Category Archives: Game

Handheld Console vs Smartphone

GAMEFINITY.ID, Kota Batu – Handheld Console, salah satu teknologi yang memungkinkan seseorang untuk bermain game dengan praktis dan dapat dibawa dimana saja.

Sebuah teknologi revolusioner yang pada saat keemasannya menjadi salah satu hal yang diidam-idamkan oleh para gamers.

Namun, keberadaan Handheld Console saat ini dapat dikatakan memiliki saingan dalam urusan dapat memainkan game dimana saja.

Ya, keberadaan smartphone akhir-akhir ini dapat mempunyai posisi yang berpengaruh di industri game. Bahkan, beberapa developer pun akhirnya memutuskan turun di ranah mobile gaming.

Lalu, apa yang membuat persaingan ini dapat dikatakan adil dan tidak adil di waktu yang bersamaan?

Sejarah Handheld dan Mobile Gaming

Handheld

Handheld vs Smarthpone Steam Deck | PCWorld
Gambar dari Steam Deck | PCWorld

Disini saya tidak akan membahas terlalu dalam tentang sejarah handheld console. Saya sudah pernah membahas sejarah ditemukannya Handheld di artikel khusus.

Tujuan dari diciptakannya handheld console adalah dapat dibawa kemana saja. Ketika konsol biasa hanya dapat digunakan dengan TV atau layar.

Begitulah yang ditemukan oleh Gunpei Yokoi sebagai seorang karyawan Nintendo pada saat itu.

Perkembangan handheld hingga saat ini juga tidak lepas dari konsep yang digagas oleh Gunpei Yokoi tersebut. Bahkan, saat ini ada beberapa Hybrid Console yang dapat berfungsi sebagai konsol biasa dan handheld console.

Hanheld console sendiri mengalami kesuksesan atau masa emas pada tahun 1980-an ketika Game Boy hadir dan di tahun 2000-an saat masa Nintendo DS.

Baca Juga: Nintendo dan Revolusi Handheld Console

Mobile Gaming di Smartphone

Handheld vs Smartphone Nubia Red Magic | DroidLime
Gambar dari Nubia Red Magic 6 | DroidLime

Smartphone yang kita kenal saat ini dengan layar touch screen dan platform Android serta iOS sendiri mulai booming di awal tahun 2010-an. Memang pada saat awal ssmartphone hadir di pasaran, belum banyak yang tertarik dengan pasarnya.

Angry Birds merupakan salah satu game yang mulai masuk ke pasar mobile mulai dari awal. Angry Birds sendiri dinilai juga berpengaruh besar terhadap keberadaan in-app purchase saat ini.

Di tahun 2012, lahirlah sebuah game legendaris yang hingga saat ini, komunitas dan game-nya masih berjalan dengan lancar dan baik, Clash of Clans.

Tahun yang sama, terdapat juga salah satu game legendaris, Subway Surfer yang rilis sebagai game endless run yang pada tahun sebelumnya rilis terlebih dahulu Temple Run.

Sejak saat itu, pasar mobile gaming mulai dikenal oleh dunia hingga menjadi seperti yang saat ini.

Handheld dan Smartphone dan Sebuah Ketidakadilan

Handheld console dan smartphone menawarkan hal yang sama, yaitu dapat memainkan sebuah game dimanapun dan kapanpun asal ada baterainya.

Namun, perbandingan ini sesuai dengan yang saya katakan sebelumnya, dapat dikatakan sebagai adil tak adil.

Alasannya adalah kedua device tersebut memiliki tujuan yang berbeda.

Tujuan awal dari handheld adalah bagaimana seseorang dapat memainkan game dimanapun dan kapanpun.

Sementara, smartphone digunakan sebagai alat yang membantu hal sehari-hari dalam menjaga komunikasi antara satu sama lain dari jarak jauh. Namun, fungsinya saja yang melebar.

Meskipun ada beberapa smartphone yang memang dirilis untuk bermain game seperti Nubia Red Magic, Black Shark, dan RoG Phone. Tetap saja, hal tersebut tidak dapat merubah tujuan awal smartphone.

