Category Archives: Game

Pembukaan Pelatnas Esports Tahap II untuk Persiapan SEA Games 2021 Vietnam

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Setelah sukses melaksanakan program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Timnas Esports Indonesia tahap 1 untuk SEA Games 2021 Vietnam pada tanggal 1-10 Maret 2022 kemarin, Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) bersama Badan Tim Nasional Esports melanjutkan program Pelatnas Esports ke tahap 2 sebagai finalisasi sebelum berlaga di ajang pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara.

Pelatnas menjadi sarana peningkatan kemampuan atlet melalui strategi yang telah disiapkan antara lain, penerapan Pola Hidup Sehat, Penyaringan dan Pemilihan Atlet berdasarkan Tolak Ukur Prestasi, Pemantapan Kemampuan, Kedisiplinan, dan membangun Karakter serta mentalitas juara.

Pada Pelatnas ini juga dilakukan Analisa dan Pengembangan Teknik Individu maupun Tim melalui pola Latihan dari para pelatih baik pada saat in game maupun saat persiapan dan briefing. Selanjutnya tim juga diberikan motivasi serta penyamaan visi dan misi untuk meraih medali emas pada Sea Games 2021.

Jika Pelatnas Esports tahap 1 kemarin merupakan tahap penyaringan dan pelatihan awal bagi para atlet, maka tahap 2 ini akan menjadi persiapan intensif terakhir dari kontingen esports Indonesia sebelum diberangkatkan ke Hanoi, Vietnam.

Badan Timnas Esports dan PBESI juga telah menyiapkan perlengkapan yang akan digunakan timnas esports Indonesia, yaitu iPhone 11 Promax dan Asus ROG Phone 5.

Ketua Harian PBESI Bambang Sunarwibowo mengatakan, “PBESI dan Badan Timnas Esports senantiasa memberikan yang terbaik untuk memfasilitasi para atlet dan pelatih dalam Pelatnas tahap 2 ini. Dengan demikian, mereka dapat berkonsentrasi dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengukir prestasi dan memaksimalkan potensi perolehan medali di SEA Games 2021 nanti, sehingga ekosistem esports di Indonesia dapat menunjukkan progresifitasnya dan diakui oleh dunia internasional.”

Kegiatan Pelatnas Esports tahap 2 ini awalnya diadakan di Highgrounds, PIK, pada tanggal 28 Maret – 10 April karena masih banyak atlet timnas esports yang mengikuti Liga di Jakarta. Setelah kegiatan Liga selesai, Pelatnas Esports tahap 2 dipindahkan ke area Basecamp Family Leisure, Megamendung selama tanggal 11 April – 9 Mei 2022 agar para atlet dan pelatih dapat berkonsentrasi dan memfokuskan diri dengan lebih baik.

Pada awalnya, PBESI dan Badan Timnas Esports menargetkan 6 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu untuk ajang SEA Games 2021 Vietnam ini. Namun, setelah seluruh kontingen Indonesia termasuk esports mengalami perampingan hingga 43,4%, PBESI dan Badan Timnas Esports menerima hasil evaluasi tim review PPON untuk memberangkatkan nomor pertandingan yang paling berpotensi mendapatkan medali emas saja.

Baca Juga : Pembatalan Empat Nomor Pertandingan Esports Untuk Sea Games 2021 Vietnam

Terkait hal tersebut, Manager Tim Nasional Esports Indonesia, Tjahyono Prasetianto mengatakan “Meskipun keputusan perampingan ini mengecewakan banyak pihak, terutama mereka yang telah bersusah payah mengikuti Pelatnas Esports tahap 1, pada akhirnya kita harus mensyukuri bahwa kontingen esports masih tersisa lebih dari setengahnya dan menjadi cabang olahraga dengan jumlah kontingen terbanyak untuk SEA Games 2021 Vietnam. Mari buang jauh-jauh kekecewaan dan satukan hati serta suara untuk mendukung mereka yang akan berlaga di Hanoi agar dapat menampilkan penampilan terbaik mereka!”

