaseas – Guide Grock, Si Paling Batu di Explane

Menggunakan item Penetrasi dan penguatan Basic Attack merupakan pilihan bagus untuk Grock. Blade of Heptaseas menjadi salah satu contoh item yang memberikan Penetrasi dan peningkatan Damage secara bersamaan. Item ini juga mampu menimbulkan efek Slow yang cukup besar walau hanya bertuju Single-Target.

Malefic Roar

Guide Grock
Malefic Roar – Guide Grock, Si Paling Batu di Explane

Salah satu item wajib Offlaner dan pemilik Penetrasi tertinggi, siapa lagi kalau bukan Malefic Roar. Malefic Roar merupakan item Physical Damage yang dapat memberikan efek Penetrasi tambahan sebesar 35%.

Grock dalam menggunakan Malefic Roar dapat mempermudah Split-Push berkat efek tersembunyi dari Malefic Roar. Sejatinya, Malefic Roar mampu mengabaikan Defense yang dimiliki oleh turret.

Blade of Despair

Guide Grock
Blade of Despair – Guide Grock, Si Paling Batu di Explane

Blade of Despair menjadi salah satu opsi terakhir untuk Grock. Blade of Despair yang merupakan item Physical Damage tertinggi dapat dengan mudah mengeksekusi musuh.

Blade of Despair akan meningkatkan Damage sang pengguna sebesar 25% jika dirinya menyerang unit lawan yang memiliki Health Point di bawah 50%. Item ini dapat digunakan ataupun tidak. Mengingat harganya yang cukup mahal, dan sangat disarankan untuk membeli item ini sebagai opsi terakhir.

Update informasi menarik lainnya seputar guide dan trick game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Akhirnya, Genshin Impact v2.7 Akan Rilis

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Penantian pemain terhadap Genshin Impact v2.7 akhirnya sudah berakhir! Setelah mengalami penundaan dari jadwal yang seharusnya, pihak Hoyoverse sudah mengumumkan tanggal rilis versi terbarunya itu. Update bertajuk Hidden Dream in the Depths (Di Balik Mimpi yang Kelam) itu akan rilis 31 Mei 2022 mendatang.

Event “Dangerous Path

Dalam event Dangerous Path (Jalur Berbahaya) di v2.7, pemain akan kembali ke Chasm untuk menikmati Quest Archon baru dan menghadapi berbagai tantangan. Pemain harus bekerja sama dengan Yanfei, Yelan, Arataki Itto, dan Kuki Shinobu untuk bertahan hidup setelah terdampar di suatu kedalaman.

Pemain juga dapat meng-unlock tantangan battle “The Realm of Lamentation and War” dan mendapat berbagai reward, termasuk bow 4★ eksklusif Twilight Fading yang tersedia di event store.

Karakter Baru Yelan dan Kuki

Genshin Impact Yelan & Kuki
Karakter baru Genshin Impact, Yelan dan Kuki Shinobu

Genshin Impact juga akan kedatangan dua karakter baru. Dua karakter tersebut merupakan Yelan dan Kuki Shinobu. Kedua karakter baru itu tentunya memiliki latar belakang yang menarik.

Yelan tentunya menjadi incaran pemain semenjak ia adalah karakter 5★. Pengguna kekuatan Hydro itu dideskripsikan sebagai sosok misterius yang mengaku bekerja untuk Ministry of Civil Affairs. Yelan juga menggunakan senjata bow.

Kuki Shinobu merupakan karakter 4★ pengguna kekuatan electro dan senjata sword. Ia dideskripsikan sebagai wakil pemimpin “Geng Arataki” yang cakap dan dapat diandalkan.

Kedua karakter ini akan hadir di wish banner pada v2.7 mendatang bersama Arataki dan Xiao. Yelan dan Xiao akan mengisi banner pada phase pertama, dengan Kuki dan Arataki mengisi pada phase kedua.

Terdapat juga senjata 5★ baru, Squa Simulacra yang pastinya cocok dengan Yelan. Squa Simulacra akan mengisi weapon wish banner selama v2.7 berlangsung.

Baca juga: Genshin Impact Versi Switch Masih dalam Pengembangan

Genshin Impact v2.8 Juga Sudah Diumumkan!