Baca Juga: PlayStation Kembali Gelar Ramadan Deals! Game PS4 dan PS5 Diskon Hingga 44%

Sebuah Persaingan

Ketika ketidakadilan perbandingan sudah dibahas, lalu apa yang menjadikan smartphone dapat dibandingkan dengan handheld pada saat ini?

Kita mulai dari keadaan pasar. Pada tahun 2021 kemarin, berdasarkan data pada website Venturebeat, game pada mobile gaming menguasai pasar sebanyak 52% (gabungan smartphone dan tablet) sementara konsol hanya memiliki 28% pasar (bukan hanya handheld, namun juga konsol biasa).

Berterimakasihlah dengan game mobile yang ramai diperbincangkan seperti Free Fire dan Mobile Legends serta game seperti King of Glory di Cina. Pasar game mobile berkembang pesat.

Ditambah lagi faktor orang-orang yang lebih banyak mempunyai smartphone daripada handheld console. Karena smartphone sendiri dapat berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti mobile banking dan ojek online.

Apalagi dengan perkembangan teknologi pada smartphone yang menurut pendapat saya “menggila”. Setiap tahun pasti ada perkembangan signifikan dari spesifikasi smartphone.

Yang bahkan pada saat ini juga telah ada smartphone yang dikhususkan untuk bermain game seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Hal ini tentu saja membuat pasar smartphone lebih melebarkan sayapnya.

Berbanding terbalik dengan mobile gaming, handheld console sendiri memiliki perkembangan yang relatif lebih lambat.

Namun, yang terbaru seperti Steam Deck, sekalinya rilis rasanya seperti di luar kata masuk akal. Meski terlihat remeh dan masih perlu penegmbangan lanjutan, performa yang ditawarkan oleh Steam Deck bukanlah main-main.

Steam Deck sendiri mampu menjalankan The Witcher III di setting grafis yang tinggi dengan sangat lancar.

Dan juga jangan lupakan Nintendo Switch yang dapat menjalankan game yang tidak dapat dimainkan di smartphone karena keterbatasan spesifikasi.

Ya, perkembangan handheld console bila dibandingkan per generasi juga sebenarnya sangat cepat.

Kesimpulan

Dari yang saya katakan di atas, saya dapat menyimpulkan seperti berikut.

Smartphone dan Handheld Console sama-sama memiliki potensi yang besar, smartphone didukung oleh luasnya pasar sementara handheld console didukung oleh performa yang lebih tinggi dengan pasar yang berbeda.

Meskipun smartphone memiliki tujuan awal yang berbeda, nyatanya saat ini dapat bersaing di ranah game dunia dengan dominasi game online miliknya.

Sementara handheld console yang terkesan mulai hilang, sebenarnya memiliki potensi kuat di masa depan dengan kelebihannya. Performa tinggi yang ditingkatkan setiap generasi, dan juga yang memang didedikasikannya device ini sebagai alat untuk bermain game menjadi senjatanya.

Grand Launching Ragnarok Labyrinth NFT Kembali Dibuka 27 April 2022

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Gravity Game Link secara resmi mengumumkan bahwa Grand Launching game pertama Ragnarok Online IP P2E berjudul Ragnarok Labyrinth NFT akan dijadwalkan ulang pada hari Rabu, 27 April 2022 pukul 09.00 WIB.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan dari masalah teknis yang dialami pada saat pembukaan Server yang seharusnya dilangsungkan pada tanggal 13 April 2022. Dikarenakan tingginya minat dari fans Ragnarok Online di Asia Tenggara untuk merasakan pengalaman bermain di game Ragnarok Online Play-To-Earn ini, mengakibatkan daya tampung dari kapasitas server yang disediakan jauh melebihi ekspektasi yang diperkirakan.

Dikarenakan kendala teknis yang kami alami hari ini karena banyaknya gamer yang ingin memainkan Ragnarok Labyrinth NFT pada tanggal 27 April 2022 mendatang. Ragnarok Labyrinth NFT merupakan versi re-make dari The Labyrinth of Ragnarok yang sebelumnya telah dirilis secara GLOBAL, termasuk Asia Tenggara. Kami sungguh terkesan menyaksikan antusiasme RO Mania di kawasan Asia Tenggara untuk memainkan game resmi Ragnarok Online Play-To-Earn pertama di dunia ini, meningkat beberapa kali lipat dari yang kami harapkan.” sebut Andi Suryanto, Presiden Gravity Game Link .