Pembukaan Pelatnas SEA Games 2021 tahap 2 ini juga dihadiri oleh rombongan Chef de Mission untuk SEA Games 2021 Vietnam yang diketuai oleh Sekjen KOI, Ferry Yuniarto Kono. Selain itu, turut hadir pula Sekjen KONI, TB Ade Lukman dan rombongan Chef de Mission lainnya. Rombongan meninjau seluruh fasilitas Pelatnas Esports tahap 2 di Megamendung serta kesiapan para atlet yang akan diberangkatkan ke Hanoi, Vietnam.

Informasi mengenai Pelatnas SEA Games 2021, serta nama-nama dari para pelatih dan atlet yang terpilih dapat diakses dalam platform resmi PBESI yaitu www.Garudaku.com atau laman sosial media resmi PBESI.

Tentang PB Esports Indonesia

Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) adalah induk organisasi olahraga esports sebagai olahraga prestasi yang diakui pemerintah. PBESI yang diketuai oleh Jenderal Pol. (P.) Prof. Dr. Budi Gunawan S.H., M.Si. memiliki visi mengembangkan dan mempromosikan ekosistem Esports yang stabil dan dapat membawa Indonesia menjadi pemimpin Esports di kawasan Asia.

Mobile Legends: Bang Bang dan Samsung Galaxy A Series Berikan Skin Epic untuk Pembeli Galaxy A Series Terbaru

Mobile Legends: Bang Bang, game mobile bergenre MOBA populer di Indonesia, akan menggelar event tahunan bertajuk MLBB 515. Mengusung tema “We Better Than Me”, beragam aktivitas akan diadakan, baik itu di dalam aplikasi game maupun melalui kolaborasi dengan berbagai brand ternama.

Salah satu brand kelas dunia yang digandeng Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) untuk meramaikan event MLBB 515 di regional Asia Tenggara adalah Samsung. Dalam kolaborasi ini, Samsung sebagai perusahaan teknologi, salah satunya smartphone, akan melakukan promosi online dan offline dalam waktu terbatas untuk produk Galaxy A Series terbaru.

Samsung telah meluncurkan Galaxy A Series terbaru melalui Galaxy A53 5G dan Galaxy A33 5G.  Smartphone dengan sistem operasi One UI 4.1 berbasis Android 12 ini didukung oleh prosesor terkini, layar yang luas dan smooth, baterai berkapasitas besar yang tahan lama, konektivitas 5G, kamera AI khas Galaxy, dan desain slim yang stylish.

Promosi Samsung untuk menyemarakkan momen MLBB 515 adalah dengan menghadirkan chest spesial yang berhadiah skin Hero Mobile Legends: Bang Bang, yaitu Exclusive Samsung Galaxy Chest dan Exclusive Samsung Member Chest.

Exclusive Samsung Galaxy Chest bisa didapatkan dengan cara membeli Samsung Galaxy A Series di channel terpilih, khusus pre-order atau online. Item ini bersifat terbatas dan pengguna yang menukarkan chest ini akan pasti mendapatkan skin MLBB, berkesempatan memperoleh sampai Legend Skin.

Exclusive Samsung Member Chest dapat diperoleh dengan membeli Samsung Galaxy A Series secara offline pada channel terpilih. Item ini juga bersifat terbatas dan pengguna yang menukarkan chest ini akan berkesempatan mendapat skin MLBB sampai tingkat Epic.

Selain chest berhadiah skin, ada pula hadiah berupa Collectible Card eksklusif yang bisa didapatkan oleh pelanggan saat menunjukan ID MLBB-nya selama periode tanggal 15 April-31 Mei 2022 pada store Samsung terpilih yang menampilkan branding bertema MLBB.

Rasakan Sensasi Hangat Dan Dingin Dalam VR Dengan Chemical Haptics

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Sekelompok Peneliti di University of Chicago, Amerika Serikat, telah menemukan perangkat Haptic Kimia untuk teknologi Realitas Virtual (VR). Perangkat Haptic baru ini diklaim dapat memberikan sensasi sentuhan dingin hingga hangat, untuk para pengguna teknologi VR.

