Category Archives: Game

Starfield dan Redfall Ditunda Hingga Tahun 2023

GAMEFINITY.ID, Bandung – Kabar buruk bagi pemain yang telah menunggu Starfield dan Redfall! Bethesda telah mengumumkan kedua game besutannya itu telah ditunda dari tanggal rilis awalnya menjadi paruh pertama 2023.

Kabar ini membuat Xbox belum memiliki game baru dari studio internalnya yang rilis tahun ini. Tentu saja penggemar yang telah menantikan kedua game ini mengutarakan kekecewaannya di media sosial. Pasalnya, Microsoft telah berjanji akan memasukkan minimal satu game baru besutan studio internalnya ke dalam Game Pass setiap tiga bulan.

Starfield dan Redfall Sebelumnya Akan Dirilis Tahun Ini

Starfield
Starfield sebelumnya dijadwalkan rilis pada 11 November 2022

Starfield sebelumnya dijadwalkan rilis pada 11 November 2022. Game RPG open world sci-fi itu telah menjadi salah satu game yang paling ditunggu oleh pemain. Ditambah, Starfield juga dibuat oleh tim di balik The Elder Scrolls V: Skyrim dan Fallout 4.

Redfall
Redfall sebelumnya dijadwalkan rilis tahun ini

Sementara Redfall, game vampire shooter, sebelumnya juga akan rilis tahun ini tanpa tanggal pastinya. Game besutan Arkane Studio ini dipimpin oleh Harvey Smith, direktur kreatif di balik Dishonored.

Baca juga: Xbox & Bethesda Showcase Akan Diadakan 12 Juni

Bos Xbox Meminta Maaf

Melalui akun Twitter-nya, bos Xbox Phil Spencer telah mengunggah permintaan maafnya menganggapi kabar ini. Beliau menyatakan dukungannya agar Arkane Studios (Redfall) dan Bethesda Game Studios (Starfield) dapat menyelesaikan kedua game itu agar melampaui ekspektasi pemain.

Menurut pihak Bethesda, penundaan kedua game ini diperlukan. Mereka ingin memastikan pemain dapat menikmati pengalaman terbaik selama bermain Starfield dan Redfall. Pasalnya, Arkane Studios dan Bethesda Game Studios memiliki ambisi besar untuk memberikan versi terbaik dari kedua game tersebut.

Pihak Bethesda juga berjanji akan menampilkan first look dari Starfield dan Redfall secepat mungkin. Ada kemungkinan kedua game ini akan ditampilkan dalam acara Xbox & Bethesda Games Showcase pada 12 Juni nanti.

Starfield dan Redfall masih belum memiliki tanggal rilis pastinya pada 2023 mendatang. Semoga dengan penundaan ini, pihak Bethesda dapat menepati janjinya untuk memuaskan pemainnya

Nantikan juga info terbaru dari game Microsoft, termasuk liputan Xbox & Bethesda Games Showcase 2022 mendatang, hanya di Gamefinity. Jangan lupa untuk tetap update  games  kesayangan kalian dengan tetap top up games dan voucher games kesayangan kalian.

Guide Valentina Exp Lane, Tips Build dan Cara Bermainnya

GAMEFINITY.ID, JakartaValentina adalah hero mage pada permainan Mobile Legends: Bang Bang yang muncul pada bulan November 2021. Hero mage ini adalah hero langganan yang di-banned oleh banyak player baik ketika turnamen ataupun ranked. Valentina menjadi langganan pick or ban karena dianggap terlalu kuat untuk hero mage. Kebanyakan player tidak menyukai ultimate yang dimiliki oleh Valentina.

Valentina dapat ditempatkan pada sebagai midlaner, roamer ataupun bermain di explane. Bagi sebagian player Mobile Legend, melihat Valentina bermain di midlaner dan roamer adalah sesuatu yang sudah biasa. Akan tetapi, berbeda ketika Valentina bermain di Exp lane melawan hero-hero fighter. Kecenderungan hero fighter perlu item di early game dengan jarak serang dekat. Hal ini memudahkan bagi Valentina untuk memenangi laning phase.