Kami ingin memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan kami harapkan pengertiannya. Saat ini, Gravity Game Link dan Tim Pengembang sedang berupaya untuk memberikan layanan game yang lebih nyaman bagi para penggemar Ragnarok. Selain itu, kami telah menyiapkan kompensasi yang sesuai untuk semua pemain. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Ragnarok karena dengan sabar menunggu Ragnarok Labyrinth NFT Grand Launch Server untuk kembali dibuka.” lanjut Andi Suryanto, Presiden Gravity Game Link.

Gratis 2,000 ONBUFF POINTS & Beragam Item In-Game Untuk Semua Pemain

Sebagai bentuk kompensasi dari penjadwalan ulang Ragnarok Labyrinth NFT Grand Launch, Gravity Game Link akan memberikan kompensasi yang sangat besar yang bernilai sekitar 50 USD, dliuar dari hadiah Pre-Registrasi yang telah dijanjikan. Dengan rincian sebagai berikut :

[Kategori 1] In-Game Item Rewards

  • 500,000 Zeny
  • 1 Rank 3 Exclusive Accessory Box
  • 1 Premium Card Box
  • 1 Rank 3 PVP Companion

[Kategori 2] Tambahan 2,000 ONBUFF Points

[Kategori 3] Event Spesial Re-Opening : 500 Nyangvine yang akan dibagikan ketika Server kembali dibuka

  • Hari Ke-1 = 25 Nyangvine
  • Hari Ke-2 = 25 Nyangvine
  • Hari Ke-3 = 50 Nyangvine
  • Hari Ke-4 = 50 Nyangvine
  • Hari Ke-5 = 100 Nyangvine
  • Hari Ke-6 = 100 Nyangvine
  • Hari Ke-7 = 150 Nyangvine

Hadiah kompensasi ini akan dikirimkan melalui Kotak Surat setelah server dibuka kembali. Setiap pemain yang Login selama Minggu ke-1 setelah server dibuka kembali, mulai 27 April 2022 09.00 WIB hingga 4 Mei 2022 09.00 WIB, dapat mengklaim hadiah Pra-Registrasi dan paket hadiah kompensasi. Dan bagi pemain yang login dan telah mengklaim hadiah Pra-Registrasi pada 13 April 2022, hanya dapat menerima paket hadiah Kompensasi.

Akun Game dan Data Karakter Tidak Dihapus

Semua Akun dan data permainan tidak akan dihapus, dan dapat digunakan kembali ketika Server dibuka kembali pada tanggal 27 April 2022. Pemain dapat terus bermain menggunakan data karakter yang sudah ada yang dibuat sebelumnya pada 13 April 2022.

Baca Juga : Ragnarok: The Lost Memories Akan Rilis Di PC Secara Global

Ragnarok Labyrinth NFT Pre-Download Kini Tersedia

Ragnarok Labyrinth NFT tersedia untuk Pre-Download di Google Play Store dan Apple App-Store. Pemain dapat menginstal game terlebih dahulu dan bersiap-siap untuk berpetualangan di dunia Ragnarok yang ‘A-Maze-ing!’, sedangkan server game sedang dipersiapkan untuk dibuka kembali pada 27 April 2022 – 09.00 WIB.

Ragnarok Labyrinth NFT Tersedia Dalam 7 Pilihan Bahasa

Ragnarok Labyrinth NFT menyediakan 7 pilihan bahasa yang digunakan di wilayah Asia Tenggara, diantaranya Thai, Tagalog, Bahasa, Melayu, English, Simplified Chinese and Traditional Chinese. Dengan banyaknya pilihan bahasa yang tersedia, akan sangat membantu bagi pemain baru untuk memahami fitur dan konten utama permainan.