Pihak Hoyoverse juga sudah mengumumkan Genshin Impact versi selanjutnya, v2.8! Genshin Impact v2.8 dikabarkan akan rilis pada 13 Juli 2022. Berarti, v2.7 akan berlangsung selama enam minggu.

Sejauh ini belum ada detail resmi dari pihak Hoyoverse tentang v2.8. Namun, leaker Ubatcha1 membocorkan melalui Twitter-nya bahwa akan ada kostum baru untuk Diluc dan Fischl.

Sebelum pemain menikmati update terbaru pada 31 Mei 2022 mendatang, Genshin Impact akan menjalankan maintenance mulai pukul 5:00 WIB dan akan selesai dalam lima jam. Pastinya pemain sudah tidak sabar untuk menikmati update terbaru Genshin Impact setelah maintenance berakhir! Sambil menunggu, kunjungi laman preview untuk update-nya juga.

Untuk kabar update terbaru dan tips serta trik Genshin Impact, pantau terus di Gamefinity.

Review Final Destiny, RPG-Action Dengan Segala Keunggulannya

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Final Destiny merupakan game RPG-Action Adventure yang dikemas dengan konsep yang cukup menawan. Dalam game ini, player dapat bertarung dan menyelesaikan kisah tiap chapter-nya.

Final Destiny dirilis pada 2 Januari 2020 dan ditawarkan oleh studio YEMA GAMES. Final Destiny dapat dimainkan di Platform Mobile Android.

Sinopsis Final Destiny, RPG-Action Dengan Segala Keunggulannya

Menceritakan tentang petualangan yang tidak mudah dari seorang gadis muda dalam mencari akhir dari takdir di dunia fantasy.

Mengubah dan mencari takdir dunia yang sebenarnya. Hal ini menuntut sang gadis untuk berpetualang menempuh bahaya dari dunia yang kini di dominasi oleh monster.

Dalam petualangannya, dirinya menemukan seorang anak bayi yang berada dalam kereta rusak, dan di sekeliling kereta itu banyak sekali monster. Setelah gadis itu mmenghabisi seluruh monster, dirinya memutuskan untuk mengadopsi sang bayi dan berpetualang bersama.

Gameplay (9/10)

Review Final Destiny
Gameplay – Review Final Destiny, RPG-Action Dengan Segala Keunggulannya

Final Destiny mengusung gaya bermain layaknya game RPG. Memiliki mekanisme bertarung secara Stage dan masih mengusung alur cerita yang menarik. Final Destiny disajikan dengan baik, entah itu dari gameplay yang dibawakan ataupun alur cerita dan permulaan yang dibawakan.

Final Destiny menceritakan tentang petualangan seorang gadis didalam dunia Fantasy. Selain itu, game ini membawakan pengalaman bermain yang mengasyikan dan kaya akan mekanisme yang variatif.

Graphic (9/10)

Review Final Destiny
Graphic – Review Final Destiny, RPG-Action Dengan Segala Keunggulannya

Final Destiny disajikan dengan gaya Pixel yang tetap mempertahankan struktur penggambaran untuk karakter dan latar pada game agar terlihat lebih jelas. Walaupun game ini bergaya Pixel, Final Destiny tetap memperhatikan detil yang tidak dapat disangka oleh player.

Final Destiny dibawakan dengan visual yang baik dan hadirkan Side-View untuk sudut pandang yang digunakan. Walaupun menggunakan sudut pandang ini, Final Destiny tetap disajikan dengan gaya 3D tetapi masih mempertahankan pola gerakan 2 arah.

Control (9/10)

Review Final Destiny
Control – Review Final Destiny, RPG-Action Dengan Segala Keunggulannya

Final Destiny disajikan seperti pada game RPG-Action pada umumnya. Untuk model kontrol pada Final Destiny, sedikit terasa berbeda dari game RPG-Action Side-View. Final Destiny memberikan fungsi kontrol gerak non-analog, lebih tepatnya menggunakan 2 tipe pad yaitu, maju dan mundur.

Untuk kontrol lain, tidak ada hal yang dikhususkan. Final Destiny dalam urusan kontrol menyerang tetaplah sama dengan game Action-RPG lainnya.