Baca jugaKrafton Mengutus Detektif Swasta Ke Rumah Dataminer PUBG

Urutan Skill Valentina Saat di Exp Lane

Saat bermain di Exp Lane melawan hero fighter yang tebal dan masih membutuhkn item di early game, Valentina harus mengambil skill 2 terlebih dahulu. Skill 2 ini menjadi kunci dalam menaikan level. Selain dapat memberikan damage secara berkelanjutan, skill 2 Valentina membuatnya dapat melakukan dash 2 kali sekaligus mengeluarkan damage.

Jangan melawan hero fighter secara langsung, karena Valentina akan kalah jika berhadapan langsung di awal game. Setelah mendapatkan skill 1, usahakan mencicil pelan-pelan dan tunggu hingga mendapatkan skill ultimate Valentina. Karena hampir semua hero fighter bermanfaat ultimate-nya jika di-copyCombo Skill yang harus direkomendasikan.

Skill 2 Arcane shade

Valentina Skill 2

Skill kedua ini wajib pertama kali dipilih ketika memainkan Valentina di Exp Lane, kemampuannya blink akan membantunya memberikan damage dan jarak pada hero fighter. Damage yang saat blink melalui Shadow Bolts yang memiliki damage, setiap blink dapat mengeluarkan 3 Shadow Bolts. Blink dapat dilakukan 2 kali baik maju atau mundur ke belakang, jika ada lawan di area tersebut maka akan shadow bolts akan keluar.

Damage dari setiap Shadow Bolts berskala level adalah 125-225 (+30% Total Magic Power) Magic Damage. Arcane Shade akan dapat digunakan setelah cooldown selama 12 detik. Jika skill 2 dari Valentina ini mengenai musuh, maka akan mengurangi cooldown dari Shadow Strike (skill 1). Jika Valentina melawan hero yang memiliki level di bawahnya, maka setiap Shadow Bolts akan memberikan Regen 30%.

Skill 1 Shadow Strike

Valentina Shadow Strike

Skill pertama dari Valentina adalah skill yang akan mampu mengeluarkan pasif berupa Terrify seperti hero Vexana. Akan tetapi, skill ini harus mengenai lawan dan setelah itu lawan akan mendapatkan sebuah marks (tanda). Ketika lawan terkena Shadow Strike 2 kali efek terrify. Biasanya untuk memudahkan  combo skill dapat dilakukan seperti skill 1-2-2-1 atau juga dapat combo  2-1-2- basic attack – 1.

Baca JugaTips Build Item Selena Support Mobile Legends: Bang-Bang

Damage yang dikeluarkan dari Shadow Strike berskala level adalah 290-650 (+185% Total Magic PowerMagic Damage. Skill 1 ini juga memberikan efek slow sebanyak 40% ke hero lawan yang terkena skill 1. Jika dapat memaksimalkan laning phase dan menang level sejak early game, maka untuk membunuh hero marksman dan mage hanya perlu menggunakan combo skill 1-2-2-1.

I Am You, Ultimate Valentina

Valentina I Am You

Skill ultimate Valentina, I Am You adalah skill yang berfungsi untuk meniru ultimate lawannya. Sebagian besar hero fighter di Exp Lane adalah hero yang dapat ditiru oleh Valentina. Untuk memaksimalkan ultimate lawan yang ditiru, player dapat mencicil musuh. Beberapa ultimate dapat diambil oleh Valentina dan digunakan untuk menghindari damage dari musuh seperti meniru ultimate dari hero Ling.

Skill ini sangat powerfull, karena meskipun Valentina adalah hero dengan tipikal magic damage, ultimate yang ditiru juga dapat memberikan physical damage yang sebanding dengan yang dimiliki hero lawan yang ditiru. Komposisi damage yang diberikan damage hero yang ditiru (+100% Total Magic Power) Magic Damage. Jika yang didapat adalah physical damage, maka Valentina akan memiliki 2 damage yaitu Magic dan Physical.