Tentang Ragnarok Labyrinth NFT

Ragnarok Labyrinth NFT adalah sebuah game mobile bergenre MMORPG ‘Time-Effective’, menampilkan ruang bawah tanah labirin yang berisi stage dan monster legendari dari dunia Ragnarok Online. Terintegrasi dengan teknologi blockchain melalui ONBUFF COINS, yang dapat diperjual-belikan di bursa DeFi (Decentralized Finance).

dan selanjutnya, Token Non-Fungible (NFT) yang dapat pemain miliki melalui karakter game. Bertujuan untuk tidak hanya memberikan pengalaman permainan yang menakjubkan, tetapi juga untuk memberi penghargaan kepada pemain dalam bentuk aset keuangan digital yang dapat diperoleh dengan setiap menit bermainnya

Tips Jika Kalah Poin di Early Mobile Legends: Bang-Bang

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Game MOBA pada umumnya memiliki mekanisme yang sama antara satu dengan lainnya. Jadi, ketika player dari MOBA satu mencoba MOBA yang lain, player akan sedikit mudah untuk beradaptasi dikarenakan mekanisme game yang serupa. Salah satunya Mobile Legends: Bang-Bang.

Tapi tidak sedikit juga yang seketika Blunder parah ketika mencoba series MOBA yang baru. Baik itu dari PC ke Mobile maupun sebaliknya.

Kalah Poin yang menjadikan permainan terasa sulit dan memaksa player untuk menyerah dalam game kemudian memilih untuk memulai match baru.

Ada salah satu game MOBA yang menarik khalayak ramai ketika awal rilis hingga sekarang yaitu, Mobile Legends: Bang-Bang. Game yang dapat dimainkan di perangkat Mobile ini menjadi salah satu Alternatif Player Mobile untuk mencoba game MOBA yang sebelumnya hanya ada di PC saja.

Baca Juga : Tips Gunakan Harith Roamer di Mobile Legends: Bang-Bang

Tips Jika Kalah Poin Di Early Mobile Legends: Bang-Bang

Fokus Leveling

Tips Mobile Legends: Bang-Bang
Fokus Leveling – Tips Jika Kalah Poin di Early Mobile Legends Bang-Bang

Leveling dalam MOBA diperlukan untuk meningkatkan daya dan statistik dari hero yang kita gunakan. Leveling dapat dilakukan dengan cara mengeksekusi monster-monster atau Minion lawan yang ada di dalam Battlefield.

Dan setiap monster atau minion yang dieksekusi memiliki jumlah Exp dan Gold yang berbeda, dan ada beberapa aturan yang harus diperhatikan juga ketika Farming

Hindari Blunder

Tips Mobile Legends: Bang-Bang
Hindari Blunder – Tips Jika Kalah Poin di Early Mobile Legends Bang-Bang

Blunder mempunyai maksud yaitu keliru atau salah dalam memilih langkah. Blunder terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan player terhadap game yang ia mainkan, ataupun Blunder dapat terjadi karena emosi.

Emosi dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti, tim yang buta arah ataupun taunting yang dilancarkan oleh musuh.

Hindari Blunder sebisa mungkin dengan cara berfikiran positif dan sabar. Fokus terhadap tujuan kemenangan dari game yang dimainkan.

Bermain Objektif

Tips Mobile Legends: Bang-Bang
Bermain Objektif – Tips Jika Kalah Poin di Early Mobile Legends Bang-Bang

Mobile Legends: Bang-Bang adalah game yang menuntut player untuk menghancurkan turet atau base tim lawan untuk memenangkan pertandingan.

Banyak player yang lalai dalam bermain objektif. Terkadang tim sangat fokus terhadap war hingga lupa bahwa turet mereka sedang dicicil oleh musuh.

Objektiflah dalam bermain, jangan terlalu fokus dan rakus untuk melakukan war. Ingat selalu bahwa hancurnya base lawan merupakan jalan kemenangan bagi tim.

Cover Hero ADC

Tips Mobile Legends: Bang-Bang
Cover Hero ADC – Tips Jika Kalah Poin di Early Mobile Legends Bang-Bang

ADC merupakan singkatan dari Attack Damage Carry. Singkatnya hero ADC adalah hero yang berfokus terhadap item damage. Hero ADC umumnya adalah Marksman dengan tujuan utama memberikan damage dari serangan berjarak.