Addictive(9/10)

Review Final Destiny
Addictive – Review Final Destiny, RPG-Action Dengan Segala Keunggulannya

Final Destiny merupakan game RPG-Action Adventure yang mengusung mekanisme Stage atau Level dalam tiap Battle-nya. Mengingat bahwa Final Destiny merupakan game RPG, game ini memberikan fitur untuk Upgrade Senjata, Pet dan banyak lagi.

Dalam Upgrade diperlukan beberapa bahan yang bisa didapatkan dari menyelesaikan Battle Stage atau kalau player mau, player bisa Top-Up. Dalam hal Upgrade Weapon, mungkin terasa sedikit sulit dikarenakan membutuhkan resource berupa batu permata yang bisa didapatkan dari menggabungkan batu mentah tertentu.

Untuk urusan Drop-Rate, Final Destiny memiliki Drop-Rate yang cukup tinggi. Player dapat dengan mudah untuk mendapatkan item baru berkualitas lebih baik dari yang digunakan saat itu. Mungkin untuk Upgrade dapat ditutupi dengan cara ini.

Music (10/10)

Final Destiny sebagai game RPG-Action Adventure tentu saja memberikan latar musik instrumen sepanjang permainan. Final Destiny memberikan latar musik apda tiap latar tempat yang berbeda, baik di Camp ataupun ketika Battle.

Pada saat battle, player dapat mendengarkan lantunan instrumen latar yang sangat cocok dan sempurna untuk Battle yang ditampilkan.

Selain instrumen yang keren dan ciamik, terdapat Sound Effect yang lebih mantap dari Final Destiny. Sound Effect berupa drap kaki ketika berlari dan monster-monster yang terhempas juga mendapatkan Sound yang keren.

Baca Juga : Review Ares Virus, Game RPG-Survival yang Kaya Visual

Kesimpulan

Final Destiny menjadi salah satu RPG-Action Adventure bergaya Side-View yang dapat kalian mainkan. Berikut Kelebihan dan kekurangan Final Destiny yang dapat penulis sampaikan.

Kelebihan

Final Destiny tampil dengan gaya Pixel. Walaupun Final Destiny disajikan dengan gaya Pixel, game ini tetap memberikan Action Battle yang kece dan penuh dengan guncangan efek.

Mengingat Final Destiny merupakan game Adventure juga, mekanisme pertarungan dalam game ini sangat baik. Terdapat banyak gerakan combo dalam menyerang yang cukup kompleks dan variatif. Player tidak akan merasa gampang bisa Dengan mekanisme Final Destiny.

Kekurangan

Dibalik kelebihan yang diberikan Final Destiny, sedikit ada masalah yang membuat game ini terasa menyebalkan yaitu, Sistem Network.

Game dapat dijalankan dalam keadaan Offline. Tetapi, Player diharuskan Online untuk masuk ke dalam game. Bahkan membeli item di Shop memerlukan koneksi Internet.

Final Destiny yang mengusung gaya Stage Level ini ternyata menggunakan metode Energy. Terdapat maksimal 5 Energy guna meneruskan petualngan yang menghabiskan  1 Energy per-Battle. Cara ini terkesan boros, cukup monoton dan membuat player merasa bosan guna menunggu Energy terkumpul.

Untuk Final Destiny, Total Score yang dapat penulis berikan adalah 9,2.

Sekian Review Final Destiny yang dapat penulis sampaikan.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Test Drive Unlimited: Solar Crown Ditunda ke 2023

GAMEFINITY.ID, YOGYAKARTA – Nacon selaku pengembang dari game Test Drive Unlimited: Solar Crown telah mengumumkan penundaan perilisan untuk game ini sampai 2023. TDU: Solar Crown awalnya dijadwalkan akan rilis pada September 2022. Game ini juga direncanakan akan rilis untuk PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X/S, Nintendo Switch, dan PC. Namun, selain penundaan tersebut, Test Drive Unlimited: Solar Crown juga batal rilis untuk console last gen seperti PS4 dan Xbox One.