Build Terbaik untuk Valentina

Untuk player Valentina yang ingin mencoba hero ini bermain di Exp Lane, disarankan untuk menggunakan build yang mampu meregenerasi mana dan mempercepat build untuk di early game. Hal ini berfungsi agar dapat menang laning phase dan membuat valentina cepat dalam rotasi ke Mid Lane. Build-nya adalah sbagai berikut:

  • Enhached Talisman

Item ini memberikan 50 magic power dan 250 tambahan HP, item ini juga memberikan 20% cooldown reduction dan regen mana cukup baik untuk di early game. Selain itu pasif unik yang dimiliki item ini membuat pengguna item ini akan mendapatkan regenerasi 15% mana setiap 10 detik.

Menuju late game, Item ini disarankan dijual dan dapat digantikan dengan item lainnya seperti Holy Crystal, Blood Wings ataupun Immortality

  • Arcane Boots

Pemilihan Arcane boots adalah sesutau yang sangat tepat untuk valentina yang setiap skill-nya memiliki damage besar. Selain memberikan tambahan 40 movement speed, hero dengan tipikal burst damage akan mendapatkan tambahan 10 magic penetration.

  • Clock of Destiny

Item ini adalah item wajib yang harus dimiliki oleh Valentina dalam melawan hero fighter Exp Lane yang tebal. Item ini memberikan tambahan 60 magic power, +615 HP dan tambahan 600 mana.

Selain itu, item Clock of Destiny memiliki pasif yang akan sangat membantu Valentina menuju late game. Item ini memberikan 12 stack dimana setiap stack-nya memberikan 25 HP dan 4 magic Attack setiap 20 detik. Saat stack sudah maksimum, hero akan mendapatkan pasif tambahan kembali dari item ini berupa +5% magic attack dan +300 mana.

Baca juga Tips Build Kamisato Ayaka Genshin Impact Untuk Pemain F2P

Item ini akan menjadi kunci di mid game dan late game bagi Valentina. Stack dari Clock of Destiny akan membuat damage valentina menjadi besar.

  • Lightning Truncheon

Lightning Truncheon adalah item combo wajib digunakan jika membeli item Clock of Destiny. Item ini memberikan tambahan 75 magic power, 300 mana dan 10% persen cooldown reduction. Pasif bernama Resonate yang dikeluarkan oleh item ini bergantung pada mana yang dimiliki oleh hero itu.

Sisanya Build dari pelengkap sesuai kebutuhan seperti Divine Glaive sebagai penetration tinggi; Holy Crystal sebagai item burst damage tinggi; atau Immortal sebagai item wajib late game.

Musuh alami valentina dalam bermain di Exp Lane adalah Phoveus, karena pasifnya yang bereaksi terhadap skill dash dan blink. Selain itu ada Hilda, kemampuan pasifnya yang dapat menambah HP dan memberikan Shield membuat Valentina akan sulit melakukan poke damage ke Hilda.

Untuk menambah damage-nya, kalian disarankan untuk membeli skin Valentina. Meskipun skin Valentina baru memiliki skin biasa saja. Untuk kemudahan membeli skin Valentina, kalian bisa top up diamond mudah dan murah di Gamefinity.id

Jadi Game Free To Play, Profit PUBG Meningkat

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – PUBG: Battlegrounds dilaporkan telah memperoleh peningkatan profit setelah berubah model menjadi game Free-to-Play. Laporan ini dikemukakan langsung oleh Krafton, dalam laporan pendapatan terbaru perusahaan pada hari Jumat kemarin.

Dikutip dari laman web The Verge, penjualan microtransaction PUBG: Battlegrounds versi PC, tercatat telah mengalami kenaikan sebesar 61 persen dari tahun ke tahun. Sementara untuk penjualan versi konsol telah naik lebih besar, ke angka 124 persen dari kuartal sebelumnya, dan 274 persen dari tahun ke tahun.