Karena hero ADC berfokus terhadap item Damage, maka Health Point hero ADC sangatlah tipis. Maka dari itu diperlukan Cover dari hero-hero yang kuat dan tahan banting ketika war seperti, Fighter dan Tanker.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity.id

Review Mobile Legends: Adventure. Game Idle RPG Bergaya Anime

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Mobile Legends: Adventure adalah RPG-Idle dengan latar belakang dunia Mobile Legends. Game yang juga dibawakan oleh Moonton ini memiliki gameplay yang amat berbeda dari pendahulunya, Mobile Legends: Bang-Bang. Mobile Legends: Adventure di rilis pada 28 Februari 2019 untuk platform Android dan IOS.

Game dengan gaya serupa seperti Turn Based ini, menghadirkan hero-hero Mobile Legends: Bang-Bang dan beberapa karakter tambahan membentuk Lore yang saling berkesinambungan.

Sinopsis Mobile Legends: Adventure

Saat pertama kali bermain, kita akan disuguhkan dengan Karakter Tigreal yang sedang dalam pertempuran dan tidak lama dibantu oleh Layla dan Eudora. Seperti Game RPG Turn Based pada umumnya, player akan dituntut untuk melakukan Upgrade karakter yang akan digunakan pada saat pertempuran.

Baca Juga : Setelah Valir. Kini Guinevere Dapatkan Skin Legend Mobile Legends: Bang-Bang

Gameplay (10/10)

Review Mobile Legends; Adventure
Gameplay Mobile Legends Adventure – Review Mobile Legends: Adventure. Game Idle RPG Bergaya Anime

Seperti pada game RPG Turn Based lainnya seperti One Punch Man: The Strongest, hanya saja game ini tidak mengusung gaya menyerang secara bergilir. Tetapi game ini menampilkan karakter yang telah kita susun dalam Deck untuk bertarung tanpa jeda hingga salah satu dari pihak kehabisan anggota pasukannya.

Graphic (10/10)

Review Mobile Legends Adventure
Graphic Mobile Legends Adventure – Mobile Legends: Adventure. Game Idle RPG Bergaya Anime

Mobile Legends: Adventure mengambil gaya Anime untuk visual yang mereka bawa dan hero dibuat terlihat Chibi saat pertempuran. Karakter juga dibuat menarik sedemikian rupa dan hampir membuang paras sangar dari beberapa hero seperti dalam game pendahulunya.

Game ini juga menghadirkan visual yang fantastis saat pertempuran. Perpaduan warna dan visual dari Skill dan Ultimate yang dikeluarkan dari kedua tim, terlihat seperti sebuah efek ledakan berwarna.

Control (10/10)

Review Mobile Legends Adventure
Control Mobile Legends Adventure – Review Mobile Legends: Adventure. Game Idle RPG Bergaya Anime

Game RPG Idle dasarnya tidak memiliki sebuah kontrol khusus, ataupun Interface yang kompleks saat pertarungan. Terlebih game Mobile Legends: Adventure adalah game untuk Platform Mobile yang hanya menggunakan basic Tap-tap saja.

Dalam Interface ketika Battle, kita akan disuguhkan beberapa tombol yang memiliki fungsi berbeda-beda. Seperti Auto, Play Speed x2, dan Cut Scene yang berfungsi untuk menampilkan Clip hero saat menggunakan Ultimate.

Untuk menggunakan Ultimate juga sangat mudah, ketika bar berwarna kuning sudah full kita hanya perlu mengklik portrait hero yang ada dibawah bagian kiri layar.

Game ini juga mendukung gameplay Auto.

Addictive (9/10)

Review Mobile Legends Adventure
Addictive Mobile Legends Adventure – Review Mobile Legends: Adventure. Game Idle RPG Bergaya Anime

Kebanyakan game RPG Idle Turn Based memiliki sistem Grinding didalamnya. Hampir semua RPG Idle seperti ini memiliki sistem Grinding yang sangat Monoton dan player diharuskan Try Hard untuk mendapatkan Resourcenya.