Jasmine Lu, Ziwei Liu, Jas Brooks, dan Pedro Lopes tengah mengembangkan jenis perangkat Haptic baru yang mereka sebut sebagai Chemical Haptics (Haptic kimia). Perangkat yang mereka kembangkan ini dapat memberikan sensasi dingin, hangat, geli, serta mati rasa.

Dalam situs web milik Jasmine Lu, terdapat makalah yang memamerkan perangkat Haptic Kimia temuan timnya. Dimana perangkat ini akan mengirimkan stimulan cair ke kulit pengguna menggunakan pompa mikro untuk mengalirkan bahan kimiawi di dalamnya.

Dalam makalah tersebut, tampak salah satu perangkat terpasang melintasi wajah dan melewati batang hidung pengguna, sementara perangkat lain diletakkan di lengan bawah pengguna. Penempatan ini bertujuan untuk memberikan sensasi sentuhan pada area tersebut.

“Kami mengusulkan perangkat kelas haptic baru yang memberikan sensasi haptic dengan mengirimkan stimulan cair ke kulit pengguna; (dan) kami menyebutnya (sebagai) haptics kimia.” Tulis Lu.

“Setelah menyerap stimulan ini, reseptor di kulit pengguna (akan) dipicu secara kimiawi, memberikan sensasi haptic yang berbeda. Kami mengidentifikasi lima bahan kimia yang dapat membuat sensasi haptic yang bertahan lama: kesemutan (sanshool), mati rasa (lidocaine), menyengat (cinnamaldehyde), pemanasan (capsaicin), dan pendinginan (menthol).” Tambahnya.

Bersama timnya, Lu berencana untuk menyempurnakan perangkat Haptic mereka, dengan merancang perangkat wearable yang lebih mudah dikenakan oleh pengguna.

“Untuk mengaktifkan penerapan pendekatan baru kami dalam berbagai pengaturan (seperti VR), kami merancang perangkat wearable mandiri yang dapat dikenakan di mana saja pada kulit pengguna (misalnya, wajah, lengan, kaki).”

Baca Juga: Industri Game China Kembali Bangkit Setelah Pembekuan

 

Perangkat Haptic

Dikutip dari laman Wikipedia, Haptic merupakan ilmu yang mengaplikasikan sensasi sentuhan ke dalam interaksi manusia dengan komputer. Haptic berasal dari bahasa Yunani “Haptesthai” yang artinya “menyentuh”, dan perangkat ini akan melibatkan kontak fisik antara komputer dengan pengguna.

Belakangan ini, ada beberapa penemuan Haptic baru yang telah diciptakan untuk menyempurnakan teknologi Realitas Visual. Dua diantaranya adalah VR treadmill dan Haptic Body Kits, yang mana keduanya masih memiliki keterbatasan dalam menerjemahkan sensasi panca indera dari dunia digital ke dunia nyata.

Penemuan Haptic Kimia ini, sepertinya bisa menjadi pelengkap dari perangkat Haptic yang sudah ada. Dalam game VR misalnya, Haptic Kimia ini bisa dimanfaatkan untuk simulasi hawa panas dan dingin dalam permainan. Seperti merasakan panas dari ledakan, hingga sensasi mati rasa pada bagian tubuh yang terluka. Perangkat semacam ini tentu akan menjadi penyempurna dari teknologi Realitas Virtual di masa depan.

Suka dengan artikel ini?

Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/

Sambut Puasa, Free Fire Kolaborasi Dengan Habib Jafar

GAMEFINITY ID, YOGYAKARTA – Game Free Fire memang tidak ada habis-habisnya melakukan kolaborasi. Setelah beberapa saat yang lalu berkolaborasi dengan Isyana Sarasvati dan boyband Korea Selatan, BTS, kini Garena selaku publisher dari game Free Fire mengumumkan kolaborasi barunya dengan Habib Jafar pada hari Senin, 11 April kemarin di akun Instagram resminya. Kolaborasi antara Free Fire dan Habib Jafar ini sendiri diadakan dalam rangka menyambut Ramadhan yang sedang dijalani oleh umat muslim saat ini.