Kenaikan jumlah ini juga tidak hanya terjadi pada jumlah pendapatan saja, melainkan juga pada angka pemain aktif bulanan, yang tercatat juga mengalami peningkatan “hampir tiga kali lipat” sejak kuartal keempat tahun 2021.

“Jumlah pengguna yang membayar meningkat lebih dari dua kali lipat, sehingga berkontribusi besar terhadap peningkatan penjualan triwulanan.” Tulis Krafton. “Hasilnya, penjualan PC PUBG: BATTLEGROUNDS mencapai $82,3 juta USD, naik 61% YoY (dari tahun ke tahun). (Sementara untuk) Penjualan konsol PUBG: BATTLEGROUNDS meningkat 124% QoQ (kuartal demi kuartal) dan 274% YoY.”

Dalam laporan itu, Krafton juga mencantumkan pertambahan profit dari game PUBG: MOBILE. Yang mana pertambahan ini, juga dipengaruhi oleh jumlah event kolaborasi mereka dengan beberapa IP terkenal.

“PUBG: MOBILE mencatat pendapatan $307,1 juta USD selama Q1 (kuartal pertama) 2022, yang naik 30% QoQ dan 5% YoY. Peningkatan ini didorong oleh sejumlah kolaborasi IP dalam game dan sistem layanan langsung yang kuat.”

Baca juga: Tiga Pertandingan Tim RNG Diulang Karena Perbedaan Latency

Perubahan Model Menjadi Game Free To Play

Perubahan Model Menjadi Game Free To Play

Pada awalnya, PUBG: Battlegrounds merupakan sebuah game berbayar saat rilis pertama kali di Steam pada tahun 2017. Akan tetapi pada bulan Januari kemarin, Krafton merubah model penjualan game mereka menjadi game free-to-play, karena dianggap telah kalah bersaing dengan game serupa seperti Fortnite, Call of Duty: Warzone, hingga Apex Legends.

Meski sempat menerima kritikan keras dari komunitas, langkah Krafton dalam merubah model penjualan ini terbukti efektif meningkatkan profit perusahaan, serta menarik minat para pemain baru yang ingin mencicipi game PUBG: Battlegrounds.

Suka dengan artikel ini?

Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/

Dead Space Remake Mengumumkan Tanggal Rilisnya

GAMEFINITY.ID, YOGYAKARTA – Pertama kali diumumkan pada Juli 2021 bersamaan dengan Star Wars: Squadron, Dead Space remake adalah remake dari game horor sci-fi dengan judul yang sama yang rilis pada 2008. Pengembang aslinya, Visceral Games yang membuat versi original dari Dead Space sebenarnya telah ditutup pada tahun 2017, dengan co-creator Glen Schofield yang pernah ikut andil dalam mengerjakan game-game seperti PUBG: Battlegrounds dan The Callisto Protocol yang akan rilis pada tahun ini.

Plot Dari Dead Space

Original dari Dead Space sendiri adalah game bergenre third-person shooter dan survival horror sci-fi yang dikembangkan oleh Visceral Games untuk Playstation 3, Xbox 360, dan PC pada Oktober 2008. Game ini mengisahkan tentang seorang insinyur bernama Isaac Clarke, yang bertempur melawan alien luar angka bernama Necromorphs. Game ini sendiri banyak menerima respons positif dari para gamer pada awal perilisannya, dan telah terjual lebih dari 2 juta kopi. Dead Space juga memiliki sekuel berjudul Dead Space 2 dan Dead Space 3 masing-masing dirilis pada 25 Januari 2011 dan 5 Februari 2013.

Dead Space
Dead Space gameplay

Baca juga: Capcom Targetkan Banyak Game Besar Rilis Hingga Maret 2023

Dead Space Remake benar-benar dibuat ulang oleh EA menggunakan engine baru bernama Frostbite. Melalui wawancaranya dengan IGN, EA mengungkapkan bahwa game ini nantinya akan memiliki mekanik baru yang lebih fresh. Selain mekanisme animasi yang lebih dipoles, EA juga mengungkapkan adanya area tanpa gravitasi di game ini menjadi jauh lebih realistis. Musik dalam Dead Space Remake juga dijanjikan akan memiliki atmosfer yang lebih mencekam dari versi originalnya.