Tapi tenang, Mobile Legends: Adventure memberikan keringanan kepada Player untuk Leveling dan Grinding yang tidak menyulitkan. Player juga tidak dituntut untuk melakukan Top Up. Bahkan item yang dapat dibeli di shop seperti Diamond, bisa didapatkan dengan mudah.

Jadi dijamin pemain tidak akan merasa lelah dan jenuh untuk game RPG satu ini.

Music (10/10)

Review Mobile Legends Adventure
Music Mobile Legends Adventure – Review Mobile Legends: Adventure. Game Idle RPG Bergaya Anime

Seperti game RPG lainnya, game ini membawakan Musik latar yang menenangkan. Latar musik bernuansa Fantasy yang cocok dengan tema dari game ini.

Latar Musik yang berbeda di tiap menu yang ada, bahkan BGM saat pertempuran  ataupun di Lobby.

Kesimpulan Review Mobile Legends: Adventure

Game ini sangat cocok dimainkan ketika waktu santai. Game yang memiliki fitur Auto, bahkan dapat ditinggal untuk beberapa saat. Game yang sangat cocok dan patut dicoba terlebih untuk penikmat J-Pop. Visual game yang menggunakan gaya Anime, seperti kebanyakan RPG lainnya.

Berikut sedikit kelebihan dan kekurangan dari game yang dapat penulis sampaikan.

Kelebihan

Game ini sedikit unik dari game Turn Based lainnya, yaitu tidak ada sistem bergilir. Jadi para karakter dipertempuran itu bertarung secara bersama hingga salah satu dari tim kehabisan anggotanya.

Overall, game ini sangat bagus untuk penyuka Idle RPG dan ramah untuk Free Player.

Kekurangan

Karena tidak adanya sistem game yang membuat karakter menyerang secara bergiliran, hal ini menjadikan game ini dapat memperlambat device. Terlebih untuk User Mid-Range kebawah. Dikarenakan efek serangan yang ditimbulkan dari antar kedua tim saling beradu.

Tapi tenang, game ini sangat playable untuk user kentang sekalipun. Selagi player rutin membersihkan cache dan memeriksa daya baterai yang tersisa sebelum bermain.

Sekian Review Singkat Mobile Legends: Adventure. Bagaimana menurut kalian? Tertarik mencobanya?

Update informasi tentang game menarik lainnya hanya di Gamefinity.id.

PlayStation Kembali Gelar Ramadan Deals! Game PS4 dan PS5 Diskon Hingga 44%

GAMEFINITY.ID, BANDUNG – Sony ternyata tidak mau ketinggalan menarik penikmat game PlayStation untuk membelanjakan THR-nya. Pihak Sony baru-baru ini mengumumkan mereka kembali mengadakan Ramadan Deal! Promo ini berjalan dari 17 hingga 30 April 2022.

Game PS4 dan PS5 Populer yang Mendapat Diskon!

Tentu saja, gamegame yang ditawarkan selama promosi Ramadan Deal merupakan game blockbuster populer. Sony menawarkan diskon hingga 44% untuk beberapa game populer PlayStation 4 dan PlayStation 5.

Menurut laman resminya, berikut adalah daftar game yang mendapat diskon selama Ramadan Deal, diurutkan secara alfabetis:

  1. Call of Duty: Vanguard (PS4)
  2. Call of Duty Vanguard (PS5)
  3. Death Stranding Director’s Cut (PS5)
  4. Demon’s Souls (PS5)
  5. Ghost of Tsushima Director’s Cut (PS4)
  6. Ghost of Tsushima Director’s Cut (PS5)
  7. Final Fantasy VII Remake Intergrade (PS5)
  8. Marvel’s Spider-Man: Miles Morales (PS4)

Menurut pemantauan penulis di laman resminya, penawaran ini hanya berlaku di berbagai retailer game fisik PlayStation terdekat.

Baca juga: GTA V dan GTA Online Kini Tersedia di Playstation5 dan XBOX Series X|S

Ada Spring Sale Juga di PlayStation Store Loh! Diskon Hingga 80%!

PlayStation Spring Sale
Ada juga Spring Sale lho!