Test Drive Unlimited: Solar Crown pertama kali diumumkan pada Juli 2020. Game ini adalah seri ketiga dari franchise Test Drive Unlimited. TDU: Solar Crown akan mengambil tempat di suatu pulau eksotis di Hong Kong dengan skala peta 1:1. Nacon juga menjanjikan bahwa game ini akan memiliki opsi mobil yang lebih beragam. Bahkan, kita bisa berlayar di pulau eksotis tersebut dan bermain bersama dengan mode multiplayer.

Pengumuman Dari Nacon Mengenai Test Drive Unlimited: Solar Crown

Melalui Steam, Nacon mengumumkan bahwa “Penggemar TDU yang terhormat, game Test Drive Unlimited: Solar Crown akan dirilis pada tahun 2023. Kami tahu banyak dari Anda akan kecewa akan pengumuman ini. Tetapi tujuan kami membuat TDU: Solar Crown adalah untuk menjadikannya game yang mempunyai pengalaman bermain yang maksimal. Karena itu, kami ingin berterima kasih kepada komunitas penggemar atas dukungan dan keterlibatan kalian setiap hari di server Discord resmi dan di berbagai platform media sosial.”

Test Drive Unlimited Solar Crown
Test Drive Unlimited Solar Crown Gameplay

Baca Juga: Kerbal Space Program 2 Tunda Perilisan Sampai 2023

Pada hari Rabu, 18 Mei kemarin, Nacon melalui websitenya juga menyampaikan bahwa, “Karena kami mempunyai tujuan untuk memanfaatkan teknologi di konsol terbaru dan memaksimalkan kualitas game secara keseluruhan. Kami telah memutuskan untuk tidak akan merilis Test Drive Unlimited: Solar Crown untuk PlayStation 4 dan Xbox One.”

Nacon juga memberikan informasi bahwa mereka sedang membuat jadwal untuk beta test dari game ini. Meskipun tidak mengungkapkan secara spesifik kapan beta test tersebut akan dibuka. Mereka hanya berkata “Kami mempunyai tujuan untuk mengumpulkan kritik dan saran dari para penggemar, sehingga kami dapat terus meningkatkan kualitas game ini sebelum akhirnya dirilis, sambil tetap memberikan update berita terbaru tentang Test Drive Unlimited: Solar Crown kepada kalian”.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id

Timnas Esports Kembali Sumbangkan Medali Perak untuk Indonesia dari Nomor Mobile Legends: Bang Bang

Jakarta, 20 Mei 2022 – TIMNAS Esports Indonesia kembali menyumbangkan medali untuk Indonesia. Kali ini, giliran Tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang beranggotakan Albert “Alberttt” Neilsen Iskandar, Gilang “Sanz”, Calvin “CW” Winata, Nicky “Kiboy” Fernando Pontonuwu, Calvin “Vynnn”, Rivaldi “R7” Fatah, dan Ihsan “Luminaire” Besari Kusudana, yang berhasil menyumbangkan perak setelah kalah melalui pertandingan ketat melawan Tim Filipina dengan 1-3.

Raihan perak ini sekaligus menjadi kelanjutan dari keberhasilan TIMNAS Esports Indonesia dalam mendulang medali, setelah sebelumnya Tim Free Fire menyapu bersih medali emas dan perak sekaligus, dan atlet PUBG Mobile Solo, Alan Raynold Kumaseh yang secara dramatis menyabet Perak.

Baca juga : Grand Final SEA Games: Timnas ML Indonesia Raih Medali Perak

Dengan bertambahnya medali perak dari MLBB, TIMNAS Esports Indonesia hingga hari ini sudah menyabet total 1 Emas dan 3 Perak.

Timnas Mobile Legends Indonesia

Berbeda dengan raihan medali-medali lainnya yang disambut dengan suka cita, raihan medali kali ini diwarnai dengan aksi protes yang disampaikan Tim Indonesia terkait dengan beberapa faktor yang merugikan Tim Indonesia. Terkait dengan ini, Indonesia sudah mengajukan banding.