Remake dari Dead Space saat ini digarap oleh EA Motive dan dijanjikan akan memberikan update gameplay terbaru pada halloween bulan Oktober mendatang. EA juga mengungkapkan bahwa game ini tidak akan ikut memeriahkan Summer Game Fest yang ada pada bulan Juni.  Electronic Arts mengungkapkan melalui streaming tentang informasi terbaru dari Dead Space Remake. Game bertema sci-fi horror ini direncakanan akan rilis pada 27 Januari 2023 untuk platform PlayStation 5, PC Windows, dan Xbox Series X.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id

Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Lylia merupakan salah satu hero Mage yang berwujud anak perempuan dengan balutan serba ungu. Lylia Little “Wizard” dirilis pada Juli 2019.

Lylia merupakan hero Mage dengan mobilitas tinggi dan damage yang besar. Sayangnya, Lylia memiliki Mana yang sangat boros pada Early Game.

Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

Lylia menjadi salah satu Pure Mage yang memiliki mobilitas yang tidak biasa dari Mage lainnya. Lylia sangat cocok sebagai Mage Midlaner yang sangat dengan mudah rotasi Exp Lane ataupun Gold Lane.

Pasif

Guide Lylia
Angry Gloom – Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

Lylia memiliki Pasif tipe Buff dan Speed-Up. Angry Gloom memungkinkan Lylia untuk mendapatkan kekuatan dari Gloom. Kekuatan ini meningkatkan Movement Speed sebesar 15%. Movement Speed akan meningkat seiring level Gloom yaitu 5%. Level Gloom memberikan efek terhadap damage yang Lylia berikan. Semakin tinggi level Gloom, semakin besar juga Damage yang diberikan.

Skill 1

Guide Lylia
Magic Shockwave – Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

Magic Shockwave memungkinkan Lylia untuk melemparkan sebuah Gelombang berbentuk Gloom  ke depan, gelombang ini memberikan 250 (+100% Total Magic Power) Magic Damage kepada lawan yang ada di jalurnya. Magic Shockwave memiliki efek Slow sebesar 40% yang berlangsung selama 1.5 detik.

Gloom mampu menaiki Magic Shockwave jika Gloom menyentuh Shadow Energy. Hal ini akan memberikan efek ledakan area seketika dan dapat menyambar ke Shadow Energy terdekat.

Skill 2

Guide Lylia
Shadow Energy – Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

Lylia dapat memusatkan energi ke area yang telah ditentukan. Shadow Energy memberikan 100 (+50% Total Magic Power) Magic Damage kepada lawan terdekat dan menimbulkan efek Slow sebesar 80%.

Shadow Energy dapat meledak jika tertelan oleh Gloom atau Magic Shockwave. Ledakan ini memberikan 250 (+100% Total Magic Power) Magic Damage kepada lawan yang berada di sekitar Gloom. Lylia dapat meningkatkan efek ledakan hingga 120%.

Ultimate

Guide Lylia
Black Shoes – Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

Black Shoes memungkinkan Lylia untuk kembali ke lokasi terakhir sepatunya. Hal ini dapat memulihkan semua Charge dari Shadow Energy, Health Point dan Mana miliknya menjadi sedia kala, Lylia juga mendapatkan 10% Maksimal Health Point tambahan dan memperoleh 20% Movement Speed tambahan sementara.

Infinite Brutal Damage

Guide Lylia
Infinite Brutal Damage – Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

Lylia memiliki kemampuan untuk memberikan Damage secara terus menerus. Hal ini memungkinkan Lylia untuk tetap eksis dalam pertempuran tim. Lylia dapat memanfaatkan semua kemampuannya secara bersama.