Untuk kalian yang sering menonton channel Youtube Majelis Lucu tentunya sudah tidak asing lagi dengan Habib Jafar, namun untuk kalian yang belum mengenal siapa itu Habib Jafar, Habib Jafar atau yang mempunyai nama lengkap Husein Ja’far Al Hadar ini adalah tokoh agama yang cukup terkenal. Ia merupakan sosok pendakwah sekaligus penulis yang cukup terkenal. Habib Jafar juga dikenal dengan caranya menyampaikan dakwah tentang agama Islam dengan pendekatan yang lebih menghibur.

Baca Juga: Setelah Valir. Kini Guinevere Dapatkan Skin Legend Mobile Legends: Bang-Bang

 

Free Fire
Free Fire x Habib Jafar

Free Fire x Habib Jafar The Protector

Event kolaborasi antara Free Fire dan Habib Jafar ini akan menghadirkan event unik yang memberikan para playernya motivasi untuk berbuat hal baik di bulan Ramadhan. Dengan adanya motivasi dari Habib Jafar, para pemain diharapkan bisa tetap ingat untuk menjaga sikap dan perkataan selama bulan suci Ramadhan ini. Meskipun terlihat nyeleneh, nyatanya kolaborasi ini disambut dengan positif oleh para playernya.  Apalagi event kolaborasi ini juga dibarengi dengan kemunculan Event Free Fire Booyah Ramadhan 2022.

Hadirnya Kolaborasi antara Free Fire dan Habib  Jafar merupakan sebuah hal baru dan unik yang belum pernah ada sebelumnya. Kapan lagi ada game bergenre Battle Royale melakukan kolaborasi dengan seorang tokoh agama dan memberikan motivasi dengan cara yang menarik.

Sayangnya, belum ada penjelasan lebih lanjut tentang tanggal rilis maupun konten baru yang akan muncul dalam event kolaborasi antara Free Fire dan Habib Ja’far ini. Kemungkinan besar event ini akan dirilis untuk menggantikan Gen FF spesial BTS yang bakal berakhir dalam waktu dekat ini.

Game Lokal Divination Akan Segera Hadir di Konsol

GAMEFINITY ID, YOGYAKARTA – Divination adalah game visual novel bertema cyberpunk yang dibuat oleh Mojiken Studio, developer lokal asal Surabaya yang terkenal dengan game-gamenya yang artistik dan sukses mendunia. Game-game buatan Mojiken Studio adalah She and the Light Bearer, A Space for the Unbound, A Raven Monologue, Banyu Lintar Angin, Ultra Space Battle Brawl, When the Past was Around, dan Divination.

Sekilas Tentang Gameplay Divination

Divination
Gameplay Divination

Di game Divination ini, kita sebagai player akan berperan sebagai seorang peramal misterus yang akan meramal nasib-nasib para kliennya. Meskipun hidup di era Cyberpunk, player yang dikenal dengan Diviner ini mampu menggunakan rune kuno untuk melihat masa depan. Gameplay yang ditawarkan juga tergolong cukup unik dimana pemain diminta untuk berbicara dengan banyak klien untuk mempelajari kisah mereka dan mengatur rune demi memutuskan tanggapan mereka.

Mekanisme gameplay yang disajikan di game ini cukup sederhana, yaitu kita sebagai player akan mendengarkan cerita dari para NPC yang datang dan kemudian kita akan menentukan masa depan mereka. Namun, masa depan akan berubah sesuai ramalan yang kita tunjukkan kepada mereka dalam setiap sesinya.

Baca Juga: Review Coffee Talk: Menjadi Barista Cafe di Dunia Fantasy

Game Divination ini mengambil plot tentang kota yang masyarakatnya penuh dengan kekerasan, keraguan, dan obsesi. Karena kondisi distopia inilah, kita sebagai player yang mempunyai kekuatan untuk meramal ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di kota tersebut. Game ini mampu menyajikan cerita yang cukup membekas, dimana kita sebagai player akan terasa seperti terjebak dalam sebuah ruangan sempit penuh layar, dengan artsyle penuh warna yang kontras bertema masa depan ala ala Cyberpunk.