Kalau game yang telah disebutkan tadi kurang menarik minat pemain, jangan khawatir! PlayStation Store juga mengadakan Spring Sale. Tak tanggung-tanggung, diskon yang ditawarkan lebih besar, yaitu hingga 80 persen. Jumlah game yang ditawarkan dengan harga diskon juga lebih banyak lho!

Sebagai contoh, Red Dead Redemption 2: Ultimate Edition mendapat diskon 70 persen dari harga Rp 1.300.000 menjadi Rp 390.000, dan juga Diablo III: Eternal Collection dari harga Rp 814.000 menjadi Rp 268.260 (diskon 67 persen).

Sony juga menawarkan game bundle yang mendapat diskon di PlayStation Store. Contohnya, bundle Assassin’s Creed Valhalla dan Watch Dog: Legion mendapat diskon 65 persen dari harga Rp 1.490.000 menjadi Rp 521.500. Satu contoh lainnya adalah bundle Crash Bandicoot – Crashiversary yang mendapat diskon 55 persen dari harga Rp 1.699.000 menjadi Rp 764.550.

Promo Spring Sale di PlayStation Store akan berakhir pada 27 April 2022 mendatang.

Pemain dapat memanfaatkan kesempatannya untuk membeli berbagai game PlayStation 4 dan PlayStation 5 populer dengan harga murah. Jangan lewatkan kedua promo ini ya!

Preview Update Destiny 2 Minggu Ini

GAMEFINITY ID, YOGYAKARTA – Bungie selaku pengembang dari game Destiny 2 telah mengumumkan bahwa update terbaru 4.0.1 akan dirilis pada hari Selasa, 19 April 2022. Berikut adalah preview dari update patch 4.0.1 yang akan dirilis besok.

The Wellspring: Attack

Destiny 2
The Wellspring Attack
  • Memperbaiki masalah yang menyebabkan tim terwipe selama Master Wellspring saat objective selesai dengan hanya beberapa detik waktu tersisa.
  • Menambahkan failsafe sehingga objek yang dibawa baik dalam fase ritual maupun boss dari Wellspring tidak akan muncul di luar garis batas.

Altar of Reflection  

Destiny 2
Altar of Reflection
  • Memperbaiki masalah di mana player tidak dapat menyelesaikan  Evidence Board Quest Report: ALTAR-REFLECT

Baca Juga: Breath Of The Wild 2 Dinilai Terlalu Bagus Untuk Nintendo Switch

Vow of The Disciple Raid

Destiny 2
Vow of The Disciple Raid
  • Memperbaiki masalah di mana Rhulk tidak bertransisi kembali ke fase awalnya dengan benar dan menghalangi progress.
  • Memperbaiki masalah di mana tampilan UI Caretaker’s dynamic health threshold yang tidak konsisten untuk semua player.

Trials of Osiris

Destiny 2
Trials of Osiris
  • Memperbaiki masalah dimana player tidak menerima hadiah yang sesuai pada kemenangan Post-Flawless.

Destiny 2 Text Chat

Perbaikan baru juga telah dilakukan untuk membuat pesan text chat lebih mudah dibaca.

  • Menambahkan teks yang dicetak miring untuk menampilkan teks sistem.
  • Local Chat sekarang memiliki warna oranye dan bukan lagi warna putih.
  • Perbedaan warna chat yang lebih kontras untuk colorblind setting dalam game.
  • keyboard virtual sekarang tersedia untuk obrolan teks pada versi konsol

Destiny 2 Weapon Crafting 

Menambahkan consumable item yang memungkinkan tampilan jumlah Elemen.

  • Ini dapat diperoleh melalui Relic Conduit.
  • Ini bukan limited item, player dapat membuang dan mendapatkannya kembali kapan saja.

Destiny 2 Artifact

  • Player yang sudah membuka 25 artifact mods masih dapat mereset artifact tanpa tambahan Glimmer cost. Setelah semua 25 artifact mods terbuka, cost reset akan menjadi gratis.

Abilities  

  • Memperbaiki masalah dimana Devour terkadang memberikan lebih sedikit waktu buff jika beberapa target terbunuh secara cepat dan beruntun.
  • Menambahkan aim assist ke Secondary Projectile Axion Bolt musuh untuk membantu player mengenai bolts yang mengejar player atau sesama tim.