Dalam pertempuran, Lylia dapat sembari terus bergerak dan memasang Shadow Energy secara meluas dan bersinggungan, kemudian melemparkan Magic Shockwave ke salah satu Shadow Energy. Shadow Energy akan meledak dan memperlihatkan ledakan yang membuat musuh tertekan dan sulit bergerak.

Cara ini sangat berguna untuk menekan pergerakan musuh dan melarikan diri dari musuh. Mengingat bahwa Lylia menggunakan Mana dan Shadow Energy yang dibatasi, hal ini dapat diakali dengan kombinasi beberapa item Cooldown Reduction dan Ultimate Black Shoes Lylia.

Baca Juga : Guide Natalia, Si Assassin Paling Jago Ngilang

Build Item Lylia

Lylia merupakan Mage yang bergantung kepada Mana. Berikut beberapa item yang cocok untuk Lylia gunakan.

Enchanted Talisman

Guide Lylia
Enchanted Talisman – Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

Lylia menjadi Mage yang sangat bergantung kepada Mana. Enchanted Talisman menjadi solusi bocornya Mana milik Lylia. Selain memberikan Magic Power, Health Point dan Cooldown Reduction tambahan, Item ini memberikan Pasif Unik yang dapat meregenerasi 15% dari Max Mana setiap 10 detik secara massal.

Ice Queen Wand

Guide Lylia
Ice Queen Wand – Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

Walaupun Skill Lylia memberikan efek Slow kepada musuh, lebih baik lagi jika dimaksimalkan denga Ice Queen Wand. Item ini memberikan tambahan Magical Lifesteal dan Movement Speed.

Ice Queen Wand juga memberikan Pasif yang dimana setiap Skill-nya memberikan Damage pada hero lawan akan menyebabkan efek Slow sebesar 15% yang berlangsung selama 3 detik. Pasif ini dapat di Stack hingga 2 kali.

Berkat Item ini, Lylia menjadi sangat leluasa dalam bergerak dan memudahkan dirinya untuk kabur dari incaran musuh-musuh yang menyebalkan.

Genius Wand

Guide Lylia
Genius Wand – Guide Lylia, Penyihir Kecil Perusak Mental

Genius Wand menjadi salah satu Item Magical Penetration yang dapat Lylia gunakan. Item ini memberikan tambahan 10 Magical Penetration dan beberapa tambahan Movement Speed.

Item yang sangat cocok untuk digunakan Lylia. Mengingat Lylia memberikan Burst-Damage dan memerlukan Movement Speed yang tinggi.

Untuk item lain dapat di sesuaikan dengan kondisi pertarungan. Lylia juga sangat direkomendasikan untuk menggunakan Spell Escape seperti Flicker ataupun Spell jarak jauh seperti Flameshoot.

Bagaimana? Paham bagaimana metode menggunakan penyihir kecil ini? Uji di Classic dulu ya. Untuk Update informasi guide dan seputar game menarik lainnya hanya di Gamefinity.

Kalian juga bisa top up games kesayangan kalian langsung di Gamefinity.id dengan berbagai metode pembayaran seperti OVO, ShopeePay, GoPay dan banyak lagi. Buruan Top up.

Tim Free Fire Indonesia Borong Emas dan Perak

Hanoi, Vietnam, 15 Mei 2022 – Tampil konsisten dan perkasa sejak game pertama hingga game terakhir, Tim Nasional Esports Indonesia pada nomor Free Fire berhasil merebut medali emas dan perak sekaligus di ajang multi cabang olahraga terbesar di Asia Tenggara, SEA Games Hanoi 2021. Satu medali lain, yaitu perunggu, direbut oleh Tim Thailand 2.

Tim Indonesia 1 berjuluk Tim Garuda yang dipunggawai oleh Ibnu Nasir Ramdani, Nur Ivaldi Fajar, Richard William Manurung, Shahin Taskhir dan Viktor Innosensius, berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin klasemen yang telah mereka bukukan sejak laga pertama pada 13 Mei lalu hingga laga terakhir pada 15 Mei yang berlangsung meriah di National Convention Center Hanoi. Dengan Booyah 3 kali, Kill Points 123 dan Total Points 236 Tim Indonesia 1 sukses merebut medali emas dan mempersembahkan untuk Indonesia.