Game bertema ramalan ini sebelumnya telah dirilis di Steam pada 13 Desember 2019 lalu. Berdasarkan informasi dari IGN SEA, Mojiken Studio akan bekerja sama dengan East Asia Soft untuk melakukan porting game Divination ke platform konsol. Game ini direncanakan akan rilis di PS4, PS5, Switch, Xbox One, dan Xbox Series pada 2022 ini. Sayangnya, belum ada informasi tentang tanggal pasti rilisnya game Divination ini.

Epic Games Menerima Investasi 1 Miliar USD dari Sony

GAMEFINITY.ID, PATI – Lagi – lagi berita baik datang dari Epic Games setelah beberapa hari lalu merilis Unreal Engine 5 yang memamerkan 3D rendering engine yang powerful melalui demo games The Matrix Awakens. Berita tersebut mengenai Sony yang melakukan investasi ke Epic Games dengan nilai yang sangat besar.

Pada tanggal 11 April 2022, Epic Games mengumumkan telah menerima suntikan dana sebesar satu miliar USD dari Sony Group Corporation untuk pengembangan metaverse dan kerjasama jangka panjang. Sebelumnya Sony Group Corporation juga sempat menginvestasikan $450 juta di Epic Games tahun lalu.

Pendapat Sony Mengenai Kerja Sama dengan Epic Games

Epic Games
Source : Epic Games Store

Berdasarkan informasi yang termuat pada situs resmi Epic games, “Sebagai creative entertainment company, kami sangat senang berinvestasi di Epic sebagai bentuk memperdalam hubungan kami dalam pengembangan metaverse, tempat di mana pencipta dan pengguna saling berbagi waktu” ucap Kenichiro Yoshida, CEO Sony Group Corporation. President dari CEO Sony Group Corporation ini juga mengatakan bahwa mereka yakin dengan Epic Games, termasuk dengan game engine mereka yang dikombinasikan dengan teknologi Sony nantinya akan mempercepat pengembangan metaverse.

Kerja Sama Lain Bersama KIRKBI, Induk Perusahaan LEGO

Epic Games
LEGO Star Wars: The Skywalker Saga | source : Steam

Tidak hanya Sony Group Corporation, Perusahaan induk dari LEGO Group yaitu KIRKBI juga ikut mengivestasikan satu miliar USD beberapa hari setelah pengumuman kerja sama mereka pada tanggal 7 April kemarin.

Menurut Søren Thorup Sørensen, CEO dari KIRKBI berpendapat bahwa Epic Games dikenal karena membangun pengalaman yang menyenangkan dan kreatif serta memberdayakan kreator besar dan kecil. “Sebagian dari investasi ini nantinya akan difokuskan pada tren yang akan berdampak pada dunia di masa depan. Investasi ini sekaligus akan mempercepat kertelibatan kami di dunia digital games, dan kami senang berinvestasi di Epic Games untuk mendukung perjalanan pertumbuhan mereka yang berkelanjutan, dengan fokus jangka panjang menuju metaverse masa depan.”ujar Søren Thorup Sørensen.

Harapan Epic Games

“Saat kami membayangkan kembali masa depan hiburan dan games, kami membutuhkan mitra yang memiliki visi yang sama dengan kami. Kami telah menemukan ini dalam kerja sama kami dengan Sony dan KIRKBI”, kata Tim Sweeney, CEO sekaligus Pendiri Epic Games. Tim Sweeney juga menambahkan bahwa investasi ini akan mempercepat pekerjaan mereka dalam membangun metaverse dan menciptakan ruang di mana para pemain dapat bersenang – senang dengan teman, membangun pengalaman kreatis dan imersif, serta membangun bermacam komunitas.

Dengan ini, Epic Games telah menerima dana sebesar $ 31,5 miliar. Nilai yang sangat tinggi untuk membangun metaverse yang diidam – idamkan oleh banyak orang.