“Terlepas dari adanya beberapa hal yang mengganggu pertandingan grand final hari ini, kami dari PBESI tetap sangat bangga dengan perjuangan terbaik yang diberikan oleh Atlet-Atlet MLBB Indonesia,” ujar Manager TIMNAS Esports Indonesia, Tjahjono Prasetyanto. “Pencapaian dan sekaligus kendala-kendala yang kami hadapi hari ini tentu sangat bermanfaat dalam upaya kami melakukan evaluasi untuk laga-laga TIMNAS Esports Indonesia beikutnya. TIMNAS Esports Indonesia saat ini masih berjuang untuk merebut posisi terbaik di nomor PUBG Mobile beregu dan akan bertanding di nomor Cross Fire. Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar kami terus mampu menyumbangkan medali di kedua nomor tersebut.”

Tentang PB Esports Indonesia

Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) adalah induk organisasi olahraga esports sebagai olahraga prestasi yang diakui pemerintah. PBESI yang diketuai oleh Jenderal Polisi (P.) Prof. Dr. Budi Gunawan S.H., M.Si. memiliki visi mengembangkan dan mempromosikan ekosistem Esports yang stabil dan dapat membawa Indonesia menjadi pemimpin Esports di kawasan Asia.

Fairy Fencer F Refrain Chord Rilis Tahun Ini

GAMEFINITY.ID, Pati – Beberapa hari lalu Compile Heart sempat memberikan teaser game terbaru mereka. Selain teaser, Compile Heart telah mengumumkan brand game baru mereka yaitu “Galapagos RPG Evolve”. Brand ini merupakan kelanjutan dari brand mereka sebelumnya yaitu “Galapagos RPG” yang mencakup game – game mereka mulai dari Fairy Fencer F, Omega Quintet, Fairy Fencer F Advent Dark Force, Death end re;Quest, Dragon Star Varnir, Arc of Alchemist, dan Death end re;Quest 2.

Akhirnya pada hari Kamis, 19 Mei 2022, Compile Heart mengkonfirmasi game baru mereka yang akan rilis yaitu Fairy Fencer F Refrain Chord. Game ini juga akan menjadi game pertama yang masuk sebagai bagian dari brand “Galapagos RPG Evolve”.

Masih Mempertahankan Sistem Lama

Fairy Fencer F Refrain Chord akan kembali menghadirkan karakter dari seri sebelumnya seperti Fang dan Tiara bersama dengan karakter baru seperti Fleur, All, dan Glace. Fairyze System juga akan kembali diimplementasikan dimana player dapat bergabung dengan Fairy untuk meningkatkan status karakter selama pertarungan. Setiap karakter juga akan memiliki special attack sama seperti di seri sebelumnya.

Fairy Fencer
Karakter Baru Fleur dan All | Source : Compile Heart

Baca Juga : Selain Season 3 Fire Force Dapatkan Game Mobile

Nuansa Baru Fairy Fencer F Refrain Chord

Perubahan gameplay game yang sebelumnya turn-based menjadi strategi merupakan hal paling mencolok dalam game ini. Akan ada sistem baru juga yaitu “Dramatic Resonance”. Dalam sistem ini hadir role karakter baru yaitu Divas. Nantinya Divas dapat memberika buff yang sangat kuat kepada tim melalui nyanyian yang disebut “Fairy Aria”. Fairy Fencer F Refrain Chord juga akan menghadirkan fitur treasure-hunting dimana player dapat melakukan eksplorasi map untuk mendapatkan rare equipment dan beberapa bonus lainnya.

Fairy Fencer F Refrain Chord akan rilis untuk Playstation 4, Playstation 5, dan Nintendo Switch pada tanggal 15 September 2022. Tanggal rilis ini hanya untuk wilayah jepang. Yang mana untuk global masih harus menunggu beberapa bulan lagi setelah perilisan versi jepangnya.

Fairy Fencer F merupakan turn-based JRPG dengan nuansa fantasi yang dikembangkan oleh Compile Heart. Buat yang penasaran dengan seri game Fairy Fencer F, kalian dapat memainkan yang seri yang telah dirilis yaitu Fairy Fencer F dan juga Fairy Fencer F: Advent Dark Force. Kedua game ini dapat dimainkan di PC, Playstation 4, dan Nintendo Switch.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkannya?

Tetap ikuti berita terkini seputar game di Gamefinity. Jangan lupa buat yang mau top up untuk game kesayangan bisa banget klik gamefinity.id.