Baca juga: Jadwal Pertandingan Esport SEA Games 2021

Dominasi Indonesia di nomor Free Fire cabang olahraga Esports ditegaskan dengan diraihnya medali perak oleh Tim Indonesia 2 yang berjuluk Tim Rajawali. Tim yang diperkuat oleh  Agus Suparman, Muhammad Fikri Alief Pratama, Fafli Aidil Fitrah, Raihan Maghfur, Rhama Satria membukukan Booyah 1 kali, Kill Points 108, dan Total Points 198.

Rafli Aidil Fitrah dari Tim Indonesia 2 Tampil Sebagai MPV

MVP Free Fire
MVP Free Fire Indonesia

Tidak hanya ditunjukkan oleh keberhasilan mendominasi dua peringkat teratas, kokohnya kekuatan Indonesia di nomor Free Fire ini juga ditunjukkan 4 pemain Indonesia yang mendominasi daftar MPV Ranking.

Rafli Aidil Fitrah dari Tim Indonesia 2 tampil sebagai MVP dengan membukukan damage 14494 dan Kills 34. Ia mengungguli Richard William Manurung dari Tim Indonesia 1 di posisi kedua dengan damage 16419 dan Kills 33, Nur Ivaldi Fajar dari Tim Indonesia 1 dengan damage 18031 dan Kills 31 di posisi ketiga, Shahin dari Tim Indonesia 1 di peringkat keempat dengan damage 15047 dan Kills 31, serta Cosq dari Tim Thailand 1 di peringkat kelima dengan damage 13613 dan Kills 31.

Baca juga: PBESI Siapkan Bonus 7 Miliar bagi Peraih Emas SEA Games

Manajer Tim Nasional Esports, Tjahjono Prasetyanto, mengungkapkan syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan Tim Nasional Esports mendominasi nomor pertandingan Free Fire sehingga mampu mempersembahkan pencapaian terbaik untuk Indonesia.

“Terima kasih atas dukungan dan doa yang telah diberikan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kemenangan ini tentu saja sangat berarti dalam makin menguatkan semangat dan kepercayaan diri Tim Nasional Esports di laga-laga berikutnya. Tim Nasional Esports masih akan terus berlaga untuk mewujudkan asa berikutnya di nomor pertandingan PUBG Mobile individu dan beregu, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), dan Crossfire,” ujar Tjahjono.

Ranking Tim Free Fire
Ranking Tim Free Fire Indonesia

Sementara itu, salah satu pahlawan emas Indonesia di nomor Free Fire ini, Richard William Manurung mengatakan bahwa kunci kemenangan yang diraih baik oleh Tim Garuda maupun Rajawali tidak saja berkat berjalannya strategi yang tepat selama berjalannya laga, namun juga karena persiapan matang sejak Pelatnas lalu yang menjadikan mereka siap secara teknis maupun nonteknis, seperti fisik dan mental.

“Fisik dan mental yang tangguh membantu kami untuk terus mempertahankan fokus sehingga dapat menjaga performa terbaik kami. Kami sangat bersyukur karena bisa menyumbangkan emas sekaligus perak untuk Indonesia. Terima kasih atas dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia kepada kami. Pencapaian yang kami raih di SEA Games ini sangat berarti bagi pengembangan prestasi kami dan juga Tim Nasional Esports Indonesia di kancah dunia selanjutnya,” tutur Richard William Manurung.

Tentang PB Esports Indonesia

Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) adalah induk organisasi olahraga esports sebagai olahraga prestasi yang diakui pemerintah. PBESI yang diketuai oleh Jenderal Polisi (P.) Prof. Dr. Budi Gunawan S.H., M.Si. memiliki visi mengembangkan dan mempromosikan ekosistem Esports yang stabil dan dapat membawa Indonesia menjadi pemimpin Esports di kawasan Asia.